Menjelaskan karakteristik perusahaan yang
menggunakan sistem kos proses
Membedakan sistem kos pekerjaan-order dan sistem
kos proses
Menjurnal transaksi aliran kos dalam departemen dan
dari departemen ke departemen
Menjelasakan dan memberi contoh konsep unit
ekuivalen
Menyusun laporan kos produksi departemen
Menjelaskan secara konseptual pengembangan sistem
Tujuan Pembelajaran
Pengertian
• Pabrik mobil • Perakitan mobil
• Penyulingan minyak • Pabrik semen
Sistem kos proses adalah sistem pengkosan untuk perusahaan yang memproduksi barang yang cukup seragam melalui
beberapa departemen secara kontinus.
Sistem ini bertujuan menghasilkan data agar dapat disusun
laporan kos produksi per departemen (cost of production report).
Contoh perusahaan:
• Pabrik tekstil
• Perusahaan farmasi • Pabrik kertas
Sistem Kos Pekerjaan-Order versus Kos Proses
Unsur PembedaProduk
Fasilitas produksi Basis akumulasi kos Media pencatatan Media pelaporan
Waktu pelaporan
Pembebanan overhead Kos unit
Pengkosan Pekerjaan
Bervariasi antar pekerjaan Fleksibel
Pekerjaan
Kartu kos pekerjaan Pekerjaan
Tiap pekerjaan selesai dan periodik
Kos normal
Berbeda untuk tiap pekerjaan
Pengkosan Proses
Cukup seragam
Permanen, ban berjalan Departemen
Akun Barang Dalam Proses Laporan kos produksi
departemen Periodik
Kos aktual atau normal
Catatan Istilah
Mengapa digunakan istilah pengkosan?
Istilah cost dapat diserap menjadi kos sebagai kata benda (nomina).
Oleh karena itu, istilah to cost sebagai kata kerja (verba) dapat pula diserap menjadi mengkos. Demikian pula
bentuk gerund costing dapat diserap menjadi pengkosan
mengikuti analogi berikut:
dropping (pendropan)
bombing (pemboman)
testing (pentesan)
drop (drop)
bomb (bom)
test (tes)
to drop (mendrop)
to bomb (membom)
to test (mentes)
Konsep Pengkosan Proses
Laporan Kos Produksi Departemen 1
Gudang Barang Jadi
Pengiriman ke Pelanggan Departemen 1 Departemen 2 Departemen 3
BDP-Dept 2
Barang Jadi
XXX XXX
Kos Barang Terjual
XXX XXX
Laporan Kos Produksi Departemen 2
Laporan Kos Produksi Departemen 3 Material TK langsung Overhead
BPM KJP TOH
T T
Kos produksi
Sistem Kos Pekerjaan-Order sebagai Pembanding
Kartu Kos Pekerjaan
MAT TKL OH
3
Kartu Kos Pekerjaan
MAT TKL OH
2
Kartu Kos Pekerjaan
MAT TKL OH
1
Kartu Kos Pekerjaan
MAT TKL OH
3
Kartu Kos Pekerjaan
MAT TKL OH
2
Kartu Kos Pekerjaan
MAT TKL OH
1
Kartu Kos Pekerjaan
MAT TKL OH
3
Kartu Kos Pekerjaan
MAT TKL OH
2
Kartu Kos Pekerjaan
MAT TKL OH
Barang Jadi
XXX XXX
Departemen 1
Pekerjaan 1
Pekerjaan 2
Pekerjaan 3
BB
TKL
OH
Departemen 2
Pekerjaan1
Pekerjaan2
Pekerjaan3
BB
TKL
OH
Gudang Barang Jadi
Pekerjaan1
Pekerjaan2
Akuntansi Overhead dalam Pengkosan Proses
Overhead-Kendali
XXX
XXX
XXX XXX
XXX
Depresiasi Mesin
XXX XXX
Asuransi Pabrik
XXX XXX
Gaji Pengawas Pabrik
XXX XXX
OH Macam-Macam
XXX XXX
BDP-Departemen 1
XXX XXX
BDP-Departemen 2
XXX XXX
BDP-Departemen 3
XXX XXX
pembebanan (aktual)
Akuntansi Overhead dalam Pengkosan Proses
Depresiasi Mesin
XX X
XXX Asuransi Pabrik
XX X
XXX Gaji Pengawas Pabrik
XXX XXX
OH Macam-Macam
XX X
XXX
OH-Kendali-Dept 1
XXX XXX
BDP-Departemen 1
XXX XXX
OH-Kendali-Dept 2
XXX XXX
OH-Kendali-Dept 3
XXX XXX
BDP-Departemen 2
XXX XXX
BDP-Departemen 3
XXX XXX
pembebanan
Langkah-Langkah
Penyusunan Laporan Kos Produksi
Menganalisis
aliran fisik
dan
menentukan
unit ekuivalen
Menentukan
kos unit
atas dasar kos total
diproses (kos dipertanggungjawabkan
)
Merekonsiliasi kos:
menentukan kos barang
Pos-Pos Pembentuk Laporan Kos Produksi
Unit dipertanggungjawabkan
4.000 unit
BDP awal
46.000 unit
Masuk proses
Departemen 1
Proses
2.000 unit 48.000 unit
Aliran Fisik
Departemen 1
Proses
Rp900.000 800.000 810.000
Bahabn baku TK langsung Overhead
Total 50.000 unit
Rp57.750.000 23.550.000 14.190.000
Bahabn baku TK langsung Overhead
Jumlah Rp 2.510.000
Jumlah Rp95.490.000
Rp1.750.000 Jumlah Rp95.230.000
Jumlah Rp 2.770.000
Aliran Kos
Unit pertanggungjawabkan
Total 50.000 unit
Unit Ekuivalen
Unit selesai yang dapat dihasilkan dalam suatu perioda atau proses seandainya semua sumber daya yang tersedia dalam perioda atau proses tersebut dicurahkan untuk menyelesai-kan produk atau pekerjaan jadi.
Misalnya tersedia 30 jam TKL untuk 5 pekerjaan dan tiap pekerjaan memerlukan 10 jam TKL untuk menyelesaikan.
30 jam digunakan untuk mengerjakan lima pekerjaan tetapi semua tidak
selesai (5 pekerjaan 60% selesai)
ekuivalen dengan
30 jam dicurahkan seluruhnya untuk menghasilkan pekerjaan selesai sebanyak-banyaknya (3 pekerjaan 100%
selesai)
Formula Unit Ekuivalen
Unit ekuivalen (UE) harus ditentukan untuk barang dalam proses awal dan akhir untuk menentukan kos unit.
Disebut kos unit bukan kos per unit karena unit ekuivalen diterapkan untuk tiap komponen produk. Kos per unit
digunakan untuk produk jadi.
UE (akhir) = persentase tingkat selesai X unit fisik barang dalam proses UE (awal) = (100% - persentase tingkat selesai) X unit fisik barang dalam proses
Unit Ekuivalen Produksi
Unit ekuivalen yang dapat dihasilkan oleh komponen produk (material, tenaga kerja, dan overhead) yang dimasukkan dalam suatu departemen dalam suatu perioda.
Komponen produk dengan unit ekuivalen terkecil menjadi
kendala dalam menentukan banyaknya (unit ekuivalen) produk jadi yang dapat diselesaikan dari barang dalam proses.
Unit ekuivalen produksi adalah unit ekuivalen total per
Metoda Penentuan Unit Ekuivalen Produksi
Penentuan unit ekuivalen produksi ditentukan oleh cara memperlakukan barang dalam proses awal.
Metoda rata-rata berbobot:
Komponen barang dalam proses awal dianggap sebagai bagian dari (dan dicampur dengan) komponen produk yang dimasukkan proses dalam
suatu perioda sehingga unit ekuivalennya tidak perlu diperhitungkan. Kos tiap komponen produk ditambahkan pada kos komponen produk masuk proses.
Metoda MPKP:
Barang dalam proses awal diperlakukan terpisah dengan komponen masuk proses sehingga perlu dihitung unit ekuivalennya untuk menentukan
BDP awal
Komponen masuk proses
BDP akhir Produk selesai
Konsep Pengkosan Rata-Rata Bebobot
BDP awal
Komponen masuk proses
BDP akhir Produk selesai dari BDP awal
Konsep Pengkosan MPKP
Masukan Proses Hasil
Produk selesai dari komponen masuk proses
Penyajian Laporan Kos Produksi
Laporan kos produksi memuat subjudul:
Aliran fisik dan unit ekuivalen produksi, berisi: • Unit dipertanggungjawabkan
• Unit pertanggungjawaban
Kos total diproses dan kos unit, berisi: • Kos total dipertanggungjawabkan
• Kos unit ekuivalen dan kos unit penuh
Sistem Kos Standar
Analisis variansi
Sediaan Material
XXX (aktual)
XXX (standar)
Analisis variansi
Tenaga Kerja Langsung
XXX (aktual)
XXX (standar)
Overhead Pabrik
XXX
Barang Dalam Proses
XXX (standar)
Barang Dalam Proses
XXX (standar)
XXX (standar)
ke