PROSIDING PESAT 2015
(Psikologi, Ekonomi, Sastra, Arsitektur & Teknik Sipil)
Volume 6 – Oktober 2015
PENINGKATAN DAYA SAING BANGSA MELALUI REVITALISASI PERADABAN
ISSN : 1858 – 2559
PENERBIT
Lembaga Penelitian Universitas Gunadarma
Alamat Redaksi
Lembaga Penelitian Universitas Gunadarma Jl. Margonda Raya 100 Pondok Cina
Depok, Jawa Barat 16424 Telp: +62-21-78881112 ext. 455
Fax: +62-21-7872829 Email: [email protected]
ii
PESAT
Seminar Ilmiah Nasional Psikologi, Ekonomi, Sastra, Arsitektur & Teknik Sipil Volume 6 – Oktober 2015
956 hal + xv
Editor:
Tri Wahyu Retno Ningsih, Vega Valentine, Indah Mulyani, Risnawati
Desain sampul: Tim Prosiding
Penerbit: Lembaga Penelitian Universitas Gunadarma
©2015. Hak cipta Lembaga Penelitian Universitas Gunadarma. Dilarang memperbanyak atau memindahkan sebagian atau seluruh isi prosiding ini dalam bentuk apapun, baik secara elektronis maupun mekanis, termasuk fotocopy, memindai atau dengan sistem penyimpanan lainnya tanpa izin dari penerbit.
iii
DEWAN REDAKSI
Penanggung Jawab: Prof. Dr. Yuhara Sukra, MSc. Prof. Dr. Didin Mukodim MM. Dr. Ir. Hotniar Siringoringo, MSc.
Ketua Dewan Redaksi: Dr. Bertalya, SKom., DEA
Komite Ilmiah:
Prof. Dr. Didin Mukodim (Universitas Gunadarma)
Prof. Dr. Dharma Tintri Ediraras SE. Ak. MBA. (Universitas Gunadarma) Prof. Sahat Sahala Pandjaitan (Universitas Lampung)
Prof. Dr. Waridin, MS. (Universitas Diponegoro) Prof. Dr. Indah Susilowati, MSc. (Universitas Diponegoro)
Prof. Jamaluddin Ancok (Universitas Gunadarma)
Dr. M.M. Nilam Widyarini, MPsi., Psikolog (Universitas Gunadarma) Dr. Raziq Hasan, Ir. MTArs. (Universitas Gunadarma)
Dr. Heri Suprapto (Universitas Gunadarma) Dr. Totok Suhardiyanto, MHum. (Universitas Indonesia)
Dr. Ir. Budi Hermana, M.M. (Universitas Gunadarma) Prof. Antariksa Sudikno, MEng., PhD. (Universitas Brawijaya)
Editor Pelaksana:
Tri Wahyu Retno Ningsih, SS, MM Dr. Jacobus Belida Blikololong
Indah Mulyani, SPsi., MSi Vega Valentine, ST, MMSI, MSc.
Nurlalila, SS, MHum. Risnawati, SP, MSi. Sandhi Prajaka, SKom., MMSI
Sampul: Tim Prosiding
Penerbit:
iv
PANITIA PELAKSANA SEMINAR
Penasehat:
Prof. Dr. E.S. Margianti, SE., MM. Prof. Suryadi Harmanto, SSi., MMSI.
Agus Sumin, SSi., MM
Penanggung Jawab: Prof. Dr. Yuhara Sukra, MSc. Prof. Dr. Didin Mukodim MM. Dr. Ir. Hotniar Siringoringo, MSc.
Ketua Panitia:
Dr. Sri Hermawati, SE., MM.
Sekretaris:
Dr. Bertalya, SKom., DEA
Bendahara:
M.S. Harlina, S.Kom., MMSI
Sekretariat:
Ida Ayu Ari Angreni, ST, MMT Lilis Setyowati, ST Riyanto Wibowo, ST
Sarana dan Prasarana: Dr. Harjanto Sutedjo, MM Remi Senjaya, SKom. MMSI
Prosiding PESAT (Psikologi, Ekonomi, Sastra, Arsitektur &Teknik Sipil) Vol. 6, Oktober 2015
Universitas Gunadarma - Depok - 20-21 Oktober 2015 ISSN: 1858-2559
E-476 Hadiansyah dan Maulana, Pengaruh Indikator Moneter...
PENGARUH INDIKATOR MONETER DAN KINERJA KEUANGAN
TERHADAP PROFITABILITAS DAN TINGKAT PENGEMBALIAN
SAHAM EMITEN PERBANKAN DI BURSA EFEK INDONESIA
Nova Hadiansyah1 Maulana2
1,2Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Gunadarma 1[email protected]
ABSTRAKSI
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh indikator makroekonomi dan kinerja keuangan terhadap profitabilitas dan return saham emiten perbankan di BEI. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Uji Analisis Regresi Berganda. Hasil penelitian ini menyatakan pengaruh inflasi, GDP, Nilai Tukar, Current Ratio, Cash Ratio, DER, DTA, dan TIE terhadap profitabilitas ROA emiten bank sebesar 8,0%. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa pengaruh inflasi, GDP, Nilai Tukar, Current Ratio, Cash Ratio, DER, DTA, dan TIE dari profitabilitas ROE emiten bank sebesar 14,7%. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa pengaruh inflasi, GDP, Nilai Tukar, Current Ratio, Cash Ratio, DER, DTA, dan TIE terhadap return saham emiten bank sebesar 16,3%.
Kata kunci : Makroekonomi, Likuditas, Solvabilitas, Profitabilitas, dan Return Saham
PENDAHULUAN
Bank merupakan salah satu lembaga keuangan yang memiliki peran dan fungsi dalam pembangunan dan
pertumbuhan dan perekonomian di
Indonesia. Dalam perkembangan sistem perekonomian dunia saat ini, pergerakan sistem keuangan yang terjadi di dunia juga ikut terkena dampaknya. Melihat dari perkembangan sistem keuangan, tidak terlepas dari peran perbankan yang secara mutlak menjadi bagian didalamnya. Kondisi tersebut tercermin pada kondisi Indonesia saat mengalami krisis ekonomi dan moneter pada tahun 1997/1998. Ketika sektor perbankan terpuruk,
perekonomian juga ikut terpuruk,
demikian sebaliknya (Kiryanto dalam Dwijayanthy dan Naomi, 2009). Ketatnya persaingan dalam dunia bisnis dan ekonomi yang terjadi saat ini menjadi pemicu yang kuat bagi manajemen perusahaan untuk meningkatkan performa terbaiknya dalam mempengaruhi investor
untuk menarik atau menanamkan
investasinya. Manajemen perlu
memberikan informasi keuangan
perusahaan bagi semua pihak yang
berkepentingan terhadap kegiatan
keuangan perusahaan. Laporan keuangan sarana investor untuk mengetahui posisi keuangan perusahaan dan dapat digunakan untuk pembuatan keputusan investasi yang tepat digunakan untuk pembuatan keputusan investasi yang tepat. Salah satu indikator dalam menilai kinerja dan kesehatan suatu emiten perbankan dengan melihat tingkat profitabilitas dan return saham.Rasio profitabilitas merupakan rasio yang menggambarkan kemampuan perusahaan dalam mendapatkan laba melalui semua kemampuan dan sumber yang ada seperti kegiatan penjualan, kas, modal, jumlah karyawan, jumlah cabang dan sebagainya (Syafri, 2008). Salah satu indikator yang digunakan untuk mengukur tingkat profitabilitas adalah ROA dan ROE. Indikator selanjutnya yang digunakan dalam menilai kinerja dan kesehatan dalam emiten perbankan adalah return saham.Salah satu variabel yang berpengaruh dalam profitabilitas dan return saham adalah variabel makroekonomi
Prosiding PESAT (Psikologi, Ekonomi, Sastra, Arsitektur &Teknik Sipil) Vol. 6, Oktober 2015
Universitas Gunadarma - Depok - 20-21 Oktober 2015 ISSN: 1858-2559
Hadiansyah dan Maulana, Pengaruh Indikator Moneter... E-477
inflasi, GDP, dan nilai tukar mata uang. Inflasi merupakan kenaikan harga barang dan jasa, yang terjadi jika pembelanjaan
bertambah dibandingkan dengan
penawaran barang di pasar, dengan kata lain terlalu banyak uang yang memburu barang yang terlalu sedikit (Downes & Goodman dalam Dwijayanthy dan Naomi, 2009). Penelitian Dwijayanthy dan Naomi
(2009) menyatakan bahwa inflasi
berpengaruh terhadap ROE bank.
Penelitian Anto dan Wibowo (2012)
menyatakan bahwa inflasi tidak
berpengaruh terhadap ROE bank.
Penelitian Halim (2013) menyatakan bahwa inflasi tidak berpengaruh terhadap
ROA dan ROE bank. Sedangkan
penelitian Sahara (2013) menyatakan bahwa inflasi berpengaruh terhadap ROA
bank. Penelitian Baramuli (2009)
menyatakan bahwa inflasi tidak
berpengaruh terhadap return saham bank.Produk Domestik Bruto adalah seluruh barang dan jasa yang dihasilkan masyarakat suatu negara dalam periode tertentu, termasuk didalamnya barang dan jasa yang dihasilkan warga negara asing yang berada atau bekerja di negara tersebut (Anto dan Wibowo, 2012). Penelitian Anto dan Wibowo (2012) menyatakan bahwa PDB berpengaruh terhadap ROE bank. Penelitian Halim (2013) menyatakan bahwa PDB tidak berpengaruh terhadap ROA dan ROE bank. Sedangkan, penelitian Sahara
(2009) menyatakan bahwa PDB
berpengaruh terhadap ROA bank.
Penelitian Baramuli (2009) menyatakan bahwa PDB tidak berpengaruh terhadap return saham bank.Nilai tukar mata uang
asing menjadi salah satu faktor
profitabilitas perbankan karena dalam kegiatannya, bank memberikan jasa jual beli valuta asing. Dalam situasi normal, memperdagangkan valuta asing pada dasarnya sangat menguntungkan karena
transaksi menghasilkan keuntungan
berupa selisih kurs. Hal itu terjadi karena para pelaku perdagangan valuta asing selalu menawarkan dua harga nilai tukar (Loen dan Ericson dalam Dwijanthy dan
Naomi, 2009). Penelitian Dwijayanthy dan Naomi (2009) menyatakan bahwa nilai tukar uang berpengaruh terhadap ROE bank. Penelitian Baramuli (2009) menyatakan bahwa nilai tukar uang tidak berpengaruh terhadap return saham bank.
Selain variabel ekonomi diatas ada beberapa rasio tolak ukur yang digunakan dalam menentukan profitabilitas emiten perbankan yaitu rasio likuiditas dan rasio solvabilitas. Rasio likuiditas sangat penting bagi industri perbankan sebagai cerminan kinerja keuangan. Menurut Kasmir dalam Ruwanti (2011) rasio
likuiditas merupakan rasio untuk
mengukur kemampuan bank dalam
memenuhi kewajiban jangka pendeknya. Rasio likuiditas yang digunakan adalah Current ratio dan Cash Ratio. Penelitian Nahdi dkk (2013) menyatakan bahwa current ratio berpengaruh terhadap ROA
bank. Penelitian Ruwanti (2011)
menyatakan bahwa cash ratio
berpengaruh terhadap ROA bank. Syafri
(2008) menyatakan bahwa rasio
solvabilitas adalah rasio yang
menggambarkan kemampuan perusahaan
dalam membayar kewajiban jangka
panjangnya apabila perusahaan di
likuidasi. Rasio solvabilitas yang digunakan adalah Debt to Equity Ratio, Debt to Total Assets, dan Time Interest Earned. Penelitian Widati (2012) menyatakan bahwa DER berpengaruh terhadap ROA bank. Penelitian Utami (2005) menyatakan bahwa DER tidak berpengaruh terhadap harga saham. Penelitian Nahdi dkk (2013) menyatakan bahwa DTA tidak berpengaruh terhadap ROA.
Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan menguji secara empiris pengaruh indicator moneter (inflasi, PDB, dan nilai tukar), rasio likuiditas (Current ratio dan Cash Ratio), rasio solvabilitas (DER, DTA, TIE)
terhadap ROA, ROE, dan tingkat
Prosiding PESAT (Psikologi, Ekonomi, Sastra, Arsitektur &Teknik Sipil) Vol. 6, Oktober 2015
Universitas Gunadarma - Depok - 20-21 Oktober 2015 ISSN: 1858-2559
E-478 Hadiansyah dan Maulana, Pengaruh Indikator Moneter...
METODE PENELITIAN Jenis Penelitian
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Metode kuantitatif merupakan penelitian yang menggunakan data yang dapat dihitung jumlahnya dengan metode statistik (Kuncoro & Suhardjono dalam Halim, 2013). Sedangkan pusat penelitian ini adalah penelitian pustaka.
Populasi dan Sampel
Populasi pada penelitian ini adalah seluruh emiten perbankan yang terdaftar di bursa efek Indonesia sebanyak 36 bank,
sedangkan sampel penelitian
menggunakan teknik random sampling sebanyak 16 emiten perbankan yaitu : BRI Agro Niaga, Bank ICB Bumi Putra, Bank Central Asia, BNI, Bank Nusantara Parahyangan, BRI, Bank Mutiara, Bank Danamon, Bank Mandiri, Bank CIMB Niaga, Bank International Indonesia, Bank
Permata, Bank Tabungan Pensiun
Nasional, Bank Victoria, Bank Mega, Bank NISP OCBC.
Jenis dan Teknik Pengumpulan Data Data Penelitian ini adalah data sekunder, dimana teknik pengumpulan data yang digunakan adalah website browsing pada seluruh web milik sampel dan atau lembaga insitutsi terkait sesuai keperluan data.
Metode Analisis
Analisa data dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi linier
berganda. Model persamaan dalam
penelitian ini dapat dilihat pada dipengaruhi oleh variabel terikat.
Pengambilan keputusan (Ghozali, 2013) : · Jika probabilitas > 0,05 , maka H0
diterima
· Jika probabilitas < 0,05 , maka H0 ditolak
H1 : Inflasi, PDB, nilai tukar, current ratio, cash ratio, DER, DTA, dan TIE berpengaruh terhadap ROA secara simultan.
H2 : Inflasi, PDB, nilai tukar, current ratio, cash ratio, DER, DTA, dan TIE berpengaruh terhadap ROE secara simultan.
H3 : Inflasi, PDB, nilai tukar, current ratio, cash ratio, DER, DTA, dan TIE berpengaruh terhadap return saham secara simultan. 2013). Pengambilan keputusan (Ghozali, 2013) :
· Jika probabilitas > 0,05 , maka H0 diterima
· Jika probabilitas < 0,05 , maka H0 ditolak
H1 : Inflasi, PDB, nilai tukar, current ratio, cash ratio, DER, DTA, dan TIE berpengaruh
terhadap ROA secara parsial.
H2 : Inflasi, PDB, nilai tukar, current ratio, cash ratio, DER, DTA, dan TIE berpengaruh
terhadap ROE secara parsial.
Prosiding PESAT (Psikologi, Ekonomi, Sastra, Arsitektur &Teknik Sipil) Vol. 6, Oktober 2015
Universitas Gunadarma - Depok - 20-21 Oktober 2015 ISSN: 1858-2559
Hadiansyah dan Maulana, Pengaruh Indikator Moneter... E-479
Tabel 1. Implikasi dan Signifikansi
VARIABEL ROA ROE RETURN
Sumber: Hasil Olah Data
Dari hasil uji t parsial pada tabel 1 diatas variabel GDP dan TIE berpengaruh signifikan terhadap ROA karena nilai probabilitas yang lebih kecil dari alpha (p<0,05). Sedangkan variabel Inflasi, USD/IDR, Current Ratio, Cash Ratio, DER dan DTA tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA. Dari hasil uji t parsial pada tabel 1 diatas variabel Inflasi, DER, dan TIE berpengaruh signifikan terhadap ROE karena nilai probabilitas yang lebih kecil dari alpha (p<0,05). Sedangkan variabel GDP, USD/IDR, Current Ratio, Cash Ratio, dan DTA tidak berpengaruh signifikan terhadap ROE. Dari hasil uji t parsial pada tabel 1 diatas variabel USD/IDR dan TIE berpengaruh signifikan terhadap Return Saham karena nilai probabilitas yang lebih kecil dari alpha (p<0,05). Sedangkan variabel Inflasi, GDP, USD/IDR, Current Ratio, Cash Ratio, DER, dan DTA tidak berpengaruh signifikan terhadap Return Saham.
Berdasarkan uji F pada tabel 1 diatas, diperoleh hasil bahwa Inflasi, GDP, USD/IDR, Current Ratio, Cash
Ratio, DER, dan DTA berpengaruh secara simultan terhadap ROA emiten perbankan karena, nilai probabilitas (0,000 < 0,05). Berdasarkan uji F pada tabel 1 diatas, diperoleh hasil bahwa Inflasi, GDP, USD/IDR, Current Ratio, Cash Ratio, DER, dan DTA berpengaruh secara simultan terhadap ROE emiten perbankan karena, nilai probabilitas (0,000 < 0,05). Berdasarkan uji F pada tabel 1 diatas, diperoleh hasil bahwa Inflasi, GDP, USD/IDR, Current Ratio, Cash Ratio, DER, dan DTA berpengaruh secara simultan terhadap Return Saham emiten perbankan karena, nilai probabilitas (0,000 < 0,05).
Besarnya pengaruh Inflasi, GDP, USD/IDR, Current Ratio, Cash Ratio,
DER, DTA, dan TIE terhadap
Prosiding PESAT (Psikologi, Ekonomi, Sastra, Arsitektur &Teknik Sipil) Vol. 6, Oktober 2015
Universitas Gunadarma - Depok - 20-21 Oktober 2015 ISSN: 1858-2559
E-480 Hadiansyah dan Maulana, Pengaruh Indikator Moneter...
dapat dilihat dari nilai Adjusted R2 yaitu sebesar sebesar 14,7% dan sisanya 85,3% dijelaskan oleh variabel lain diluar penelitian ini. Besarnya pengaruh Inflasi, GDP, USD/IDR, Current Ratio, Cash Ratio, DER, DTA, dan TIE terhadap Return Saham emiten perbankan dapat dilihat dari nilai Adjusted R2 yaitu sebesar 16,3% dan sisanya 83,7% dijelaskan oleh variabel lain diluar penelitian ini.
Hubungan Inflasi terhadap ROA, ROE, dan Return Saham
Pada penelitian ini dapat ditarik kesimpulan bahwa Inflasi berpengaruh
negatif (β= -0,007) terhadap profitabilitas ROA emiten perbankan tetapi tidak berpengaruh signifikan (0,088>0,05). Hasil tersebut mendukung penelitian Halim (2013) menyatakan bahwa inflasi tidak berpengaruh terhadap ROA bank.
Sedangkan hasil tersebut tidak
mendukung penelitian Sahara (2013) menyatakan bahwa inflasi berpengaruh terhadap ROA bank. Pada penelitian ini menyatakan bahwa Inflasi berpengaruh
negatif (β= -0,084) terhadap ROE emiten perbankan dan berpengaruh signifikan (0,002<0,05). Hasil tersebut mendukung pendapat Penelitian Dwijayanthy dan Naomi (2009) menyatakan bahwa inflasi
berpengaruh terhadap ROE bank.
Penelitian Anto dan Wibowo (2012) dan Halim (2013) menyatakan bahwa inflasi tidak berpengaruh terhadap ROE bank. Pada penelitian ini menyatakan bahwa
Inflasi memiliki pengaruh positif (β=
0,090) terhadap return saham bank dan
tidak berpengaruh signifikan
(0,155>0,05). Hasil tersebut mendukunh penelitian Baramuli (2009) menyatakan bahwa inflasi tidak berpengaruh terhadap return saham bank.
Hubungan GDP terhadap ROA, ROE, dan Return Saham
Hasil dari penelitian ini menyatakan
bahwa GDP berpengaruh negatif (β= -0,130) dan berpengaruh signifikan (0,002<0,005) terhadap ROA bank. Hasil tersebut mendukung penelitian Sahara
(2009) menyatakan bahwa PDB
berpengaruh terhadap ROA bank dan tidak mendukung hasil penelitian Halim (2013) menyatakan bahwa PDB tidak berpengaruh terhadap ROA. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa GDP berpengaruh negatif (β= -0,374) dan tidak berpengaruh signifikan (0,163>0,005) terhadap ROE bank. Hasil tersebut mendukung penelitian Halim (2013)
menyatakan bahwa PDB tidak
berpengaruh terhadap ROA dan ROE bank dan tidak mendukung penelitian Anto dan Wibowo (2012) menyatakan bahwa PDB berpengaruh terhadap ROE bank. Hasil dari penelitian ini menyatakan
bahwa GDP berpengaruh positif (β=
0,185) dan tidak berpengaruh signifikan (0,767>0,005) terhadap return saham
bank. Hasil tersebut mendukung
penelitian Baramuli (2009) menyatakan bahwa PDB tidak berpengaruh terhadap return saham bank.
Hubungan Nilai Tukar Uang
(USD/IDR) terhadap ROA, ROE, dan Return Saham
Hasil dari penelitian ini menyatakan
bahwa nilai tukar berpengaruh positif (β=
0,011) dan berpengaruh tidak signifikan (0,691>0,05) terhadap profitabilitas ROA perbankan dan Nilai Tukar berpengaruh
positif (β= 0,329) dan berpengaruh tidak
signifikan (0,063>0,05) terhadap ROE
perbankan. Hasil tersebut tidak
mendukung penelitian Dwijayanthy dan Naomi (2009) menyatakan bahwa nilai tukar uang berpengaruh terhadap ROE bank. Hasil dari penelitian ini menyatakan
bahwa Nilai Tukar (USD/IDR)
berpengaruh negatif (β= -2,732) dan
berpengaruh signifikan (0,000<0,05) terhadap return saham bank. Hasil tersebut tidak mendukung penelitian Baramuli (2009) menyatakan bahwa nilai tukar uang tidak berpengaruh terhadap return saham bank.
Prosiding PESAT (Psikologi, Ekonomi, Sastra, Arsitektur &Teknik Sipil) Vol. 6, Oktober 2015
Universitas Gunadarma - Depok - 20-21 Oktober 2015 ISSN: 1858-2559
Hadiansyah dan Maulana, Pengaruh Indikator Moneter... E-481
Pada hasil penelitian ini menyatakan bahwa Current Ratio berpengaruh posiitif
(β= 3,038E-5) dan tidak berpengaruh signifikan (0,568>0,005) terhadap ROA
perbankan. Hasil tersebut tidak
mendukung penelitian Nahdi dkk (2013)
menyatakan bahwa current ratio
berpengaruh terhadap ROA bank. Pada hasil penelitian ini menyatakan bahwa Current Ratio berpengaruh positif (β=
0,000) dan tidak berpengaruh signifikan (0,228>0,005) terhadap ROE perbankan. Pada hasil penelitian ini menyatakan bahwa Current Ratio berpengaruh positif
(β= 0,000) dan tidak berpengaruh
signifikan (0,612>0,005) terhadap return saham bank.
Hubungan Cash Ratio terhadap ROA, ROE, dan Return Saham
Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa Cash Ratio berpengaruh negatif
(β= -0,006) dan tidak berpengaruh signifikan (0,206>0,05) terhadap ROA perbankan Penelitian Ruwanti (2011) menyatakan bahwa cash ratio berpengaruh terhadap ROA bank. Penelitian hubungan Cash Ratio terhadap ROE perbankan pada penelitian ini menyatakan bahwa Cash
Ratio berpengaruh negatif (β= -0,042) dan
tidak berpengaruh signifikan
(0,171>0,005) terhadap ROE perbankan. Pada penelitian ini menyatakan bahwa
Cash Ratio berpengaruh negatif (β= -0,109) dan tidak berpengaruh signifikan (0,129>0,005) terhadap return saham bank.
Hubungan Debt to Equity Ratio (DER) terhadap ROA, ROE, dan Return Saham
Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa DER memiliki pengaruh positif
(β= 0,000) dan tidak berpengaruh
signifikan (0,405>0,05) terhadap ROA bank. Hasil tersebut tidak mendukung penelitian Widati (2012) menyatakan bahwa DER berpengaruh terhadap ROA bank. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa DER memiliki pengaruh positif
(β= 0,010) dan berpengaruh signifikan
(0,000<0,05) terhadap ROE bank. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa DER berpengaruh positif (β= 0,004) dan
tidak berpengaruh signifikan (0,426>0,05) terhadap return saham bank. Hasil penelitian ini mendukung penelitian yang dilakukan oleh Utami (2005).
Hubungan Debt to Total Asset (DTA) terhadap ROA, ROE, dan Return Saham
Dalam penelitian ini menyatakan
bahwa DTA berpengaruh positif (β=
0,000) dan tidak signifikan (0,975>0,05) terhadap ROA perbankan. Penelitian Nahdi dkk (2013) menyatakan bahwa DTA tidak berpengaruh terhadap ROA. Hubungan DTA terhadap ROE perbankan pada penelitian ini menyatakan bahwa
DTA berpengaruh positif (β= 0,024) dan
tidak signifikan (0,757>0,05) terhadap ROE perbankan. Hubungan DTA terhadap Return Saham perbankan pada penelitian ini menyatakan bahwa DTA berpengaruh
positif (β= 0,226) dan tidak signifikan
(0,217>0,05) terhadap return saham bank.
Hubungan Time Interest Earned (TIE) terhadap ROA, ROE, dan Return Saham
Penelitian mengenai hubungan TIE terhadap ROA perbankan pada penelitian ini menyatakan bahwa TIE berpengaruh
positif (β= 0,006) dan signifikan
(0,03<0,05) terhadap ROA perbankan.
Penelitian mengenai hubungan TIE
terhadap ROE perbankan pada penelitian ini menyatakan bahwa TIE berpengaruh
positif (β= 0,062) dan signifikan
(0,000<0,05) terhadap ROE perbankan.
Penelitian mengenai hubungan TIE
terhadap Return Saham perbankan pada penelitian ini menyatakan bahwa TIE
berpengaruh positif (β= 0,070) dan
signifikan (0,011<0,05) terhadap Return Saham perbankan.
Prosiding PESAT (Psikologi, Ekonomi, Sastra, Arsitektur &Teknik Sipil) Vol. 6, Oktober 2015
Universitas Gunadarma - Depok - 20-21 Oktober 2015 ISSN: 1858-2559
E-482 Hadiansyah dan Maulana, Pengaruh Indikator Moneter...
Berdasarkan penelitian yang
dilakukan, maka kesimpulan yang dapat ditarik dari hasil penelitian ini adalah: 1. Inflasi berpengaruh negatif dan tidak
berpengaruh signifikan terhadap ROA emiten perbankan di BEI. Inflasi berpengaruh negatif dan berpengaruh signifikan terhadap ROE emiten perbankan emiten perbankan BEI. Inflasi berpengaruh positif dan tidak berpengaruh signifikan terhadap Return Saham emiten perbankan di BEI.
2. GDP berpengaruh negatif dan
berpengaruh signifikan terhadap ROA emiten perbankan di BEI. GDP
berpengaruh negatif dan tidak
berpengaruh signifikan terhadap ROE emiten perbankan emiten perbankan BEI. GDP berpengaruh positif dan tidak berpengaruh signifikan terhadap Return Saham emiten perbankan di BEI.
3. USD/IDR berpengaruh positif dan tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA emiten perbankan di BEI. USD/IDR berpengaruh positif dan tidak berpengaruh signifikan terhadap
ROE emiten perbankan emiten
perbankan BEI. USD/IDR
berpengaruh negatif dan berpengaruh signifikan terhadap Return Saham emiten perbankan di BEI.
4. Current Ratio berpengaruh positif dan tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA emiten perbankan di BEI. Current Ratio berpengaruh positif dan tidak berpengaruh signifikan terhadap ROE emiten perbankan emiten perbankan BEI. Current Ratio berpengaruh positif dan tidak berpengaruh signifikan
terhadap Return Saham emiten
perbankan di BEI.
5. Cash Ratio berpengaruh negatif dan tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA emiten perbankan di BEI. Cash Ratio berpengaruh negatif dan tidak berpengaruh signifikan terhadap ROE emiten perbankan emiten perbankan BEI. Current Ratio berpengaruh negatif dan tidak berpengaruh signifikan
terhadap Return Saham emiten
perbankan di BEI.
6. DER berpengaruh positif dan tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA emiten perbankan di BEI. DER berpengaruh positif dan berpengaruh signifikan terhadap ROE emiten perbankan emiten perbankan BEI. DER
berpengaruh positif dan tidak
berpengaruh signifikan terhadap Return Saham emiten perbankan di BEI. 7. DTA berpengaruh positif dan tidak
berpengaruh signifikan terhadap ROA emiten perbankan di BEI. DTA
berpengaruh positif dan tidak
berpengaruh signifikan terhadap ROE emiten perbankan emiten perbankan BEI. DTA berpengaruh positif dan tidak berpengaruh signifikan terhadap Return Saham emiten perbankan di BEI.
8. TIE berpengaruh positif dan
berpengaruh signifikan terhadap ROA
emiten perbankan di BEI. TIE
berpengaruh positif dan berpengaruh signifikan terhadap ROE emiten perbankan emiten perbankan BEI. TIE berpengaruh positif dan berpengaruh signifikan terhadap Return Saham emiten perbankan di BEI.
Saran
Saran dari penelitian ini adalah :
1. Bagi para calon investor yang akan melakukan investasi saham di pasar
modal, hendaknya memperhatikan
faktor fundamental seperti variabel makroekonomi dan khususnya kondisi keuangan perusahaan, karena kondisi atau kinerja keuangan perusahaan akan tercermin pada harga pasar sahamnya. 2. Dari hasil penelitian terlihat bahwa
Adjusted R2 masih rendah. Untuk penelitian selanjutnya, penelitian dapat diperluas dengan menambahkan jenis variabel makro lainnya seperti BI Rate, Jumlah Uang Beredar (JUB), dan Rasio
Keuangan lainnya atau dengan
mengubah jumlah sample dan jangka waktunya.
Prosiding PESAT (Psikologi, Ekonomi, Sastra, Arsitektur &Teknik Sipil) Vol. 6, Oktober 2015
Universitas Gunadarma - Depok - 20-21 Oktober 2015 ISSN: 1858-2559
Hadiansyah dan Maulana, Pengaruh Indikator Moneter... E-483
analisis data yang berbeda agar dapat
melihat adanya perbedaan atau
tidaknya menggunakan teknik analisis yang berbeda.
DAFTAR PUSTAKA
Anto dan M. Ghafur Wibowo.
2012.Faktor-Faktor Penentu
Profitabilitas Bank Umum Syariah di Indonesia. La_Riba Jurnal Ekonomi Islam. Vol VI, No.2, Desember, 2012.
Baramuli, Dedy N. 2009. Pengaruh Inflasi, Nilai Tukar, Tingkat Bunga, dan GDP Terhadap Return dan Nilai Saham. Jurnal Riset Akutansi Going Consern, 4 (4): 15-22.
Berlianta, Heli Charisma. 2005. Mengenal Valuta Asing. Gajah Mada University Press.Yogyakarta. Dwijayanthy, Febrina dan Prima Naomi.
2009. Analisis Pengaruh Inflasi, BI Rate, dan Nilai Tukar Mata Uang terhadap Profitabilitas Bank Periode 2003-2007. Karisma, 3(2): 87-98.
Ghozali, Imam. 2013. Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 21 Update PLS Regresi Edisi 7. Semarang : Badan Penerbit Universitas Diponegoro. Halim, Cindy. 2013. Pengaruh Variabel
Makroekonomi Terhadap Kinerja Perusahaan Di Indonesia Pasca Merger dan Akuisisi. FINESTA, 1(2): 24-29.
Harahap, Sofyan Syafri. 2008. Analisa Kritis atas Laporan Keuangan. Jakarta : PT. Raja Grafindo.
Horne, James C. Van dan John
M.Wachowiez, Jr. 2012. Prinsip-prinsip Manajemen Keuangan. Edisi 13. Buku 1. Jakarta : Salemba Empat.
Nahdi dkk. 2013. Pengaruh Current Ratio, Debt To Total Asset Ratio, Total Asset Turnover (TATO), Beban
Operasional Pendapatan
Operasional (BOPO), dan Dana Pihak Ketiga (DPK) Terhadap Profitabilitas Bank Umum Syariah. Jurnal Manajemen dan Akuntansi, 17(1).
Riyadi, Selamet. 2006. Banking Assets and Liability Management.
Jakarta: Lembaga Penerbit
Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.
Ruwanti, Gemi. 2011. Pengaruh Rasio Likuiditas Terhadap Kinerja Keuangan Perbankan Pada Bank-Bank Swasta GO-PUBLIC Di Bursa Efek Indonesia. Jurnal Manajemen dan Akuntansi, 12(2). Sahara, Ayu Yanita. 2013. Analisis
Pengaruh Inflasi, Suku Bunga BI, Dan Produk Domestik Bruto terhadap Return On Asset (ROA) Bank Syariah Di Indonesia. Jurnal Ilmu Manajemen, 1(1).
Sawir, Agnes. 2009. Analisa Kinerja Keuangan dan Perencanaan Keuangan Perusahaan. Jakarta : PT. Gramedia Jakarta.
Sawitri, Peni dan Eko Hartanto. 2007. Bank dan Lembaga Keuangan Lain. Jakarta: Universitas Gunadarma.
Utami, Setyaningsih Sri. 2005. Pengaruh Rasio Keuangan Terhadap Harga Saham (Studi pada Perusahaan Perbankan di Bursa Efek Jakarta).
Jurnal Ekonomi dan
Kewirausahaan, 5(2).
Widati, Listyorini Wahyu. 2012. Analisis Pengaruh Camel Terhadap Kinerja Perusahaan Perbankan Yang Go
Publik. Jurnal Dinamika