• Tidak ada hasil yang ditemukan

Karakteristik mesin pendingin jenasah dengan menggunakan satu dan dua kipas pendingin kondensor.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Karakteristik mesin pendingin jenasah dengan menggunakan satu dan dua kipas pendingin kondensor."

Copied!
108
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 2.5 : Kompresor jenis terbuka
Gambar 2.6: Kompresor Jenis Hermetik
Gambar 2.8 : Kondensor
Gambar 2.10 : Pipa Kapiler
+7

Referensi

Dokumen terkait

Memperoleh data kalor yang dilepas oleh kondensor, kalor yang diserap evaporator, kerja yang dilakukan kompresor, COPaktual, COPideal, efisiensi, dan laju aliran massa

Memperoleh data kalor yang dilepas oleh kondensor, kalor yang diserap evaporator, kerja yang dilakukan kompresor, COPaktual, COPideal, efisiensi, dan laju aliran massa

Hasil perhitungan dari mesin pendingin berupa kerja kompresor (W in ), panas yang diserap evaporator (Q in ), panas yang dilepas kondensor (Q out ), dan COP

Tujuan dari penelitian ini adalah membandingkan perpindahan energi kalor persatuan massa refrigeran pada evaporator, kondensor, menghitung kerja kompresor persatuan

Dengan melihat pada diagram P-h dapat dihitung beberapa nilai-nilai seperti : kerja kompresor per satuan massa refrigerant (W in ), energi kalor yang dilepas kondensor

4.2.2 Perhitungan Pada Diagram P-h Pada Diagram P-h yang telah digambarkan dapat dihitung nilai-nilai dari : kerja kompresor Win, energi kalor persatuan massa refrigeran yang

Dari nilai entalpi yang didapat maka dapat diperoleh nilai kerja kompresor Win, energi kalor persatuan massa refrigeran yang dilepas oleh kondensor Qout, energi kalor yang diserap

Dari data yang diperoleh, diketahui pada menit 120 untuk penelitian tanpa beban, diperoleh data nilai kalor persatuan massa refrigeran yang diserap oleh evaporator sebesar 114,91