• Tidak ada hasil yang ditemukan

ProdukHukum Pendidikan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "ProdukHukum Pendidikan"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

SALINAN

PERATURAN

MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA

NOMOR 11 TAHUN 2008

TENTANG

PERUBAHAN PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL NOMOR 18 TAHUN 2007 TENTANG SERTIFIKASI BAGI GURU DALAM JABATAN

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL,

Menimbang : a. Bahwa dalam rangka memberikan tunjangan profesi bagi guru yang lulus sertifikasi bagi guru dalam jabatan yang lebih berkeadilan, perlu mengubah Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 18 Tahun 2007 tentang Sertifikasi Guru Dalam Jabatan;

b. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a perlu menetapkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional tentang Perubahan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 18 Tahun 2007 Tentang Sertifikasi Bagi Guru Dalam Jabatan;

Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 157, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4586);

2. Peraturan Presiden Nomor 9 Tahun 2005 tentang Kedudukan, Tugas, Fungsi, Susunan Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Negara Republik Indonesia sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Presiden Nomor 94 Tahun 2006;

(2)

dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 77/P Tahun 2007.

MEMUTUSKAN:

Menetapkan : PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL TENTANG PERUBAHAN PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL NOMOR 18 TAHUN 2007 TENTANG SERTIFIKASI BAGI GURU DALAM JABATAN.

Pasal I

Ketentuan Pasal 6 Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 18 Tahun 2007 Tentang Sertifikasi Bagi Guru Dalam Jabatan diubah menjadi sebagai berikut.

“Pasal 6

(1) Guru yang diangkat oleh Pemerintah, pemerintah daerah, atau badan hukum penyelenggara pendidikan yang menjadi peserta sertifikasi pada tahun berjalan dan telah memiliki sertifikat pendidik, nomor registrasi guru dari Departemen Pendidikan Nasional pada tahun berjalan, dan melaksanakan beban kerja guru sekurang-kurangnya 24 (dua puluh empat) jam tatap muka dalam satu minggu, berhak atas tunjangan profesi pendidik sebesar satu kali gaji pokok yang dibayarkan terhitung mulai bulan Januari pada tahun berikutnya setelah memperoleh sertifikat pendidik.

(2) Guru yang diangkat oleh Pemerintah, pemerintah daerah, atau badan hukum penyelenggara pendidikan yang menjadi peserta sertifikasi pada sebelum tahun berjalan dan telah memiliki sertifikat pendidik, nomor registrasi guru dari Departemen Pendidikan Nasional pada tahun berjalan, dan melaksanakan beban kerja guru sekurang-kurangnya 24 (dua puluh empat) jam tatap muka dalam satu minggu, berhak atas tunjangan profesi pendidik sebesar satu kali gaji pokok yang dibayarkan terhitung mulai bulan berikutnya setelah bulan dikeluarkannya sertifikat pendidik.

(3)

Pasal II

Peraturan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.

Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 11 April 2008

MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL, TTD.

BAMBANG SUDIBYO

Salinan sesuai dengan aslinya Biro Hukum dan Organisasi Departemen Pendidikan Nasional, Kepala Bagian Penyusunan Rancangan Peraturan Perundang-undangan dan Bantuan Hukum I,

Referensi

Dokumen terkait

Peserta sertifikasi guru tahun 2017 adalah guru yang diangkat sampai dengan 30 Desember 2015 dengan persyaratan sebagai berikut.... Persyaratan Peserta

Tujuan ini adalah untuk: mengetahui pemahaman guru tentang sertifikasi guru, tentang tujuan sertifikasi guru, tanggapan guru tentang sertifikasi guru yang sudah

energi listrik untuk gedung kantor dan/atau bangunan yang dikelola oleh pemerintah, pemerintah daerah, badan usaha milik negara, dan badan usaha milik

(2) Maksud Pemerintah tersebut dalam ayat (1) pasal ini dilaksanakan oleh Dewan dan Biro Rekonstruksi Nasional, dibantu oleh Badan Penyelenggara Urusan

kontingen yang disampaikan secara tertulis 15 (lima belas) hari sebelum pelaksanaan penjemputan. 2) Panitia Penyelenggara menyediakan kendaraan untuk mengantar kontingen saat

7) Surat Rekomendasi dari Pejabat Eselon III/Kepala Kantor yang bersangkutan, khusus bagi calon peserta yang memperoleh ijazah sebelum yang bersangkutan diangkat

Jumlah peserta sertifikasi guru ditetapkan oleh pemerintah  Untuk alasan keefektifan dan efisiensi pelaksanaan sertifikasi guru  serta  penjaminan  kualitas 

• Pemindahan Guru yang diangkat oleh Pemerintah Pusat atau Pemerintah Daerah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan setelah Guru yang bersangkutan bertugas pada