• Tidak ada hasil yang ditemukan

Peningkatan Ilmu Pengetahuan Anak Jalana

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Peningkatan Ilmu Pengetahuan Anak Jalana"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

Hal tersebut menjelaskan bahwa seorang anak terlantar atau anak jalanan yang masih belum dewasa atau belum berumur 18 tahun harus dilindungi oleh berbagai pihak, baik oleh pihak

Departemen Sosial RI dalam Fery Johanes (2007) “Penanganan Anak Jalanan di Indonesia” mendefinisikan anak jalanan sebagai anak yang menggunakan sebagian waktunya

1) Kelompok anak yang hidup di jalanan.. a) Menghabiskan seluruh waktunya di jalanan. b) Hidup dalam kelompok kecil atau perorangan. c) Tidur di ruang-ruang atau cekungan di

Pencapaian perataan juga masih belum optimal dilihat dari tidak terserapnya seluruh anak jalanan binaan RPSA Pelangi untuk seluruh kegiatan yang dilakukan oleh

Menurut Johanes (1996, dalam, Kartika, 1997), anak jalanan adalah anak yang menggunakan sebagian waktunya di jalanan baik untuk bekerja maupun tidak, yang terdiri dari anak-anak

Permasalahan anak jalanan masih harus mendapatkan perhatian dari berbagai kalangan untuk menyelesaikan beberapa masalah seperti: banyak anak jalanan yang masih duduk di bangku

Permasalahan anak jalanan masih harus mendapatkan perhatian dari berbagai kalangan untuk menyelesaikan beberapa masalah seperti: banyak anak jalanan yang masih duduk di bangku

Pencapaian perataan juga masih belum optimal dilihat dari tidak terserapnya seluruh anak jalanan binaan RPSA Pelangi untuk seluruh kegiatan yang dilakukan oleh