• Tidak ada hasil yang ditemukan

SK DUKCAPIL

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan " SK DUKCAPIL"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

PEMERINTAH KOTA PALANGKA RAYA

DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL

Jl.Tjilik Riwut KM 4 Telp. (0536) 3222639 Fax 3222639 Palangka Raya

KEPUTUSAN

KEPALA DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KOTA PALANGKA RAYA

Nomor : 065 / 23.c / DKPS / II / 2014

TENTANG

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR PELAYANAN PUBLIK DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL

KOTA PALANGKA RAYA

Menimbang

Mengingat

:

:

1. Bahwa dalam rangka mewujudkan pelayanan yang lebih berkualitas, efisien, efektif dan mampu memberikan kepuasan publik dipandang perlu menyusun Standar Operasional Prosedur Pelayanan Publik di Lingkungan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Palangka Raya .

2. Bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam angka 1 perlu menetapkan Surat Keputusan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Palangka Raya tentang Standar Operasional Prosedur Pelayanan Publik di Lingkungan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Palangka Raya .

1. Undang-Undang Nomor : 5 Tahun 1965 tentang Pembentukan Kota Pradja Palangka Raya ( Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1965 Nomor 48, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 2753);

2. Undang-Undang Nomor : 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan;

3. Undang-Undang Nomor : 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah ( Lembaran Negara Republik Tahun 2004 Nomor : 125, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor : 4437) sebagaimana telah beberapa diubah, terakhir dengan Undang-Undang Nomor : 12 Tahun 2008 ( Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor : 59, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor : 4844);

4. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor : 23 Tahun 2006 tenteng Administrasi Kependudukan;

5. Undang-Undang Nomor : 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik ( Lembaran Negara Tahun 2009 Nomor : 112, Tambahan Lembaran Negara Nomor : 5038 ); 6. Undang-Undang Nomor : 24 Tahun 2013 tentang Perubahan atas Undang-Undang

Nomor : 23 Tahun 2006 Tentang Administrasi Kependudukan;

7. Peraturan Presiden Nomor : 26 Tahun 2009 tentang penerapan KTP berbasis Nomor Induk Kependudukan secara Nasional;

8. Peraturan Presiden Nomor : 112 Tahun 2013 tentang perubahan keempat PP Nomor : 26 Tahun 2009 tentang penerapan Kartu Tanda Penduduk Berbasis NIK secara Nasional;

9. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor : 15 Tahun 2006 tentang Jenis dan Bentuk Produk Hukum Daerah;

10. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor : 16 Tahun 2006 tentang Prosedur

Menetapkan KESATU

KEDUA

KETIGA

: :

:

:

Penyusunan Produk Hukum Daerah;

11. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor : 65 Tahun 2010 tentang Pedoman Penyusunan Profil Perkembangan Kependudukan;

12. Peraturan Menteri Negara Pemberdayaan Aparatur Negara Nomor : PER/21/MENPAN/11/2008 tentang Pedoman Standar Operasional;

13. Peraturan Pemerintah Nomor : 37 Tahun 2007 tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan;

14. Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintahan Antara Pemerintah, Pemerintahan Provinsi, Pemerintahan Kabupaten/Kota (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 83, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor : 44737);

15. Peraturan Daerah Kota Palangka Raya Nomor 12 Tahun 2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Dinas Daerah Kota Palangka Raya Tahun 2008 Nomor 12, Tambahan Lembaran Daerah Kota Palangka Raya Nomor 5.

MEMUTUSKAN

Standar Operasional Prosedur Pelayanan Publik Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Palangka Raya sebagaimana tersebut dalam Lampiran.

Standar Operasional Prosedur Pelayanan Publik Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Palangka Raya sebagaimana dimaksud dalam Diktum PERTAMA, dipergunakan sebagai acuan bagi setiap aparatur di lingkungan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Palangka Raya dalam penyediaan pelayanan publik sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

a. Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.

b. Apabila dikemudian hari terdapat kekeliruan akan diadakan pembetulan seperlunya.

Ditetapkan di : Kota Palangka Raya Pada Tanggal : 03 Februari 2014

A.n. WALIKOTA PALANGKA RAYA Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil

BARU, S. Pd., M. Si.

(2)

Lampiran Keputusan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Palangka Raya

Nomor : 065 / 32.a / DKPS/ II / 2014 Tanggal : 02 Februari 2014

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL

KOTA PALANGKA RAYA

1. PENDAHULUAN

Tujuan Reformasi Birokrasi secara umum adalah perbaikan kualitas pelayanan publik.Dalam pengertian tersebut reformasi birokrasi harus mampu menghasilkan birokrasi yang efektif, efisien dan ekonomis. Secara operasional salah satu upaya untuk mewujudkan birokrasi yang efektif, efisien dan ekonomis tidak lain adalah memperbaiki proses penyelenggaraan administrasi pemerintahan sehingga lebih mencerminkan birokrasi mampu menjalankan fungsi pemerintahan sesuai dengan kriteria tersebut.

Salah satu aspek penting dalam rangka mewujudkan birokrasi yang memiliki kriteria efektif, efisien dan ekonomis adalah dengan menerapkan standar operasional prosedur atau standar prosedur tetap pada seluruh proses penyelenggaraan administrasi pemerintahan. Dengan demikian diharapkan penyelenggaraan administrasi pemerintahan dapat berjalan dengan pasti, berbagai bentuk penyimpangan dapat dihindari, kalaupun terjadi penyimpangan akan dapat ditemukan penyebabnya. Dengan demikian sedikit demi sedikit kualitas pelayanan akan menjadi lebih baik.

Standar Operasional Prosedur (SOP) Pelayanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Palangka Raya ini dimaksudkan sebagai acuan dan pedoman bagi seluruh staf Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Palangka Raya untuk memahami tentang persyaratan dan prosedur pelayanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Palangka Raya, sesuai Standar Operasional Pelayanan (SOP).

2. Visi, Misi, Tujuan, Sasaran, Strategi dan Kebijakan

2.1. Visi

Sebagaimana diketahui bahwa peletakan titik berat Otonomi Daerah adalah dalam rangka mewujudkan dan menciptakan pemerintah yang Goog Govermence yakni pemerintahan yang

respocive, transparan dan akuntabel sebagaimana yang menjadi fenomena dan tuntutan masyarakat di era reformasi saat ini, hal tersebut diharapkan akan mendorong timbulnya prakarsa dan partisipasi aktif masyarakat dalam menyelenggarakan pemerintahan dan pelaksanaan pemerintahan di semua tingkatan, mengingat fungsi utama Pemerintahan Daerah adalah memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Visi adalah cara pandang jauh ke depan kemana instansi ini harus dibawa agar dapat eksis, antisipati dan inovatif adalah gambaran yang menantang yang diinginkan. Visi adalah pedoman

pendorong organisasi untuk dapat mencapai tujuan dapat pula diidentikan pada mental model masa depan sehingga visi adalah milik bersama yang diyakini oleh seluruh anggota organisasi.

Seperti diketahui bersama bahwa visi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Palangka Raya adalah

“Tertib Administrasi Kependudukan Dengan Pelayanan Prima Menuju Data Penduduk Yang Berkualitas 2020”

Yang dimaksud dengan pelayanan prima atau pelayanan yang baik adalah pelayanan publik yang memenuhi kriteria pelayanan publik yang baik. Menurut Lembaga Administrasi Negara (1998) pelayanan publik yang baik (prima) meliputi 8 (delapan) kriteria, yaitu:

1. Kesederhanaan:

Prosedur/ tata cara pelayanan yang mudah, cepat, tepat dan tidak berbelit-belit. 2. Kejelesan dan Kepastian:

Mengandung arti adanya kejelasan dan kepastian mengenai prosedur, persyaratan, unit kerja atau pejabat yang bertanggung jawab, rincian biaya, jadwal waktu penyelesaian.

3. Keamanan:

Mengandung arti proses hasil pelayanan dapat memberikan keamanan, kenyamanan dan dapat memberikan kepastian hukum bagi masyarakat.

4. Keterbukaan:

Mengandung arti prosedur/ tata cara persyaratan, satuan kerja/ pejabat penanggung jawab pemberi pelayanan, waktu penyelesaian, rincian biaya/ tarif dan lain-lain yang berkaitan dengan proses pelayanan wajib diinformasikan secara terbuka.

5. Efisiensi:

Mengandung arti persyaratan pelayanan hanya dibatasi pada hal-hal yang berkaitan langsung dengan pencapaian sasaran pelayanan, dicegah adanya pengulangan persyaratan.

6. Ekonomis:

Mengandung arti pengenaan biaya pelayanan harus ditetapkan secara wajar dengan memperhatikan nilai barang dan jasa pelayanan, kondisi dan kemampuan masyarakat, dan ketentuan perundang-undangan.

7. Keadilan yang merata:

Mengandung arti cakupan/ jangkauan pelayanan harus diusahakan seluas mungkin dengan distribusi yang merata dan diberlakukan secara adil bagi seluruh masyarakat.

8. Ketepatan waktu:

Mengandung arti bahwa pelaksanaan pelayanan masyarakat dapat diselesaikan dalam kurun waktu yang telah ditentukan.

(3)

selain mengutamakan 8 (delapan) unsur pelayanan prima, dalam pelaksanaannya harus ditangani secara professional, responsive, dan adaptif.

Dalam visi tersebut mengandung makna bahwa Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Palangka Raya mampu meningkatkan efektifitas dan efisiensi penyelenggaraan pelayanan masyarakat yang dilaksanakan secara professional.

2.2. Misi

Untuk mewujudkan Visi yang telah ditetapkan maka Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Palangka Raya mempunyai misi sesuai mandat yang diterima sebagai berikut:

1. Mengembangkan Kebijakan Pendataan Kependudukan; 2. Mengembangkan Sistem Informasi Kependudukan; 3. Mengembangkan Kebijakan Pelayanan Prima; 4. Mengembangkan Sumber Daya Aparatur.

2.3. Tujuan

Tujuan merupakan penjabaran atau implementasi dari pernyataan misi, sebagai hasil akhir yang akan dicapai atau dihasilkan dalam kurun waktu tertentu, jangka waktu 1 (satu) tahun sampai dengan 5 (lima) tahun. Adapun tujuan yang ingin dicapai Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Palangka Raya, sebagai berikut :

1. Meningkatnya pelayanan administrasi kependudukan yang cepat, tepat, mudah, efektif dan efisien.

2. Mewujudkan dan mengembangkan sistim penyelenggaraan Administrasi Kependudukan yang berbasis SIAK melalui peningkatan kualitas SDM.

3. Terwujudnya pranata hukum, kelembagaan serta peran serta masyarakat yang mendukung proses pendaftaran penduduk, pencatatan sipil guna memberikan kepastian dan perlindungan sesuai hak-hak penduduk.

4. Terwujudnya Keserasian, keselarasan dan keseimbangan atara jumlah, kualitas dan

pengarahan mobilitas dan persebaran penduduk dengan daya dukung alam dan daya tampung lingkungan,melakukan pengendalian pertumbuhan penduduk.

5. Terwujudnya perencanaan kependudukan sebagai dasar perencanaan dan perumusan pembangunan daerah yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan penduduk melalui peningkatan kesadaran masyarakat akan arti pentingnya administrasi kependudukan.

5.1. Sasaran

Sasaran sebagai bentuk penjabaran dari Tujuan yang telah ditetapkan di atas, adalah sebagai berikut yaitu :

1. Terciptanya iklim yang kondusif bagi terselenggaranya pelayanan administrasi kependudukan yang baik dan dapat dipertanggungjawabkan.

2. Meningkatnya Kualitas pelayanan informasi dan pengembangan data base kependudukan.

3. Terciptanya peraturan perundang-undangan yang dapat memberikan kepastian dan perlindungan sesuai hak-hak penduduk.

4. Terlaksananya program sosialisasi kepada masyarakat dalam rangka peningkatan kesadaran akan arti pentingnya administrasi kependudukan

5. Terumuskannya dan terlaksananya kebijakan kependudukan bagi peningkatan kualitas, pengendalian pertumbuhan dan kuantitas, pengarahan mobilitas dan persebaran penduduk yang serasi dengan daya dukung alam dan daya tampung lingkungan.

5.2. Arah Kebijakan

Untuk mencapai tujuan dari sasaran yang telah ditetapkan perlu dirumuskan kebijakan dan program serta kegiatan sebagai berikut:

Kebijakan:

1. Menjadikan faktor kependudukan sebagai titik sentral pembangunan yang berkelanjutan, hal ini dicapai dengan pemahaman bahwa :

a. Pembangunan yang sasarannya adalah penduduk merupakan kegiatan yang bersifat lintas sektoral, sehingga memerlukan strategi kebijakan kependudukan yang bersifat terpadu terhadap pengendalian kuantitas, kualitas dan pengarahan mobilitas yang didukung dengan penyediaan data dan informasi yang akurat.

b. Dalam rangka menunjang pengelolaan kependudukan pembangunan ditempuh dengan mengedepankan hak-hak penduduk dan perlindungan social serta pemberian pemahaman tentang pembangunan yang berwawasan kependudukan

c. Melakukan pengkajian kebijakan pembangunan kependudukan dalam aspek kuantitas, kualitas, dan mobilitas

2. Menyelenggarakan administrasi kependudukan untuk mendorong terakomodirnya hak-hak penduduk serta perlindungan sosial, hal ini dapat dicapai dengan cara :

a. Menjadikan pelayanan pendaftaran penduduk, pencatatan sipil dan pengelolaan informasi dilaksanakan dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat.

b. Menerbitkan identitas dan dokumen kependudukan dilaksanakan untuk memberikan kepastian hukum serta kemudahan dalam pelayanan sosial lainnya.

c. Mencegah segala macam bentuk penyalahgunaan pelayanan yang merugikan masyarakat. 3. Menciptakan sistem administrasi kependudukan melalui komitmen berbagai pihak dan peran serta

masyarakat :

a. Dalam proses pendaftaran penduduk dan pencatatan sipil melibatkan peran serta masyarakat baik secara langsung maupun tidak langsung.

b. Pembentukan forum koordinasi dan komunikasi antar berbagai pihak dalam memecahkan permasalahan administrasi kependudukan.

c. Pengembangan pusat data terpadu sebagai muara pengumpulan biodata penduduk dari hasil pendaftaran dan pencatatan kejadian vital.

(4)

a. Mengerjakan proses kegiatan pendaftaran penduduk dan pencatatan sipil serta pengelolaan informasi secara transparan dan memenuhi standar akuntabilitas kinerja. b. Pengelolaan seluruh program dilaksanakan oleh tenaga yang memiliki integritas, dedikasi

dan kompetensi serta kemampuan yang professional.

Sebagai langkah tindak lanjut dalam pelaksanaan strategi kebijakan secara teknis Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Palangka Raya berusaha melakukan analisa terhadap factor-faktor kunci keberhasilan dengan mendekatkan analisis SWOT, sebagai media mengidentifikasi faktor-faktor internal maupun eksternal pada Dinas

Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Palangka Raya.

5. Srtuktur Organisasi, Tugas Pokok dan Fungsi

a. Struktur Organisasi

Struktur Organisasi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Palangka Raya terdiri dari: 1. Unsur Pimpinan : Kepala Dinas

2. Unsur Staf : Sekretariat, terdiri dari:

- Sub Bagian Umum dan Kepegawaian; - Sub Bagian Keuangan;

- Sub Bagian Perencanaan; 3. Unsur Pelaksana : Unsur Pelaksana Bidang, terdiri dari:

1. Bidang Pendaftaran Penduduk, terdiri dari: - Seksi Pendaftaran dan Pendataan Penduduk; - Seksi Pelayanan Peristiwa Kependudukan; - Seksi Pelayanan Surat Keterangan Kependudukan; 2. Bidang Pencatatan Sipil, terdiri dari:

- Seksi Pencatatn Kelahiran dan Kematian; - Seksi Perkawinan dan Perceraian; - Seksi Pencatatn Peristiwa Penting Lainnya;

3. Bidang Pengelolaan Informasi Kependudukan, terdiri dari: - Seksi Advokasi dan Penyajian Informasi

Kependudukan;

- Seksi Perekaman Data dan Dokumentasi Kependudukan;

- Seksi Verifikasi Data dan Pelaporan Kependudukan; 4. Bidang Analisa dan Perkembangan Kependudukan, terdiri

dari :

- Seksi Penyusunan KEbijakan Kependudukan; - Seksi Pengendalian Perkembangan Kependudukan; - Seksi Analisa dan Penilaian Program Kependudukan; 5. Unit Pelaksana Teknis Dinas.

a. Tugas Pokok dan Fungsi

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Palangka Raya adalah unsur pelaksana Pemerintah Daerah yang dipimpin oleh Kepala Dinas yang berkependudukan di bawah dan bertanggung jawab kepada Walikota melalui Sekretaris Daerah.

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Palangka Raya mempunyai tugas melaksanakan urusan pemerintahan daerah di bidang Kependudukan dan Pencatatan Sipil

Dalam menyelenggarakan tugas Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil mempunyai fungsi:

1. Perumusan kebijakan teknis sesuai dengan lingkup tugasnya;

2. Koordinasi dan pengawasan atas penyelenggaraan Administrasi Kependudukan;

3. Pengaturan dan pelaksanaan teknis pelayanan penyelenggaraan sebagian urusan administrasi kependudukan berdasar asas tugas pembantuan;

4. Pengelolaan dan penyajian data kependudukan;

5. Pendaftaran peristiwa kependudukan dan peristiwa penting; 6. Menerbitkan dokumen kependudukan;

7. Mendokumentasikan hasil pendaftaran penduduk dan pencatatn sipil;

8. Melakukan verifikasi dan validasi data dan informasi kependudukan khususnya dalam pelayanan pendaftaran dan pencatatan sipil.

i. Kepala Dinas

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil mempunyai tugas memimpin, melaksanakan koordinasi dan pengawasan, evaluasi penyelenggaraan kegiatan dinas.

Dalam melaksanakan tugasnya Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil mempunyai fungsi:

1. Merencanakan dan menyusun kebijakan Dinas berdasarkan Peraturan dan

Perundang-undangan yang berlaku;

2. Mengendalikan pelaksanaan kegiatan di Bidang Kependudukan dan Pencatatan Sipil

berdasarkan pedoman dan ketentuan yang berlaku;

3. Menyelenggarakan kegiatan di Bidang Kependudukan dan Catatan Sipil;

4. Menyelenggarakan penugasan kepada Kelurahan dalam penyelenggaraan sebagian urusan

administrasi kependudukan asas pembantuan;

5. Mengkoordinir pengelolaan dan penyajian data kependudukan;

6. Menertibkan dokumen Kependudukan dan Catatan Sipil;

7. Mengkoordinasikan verifikasi dan validasi data informasi kependudukan khususnya dalam

pelayanan Pendaftaran dan Pencatatan Sipil;

8. Mengarahkan dan mengatur Sekretaris dan para Kepala Bidang dalam melaksanakan

tugasnya agar sesuai dengan petunjuk dan ketentuan yang berlaku;

9. Membina kegiatan administrasi, Organisasi dan Tatalaksana Dinas Kependudukan dan

Pencatatan Sipil Kota Palangka Raya serta mengevaluasi perkembangan penyelenggaraan kegiatan dan program untuk menentukan skala prioritas dalam penyelenggaraannya dan program tahun berikutnya;

10. Melakukan koordinasi dengan Instansi terkait untuk kelancaraan pelaksanaan tugas;

11. Melaporkan pelaksanaan kegiatan di Lingkungan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil

Kota Palangka Raya berdasarkan pelaksanaan kegiatan bawahan sebagai bahan masukan bagi pimpinan;

(5)

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil berwenang menandatangani dokumen-dokumen administrasi kependudukan dan pencatatan sipil.

ii. Sekretariat

Sekretariat mempunyai tugas pokok memberikan pelayanan administrasi kepada semua unsur di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Palangka Raya meliputi administrasi umum, kepegawaian, keuangan, urusan perencanaan, evaluasi dan mengkoordinir penyusunan RENJA, RENSTRA, LAKIP, LKPJ, LPPD, Penetapan Kinerja, SPM, SOP, RKA dan DPA Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil ; i:

1. Membuat Rencana Kerja dan langkah-langkah kegiatan Sekretariat Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Palangka Raya sebagai acuan pelaksanaan tugas ;

2. Mengkoordinasikan dan mendistribusikan tugas kepada Kepala Sub Bagian di lingkungan Sekretariat sesuai dengan bidang tugas masing-masing agar tugas-tugas dapat dilaksanakan dengan baik ;

3. Memberi petunjuk kepada para Kepala Sub Bagian di lingkungan Sekretariat baik tertulis maupun lisan agar tugas dapat dilaksanakan sesuai dengan Peraturan Perundang-Undangan yang berlaku ;

4. Memeriksa dan mengoreksi hasil kerja para Kepala Sub Bagian di lingkungan Sekretariat sesuai dengan petunjuk agar tidak terjadi kesalahan atau kekeliruan ; 5. Menyelenggarakan administrasi kepegawaian, meliputi proses usulan kenaikan

pangkat, menyusun DUK, Daftar Nominatif dan Formasi PNS, Diklat PNS, Surat Ijin, Cuti, Sakit, serta menyiapkan dan merekapitulasi daftar hadir PNS ;

6. Menyelenggarakan administrasi keuangan, perencanaan anggaran dan penyiapan dana serta pertanggungjawaban keuangan berdasarkan peraturan Perundang-Undangan yang berlaku ;

7. Menyelenggarakan administrasi perlengkapan meliputi inventarisasi aset dinas, pemeliharaan barang, membuat usulan / mengadakan ATK dan perlengkapan Rumah Tangga Kantor serta menyusun Rencana Tahunan Barang Unit (RTBU) sesuai ketentuan yang berlaku ;

8. Mengkoordinir seluruh satuan organisasi di lingkungan Dinas Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kota Palangka Raya dalam rangka menyusun RENJA, RENSTRA, LAKIP, LKPJ, LPPD, Penetapan Kinerja, SPM, SOP, RKA dan DPA Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Palangka Raya ;

9. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas sesuai dengan bidang tugasnya

iii. Bidang Pendaftaran Penduduk

Bidang Pengolaan Pendaftaran Penduduk mempunyai tugas pokok melakukan Perencanaan Kependudukan dan Pengelolaan Peristiwa Kependudukan, Pendataan Penduduk dan membuat laporan atas peristiwa kependudukan serta menerbitkan Dokumen Kependudukan berupa kartu atau keterangan yang dikeluarkan oleh Instansi Penyelenggara:

1. Menyusun program kerja / kegiatan Bidang Pengelolaan Pendaftaran Kependudukan sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas ;

2. Mempelajari ketentuan, peraturan, kebijakan dan pedoman yang berhubungan dengan bidang tugas ;

3. Memberikan pelayanan kepada masyarakat di bidang pengelolaan pendaftaran kependudukan meliputi pencatatan kepindahan penduduk dan kedatangan penduduk dan pencatatan biodata Warga Negara Asing (WNA) ;

4. Mengatur kebutuhan dokumen kependudukan dalam bidang pendaftaran penduduk ; 5. Melaksanakan pembinaan untuk Kecamatan / Kelurahan di Bidang Kependudukan ; 6. Melaksanakan koordinasi dengan instansi terkait untuk kelancaran pelaksanaan tugas. 7. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas sesuai dengan bidang

tugasnya.

iv. Bidang Pencatatan Sipil

Pencatatan Sipil mempunyai tugas pokok melakukan pembinaan dan pelayanan Kependudukan di bidang pencatatan sipil, menerbitkan Akta Perkawinan, Akta Perceraian, Akta Pengesahan Anak, Akta Kelahiran dan Akta Kematian:

1. Menyusun program kerja / kegiatan Bidang Pencatatan Sipil sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas ;

2. Mempelajari ketentuan, peraturan, kebijakan dan pedoman yang berhubungan dengan bidang tugas ;

3. Melaksanakan pencatatan dan penerbitan Akta Kelahiran dan Akta Kematian ; 4. Melaksanakan pencatatan dan penerbitan Akta Perkawinan dan Akta Perceraian ; 5. Melaksanakan pencatatan dan penerbitan Akta Pengesahan Anak atau Pengakuan

anak serta mencatat peristiwa penting lainnya ;

6. Melakukan pembinaan / sosialisasi kependudukan berdasarkan peraturan dan ketentuan yang berlaku di Kecamatan dan Kelurahan ;

7. Melakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk kelancaran pelaksanaan tugas ; 8. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas sesuai dengan bidang

tugasnya.

v. Bidang Analisa dan Perkembangan Kependudukan

Bidang Analisa Perkembangan Kependudukan mempunyai tugas pokok Analisa mengenai perkembangan penduduk, penyusunan kebijakan kependudukan, pengendalian penduduk dan perkembangan kependudukan analisa dan penilaian program kependudukan:

1. Menyusun program kerja / kegiatan Bidang Analisa Perkembangan Kependudukan sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas ;

2. Mempelajari ketentuan, peraturan, kebijakan dan pedoman yang berhubungan dengan bidang tugas ;

3. Melaksanakan kegiatan penyusunan kebijakan kependudukan, penetapan norma, standar, prosedur dan kriteria penyelenggaraan pengendalian kuantitas, pengembangan kualitas, pengarahan mobilitas dan persebaran penduduk serta perlindungan skala kota ;

4. Melaksanakan kegiatan pengendalian perkembangan kependudukan, kualitas penduduk, pengembangan kualitas penduduk, pengarahan mobilitas/penataan persebaran penduduk, perlindungan penduduk dalam pembangunan berwawasan kependudukan skala kota ;

5. Melakukan analisa dan penilaian program kependudukan, analisa pengendalian kuantitas penduduk, pengembangan kualitas penduduk, pengarah mobilitas / penataan persebaran penduduk dan perlindungan penduduk serta pembangunan berwawasan kependudukan ;

6. Melakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk kelancaran pelaksanaan tugas ; 7. Melakukan pertemuan rutin dengan para Camat dan Lurah serta pengelola data

kependudukan Kota Palangka Raya untuk keperluan sinkronisasi data kependudukan 8. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas sesuai dengan bidang

(6)

vi. Bidang Pengelolaan Informasi Kependudukan

Pengelolaan Informasi Kependudukan mempunyai tugas pokok mengelola informasi kependudukan, sosialisasi / fasilitas pengelolaan informasi administrasi kependudukan dan menyelenggarakan / melaksanakan sistem administrasi kependudukan dan menyelenggarakan / melaksanakan sistem informasi administrasi kependudukan:

1. Menyusun program kerja / kegiatan Bidang Pengelolaan Informasi Kependudukan sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas ;

2. Mempelajari ketentuan, peraturan, kebijakan dan pedoman yang berhubungan dengan bidang tugas ;

3. Memberikan pelayanan kepada masyarakat mengenai informasi kependudukan ; 4. Melaksanakan pembinaan kepada masyarakat tentang pentingnya Dokumen

Kependudukan ;

5. Mengumpulkan informasi tentang kebutuhan dokumen kependudukan di masyarakat ; 6. Memberikan pelayanan informasi kependudukan kepada masyarakat Indonesia / WNA

;

7. Melaksanakan sosialisasi, bimbingan teknis, advokasi, sepervisi dan konsultasi dalam pengelolaan informasi administrasi kependudukan skala kota ;

8. Melakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk kelancaran pelaksanaan tugas ; 9. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas sesuai dengan bidang

tugasnya

Ditetapkan di : Palangka Raya Pada Tanggal: 03 Februari 2014

A.n. PALANGKA RAYA

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil

BARU, S. Pd., M. Si.

Referensi

Dokumen terkait

SATUAN KERJA : DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN SANGGAU. TAHUN ANGGARAN

SATUAN KERJA : DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN SANGGAU. TAHUN ANGGARAN

SATUAN KERJA : DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN SANGGAU. TAHUN ANGGARAN

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Palangka Raya menandatangani catatan pinggir pada Register Akta Perkawinan dan Surat Keterangan

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Pekanbaru merupakan instansi publik yang menyelenggarakan pelayanan publik dibidang kependudukan dan pencatatan sipil,

menyediakan blangko dokumen kependudukan selain blangko KTP-el melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten/Kota;.. menyediakan blangko dokumen kependudukan

BAGAN STRUKTUR ORGANISASI SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL.. SUBBAGIAN TATA

KETIGA : Standar Pelayanan Penerbitan Dokumen Akta Catatan Sipil sebagaimana dimaksud pada diktum KEDUA Keputusan ini diterapkan oleh Dinas Kependudukan dan