• Tidak ada hasil yang ditemukan

JAJ Journal of digital communication science

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "JAJ Journal of digital communication science"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

Journal of digital communication science

Strategi Komunikasi Politik Dan Pembentukan Citra Ridwan Kamil Melalui Twitter Pada Pilgub 2018 (Sutrisno)

37

STRATEGI KOMUNIKASI POLITIK DAN PEMBENTUKAN CITRA

RIDWAN KAMIL MELALUI TWITTER PADA PILGUB 2018

Sutrisno

Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Pasundan

Article Info ABSTRACT

Article history: Received June 26, 2021 Revised July 27, 2021 Accepted July 29, 2021

In the age of democratization, transparency of government policies is important to gain the trust of the public. So, in addition to the use of the media to inform government programs, the use of social media is also currently required. The use of social networks can affect the individual audience. The current use of social media also affects the interaction between the community and policy makers. Social media is a practical and fast technology for anyone to use easily. Due to its practical nature, social media has also become an option for political figures and government to report through social media. One of the most used social networks today is Twitter.

The political communication carried out by the candidate for West Java governor will inspire all parties, especially the people of West Java, to find out which candidate is the most representative to lead West Java in the future with the complexity of the problems that exist in West Java. The method used is the phenomenological method of Alfred Schutz. Alfred Schutz's approach differs from Husserl's approach, according to which Schutz's phenomenological approach to social reality can be characterized as immanent and mundane. Schutz is not really talking about revealing a certain character of a phenomenon, but rather as a concept of social history in a conscious and real flow of social life, also including the social world as a holistically interpreted reality. Schutz's phenomenology sees the world of everyday life as a fundamental and more important human reality that is constructed as intersubjectivity. Political Communication Ridwan Kamil, as one of the 2018 West Java Governor Candidates, has chosen Twitter social media as a political communication tool to win the votes of West Java people starting from the city of Bandung.

ABSTRAK

Dalam era demokratisasi, transparansi kebijakan pemerintah merupakan hal penting untuk meraih kepercayaan dari masyarakat. Maka, selain penggunaan media massa untuk menginformasikan program pemerintah, saat ini diperlukan pula penggunaan media sosial. Penggunaan media sosial dapat menyentuh khalayak secara individu. Penggunaan media sosial saat ini turut pula mempengaruhi interaksi antara masyarakat dan pembuat kebijakan. Media sosial merupakan teknologi yang bersifat praktis dan cepat sehingga dapat dengan mudah digunakan oleh siapa pun. Karena sifat kepraktisannya, media sosial pun menjadi pilihan bagi tokoh Keywords:

Political communication Image

Twitter Ridwan Kamil

(2)

Strategi Komunikasi Politik Dan Pembentukan Citra Ridwan Kamil Melalui Twitter Pada Pilgub 2018 (Sutrisno)

38

politik maupun pemerintah untuk menginformasikan melalui media sosial. Salah satu media sosial yang banyak digunakan saat ini yaitu twitter.

Komunikasi Politik yang dilakukan oleh calon gubernur JawaBarat akan memberikan inspirasi bagi semua pihak terutama masyarakat Jawa barat agar mengetahui calon mana yang paling representatif untuk memimpin Jawa barat ke depan dengan kompleksitas persoalan yang ada di JawaBarat. Metode yang digunakan adalah metode fenomenologi dari Alfred Schuzt Pendekatan Alfred Schutz berbeda dengan pendekatan Husserl, bahwa pendekatan fenomenologis Schutz terhadap realitas sosial dapat dicirikan pada imanen dan duniawi. Schutz tidak terlalu membahas tentang mengungkap karakter tertentu dari suatu gejala melainkan sebagai konsep sejarah sosial dalam arus kehidupan sosial yang sadar dan riil, juga memahami dunia sosial sebagai realitas yang diinterpretasikan secara holistic (menyeluruh). Fenomenologi Schutz memandang dunia kehidupan sehari-hari ialah realitas fundamental dan terpenting manusia yang dikonstruksikan sebagai intersubjektivitas. Komunikasi Politik Ridwan Kamil sebagai salah satu calon gubernur jabar 2018 memilih media sosial twitter sebagai alat komunikasi politik untuk memenangkan suara rakyat Jawa Barat yang dimulai dari Kota Bandung.

Corresponding Author: Sutrisno,

Program Studi Ilmu, Universitas Pasundan,

Email: [email protected]

1. PENDAHULUAN

Penggunaan twitter saat ini dapat pula digunakan sebagai alat komunikasi politik. Penggunaan twitter sebagai komunikasi politik saat ini dianggap cukup efektif. Salah satu contohnya yaitu Presiden Amerika Serikat Barack Obama yang menggunakan media twitter. Dalam dua kali pemilihan presiden Amerika Serikat, Obama menang dengan perolehan suara yang tinggi. Strategi kampanye Obama menggunakan media sosial menjadi fenomena baru dalam sejarah kampanye di Amerika. Walaupun bukan menjadi orang pertama yang melakukan kampanye melalui internet, namun Obama-lah merupakan presiden pertama yang sukses menggunakan jejaring sosial, khususnya media sosial dalam aktifitas kampanyenya (Rizky & Wulansari,2014:66).

Ridwan Kamil merupakan Walikota Bandung yang aktip di Media Sosial terutama di Facebook dan Twiter, dan dengan prestasinya menata kota Bandung menjadi lebih bagus dari sebelumnya merupakan prestasi yang menonjol, apalagi beliau dalam memantau wilayahnya dengan dua sisi, yaitu lewat Media Sosial dan lingkungan sosial, jadi beliau lebih mengetahui masyarakatnya juga wilayahnya, maka tak heran sosok Ridwan Kamil terkenal melebihi Gubernur, karena beliau bisa masuk ke berbagai kalangan usia, maka jangan salah beliau memiliki fan yang begitu besarnya,

(3)

Strategi Komunikasi Politik Dan Pembentukan Citra Ridwan Kamil Melalui Twitter Pada Pilgub 2018 (Sutrisno)

39

tetapi sayangnya ketika beliau akan mencalonkan sebagai Gubernur Jawa Barat, banyak isu Saran yang menerpanya lewat Media Sosial.

Belajar dari kejadian ketika Pilkada akan bergulir, terutama berkaca pada Pilkada DKI Jakarta seakan dunia akan kiamat, terutama sumbernya berada dari Media Sosial yang berdampak ke kehidupan nyata, baik itu mereka yang menyebarkan isu Sara atau berbagai berita hoaks, untuk menjatuhkan tokoh tertentu, ini merupakan hal yang amat di sayangkan, karena tindakan tersebut sangatlah tidak pantas, apalagi yang menjadi sasaran merupakan sosok yang memiliki prestasi yang cukup bagus karena fakta yang ada bukan hanya cerita, atau sesuatu yang di lebih-lebihkan untuk mendapatkan simpatisan masyarakat.

Pemilihan Gubernur Jawa Barat sangat menarik menyimpan dua tokoh yang cukup berprestasi yaitu Dedi Mulyadi dan Ridwan Kamil meskipun ada tokoh Dedi Mizwar yang akan mencalonkan, mungkin sang pemilih akan bingung siapa yang akan dipilihnya, karena dua-duanya bagus dan telah terbukti dengan hasilnya sebagai Bupati juga Walikota, tetapi atas prestasi-prestasi beliau jangan ada oknum-oknum untuk menyebar isu Sara, sehingga mencoreng Pilkada Jabar 2018.

Apalagi Jawa Barat yang memiliki penduduk yang cukup banyak dan wilayah yang luas juga tarap perekeonomian yang masih menjadi PR bagi mereka siapa yang menjadi Gubernur, dan semoga para pemilih lebih dewasa dalam menyikapi isu dengan belajar pada kejadian-kejadian sebelumnya, meskipun membutuhkan proses yang panjang untuk memahami, tetapi dengan berusaha semua bisa cepat dipahami dan berjalan dengan lancar sesuai harapan kita semua.

2. METODE PENELITIAN

Metode yang digunakan adalah metode pendekatan fenomenologi dari Alfred Schutz yang berbeda dari pendekatan Husserl, bahwa pendekatan fenomenologis Schutz terhadap realitas sosial dapat dicirikan pada imanen dan duniawi. Schutz tidak perlu membahas tentang memaparkan karakter-karakter tertentu dari suatu fenomena tetapi sebagai konsep sosial historis dalam ranah kehidupan sosial yang sadar dan nyata, serta memahami dunia sosial sebagai realitas yang ditafsirkan secara holistik. Fenomenologi Schutz melihat dunia kehidupan sehari-hari sebagai realitas fundamental dan esensial manusia yang dibangun sebagai intersubjektivitas.

3. HASIL DAN PEMBAHASAN

Seseorang dalam panggung politik seperti pemilihan Gubernur perlu untuk menunjukkan identitas dirinya kepada masyarakat, cara yang dilakukan yaitu melalui komunikasi. Kegiatan komunikasi ini selain untuk menunjukkan identitas diri juga dimaksudkan untuk mempengaruhi masyarakat agar dapat berprilaku seperti apa yang diharapkan dalam hal ini adalah memperoleh suara masyarakat bagi komunikator dalam pemilihan umum ini.

(4)

Strategi Komunikasi Politik Dan Pembentukan Citra Ridwan Kamil Melalui Twitter Pada Pilgub 2018 (Sutrisno)

40

Berdasarkan hasil wawancara mendalam maka terdapat motif-motif tertentu yang bersifat fenomena (yang terlihat dipermukaan) dan nomena (yang tidak terlihat dipermukaan ) yang dapat di uraiakn oleh peneliti sebagai berikut :

Motif Sosialisasi: Sosialisasi program Ridwan Kamil yang sudah di lakukan dan yang akan dilakukan.

Masalah prioritas Bandung yang harus dicari jalan keluar oleh wali kota mendatang adalah masalah ekonomi, macet, dan banjir. Hasil itu muncul dari pertanyaan “Wali Kota Bandung akan anda anggap berhasil jika…”, dalam pemaparan Survei Evaluasi Kinerja Pemerintah Kota Bandung 2013-2018, yang dilakukan Lembaga Riset Veritas.

Sebagian besar responden menjawab masalah ekonomi dan kesejahteraan, terbanyak kedua masalah kemacetan, hingga mengatasi banjir.

“Program utama yang dijalankan itu tentang pembangunan fisik, taman, tata kota, yang sebetulnya itu bukan menjadi keinginan masyarakat banyak, karena yang keinginan warga itu ekonomi sejahtera, masalah kemacetan, dan banjir,” ujar Direktur Lembaga Riset Veritas Syahid Irfan Mubarok, sesuai pemaparan hasil survei itu, di Bandung, Kamis 8 Februari 2018.

Mendalami soal kesejahteraan, mayoritas warga Bandung (84 persen) merasa tidak mengalami kemajuan ekonomi, sebagian stagnan, sebagian lagi memburuk. Ada 9.58 persen warga yang ekonominya meningkat.

“Kata kunci di survei ini yakni seperti lapangan pekerjaan sulit, kemiskinan, daya beli, tabungan, dan sebagainya. Jadi, kata kunci di term ilmu ekonomi. Kita pisahkan ketimpangan ekonomi karena itu term sosiologi, ya,” ujarnya.

Sementara pada soal kemacetan, 89 persen warga Bandung menyatakan kota ini masih macet, dengan 76 persen di antaranya merasa macet makin parah. Begitu pun tentang banjir yang dianggap belum teratasi oleh 62 persen warga.

Dari 10 jembatan layang yang direncanakan, hanya ada 1 jalan layang yang terbangun realisasi dalam 5 tahun yaitu di Jalan Terusan Jakarta, Antapani. Padahal, dalam isu kemacetan responden menyebut keinginan pembangunan jalan layang lebih dari 20 kali dalam survei itu. Lokasi itu yakni Cicaheum (disebut 38 kali), Pasteur (34), Buahbatu (32), Cibiru (27), Kiaracondong (26), Ujungberung (25), Soekarno Hatta 924), dan Kopo (23)

Pembangunan fisik

Adapun hasil survei itu menempatkan keberhasilan tertinggi Ridwan Kamil ditujukan pada pembangunan fisik, taman, serta tata kota. “Ini jadi masalah karena bisa jadi program maju, bagus, pencitraan diri, tetapi ketika datang ke lapangan dengan riset itu bukan hal yang diinginkan warga. Ini yang ingin kita serahkan ke wali kota berikutnya,”.

Menerima masukan, ide, kritik dan evaluasi langsung dari Masyarakat atas kinerja Aparat Pemkot Bandung.

Wakil Wali Kota Bandung Oded M. Danial menerima kunjungan Tim penilai Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (EPPD) di balai kota Bandung, Senin (14/8/2017).Kedatangan

(5)

Strategi Komunikasi Politik Dan Pembentukan Citra Ridwan Kamil Melalui Twitter Pada Pilgub 2018 (Sutrisno)

41

Tim tingkat provinsi jawa barat tersebut akan melakukan penilaian atas kinerja yang telah dicapai Pemkot Bandung sampai dengan tahun 2016. Kunjungan observasi lapangan tersebut bertujuan untuk melakukan cek dan ricek terhadap data yang dilaporkan oleh kepala daerah melalui PPD, apakah sudah sesuai dengan kondisi di lapangan atau tidak. Kemudian berdialog langsung dan mengamati kondisinya real di lapangan berjalannya fungsi pelayanan publik.

Dalam kesempatannya, Wakil Wali Kota Bandung Oded M. Danial menyampaikan, evaluasi tersebut menjadi motivasi sekaligus masukan bagi Pemkot Bandung untuk meningkatkan peringkat LPPD Kota Bandung di tingkat provinsi maupun tingkat nasional. Seperti yang diketahui bersama sejak beberapa tahun lalu Pemerintah Kota Bandung terus berupaya memperbaiki capaian LPPD dan penilaian atas laporan keuangan baik dari sisi perjanjiannya penyajiannya maupun dari akurasi data. "Upaya itu tentu sangat penting selain merupakan gambaran kinerja pemerintah daerah setiap tahun dan setiap akhir masa jabatan kepala daerah. LPPD juga berfungsi sebagai wahana menyajikan dan mengsingkronkan penyelenggaraan pemerintah daerah dan perangkat daerah dalam rangka evaluasi kinerja pelaksanaan program dan kegiatan yang dilakukan,".

LPPD merupakan amanat dari undang-undang 23 Tahun 2014 tentang pemerintahan daerah juga Permendagri nomor 73 tahun 2009 tentang tata cara pelaksanaan evaluasi kinerja pemerintah daerah.“Kita tahu berbagai konsekuensi tentunya jika Pemerintah Daerah itu menjadikan LPPD dengan baik, Insya Allah akan mendapat apresiasi dari pemerintah pusat. Alhamdulillah kita ranking 6 tingkat Nasional. Saya juga ucapkan terima kasih kepada SKPD yang telah bekerja keras untuk memberikan pelayanan yang baik. Bentuk konsekuensi lainnya apabila tidak dapat memberikan penyajian yang baik kemudian kita pasti tidak akan dapat apresiasi dari pemerintah pusat.

Motif Politik: Memperkenalkan individu Ridwan kamil kepada masyarakat luas

Sosok itu masih teringat dengan ucapan Ridwan Kamil alias Kang Emil, “Ciri orang yang bahagia adalah temannya banyak, suka tersenyum, dan menemukan hal-hal baru setiap hari. Ini hasil penelitian ilmiah. Orang makin pintar kalau sering melihat pohon dan alam terbuka. Bandung adalah Home for Happy Minds. Saya menyemangati nilai-nilai kebahagian. Saya

menyemangati nilai-nilai kedekatan kita dengan alam. Saya menyemangati mimpi Bandung menjadi juara yang dimulai dari SDM-nya. Kalau manusianya kreatif, bahagia, dan motoriknya bagus, maka nanti kotanya juga tercermin dari kegiatan-kegiatannya. Jadi sempurnakan Indonesia dengan kapasitasnya masing-masing. Siapa yang mau gabung nanti kita bikin acara-acara khas Bandung yang out of the box dan extraordinary. Mudah-mudahan maksimal. Itulah tanda cinta pada Kota Bandung. Karena dengan cinta segala kesusahan akan jadi lupa dan segala lelah akan berbuah pada keikhlasan.”

Maknanya? Kreatifitas. Untuk mewujudkan hal itu, Kang Emil pun terus berinovasi memperbanyak taman dan juga menyediakan tempat dimana semua orang bisa mencurahkan ide dan gagasannya. Salah satunya adalah pembangunan gedung Bandung Creative Center di Jl. Laswi,

(6)

Strategi Komunikasi Politik Dan Pembentukan Citra Ridwan Kamil Melalui Twitter Pada Pilgub 2018 (Sutrisno)

42

Bandung. Denger-denger, nilai lelangnya saja mencapai Rp50 miliar. Bandung Creative Center merupakan konsep Pemkot Bandung untuk menciptakan orang-orang kreatif. “Jadi, kita akan sediakan ruang untuk mereka berekspresi. Inilah rumus untuk memperbanyak orang-orang kreatif.” Gedung ini akan difasilitasi auditorium bioskop, perpustakaan ekonomi kreatif, toko/studio desain, studio tari, studio musik, studio fashion, studio keramik, ruang ICT, perpustakaan kreatif, dan empat ruang kelas. Plus tentu saja adanya kafe yang bisa digunakan untuk bersantai. Total, memiliki lebih dari 10 fungsi.

Ridwan Kamil memperkenalkan prestasi individu dan prestasi kota Bandung kepada masyarakat luas.

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil dianugerahi penghargaan Wali Kota Inovatif 2017 kategori Lingkungan Hidup. Penghargaan itu diberikan langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo di Hotel Westin Jakarta, Selasa 1 Agustus 2017. Atas penghargaan itu, Ridwan Kamil mengatakan, setiap penghargaan yang diperoleh akan menjadi cambukan baginya untuk bekerja lebih keras membangun Kota Bandung. Pembangunan itu tentunya untuk lebih menyejahterakan masyarakat Kota Bandung. "Alhamdulillah penghargaan ini kembali menjadi pemicu untuk menjadi lebih baik dalam memimpin Kota Bandung. Dalam kurun waktu 4 tahun, alhamdulillah kami terus bergerak ke arah yang semakin maju. Kami bekerja keras siang malam mengubah dan terus berusaha menyejahterakan masyarakat Kota Bandung," ujar Ridwan Kamil.

Segala kinerja positif kepala daerah patut diapresiasi karena banyak prestasi yang kurang diberitakan kepada khalayak luas. "Segala prestasi di Kota Bandung akan terus ditingkatkan dan kinerja kepala daerah itu patut di apresiasi. Karena terkadang orang tidak paham. Semoga media bisa menyebarkan segala kebaikan dan akan menjadi sebuah standar,". Sapaannya, tanpa penghargaanpun semua kepala daerah harus tetap memberikan yang terbaik. "Gagasan yang kita kerjakan pada dasarnya untuk memajukan daerah kita. Jadi, tanpa penghargaanpun kita akan terus bekerja dengan baik,".

Tentang penghargaan Kepala Daerah Inovatif

Acara penghargaan Kepala Daerah Inovatif 2017 mengundang 27 kepala daerah. Mereka adalah 9 wali kota, 13 bupati, dan 5 gubernur yang berhasil menyabet penghargaan dari beberapa kategori. Acara yang berlangsung sejak 2013 berhasil mengapresiasi kinerja kepala daerah yang berhasil membawa perubahan nyata bagi daerah yang dipimpinnya.

Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, memberikan wejangan dalam sambutannya. Ia mengatakan, kemajuan sebuah daerah tak terlepas dari konsistensi kepala daerah yang bekerja keras mengembangkan sebuah gagasan yang sudah direncanakan saat pencalonannya.

"Pembangunan wilayah, penataan wilayah, dan kemajuan sebuah wilayah tak terlepas dari tangan dan kerja keras kepala daerahnya. Konsistensi yang ditonjolkan membuat sebuah gagasan yang

(7)

Strategi Komunikasi Politik Dan Pembentukan Citra Ridwan Kamil Melalui Twitter Pada Pilgub 2018 (Sutrisno)

43

dimiliki semakin berkembang sehingga daerahnya terus dibenahi kekurangannya. Semua itu sudah terencana semenjak kepala daerah tersebut mencalonkan," ujarnya.

Tjahjo menambahkan, Pasal 381 UU 23/2014 adalah acuannya penghargaan itu. "Kita mengacu pada pasal 381 UU 23/2014. Pemerintah pusat menyediakan indeks kinerja kepala daerahnya. Sehingga kita bisa mengevaluasi kinerja setiap kepala daerah sebagai acuan untuk lebih baik ke depannya,".

Memklarifikasi semua Isu negatif tentang indivdu Ridwan Kamil

Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut satu, Ridwan Kamil, melakukan klarifikasi melalui akun media sosial Twitter terkait beberapa isu negatif kepadanya. Dalam klarifikasi itu, lelaki yang akrab disapa Emil itu membantah tudingan pihak yang menyebutnya pro Lesbian Gay Biseksual Transgender atau LGBT. "Itu fitnah. Semua yang dilarang Alquran, RK juga larang. Jika tetap melakukan, maka dosa ditanggung masing-masing," kata pria yang karib disapa Emil itu dalam klarifikasi yang disampaikan admin akun Twitter @ridwankamil, pada Selasa (26/6) malam.

Emil menjelaskan bahwa dia bahkan telah menutup Kafe dan Spa LGBT di Bandung semasa kepemimpinannya menjadi Wali Kota. "Itu maksud RK. Satu-satunya Wali Kota yang berani menutup cafe/spa LGBT di Bandung. Mau digugat oleh kelompok LGBT karena melarang mereka kampanye LGBT di medsos," katanya. Tak hanya soal LGBT, Emil juga menyampaikan klarifikasi terkait dugaan dirinya mendukung Presiden Joko Widodo dalam Pilpres 2019 mendatang. Emil mengaku hingga saat ini dirinya belum menjatuhkan dukungan kepada calon manapun. "Tidak ada permintaan tertulis, yang ada hanya permintaan lisan dari petinggi partai yang sudah mengusung calon presiden. RK bukan kader partai. Yang ada RK akan memutuskan dukungan di waktu yang tepat," .

Isu lain yang juga dibantah Emil terkait tudingan Syiah atau mendukung Syiah. Dalam klarifikasinya itu, Emil menyebut dia adalah muslim beraliran Sunni Aswaja. Bahkan telah mengurus sejumlah pesantren di Sumedang dan Bandung. Emil juga menampik tuduhan tidak pro Palestina dan Rohingya. Emil menjelaskan dia sempat memberi dan mengumpulkan bantuan untuk masyarakat muslim Rohingya dan Palestina. Terkait hal lain yang menyangkut dukungan dirinya terhadap aksi 212, dan juga disebut-sebut anti Front Pembela Islam dan sering berkata kasar terhadap pendukung FPI, Emil membantah. "RK tidak anti (212) bahkan RK memberi bantuan Rp25 juta dan tukang pijat, ada beritanya di Google,".

Terkait FPI sendiri RK mengaku dia memang pernah berkata kasar saat sebelum menjabat sebagai wali kota. Cuitan soal FPI itu dilakukan pada 2010. "Itu twit saat RK masih nyinyir, RK juga sudah meminta maaf secara terbuka," tulisnya. Tudingan lain soal dirinya yang disebut liberal dan tak peduli Islam pun dibantahnya. Dalam klarifikasi itu Emil bahkan memaparkan berbagai acara ke-Islam-an yang diadakan sejak dirinya menjabat sebagai Wali Kota.

Sementara terkait isu dirinya mengizinkan 300 gereja berdiri di Bandung selama menjadi Walikota pun dibantah. Dia mengaku mengizinkan pendirian sepuluh rumah ibadah yang terdiri

(8)

Strategi Komunikasi Politik Dan Pembentukan Citra Ridwan Kamil Melalui Twitter Pada Pilgub 2018 (Sutrisno)

44

dari lima masjid, dua gereja, dan tiga vihara. Terkait dirinya yang memilih Partai Nasdem dan tidak bersama dengan Gerindra, dalam klarifikasi itu Emil juga menjelaskan alasannya. Menurut Emil, Gerindra menetapkan syarat siap mengusungnya asalkan dia menjadi anggota partai. Sedangkan Partai Nasdem hanya memberi dukungan dan tidak memintanya menjadi anggota partai.

Menggalang dukungan untuk Ridwan Kamil untuk pencalonan Gubernur Jabar 2018

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) terbuka untuk mencabut dukungan terhadap Wali Kota Bandung Ridwan Kamil sebagai bakal calon gubernur pada Pilgub Jawa Barat 2018. Hal tersebut mencuat setelah adanya pembahasan yang dilakukan pengurus pusat partai berlambang Kabah itu. "Apakah nanti evaluasinya mencabut dukungan atau memperkuat dukungan, itu nanti. Iya, peluangnya ada (untuk mencabut dukungan Ridwan Kamil), terbuka peluang," kata Wakil Sekretaris Jenderal PPP Achmad Baidowi saat dikonfirmasi CNNIndonesia.com, Minggu (17/12).

Baidowi mengatakan, dalam perbincangan sejumlah pengurus pusat PPP terkait Pilkada serentak 2018, khusus di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, pihaknya menyoroti masalah pencalonan Ridwan Kamil. Usulan mengevaluasi pencalon Ridwan Kamil sebagai bakal calon gubernur Jawa Barat muncul setelah pihaknya menilai pria yang karib disapa Kang Emil itu tak komitmen dengan ucapannya saat mendapat surat dukungan dari PPP. "Penilaian kami sementara, Ridwwan Kamil ini komitmennya kurang, tidak pegang komitmen, dulu menjanjikan di antaranya PPP siap bergabung dan wakilnya dari PPP,".

Namun, seiring berjalannya waktu usai deklarasi, Baidowi menyebut Kang Emil tampak berkelit soal komitmennya. Kang Emil, kata dia justru ingin membuat konvensi untuk menjaring bakal calon wakil gubernur Jawa Barat. Rencana Kang Emil membuat konvensi untuk mencari pendampingnya merupakan cara dirinya menghindar dari komitmen-komitmen yang telah disampaikan kepada PPP.

DPP Partai Golkar hari ini mencabut dukungan Ridwan Kamil sebagai calon gubernur dalam Pilkada Jabar. Pencabutan dukungan ini dilakukan Golkar menjelang Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) yang digelar untuk mengukuhkan Airlangga Hartarto sebagai Ketua Umum menggantikan Setya Novanto. Pencabutan dukungan Ridwan Kamil ini diketahui dalam surat keputusan DPP Partai Golkar yang diperoleh CNNIndonesia.com, Minggu (17/12). Surat Nomor R-552/GOLKAR/XII/2017 bertanggal 17 Desember 2017 itu ditandatangani Ketum Airlangga Hartarto dan Sekjen Idrus Marham.

4. SIMPULAN

Faktor keagamaan menjadi salah satu alasan penting masyarakat Jawa Barat untuk menentukan pilihan mereka pada Pilgub Jabar 2018. Bahkan kondisi yang terjadi saat pilkada DKI Jakarta 2017 diprediksi akan berpengaruh terhadap Pilgub Jabar mendatang. Kesimpulan tersebut

(9)

Strategi Komunikasi Politik Dan Pembentukan Citra Ridwan Kamil Melalui Twitter Pada Pilgub 2018 (Sutrisno)

45

merupakan hasil survei lembaga survei eLSID (Lingkar Studi Informasi dan Demokrasi) yang berlangsung 30 November-8 Desember. Survei melibatkan 630 responden di seluruh Jabar. Harus diakui bahwa dunia politik di Indonesia dewasa ini jauh lebih terbuka dan transparan dibandingkan dengan beberapa dekade sebelumnya. Masyarakat pun semakin kritis dalam melihat permasalahan politik yang terjadi sekarang. Sindiran dan kritikan politik dilakukan lebih terbuka dan bebas. Tak bisa dipungkiri, dengan kehadiran sosial media Facebook, Twitter, Youtube, dsb mampu membuat suatu kemenangan bagi pasangan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil- Uu Ruzhanul.

Politik dan sosial media telah di-integrasi-kan sempurna oleh Ridwan Kamil. Ini menjadi sinyal kuat untuk pilkada di seluruh Indonesia dan juga termasuk Pemilu 2018, ada “ruang baru” dalam politik yang harus dimaksimalkan ketika ingin memenangkan pertarungan. Model kampanye ini bisa menjadi contoh dipemilihan umum yang akan datang.

Melihat fenomena ini ada baiknya pasangan yang memenangkan pemilihan umum jangan hanya melakukan pencitraan saja di media sosial, namun harus didukung dengan kinerja yang baik setelah terpilih menjadi seorang pemimpin rakyat. Diharapkan pula janji-janji yang selama ini diobral dalam berkampanya dilaksanakan dan ditepati, karena ini semata-mata kembali lagi untuk kemajuan dan kesejahteraan rakyat yang ia pimpin.

Kepada masyarakat pun diharapkan jangan mudah tertipu dengan pencitraan yang dilakukan oleh calon pemimpin dalam kampanye mereka di media sosial. Dalam memilih kita harus tahu pasti latar belakang calon yang akan dipilih, supaya kelak kehidupan dimasyarakat lebih makmur dan sejahtera.

5. DAFTAR PUSTAKA

Bannet, MJ. 1979. “ Overcoming the Golden Rule: Sympathy and Empathy”. Communication

Yerbook III. D.D. Nimo, editor. New Jersey. Transaction Books.

Abbdullah, Syukur dan M. Ahmad 1985. Teori dan Konsep Sistem Politik – Berdasarkan “Ancangan

Sistem” Ujung Pandang Universitas Hasanuddin.

Agee, Warran K. Et.all, Introduction to Mass Communications, Harper & Row Publisher, New York, 1985.

Dahlan, Alwi, M. 1990. “Perkembangan Komunikasi Politik Sebagai Bidang Kajian”. Dalam Jurnal

Politik-6 Jakarta.

Dahl, Robert. 1977. Modern Political Analysis. New Delhi. Prantice of India

Galnoor, I. 1980. Political Communication and the Study of Politics, dalam Nimmo (ed). Gardner, Carl (ed). 1979. Media, Politics & Culture. London. The Macmillan Press Ltd. Alfian, 1978. Pemikiran dan Perubahan Poltik Indonesia. Jakarta. Gramedia.

Alfian, 1980. Politik Kebudayaan dan Manusia Indonesia. Jakarta. LP3ES.

Alfian, 1985. Komunikasi Politik di Indonesia : Keadaan dan Prospeknya sebagai Bidang Telaah

Ilmu. Makalah Seminar Nasional Komunikasi Menghadapi Tinggal Landas di Semarang.

Nimmo, Dan. 1999. Komunikasi Politik, Komunikator, Pesan, dan Media, Bandung: Penerbit PT. Remaja Rosdakarya

Nurdin, 2003. Komunikasi Massa, Malang: Penerbit Cespur.

Paul, Jhonson Doyle. 1986. Teori Sosiologi Klasik dan Modern, ( terjemahan ) Robert M.Z. Lawang, Jakarta: Gramedia.

Phenix, H. Philips, tp th. Realm of meanings: A Philosophy of The Curriculum for General

Education. New York: McGraw-Hill Book Company.

(10)

Strategi Komunikasi Politik Dan Pembentukan Citra Ridwan Kamil Melalui Twitter Pada Pilgub 2018 (Sutrisno) 46 Media lain: http://indraachmadi.blogspot.com/2014/11/peran-media-sosial-dalam-kampanye.html https://www.cnnindonesia.com/nasional/20171217201037-32-263016/ppp-bisa-cabut-dukungan-untuk-ridwan-kamil-di-pilgub-jabar https://www.cnnindonesia.com/pilkadaserentak/nasional/20180627073428-32-309350/ridwan-kamil-klarifikasi-isu-pro-lgbt-jelang-pencoblosan

Referensi

Dokumen terkait

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi dan efektifitas komunikasi politik Wali Kota Bandung Ridwan Kamil dalam menertibkan PKL di Jalan

Kuliah Kerja Media (KKM) adalah program yang diadakan oleh Diploma III Komunikasi Terapan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Sebelas Maret Surakarta sebagai satu

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi komunikasi politik yang digunakan tim pemenangan RIDHO dalam pemilihan kepala Desa Tabilaa, ditemukan bahwa ada beberapa

Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji strategi komunikasi politik calon gubernur dan wakil gubernur Jabar periode 2013-2018 yang direalisasikan dengan tindak

Pemilihan penggunaan media sosial sebagai sarana pemasaran banyak digunakan oleh pelaku UMKM dimasa pandemi Covid-19 ini karena media sosial sudah menjadi pilar utama dalam

Pemilihan umum di negara yang mengedepankan sistem demokratis mengutamakan kehendak rakyat sebagai suara tertinggi disistem pemerintahan dan politik, dengan mengedepankan

Menurut penulis Basuki Tjahaja Purnama sebagai seorang Pelaksana Tugas Gubernur dalam menggunakan media sosial Twitter telah menjalankan fungsi komunikasi dengan cukup

51 Insan Kamil, 2023 PEMBUATAN FILM DOKUMENTER BERJUDUL “SUARA KELUARGA” UPN Veteran Jakarta, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Ilmu Komunikasi [www.upnvj.ac.id –