• Tidak ada hasil yang ditemukan

Perdagangan Benda Virtual dalam MMORPG Rising Force Online

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Perdagangan Benda Virtual dalam MMORPG Rising Force Online"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

Pendahuluan

Dunia game adalah sesuatu yang saat ini sudah menjadi fenomena baru dalam banyak hal seper-ti ilmu pengetahuan, industri, dan komunikasi. Dahulu istilah game bisa berkaitan dengan ham-pir segala jenis permainan dari olahraga, per-mainan kartu, teka-teki atau puzzle atau bersifat tradisional hingga ke bentuk permainan yang bersifat digital. Ada beragam pendapat yang mencoba mendefinisikan game antara lain Greg Costikyan yang mengatakan:

“A game is a form of art in which participants,

termed players, make decisions in order to man-age resources through game tokens in the pursuit of a goal.”

Eric Zimmerman menjelaskan game sebagai berikut

“An activity with some rules engaged in for an outcome.”

Seiring berkembangnya teknologi kom-puter saat ini istilah game menjadi lebih identik dengan digital game atau computer game yang berbentuk permainan dengan media elektronik seperti komputer (PC), maupun console lain seperti Playstation, Nintendo Wii, Xbox 360 dan lain-lain. Dalam tulisan ini pembahasan akan memfokuskan penggunaan istilah game dalam hal digital game.

Game komputer dapat dikelompokkan dengan berdasarkan macam-macam kategori.

Perdagangan Benda Virtual dalam MMORPG

Rising Force Online

Desi Dwi KRistantO, M.Ds.

Desain Komunikasi Visual

Universitas Multimedia nusantara

Jl. Boulevard Gading serpong, tangerang - Banten

telepon : +62 (021) 5422 0808 ext. 3605

+6281221654532

email : [email protected]

[email protected]

Diterima: 2 november 2012

Disetujui: 22 november 2012

abstract:

These last few years, computer game is no longer just a thing that anyone can play to spent their time after work. Computer game is a high valued industry and business that involved many people from various back-ground from artist, designers, engineers, and also economists. Massively Multiplayer Online Role-Playing Game (MMORPG) is one of the most popular game genre that largely played all over the world. MMORPG gives an opportunity to create a new line of business called virtual or cyber game-business by trading item within the game. Hardcore gamers can now say that their job is a ‘professional gamer’. But unfortunately, there are negative effect from this opportunity. This paper will try to describe what, why, and how this phe-nomenon could be happen.

(2)

Dalam buku Breaking Into The Game Industry, (Adams, 2003) membagi game berdasarkan genre sebagai berikut:

1. Action

2. Strategy and War Games 3. Sports Games

4. Vehicle Simulations

5. Construction and Management Simulations 6. Graphic Adventures

7. Fantasy Role-Playing Games 8. Online Role-Playing Games

9. Puzzle Games and Software Toys 10. Children Games

Sedangkan berdasarkan jumlah pemainnya, maka game dapat dibagi menjadi dua kelompok utama yaitu :

1. Single Player Game

Single Player Game adalah bentuk permainan

komputer yang hanya melibatkan satu orang pemain saja melawan komputer. Contoh game kelompok ini antara lain game action seperti Tomb Raider, Indiana Jones, dan Max

Payne, selain itu ada juga game-game single

player yang lebih sederhana seperti solitaire, freecell, minesweeper.

2. Multiplayer Game

Multiplayer game adalah bentuk permainan

komputer yang melibatkan lebih dari satu orang pemain. Bentuk multiplayer-nya bisa pemain vs pemain atau pemain + pemain vs komputer. Multiplayer game bisa dilakukan dengan beberapa cara. Yang pertama de-ngan menggunakan Peer to Peer Connection yaitu menghubungkan langsung dua kom-puter yang berbeda untuk bermain bersama, yang kedua dengan menggunakan Local Area

Network (lAN) dan yang ketiga dengan

me-manfaatkan koneksi interntet (Online games). Contoh multiplayer game antara lain Counter

Strike, World of Warcraft, Starcraft, game-game sport seperti Winning Eleven, FIFA Soccer,

dan juga game-game klasik seperti Internet

Heart’s, Internet solitaire, dan Chess Club

Dalam perkembangannya saat ini sebagian besar game memasukkan fitur multiplayer dalam

permainannya. Selain itu pesatnya peningkat-an jumlah pengguna internet mendorong ber-tumbuhnya game-game yang bersifat online.

Massively Multiplayer Online Role-Playing Game

(MMORPG) adalah jenis online game yang me-mungkinkan ratusan bahkan mungkin ribuan pemain dalam waktu bersamaan bergabung da-lam satu game yang sama, melakukan permain-an atau menjalpermain-ani misi-misi bersama dpermain-an mem-bentuk semacam komunitas virtual dalam game tersebut. Contoh-contoh MMORPG antar lain

Ragnarok Online (RO), World Of Warcraft (WoW), RF Online (RFO), dan lain sebagainya.

Indonesia juga terkena pengaruh perkem-bangan online game ini. Hal ini bisa dilihat dengan menjamurnya warnet-warnet yang juga menye-diakan fasilitas untuk memainkan online game tersebut di atas. Seiring semakin banyaknya jumlah pemain MMORPG beberapa tahun bela-kangan ini muncul fenomena baru yang sangat menarik untuk diamati. Fenomena tersebut ada-lah perdagangan benda-benda virtual dari game yang ditransaksikan dengan uang virtual mau-pun dalam mata uang sebenarnya. Salah satu contoh MMORPG yang dijadikan studi kasus dalam penelitian ini adalah game Rising Force online (RF online)

i. struktur Dalam Game RF Online

A. Storyline

Game RF Online bercerita tentang persaing-an 3 ras yaitu Accretia, Bellato, dpersaing-an Cora da-lam memperebutkan pusat tambang mine ral di Planet Novus yang bernama Holystone. Holystone adalah mineral yang digunakan sebagai bahan baku untuk membuat sen-jata dan berbagai produk hasil teknologi ma sing-masing bangsa. Bangsa yang me-nguasai Holystone akan memiliki kekuatan untuk menaklukkan bangsa lain di planet Novus tersebut.

B. Gameplay

Dalam game ini, pemain akan memiliki kes-empatan untuk memilih karakter dari bang-sa apa yang akan mereka mainkan. Pemain

(3)

dapat memilih bermain sebagai bangsa yang terbagi atas 3 kelompok.

1. Accretia, bangsa ini berbentuk robot

dengan ukuran diatas rata-rata manu-sia. Kekuatan bangsa Accretia adalah kemampuan khusus rasnya yang dapat menggunakan senjata roket yang disebut Striker dengan perlengkapan tambahan bernama Siege Kit.

2. Bellato, ras yang berbentuk manusia

de-ngan ukuran kecil, namun memiliki ke-unggulan di bidang teknologi. Keung-gulan teknologi bangsa Bellato adalah kendaraan tempur berbentuk robot yang disebut Massive Armor Units (MAU).

3. Cora, karakter ini adalah ras yang

berben-tuk peri. Kekuatan bangsa Cora adalah kemampuan mereka untuk mengenda-likan kekuatan alam sebagai sihir untuk melumpuhkan atau menyerang lawan. Bangsa Cora juga memiliki kekuatan spir-itual berwujud makhluk yang disebut animus dengan kemampuan perang (Isis dan Hecate), bertahan (Paimon), dan pe-nyembuh (Inana)

kekuatan atau atributnya, dan prestasinya dalam perang antarbangsa yang ditunjukkan melalui nilai Contribution Point (CPt) dan PvP Point.

Untuk mencapai level yang tinggi pemain harus mengumpulkan sejumlah EXPerience

point (EXP) dengan cara menyelesaikan

bebe-rapa buah misi/quest atau mengalahkan monster dalam jumlah tertentu. Seorang pemain harus melakukan serangan sesuai dengan nilai status yang terdapat pada monster tersebut. Serangan dapat dilakukan dengan menggunakan senjata,

skill/magic, maupun tembakan dari MAU.

Mon-ster yang ada dalam game RF online terdiri dari beragam jenis dan juga memiliki level tertentu. Semakin tinggi level monster juga berarti lebih sulit dikalahkan dan membutuhkan syarat level,

equipment, serta skill karakter yang lebih tinggi

pula.

Semakin besar selisih level monster yang dikalahkan dengan level karakter maka semakin besar pula EXP yang dikumpulkan pemain se-hingga pemain akan lebih cepat meningkatkan level karakternya. Akan tetapi sistem dalam game sudah diatur demi menjaga keseimbangan dimana seorang pemain hanya bisa mendapat-kan EXP maksimal dari monster dengan jarak 10 level di atas level karakternya. Sebagai con-toh seorang pemain dengan level 30 hanya akan memperoleh EXP dari monster sampai level 40. Status sebuah monster akan ditampilkan dengan simbol seperti dalam gambar berikut.

Gambar 1 Ras dalam game Rising Force Online

Secara garis besar seperti MMORPG pada umumnya, gameplay dalam RF online menuntut pemain untuk meningkatkan status dan atribut karakter melalui levelnya maupun equipment yang dikenakannya, sehingga dapat mengalah-kan karakter pemain lain dalam pertarungan. Atribut karakter akan ditentukan oleh kekuatan fisik karakter, tingkat skill, dan kekuatan

equip-ment yang digunakannya. Status sebuah

karak-ter akan ditentukan dari tingkat levelnya, status

Gambar 2 Status dan level monster

Hal yang menjadi ciri khas game ini adalah perang antarbangsa dalam memperebutkan chip Holystone yang disebut Chip War (CW). Perang ini diadakan setiap 8 jam. Dalam CW, ketiga bangsa akan beradu strategi dalam menghancur-kan chip bangsa lain dan membawa chip tersebut ke pusat area tambang yang disebut Crag Mine (CM). Bangsa yang berhasil membawa chip ke

(4)

CM akan menguasai tambang mineral sampai

masa CW berikutnya. Dengan menguasai CM berarti bangsa pemenang akan berhak untuk melakukan penambangan mineral di CM. Hasil tambang tersebut akan dapat digunakan untuk membuat equipment dan juga meningkatkan atau meng-upgrade kekuatannya

Setiap bangsa dipimpin oleh seorang Race

Leader atau disebut Archon yang akan dipilih

tiap 7 hari. Pemain yang karakternya terpilih se-bagai Archon akan memiliki kekuatan tambahan dan kemampuan untuk menggunakan equipment khusus sebagai pemimpin bangsanya. Seorang

Archon akan memiliki hak untuk menentukan

pajak atas transaksi barang-barang yang dilaku-kan melalui lelang atau pasar. Selain itu Archon juga akan menerima uang dari bangsa yang ka-lah dalam CW. Archon bertugas untuk memimpin bangsanya dalam CW. Archon juga berhak untuk menentukan wakilnya yang disebut Consul de-ngan pembagian tugas khusus.

Selain adanya Archon, beberapa pemain juga dapat membuat kelompok kecil yang disebut

guild dipimpin oleh Guild Master. Dalam guild,

para pemain bisa melakukan berbagai macam kegiatan bersama-sama seperti leveling, berburu monster, menyelesaikan misi khusus, dan juga saling bertukar atau melakukan jual beli

equip-ment.

C. Character

Karakter dalam RF online terdiri atas 3 yaitu karakter pemain yang dibuat ketika memu-lai permainan, Non-Player Character (NPC) atau karakter pembantu yang tidak bisa di-mainkan dan yang ketiga adalah monster.

D. World Map

World map adalah peta di mana game

terse-but akan dimainkan. Pada umumnya world map terdiri atas beberapa bagian dan pe-main bisa berpindah-pindah dari map satu ke map lainnya tergantung ke giatan apa yang sedang pemain lakukan.

Game RF Online memiliki beberapa map yang dapat dimasuki seluruh bangsa dan menjadi tempat berperang serta map netral

dimana tiap bangsa dapat bertemu namun tidak dapat saling menyerang.

E. Item

Seperti umumnya terdapat dalam MMORPG lainnya, Item dalam RF online adalah ben-da-benda yang bisa pemain temukan selama bermain dalam dunia nya. Item tersebut bisa berupa baju, senjata, atau benda-benda lain yang bisa membantu karakter dalam game.

Item bisa diupgrade dengan persyaratan

ter-tentu. Misalnya senjata di-upgrade agar men-jadi lebih kuat.

F. Skill

Skill atau kemampuan khusus tiap karakter.

masing-masing bangsa memiliki skill yang berbeda-beda juga. Ada skill dasar yang didapat sejak karakter pemain mulai dibuat dan ada juga skill lanjutan yang baru bisa pemain peroleh setelah mereka melewati ta-hap-tahap latihan atau setelah mereka men-capai level tertentu.

G. Quest/Mission

Quest adalah misi-misi yang harus

dikerja-kan pemain selama dalam game. Ada quest yang harus dilakukan untuk menaik kan le-vel karakter, ada juga quest yang harus di-kerjakan bersama-sama dengan pemain lain.

Masing-masing karakter memiliki level dan skill yang akan semakin meningkat apa-bila menyelesaikan quest atau meng alahkan monster dalam jumlah tertentu.

Setiap menyelesaikan Quest pemain akan mendapatkan hadiah atau reward. Reward bisa berupa tambahan EXP, tambahan skill

points dan item langka. Jenis Quest yang lebih

banyak dicari adalah Quest yang memberi-kan item langka sebagai hadiahnya.

H. Trade/Ekonomi

Sistem trade atau pertukaran item dalam game hampir sama dengan perdagangan di dunia nyata. Antar pemain bisa berjual beli apapun dalam game berupa barang mau-pun jasa.Untuk perdagangan ini biasanya masing-masing game memiliki satuan mata uang tertentu.

(5)

Pembahasan

I. Elemen Penarik Minat

Sisi menarik dalam RF online seperti halnya game MMORPG lainnya lebih menekankan pada interaksi antar satu pemain dengan pemain lainnya. Bentuk interaksi yang ada juga dapat ditemukan dalam kehidupan sehari-hari seperti pembagian tugas sesuai dengan job karakter dalam menyelesaikan misi untuk meningkatkan level maupun dalam berperang dengan bangsa lain.

Game-play yang digunakan dalam game RF

on-line juga sangat sederhana dimana pemain cukup mengalahkan monster dalam jumlah tertentu untuk meningkatkan levelnya. Tantangan dalam meningkatkan level ada-lah target jumada-lah monster yang harus dikaada-lah- dikalah-kan sangat banyak. Di level awal jumlahnya masih bisa belasan atau puluhan, akan tetapi di level tinggi bisa mencapai ratusan. Banyak pe-main yang berpikir semakin tinggi level karak-ter maka akan semakin mudah untuk mengalah-kan monster, tetapi ternyata untuk tetap bisa mening katkan level karakter mereka juga harus mengalahkan monster yang levelnya lebih tinggi juga dalam jumlah yang jauh lebih banyak. Se-hingga kalau di level-level awal pemain hanya butuh satu hari untuk naik 10 level, di level ting-gi pemain bisa saja menghabiskan berhari-hari bahkan berminggu-minggu untuk naik 1 level.

Sistem leveling demikianlah yang membuat RF online jadi menarik. Dengan bentuk per-mainan yang hanya ‘hack & slash + skill’ tidak menuntut keterampilan khusus dari pemain. Yang harus dilakukan pemain hanyalah me-ngulang-ulang proses bermain yang sama yaitu kombinasi gerak dan serangan. Hanya saja makin tinggi level monster yang harus dihada-pi, waktu yang dibutuhkan semakin lama dan pengulangan prosesnya lebih banyak. Selain itu untuk beberapa quest yang harus dilakukan bersama dengan pemain lain, yang dibutuhkan adalah komunikasi, koordinasi dan strategi ber-main bersama.

Sebagaimana sifat alami dari manusia yang selalu ingin meningkatkan dirinya, sistem

lev-eling dalam RF online adalah salah satu alasan

munculnya efek kecanduan dari pemain. Pengu-langan-pengulangan proses dalam bermain RF online memberikan rasa penasaran kepada pe-main. Peningkatan level kesulitan yang sedikit demi sedikit membuat pemain tidak sadar bah-wa semakin lama mereka bermain maka tubuh mereka akan semakin terbiasa mengulang-ulang proses bermainnya. Dan ketika pengulangan ini sudah mencapai tingkat tertentu maka pemain akan masuk ke tahap kecanduan yang sulit un-tuk berhenti dari bermain game.

Daya tarik lain dari RF online adalah ke-mampuan untuk meng-upgrade. Upgrade bisa dilakukan pada hampir semua elemen yang terdapat pada karakter pemain. Leveling karak-ter adalah salah satunya. Hal lain adalah

meng-upgrade item yang dimiliki karakter pemain. Item-item ini sebenarnya bisa saja didapat

den-gan mudah yaitu denden-gan membeli pada NPC yang tersebar di setiap World Map dalam game. Akan tetapi pada umumnya pengembang game membuat satu sistem reward bagi pemain ketika mereka menyelesaikan suatu misi atau berha-sil mengalahkan monster maka mereka akan mendapatkan item tertentu yang disebut drop

item. Drop item ini bisa berupa macam-macam

pakaian, senjata atau benda pendukung yang bisa menigkatkan performa karakter pemain.

Ada juga item biasa yang sebenarnya sama dengan item yang bisa dibeli di NPC tetapi memiliki kelebihan khusus misalnya senjata dengan kekuatan yang dua kali lipat lebih besar atau baju yang lebih kuat. Akan tetapi item-item seperti itu biasanya memiliki kemungkinan yang kecil dan sangat jarang diperoleh sehingga bisa disebut sebagai rare item.

Upgrade barang juga bukan hal yang mudah

untuk dilakukan. Sistem upgrade dalam game biasanya memberikan syarat kepada pemain untuk mengumpulkan beberapa buah item yang harus digabungkan ketika akan melakukan pro-ses upgrade. Ketika semua barang sudah lengkap pun tidak menjamin 100% proses upgrade akan berhasil. Dan bila gagal ada kemungkinan

(6)

ben-Gambar 3 Sistem upgrade dalam RF Online

Item-item yang termasuk rare item tersebut

sangat dicari oleh para pemain RF online, ka-rena selain akan membantu meningkatkan ke-mampuan skill karakter juga sangat berguna ketika dipakai untuk mengalahkan monster, ber-tarung, atau menyelesaikan misi. Sebagai contoh satu karakter yang menggunakan senjata pedang level 10 standar butuh 10 kali menyerang untuk mengalahkan monster. Bila satu serangan meng-habiskan 1 detik maka untuk mengalahkan 100 monster maka akan butuh waktu sekitar lebih dari 16 menit. Sedangkan bila menggunakan senjata level 10 jenis rare item waktu yang dibu-tuhkan bisa jadi hanya setengahnya.

Kecepatan pemain dalam mengalahkan monster dan menyelesaikan misi adalah hal yang sangat diperhatikan oleh developer game. Bagi pengelola RF online, semakin lama se-orang pemain memainkan game mereka berarti semakin sukses game tersebut di pasaran. Arti-nya semakin lama pemain bermain maka akan semakin besar pula pendapatan pengelola RF online. Karena itu untuk setiap tahap pemain akan mendapatkan fasilitas-fasilitas yang mem-bat mereka merasa ‘nyaman’ dalam bermain dan menjadi terikat dengan gamenya.

Fasilitas di sini tidak bicara tentang ruang-an yruang-ang nyamruang-an atau komputer yruang-ang cruang-anggih

tetapi fasilitas berupa kemudahan-kemudahan dalam bermain game. Misalnya untuk level-level pemain akan sangat mudah meningkatkan levelnya. Semakin tinggi akan semakin sulit naik tetapi pemain akan mendapatkan item-item atau bonus fasilitas lain yang akan mempermudah pemain untuk meningkatkan level. Fasilitas bisa juga berupa paket khusus atau benbenda da-lam game akan tetapi untuk mendapatkannya pemain harus membeli dengan voucher khusus yang dijual oleh pengelola RF Online.

Contoh kasusnya dalam game RF Online, lyto sebagai pemegang lisensi game tersebut di Indonesia menjual voucher yang dapat memban-tu pemain mendapatkan kecepatan naik level 2 kali lebih cepat dan memperoleh drop item 2 kali lebih banyak. Voucher ini tidak dijual dalam game tetapi dijual dalam arti sebenarnya yaitu bisa dibeli dengan uang asli melalui agen-agen khusus.

Bagi pemain, biaya yang harus mereka ke-luarkan berarti sebanding dengan lama mereka bermain dan kepuasan yang diperoleh. Kepuas-an pemain bisa diukur berdasarkKepuas-an kecepat-an mencapai level, kemampukecepat-an mereka dalam game, dan juga besarnya biaya yang mereka keluarkan selama bermain. Umumnya pemain ingin mencapai level yang tinggi dalam waktu lebih cepat karena dengan mereka bermain lebih cepat berarti biaya yang harus mereka keluar-kan juga lebih sedikit. Strategi pengelola game dengan menjual voucher-voucher tersebut seolah-olah memenuhi permintaan para pemain game. Akan tetapi sebenarnya hal itu tidak mungkin terjadi. Pemain berpikir dengan membeli vouch-er tvouch-ersebut mvouch-ereka mendapatkan keuntungan bisa menghemat waktu dan juga biaya, tetapi ke-nyataannya yang pemain dapatkan sebenarnya hanya salah satu dari keduanya yaitu waktu. Hal ini bisa terjadi karena sebenarnya pemain sudah membayar di muka untuk pengalaman bermain yang sebenarnya baru mereka dapatkan di masa depannya.

Berkaitan dengan fenomena perdagangan benda virtual dalam RF Online, strategi pen-jualan voucher seperti tersebut di atas adalah da-benda tersebut akan rusak atau hilang sama

sekali. Sistem ini juga menyebabkan item-item hasil upgrade juga tergolong sebagai rare item.

(7)

salah satu bentuk perdagangan benda virtual yang dilakukan antara pengelola RF online de-ngan pemain gamenya. Yang dijual dalam tran-saksi ini sebenarnya adalah sesuatu yang tidak nyata dan hanya terdapat dalam game yang bisa juga termasuk kategori jasa atau dalam contoh kasus di atas pengelola RF online menjual jasa mereka untuk memberikan hak kepada pemain untuk bisa mendapatkan fasilitas-fasilitas yang terdapat dalam game yang mereka mainkan. Akan tetapi bagi pemain ketika mereka menda-patkan sebuah fasilitas yang akhirnya bisa me-reka bawa ke dalam permainan dalam bentuk ‘item’ atau ‘skill’ maka mereka sudah mendapat-kan sebuah ‘barang’.

Perdagangan jenis seperti dibahas di atas ter-masuk dalam kategori legal karena telah diinfor-masikan secara terbuka kepada semua kalang an pemain game dan menggunakan media-media informasi publik. Akan tetapi ada juga jenis per-dagangan virtual yang sebenarnya termasuk da-lam kategori ilegal. Perdagangan ilegal dada-lam RF online terjadi bila pemain memperjualkan barang atau jasa dalam game dengan menggu-nakan uang nyata. Munculnya fenomena perda-gangan virtual ini berkaitan langsung dengan sistem dalam gamenya sendiri.

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, dalam game pemain bisa menemukan benda-benda rare atau langka yang sangat berguna. Pemain bisa mentransaksikan item-item tersebut dengan bentuk virtual yang artinya transaksi ini hanya terjadi dalam game dalam game saja. Akan tetapi ada juga pemain baik secara per-orangan maupun kelompok yang memperjual-belikan benda-benda tersebut menggunakan mata uang nyata.

J. Pengaruh Sistem Game Terhadap Pemain

Sistem game membuat seorang pemain sangat sulit untuk memperoleh rare item sehingga untuk bisa memperbesar peluang mendapatkannya mereka harus bermain dalam waktu yang lebih lama yang berarti mereka harus membayar lebih besar. Un-tuk satu jenis barang kemungkinannya bisa

mencapai 1:200, artinya untuk mendapatkan 1 item tiap pemain harus bersaing dengan 200 pemain lainnya. Probabilitas ini dapat berubah secara acak. Dan probabilitas ini sifatnya hampir sama dengan perjudian. Se-mentara sebagian pemain kesulitan menda-patkan item tersebut, ada pemain lain yang justru beruntung bisa mendapatkannya. Karena perbedaan tersebut, ketika satu pe-main mendapatkan item tertentu maka item terse-but biasanya memiliki nilai jual tinggi. Di sinilah pemain memiliki kesempatan untuk menjual

item yang diperolehnya dalam game. Bisa saja

dijual dengan mata uang game atau ditukarkan dengan item lain dalam game atau diperjualbeli-kan dalam mata uang asli.

Selain memperjualbelikan item ada juga yang memperdagangkan mata uang game. Da-lam game pada umumnya mata uang ada dua macam, yang pertama adalah mata uang biasa contohnya dalam game RF online mengguna-kan satuan CP, Dallant, dan Disena. Mata uang jenis ini paling banyak digunakan untuk berjual beli item seperti senjata, baju atau item pendu-kung lain. Jenis lain mata uangnya adalah gold atau emas. Nilai gold lebih tinggi dari mata uang biasa dan hanya digunakan untuk membeli atau menjual item-item khusus. Mata uang biasa bisa ditukarkan menjadi gold maupun sebaiknya dengan nilai tukar tertentu yang dapat berubah-ubah sesuai kondisi perekonomian dalam game. Mata uang virtual ini memiliki nilai jual ka rena seorang pemain bisa menghabiskan banyak waktu untuk memperolehnya.

Contohnya suatu ketika seorang pemain A ingin membeli item senilai 1 juta mata uang bangsanya. Setiap pemain mengalahkan satu monster dia akan mendapatkan drop item senilai 10.000. Artinya untuk mendapatkan uang untuk membeli item tersebut, maka pemain harus me-ngalahkan 100 monster. Sedangkan di saat ber-samaan ada pemain B dalam server yang sama memiliki uang senilai 1 juta dan bersedia men-jual kepada pemain A asal mau menukarkannya dalam bentuk rupiah atau dollar. Bila pemain A

(8)

setuju maka mereka akan mengatur janji untuk bertemu di satu lokasi misalnya warnet dan ke-mudian terjadilah transaksi tersebut. transaksi ini bisa dilakukan secara tunai maupun non-tunai. Untuk server game lokal biasanya dilaku-kan secara tunai dan seringkali hanya terbatas di satu lingkungan tertentu misalnya di satu kota atau di satu kampus yang sama.

obyek lain yang bisa diperjualbelikan ada-lah karakter atau ID/avatar pemain. Seperti te-lah dibahas sebelumnya, untuk mencapai level karakter tertentu dibutuhkan waktu yang sangat lama dan biaya yang banyak. Ada juga jenis pe-main yang sebagian besar kegiatan sehari-hari-nya adalah pemain game ‘profesional’. Pemain jenis ini bisa 24 jam online dan bermain game terus menerus. Biasanya mereka memiliki ke-terampilan tersendiri dalam bermain. Misalnya bisa mencari trik-trik untuk mempercepat

level-ling dan tahu bagaimana bisa memperoleh rare item dengan mudah. Bila pemain normal butuh

lebih dari 1 minggu untuk memcapai karakter level tinggi, pemain ‘profesional’ ini bisa saja hanya butuh 2-3 hari untuk mencapai level yang sama. Setelah karakter yang mereka mainkan mencapai level tertentu mereka bisa tawarkan untuk dijual kepada pemain lain dengan me-nyerahkan UserID dan password karakter. Jual beli karakter game ini biasanya dilakukan de-ngan menggunakan mata uang asli seperti ru-piah atau dollar. Karakter yang memiliki level tinggi, banyak skill dan rare item yang tersimpan dalam inventory-nya akan memiliki nilai jual yang semakin tinggi.

Bagi pembelinya satu karakter bisa memi-liki nilai tinggi karena dengan membeli karak-ter yang ‘sudah jadi’ maka mereka tidak perlu menghabiskan waktu lama untuk menaikkan level, dan setelah memiliki karakter level tinggi tersebut maka pemain bisa lebih kuat ketika ber-tarung dengan karakter lain dalam game. Hal ini mungkin terjadi karena salah satu kepuasan yang dicari oleh pemain adalah ketika mereka bisa mengadu kekuatan dan bisa mengalahkan pemain lainnya dalam game.

Ilustrasi-ilustrasi di atas adalah bentuk sederhana yang bisa terjadi dalam perdagangan

melalui RF online. Ada lagi fenomena yang lebih menarik dalam perdagangan benda virtual ini. Contohnya dapat kita temui pada game World of Warcraft (WoW) di server internasionalnya. Da-lam komunitas pemain WoW nilai gold bisa di-tukarkan dengan rupiah atau dollar yang sangat tinggi. Akan tetapi untuk bisa bermain di server internasional pemain harus membeli voucher langganannya senilai Rp. 250.000 sebulan.

Berdasarkan pengamatan penulis, di server internasional WoW 10 gold bisa setara dengan US $ 1. Sedangkan di server lokal nilainya bisa sekitar Rp. 5000,-/10 gold. Sehingga bila kita bermain di server internasional dengan menjual 1000 gold maka kita bisa mendapatkan sekitar US $100 atau hampir satu juta tupiah. Bagi seorang pemain profesional, mereka rata-rata hanya bu-tuh 3-4 hari untuk mendapatkan gold senilai tersebut. Sayangnya untuk pemain MMORPG di Indonesia belum semua bisa menikmati kesem-patan ini karena transaksi dalam game ini harus menggunakan kartu kredit karena melibatkan jaringan pemain internasional. Sedangkan bagi orang Indonesia, yang memiliki kartu kredit bi-asanya hanyalah kelompok menengah ke atas saja.

Hal ini yang ditangkap sebagai peluang bisnis oleh beberapa orang. Apabila ada orang yang memiliki sebuah rumah dan modal untuk membeli beberapa perangkat komputer lengkap de ngan koneksi internet serta bisa membeli be-berapa UserID untuk bermain WoW, maka dia sudah bisa membuat game center yang biasa di-sebut farming house atau FH. Kalau FH sudah siap maka pemilik modal bisa merekrut beberapa pe-main game ‘profesional’ yang tugasnya sehari-hari adalah bermain game di FH tersebut dengan jam kerja layaknya karyawan kantor profesional dan dengan target untuk mengumpulkan sejum-lah gold dalam waktu tertentu. Misalnya seorang pemain ditargetkan untuk mengumpulkan 2000 gold dalam sau minggu oleh pemilik FH. Sete-lah terkumpul pemain harus menyerahkan gold tersebut ke inventori karakter pemilik FH un-tuk kemudian dijual ke pasar internasional oleh pemiik FH. Umumnya FH akan mengambil

(9)

20-30 % hasil penjualan gold tersebut sebagai biaya jasa. Sedangkan sisanya adalah upah kerja untuk pemainnya.

Sistem perdagangan seperti ini sebenarnya dilarang oleh para pengelola MMORPG karena membuka peluang terjadinya penipuan oleh para pelakunya. Beberapa pengelola MMoR-PG melarang keras transaksi item virtual de-ngan uang sungguhan. Bahkan Blizzard sebagai pemilik game WoW memberikan sanksi keras berupa ban atau pemblokiran ID dan IP address secara permanen kepada pemain yang tertang-kap melakukan transaksi ini. Akan tetapi hing-ga sekarang fenomena ini tetap saja terjadi di kalang an pemain MMORPG.

tingkat kejahatan melalui game saat ini sa-ngat tinggi. Ada kejahatan yang melibatkan uang virtual dalam game dan ada juga yang menggu-nakan uang sungguhan. Modus penipuannya ada beberapa cara. Yang pertama dan paling sederhana adalah dengan memalsukan

item-item yang akan ditransaksikan. Misalnya ketika

ditawarkan adalah item A dengan spesifikasi A, tetapi ketika ditransaksikan item tersbut diubah dengan item A dengan spesifikasi B yang kuali-tasnya lebih rendah dari harga jualnya. Penipuan seperti ini biasanya bisa dilakukan kepada Game

Master (GM) dan pelaku bisa di-ban akan dan

transaksi bisa dibatalkan. tetapi banyaknya ke-jadian seperti ini membuat pembatalan transaksi oleh GM tersbut tidak mungkin bisa selalu ter-jadi. Sehingga umumnya sanksi maksimal hanya

ban kepada pelaku penipuan.

Modus penipuan yang lebih bahaya lagi ada-lah bila transaksi dilakukan dengan mengguna-kan uang sungguhan. terutama bila pembayaran dilakukan dengan memakai kartu kredit. Dalam dunia online saat ini istilah hacking atau

card-ing bukanlah hal yang ascard-ing lagi yaitu dengan

membajak atau menggunakan kartu kredit

mi-lik orang lain untuk melakukan transaksi online. Metode ini juga sering dilakukan untuk melaku-kan transaksi benda virtual dalam MMORPG dengan korban kejahatan bisa menimpa pemilik kartu kredit manapun. Bentuk kejahatan ini su-dah termasuk dalam cyber crime yang susu-dah me-libatkan jaringan inernasional yang sangat luas. Sanksi untuk pelaku cyber crime ini bisa berupa hukuman pidana dan hukumannya bisa sangat berat.

Kesimpulan

Perdagangan benda virtual dalam MMORPG seperti RF online sisi lain yang turut berkem-bang seiring dengan semakin menjamurnya game-game online. Di satu sisi hal ini menjadi nilai tambah karena memberikan peluang usaha baru, akan tetapi di sisi lain juga mendatangkan ancaman bagi pemain MMORPG karena adanya celah dalam peraturan yang tidak didukung oleh program dalam gamenya sendiri. Pengelola dan

publisher MMORPG berperan dalam menangani

lalu lintas perdagangan benda virtual ini agar tidak merugikan pengguna. Sedangkan bagi de-veloper MMORPG harus mempertimbangkan bagaimana sistem dalam game dapat memberi-kan kesempatan bagi pengguna untuk bertran-saksi secara aman.

Daftar Pustaka

Adams, E. (2003). Break Into The Game Industry. California: McGraw-Hill.

Meigs, t. (2003). Ultimate Game Design. Califor-nia: McGraw-Hill/Osborne.

Mulligan, J., & Patrovsky, B. (2003). Developing

Online Games: An Insider’s Guide . USA: New

Riders Publishing. .

Gambar

Gambar 1 Ras dalam game Rising Force Online
Gambar 3 Sistem upgrade dalam RF Online

Referensi

Dokumen terkait

Pada Gambar 3.15 merupakan alur pergerakan pemanggilan robot yang berkomunikasi menggunakan modul Xbee dengan mengirimkan sebuah character untuk identitas posisi meja yang memanggil

Pengunaan simbol merupakan cara yang relatif mudah untuk menyampaikan kesan atau pesan kepada orang yang melihatnya atau masyarakat luas, sehingga diharapkan dapat membentuk

Hasil pengolahan data uji penetrasi panas dengan metode formula (metode Ball) menunjukkan bahwa waktu yang dibutuhkan dalam proses sterilisasi sari tempe dalam kaleng hingga

MpM dari warna karang Wt mempunyai kapsul-kapsul yang lebih kecil dan tangkai-tangkai yang lebih pendek dibandingkan dengan kapsul-kapsul dan tangkai-tangkai yang

Dari perhitungan bilangan reynolds didapat nilai 3219414084,5, dengan hasil perhitungan tersebut lebih dari 4000 maka aliran yang terdapat pada jaket adalah aliran terbulen

Memahami perkembangan anal usia dini bagi orang tua, sejauh ini tidak sepenuhnya di pahami dengan benar oleh para orang tua, sehingga dianggap kebiasaan buruk itu adalah

Untuk itulah diperlukan Kepemimpinan Strategik Koperasi ( Cooperative Strategic Leadership ) untuk meramu dan meracik setiap potensi dari partisipasi yang diberikan dari setiap

Dalam Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif, yaitu menentukan pemicu biaya, mengelompokkan biaya, menghitung tarif dan menganalisis harga Tarif SPP dengan