Seleksi Segregan Gandum (Triticum aestivum L.) pada Dataran Tinggi Selection of Wheat (Triticum aestivum L.) Segregant on High Altitude Conditions
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Karakter reproduktif yang diamati pada ketiga varietas gandum di kedua lokasi penelitian menunjukkan beberapa peubah yaitu umur bunga, umur panen, panjang malai,
Peubah laju fotosintesis, suhu daun, konduktansi stomata, tinggi tanaman, jumlah daun, ILD, kehijauan daun, umur mulai berbunga, umur panen, panjang malai, jumlah
Pada galur putatif M5 di Cipanas karakter seleksi tidak langsung terhadap hasil adalah jumlah anakan, bobot biji per malai dan jumlah biji per tanaman, sementara
Namun, pengaruh tidak nyata ditunjukkan oleh pengamatan panen yang lain meliputi jumlah biji isi per malai, jumlah biji per malai, persentase biji panen (%) dan hasil
Hasil pengamatan terhadap pertumbuhan genotipe gandum menunjukkan karakter yang memiliki ragam genetik lebih besar dari pada ragam lingkungan, maka penampilan karakter tersebut
Hasil analisis ragam komponen hasil genotipe gandum (Tabel 5) menunjukkan bahwa hanya karakter jumlah biji per malai di Cipanas yang tidak berbeda nyata untuk semua genotipe
Dengan karakter 50% umur berbunga, jumlah anakan produktif, hasil panen, 95% umur masak, tinggi tanaman, bobot 1.000 butir, dan pan- jang tangkai malai memiliki nilai
Berdasarkan nilai RD 50 pada karakter panjang akar relatif, 15% PEG dapat digunakan untuk menentukan genotipe gandum yang berpotensi toleran kekeringan secara cepat.. Genotipe