• Tidak ada hasil yang ditemukan

ContohReviewArtikelJurnalKajianPustaka AliShodikin

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "ContohReviewArtikelJurnalKajianPustaka AliShodikin"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

Ali Shodikin ([email protected])

REVIEW ARTIKEL

Ojose, Bobby. (2011). Mathematics Literacy: Are We Able To Put The Mathematics We Learn Into Everyday Use?. Journal of Mathematics Education. Vol. 4, No. 1, hal. 89-100. Diunduh dari: http://educationforatoz.com/images/8.Bobby_Ojose_--_Mathematics_Literacy_Are_We_Able_To_Put_The_Mathematics_We_Learn_Into_Ev eryday_Use.pdf. [3 Mei 2013]

Oleh: Ali Shodikin [email protected]

PENDAHULUAN

Dewasa ini telah menjadi fakta umum bahwa kebanyakan orang dewasa memiliki fobia terhadap matematika. Apakah cara pembelajaran matematika yang diterapkan kepada mereka menjadi faktor yang berkontribusi terhadap fobia tersebut? Seberapa banyak dari penerapan matematika yang dipelajari di sekolah yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari? Apa yang dimaksud dengan literasi matematika? Apa inti pokok dari literasi matematika? Kompetensi apa yang dibutuhkan dalam literasi matematika? Jawaban atas pertanyaan-pertanyaan ini adalah fokus bahasan dalam artikel ini. Fokus bahasan ini dikenal pula dengan istilah sifat matematika.

INTISARI ARTIKEL

Dalam pembahasan awal, Ojose menjelaskan tentang pengertian literasi matematika. Literasi matematika diartikan secara sederhana sebagai pengetahuan untuk mengetahui dan menerapkan matematika dasar di setiap keseharian. Pengartian ini bukan tanpa alasan, tapi didasarkan dari pengertian yang dijelaskan oleh salah satu lembaga yang mengukur kemampuan literasi yakni The Organization for Economic Corporation and Development (OECD, 1999) yang mendefinisikan literasi matematika sebagai “an individual capacity to identify and understand the role that mathematics plays in the world, to make well-founded judgments, and to engage in mathematics in ways that meet the needs of that individual’s current and future life as a constructive, concerned and reflective citizen.” Selain itu juga didukung oleh pengertian dikembangkan oleh The National Adult Literacy Study (1995), yang mengartikan literasi sebagai “menggunakan informasi cetak dan tulis di masyarakat, untuk mencapai suatu tujuan tertentu dan mengembangkan potensi seseorang.”

Pembahasan selanjutnya terkait dengan esensi literasi matematika. Dikatakan bahwa literasi matematika lebih dari hanya menjalankan prosedur. Seseorang melek matematik harus mampu memperkirakan, menafsirkan data, memecahkan masalah sehari-hari, membuat alasan dalam situasi numerik, grafis, dan geometris, serta berkomunikasi menggunakan matematika. Sehingga secara eksplisit, seseorang dikatakan melek matematik jika mempunyai kemampuan-kemampuan tersebut.

(2)

Ali Shodikin ([email protected])

argumentasi matematik (mathematical argumentation), komunikasi matematika (mathematical communication), pemodelan (modeling), pemecahan masalah (problem posing and solving), representasi (representation), penyimbolan (symbols), penggunaan alat bantu dan teknologi (tools and technology).

KESIMPULAN

Referensi

Dokumen terkait

a) Hardware untuk server. b) Sistem operasi Windows, Linux, OS/2, Mac OS atau Unix. c) WAP Hosting DNS (Domain Name Sistem). d) WAP Geteway, fungsi WAP gateway dioperasikan oleh

Berganti pakaian perawatan wajah Dilakukan tindakan perawatan wajah Membayar Pulang Area parkir Lobby Loker pelanggan Ruang perawatan wajah Kamar mandi Kasir Fasilitas

Syaddah atau tasydi > d yang dalam sistem tulisan Arab dilambangkan dengan sebuah tanda, tanda syaddah atau tanda tasydi > d. Dalam transliterasi ini tanda syaddah

Peneliti melakukan penelitian di Desa Bendar Kecamatan Juwana Kabupaten Pati yang terletak di ujung utara pulau jawa dikarenakan sebagian bear penduduknya sebagai nelayan

Pencatatan dan pelaporan data obat di Instalasi Farmasi Kabupaten/Kota merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka penatausahaan obat-obatan secara tertib baik

Dalam penelitian ini, observasi dilakukan untuk mengamati proses dan aktivitas-aktivitas yang terjadi selama kegiatan produksi dan distribusi berlangsung di

Dengan diberlakukannya Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah sebagaimana telah diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang

Bagi peneliti selanjutnya agar melakukan penelitian yang lebih maksimal dengan menggunakan media yang lebih baik seperti memutar video dan alat peraga ataupun dikombinasikan