• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II LANDASAN TEORI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB II LANDASAN TEORI"

Copied!
16
0
0

Teks penuh

(1)

5

BAB II

LANDASAN TEORI

2.1.Konsep Dasar Sistem

Di era globalisasi dan semakin meningkatnya sistem informasi perkembangan teknologi dan semakin jauhnya spesialisasi dalam perusahaan serta semakin banyaknya perusahaan-perusahaan yang menjadi besar, sehingga hampir semua perusahaan sudah dan mungkin wajib menggunakan sistem, baik sistem yang bersifat manual maupun yang sifatnya sudah terkomputerisasi, dengan demikian tidak heran kalau sistem itu sendiri banyak dipelajari dan dianalisa. Sistem secara umum dapat didefinisikan sebagai suatu totalitas himpunan bagian-bagian yang satu sama lain saling berhubungan sedemikian rupa sehingga menjadi satu kesatuan yang terpadu untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Sistem merupakan bagian terpenting dalam perkembangan ilmu pengtahuan sehingga banyak para ahli mengalihkan perhatian kepada pembelajaran mengenai sistem.

2.1.1. Pengertian Sistem

Sistem dapat diartikan sebagai suatu kumpulan atau himpunan dari unsur, komponen atsau variabel-variabel yang terorganisir, saling berinteraksi, saling ketergantungan satu sama lainnya dan terpadu. Sistem juga merupakan suatu kesatuan yang terdiri dari dua atau lebih komponen atau subsistem yang berinteraksi untuk mencapai tujuan. Ada beberapa pakar yang berlainan pendapat dalam mendefinisikan suatu sistem namun tetap pada satu tujuan.

(2)

5 2.1.9. Siklus Akuntansi

Menurut Herry dalam bukunya yang berjudul “Pengantar akuntansi 1” (2012:72),”siklus akuntansi merupakan seluruh data transaksi yang telah tercatat dalam jurnal lalu akan dipindah-bukukan (diposting) ke dalam buku besar sesuai dengan klasifikasi masing-masing akun terkait”.

Dibawah ini menjelaskan tahapan-tahapan dalam proses penyelesaian siklus akuntansi,tahapan-tahapan dalam siklus akuntansi dapat diurutkan sebagai berikut:

1. Mula-mula dokumen pendukung transaksi dianalisis dan informasi yang terkandung dalam dokumen tersebut dicatat dalam jurnal.

2. Lalu data akuntansi yang ada dalam jurnal diposting ke buku besar.

3. Seluruh saldo akhir yang terdapat pada masing-masing buku besar akun “didaftar”(dipindahkan) ke neraca saldo untuk membuktikan kecocokan antara keseluruhan nilai akun yang bersaldo normal debet dengan keseluruhan nilai akun yang bersaldo normal kredit.

4. Menganalisis data penyesuaian dan membuat ayat jurnal penyesuaian. 5. Memposting data jurnal penyesuain masing-masing ke buku besar akun

yang terkait .

6. Dengan menggunakan pilihan (optional) bantuan neraca lajur sebagai kertas kerja (work sheet),neraca saldo setelah penyesuaian (adjusted trial balance) dan laporan keuangan disiapkan.

(3)

5

7. Membuat ayat jurnal pentup (closing entries).

8. Memposting data jurnal penutup ke masing-masing buku besar akun yang terkait.

9. Menyiapkan neraca saldo setelah penutupan (post-closing trial balance).

2.1.10. Komponen –Komponen Laporan Keuangan

Menurut PSAK No. 1 Paragraf 29 (2009:1.2) bahwa laporan keuangan yang lengkap terdiri dari komponen-komponen berikut ini:

a. Neraca ,laporan posisi keuangan pada akhir periode b. Laporan laba rugi komprehensif selama periode c. Laporan perubahan ekuitas selama periode d. Laporan arus kas selama periode

e. Catatan atas laporan keungan,berisi ringkasan kebijakan akuntansi penting dan informasi penjelasan lainnya

f. Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan ketika entitas menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan,atau ketika entitas mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya.

2.1.11. Pengertian Pembelian Kredit

Pembelian kredit merupakan pembelian yang dilakukan oleh perusahaan yang dalam pembayarannya dilakukan secara bertahap atau secara angsuran maupun pembelian yang mendapat fasilitas pembayaran lebih dari satu

(4)

5

bulan kepada pemasok.Pembelian kredit umumnya sebelum melakukan transaksi pembelian harus mendapat otorisasi terhadap pembelian yang dilakukan.

Menurut Fitria (2014:128),”Pembelian adalah transaksi yang digunakan guna menambah jumlah persediaan dapat dilakukan secara kredit dan debit”.

2.1.12. Pengertian Sistem Informasi Akuntansi Pembelian

Sistem informasi akuntansi pembelian berarti suatu sistem pembelian atau suatu sistem transaksi untuk mendapatkan barang-barang baik secara kredit maupun secara tunai didalam suatu organisasi /perusahaan yang merupakan kombinasi dari orang-orang ,fasilitas,teknologi,media,prosedur-prosedur,dan pengendalian yang ditunjukan untuk mendapatkan jalur komunikasi yang penting,memberi sinyal kepada management dan menyediakan suatu dasar informasi pembelian untuk pengambilan keputusan.Tujuan utamanya adalah memperoleh bahan dengan biaya serendah mungkin dan konsisten dengan kualitas jasa yang dipersyaratkan.

Menurut Baridwan (2009:173) dalam bukunya yang berjudul Sistem Informasi Akuntansi Penyusunan Prosedur dan Metode: “Prosedur pembelian mengatur cara-cara dalam melakukan semua pembelian baik barang maupun jasa yang dibutuhkan oleh perusahaan.Proses ini dimulai dari adanya kebutuhan atas suatu barang atau jasa yang dibeli dan diterima”.

(5)

5 2.1.13. Pengertian Sistem Pembelian

Menurut Warsono ,dkk (2009:146) “Pembelian adalah akun nominal bersaldo debet untuk mencatat pembelian barang dagang”. Menurut Priyatna, dkk (2010 : 97) “Barang yang dibeli secara kredit oleh perusahaan dagang pada umumnya terdiri dari bagian dagangan dijual kembali kepada pelanggan,perlengkapan yang dipergunakan untuk menjalankan persahaan,peralatan dan harta tetap yang lain”.

2.2. Peralatan Pendukung (Tools System)

Adapun peralatan pendukung yang dimaksud untuk merancang model sistem yang baru pada penulisan Tugas Akhir ini adalah :

2.2.1. Definisi Unified Modeling Language (UML)

Menurut Rosa A.S.M.Shalahuddin (2016:292) “UML (Unified Modeling Language) adalah bahasa visual untuk pemodelan dan komunikasi mengenai sebuah sistem dengan menggunakan diagram dan teks-teks pendukung”.

Unified Modeling Language adalah umum,perkembangan,bahasa

pemodelan dibidang rekayasa perangkat lunak,yang dimaksud untuk menyediakan cara standar untuk memvisualisasikan desain sistem.UML awalnya termotivasi oleh keinginan untuk membakukan sistem notasi yang berbeda dan pendekatan untuk desain perangkat lunak yang dikembangkan oleh Grady Booch,Ivan Jacobs,dan James Rumbaught di Rational Software di tahun 1994-1995,dengan pengembangan lebih lanjut yang dipimpin oleh mereka melalui tahun1996.

(6)

5

Pada tahun 1997 UML (Unified Modeling Language) diadopsi

sebagai standar oleh Object Management Group (OMG),dan telah dikelola oleh organisasi sejak tahun 2005 UML juga diterbitkan oleh internasional Organization for Standarization (ISO) sebagai standar ISO disetujui.Sejak itu telah periodik direvisi untuk menutupi revisi terbaru dari UML.

Menurut Nugroho (2010:6), “UML (Unified modeling Language) adalah “bahasa” pemodelan untuk sistem atau perangkat lunak yang berparadigma “berorientasi objek”.Pemodelan (modeling) sesungguhnya digunakan untuk penyederhanaan permasalahan-permasalahan yang kompleks sedemikian rupa lebih mudah dipelajari dan dipahami.

Menurut Widodo (2011:10),”Beberapa literature menyebutkan bahwa UML menyediakan Sembilan jenis diagram, yang lain menyebutkan delapan karena ada beberapa diagram yang digabung,misalnya diagram komunikasi ,diagram urutan dan diagram perwaktuan diagabung menjadi diagram interaksi”.

Namun demikian model-model itu dapat dikelompokkan berdasarkan sifatnya yaitu statis atau dinamis. Jenis diagram itu antara lain:

1. Diagram kelas (Class Diagram)

Bersifat statis, diagram itu memeperlihatkan himpunan kelas-kelas, antarmuka-antarmuka, kolaborasi-kolaborasi,serta relasi-relasi.Diagram ini umum dijumpai pada pemodelan sistem berorientasi objek. Meskipun bersifat statis,sering pula diagram kelas memuat kelas-kelas aktif.

2. Diagram paket (Package Diagram)

Bersifat statis, diagram ini memperlihatkan kumpulan kelas-kelas,merupakan bagian dari diagram komponen.

(7)

5

3. Diagram use-case (Use case Diagram)

Bersifat statis, diagram ini memperlihatkan himpunan use-case dan aktor-aktor (suatu jenis khusus untuk kelas). Diagram ini teruta sangat penting untuk berorganisasi dan memodelkan perilaku suatu sistem yang dibutuhkan serta diharapkan pengguna. Contoh use case diagaram adalah sebagai berikut:

Sumber : Rekaysa Perangkat Lunak,Rosa A.S & M.Shalahuddin ,2016 Gambar II.1

(8)

5

4. Diagram interaksi dan sequence (Sequence Diagram)

Bersifat dinamis, diagram urutan adalah iterasiksi yang menekankan pada pengiriman pesan dalam suatu waktu tertentu.Contoh sequen diagram adalah sebagai berikut:

Sumber :Rekayasa Perangkat Lunak,Rosa A.S & M.Shalahuddin,2016 Gambar.II.2

(9)

5

5. Diagram komunikasi (Communication Diagram)

Bersifat dinamis,diagram sebagai pengganti diagram kolaborasi UML yang menekankan organisasi struktural dari objek-objek yang menerima serta mengirim pesan.

6. Diagram statechart (Statechart Diagram)

Bersifat dinamis, diagram status memperlihatkan keadaan-keadaan pada sistem,memuat status (state),transisi,kejadian serta aktivitas.

7. Diagram aktivitas (Activity Diagram)

Bersifat dinamis,diagram aktivitas adalah tipe khusus dari diagram status yang memperlihatkan aliran dari suatu aktivitas lainnya dalam suatu sistem.diagram ini terutama penting dalam pemodelan fungsi-fungsi suatu sistem dan memberi tekanan pada aliaran kendali antar objek. Contoh diagram activity diagram adalah sebagai berikut:

(10)

5

Sumber :Rekayasa Perangkat Lunak,Rosa A.S & M Shalahuddin,2016 Gambar.II.3

(11)

5

8. Diagram komponen (Component Diagram)

Bersifat statis, diagram komponen ini memperlihatkan organisasi serta kebergantungan sistem/perangkat lunak pada komponen-kmponen yang telah ada sebelumnya.

9. Diagram deployment (Deployment Diagram)

Bersifat statis, digram ini memperlihatkan konfigurasi saat aplikasi dijalankan (run-time). Memuat simpul-simpul beserta komponen-komponen yang didalamnya kesembilan diagram ini tidak mutlak harus digunakan untuk pengembangan perangakat lunak, semuanya dibuat sesuai kebutuhan. Pada UML dimungkinkan kita menggunakan diagram-diagram lainnya misalnya data flow diagram, entity relationship diagram, dan sebagainya. Contoh deployment diagram seperti dibawah ini

Sumber: Rekayasa Perangkat Lunak,Rosa A.S & M.Shalahuddin ,2016 Gambar.II.4

(12)

5 2.2.2. Pengkodean

Menurut Singgih Santoso dalam bukunya yang berjudul “Panduan lengkap menguasai statistik dengan SPSS 17” (2009:21), “pengkodean merupakan pemrograman (coding atau program writing = penulisan)”.

2.2.3. Java

Menurut Ramadhani (2015:5), “Java merupakan bahasa pemograman bersifat umum/non spesifik (general pupose),dan secara khusus didesain untuk pemanfaatan depedensi implementasi seminimal mungkin.Aplikasi-aplikasi berbasis java umumnya dikompilasi ke dalam p-code (bytecode) dan dapat dijalankan sebagai java virtual machine (JVM)”.

2.2.4. Netbeans

Netbeans merupakan salah satu proyek open source yang disponsori oleh sun microsystem.Proyek ini berdiri pada tahun 2000 dan telah menghasilakan 2 produk .yaitu Netbeans IDE merupakan produk yang digunakan untuk melakukan pemograman baik menulis kode ,meng-copile,mencari kesalahan, dan mendistribusikan program.Sedangkan Netbeans platform adalah sebuah modul yang merupakan kerangka awal/pondasi dalam membangun aplikasi desktop yang besar (Wahana komputer,2010:15)

2.2.5. MYSQL ( My Structure Query Language)

Menurut Anhar, St dalam bukunya yang berjudul PHP & MySQL (2010:28) pengertian MySQL adalah “salah satu Database Management Sytem (DBMS) dari sekian banyak DBMS sepertinya Oracl,MY SQL,Postagre SQL,dan lainnya.MySQL berfungsi untuk mengolah database menggunakan bahasa SQL.MySQL bersifat open source sehingga kita bisa menggunakan secara gratis.Pemogrman PHP juga sangat mendukung/support dengan database MySQL.

(13)

5 2.2.6. PHP (Personal Home Page)

Menurut Sibero (2012:49) , “PHP adalah bahasa pemograman (interpreter) adalah proses penerjemahan baris sumber menjadi kode mesin yang dimengerti komputer secara langsung pada saat baris kode dijalankan “PHP adalah produk open source yang dapat digunakan secara gratis tanpa harus membayar untuk menggunakannya, Interpreter PHP dalam mengesksekusi kode PHP pada sisi server (server side), sedangkan tanpa interpreter PHP, maka semua skrip dan aplikasi PHP yang dibuat tidak dapat dijalankan. PHP merupakan bahasa standar yang digunakan dalam dunia website.

2.2.7. PHPmyAdmin

Menurut Nugroho (2013:71),”phpMyadmin adalah tools yang dapat digunakan dengan mudah untuk manajemen database MySQL secara visual dan server MySQL ,sehingga kita tidak perlu lagi harus menulis query SQL setiap akan melakukan perintah operasi database “.

2.2.8.XAMPP

Menurut Nugroho (2013:1) ,”XAMPP adalah paket program terlengkap yang dapat anda pakai untuk pemrograman WEB ,khususnya PHP dan MySQL”.

2.2.9.Basis Data (Database)

Menurut Ladjmudin (2013:21), “Database merupakan kumpulan file yang saling terintegrasi, namun database tidak akan dapat diakses oleh siapapun tanpa adanya software aplikasi”.

(14)

5 2.2.10. ERD (Entity Relationship Diagram)

Menurut Yakub (2012:60), Entity Relationship Diagram (ERD) merupakan suatu model jaringan yang menggunakan susunan data yang disimpan pada sistem secara abstrak dan menggambarkan hubungan antara satu entitas yang memiliki sejumlah atribut dengan entitas yang lain dalam suatu sistem integrasi.

Sumber: Rosa A.S & M. Salahuddin,2011 Gambar .II.5

ERD (Entity Relationship Diagram)

2.2.11. LRS (Logical Record Structure)

Menurut Hasugian dan Sidiq (2012:608) memberikan batasan bahwa “sebuah model sistem yang diagambarkan dengan sebuah diagram-ER akan

(15)

5

mengikuti pola atau aturan permodelan tertentu dalam kaitannya dengan konvensi ke LRS”.Perubahan yang terjadi yaitu mengikuti aturan-aturan sebagai berikut:

1. Setiap entitas akan diubah menjadi bentuk kotak.

2. Sebuah atribut relasi disatukan dalam sebauh kotak bersama entitas jika hubungan yang terjadi pada diagram-ER1:M (relasi bersatu dengan cardinality M) atau tingkat hubungan 1:1 (relasi bersatu dengan cardinality yang paling membutuhkan referensi).

3. Sebuah relasi dipisah dengan sebuah kotak tersendiri (menjadi entitas baru) jika tingkat hubungannya M:M (many to many) dan memiliki foreign key sebagai primary key yang diambil dari entitas dari sebuah entitas yang sebelumnya saling berhubungan.

Sumber : Rosa A.S & M. Shalahuddin,2011 Gambar .II

(16)

5 2.2.12. Spesifikasi file

Spesifikasi file memberikan rincian yang lebih lengkap.Hasil normalisasi data hanya menunjukkan atribut (field) apa saja yang terdapat dalam sebah file. Spesifikasi file berisi kode file,nama file,organisasi record key dan deskripsi field (nama tipe,panjang,desimal,keterangan) .Record key boleh lebih dari satu jenis dan boleh beberapa field.Tipe field antara lain numerik,character,date,booleam.

Referensi

Dokumen terkait

Additionally, the paper shows that the after-subsidy cost minimization model in previous works, and the de- composition of relative price ineciencies between management behaviors

Ketidakhadiran peserta yang diundang untuk melaksanakan Klarifikasi teknis dan harga dianggap sebagai pengunduran diri dan dinyatakan Gugur. Demikian pemberitahuan kami

Apabila masih terjadi tawar menawar antara penjual dan pembeli hendaknya penjual tidak menjual kepada orang lain, sebaliknya apabila seseorang akan membeli sesuatu barang maka

a. Pengaduan kepada Kepala Daerah dan/atau Ketua BKPRD, ditanggapi secara langsung oleh Kepala Daerah dan/atau Ketua BKPRD. Sekretaris BKPRD mencatat/ mendokumentasikan

Hal itu berarti bahwa SPT13 dapat dimanfaatkan untuk budidaya udang dengan kelas kesesuaian S3 (sesuai marjinal) dengan faktor pembatas ta- nah (t), kualitas air (a), dan iklim

Dilihat dari pemikiran-pemikiran beliau yang sesuai dengan konsep yang masih diimplementasikan yaitu pendidikan dan pengajaran di Indonesia saat ini mengenai budi

Tabel 4.7 Hasil Perhitungan dan Bobot Rasio Modal Sendiri terhadap Pinjaman Diberikan yang Beresiko

Rancang Bangun sistem Komputerisasi KPSPAM “DJ-Menteng” berisi tentang cara menginputkan data dalam aplikasi sebagai dokumentasi dan cara pembayaran yang lebih mudah