• Tidak ada hasil yang ditemukan

Modul IV Pengembalian Investasi dan Biaya Modal

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "Modul IV Pengembalian Investasi dan Biaya Modal"

Copied!
49
0
0

Teks penuh

(1)

Modul

(2)

Pengembalian

Pengembalian

Investasi

Investasi

dan

dan

Biaya Modal

Biaya Modal

Pengembalian

Pengembalian

Investasi

Investasi

dan

dan

Biaya Modal

Biaya Modal

Penciptaan Nilai

Biaya Modal Keseluruhan dari

Perusahaan

Tingkat Pengembalian Investasi dari

Proyek Tertentu

Tingkat Pengembalian Investasi dari

Sekelompok Proyek

Evaluasi Total Risiko

Penciptaan Nilai

Biaya Modal Keseluruhan dari

Perusahaan

Tingkat Pengembalian Investasi dari

Proyek Tertentu

Tingkat Pengembalian Investasi dari

Sekelompok Proyek

(3)

Sumber Kunci dari

Sumber Kunci dari

Penciptaan Nilai

Penciptaan Nilai

Sumber Kunci dari

Sumber Kunci dari

Penciptaan Nilai

Daya Tarik Industri

(4)

Biaya Modal Keseluruhan

Biaya Modal Keseluruhan

dari Perusahaan

dari Perusahaan

Biaya modal adalah tingkat

pengembalian yang diminta dari berbagai jenis pembiayaan. Biaya

modal keseluruhan adalah suatu bobot rata-rata tertimbang dari

(5)

Jenis Pembiayaan Nilai Psr Bobot

Hutang Jk. Panjang Rp 35M 35%

Saham Preferen Rp 15M 15%

Ekuitas Saham Biasa Rp 50M 50% Rp 100M 100%

Nilai Pasar dari Pembiayaan

Nilai Pasar dari Pembiayaan

Jangka Panjang

(6)

Biaya Hutang

Biaya Hutang adalah tingkat

pengembalian investasi yang diminta oleh para pemberi pinjaman perusahaan.

ki = kd ( 1 - T )

Biaya Hutang

Biaya Hutang

P

0

=

Ij + Pj

(1 + kd)j

n

(7)

Misalkan Basket Wonders (BW) memiliki obligasi tanpa kupon dengan nominal

Rp10.000. Obliasi BW tsb saat ini

diperdagangkan dengan harga Rp 3.855,4 dengan jatuh tempo 10 tahun. Pajak

perusahaan BW adalah 40%.

Penentuan Biaya Hutang

Penentuan Biaya Hutang

Rp3.855,4 = 0 + Rp10.000

(8)

(1 + kd)10 = Rp10.000 / Rp3.855,4 = 2,5938

(1 + kd) = (2,5938) (1/10) = 1,1

kd = 0,1 atau 10%

ki = 10% ( 1 – 0,40 )

k

k

ii

= 6%

6%

(9)

Biaya saham preferen

Biaya saham preferen

adalah

tingkat pengembalian

investasiyang diminta dari

pemegang saham preferen

perusahaan.

k

P

= D

P

/ P

0

(10)

Misalkan Basket Wonders (BW)

memiliki saham preferen yang beredar dengan nilai nominal Rp. 1.000,

dividend per sahamnya Rp630, dan nilai pasarnya saat ini adalah Rp700

per saham.

k

P

= Rp630 / Rp700

k

k

PP

= 9%

9%

Menentukan Biaya

Menentukan Biaya

(11)

Model Diskonto Dividen

Model Diskonto Dividen

Model Capital-Asset Pricing

Model Capital-Asset Pricing

Biaya Hutang Sebelum-

Biaya Hutang

Sebelum-Pajak plus Premi Risiko

Pajak plus Premi Risiko

(12)

Model Diskonto Dividen

Model Diskonto Dividen

Model Diskonto Dividen

Model Diskonto Dividen

Biaya modal ekuitas, ke, merupakan

tingkat diskonto yang menyamakan present value dari semua pembayaran

dividend y.a.d dengan harga pasar saat ini dari saham.

(13)

Model Pertumbuhan Konstan

Model Pertumbuhan Konstan

Model Pertumbuhan Konstan

Model Pertumbuhan Konstan

Asumsi pertumbuhan dividen yang

konstan

menyederhanakan model

menyederhanakan model

menjadi

menjadi:

k

e

= ( D

1

/ P

0

) + g

(14)

Misalkan Basket Wonders (BW) memiliki saham biasa yang beredar dengan harga pasar saat ini sebesar Rp 6.480 per saham, besarnya dividen

saat ini Rp300 per saham, dan tingkat

pertumbuhan dividennya sebesar 8% selamanya.

k

e

= ( D

1

/ P

0

) +

g

k

e

= (

300

(1,

08

) / 6480) +

0,08

k

k

e

= .05 +

0,08

= 0,13

0,13

atau 13%

13%

Menentukan Biaya

Menentukan Biaya

(15)

Model Fase Pertumbuhan

Model Fase Pertumbuhan

Model Fase Pertumbuhan

Model Fase Pertumbuhan

D0(1+g1)t D

a(1+g2)t-a

(1+ke)t (1+k

e)t

P

0

=

Asumsi fase pertumbuhan

Asumsi fase pertumbuhan mengikuti mengikuti rumus berikut (misalkan ada 3 fase

rumus berikut (misalkan ada 3 fase

(16)

Capital Asset

Capital Asset

Pricing Model

Pricing Model

Capital Asset

Capital Asset

Pricing Model

Pricing Model

Biaya modal ekuitas

,

k

e

,

menyamakan tingkat pengembalian

yang diminta pada keseimbangan

pasar. Hubungan

risiko-pengembalian ini digambarkan

dengan Security Market Line (SML).

(17)

Misalkan Basket Wonders (BW) memiliki beta perusahaan sebesar 1.25. Penelitian

menyatakan bahwa tingkat bunga bebas risiko adalah 4% dan tingkat

pengembalian pasar yang diharapkan sebesar 11.2%

k

e

= R

f

+ (R

m

- R

f

)

j

= 4% + (11.2% - 4%)1.25

k

k

= 4% + 9% = 13%

13%

Menentukan Biaya

Menentukan Biaya

(18)

Biaya Hutang

Biaya Hutang

Sebelum-Pajak Plus Premi Risiko

Pajak Plus Premi Risiko

Biaya Hutang

Biaya Hutang

Sebelum-Pajak Plus Premi Risiko

Pajak Plus Premi Risiko

Biaya modal ekuitas

,

k

e

, merupakan

penjumlahan dari biaya hutang

sebelum pajak dan suatu premi risiko

pada pengembalian yang diminta

untuk saham biasa setelah hutang.

k

e

= k

d

+ Premi Risiko*

(19)

Misalkan Basket Wonders (BW)

umumnya menambahkan premi 3% pada biaya hutang sebelum pajak.

k

e

= k

d

+ Premi Risiko

= 10% + 3%

k

k

ee

= 13%

13%

Menentukan Biaya

Menentukan Biaya

Ekuitas (k

(20)

Model Pertumbuhan Konstan 13%

13%

Capital Asset Pricing Model 13%

13%

Biaya Hutang + Premi Risiko 13%

13%

Biasanya, ketiga metode tsb

hasilnya

tidak

selalu sama.

Perbandingan ke-3

Perbandingan ke-3

(21)

Biaya Modal

= k

x

(W

x

)

WACC

=

.35(6%)

+

.15(9%)

+

.50(13%)

WACC

=

.021

+

.0135

+

.065

=

.0995

atau

9.95%

Rata-rata Tertimbang

Rata-rata Tertimbang

Biaya Modal (WACC)

Biaya Modal (WACC)

n

(22)

1.

1.

Sistem Pembobotannya

Sistem Pembobotannya

Biaya Modal Marjinal

Modal meningkat pada

proporsi yang

berbeda

daripada

WACC

(23)

2.

2.

Biaya Pengambangan

Biaya Pengambangan

adalah

biaya yang berhubungan dengan

penerbitan surat berharga, seperti

biaya pertanggungan emisi, hukum,

pendaftaran, dan percetakan.

a.

Penyesuaian Investasi Awal

b. Penyesuaian Tingkat Diskonto

(24)

Merupakan ukuran kinerja bisnis.

Merupakan cara lain untuk

mengukur bahwa perusahaan memperoleh pengembalian dari modal yang diinvestasikannya melebihi biaya modalnya.

Merupakan ukuran khusus yang

dibangun oleh Stern Stewart and Company di akhir tahun 1980an.

Nilai Tambah Ekonomi

Nilai Tambah Ekonomi

(Economic Value Added)

(25)

EVA

= NOPAT – [

Cost of

Capital

x

Capital Employed

]

Karena biaya dibebankan pada modal

ekuitas juga, maka EVA yang positif

menunjukkan kenaikan nilai pemegang saham.

Didasarkan pada laba Economi BUKAN

Accounting.

(26)

Tambahkan Biaya Pengambangan

(Flotation Costs = FC) kepada pengeluaran investasi awal (ICO).

Dampaknya: MengurangiMengurangi NPV

Penyesuaian Investasi Awal

Penyesuaian Investasi Awal

(Adjustment to Initial Outlay = AIO)

(Adjustment to Initial Outlay = AIO)

NPV =

n

t=1

CF

t

(27)

Kurangi

Flotation Costs

dari

perhitungan (harga) saham dan

hitung kembali hasilnya.

Dampak: meningkatkanmeningkatkan biaya tiap komponen modal dengan biaya

pengambangan.

Hasilnya: Meningkatkan WACC, yang akan mengurangimengurangi NPV.

Penyesuaian Tingkat Diskonto

(28)

Pertama-tama tentukan pembiayaan awal

seluruh ekuitas.

Tentukan beta proyek.

Hitung pengembalian yang diharapkan.

Sesuaikan dengan struktur modal

perusahaan.

Bandingka biayanya dengan IRR proyek.

Menentukan Tingkat Pengembalian

Menentukan Tingkat Pengembalian

yang Diminta dari Proyek Tertentu

yang Diminta dari Proyek Tertentu

(29)

Kesulitan dalam Menentukan

Kesulitan dalam Menentukan

Pengembalian yang Diminta

Pengembalian yang Diminta

Tetapkan pendekatan (proxy) bagi

proyek ybs (lebih mudah jika aset diperdagangkan).

Gambar hubungan garis karakteristik

antara portofolio pasar dengan proxy aset ekses pengembalian.

Estimasikan beta dan gambar SML.

(30)

Penerimaan dan/

RISIKO SISTEMATIS (Beta)

(31)

1. Hitung pengembalian yang Diharapkan bagi Proyek k (all-equity financed).

Rk = Rf + (Rm - Rf)k

2. Sesuaikan dengan struktur modal perusahaan (bobot pembiayaan).

Rata-rata Tertimbang dari Pengembalian yang

Diharapkan = [ki][% Hutang] + [Rk][% Ekuitas]

Menentukan Tingkat Pengembalian yang

Menentukan Tingkat Pengembalian yang

Diharapkan dari Proyek-Tertentu

(32)

Sebuah proyek membangun jaringan komputer

memiliki IRR sebesar 19%.

Penelitian pada perusahaan2 di industri jaringan menunjukkan perkiraan beta

ekuitas-keseluruhan sebesar 1.5. Perusahaan kita

dibiayai dari 70% Equity dan 30% Debt pada

ki=6%.

Tingkat pengembalian pasar diharapkan sebesar 11.2% dan tingkat bunga bebas risiko sebesar

4%.

Contoh Pengembalian yang Diharapkan

Contoh Pengembalian yang Diharapkan

dari suatu Proyek-tertentu

(33)

k

e

= R

f

+ (R

m

- R

f

)

j

= 4% + (11.2% - 4%)1.5

k

k

ee

= 4% + 10.8% = 14.8%

14.8%

WACC

WACC

=

.30(6%)

+

.70(14.8%)

=

1.8%

+

10.36%

= 12.16%

12.16%

IRR

IRR

= 19%

19%

> WACC

WACC =

12.16%

12.16%

Apakah anda akan

Apakah anda akan

menerima proyek ini?

(34)

Menentukan Tingkat Pengembalian yang

Menentukan Tingkat Pengembalian yang

Diminta dari Sekelompok-Proyek

Diminta dari Sekelompok-Proyek

Penggunaan CAPM dalam Pemilihan Proyek:

Pertama-tama tentukan pembiayaan awal

seluruh ekuitas.

Tentukan beta proyek.

Hitung pengembalian yang diharapkan.

Sesuaikan dengan struktur modal

perusahaan.

(35)

Pengembalian Diminta Dari Sekelompok Proyek

Biaya modal perusahaan

Risiko Sistematis (Beta)

T

Membandingkan Tingkat Pengembalian

Membandingkan Tingkat Pengembalian

yang Diminta dari Sekelompok-Proyek

(36)

Jumlah pembiayaan bukan-ekuitas

dibanding proxy perusahaan. Jika perlu sesuaikan beta proyek.

Masalah standar dalam pengunaan

CAPM. Potensi kurang likuid

merupakan masalah risiko total daripada hanya masalah risiko sistematis (CAPM).

Kualifikasi Menggunakan Tingkat

Kualifikasi Menggunakan Tingkat

Pengembalian Sekelompok Proyek

(37)

Pendekatan Tingkat Diskonto

Risiko yang Disesuaikan

Pengembalian yang Diminta

meningkat (berkurang) dibanding

keseluruhan biaya modal

perusahaan untuk proyek-proyek

yang menunjukkan lebih besar

(lebih kecil) dari risiko rata-rata.

Evaluasi Proyek

Evaluasi Proyek

Berdasarkan Risiko Total

(38)

Pendekatan Distribusi

Probabilitas

Penerimaan sebuah proyek

tunggal dengan NPV yang positif

tergantung pada sebaran

NPVnya dan preferensi utilitas

dari manajemen.

Evaluasi Proyek

Evaluasi Proyek

Berdasarkan Risiko Total

(39)

Pendekatan Portofolio Perusahaan

Pendekatan Portofolio Perusahaan

(40)

B Risk Aversion Yang “MODERAT”

Pendekatan Portofolio Perusahaan

(41)

B

C

A

Pendekatan Portofolio Perusahaan

Pendekatan Portofolio Perusahaan

(42)

jj

=

=

juju

[ 1 + (B/S

[ 1 + (

B/S

)(1-T

)(1-

T

CC

) ]

) ]

j: Beta perusahaan yang berhutang (levered).

ju: Beta perusahaan yang unlevered

(an all-equity financed firm).

B/S: Debt-to-Equity ratio dalam istilah Nilai Pasar.

TC : Tingkat corporate tax.

Menyesuaikan Beta untuk

Menyesuaikan Beta untuk

Pengungkit Keuangan

(43)

Adjusted Present Value (APV)

merupakan jumlah nilai yang telah

didiskonto dari arus kas proyek plus nilai manfaat penghematan pajak karena

bunga pendanaan proyek minus biaya pengambangan.

Adjusted Present Value

Adjusted Present Value

(44)

Basket Wonders mempertimbangkan utk membeli

sebuah mesin otomatis seharga $425,000 yang

dapat biaya operasi sebesar $100,000 per tahun

selama 6 tahun. Tingkat bunga diminta pada

ekuitas unlevered sebesar 11%.

BW dapat meminjam $180,000 pada 7% dengan

$10,000 biaya pengambangan setelah pajak. Pinjaman pokok akan dibayar kembali sebesar $30,000 per tahun (+ bunga). Pajak perusahaan

saat ini sebesar 40%.

(45)

Berapa

NPV

NPV

pada pendanaan

pada pendanaan

sendiri perusahaan

sendiri perusahaan?

NPV

=

$100,000

[PVIFA

11%,6

] -

$425,000

NPV

=

$423,054

-

$425,000

NPV

NPV

= -$1,946

-$1,946

Pemecahan NPV

Pemecahan NPV

(46)

Berapa

APVnya

APVnya

?

Pertama, hitung biaya bunganya.

Bunga Th-1 ($180,000)(7%) = $12,600 Bunga Th-2 ( 150,000)(7%) = 10,500 Bunga Th-3 ( 120,000)(7%) = 8,400 Bunga Th-4 ( 90,000)(7%) = 6,300 Bunga Th-5 ( 60,000)(7%) = 4,200 Bunga Th-6 ( 30,000)(7%) = 2,100

Pemecahan APV

Pemecahan APV

(47)

Kedua, hitung manfaat pajaknya.

TSB Yr 1 ($12,600)(40%) = $5,040 TSB Yr 2 ( 10,500)(40%) = 4,200 TSB Yr 3 ( 8,400)(40%) = 3,360 TSB Yr 4 ( 6,300)(40%) = 2,520 TSB Yr 5 ( 4,200)(40%) = 1,680 TSB Yr 6 ( 2,100)(40%) = 840

Pemecahan APV

Pemecahan APV

(48)

Ketiga, hitung PV dari manfaat pajaknya.

TSB Yr 1 ($5,040)(.901) = $4,541 TSB Yr 2 ( 4,200)(.812) = 3,410 TSB Yr 3 ( 3,360)(.731) = 2,456 TSB Yr 4 ( 2,520)(.659) = 1,661 TSB Yr 5 ( 1,680)(.593) = 996

TSB Yr 6 ( 840)(.535) = 449 PV = PV =

$13,513

$13,513

Pemecahan APV

Pemecahan APV

(49)

Berapa

APVnya

APVnya

?

APV

=

NPV

+

PV of TS

- Flotation Cost

APV

=

-$1,946

+

$13,513

- $10,000

APV

APV

= $1,567

$1,567

Pemecahan APV

Pemecahan APV

Referensi

Dokumen terkait

Beberapa pendekatan yang dilakukan oleh Tim IbM terhadap permasalahan kelompok mitra tersebut di atas, antara lain adalah pendekatan dengan pemerintah desa untuk

Sebelumnya perlu diketahui cara untuk mendeteksi tepi citra, tahapan yang digunakan untuk mendeteksi tepi citra menggunakan dua operator yaitu operator canny dan

Metode linier menganggap distribusi kesalahan hanya sepanjang sumbu Y tanpa melihat hubungan dengan sumbu X sehingga mengakibatkan parameter yang telah ditentukan berbeda

Ketiganya dikenal dengan inverter sumber arus (CSI), inverter sumber tegangan (VSI), dan Inverter dengan pengatur lebar pulsa/ pulse width modulated (PWM). Bentuk

Tipe motivasi negatif adalah kelompok siswa yang memiliki motivasi ekstrinsik dan intrinsik yang kurang baik. Karakteristik untuk tipe keempat merupakan irisan

Kinerja perusahaan dilihat dari kepuasan pelanggan dinilai memiliki kinerja yang cukup baik meskipun sempat mengalami penurunan pada tahun 2009 karena semakin kompleksnya pesanan

Walaupun demikian, terdapat juga beberapa orang tokoh Islam yang menolak pandangan tersebut, antaranya Walid Qassab yang menyatakan bahawa SI tidak boleh dipanggil

English Department, Universitas Andalas, in collaboration with University of Social Science and Humanities, Vietnam, University Kebangsaan Malaysia, and University