• Tidak ada hasil yang ditemukan

TA TE 1205191 Chapter5

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "TA TE 1205191 Chapter5"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

Faisyal Alif Ramdhan, 2015

STUDI ANALISIS PROFIL TAHANAN TANAH DI UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

BAB V

KESIMPULAN

5.1

Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data pengukuran pentanahan di Universitas Pendidikan Indonesia penulis menyimpulkan hal-hal sebagai berikut:

1. Hasil pengukuran titik pengukuran 82 daerah Gedung Kebudayaan dengan kedalaman 0,5m didapat 117 Ω, titik pengukuran 95 daerah gedung Pusat Administrasi dengan kedalaman 1m didapat 64.5 Ω, titik pengukuran 55 daerah gedung FIP dengan kedalaman 1,5m didapat 41.8333 Ω, dan titik pengukuran 9 daerah gedung Asrama Mahasiswa dengan kedalaman 1,8m didapat 31 Ω. Hal ini membuktikan bahwa tahanan elektroda pentanahan untuk elektroda tunggal akan bernilai semakin kecil bila elektroda tersebut ditanam semakin dalam.

2. Hasil perhitungan dengan kedalaman 0,5m didapat 126.1734118 Ω, kedalaman 1m didapat 74.12408138 Ω, kedalaman 1,5m didapat

53.72035476 Ω, dan kedalaman 1,8m didapat 46.3799 Ω. Hal ini membuktikan bahwa tahanan elektroda pentanahan untuk elektroda tunggal akan bernilai semakin kecil bila elektroda tersebut ditanam semakin dalam.

3. Hasil perbandingan antara pengukuran dan pentanahan didapat bahwa kedalaman 0.5m didapat selisih sebesar 16,506 Ω, kedalaman 1m didapat selisih sebesar 9.6241 Ω, kedalaman 1.5m didapat selisih sebesar 11.8871

(2)

59

Faisyal Alif Ramdhan, 2015

STUDI ANALISIS PROFIL TAHANAN TANAH DI UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

4. Hasil nilai tahanan rata-rata pentanahan di Universitas Pendidikan Indonesia Setiabudi adalah 61.34454605 Ω didapat dari hasil rata-rata metode I, metode V, metode L, dan metode 60%.

5.2

Saran

1. Pengukuran dan analisis bisa dikembangkan dengan metode dan kondisi tanah dan jenis elektroda batang yang lain.

2. Jika akan memasang elektroda pentanahan dengan elektroda di tanah dalam jangka panjang perlu dipertimbangkan faktor keselamatan, misalnya pada saat proses penanaman elektroda batang harus benar benar tertanam di dalam tanah sehingga tidak membahayakan lingkungan sekitar.

(3)

Faisyal Alif Ramdhan, 2015

STUDI ANALISIS PROFIL TAHANAN TANAH DI UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA

Referensi

Dokumen terkait

Dari latar belakang yang telah dijelaskan maka dalam penulisan proyek akhir ini penulis mengambil judul tentang “ Studi Analisis Profil Tahanan Tanah di

Hasil pengujian pada tabel, semakin kecil tahanan beban menghasilkan arus starting yang semakin besar hal ini dikarenakan pada nilai tahanan yang lebih kecil

Semakin tinggi tegangan elektroda ada keeenderungan laju korosi menurun eukup banyak, menjadi minimumnya sebesar 0,035 ropy, hal ini karena semakin tinggi tegangan elektroda maka

Efisiensi operasi yang diproksikan oleh rasio BOPO, dimana bila rasio ini. semakin besar, maka bank semakin tidak efisien

Elektroda plat adalah elektroda dari bahan plat logam (utuh atau berlubang) dari kawat kasa. Pada umumnya elektroda ini ditanam dalam tanah. Elektroda ini digunakan bila

dilakukan pengukuran tahanan pentanahan dengan mempergunakan Digital Earth Resistance Tester 4105 A. Copper rod ini ditanam ke dalam tanah mulai kedalaman 1 m dan

Hasil pengukuran tahanan pentanahan di LRT Sumatera Selatan petak jalan Stasiun RSUD-Stasiun PUK memiliki tahanan pentanahan yang berbeda-beda pada setiap tiangnya, hal ini dipengaruhi

Berikut ini pada Gambar 3 sampai dengan 11 disajikan perbandingan tahanan sistem pentanahan berdasarkan hasil perhitungan dan pengukuran terhadap elektroda yang digunakan dan waktu