PENERAPAN ELECTRE UNTUK SELEKSI PENERIMA
BANTUAN BERAS MISKIN
Ris
namikaProg. Studi Ilmu Komputer Fakultas MIPA Universitas Lambung Mangkurat Jl. A. Yani Km 36 Banjarbaru, Kalimantan selatan
Email : [email protected]
Abstract
Poverty is one of the major problems encountered in public life in Indonesia today. This condition causes a decline in the level of welfare of the community, in an effort to overcome the economic crisis that the government create a program of assistance rice to poor families (Raskin) in all villages in Indonesia. The Village as a determinant of poor rice recipient demanded the central government to collect data Raskin recipients. The purpose of this research is to develop a decision support system using ELECTRE methods that can did a selection, so that beneficiaries are really worth can be sorted by best value. Through the method ELECTRE then any alternative compared to other alternatives based on predetermined criteria and achieve the results appropriate and fair for all potential recipients Raskin. The alternative with the highest score will be the recipient of Raskin.
Keywords: DSS, Raskin, Selection, Electre.
Abstrak
Kemiskinan merupakan salah satu masalah utama yang dihadapi dalam kehidupan bermasyarakat di Indonesia saat ini. Kondisi ini menyebabkan turunnya tingkat kesejahteraan hidup masyarakat, dalam upaya mengatasi krisis ekonomi yang terjadi maka pemerintah membuat program pemberian bantuan beras kepada keluarga-keluarga miskin (Raskin) di seluruh desa di Indonesia. Perangkat Desa selaku penentu penerima beras miskin dituntut pemerintah pusat untuk melakukan pendataan calon penerima Raskin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membangun sebuah sistem pendukung keputusan dengan menggunakan metode ELECTRE yang dapat melakukan seleksi , sehingga calon penerima bantuan yang benar-benar layak bisa diurutkan berdasarkan nilai paling baik. Melalui metode electre maka setiap alternatif dibandingkan dengan alternatif lainnya berdasarkan kriteria yang telah ditentukan sehingga mendapatkan hasil yang sesuai dan adil bagi semua calon penerima Raskin. Alternatif dengan nilai tertinggi akan menjadi penerima Raskin.
Kata kunci: Sistem Pendukung Keputusan, Raskin, Seleksi, Electre.
1. PENDAHULUAN
Penyaluran RASKIN (Beras untuk Rumah Tangga Miskin) sudah dimulai sejak tahun1998. Pelaksanaan Raskin bertujuan untuk memperkuat ketahanan pangan rumah tangga terutama rumah tangga miskin. Seiring dengan berjalannya waktu fungsi Raskin tidak lagi hanya menjadi program darurat melainkan sebagai bagian dari program perlindungan
sosial masyarakat. Jumlah pendunduk miskin calon penerima sasaran Raskin yang belum sesuai dengan jumlah dana yang dimiliki pemerintah menjadi masalah baru dalam pelaksanaan program Raskin.
Pemerintah pusat menginstruksikan kepada seluruh kepala daerah untuk menetapkan kuota pemberian Raskin pada pada setiap desa, hal ini dilakukan untuk
mendapatkan calon penerima Raskin yang benar-benar layak menerima bantuan Raskin. Namun dalam pelaksanaanya pemerintah desa tidak mengacu pada kriteria–kriteria dalam
penentuan penerima Raskin, hal ini
menyebabkan penerima raskin yang benar-benar layak tidak mendapatkan bantuan.
Oleh karena itu, untuk membantu perangkat desa selaku penentu penerima Raskin maka dilakukan pembangunan suatu sistem pendukung keputusan seleksi penerima bantuan beras miskin dengan metode Electre dalam bentuk aplikasi desktop.
2. METODE PENELITIAN 2.1. Electre
Metode Electre merupakan salah satu metode yang digunakan untuk menentukan peringkat dan menentukan alternatif terbaik.
Setiap alternatif dibandingkan dengan
alternatif lainnya berdasarkan kriteria yang sesuai. Alternatif yang sesuai dengan kriteria dapat dihasilkan sedangkan yang tidak sesuai akan dieleminasi. Dengan konsep outrangking yang diterapkan dalam metode electre
sehingga dapat menghasilkan output
berdasarkan dengan nilai paling baik [1]. Langkah pertama dalam metode electre yaitu membuat sebuah tabel rating kecocokan. Dimana dilakukan perbandingan berpasangan antara alternatif satu dengan alternatif lainnya. Nilai tersebut dinormalisasikan kedalam suatu
skala yang dapat diperbandingkan (𝑋𝑖𝑗):
𝑟𝑖𝑗= 𝑥𝑖𝑗
√∑𝑚𝑖=1𝑥𝑖𝑗2
𝑢𝑛𝑡𝑢𝑘 𝑖 = 1,2,3, … , 𝑚 𝑑𝑎𝑛 𝑗 =
1,2,3, … , 𝑛. …(1)
Setelah dilakukan normalisasi,
selanjutnya pengambil keputusan harus memberikan factor kepentingan (bobot) pada
setiap kriteria (𝑊𝑖). Setiap kolom dari matriks
R (matriks hasil normalisasi) dikalikan dengan bobot- bobot yang telah ditentukan oleh pembuat keputusan untuk menghasilkan matriks V.
W = (𝑊1, 𝑊2,… , 𝑊𝑛 ) …(2)
Langkah ketiga yaitu menentukan himpunan concordance dan discordance, untuk setiap pasang dari alternatif k dan l (k,l=1,2,3,…,m dan k ≠ l) kumpulan kriteria j dibagi menjadi dua himpunan bagian, yaitu concordance dan discordance [2]. Sebuah kriteria dalam suatu alternatif termasuk concordance jika:
𝐶𝑘𝑙= {𝑗, 𝑦𝑘𝑗 ≥ 𝑦𝑙𝑗}, 𝑢𝑛𝑡𝑢𝑘 𝑗 = 1,2,3, … , 𝑛. …(3)
Sebaliknya , komplementer dari
himpunan bagian concordance adalah
himpunan discordance, yaitu bila:
𝐷𝑘𝑙= (𝐽, 𝑦𝑘𝑗< 𝑦𝑖𝑗}, 𝑢𝑛𝑡𝑢𝑘 𝑗 = 1,2,3, … , 𝑛. …(4)
Langkah selanjutnya adalah
menentukan matriks concordance dan
discordance. Nilai elemen-elemen yang termasuk dalam himpunan bagian concordance dijumlahkan bobot- bobotnya agar bisa mendapatkan himpunan matriks concordance.
𝐶𝑘𝑙 = ∑𝑗∈𝐶𝑘𝑙𝑤𝑗 …(5)
Sedangkan untuk menentukan
himpunan matriks discordance yaitu dengan membagi selisih maksimun dari kriteria yang masuk himpunan discordance dengan selisih maksimum dari seluruh nilai kriteria yang ada. 𝑑𝑘𝑙=max {|𝑦−𝑦𝑖𝑗𝑗∈𝐷𝑘𝑙
max{|𝑦𝑘𝑗−𝑦𝑖𝑗|}∀𝑗 …(6)
Langkah kelima dari metode Electre
adalah menentukan matriks dominan
concordance dan discordance. Matriks
dominan concordance dibangun dengan bantuan dari nilai threshold dengan cara
membandingkan setiap elemen-elemen
matriks concordance dengan nilai dari threshold. Secara matematisnya sebagai berikut :
𝐶𝑘𝑙 ≥ 𝑐 …(7)
Nilai threshold c dapat ditentukan sebagai rata-rata himpunan concordance, dengan nilai threshold c adalah:
c = ∑𝑚𝑘=1 ∑𝑙=1 𝐶𝑚 𝑘𝑙
𝑚(𝑚−1) …(8)
Sehingga elemen matriks F ditentukan sebagai berikut :
𝑓𝑘𝑙 = {1, 𝑗𝑖𝑘𝑎 𝑐𝑘𝑙≥ 𝑐
0, 𝑗𝑖𝑘𝑎 𝑐𝑘𝑙< 𝑐 …(9)
Demikian pula dengan matriks dominan discordance juga menggunakan nilai threshold d , dimana d didefinisikan sebagai berikut: d = ∑𝑘=1 ∑𝑚 𝑙=1 𝑑𝑚 𝑘𝑙
𝑚(𝑚−1) …(10)
Dan elemen matriks G ditentukan sebagai berikut:
𝐺𝑘𝑙 = {
1, 𝑗𝑖𝑘𝑎 𝑑𝑘𝑙 𝑑
0, 𝑗𝑖𝑘𝑎 𝑑𝑘𝑙> 𝑑 …(11) [3]
Selanjutnya adalah menentukan matriks dominan agregat sebagai matriks E, yang setiap elemennya merupakan perkalian antara elemen matriks F dan elemen matriks G, secara matematis dapat dinyatakan sebagai berikut:
𝑒𝑘𝑙= 𝑓𝑘𝑙 𝑥 𝑔𝑘𝑙 …(12)
Langkah terakhir dalam metode Electre adalah mengeleminasi alternatif. Matriks E
memberikan urutan pilihan dari setiap
alternatif, yaitu bila 𝐴𝑘 merupakan alternatif
yang lebih baik daripada 𝐴𝑙. sehingga, baris
dalam matriks E yang memiliki jumlah 𝑒𝑘𝑙= 1
paling sedikit dapat di eliminasi. Dengan demikian, alternatif terbaik adalah alternatif yang mendominasi alternatif lainnya.
3. HASIL DAN PEMBAHASAN 3.1. Implementasi Electre
Dalam pengimplementasian metode Electre dilakukan terlebih dahulu penetuan kriteria-kriteria, sub kriteria dan nilai untuk masing-masing sub kriteria serta bobot kepentingan untuk setiap kriteria. Untuk menentukan kriteria dan nilai-nilai kriteria dilakukan rapat bersama kepala desa dan perangkat desa serta dilakukan observasi dan studi pustaka. Untuk nilai bobot sub setiap keluarga yang yang menjadi alternatif dilakukan dengan wawancara secara langsung kepada calon penerima raskin. Dari hasil rapat
didapatlah 14 kriteria dan 37 sub kriteria yang akan digunakan untuk menentukan penerima Raskin.
Tabel 1. Kriteria
Sumber : Sistem Pendukung Keputusan Seleksi Penerima Bantuan Beras Miskin Dengan
Metode Electre, 2016.
Selanjutnya masuk kedalam proses perhitungan electre untuk mendapatkan nama penerima Raskin yang benar-benar layak, yang bisa dilihat pada hasil akhir perangkingan.
Untuk mendapatkan hasil akhir maka dilakukan melalui 7 langkah perhitungan
electre. Langkah pertama yaitu melakukan normalisasi pada tabel kecocokan yaitu sebagai berikut:
Gambar 1. Tabel Kecocokan
Sumber : Sistem Pendukung Keputusan Seleksi Penerima Bantuan Beras Miskin Dengan
Metode Electre, 2016.
Nilai alternatif pada tabel kecocokan diatas dinormalisasi menggunakan rumus sebagai berikut: 𝑟𝑖𝑗= 𝑥𝑖𝑗 √∑𝑚 𝑥𝑖𝑗2 𝑖=1 𝑢𝑛𝑡𝑢𝑘 𝑖 = 1,2,3, … , 𝑚 𝑑𝑎𝑛 𝑗 = 1,2,3, … , 𝑛.
Sehingga didapat hasil normalisasi yang bisa dilihat pada gambar 2.
Gambar 2. Matriks Normalisasi Matriks Keputusan
Sumber : Sistem Pendukung Keputusan Seleksi Penerima Bantuan Beras Miskin Dengan
Metode Electre, 2016.
Kode Kriteria
K001 Luas bangunan tempat tinggal kurang dari 8 meter per orang
K002 Jenis lantai tempat tinggal K003 Jenis dinding tempat tinggal K004 Fasilitas BAB
K005 Sumber air minum rumah tangga
006 Sumber penerangan rumah tangga menggunakan listrik
K007 Jenis bahan bakar untuk memasak untuk memasak sehari-hari
K008 Frekuensi mengkonsumsi daging / susu / ayam setiap minggu
K009 Frekuansi membeli pakaian baru setiap tahun K010 Frekuensi makan setiap hari
K011 Sanggup membayar biaya pengobatan dipuskesmas / poliklinik
K012 Pendapatan kepala keluarga dibawah rp. 1.000.000 (satu juta ) per bulan
K013 Pendidikan tertinggi kepala keluarga
K014 Memiliki tabungan barang yang mudah dijual senilai rp.500.000 (lima ratus ribu), seperti sepeda motor, ternak, emas , atau barang lainnya. KR001 KR002 KR003 KR004 KR005 KR006 KR007 KR008 KR009 KR010 KR011 KR012 KR013 KR014 K001 3 3 3 4 2 1 2 3 4 3 4 3 3 4 K002 1 3 3 4 2 1 2 4 4 3 2 3 3 2 K003 3 3 3 4 2 1 2 4 4 3 2 3 3 2 K004 3 3 3 4 2 1 2 4 4 3 4 4 3 4 K005 4 3 3 4 2 1 2 3 4 3 2 1 3 2 K006 1 3 3 1 2 1 2 4 2 3 2 3 3 2 K007 3 4 4 4 2 1 2 4 4 3 2 1 3 2 K008 3 4 4 4 2 1 2 4 4 3 2 3 3 4 K009 3 3 3 4 2 1 2 3 4 1 2 1 3 2 K010 3 3 3 4 2 1 2 4 4 3 2 3 3 2 K011 3 4 3 4 2 4 2 4 2 3 2 1 3 2 K012 4 4 4 4 2 4 2 4 2 1 4 3 4 4 K013 3 3 3 4 2 1 2 4 2 3 2 1 3 2 K014 1 3 3 1 2 1 2 4 2 1 2 1 3 2 K015 1 3 3 1 2 1 2 3 4 3 2 3 3 2 K016 3 4 4 4 2 4 2 4 4 1 4 3 3 4 K017 1 3 3 1 2 1 2 4 4 3 2 3 3 2 K018 3 4 4 4 2 4 4 4 4 3 4 3 3 4 K019 3 3 3 4 2 1 2 3 2 3 4 3 3 4 K020 4 4 4 1 2 1 2 3 2 1 2 3 3 2 Alternatif Kriteria KR001 KR002 KR003 KR004 KR005 KR006 KR007 KR008 KR009 KR010 KR011 KR012 KR013 KR014 K001 0.2364 0.1982 0.2013 0.2556 0.2236 0.1118 0.2085 0.1799 0.2604 0.2535 0.3244 0.2545 0.2194 0.3123 K002 0.0788 0.1982 0.2013 0.2556 0.2236 0.1118 0.2085 0.2399 0.2604 0.2535 0.1622 0.2545 0.2194 0.1562 K003 0.2364 0.1982 0.2013 0.2556 0.2236 0.1118 0.2085 0.2399 0.2604 0.2535 0.1622 0.2545 0.2194 0.1562 K004 0.2364 0.1982 0.2013 0.2556 0.2236 0.1118 0.2085 0.2399 0.2604 0.2535 0.3244 0.3393 0.2194 0.3123 K005 0.3152 0.1982 0.2013 0.2556 0.2236 0.1118 0.2085 0.1799 0.2604 0.2535 0.1622 0.0848 0.2194 0.1562 K006 0.0788 0.1982 0.2013 0.0639 0.2236 0.1118 0.2085 0.2399 0.1302 0.2535 0.1622 0.2545 0.2194 0.1562 K007 0.2364 0.2643 0.2685 0.2556 0.2236 0.1118 0.2085 0.2399 0.2604 0.2535 0.1622 0.0848 0.2194 0.1562 K008 0.2364 0.2643 0.2685 0.2556 0.2236 0.1118 0.2085 0.2399 0.2604 0.2535 0.1622 0.2545 0.2194 0.3123 K009 0.2364 0.1982 0.2013 0.2556 0.2236 0.1118 0.2085 0.1799 0.2604 0.0845 0.1622 0.0848 0.2194 0.1562 K010 0.2364 0.1982 0.2013 0.2556 0.2236 0.1118 0.2085 0.2399 0.2604 0.2535 0.1622 0.2545 0.2194 0.1562 K011 0.2364 0.2643 0.2013 0.2556 0.2236 0.4472 0.2085 0.2399 0.1302 0.2535 0.1622 0.0848 0.2194 0.1562 K012 0.3152 0.2643 0.2685 0.2556 0.2236 0.4472 0.2085 0.2399 0.1302 0.0845 0.3244 0.2545 0.2925 0.3123 K013 0.2364 0.1982 0.2013 0.2556 0.2236 0.1118 0.2085 0.2399 0.1302 0.2535 0.1622 0.0848 0.2194 0.1562 K014 0.0788 0.1982 0.2013 0.0639 0.2236 0.1118 0.2085 0.2399 0.1302 0.0845 0.1622 0.0848 0.2194 0.1562 K015 0.0788 0.1982 0.2013 0.0639 0.2236 0.1118 0.2085 0.1799 0.2604 0.2535 0.1622 0.2545 0.2194 0.1562 K016 0.2364 0.2643 0.2685 0.2556 0.2236 0.4472 0.2085 0.2399 0.2604 0.0845 0.3244 0.2545 0.2194 0.3123 K017 0.0788 0.1982 0.2013 0.0639 0.2236 0.1118 0.2085 0.2399 0.2604 0.2535 0.1622 0.2545 0.2194 0.1562 K018 0.2364 0.2643 0.2685 0.2556 0.2236 0.4472 0.4170 0.2399 0.2604 0.2535 0.3244 0.2545 0.2194 0.3123 K019 0.2364 0.1982 0.2013 0.2556 0.2236 0.1118 0.2085 0.1799 0.1302 0.2535 0.3244 0.2545 0.2194 0.3123 K020 0.3152 0.2643 0.2685 0.0639 0.2236 0.1118 0.2085 0.1799 0.1302 0.0845 0.1622 0.2545 0.2194 0.1562 Alternatif Kriteria
Setiap kolom dari matriks R hasil normalisasi dikalikan dengan bobot-bobot (wj) yang telah ditentukan oleh pembuat keputusan. Sehingga , Weight Normalized matrix adalah V =R * W.
W = (7,6,6,2,4,4,5,4,2,4,5,7,3,6).
Gambar 3. Matriks V
Sumber : Sistem Pendukung Keputusan Seleksi Penerima Bantuan Beras Miskin Dengan
Metode Electre, 2016.
Langkah selanjutnya menentukan
himpunan concordance dan discordance. Penentuan himpunan concordance dan discordance dilakukan dengan menggunakan matriks V. Dikatakan himpunan concordance apabila sebuah kriteria dalam alternatif lebih besar dari sama dengan sedangkan dikatakan himpunan discordance apabila lebih kecil dari. Hasil perhitungan himpunan concordance dan discordance sebagai berikut:
𝐶12= (𝐽, 𝑣1𝑗 ≥ 𝑣2𝑗}, 𝑢𝑛𝑡𝑢𝑘 𝑗 = 1,2,3, … , 14.
= {1,2,3,4,5,6,7,9,10,11,12,13,14}
𝐷12= (𝐽, 𝑣1𝑗< 𝑣2𝑗}, 𝑢𝑛𝑡𝑢𝑘 𝑗 = 1,2,3, … , 20.
= {0,0,0,0,0,0,0,8,0,0,0,0,0,0}
Langkah 4 perhitungan Electre adalah
menentukan matriks concordance dan
discordance. bobot-bobot yang didapat dari himpunan concordance dan discordance dijumlahkan sehingga didapatlah nilai untuk matriks concordance, sedangkan untuk
menentukan matriks discordance terdapat rumus tambahan yaitu,
dengan cara membagi selisih dari setiap kriteria yang masuk himpunan discordance dengan selisih maksimum dari seluruh nilai kriteria yang ada. Hasil perhitungan matriks concordance dan discordance adalah sebagai berikut:
C12 = W1 + W2 + W3 + W4 + W5 + W6 + W7 + W9
+ W10 + W11 + W12 + W13 + W14
= 7 + 6 + 6 + 2 + 4 + 4 + 5 + 2 + 4 + 5 + 7 + 3 + 6 = 61
Gambar 4. Matriks Concordance Sumber : Sistem Pendukung Keputusan Seleksi
Penerima Bantuan Beras Miskin Dengan Metode Electre, 2016.
Gambar 5. Matriks Discordance
KR001 KR002 KR003 KR004 KR005 KR006 KR007 KR008 KR009 KR010 KR011 KR012 KR013 KR014 K001 1.6550 1.1895 1.2081 0.5111 0.8944 0.4472 1.0426 0.7197 0.5208 1.0142 1.6222 1.7812 0.6581 1.8741 K002 0.5517 1.1895 1.2081 0.5111 0.8944 0.4472 1.0426 0.9596 0.5208 1.0142 0.8111 1.7812 0.6581 0.9370 K003 1.6550 1.1895 1.2081 0.5111 0.8944 0.4472 1.0426 0.9596 0.5208 1.0142 0.8111 1.7812 0.6581 0.9370 K004 1.6550 1.1895 1.2081 0.5111 0.8944 0.4472 1.0426 0.9596 0.5208 1.0142 1.6222 2.3749 0.6581 1.8741 K005 2.2067 1.1895 1.2081 0.5111 0.8944 0.4472 1.0426 0.7197 0.5208 1.0142 0.8111 0.5937 0.6581 0.9370 K006 0.5517 1.1895 1.2081 0.1278 0.8944 0.4472 1.0426 0.9596 0.2604 1.0142 0.8111 1.7812 0.6581 0.9370 K007 1.6550 1.5860 1.6108 0.5111 0.8944 0.4472 1.0426 0.9596 0.5208 1.0142 0.8111 0.5937 0.6581 0.9370 K008 1.6550 1.5860 1.6108 0.5111 0.8944 0.4472 1.0426 0.9596 0.5208 1.0142 0.8111 1.7812 0.6581 1.8741 K009 1.6550 1.1895 1.2081 0.5111 0.8944 0.4472 1.0426 0.7197 0.5208 0.3381 0.8111 0.5937 0.6581 0.9370 K010 1.6550 1.1895 1.2081 0.5111 0.8944 0.4472 1.0426 0.9596 0.5208 1.0142 0.8111 1.7812 0.6581 0.9370 K011 1.6550 1.5860 1.2081 0.5111 0.8944 1.7889 1.0426 0.9596 0.2604 1.0142 0.8111 0.5937 0.6581 0.9370 K012 2.2067 1.5860 1.6108 0.5111 0.8944 1.7889 1.0426 0.9596 0.2604 0.3381 1.6222 1.7812 0.8775 1.8741 K013 1.6550 1.1895 1.2081 0.5111 0.8944 0.4472 1.0426 0.9596 0.2604 1.0142 0.8111 0.5937 0.6581 0.9370 K014 0.5517 1.1895 1.2081 0.1278 0.8944 0.4472 1.0426 0.9596 0.2604 0.3381 0.8111 0.5937 0.6581 0.9370 K015 0.5517 1.1895 1.2081 0.1278 0.8944 0.4472 1.0426 0.7197 0.5208 1.0142 0.8111 1.7812 0.6581 0.9370 K016 1.6550 1.5860 1.6108 0.5111 0.8944 1.7889 1.0426 0.9596 0.5208 0.3381 1.6222 1.7812 0.6581 1.8741 K017 0.5517 1.1895 1.2081 0.1278 0.8944 0.4472 1.0426 0.9596 0.5208 1.0142 0.8111 1.7812 0.6581 0.9370 K018 1.6550 1.5860 1.6108 0.5111 0.8944 1.7889 2.0851 0.9596 0.5208 1.0142 1.6222 1.7812 0.6581 1.8741 K019 1.6550 1.1895 1.2081 0.5111 0.8944 0.4472 1.0426 0.7197 0.2604 1.0142 1.6222 1.7812 0.6581 1.8741 K020 2.2067 1.5860 1.6108 0.1278 0.8944 0.4472 1.0426 0.7197 0.2604 0.3381 0.8111 1.7812 0.6581 0.9370 Alternatif KRITERIA 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 0 61 61 54 58 61 49 49 65 61 51 35 61 61 65 45 61 40 65 46 47 0 58 40 58 65 46 40 58 58 48 28 58 65 65 31 65 26 47 46 54 65 0 47 58 65 53 47 65 65 55 28 65 65 65 38 65 33 54 46 65 65 65 0 58 65 53 53 65 65 55 39 65 65 65 49 65 44 65 46 47 54 54 43 0 54 49 36 65 54 51 24 61 61 58 27 54 22 47 46 43 61 54 36 54 0 42 36 54 54 46 26 56 65 63 27 63 22 45 46 47 58 58 47 58 58 0 52 65 58 61 33 65 65 58 43 58 38 47 51 60 65 65 53 58 65 65 0 65 65 61 46 65 65 65 56 65 51 60 58 43 50 50 39 54 50 45 32 0 50 47 17 57 61 54 27 50 18 43 39 54 65 65 47 58 65 53 47 65 0 55 28 65 65 65 38 65 33 54 46 45 56 56 45 56 58 57 44 63 56 0 31 65 65 56 39 56 34 47 45 59 59 59 52 59 61 59 59 63 59 61 0 61 65 59 63 59 54 61 65 45 56 56 45 56 58 51 38 63 56 55 21 0 65 56 29 56 24 47 39 32 50 43 32 50 54 38 25 54 43 42 19 52 0 52 20 52 11 34 39 45 59 52 34 56 61 40 34 56 52 42 22 52 61 0 25 61 20 45 46 61 61 61 54 54 61 61 61 65 61 61 55 61 65 61 0 61 56 61 58 45 63 56 38 56 65 44 38 56 56 46 26 56 65 65 29 0 24 45 46 65 65 65 58 58 65 65 65 65 65 65 55 65 65 65 65 65 0 65 58 63 59 59 52 56 61 47 47 63 59 51 35 61 61 63 43 59 38 0 46 46 53 53 35 57 57 53 47 61 53 51 41 55 61 59 42 55 33 48 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 0 0.2174 0.2560 1.0000 0.4646 0.2174 0.3391 0.4965 0.0000 0.2560 1.0000 1.0000 0.2020 0.2020 0.0000 1.0000 0.2174 1.0000 0.0000 0.5887 1.0000 0 1.0000 1.0000 1.0000 0.0000 0.9292 1.0000 0.9292 1.0000 1.0000 1.0000 0.9292 0.0000 0.0000 1.0000 0.0000 1.0000 1.0000 1.0000 1.0000 0.0000 0 1.0000 0.4646 0.0000 0.3391 1.0000 0.0000 0.0000 1.0000 1.0000 0.0000 0.0000 0.0000 1.0000 0.0000 1.0000 1.0000 0.8159 0.0000 0.0000 0.0000 0 0.3097 0.0000 0.2261 0.4965 0.0000 0.0000 0.7532 1.0000 0.0000 0.0000 0.0000 1.0000 0.0000 1.0000 0.0000 0.5887 1.0000 0.7175 1.0000 1.0000 0 0.7175 0.7299 1.0000 0.0000 1.0000 1.0000 1.0000 0.4349 0.1450 0.7175 1.0000 0.7175 1.0000 1.0000 1.0000 1.0000 1.0000 1.0000 1.0000 1.0000 0 0.9292 1.0000 0.9292 0.8851 1.0000 1.0000 0.9292 0.0000 1.0000 1.0000 1.0000 1.0000 1.0000 1.0000 1.0000 1.0000 1.0000 1.0000 1.0000 1.0000 0 1.0000 0.0000 1.0000 1.0000 1.0000 0.0000 0.0000 1.0000 1.0000 1.0000 1.0000 1.0000 1.0000 1.0000 0.0000 0.0000 1.0000 0.4646 0.0000 0.0000 0 0.0000 0.0000 1.0000 1.0000 0.0000 0.0000 0.0000 1.0000 0.0000 1.0000 1.0000 0.5887 1.0000 1.0000 1.0000 1.0000 1.0000 1.0000 1.0000 1.0000 0 1.0000 1.0000 1.0000 1.0000 0.2174 1.0000 1.0000 1.0000 1.0000 1.0000 1.0000 1.0000 0.0000 0.0000 1.0000 0.4646 0.0000 0.3391 1.0000 0.0000 0 1.0000 1.0000 0.0000 0.0000 0.0000 1.0000 0.0000 1.0000 1.0000 0.8159 0.8851 0.8851 0.8851 1.0000 0.4112 0.8851 0.3002 0.8851 0.1941 0.8851 0 1.0000 0.0000 0.0000 0.8851 1.0000 0.8851 1.0000 0.8851 0.8851 0.5040 0.4085 0.5040 0.5040 0.5040 0.4085 0.5040 0.5040 0.1941 0.5040 0.5694 0 0.5040 0.0000 0.4085 0.4720 0.4085 1.0000 0.5040 0.0000 1.0000 1.0000 1.0000 1.0000 1.0000 1.0000 1.0000 1.0000 0.3851 1.0000 1.0000 1.0000 0 0.0000 1.0000 1.0000 1.0000 1.0000 1.0000 1.0000 1.0000 1.0000 1.0000 1.0000 1.0000 1.0000 1.0000 1.0000 1.0000 1.0000 1.0000 1.0000 1.0000 0 1.0000 1.0000 1.0000 1.0000 1.0000 1.0000 1.0000 1.0000 1.0000 1.0000 1.0000 0.9214 0.9292 1.0000 0.9292 1.0000 1.0000 1.0000 0.9292 0.2020 0 1.0000 1.0000 1.0000 1.0000 1.0000 0.5040 0.5040 0.5040 0.5040 0.5040 0.5040 0.5040 0.5040 0.0000 0.5040 0.5694 1.0000 0.5040 0.0000 0.5040 0 0.5040 1.0000 0.5040 0.4112 1.0000 1.0000 1.0000 1.0000 1.0000 0.0000 0.9292 1.0000 0.9292 1.0000 1.0000 1.0000 0.9292 0.0000 0.0000 1.0000 0 1.0000 1.0000 1.0000 0.0000 0.0000 0.0000 0.4425 0.4112 0.0000 0.0000 0.0000 0.0000 0.0000 0.0000 0.5292 0.0000 0.0000 0.0000 0.0000 0.0000 0 0.0000 0.4112 1.0000 0.2360 0.2779 1.0000 0.4646 0.2174 0.3391 0.4965 0.2193 0.2779 1.0000 1.0000 0.2020 0.2020 0.2360 1.0000 0.2360 1.0000 0 0.5887 1.0000 0.4085 1.0000 1.0000 0.5694 0.4085 0.5694 1.0000 0.3228 1.0000 1.0000 1.0000 0.5694 0.1450 0.4085 1.0000 0.4085 1.0000 1.0000 0
Sumber : Sistem Pendukung Keputusan Seleksi Penerima Bantuan Beras Miskin Dengan
Metode Electre, 2016.
Langkah selanjutnya yaitu menentukan
matriks dominan concordance dan
discordance. penentuan matriks dominan menggunakan nilai threshold, nilai threshold didapat dari penjumlahan nilai matriks concordance untuk mendapatkan concordance threshold dan menjumlahkan nilai pada matriks discordance untuk mendapatkan nilai threshold discordance, kemudian dibagi dengan jumlah alternatif.
Matriks dominan concordance disebut matriks F dan Matriks G untuk discordance. Rumus untuk mendapatkan matriks F dan matriks G adalah sebagai berikut:
𝑓𝑘𝑙 = {1, 𝑗𝑖𝑘𝑎 𝑐𝑘𝑙≥ 𝑐
0, 𝑗𝑖𝑘𝑎 𝑐𝑘𝑙< 𝑐
𝐺𝑘𝑙 = {
1, 𝑗𝑖𝑘𝑎 𝑑𝑘𝑙 𝑑
0, 𝑗𝑖𝑘𝑎 𝑑𝑘𝑙> 𝑑
Hasil perhitungan untuk matriks concordance dan matriks discordance dapat dilihat pada gambar 6 dan gambar 7 berikut:
Gambar 6. Matriks Dominan Concordance Sumber : Sistem Pendukung Keputusan Seleksi
Penerima Bantuan Beras Miskin Dengan Metode Electre, 2016.
Gambar 7. Matriks Dominan Discordance Sumber : Sistem Pendukung Keputusan Seleksi
Penerima Bantuan Beras Miskin Dengan Metode Electre, 2016.
Langkah 6 perhitungan dengan metode electre yaitu menentukan aggregate dominance matrix sebagai matriks E. Matriks E merupakan hasil perkalian antar elemen matriks F dan matriks G. Hasil matriks E dapat dilihat pada gambar 9 berikut:
Gambar 8. Matriks E
Sumber : Sistem Pendukung Keputusan Seleksi Penerima Bantuan Beras Miskin Dengan Metode Electre, 2016.
3.2. Hasil Pengujian
Penerapan metode electre untuk seleksi penerima bantuan beras miskin menghasilkan
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 0 1 1 1 1 1 0 0 1 1 0 0 1 1 1 0 1 0 1 0 0 0 1 0 1 1 0 0 1 1 0 0 1 1 1 0 1 0 0 0 1 1 0 0 1 1 1 0 1 1 1 0 1 1 1 0 1 0 1 0 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 0 1 0 1 0 0 1 1 0 0 1 0 0 1 1 0 0 1 1 1 0 1 0 0 0 0 1 1 0 1 0 0 0 1 1 0 0 1 1 1 0 1 0 0 0 0 1 1 0 1 1 0 1 1 1 1 0 1 1 1 0 1 0 0 0 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 0 1 1 1 1 1 0 1 1 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 1 1 1 0 0 0 0 0 1 1 1 0 1 1 1 0 1 0 1 0 1 1 1 0 1 0 1 0 0 1 1 0 1 1 1 0 1 1 0 0 1 1 1 0 1 0 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 0 1 1 0 0 1 1 1 0 0 1 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 1 0 0 0 1 0 1 0 1 0 0 0 0 1 1 0 1 1 0 0 1 1 0 0 1 1 0 0 1 0 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 0 1 1 0 1 1 0 0 1 1 0 0 1 1 1 0 0 0 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 1 1 0 0 1 1 1 0 1 0 0 0 0 1 1 0 1 1 1 0 1 1 0 0 1 1 1 0 1 0 0 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 0 1 1 0 1 1 1 1 1 1 0 0 1 1 1 0 1 0 1 1 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 1 0 0 0 0 1 0 0 1 1 1 0 1 1 0 0 1 1 1 0 1 0 0 0 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 0 0 1 1 1 0 1 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 1 1 1 0 1 1 0 0 1 1 1 0 1 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 1 1 1 0 1 0 0 0 1 1 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 0 1 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 0 1 0 1 1 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 0 1 1 0 1 1 1 1 1 1 0 0 1 1 1 0 1 0 0 1 0 1 0 0 1 1 1 0 1 0 0 0 1 1 1 0 1 0 0 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 0 1 1 0 1 1 0 0 1 1 0 0 1 1 1 0 1 0 1 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 1 0 0 0 0 1 0 0 1 1 1 0 1 1 0 0 1 1 1 0 1 0 0 0 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 0 0 1 1 1 0 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 1 1 1 0 1 1 0 0 1 1 1 0 1 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 1 1 1 0 1 0 0 0 1 1 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 0 1 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 0 1 0 1 1 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 0 1 1 0 1 1 0 0 1 1 0 0 1 1 1 0 1 0 0 0 0 1 0 0 1 1 1 0 1 0 0 0 1 1 1 0 1 0 0 0
pengujian pada 20 alternatif, dapat dilihat pada tabel 2 berikut ini:
Tabel 2. Hasil Pengujian Output Sistem
Alternatif Nama Alamat Nilai
K001 Tika RT. 01 11 K002 Sila RT. 01 4 K003 Simui RT. 01 10 K004 Medan RT. 01 14 K005 Wandra RT. 01 3 K006 Enteng RT. 02 1 K007 Longi RT. 02 3 K008 Jinu RT. 02 12 K009 Sina RT. 02 1 K010 Pende RT. 02 10 K011 Budang RT. 03 5 K012 Nata RT. 03 17 K013 Likar RT. 03 2 K014 Mutih RT. 03 0 K015 Agen RT. 03 1 K016 Jono RT. 03 17 K017 Melo RT. 03 3 K018 Oder RT. 03 19 K019 Rene RT. 03 10 K020 Catur RT. 04 9
Sumber : Sistem Pendukung Keputusan Seleksi Penerima Bantuan Beras Miskin Dengan
Metode Electre, 2016.
Tabel 3. Hasil Perangkingan
Alternatif Nilai Rangking
K018 19 1 K012 17 2 K016 17 3 K004 14 4 K008 12 5 K001 11 6 K003 10 7 K010 10 8 K019 10 9 K020 9 10 K011 5 11
Sumber : Sistem Pendukung Keputusan Seleksi Penerima Bantuan Beras Miskin Dengan
Metode Electre, 2016.
Tabel 4. Daftar Penerima Raskin dari
Desa Melata Nama Alamat Likar RT. 03 Oder RT. 03 Rene RT. 03 Jinu RT. 02 Longgi RT. 02 Agata Lone RT. 03 Minun RT. 02 Alim RT. 01 Sila RT. 01 Simui RT. 01 Medan RT. 01
Sumber : Sistem Pendukung Keputusan Seleksi Penerima Bantuan Beras Miskin Dengan
Metode Electre, 2016.
Hasil uji coba terhadap 20 alternatif dirangkingkan menjadi 11 alternatif yang mempunyai nilai tertinggi untuk menjadi penerima bantuan beras miskin. Seperti yang terlihat pada tabel 3 alternatif K018, K012, K016, K004, K008, K001, K003, K010, K019, K020 dan K011 merupakan alternatif terbaik dari 20 alternatif lain yang diuji karena
memiliki nilai ekl = 1 atau memiliki nilai 1 paling
banyak dalam hasil baris Agregate dominance matriks. Hasil perangkingan menggunakan metode Electre dibandingkan dengan daftar penerima raskin dari Desa Melata, dimana
penentuan penerima Raskin belum
menggunakan sistem dan tidak menggunakan
kriteria-kriteria dalam pengambilan
keputusan.
Dari hasil perbandingan didapat perbedaan hasil nama penerima bantuan Raskin, dari 11 nama alternatif hanya 6 yang sama antara hasil perhitungan menggunakan metode Electre dan hasil dari desa. Perbedaan
menggunakan sistem pendukung keputusan dengan metode Electre maka hasil yang didapat akan adil karena semua aspek dibandingkan
dan dihitung dengan benar tanpa
menambahkan pendapat pribadi didalamnya .
sehingga hasil yang didapat mutlak
berdasarkan nilai dari keluarga tersebut [4].
4. SIMPULAN
Dalam penelitian penerapan electre untuk seleksi penerima bantuan beras miskin dapat disimpulkan bahwa metode electre menjadikan penyeleksian calon penerima
Raskin lebih objektif dibandingkan
menggunakan perhitungan manual. Hasil yang
didapatpun tidak murni berdasarkan
perhitungan melainkan ada penilaian secara
pribadi didalamnya sehingga hasil
penyeleksian menjadi tidak adil dan cenderung subjektif. Melalui metode Electre maka setiap alternatif dibandingkan dengan alternatif lainnya berdasarkan kriteria yang telah ditentukan sehingga mendapatkan hasil yang sesuai dan adil bagi semua calon penerima raskin.
DAFTAR PUSTAKA
[1] P. Chatterjee, “A COMPREHENSIVE
SOLUTION TO AUTOMATED INSPECTION DEVICE SELECTION PROBLEMS USING ELECTRE METHODS,” Int. J. Technol. 2 193-208,
vol. 1st ed, 2014.
[2] A. Harjoko, “ELECTRE-Entropy method
in Group Decision Support System Modelto Gene Mutation Detection,”
Int. J. Adv. Res. Artif. Intell., vol. Vol. 1,
2012.
[3] C. L. Hwang and K. Yoon, Multiple
Attribute Decision Making Methods and Applications: A State of the Art Survey. Springer, 1981.
[4] Risnamika, “Sistem Pendukung
Keputusan Seleksi Penerima Bantuan Beras Miskin Dengan Metode Electre,”