METODOLOGI PENELITIAN
3.1 Objek
Penelitian
3.1.1 Sejarah Perusahaan
PT. Asuransi Umum Bumiputeramuda 1967 (selanjutnya disebut BUMIDA) didirikan atas ide pengurus AJB Bumiputera 1912 sebagai induk perusahaan yang diwakili oleh Drs. H.I.K Suprakto dan Mohamad S. Hasyim, MA sesuai dengan akte No. 7 tanggal 8 Desember 1967 dan Notaris Raden Soerojo Wongsowidjojo, SH yang berkedudukan di Jakarta dan diumumkan dalam tambahan Berita Negara Republik Indonesia No. 15 tanggal 20 Februari 1970. Bumida memperoleh ijin operasi dari Direktorat Lembaga Keuangan, Direktorat Moneter Dalam Negeri, Departemen Keuangan Republik Indonesia melalui surat No. KEP.350/DJM/111.3/7/1973 tanggal 24 Juli 1973 dan diperpanjang sesuai Keputusan Menteri Keuangan Tahun 1986.
BUMIDA Bumiputera menuju cita-cita menjadi ”The Big Ten” perusahaan asuransi umum, menguasai pasar retail di Indonesia, dan menjadi perusahaan yang berkualitas, dipercaya dan menguntungkan bagi semua pihak yang berkepentingan (stakeholder).
Dalam Rapat Umum Pemegang Saham pada tanggal 30 April 2004, pemegang saham memutuskan untuk menambah dan meningkatkan Modal Statutair menjadi Rp. 100 M, kemudian pada tanggal 23 Maret 2007, AJB Bumiputera 1912 sebagai induk Bumida menambah modal setor untuk Bumida sebesar Rp. 30 M. Dengan demikian, modal setor Bumida yang sebelumnya hanya Rp. 70 M, saat ini telah genap menjadi Rp. 100 M. Hal ini berarti Bumida telah memenuhi regulasi pemerintah yang tertuang dalam PP No. 63 tahun 1999 yang mewajibkan setiap perusahaan asuransi memiliki modal setor minimal Rp. 100 M. Modal setor yang telah mencapai Rp. 100 M tentunya akan semakin menambah keyakinan manajemen bahwa cita-cita perusahaan menjadi ”The Big Ten” dapat segera terwujud.
Dalam perjalannya selama 40 tahun Bumida hadir untuk selalu dapat melayani, menemani, melindungi, menghadirkan rasa aman, kepastian dan kenyamanan bagi seluruh masyarakat Indonesia melalui solusi yang aktif dan kompetitif. Kerja keras dan pantang menyerah serta introspeksi diri akan selalu dilakukan Bumida sampai kapanpun sebagai perusahaan asuransi umum yang kokoh, berpengalaman, sehat, andal dan dapat dipercaya.
Untuk memberikan kemudahan dan kecepatan serta kenyamanan dalam hal pelayanan, Bumida selalu didukung lebih dari 1000 mitra kerja, Account Office Bank, Account Office Broker, Account Officer Produk
Liability Dokter dan Account Officer Pemerintahan yang tersebar di berbagai kawasan di Indonesia. Dalam perkembangannya Bumida terbagi atas Bumida Konvensional & Bumida Syariah. Kantor Pusat Bumida (Konvensional & Syariah) beralamat di JL. Wolter Monginsidi No. 63 Jakarta Selatan 12180, selain itu Bumida Konvensional memiliki 44 kantor operasional yang tesebar di 44 wilayah Indonesia, sedangkan 14 kantor operasional syariah berjumlah sebanyak 9 cabang, jumlah tersebut tentunya akan terus berkembang seiring dengan perkembangan usaha Bumida.
Bumida didukung oleh sumber daya manusia yang handal, ahli dan berpengalaman dibidangnya, yang tersebar di kantor pusat maupun kantor operasional di wilayah Indonesia.yang siap memberikan layanan terbaik untuk para nasabah Bumida. Hingga saat ini sumber daya manusia yang dimiliki Bumida sebanyak 550 orang pegawai tetap. Sebanyak 210 orang berlatar belakang pendidikan S1/S2, 170 orang berlatar belakang pendidikan Diploma Tiga/Sarjana Muda dan sisanya non-diploma yang memiliki keahlian dalam bidang asuransi umum. Dalam memenuhi Peraturan Pemerintah mengenai Tenaga Ahli Asuransi Umum, Bumida memiliki tenaga ahli masing-masing bergelar Ahli Asuransi Indonesia Kerugian (AAI-K) sebanyak 2 orang dan Ahli Ajun Asuransi Indonesia Kerugian (AAAI-K) sebanyak 24 orang. Setiap tahun Bumida melakukan investasi untuk pendidikan yang besarnya di atas 13 persen dari biaya pegawai. Hal ini akan terus dilakukan Bumida untuk mempersiapkan tenaga profesional
dan kader masa depan perusahaan. Dari segi portofolio polis yang dimiliki oleh Bumida pada tahun 2006 sebanyak 86.248, naik 34.68% dari tahun 2005 yang hanya sebanyak 64.601, namun hasil yang diharapkan dari bisnis retail belum maksimal dan untuk mencapai visi perusahaan yaitu memimpin pasar retail memerlukan waktu yang relatif lama.
Berdasarkan laporan keuangan Bumida tahun 2006 pencapaian laba bersih Bumida (Konvensional & Syariah) naik 5,48% menjadi Rp. 11.019 M dari Rp. Rp. 10.447 M di tahun 2007. Walaupun pencapaian target premi bruto hanya 83.45%, Bumida mengalami pertumbuhan sebesar 7,68% dari tahun 2005 dengan mencatat pencapaian Rp. 191,93 M. Hasil investasi Bumida mengalami lonjakan yang cukup signifikan yaitu sebesar Rp. 11.050 M yang mengalami pertumbuhan 121% dari tahun 2005 yang hanya mencatat hasil Rp. 4.998 M. Adapun nilai RBC perusahaan sampai akhir tahun 2006 mencapai 230.53%.
Pada tahun 2005 Bumida melalui penilaian yang dilakukan lembaga sertifikat kelas dunia SGS, dinyatakan layak menerima sertifikat ISO 9001:2000 yang dapat menjadi alat untuk membawa perusahaan bisa beroperasi dengan standar internasional. Selain itu sertifikat ISO 9001:2000 juga bisa menjadi pintu masuk bagi untuk memperbaiki semua sistem yang ada di perusahaan. Sertifikasi ISO merupakan bentuk implementasi budaya perusahaan BUMIDAKOE sekaligus merupakan implementasi misi
perusahaan, dan yang tepenting adalah ISO merupakan proses pembelajaran untuk membangun sistem yang baik bagi perusahaan. Hingga saat ini sertifikat ISO 9001:2000 mampu dipertahankan oleh Bumida.
Beberapa penghargaan yang diterima oleh Bumida antara lain :
• Tahun 2007 Bumida berhasil mendapatkan peringkat BBB+ dengan prospek stabil atas kekuatan finansial dari PT. Pemeringkat Effek Indonesia (Pefindo).
• Asuransi Umum predikat sangat bagus tahun 2005 versi majalah Info Bank.
• Asuransi terbaik tahun 2005 versi majalah Investor.
• The Big Five Trusted in Fire Insurance Category 2002 versi majalah Kapital.
• The Big Five Trusted in Health Insurance Category 2002 versi majalah Kapital.
• The Big Five Trusted in Motor Vehicle Insurance Category 2002 versi majalah Kapital.
• The Most Valuable Brand in Fire Insurance Category 2003 versi majalah SWA.
Gambar 3.1 Jaringan Pemasaran dan Pelayanan PT. Asuransi Umum Bumiputeramuda 1967
3.1.2 Visi dan Misi Perusahaan
Visi Perusahaan
Berkembang untuk menjadi yang terdepan sebagai pemain utama Pasar Retail.
Misi Perusahaan
Menguasai Pasar Retail melalui inovasi terus menerus didukung oleh SDM yang berkualitas dan berpartisipasi aktif dalam pengembangan jaringan Bumiputera group menuju 10 besar Asuransi Umum.
3.1.3 Struktur Organisasi
Stuktur Organisasi yang dimiliki oleh Bumida adalah Direksi Bumida membawahi 4 Divisi, yaitu Divisi Pemasaran, Divisi Keuangan, Divisi Teknik, Divisi SDM & Logistik. Selain itu Bagian Humas dan Kesekretariatan, Bagian Pemeriksa Umum & ISO serta Bagian Informasi & Teknologi. Masing-masing divisi serta bagian tersebut adalah :
• Direktur Utama membawahi :
1. Bagian Pemeriksa Umum & ISO 2. Bagian Humas & Kesekretariatan 3. Bagian Informasi & Teknologi
• Direktur Teknik membawahi : Divisi Teknik
¾ Bagian Teknik Marine & Aviation ¾ Bagian Teknik Inward
¾ Bagian Teknik Property & Mechinery Breadown ¾ Bagian Teknik Motor Vehicle & Aneka
¾ Bagian Teknik Askes & Personal Accident ¾ Bagian Teknik Bonding, Kredit & Engineering
• Direktur Keuangan dan Investasi membawahi : ¾ Bagian Pembukuan, Perpajakan & Anggaran ¾ Bagian Investasi
¾ Bagian Keuangan
• Direktur Pemasaran dan SDM membawahi : 1. Divisi Pemasaran
¾ Divisi Pemasaran Korporasi
- Bagian Pengembangan Bisnis Korporasi - Bagian Pengembanga Bisnis Korporasi Khusus - Bagian Operasional Korporasi
¾ Divisi Pemasaran Retail - Bagian Pemasaran Retail - Retail Sinergi
¾ Retail Non Sinergi 2. Divisi SDM & Logistik
¾ Divisi SDM
- Bagian Hukum & Personalia - Bagian Pengembangan SDM ¾ Divisi Logistik
3.1.4 Produk Yang Dihasilkan
Bumida menjalankan usaha jasa asuransi umum baik yang bersifat perorangan / individu (retail), maupun kumplan / group (korporasi). Produk-produk Bumida dikemas dalam berbagai produk, baik produk yang standart, produk paket maupun produk yang khusus diciptakan untuk memenuhi keinginan dan kebutuhan dari nasabah yang membutuhkan jasa asuransi umum (tailor made).
Produk Bumida ditawarkan serta dikemas sedemikian rupa sehingga mampu untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan asuransi umum dari berbagai strata ekonomi, sosial juga usia. Bumida memiliki dua segmentasi dalam memasarkan produknya, yakni asuransi umum retail dan asuransi umum korporasi. Asuransi umum retail ditujukan untuk masyarakat umum (retail non sinergi) dan juga bersinergi dengan nasabah dari induk perusahaan yaitu AJB Bumiputera 1912 (retail sinergi), sedangkan asuransi umum korporasi terbagi atas korporasi umum (korporasi dan perbankan) serta korporasi khusus (yang berhubungan dengan pemerintahan dan produk liability).
Seperti halnya perusahaan lain, dalam memasarkan produknya Bumida mengalami pasang surut perkembangan produknya yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar yang berkembang saat ini. Ada
beberapa produk asuransi yang sudah tidak dipasarkan lagi, sedangkan beberapa produk yang masih dipasarkan hingga saat ini antara lain :
Produk Asuransi Perorangan / Ritel 1. Produk RumahKoe
Merupakan produk asuransi umum yang ditujukan untuk masyarakat luas yang memiliki rumah tinggal pribadi yang menginginkan perlindungan dari resiko kebakaran. Pada produk ini terdapat sejumlah keuntungan (benefit) tambahan apabila tempat tinggal dari nasabah mengalami kerugian, antara lain santunan pembersihan puing, santunan meninggal dunia untuk pemilik rumah serta santunan meninggal dunia untuk pembantu rumah tangga akibat kebakaran, santunan kerugian akibat banjir, santunan kerugian akibat kerusuhan dan huru hara, serta santunan akibat penucurian yang disertai dengan kekerasan.
2. Produk MobilKoe
Merupakan produk asuransi umum yang ditujukan untuk masyarakat luas yang memiliki kendaraan roda empat / mobil yang menginginkan perlindungan dari resiko kerusakan sebagian / tolal dan juga resiko pencurian / kehilangan. Pada produk ini terdapat sejumlah keuntungan (benefit) tambahan apabila kendaraan, pengemudi maupun penumpang mengalami kecelakaan, antara lain santunan tanggung jawab hukum pihak ke tiga, santunan asuransi kecelakaan diri bagi pengemudi dan penumpang,
santunan kerugian akibat banjir, santunan akibat kerusuhan dan huru hara, serta santunan pengurusan biaya pengurusan administrasi apabila kendaraan yang diasuransikan hilang / dicuri.
3. Produk MotorKoe
Merupakan produk asuransi umum yang ditujukan untuk masyarakat luas yang memiliki kendaraan roda dua / motor yang menginginkan perlindungan dari resiko kerusakan dan juga resiko pencurian / kehilangan. Pada produk ini terdapat sejumlah keuntungan (benefit) tambahan apabila kendaraan, pengemudi maupun penumpang mengalami kecelakaan, antara lain santunan tanggung jawab hukum pihak ke tiga, santunan asuransi kecelakaan diri bagi pengemudi dan penumpang, santunan pengurusan biaya pengurusan administrasi apabila kendaraan yang diasuransikan hilang / dicuri.
4. Produk SehatKoe
Merupakan produk asuransi umum yang ditujukan untuk masyarakat luas yang menginginkan perlindungan terhadap resiko penyakit yang diderita. Bentuk perlindungannya yaitu berupa penggantian biaya rawat inap selama nasabah mengalami sakit dan harus dilakukan perawatan. Perlindungan yang ditawarkan cukup panjang, yaitu selama 180 hari untuk periode pertanggungan selama satu tahun. Produk ini ditujukan untuk
perorangan, keluarga yang belum memiliki anak, maupun keluarga yang memiliki dua orang anak.
5. Produk SiswaKoe
Merupakan produk asuransi umum yang ditujukan untuk masyarakat luas yang menginginkan perlindungan terhadap resiko penyakit yang diderita. Yang menjadi nasabah produk ini adalah para siswa / siswi, guru, staff administrasi sekolah dari jenjang pendidikan Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Umum / Sekolah Menengah Kejuruan.
6. Produk MahasiswaKoe
Merupakan produk asuransi umum yang ditujukan untuk masyarakat luas yang menginginkan perlindungan terhadap resiko penyakit yang diderita. Yang menjadi nasabah produk ini adalah para mahasiswa / mahasiswi, dosen, staf administrasi universitas / sekolah tinggi / lembaga pendidikan.
Produk Asuransi Korporasi 1. Produk KaryawanKoe 2. Produk Asuransi Kebakaran
3. Produk Asuransi Kendaraan Bermotor 4. Produk Asuransi Pengangkutan
5. Produk Asuransi Rangka Kapal & Pesawat 6. Produk Asuransi Kecelakaan Diri
7. Produk Asuransi Kesehatan 8. Produk Asuransi Rekayasa 9. Produk Asuransi Aneka
10. Produk Asuransi Penjamian, Custom Bond & Kontra Bank Garansi
Produk Asuransi Khusus
1. Produk Jaminan Kecelakaan Diri & Kematian 2. Produk Asuransi Tanggung Gugat Profesi Dokter 3. Produk Asuransi Kredit
3.1.5 Arti Logo Bumida
o Logo Lama Bumida
Arti Logo lama Bumida :
- Warna Biru melambangkan cita-cita/idealisme yang abadi.
- Huruf BP tidak terputus dan angka 1967 dalam kotak melambangkan Bumida berdiri sejak tahun 1967 dan memberikan perlindungan kepada masyarakat secara terus-menerus.
- Bumida merupakan Grup Bumiputera
o Logo Baru Bumida
Gambar 3.3 Logo Baru Bumida
Arti Logo baru Bumida :
- Identitas perusahaan disimbolkan dengan kata “Bumida Bumiputera “, yang merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan yang mengandung makna selalu bersinergi dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat.
- Garis lengkung yang menyerupai angka enam melambangkan bahwa setiap insan di Bumida harus memahami 3 Prinsip dasar serta Nilai Dasar :
Prinsip dasar : Idealisme, Kebersamaan & Profesionalisme Nilai dasar : Berkualitas, dipercaya & menguntungkan
- Garis lengkung yang memayungi angka 67 dan kata Bumida – bahwa Bumida adalah perusahaan asuransi yang didirikan pada tahun 1967 senantiasa memberikan perlindungan kepada masyarakat yang membutuhkan, sekaligus optimisme Bumida dalam meraih masa depan. Angka 67 menggambarkan masa lalu, kini dan masa depan.
- Warna Biru melambangkan cita-cita/idealisme yang abadi Warna merah melambangkan semangat, patriotisme
Warna dasar putih melambangkan bahwa dalam pelayanan kepada masyarakat dilandasi dengan ketulusan.
3.1.6 Budaya Perusahaan
Untuk menjaga reputasi, kepercayaan dan juga mewujudkan visi dan misi perusahaan agar selelu menjadi yang terpercaya dan terkemuka, Bumida menerapkan budaya perusahaan yang diterapkan di seluruh bidang layanannya.
Adapun budaya perusahaan tersebut adalah : BUMIDAKOE B U M I D A K O E merupakan kepanjangan dari :
Ulet dan pantang menyerah Menghargai nasabah kecil Inovatif dan aktif
Disiplin dan taat prosedur Amanah dan tidak ingkar janji Kebanggan dan kebersamaan Orientasi pada target dan waktu Efektif dan efisien
Bumida berkeyakinan apabila BUMIDAKOE dapat dijalankan dengan benar dan konsisten serta ditunjang dengan kondisi finansial yang kuat,, maka tidak mustahil bagi Bumida untuk dapat mewujudkan Visi perusahaan yaitu menjadi Pemain Utama Pasar Retail. Perubahan identitas korporasi dimulai dengan melakukan pembenahan internal berupa perubahan budaya perusahaan, pembenahan sumber daya manusia, teknologi informasi, inovasi produk dan standart mutu pelayanan. Selain itu Bumida memperluas pasar sasaran (target market) melalui mekanisme ”sinergi” dengan AJB Bumiputera 1912. Tujuan dilakukannya perubahan identitas korporasi adalah :
o Menjadi asuransi kerugian yang professional
o Perusahaan asuransi kerugian yang kuat dalam organisasi dan keuangan
o Dikelola oleh SDM yang professional dibidang asuransi kerugian o Mampu mewujudkan Visi dan Misi Perusahaan
o Dikenal dan dipercaya oleh masyarakat
URAIAN 2002 2003 2004 2005 2006
Pendapatan premi bruto 81,737 117,926 186,798 178,241 191,926 Pendapatan premi netto 40,320 61,625 94,007 103,364 118,426 endapatan non operasional 2,771 3,855 6,369 6,159 11,480 Beban klaim netto 13,778 25,861 42,797 54,586 65,097 ban Operasional 19,528 27,474 39,144 43,724 50,130 Beban non Operasional 1,100 697 677 257 1,219 Sebelum pajak 8,685 11,448 17,757 13,530 14,063 Pajak penghasilan 2,114 3,047 4,035 3,083 3,043 bersih setelah pajak 6,571 8,401 13,722 10,447 11,020
Total Aktiva 66,525 93,037 132,383 166,450 169,960 Aktiva lancar 53,823 77,649 121,106 154,004 131,927 ktiva tetap 11,205 13,406 8,263 8,466 25,008 Aktiva lainnya 1,497 1,979 3,014 3,981 13,025 Total kewajiban 37,350 55,334 73,033 78,520 79,204 Kewajiban lancar 34,629 51,108 66,225 70,384 69,932 Modal disetor 20,000 25,000 25,000 70,000 70,000 Jumlah Ekuitas 29,175 37,703 59,350 87,930 90,756 P be Laba Laba A
3.2 Desain
Penelitian
Dalam penelitian ini kami menggunakan kuesioner dengan membagi desain penelitian menjadi kedalam 3 bagian, masing-masing yaitu : Bagian I (pertama), Bagian II (kedua), Bagian III (ketiga).
Pada Bagian I (pertama) ini dilakukan survey dengan memberikan pertanyaan secara random kepada masyarakat umum untuk mengetahui tingkat brand awareness asuransi kerugian secara umum serta brand awareness Bumida.
Pada Bagian II (kedua) dilakukan survey dengan memberikan pertanyaan yang lebih mendalam mengenai brand awareness Bumida melalui pengenalan Logo Bumida, baik melalui Logo Lama Bumida dan Logo Baru Bumida.
Pada Bagian III (ketiga) dilakukan survey dengan memberikan pertanyaan yang bertujuan untuk memberikan saran dan rekomendasi kepada Bumida mengenai persaingan perusahaan asuransi secara umum serta media informasi yang paling tepat untuk meningkatkan brand awareness Bumida di masa yang akan datang.
3.3
Waktu dan Lokasi Survey
Dalam penelitian ini total keseluruhan kuesioner yang dibagikan sebanyak 200 kuesioner dan seluruh kuesioner tersebut dinyatakan valid untuk dianalisa lebih lanjut. Karena keterbatasan waktu, survey dilakukan berdasarkan penarikan sample secara tidak acak melalui prosedur kemudahan memperoleh sampling. Survey dilakukan kepada masyarakat umum di area Jakarta selama rentang waktu 3 (tiga) minggu sejak tanggal 01 Mei 2008 sampai dengan tanggal 21 Mei 2008, dimana survey dilakukan di area perkantoran, kampus, mal serta area perumahan.
3.4 Populasi
dan
Sampel
Populasi yang disurvey dalam penelitian ini adalah masyarakat umum di daerah Jakarta. Ukuran sampel dapat ditentukan dengan mempertimbangkan faktor-faktor antara lain : tingkat akurasi sampel, tingkat variabilitas sampel, serta ketersediaan sumber daya dan ditentukan dengan pendekatan konvensional (yaitu berdasarkan jumlah yang diyakini tepat untuk pengambilan sampel), karena pada penelitian yang menggunakan metode penarikan sampel secara tidak acak terdapat kebebasan untuk menentukan anggota populasi yang masuk kedalam sampel.
Pemilihan sampel untuk survey konsumen dipilih secara acak yang dikelompokkan berdasarkan :
• Usia, yaitu :
- dibawah 18 tahun - usia 18-24 tahun - usia diatas 24 tahun • Pekerjaan, yaitu :
- Mahasiswa - Pegawai Negri - Pegawai Swasta - Sedang Tidak Bekerja • Pengeluaran perbulan, yaitu :
- dibawah Rp. 1.000.000,-
- Rp. 1.000.000,- – Rp. 2.000.000,- - Rp. 2.000.000,- – Rp. 5.000.000,- - diatas Rp. 5.000.000,-
3.5
Teknik Pengumpulan Data
Suatu penelitian akan memberikan hasil yang sesuai dengan harapan bila ditunjang dengan data-data yang representatif (mewakili polulasi yang diteliti). Data yang mewakili tersebut diperoleh melalui dua cara, yaitu : data primer data data sekunder.
Data Primer
Data primer diperoleh dari penelitian dekriptif yang berupa pengumpulan data yang dilakukan dengan cara melakukan survei eksternal. Survei eksternal dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada responden yang representatif yang mewakili masyarakat umum yang berada di daerah Jakarta. Pertanyaan yang ada dalam kuesioner merupakan gabungan dari pertanyaan terstruktur. Tujuan survey eksternal yang dilakukan adalah untuk memperoleh data-data yang dapat diolah dan digunakan nantinya untuk memperoleh informasi dalam proyek ini. Dalam kuesioner eksternal ini terdapat 20 pertanyaan yang terdiri dari pertanyaan terbuka, semi terbuka dan pertanyaan tertutup. Pertanyaan-pertanyaan tersebut terdiri dari beberapa bagian yang memiliki tujuan berbeda, yaitu : 1. Pertanyaan bagian pertama terdiri dari 8 pertanyaan, terbagi atas 4 pertanyaan umum untuk mengumpulkan data dari responden dan 4 pertanyaan mengenai brand awareness asuransi kerugian secara umum dan brand awareness Bumida.
2. Pertanyaan bagian kedua terdiri dari 5 pertanyaan mengenai brand awareness terhadap Bumida yang difokuskan pada pengenalan Logo Lama Bumida dan Logo Baru Bumida.
3. Pertanyaan bagian ketiga terdiri dari 7 pertanyaan untuk mengumpulkan informasi mengenai Asuransi Bumida dan media informasi yang tepat untuk meningkatkan brand awareness Bumida dimasa yang akan datang.
Pengumpulan data dilakukan dengan cara kuesioner diisi oleh responden dengan panduan dari petugas yang sekaligus bertindak sebagai pengawas jika ada pertanyaan yang terlewatkan atau tidak dimengerti oleh responden, juga untuk mengurangi resiko tidak tergalinya kesadaran merek dan kecil kemungkinan responden tidak menyelesaikan pengisian.
Data Sekunder
Data sekunder biasanya menggunakan dokumen atau data hasil penelitian pihak lain. Data sekunder ini digunakan untuk mendapatkan gambaran umum perusahaan dan kondisi persaingan dalam industri. Sumber dari data sekunder ini antara lain : artikel majalah, jurnal, buku-buku yang relevan, website, annual report perusahaan, thesis dan sebagainya.
3.6 Variabel
Variabel yang digunakan dalam GFP ini adalah : a. Variable brand awareness, yang meliputi :
• Top of Mind (puncak pikiran),
• Unaware of Brand (tidak menyadari keberadaan merek)
b. Variabel brand knowledge, dimana mengacu kepada pengetahuan masyarakat terhadap logo dari Bumida.
3.7
Model dan Metode Analisis
Metode penelitian yang digunakan dalam GFP ini adalah dengan menggabungkan model deskriptif, seperti tabel, grafik, diagram dengan model analitik dan pertanyaan berjenjang yang hasilnya dapat mengetahui pengaruh perubahan logo Bumida dan juga kegiatan pemasaran yang perlu dilakukan oleh Bumida.