• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pentingnya kinerja karyawan bagi organis

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Pentingnya kinerja karyawan bagi organis"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

1. Pentingnya kinerja karyawan bagi organisasi

Kinerja merupakan suatu potensi yang harus dimiliki oleh setiap pegawai untuk melaksanakan setiap tugas dan tanggung jawab yang diberikan organisasi kepada pegawai. Dengan kinerja yang baik, maka setiap pegawai dapat menyelesaikan segala beban organisasi dengan efektif dan efisien sehingga masalah yang terjadi pada organisasi dapat teratasi dengan baik. Sebagaimana yang dikemukakan oleh (Rivai: 2005) kinerja pegawai adalah kesediaan seseorang atau kelompok orang untuk melakukan sesuatu kegiatan dan menyempurnakannya sesuai dengan tanggung jawabnya dengan hasil seperti yang diharapkan.

Kinerja menjadi landasan yang sesungguhnya dalam suatu organisasi karena jika tidak ada kinerja maka tujuan organisasi tidak dapat tercapai. Kinerja perlu dijadikan sebagai bahan evaluasi bagi pemimpin untuk mengetahui tinggi rendahnya kinerja yang ada pada organisasi.

Tujuan penilaian kinerja karyawan menurut (Rivai: 2004) pada dasarnya meliputi:

1. Untuk mengetahui tingkat prestasi karyawan selama ini.

2. Pemberian imbalan yang serasi, misalnya untuk pemberian kenaikan gaji berkala, gaji pokok, kenaikan gaji istimewa, insentif uang.

3. Mendorong pertanggungjawaban dari karyawan.

4. Untuk pembeda antarkaryawan yang satu dengan yang lain.

5. Pengembangan SDM

6. Meningkatkan motivasi kerja.

7. Meningkatkan etos kerja.

(2)

9. Sebagai alat untuk memperoleh umpan balik dari karyawan untuk memperbaiki desain pekerjaan, lingkungan kerja, dan rencana karier selanjutnya.

10. Riset seleksi sebagai kriteria keberhasilan/efektivitas.

11. Sebagai salah satu sumber informasi untuk perencanaan SDM, karier dan keputusan perencanaan suksesi.

12. Membantu menempatkan karyawan dengan pekerjaan yang sesuai untuk mencapai hasil yang baik secara menyeluruh.

13. Sebagai sumber informasi untuk pengambilan keputusan yang berkaitan dengan gaji, upah,insentif, kompensasi dan berbagai imbalan lainnya.

14. Sebagai penyaluran keluhan yang berkaitan masalah pribadi maupun pekerjaan.

15. Sebagai alat untuk menjaga tingkat kinerja.

Referensi

Dokumen terkait

Menurut Rivai (2005) disiplin kerja merupakan suatu alat yang digunakan para manajer untuk berkomunikasi dengan pegawai agar mereka bersedia untuk mengubah suatu perilaku

Menurut Prawirosentono (2015) bahwa Kinerja pegawai adalah hasil kerja yang dapat dicapai seseorang atau sekolompok orang dalam suatu organisasi dengan wewenang

Pendapat lain yang dikemukakan oleh Siagian (2004:225) menyatakan bahwa prestasi kerja adalah suatu pendekatan dalam melakukan penilaian kinerja para pegawai dimana

Lilian, Poltak dan Sarton Sinambela (2019) mendefinisikan kinerja karyawan sebagai kemampuan pegawai dalam melakukan sesuatu keahlian tertentu. Kinerja karyawan

Kepemimpinan merupakan suatu kemampuan tersendiri yang dimiliki oleh seseorang dalam memberikan pengaruh kepada orang lain untuk melakukan sesuatu. Kegiatan

Sedangkan menurut Rivai dan Sagala (2013) kinerja adalah fungsi dari motivasi dan kemampuan untuk menyelesaikan tugas atau pekerjaan seseorang yang sepatutnya

Moeheriono (dalam Rosyida 2010: 11) dalam bukunya menyimpulkan pengertian kinerja karyawan sebagai hasil kinerja yang dapat dicapai oleh seseorang atau kelompok orang

Menurut Moeheriono, kinerja atau performance adalah hasil kerja yang dapat di capai oleh seseorang atau kelompok orang dalam organisasi sesuai dengan kewenangan dan tugas tanggung jawab