• Tidak ada hasil yang ditemukan

TESIS. Oleh: Milsa Setiaputri Pembimbing: Ir. Yohanes L. Adianto, MT. Prof. Dr. - Ing. - habil. Andreas Wibowo

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "TESIS. Oleh: Milsa Setiaputri Pembimbing: Ir. Yohanes L. Adianto, MT. Prof. Dr. - Ing. - habil. Andreas Wibowo"

Copied!
26
0
0

Teks penuh

(1)

INVESTIGASI FAKTOR-FAKTOR YANG

MEMPENGARUHI PRODUKTIVITAS TENAGA

KERJA PADA PROYEK KONSTRUKSI JALAN

(STUDI KASUS PEMBANGUNAN JALAN BEBAS

HAMBATAN CISUMDAWU)

TESIS

Oleh: Milsa Setiaputri 2012831035 Pembimbing:

Ir. Yohanes L. Adianto, MT. Prof. Dr. - Ing. - habil. Andreas Wibowo

PROGRAM MAGISTER TEKNIK SIPIL

KONSENTRASI MANAJEMEN PROYEK KONSTRUKSI KERJASAMA

PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN SUMBER DAYA AIR DAN KONSTRUKSI

BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN

PERUMAHAN RAKYAT DENGAN

SEKOLAH PASCASARJANA

UNIVERSITAS KATOLIK PARAHYANGAN BANDUNG

(2)

HALAMAN PENGESAHAN

INVESTIGASI FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI

PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA PADA

PROYEK KONSTRUKSI JALAN

(STUDI KASUS PEMBANGUNAN JALAN BEBAS

HAMBATAN CISUMDAWU)

Oleh:

Milsa Setiaputri 2012831035

Disetujui Untuk Diajukan Ujian Sidang pada Hari/Tanggal : Sabtu, 21 Januari 2017

Pembimbing:

Ir. Yohanes L. Adianto, MT.

Prof. Dr. - Ing. - habil. Andreas Wibowo

PROGRAM MAGISTER TEKNIK SIPIL

KONSENTRASI MANAJEMEN PROYEK KONSTRUKSI KERJASAMA

PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN SUMBER DAYA AIR DAN KONSTRUKSI

BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN

PERUMAHAN RAKYAT DENGAN

SEKOLAH PASCASARJANA

UNIVERSITAS KATOLIK PARAHYANGAN BANDUNG

(3)

LEMBAR PENGUJI

SIDANG UJIAN TESIS

Sabtu, 21 Januari 2017

Oleh:

Milsa Setiaputri 2012831035

PERSETUJUAN TESIS

1. Ir. Yohanes L. Adianto, MT.

Pembimbing ...

2. Prof. Dr. - Ing. - habil. Andreas Wibowo

Pembimbing ...

3. Dr. Ir. Anton Soekiman, MT., M.Sc.

Penguji ...

4. Amir Hamzah, ST., MT.

Penguji ...

PROGRAM MAGISTER TEKNIK SIPIL

KONSENTRASI MANAJEMEN PROYEK KONSTRUKSI KERJASAMA

PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN SUMBER DAYA AIR DAN KONSTRUKSI

BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN

PERUMAHAN RAKYAT DENGAN

SEKOLAH PASCASARJANA

UNIVERSITAS KATOLIK PARAHYANGAN BANDUNG

(4)

PERNYATAAN

Yang bertanda tangan di bawah ini, saya dengan data diri sebagai berikut :

Nama : Milsa Setiaputri

Nomor Pokok Mahasiswa : 2012831035

Program Studi : Manajemen Proyek Konstruksi Program Pascasarjana

Universitas Katolik Parahyangan Menyatakan bahwa Tesis dengan judul :

INVESTIGASI FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA PADA

PROYEK KONSTRUKSI JALAN

(STUDI KASUS PEMBANGUNAN JALAN BEBAS HAMBATAN CISUMDAWU)

Adalah benar-benar karya saya sendiri di bawah bimbingan Pembimbing, dan saya tidak melakukan penjiplakan atau pengutipan dengan cara-cara yang tidak sesuai dengan etika keilmuwan yang berlaku dalam masyarakat keilmuan.

Apabila kemudian hari ditemukan adanya pelanggaran terhadap etika keilmuwan dalam karya saya, atau jika ada tuntutan formal atau non formal dari pihak lain berkaitan dengan keaslian karya saya ini, saya siap menanggung segala risiko, akibat dan/atau sanksi yang dijatuhkan kepada saya, termasuk pembatalan gelar akademik yang saya peroleh dari Universitas Katolik Parahyangan.

Dinyatakan : di Bandung Tanggal : 17 Januari 2017

(5)

INVESTIGASI FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA PADA PROYEK KONSTRUKSI JALAN

(STUDI KASUS PEMBANGUNAN JALAN BEBAS HAMBATAN CISUMDAWU)

Milsa Setiaputri (NPM : 2012831035) Pembimbing I: Ir. Yohanes L. Adianto, MT. Pembimbing II: Prof. Dr. - Ing. - habil. Andreas Wibowo

Magister Teknik Sipil Manajemen Proyek Konstruksi

Bandung Januari 2017

ABSTRAK

Kondisi tenaga kerja di Indonesia saat ini belum memadai, padahal Pemerintah memprioritaskan pembangunan infrastruktur jalan serta menuntut para kontraktor Indonesia berpartisipasi lebih aktif dan mampu bersaing akibat berlakunya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Produktivitas tenaga kerja tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor, khususnya di bidang konstruksi.

Adapun tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi faktor dominan yang mempengaruhi produktivitas tenaga kerja dengan studi kasus pada proyek Pembangunan Jalan Bebas Hambatan Cisumdawu Phase 1. Responden penelitian ini adalah mandor dan tukang dengan instrumen wawancara terbuka dan distribusi kuesioner.

Berdasarkan pengumpulan data, diperoleh 96 kuesioner dan 31 variabel yang layak untuk dianalisis. Dari hasil analisis faktor diperoleh sembilan kelompok faktor baru, kemudian diperingkatkan untuk mencari faktor dominan. Peringkat faktor dilakukan dengan analisis regresi linier berganda sehingga diperoleh tiga faktor dominan dengan urutan sebagai berikut: 1) Faktor Internal Pekerja dan Teknis Lapangan; 2) Faktor Sistem Insentif; dan 3) Faktor Reward and Punishment. Selanjutnya diberikan rekomendasi terhadap ketiga faktor dominan tersebut sebagai upaya untuk meningkatkan produktivitas tenaga kerja pada proyek konstruksi di masa mendatang.

(6)

FACTORS INVESTIGATION THAT AFFECTING LABOR PRODUCTIVITY ON ROAD CONSTRUCTION PROJECT

(CASE STUDY PEMBANGUNAN JALAN BEBAS HAMBATAN CISUMDAWU)

Milsa Setiaputri (NPM : 2012831035) Adviser I: Ir. Yohanes L. Adianto, MT. Adviser II: Prof. Dr. - Ing. - habil. Andreas Wibowo

Magister of Civil Engineering Construction Project Management

Bandung January 2017

ABSTRACT

Currently labor conditions in Indonesia is insufficient, whereas government prioritizes the development of road infrastructure as well as demanding Indonesian contractors to participate more effectively and be able to compete due to the entry into force of the ASEAN Economic Community (AEC). Labor productivity is influenced by various factors, especially in the construction field.

The purpose of this study is to identify the dominant factors affecting labor productivity with a case study on Highways Development Project Phase 1. Cisumdawu respondents are foremen and builders with the instrument open interviews and questionnaires distribution.

Based on data collection, obtained 96 questionnaires and 31 variables that deserve to be analyzed. From the results of the factor analysis obtained nine new factor groups, then graded to find the dominant factor. Ranked factor is done by multiple linear regression analysis in order to obtain the three dominant factors in the following order: 1) Internal factors Workers and Technical Fields; 2) Factors Incentive System; and 3) Factors Reward and Punishment. Furthermore, given the recommendation to the three dominant factors such as efforts to improve labor productivity in construction projects in the future.

(7)

i

KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis sampaikan kepada Allah SWT karena atas berkat dan rahmat– Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan Tesis dengan judul Investigasi Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Produktivitas Tenaga Kerja Pada Proyek Konstruksi Jalan (Studi Kasus Pembangunan Jalan Bebas Hambatan Cisumdawu). Tesis ini merupakan tugas akhir pada Program Pascasarjana, Magister Teknik Sipil Konsentrasi Manajemen Proyek Konstruksi Universitas Katolik Parahyangan Bandung.

Pada kesempatan ini penulis menyampaikan rasa hormat dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang membantu dalam penulisan tesis ini:

1. Bapak Dr. Ir. Anton Soekiman, MT., M.Sc. selaku Kepala Program Studi Teknik Sipil Program Pascasarjana Universitas Katolik Parahyangan Bandung atas segala dukungannya;

2. Bapak Ir. Yohanes L. Adianto, MT. dan Bapak Prof. Dr. -Ing. -habil. Andreas Wibowo selaku dosen pembimbing, atas kesediaannya memberikan bimbingan, arahan dan waktu yang telah diluangkan untuk membimbing penulis mulai dari menulis sampai tesis ini diujikan;

3. Bapak Amir Hamzah, ST., MT. selaku pembahas dan penguji yang memberikan masukan dan saran;

4. Seluruh Dosen Pascasarjana Bidang Manajemen Proyek Konstruksi Universitas Katolik Parahyangan Bandung atas ilmu yang telah diberikan;

(8)

ii

5. Pimpinan dan staf Pusat Pendidikan dan Pelatihan Sekretariat Jenderal Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, yang telah memberikan kesempatan kepada penulis untuk mengikuti studi;

6. Seluruh Pimpinan dan Staf Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Bebas Hambatan Cisumdawu yang telah membantu dan memberikan dukungan kepada penulis dalam menyelesaikan tesis ini;

7. Pihak BBPJN IV Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat yang telah memberikan ijin bagi penulis untuk mengikuti studi;

8. Seluruh keluargaku tercinta, terutama Ibunda Erni Malia Dewi dan Ayahanda Dedy Setiawan, atas segala doa dan dukungan yang tak terkira bagi penulis; 9. Suamiku RPM Prima Dewantara dan anakku tercinta RPM Erzi Narendra

Dewantara atas cinta dan pengertiannya yang selalu menjadi penyemangat; 10. Rekan-rekan seperjuangan karyasiswa Manajemen Proyek Konstruksi 2012

atas kerjasama dan dukungannya selama ini;

11. Segenap pimpinan dan staf Program Pascasarjana Universitas Katolik Parahyangan Bandung atas dedikasi dan bantuan yang diberikan;

12. Semua pihak yang telah memberikan bantuan dan perhatiannya dalam penyelesaian tesis ini yang tidak dapat penulis sebutkan satu per satu.

Akhir kata, penulis berharap tesis ini dapat memberikan manfaat bagi kita semua terutama yang terkait dalam bidang konstruksi.

Bandung, Januari 2017

(9)

iii

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL HALAMAN PENGESAHAN LEMBAR PENGUJI PERNYATAAN ABSTRAK ABSTRACT KATA PENGANTAR ... i

DAFTAR ISI ... iii

DAFTAR GAMBAR ... vi

DAFTAR TABEL ... vii

DAFTAR NOTASI DAN SINGKATAN ... ix

DAFTAR LAMPIRAN ... xi

DAFTAR RUMUS ... xii

BAB 1 PENDAHULUAN ... 1

1.1 Latar Belakang ... 1

1.2 Rumusan Masalah ... 5

1.3 Tujuan dan Manfaat Penelitian ... 5

1.4 Batasan Masalah ... 6

1.5 Signifikansi Penelitian ... 6

1.6 Sistematika Penulisan ... 7

BAB 2 STUDI LITERATUR ... 9

(10)

iv

2.1.1 Pengertian Produktivitas ... 9

2.1.2 Konsep Dasar Produktivitas ... 12

2.1.3 Unsur-Unsur Produktivitas ... 12

2.2 Tenaga Kerja Konstruksi ... 13

2.3 Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Produktivitas Tenaga Kerja ... 15

2.4 Upaya Meningkatkan Produktivitas ... 23

2.5 Temuan dan Kesimpulan Penelitian Terdahulu... 27

BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN ... 29

3.1 Pendahuluan ... 29

3.2 Kerangka Pemikiran ... 29

3.3 Gambaran Umum Proyek ... 31

3.4 Subyek Penelitian ... 35

3.5 Statistik dalam Penelitian ... 35

3.5.1 Populasi dan Sampel ... 35

3.5.2 Teknik Analisis Data ... 36

3.6 Identifikasi Variabel Penelitian ... 38

3.7 Skala Pengukuran dan Instrumen Penelitian ... 42

3.8 Uji Validitas dan Reliabilitas ... 43

3.9 Pengolahan Data ... 45

3.10 Pembahasan ... 48

BAB 4 ANALISIS DAN PEMBAHASAN ... 49

4.1 Pengumpulan Data ... 49

4.2 Deskripsi Data Umum Responden ... 50

(11)

v

4.3.1 Uji Validitas ... 54

4.3.2 Uji Reliabilitas ... 54

4.4 Analisis Faktor ... 55

4.4.1 Perhitungan Semua Matriks Korelasi ... 55

4.4.2 Ekstraksi dan Rotasi Faktor ... 56

4.4.3 Pemberian Nama Faktor ... 58

4.5 Analisis Regresi Linier Berganda ... 59

4.6 Analisis Regresi Linier Berganda Tanpa X35 ... 62

4.7 Peringkat Faktor ... 63

4.7.1 Internal Pekerja dan Teknis Lapangan ... 64

4.7.2 Sistem Insentif ... 66

4.7.3 Reward and Punishment ... 66

4.8 Perbandingan Dengan Penelitian Sebelumnya ... 67

BAB 5 KESIMPULAN DAN SARAN ... 70

5.1 Kesimpulan ... 70

5.2 Saran ... 71 DAFTAR PUSTAKA

(12)

vi

DAFTAR GAMBAR

Gambar 1.1 Jumlah Tenaga Kerja Per Sektor Tahun 2015 ... 3

Gambar 3.1 Diagram Alir Penelitian ... 30

Gambar 3.2 Peta Jalan Tol Cisumdawu dan BIJB Kertajati ... 32

Gambar 3.3 Peta Pembangunan Jalan Tol Cisumdawu ... 33

Gambar 3.4 Pelaksanaan Jalan Tol Cisumdawu Seksi II ... 34

Gambar 3.5 Dokumentasi Jalan Tol Cisumdawu Seksi II Phase 1 ... 34

Gambar 3.6 Model Analisis Regresi Linier Berganda ... 42

Gambar 4.1 Persentase Perusahaan Responden ... 51

Gambar 4.2 Persentase Jabatan Responden ... 51

Gambar 4.3 Persentase Usia Responden ... 52

Gambar 4.4 Persentase Pengalaman Kerja Responden ... 53

Gambar 4.5 Persentase Pendidikan Responden ... 53

(13)

vii

DAFTAR TABEL

Tabel 1.1 Kinerja Infrastruktur Jalan di Indonesia dan Beberapa Negara Lainnya

... 2

Tabel 2.1 Definisi Produktivitas ... 9

Tabel 2.3 Kajian Literatur Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produktivitas Tenaga Kerja Konstruksi ... 16

Tabel 2.4 Peringkat Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produktivitas Tenaga Kerja Konstruksi pada Penelitian Sebelumnya ... 28

Tabel 3.1 Pembagian Seksi Proyek Cisumdawu ... 32

Tabel 3.2 Kontraktor Proyek ... 35

Tabel 3.3 Perbedaan Metode Kuantitatif dan Kualitatif ... 37

Tabel 3.4 Responden Wawancara ... 38

Tabel 3.5 Variabel-Variabel Penelitian ... 39

Tabel 3.6 Pengukuran Skala Likert ... 43

Tabel 4.1 Rincian Pengumpulan Kuesioner ... 50

Tabel 4.2 Jumlah Responden Berdasarkan Perusahaan ... 50

Tabel 4.3 Jumlah Responden Berdasarkan Rentang Usia ... 52

Tabel 4.4 Jumlah Responden Berdasarkan Pengalaman Kerja ... 52

Tabel 4.5 Jumlah Responden Berdasarkan Pendidikan... 53

Tabel 4.6 Ekstraksi dan Rotasi Faktor... 56

Tabel 4.7 Kelompok Faktor Baru ... 58

Tabel 4.8 Pedoman Interpretasi Nilai Adjusted R Square ... 60

(14)

viii

Tabel 4.10 Faktor Dominan... 63 Tabel 4.11 Peringkat Faktor Dominan Berdasarkan Nilai Koefisien Regresi

Berganda... 64 Tabel 4.12 Perbandingan Dengan Penelitian Sebelumnya ... 67 Tabel 4.13 Rekomendasi Terhadap Faktor Dominan Yang Mempengaruhi

Produktivitas Tenaga Kerja Pada Penelitian ini ... 69 Tabel 5.1 Peringkat Faktor Dominan ... 70

(15)

ix

DAFTAR NOTASI DAN SINGKATAN

Daftar Notasi

n ukuran sampel

N jumlah populasi

e persentase toleransi kesalaham dalam pengambilan sampel r11 reliabilitas instrumen

k banyaknya item pekerjaan Ʃσb2 jumlah varian butir

σ12 varian total

Y’ variabel dependen

a konstanta

df degree of freedom

Daftar Singkatan

AIC Anti Image Correlation

APBN Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara ASEAN Association of South-East Asian Nations

BIJB Bandara Internasional Jawa Barat BPS Badan Pusat Statistik

Cisumdawu Cileunyi – Sumedang – Dawuan

D3 Diploma 3

ILO International Labour Organization

(16)

x

KMO MSA Kaiser Meyer Olkin – Measures of Sampling Adequacy

LPJK Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi MCC Metallurgical Corporation of China Ltd.

MEA Masyarakat Ekonomi ASEAN

PUPR Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat SCG Shanghai Construction Group Ltd.

SD Sekolah Dasar

SMP Sekolah Menengah Pertama

SMA Sekolah Menengah Atas

SPSS Statistical Package for Social Sciences

WDI World Development Indicators

(17)

xi

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1 Kuesioner dan Pengumpulan Data Kuesioner Lampiran 2 Hasil Wawancara Awal

Lampiran 3 Data Umum Responden Lampiran 4 Hasil Analisis SPSS Lampiran 5 Nilai Rata-Rata Faktor (Z) Lampiran 6 Daftar Pekerja

(18)

xii

DAFTAR RUMUS

2.1 Persamaan Produktivitas 2.2 Konsep Dasar Produktivitas 3.1 Rumus Slovin

3.2 Sampel Minimum 3.3 Produk Momen Pearson 3.4 Rumus Alpha Cronbach’s

3.5 Persamaan Regresi Linier Berganda 4.1 Persamaan Hasil Analisis Regresi Awal 4.2 Persamaan Hasil Analisis Regresi Ulang

(19)

1

BAB 1

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Saat ini pembangunan infrastruktur di Indonesia berkembang pesat, khususnya di bidang konstruksi jalan. Infrastruktur jalan berperan sebagai penunjang konektivitas, memperlancar distribusi barang dan faktor produksi antardaerah serta mobilitas penduduk. Pemerintah memprioritaskan pembangunan infrastruktur jalan serta menuntut para kontraktor Indonesia berpartisipasi lebih aktif dan mampu bersaing dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Pembangunan infrastruktur merupakan bagian dari pekerjaan konstruksi yang memberikan kontribusi 50% dari pekerjaan konstruksi di Indonesia (Trigunarsyah et al., 2005).

Laporan Global Construction 2025 memproyeksikan pertumbuhan rata-rata sektor konstruksi Indonesia berkisar antara 6% dari tahun 2012 – 2025, dan dalam periode waktu yang sama akan naik lima peringkat dari posisi ke-10 menjadi ke-5 pasar konstruksi terbesar di dunia. Di balik perkembangan positif tersebut, sektor konstruksi Indonesia masih dihadapkan dengan tantangan besar yaitu mengembangkan tenaga kerja profesional. Berlakunya MEA pada Januari 2016 telah menciptakan peluang dan tantangan bagi industri konstruksi nasional agar dapat menguasai pasar konstruksi dalam negeri dan antar negara ASEAN lainnya. Pengembangan sumber daya manusia dan peningkatan standar-standar

(20)

2

konstruksi vital bagi perwujudan rencana pembangunan infrastruktur, mencapai target pertumbuhan ekonomi dan menghadapi integritas ekonomi, sehingga pengembangan tenaga kerja profesional konstruksi harus menjadi prioritas.1

Konstruksi merupakan sektor di mana penggunaan tenaga kerja cukup intensif (Jergeas et al., 2000). Berikut ini Tabel 1.1 yang menunjukkan kinerja infrastruktur jalan di Indonesia dan beberapa negara lainnya2.

Tabel 1.1 Kinerja Infrastruktur Jalan di Indonesia dan Beberapa Negara lainnya

Negara

Jalan Jaringan jalan

raya (km per 1000 penduduk)

Jalan aspal per jumlah tanah (km per sq ft) Fatalitas jalan per 100.000 orang Fatalitas per 100.000 kendaraan Australia 42,8 0,7 9,5 1,6 India 3,3 0,9 6,4 77,2 Filipina 2,6 0,8 0,9 2,9 Sri Lanka 5,3 10,4 11,4 30,6 Thailand 1,1 0,4 ... ... Indonesia 1,7 0,8 4,6 4,5 China 1,1 0,2 8,2 67,2 Vietnam 1,2 0,4 ... ... Malaysia 2,9 2,7 25,9 12,2 Singapura 0,8 306,6 ... ... Korea 1,9 3,8 17 6,7 Mongolia 20,5 0,1 13,1 44,9 Sumber: World Bank (2004)

Berdasarkan tabel tersebut, dapat dilihat bahwa jaringan jalan raya di Indonesia sebesar 1,7 km per 1000 penduduk tergolong lebih rendah dibanding Malaysia dan Filipina, serta tertinggal cukup jauh dengan Australia dan Mongolia, tetapi masih lebih tinggi dibanding China, Singapura dan beberapa negara Asia lainnya.

1 Bersumber dari artikel The Big 5 Construct Indonesia, Pengembangan Tenaga Kerja

Profesional Sektor Konstruksi Vital Bagi Perwujudan Rencana Pembangunan Infrastruktur dan Kesiapan Indonesia Hadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN, 2015.

(21)

3

Pasar konstruksi Indonesia merupakan salah satu pasar terbesar di kawasan ASEAN, namun tidak sebanding dengan jumlah tenaga kerja Indonesia di bidang konstruksi pada tahun 2015 yang hanya berjumlah sekitar 7,7 juta orang, di mana tenaga kerja terampil baru mencapai 1,8 juta orang. Tenaga kerja menjadi unsur penting dalam menentukan mutu dan keberlanjutan suatu proyek konstruksi sehingga kualitas tenaga kerja perlu ditingkatkan.

Berdasarkan data dari Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) per Juni 2015 yang memiliki sertifikat ahli sebanyak 96.511 pekerja, sedangkan yang memiliki sertifikat terampil sebanyak 218.487 pekerja. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) 2015, jumlah tenaga kerja per sektor menunjukkan bahwa penyerapan tenaga kerja di sektor konstruksi sangat minim dibandingkan dengan sektor pertanian (40,12 juta orang), sektor industri (16,38 juta orang), sektor perdagangan (26,65 juta orang) dan sektor jasa kemasyarakatan (19,41 juta orang) seperti ditunjukkan pada Gambar 1.1.

Sektor Penyerap Tenaga Kerja 2015 (Juta Orang) 40,12 16,38 7,72 26,65 5,19 3,65 19,41 1,73 P e rt an ia n In d u st ri Ko n st ru ks i P e rd ag an ga n Tr an sp o rt as i, P e rg u d an ga n d an Ko m u n ik as i Ke u an ga n Ja sa Ke m as ya ra ka ta n La in n ya

Sumber: Badan Pusat Statistik (2015)

(22)

4

Dari penjabaran di atas, dapat disimpulkan bahwa tenaga kerja konstruksi di Indonesia masih belum memadai. Tenaga kerja yang dimaksud berasal dari pihak Kontraktor sebagai Penyedia Jasa yang melaksanakan proyek di lapangan. Perencanaan dan pengendalian tenaga kerja yang baik akan meningkatkan kinerja dan produktivitas proyek, di mana hal tersebut dapat mengurangi risiko-risiko yang timbul dan mencapai tujuan proyek. Peningkatan produktivitas kerja hanya mungkin dilakukan oleh manusia (Siagian, 2002). Produktivitas menjadi salah satu ukuran perusahaan (proyek) untuk mencapai tujuannya yaitu biaya, mutu dan waktu pelaksanaan yang sesuai dengan rencana. Semakin tinggi produktivitas tenaga kerja, maka semakin tinggi pula probabilitas keberhasilan proyek yang dapat dicapai. Produktivitas tenaga kerja dipengaruhi oleh banyak faktor di mana faktor-faktor tersebut perlu diidentifikasi untuk mengetahui tingkat pengaruh dan rekomendasi yang dapat diberikan khususnya bagi proyek konstruksi jalan di Indonesia.

Studi mengenai produktivitas dalam sektor konstruksi akan digunakan dalam pengembangan metoda dan strategi dalam memperbaiki kinerja tenaga kerja, penetapan alokasi tenaga kerja dalam proyek konstruksi dan dasar perhitungan kontribusi komponen biaya tenaga kerja dalam biaya konstruksi (Trigunarsyah et al., 2005). Berdasarkan hasil studi literatur, ditemukan bahwa telah banyak kajian tentang produktivitas tetapi tidak spesifik mengenai hal – hal yang akan diteliti pada penelitian ini. Oleh karena itu, penulis tertarik untuk melakukan penelitian yang berjudul Investigasi Faktor-Faktor Yang

Mempengaruhi Produktivitas Tenaga Kerja Pada Proyek Konstruksi Jalan (Studi

(23)

5

1.2 Rumusan Masalah

Dari latar belakang yang telah diuraikan sebelumnya, perumusan masalah untuk penelitian ini adalah:

a. Apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas tenaga kerja pada proyek Pembangunan Jalan Bebas Hambatan Cisumdawu (Request

Question; RQ1).

b. Faktor-faktor manakah yang berpengaruh dominan terhadap produktivitas tenaga kerja pada proyek Pembangunan Jalan Bebas Hambatan Cisumdawu (RQ2).

c. Berdasarkan peringkat faktor-faktor tersebut, rekomendasi apa yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produktivitas tenaga kerja pada proyek konstruksi jalan (RQ3).

1.3 Tujuan dan Manfaat Penelitian

Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah sebagai berikut:

a. Menginvestigasi seberapa besar faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas tenaga kerja pada proyek Pembangunan Jalan Bebas Hambatan Cisumdawu.

b. Mengidentifikasi faktor dominan yang mempengaruhi produktivitas tenaga kerja pada proyek Pembangunan Jalan Bebas Hambatan Cisumdawu.

c. Memberikan rekomendasi untuk meningkatkan produktivitas tenaga kerja pada proyek konstruksi jalan lebih prioritas terhadap faktor-faktor dominan yang telah diidentifikasi.

(24)

6

Adapun manfaat penelitian ini secara umum yaitu memberikan gagasan atau usulan tindakan preventif untuk meminimalisir kendala yang terjadi pada proyek pembangunan infrastruktur jalan di Indonesia yang telah diidentifikasi.

1.4 Batasan Masalah

Pada penelitian ini diberikan batasan-batasan sebagai berikut:

a. Penelitian dilakukan terhadap proyek konstruksi jalan Pembangunan Jalan Bebas Hambatan Cisumdawu Phase 1 yang berada di Jawa Barat.

b. Data primer diperoleh dari hasil survey wawancara dan penyebaran kuesioner terhadap pekerja dari beberapa Kontraktor.

c. Wawancara awal dilakukan terhadap beberapa mandor, serta penyebaran kuesioner pada level mandor dan tukang, termasuk pembantu tukang (laden).

d. Kegiatan yang dianalisis hanya kegiatan di bawah pengawasan Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

1.5 Signifikansi Penelitian

Adapun signifikansi dalam penelitian ini yaitu:

a. Faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas tenaga kerja di bidang konstruksi jalan sangat berpengaruh terhadap keberhasilan proyek, namun tidak banyak penelitian yang sudah dilakukan mengenai hal tersebut. Oleh karena itu, peneliti merasa penting untuk melakukan penelitian ini karena kajian literatur sebelumnya masih terbatas (lihat Bab 2 subbab 2.5).

(25)

7

b. Proyek Pembangunan Jalan Bebas Hambatan Cisumdawu merupakan salah satu mega proyek yang saat ini sedang berlangsung dan menjadi sorotan pemerintah dalam upaya percepatan pembangunan infrastruktur jalan di Indonesia.

c. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam membuat kebijakan dan perkembangan ilmu pengetahuan dalam bidang konstruksi di Indonesia, khususnya dalam ranah konstruksi jalan Direktorat Jenderal Bina Marga di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

1.6 Sistematika Penulisan

Untuk lebih mengarahkan pembahasan, maka penelitian ini dibagi ke dalam lima bab yaitu sebagai berikut.

Bab 1 Pendahuluan

Bab ini diuraikan menjadi enam sub judul yaitu latar belakang, rumusan masalah, tujuan penelitian, batasan masalah, metodologi penelitian dan sistematika penulisan.

Bab 2 Studi Literatur

Bab ini berisi tentang kajian kepustakaan yang bersumber dari jurnal, laporan teknis, buku teks dan sumber lainnya yang relevan dengan produktivitas tenaga kerja pada proyek konstruksi jalan, serta beberapa teori/konsep hasil-hasil penelitian terdahulu yang relevan dengan penulisan penelitian, serta kondisi umum objek penelitian.

(26)

8

Bab 3 Metodologi Penelitian

Bab ini berisi tentang metodologi penelitian yang dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas tenaga kerja, serta kerangka berpikir penelitian dan perancangan penelitian berdasarkan data lapangan dan hasil diskusi dengan pihak-pihak terkait.

Bab 4 Analisis Data

Bab ini berisi pembahasan mengenai gambaran umum data, analisis data primer dan sekunder sesuai metode penelitian yang dilakukan, serta pembahasan hasil penelitian mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas tenaga kerja.

Bab 5 Kesimpulan dan Saran

Bab ini merupakan hasil akhir dari penelitian yang disusun berdasarkan hasil analisis dan pembahasan sehingga dapat dibuat suatu kesimpulan dan saran.

Gambar

Tabel 1.1 Kinerja Infrastruktur Jalan di Indonesia dan Beberapa Negara lainnya
Gambar 1.1 Jumlah Tenaga Kerja Per Sektor Tahun 2015

Referensi

Dokumen terkait

Untuk memilih supplier dan menentukan jumlah order pesanan bahan baku di setiap supplier dengan menggunakan analisa Taguchi Loss Function, Analytical Hierarchy Process (AHP),

Tujuan penelitian merancang dan membuat prototype sistem monitoring pengendalian level fluida pada tangki mixing menggunakan LabVIEW, sehingga kita dapat memonitoring

berbanding dengan CPU: ingatan dalaman, ingatan utama dan ingatan sekunder - Ingatan dalaman (internal memory) ialah daftar yang terdapat dalam CPU sama ada boleh dilihat

Sebagai salah satu negara berkembang, Indonesia pun menginginkan perubahan yang salah satunya adalanya terwujudnya kesejahteraan bagi seluruh masyarakat

penelitian ini diharapkan dapat dijadikan salah satu bahan masukan dalam memperdalam, mengembangkan dan menambah pengetahuan, khususnya dalam hal ini yang berhubungan dengan

Jika hasil pemeriksaan terhadap anak seperti ini:·Masih memiliki hambatan pada fungsi penglihatan meskipun telah dilakukan pengobatan misalnya dengan operasi dan

Akhirnya pada pertemuan kedua peneliti mendapat suatu gambaran, bahwa metode yang tepat digunakan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa terhadap mata pelajaran

Program studi Magister Manajemen Pendidikan Tinggi dalam kegiatan penelitiannya baik untuk dosen maupun mahasiswa, selalu mendasarkan diri pada agenda penelitian yang