Pengaruh Suhu Terhadap Nilai pH, Densitas Dan Kandungan Senyawa Asap Cair Hasil Pirolisis Limbah Kopi
Teks penuh
Dokumen terkait
Metode yang digunakan adalah proses pirolisis pada suhu 400 o C untuk menghasilkan asap cair dengan kandungan senyawa asam beserta senyawa fenol dan proses enkapsulasi
1) Penggunaan biji kopi arabika pada penelitian ini dapat dijadikan sebagai salah satu bahan baku alternatif untuk memproduksi asap cair. 4) Kandungan total fenol
Waktu, dan Kadar Air Pada Pembuatan Asap Cair dari Limbah Padat
Komponen kimia dari asap cair hasil pirolisis dapat diidentifikasi dengan teknik kromatografi gas dan spektrometer massa (KGSM). KGSM merupakan peralatan gabungan
Besarnya yield dan kualitas asap cair dipengaruhi oleh suhu dan waktu pirolsis, sehingga pada penelitian ini dilakukan variasi suhu dan waktu pirolisis serta ukuran tempurung
Dari gambar 3 menjelaskan bahwa rata- rata rendemen asap cair yang dihasilkan pada proses pirolisis blending cangkang sawit dengan batubara dengan menggunakan
Pengaruh temperatur pirolisis terhadap yield asap cair pada gambar 2 menunjukkan bahwa pada temperatur pirolisis 340 0 C menghasilkan yield asap cair yang paling
Hasil penelitian menunjukkan bahwa asap cair yang dihasilkan melalui proses pirolisis TKKS memiliki pH 3,20, kadar fenol 6,85%, kadar asam asetat 16,45%, dan kadar tar 2,96% tergolong