• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Risiko Menurut Liansari et al. (2020) risiko didefinisikan sebagai suatu peristiwa yang dapat menimbulkan akibat buruk yang

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Risiko Menurut Liansari et al. (2020) risiko didefinisikan sebagai suatu peristiwa yang dapat menimbulkan akibat buruk yang"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 2. 1 Tiga tingkatan kompleksitas rantai pasok
Tabel 2.1 skala indeks
Tabel 2. 1 Matriks Probability Impact
Tabel 2.3 Model HOR 1 Risk agents (Aj)  Business  processes  Risk  event  (Ei)  A1  A2  A3  A4  A5  A6  A7  Severity of risk event I  (Si)  Plan  E 1 R 11 R 12 R 13 S 1 E 2 R 21 R 22 S 2 Source  E 3 R 31 S 3 E 4 R 41 S 4 Make  E 5 S 5 E 6 S 6 Deliver  E 7
+2

Referensi

Dokumen terkait

Dari hasil perancangan “ PROTOTIPE SISTEM KONTROL LAMPU LALU LINTAS OTOMATIS MENGGUNAKAN LDR SEBAGAI SENSOR KEPADATAN KENDARAAN BERBASIS MIKROKONTROLLER ATMEGA16

3) Informasi pasar uang, untuk mengetahui tingkat suku bunga dan kondisi likuiditas pasar. Sebelumnya Bank Indonesia telah mengatur ketentuan tata cara tukar-

Maka dari itu permasalahan yang diuraikan dalam skripsi ini adalah akibat hukum terhadap jaminan terkait dengan kredit macet di BPR Lestari Denpasar.Dan peranan bagian analis

Sehingga dari anggapan-anggapan atau pemahaman maupun asumsi tersebut sangat berhubungan dengan metode yang digunakan dalam penelitian ini bahwa dengan demikian studi kasus

Kualitatif yang menggunakan observasi lapangan, menurut Frederick Erickson ( dalam Redja Mudyahardjo 1998: 80). Bertujuan : 1) lebih terarah kepada mengetahui

Klasifikasi tiga jenis ukuran butir digunakan sebagai titik awal untuk mengklasifikasikan dan nama terrigenous sedimen klastik dan batuan sedimen: kerikil dan

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Cilacap membuat beberapa program dalam upaya pengentasan kemiskinan seperti : a) memberi bantuan usaha produktif dalam

akan memilih produk tabungan yang memiliki tingkat bagi hasilnya tinggi yang dijadikan indikasi bahwa masyarakat akan loyal terhadap produk tersebut. Dilihat dari