PENYELENGGARAAN
SATU DATA INDONESIA
Rapat Implementasi Kebijakan Satu Data Indonesia
Provinsi Kalimantan Timur
Balikpapan, 27 Mei 2021
Oktorialdi, Ph.D.
Staf Ahli Bidang Pemerataan dan Kewilayahan,
Koordinator Sekretariat Satu Data Indonesia Tingkat Pusat,
PRINSIP
Perkembangan Prinsip Satu Data : Standar Data dan Metadata
Standar Data yang berlaku lintas instansi pusat dan daerah
ditetapkan oleh Pembina Data tingkat Pusat
Standar Data
Struktur dan format baku Metadata yang berlaku lintas
instansi pusat dan daerah ditetapkan oleh Pembina Data
tingkat Pusat Metadata D ite rb itka n d ala m b en tu k pe do m an / p etu nju k
Menyusun (sesuai kebutuhan) dan mengusulkan rancangan standar data (kepada Pembina Data) dan / atau meminta pembinaan / rekomendasi (kepada Pembina Data) terkait standar data yang dibutuhkan
Menyusun (sesuai kebutuhan) metadata dan / atau meminta pembinaan / rekomendasi (kepada Pembina Data) terkait metadata yang dibutuhkan
Menjadi acuan K/L/D dalam…
Perkembangan Standar Data & Metadata Perban (BPS) No.4/2020 tentang Standar Data Statistik, dan No.5/2020 tentang Struktur dan Format Baku Metadata
(Kegiatan, Variabel, & Indikator) Statistik
Prakarsa Sistem Layanan Data Keuangan (SLDK) untuk
mewujudkan Integrated Financial
Management Information System
(IFMIS) dalam mewujudkan Satu Data Keuangan.
BIG menggunakan SNI ISO 19131 sebagai panduan standar data dan SNI 8843-1:2019 sebagai acuan profil metadata Geospasial
Petunjuk Teknis Standar Data Statistik ( Peraturan BPS
Nomor 4 Tahun 2020 )
•
Bertujuan memberikan acuan pelaksanaan dan pedoman pengelolaan standar data statistik bagi instansi pusat dan/atau instansi daerah•
Data yang dihasilkan harus memenuhi Standar Data: Konsep, Definisi, Klasifikasi, Ukuran, dan SatuanPetunjuk Teknis Standar dan Metadata
Badan Informasi Geospasial
Petunjuk Teknis Standar dan Metadata
Kementerian Keuangan
Acuan Standarisasi
Data Keuangan
Penyelenggaraan Prinsip SDI : Kode Referensi &/ Data Induk
Walidata Pusat :
Mempublikasikan Kode Referensi / Data Induk yangsudah disepakati dalam Portal SDI
Walidata :
Pemeriksaan Kesesuaian Kode Referensi pada Data
Produsen Data :
Produksi Data berpedoman pada kode referensi
yang dipublikasikan oleh Walidata
Pembina Data Menetapkan Kode Referensi dan/ Data Induk beserta Walidata Instansi
Pusat yang mempublikasikan
Koordinasi Dalam Penyusunan Kode
Referensi/Data Induk Harmonisasi
Kode Referensi
Kode Referensi [Data] adalah tanda berisi karakter yang mengandung atau menggambarkan makna, maksud, atau norma tertentu sebagai rujukan identitas Data yang bersifat unik.
Data Induk
Data Induk adalah Data yang merepresentasikan objek dalam proses bisnis pemerintah yang ditetapkan sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan Presiden ini untuk digunakan bersama.
FORUM SATU DATA TINGKAT PUSAT
Peran Dewan Pengarah,
menetapkan kode referensi
beserta Walidata pada :
1.
Data yang pembina datanya
belum ditetapkan
2.
Forum SDI tidak mencapai
kesepakatan
Skema Interoperabilitas
Petunjuk Teknis Layanan Interoperabilitas Data (LID) dan integrasi Pusat Data Nasional sedang dikerjakan oleh KemenkominfoPENYELENGGARA
Penyelenggara Satu Data Indonesia
DATA
Dukcapil DATA CENTE R KETUA DEWAN PENGARAH ARSITEKTU R SPBE PEMBIN A DATA Statistik PEMBINA DATA Geospasia l
Dikoordinasikan oleh Bappenas
PEMBINA DATA Keuangan Negara PEMBINA DATA Statistik PEMBINA DATA Geospasial SEKRETARIAT (P/D) PRODUSEN DATA (P/D) PRODUSEN DATA (P/D) PEMBINA DATA (P/D) FORUM SDI (P/D) WALIDATA (P/D) –
WALIDATA PENDUKUNG (D) WALIDATA PENDUKUNG (D)WALIDATA (P/D) –
Dukcapil DEWAN PENGARAH KETUA & PEMBINA DATA Big Data
DATA CENTER ARSITEKTUR
SPBE
FORUM SATU DATA
INDONESIA
FORUM SATU DATA INDONESIA TINGKAT DAERAH
FORUM
SATU DATA
(Dikoordinasikan oleh Kepala Bappeda) Berkoordinasi Berkoordinasi Memberi Dukungan DATA PRIORITAS DAFTAR DATA PRODUSEN DATA DATA PRIORITAS DAFTAR DATA PRODUSEN DATA DATA PRIORITASDAFTAR DATA PRODUSEN DATA DATA PRIORITASDAFTAR DATA PRODUSEN DATAWALIDATA
WALIDATA PENDUKUNG
PEMBINA
DATA
SEKRETARIAT SATU
DATA INDONESIA
(Unit kerja di Bappeda)
Hal yang dibahas di Forum SDI
Tingkat Daerah:
- Daftar Data dan Data
Prioritas (Berdasarkan
Keputusan Forum Satu Data
Indonesia tingkat Pusat)
- Rencana Aksi
REPUBLIK INDONESIA
Penentuan Daftar Data
• Sesuai dengan arsitektur
SPBE;
• Kesepakatan Forum SDI
Pusat;
• Rekomendasi Pembina
Data;
Penentuan Data Prioritas
• RKP & RPJMN;
• SDGs;
• Mendesak / arahan
Presiden;
Penentuan Rencana Aksi
•
pengembangan SDM
kompeten;
•
penyusunan juknis
pelaksanaan SDI;
•
kegiatan terkait
pengumpulan Data;
•
kegiatan terkait
pemeriksaan Data;
•
kegiatan terkait
penyebarluasan Data;
•
kegiatan lain yang
mendukung tercapainya
Data yang sesuai dengan
prinsip SDI
Penentuan Kode
Referensi dan/atau Data
Induk
Penentuan Calon
Pembina Data Lainnya
Pembatasan Akses Data
Tertentu
Forum SDI melaksanakan tugas melalui kegiatan
Komunikasi
Koordinasi
Pengambilan KesepakatanForum Satu Data Indonesia juga berperan dalam
penyelesaian permasalahan tata kelola Data yang
terjadi di Indonesia
PENYELENGGARAAN SDI SECARA TERPADU
Perencanaan (Pasal 26) Pengumpulan Data (Pasal 32) Pemeriksaan Data (Pasal 34) Pemeriksaan Data Prioritas lanjutan (Pasal 35 ayat (2) Data Prioritas Daftar Data PEMBINA DATA Prinsip SDI Tidak Sesuai Prinsip SDI Tidak Sesuai Prinsip SDIPenyebarluasan Data
(Pasal 36 ayat (2))
Pengaturan Akses
(Pasal 37)
Sesuai Prinsip SDI Sesuai Prinsip SDI PORTAL SATU DATA INDONESIA MEDIA LAINNYA • Daftar Data (Psl 27)• Daftar Data Prioritas (Psl 28) • Rencana Aksi (Psl 29) • Kode Referensi • Data induk • Arsitektur Data • Permasalahan lainnya • Rencana Aksi
Data Akurat, Mutakhir, Terpadu, Dapat Dipertanggungjawabkan, Mudah Diakses, dan Dibagipakaikan
• Peraturan Menteri tentang Data Prioritas yang akan dikumpulkan dan Rencana Aksi (Psl 30)
WALIDATA
Standar Data Kode Referensi Metadata Interoperabilitas
PRODUSEN DATA PEMBINA DATA
1 2 3 4 FORUM SDI TINGKAT PUSAT, PROVINSI, KAB/KOTA WALIDATA
Tahapan Perencanaan Data
20
Pra-Forum Satu Data Indonesia Forum Satu Data Indonesia Pasca Forum Satu Data Indonesia - Identifikasi Data: Sebuah tahapan untuk menginventarisasi ketersediaan data dalam suatu instansi - Harmonisasi Data: Kegiatan untuk memetakan kondisi implementasi standar data dan menyelesaikan tumpang tindih penyelenggaraan data antar produsen data dalam suatu instansi - Pembahasan Daftar Data dan Data Prioritas: Tahapan untuk mendiskusikan Daftar data dan data prioritas pada tahun penyelenggaraan Satu Data - Pembahasan Rencana Aksi: Tahapan untuk membahas kegiatan dan pengembangan lain untuk mendukung program SDI - Penetapan Daftar Data dan Data Prioritas: Agenda untuk menetapkan daftar data dan data prioritas yang mencakup jadwal pemutakhiran data tersebut. - Penetapan Rencana Aksi: Penetapan isi rencana aksi yang disepakati oleh Forum SDI - Penyepakatan Berita Acara Kesepakatan Forum Satu Data Indonesia: Tahapan bagi penyelenggara SDI untuk mereviu dan menyepakati hasil kesepakatan Forum melalui penandatanganan berita acara. - Diseminasi Berita Acara Kesepakatan Forum Satu Data Indonesia: Tahapan untuk mendiseminasikan dokumen Berita Acara Kesepakatan yang sudah ditandatangani oleh penyelenggara SDI. - Penyusunan dan Penetapan Ketetapan Menteri PPN*: Jika dibutuhkan, maka Data Prioritas dan Rencana Aksi SDI dapat disusun secara formal melalui ketetapan Menteri PPNForum Satu Data Indonesia adalah wadah komunikasi, koordinasi, dan
fasilitasi terkait penyelenggaraan Satu Data Indonesia.
Penyusunan Daftar Data Prioritas
Pelaksanaan di Instansi
Pusat dan Daerah
Kriteria Data Prioritas
Usulan Walidata Tingkat
Pusat
Arahan Dewan Pengarah
Forum SDI Tingkat Pusat
Untuk ditetapkan oleh Kementerian PPN sebagai daftar data yang dijadikan
Daftar Prioritas.
Instansi Tingkat Pusat dan Daerah (Provinsi dan Kab/Kota)
sebagai pelaksana dari pengumpulan data prioritas, sebagaimana ditetapkan
dalam Forum SDI.
1
Penentuan di Instansi
Pusat
3
4
Mendukung Prioritas Pembangunan dan prioritasPresiden dalam RPJMN dan/atau RKP. Mendukung pencapaian pembangunan berkelanjutan. Memenuhi Kebutuhan Mendesak
Sumber Rekomendasi Data
Prioritas
Contoh Daftar Data Prioritas*
*Contoh yang ditunjukkan disini bersifat draf dan hanya sebagai ilustrasi bentuk matriks daftar data
prioritas.
Penyelenggaraan Kebijakan Satu Peta
Penyelenggaraan Satu Data Indonesia
Penyelenggaraan Informasi Geospasial (JIGN)
Perencanaan
Pengumpulan
Pemeriksaan
Penyebarluasan
Pengumpulan
Integrasi
Sinkronisasi
Pengumpulan
Pengolahan
Pengelolaan
Penyebarluasan
Portal Satu
Data
Perencanaan Data
Standar data, struktur & format Metadata Spasial mengacu pada ketetapan oleh BIG selaku Pembina Data Spasial
Pemeriksaan Data
Pemeriksaan data spasial termasuk integrasi IGT (Informasi Geospasial
Tertentu) dengan IGD (Informasi Geospasial Dasar, serta sinkronisasi antara data spasial
Penyebarluasan Data
Penyebarluasan data spasial (selain melalui InaGeoPortal) melalui layanan
interoperabilitas Data yang akan diintegrasikan dengan Portal Satu Data
Perkembangan Implementasi Prinsip Satu Data Indonesia
STANDAR DATA & METADATA
Data Statistik
●
Peraturan BPS No.4/2020 tentang Juknis StandarData
●
Peraturan BPS No.5/2020 tentang Juknis Metadata●
Rencana kerja implementasi Standar Data & Metadata2021
Data Geospasial
●
Pedoman Standar Data dan Metadata Geospasial dimuat dalam Katalog Unsur Geospasial Indonesia (KUGI) dengan mengacu pada SNI 8843-1: 2019 danISO 19131
●
Rencana kerja implementasi Standar Data & Metadata 2021Data Keuangan Negara
●
Pedoman standar data dan metadata keuangan melekat pada pedoman-pedoman pengoperasianaplikasi keuangan dengan mengacu pada IFMIS
(Integrated Financial Management Information
System)
●
Rencana kerja implementasi Standar Data & Metadata 2021KODE REFERENSI DAN DATA INDUK
BPS telah melakukan bridging/relasi antar Kode Wilayah
Administrasi versi Kemendagri, BPS, dan PT Pos.
Sekretariat SDI sedang mempersiapkan Forum SDI untuk menyepakati Kode Referensi Wilayah Administrasi
terpadu sebagai acuan seluruh K/L/D
Forum Satu Data Indonesia (15 Februari 2021)
menyepakati Data Dukcapil berbasis NIK dimanfaatkan sebagai Data Induk tunggal Penduduk Indonesia
INTEROPERABILITAS
Forum Satu Data Indonesia (10 Mei 2021) membahas
mengenai Kode Referensi Fasilitas Pelayanan Kesehatan dalam rangka percepatan penanganan Pandemi Covid-19
Pengembangan Portal Satu Data Indonesia dalam proses
clearance oleh BSSN dan KemenPAN-RB. Portal
data.go.id versi Beta sudah beroperasi dan terintegrasi
dengan 51 portal data K/L/D memuat 94.690 dataset Permenkominfo terkait Layanan Interoperabilitas Data sedang dalam tinjau ulang oleh Kominfo
Kegiatan Identifikasi Data Kementerian/Lembaga
Merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Perencanaan Data dalam Forum Satu Data Indonesia
tingkat Pusat yang bertujuan untuk melakukan pemetaan data di Kementerian/Lembaga yang nantinya
akan disusun menjadi sebuah Daftar Data untuk dikumpulkan sesuai dengan ketentuan Perpres
39/2019.
74
K/L menghadiri kegiatan Identifikasi Data yang dilaksanakan pada tanggal 5 - 16 April 2021.
20
K/L sudah mengumpulkan Formulir Identifikasi Data yang nantinya dapat diolah menjadi Daftar Data.
Data
Prioritas Daftar Data
Daftar Data yang akan Dikumpulkan Selanjutnya
Proses Perencanaan Data dimulai dari identifikasi, dilanjutkan dengan
penentuan daftar data yang akan dikumpulkan, sebelum menentukan
daftar data yang menjadi prioritas dari daftar data yang akan
dikumpulkan.
Terakhir, baru rencana program dan kegiatan untuk mengumpulkan
data tersebut ditentukan.
Pelaksanaan Forum Satu Data Indonesia
Forum Satu Data Indonesia: Identifikasi Data dan Informasi tingkat Pusat
● Menginventarisasi semua daftar data dan informasi yang telah dihasilkan oleh setiap K/L dalam
melaksanakan Renja K/L.
● 74 K/L telah menghadiri Sesi Forum Identifikasi Data yang dilaksanakan tgl 5-16 April 2021. Hingga
saat ini sudah terkumpul hasil identifikasi data dari 20 K/L
● Sebagian dataset K/L telah teridentifikasi dalam Forum tersebut, dan masih terus berkembang untuk
kemudian dipetakan sebagai daftar data dan diintegrasikan (sebagian) dengan API.
Forum Satu Data Indonesia: Rencana Aksi Satu Data Indonesia 2021
● Pembahasan rencana aksi SDI oleh Kelompok Kerja Forum Satu Data Indonesia, menyepakati agenda
rencana aksi 2021 : (1) Pembinaan Data; (2) Pusat Data Nasional dan Layanan Interoperabilitas Data, (3)
Integrasi Layanan Data Pemerintah Daerah dan SIPD; (4) Optimalisasi bagipakai data dukcapil sebagai data
Induk Penduduk; dan (5) Integrasi Sistem Informasi Bantuan Pemerintah.
Forum Satu Data Indonesia: Integrasi Sistem Informasi Dana Bantuan Pemerintah Terintegrasi
● Penyepakatan integrasi data bantuan sosial, bantuan pemerintah, dan subsidi sebagai agenda
percepatan SDI 2021 dengan melibatkan Produsen Data dan Walidata strategis serta Pembina Data,
membentuk task force yang terdiri dari Tim Hukum, Teknis dan Tata Kelola sebagai percepatan SDI
untuk agenda tersebut
PERAN SATU DATA DALAM
5
Program Prioritas
2
Major Project
3
Program Prioritas
2
Major Project
5
Program Prioritas
19
Major Project
4
Program Prioritas
Tanpa Major Project
-
namun mendukung semua Major Project terkait7
Program Prioritas
4
Major Project
-
termasuk IntegrasiBantuan Sosial Menuju Skema Perlindungan Sosial Menyeluruh
7
Program Prioritas
7
Major Project
TINJAUAN RKP 2021
PN 2
- Mengembangkan
Wilayah untuk Mengurangi
Kesenjangan dan Menjamin
Pemerataan
PN 3
- Meningkatkan
Sumber Daya Manusia
Berkualitas dan Berdaya
Saing
PN 4
- Revolusi Mental dan
Pembangunan Kebudayaan
PN 5
- Memperkuat
Infrastruktur untuk Mendukung
Pengembangan Ekonomi dan
Pelayanan Dasar
PN 6
- Membangun
Lingkungan Hidup,
Meningkatkan Ketahanan
Bencana, dan Perubahan Iklim
PN 7
- Memperkuat Stabilitas
Polhukhankam dan
Transformasi Pelayanan Publik
8
Program Prioritas
7
Major Project
-
termasuk didalamnyaPemberdayaan UMKM
PN 1 -
Memperkuat
Ketahanan Ekonomi untuk
Pertumbuhan Berkualitas
Identifikasi Kebutuhan Data Berdasar RKP 2021
PP 6
● KP 2
○ ProPN 1
PN 1 -
Memperkuat Ketahanan Ekonomi untuk Pertumbuhan Berkualitas dan Berkeadilan Indikator :Pertumbuhan PDB Industri Logam Dasar Kementerian/Lembaga : Kementerian Perindustrian
PP 1
●
KP 4
○ProPN 1
PN 1 -
Memperkuat Ketahanan Ekonomi untuk Pertumbuhan Berkualitas dan Berkeadilan Indikator :Persentase pemanfaatan gas bumi domestik Kementerian/Lembaga :
Kementerian ESDM
Contoh Fokus Pemanfaatan SDA
Ilustrasi proses identifikasi kebutuhan data berdasarkan ukuran-ukuran capaian pembangunan sesuai dengan Dokumen
Perencanaan di tingkat pusat, sebagaimana tujuan Satu Data untuk mendukung perencanaan, evaluasi, pemantauan dan
pengendalian pembangunan
Kebutuhan Data :
●Besaran Produksi Gas Bumi per titik produksi dan per satuan waktu (Statistik)
●Besaran Pemanfaatan Gas Bumi Domestik per titik produksi dan per satuan waktu (Statistik)
●Peta Titik Produksi Gas Bumi Nasional (Spasial)
Kebutuhan Data :
●PDB Sektor Industri Logam Dasar per satuan waktu (Statistik)
Program Strategis
Nasional -
Sustainable Development Goals (SDGs)Contoh TINJAUAN RKP 2021
31
- Jumlah Bantuan Traktor Roda 2 - Jumlah luasan lahan sawah yang
mendapatkan bantuan Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP)
- Jumlah penyaluran pupuk urea bersubsidi
- Jumlah UPPO yang telah dibentuk
Data Kementerian Pertanian
mendukung
Program Strategis
Nasional -
Bantuan Pemerintah/Bantuan SosialPN 1 -
Memperkuat Ketahanan Ekonomi untuk Pertumbuhan Berkualitas dan Berkeadilan- Penurunan Emisi CO2 : Penurunan emisi gas rumah kaca
- Data Aksi Penurunan Emisi GRK (Mulai tahun 2019)
- Data Emisi CO2 dari Kebakaran Hutan dan Lahan
- Data Persebaran Titik Panas Kebakaran Hutan dan Lahan
Data Kementerian Lingkungan Hidup Dan Kehutanan
mendukung
PN 6 -
MembangunLingkungan Hidup, Meningkatkan Ketahanan Bencana, dan
Perubahan Iklim
Skema TINJAUAN RKPD 2021 Provinsi Kalimantan Timur
32
Data yang dihasilkan oleh
44
OPD Lingkup Pemerintah Provinsi Kalimantan Timurmendukung
Arah Kebijakan
Prioritas
1.
Peningkatan Daya Saing SDM dan
Tenaga Kerja;
2.
Peningkatan nilai tambah dan daya
saing produk komoditi unggulan daerah;
3.Optimalisasi sumber-sumber
pendapatan daerah, penataan perizinan
dan pengendalian investasi;
4.
Penguatan konektivitas dan pemerataan
pelayanan infrastruktur dasar;
5.
Peningkatan Kualitas Pengelolaan
Lingkungan Hidup dan Penataan Ruang;
6.Peningkatan Kinerja Tata Kelola
Pemerintah Daerah dan Kualitas
Pelayanan Publik;
7.
Pemulihan ekonomi dan perbaikan
kondisi sosial masyarakat akibat situasi
pandemi Covid-19.
Prioritas Provinsi
Pemerintah Daerah perlu
melakukan
identifikasi data
yang dihasilkan oleh44 OPD yang mendukung RKPD
PERCEPATAN IMPLEMENTASI
SATU DATA DI TINGKAT DAERAH
Ilustrasi Kolaborasi Percepatan Satu Data Indonesia
SDGs
UMKM
Bantuan
Pemerintah
Peran
Pembina
Data
Badan Pusat Statistik
Melakukan pembinaan data sektoral pada
K/L/D agar data yang dihasilkan berkualitas
Kementerian Keuangan
Melakukan pembinaan kepada K/L/D mengenai
administrasi keuangan negara
Badan Informasi Geospasial
Melakukan pembinaan pada K/L/D terkait data
spasial dari hasil data BPS dan Kementerian
Keuangan
Kementerian
PPN/Bappenas
K/L/D
Lainnya
PN/PP/MP
KERANGKA IMPLEMENTASI SDI TINGKAT DAERAH
1.Regulasi Daerah terkait SDI yang memuat penyelenggara Satu Data tingkat
Daerah, penyelenggaraan Satu Data tingkat Daerah, dukungan anggaran dan
koordinasi/ konsultasi dengan Forum Satu Data Indonesia
2.. Penerbitan SK Penyelenggara Satu Data dan Forum Satu Data
3. Aktivasi penyelenggara SDI dan Sekretariat Satu Data Indonesia
4. Walidata provinsi melakukan pendampingan/asistensi kepada Walidata
kabupaten/kota di bawahnya
5. Berkoordinasi dengan Pembina Data Daerah untuk menerapkan standar dan
metadata di semua data OPD
6. Penyelenggaraan Forum Satu Data untuk penyepakatan daftar data daerah
7. Penerapan standar dan metadata oleh Walidata dengan berkoordinasi kepada
Pembina Data Daerah, dilakukan penguatan SDM pengelola data dan alur
pemutakhiran data
DUKUNGAN SEKRETARIAT SATU DATA INDONESIA
Dukungan Sekretariat Satu Data Indonesia
dalam bentuk pendampingan dan
penerbitan referensi regulasi Satu Data
Indonesia tingkat daerah.
Pendampingan pelaksanaan Satu Data
Indonesia di Tingkat Daerah
Referensi Pergub/ Perwali / Perbup mengenai Satu Data Indonesia untuk daerah
Referensi juknis perencanaan data di tingkat daerah (dalam penyusunan)
Referensi juknis portal instansi
tingkat daerah (dalam penyusunan)
Referensi Surat Keputusan tingkat daerah terkait Pembentukan Penyelenggara Satu Data Indonesia
No Indikator Pertanyaan Kondisi Existing Tindak Lanjut 1. Peraturan Gubernur mengenai
Penyelenggaran SDI dan SK Gubernur Penetapan Penyelenggara SDI Provinsi Kalimantan Timur
Dalam proses review Biro Hukum Penetapan Pergub dan SK Gubernur serta Publikasi
2. Forum Satu Data Provinsi Kalimantan Timur
Penunjukan Kepala Bappeda Provinsi Kalimantan Timur sebagai Koordinator Forum SDI
Menunggu penetapan Pergub dan SK Gubernur
3. Walidata Daerah dan Peran Walidata Daerah Provinsi Kalimantan Timur
Diskominfo sebagai Walidata Daerah dan sudah mengumpulkan 323 dataset yang sudah diperiksa
Data yang dikumpulkan dan dipublikasikan melalui portal data (data.kaltimprov.go.id) perlu merujuk ke Daftar Data yang akan ditetapkan Forum SDI Tingkat Pusat
4. Portal Data Daerah Sudah ada portal data (data.kaltimprov.go.id) yang menggunakan server diskominfo dan sudah ada mekanisme berbagipakai data
Perlu memperhatikan Kaidah Layanan Interoperabilitas Data yang disusun Kominfo dan Manajemen Akses yang ditetapkan Sekretariat SDI
5. Prinsip Satu Data Indonesia
(Standar Data, Metadata, Kode Referensi dan Data Induk serta Kaidah Interoperabilitas)
1. Standar Data yang berlaku masih belum mengikuti pusat;
2. Masih belum adanya metadata;
3. Masih belum adanya Kodifikasi Data; dan 4. Sudah dapat melaksanakan bagi pakai
Data.
1. Standar Data dan Metadata dapat mengacu pada Perban (BPS) No.4/2020 tentang Standar Data Statistik, dan No.5/2020 tentang Struktur dan Format Baku Metadata (Kegiatan, Variabel, & Indikator) Statistik. Data Spasial mengacu kebijakan BIG menggunakan SNI ISO 19131 sebagai panduan standar data dan SNI 8843-1:2019 sebagai acuan profil metadata Geospasial.
2. Kode Referensi merujuk keseragaman kode wilayah yang telah disusun oleh Kemendagri dan BPS