Model Pembelajaran IPA Kurikulum 2013 Format Power Point

15 

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Teks penuh

(1)

Presentasi ini adalah tentang bagaimana

KECEPATAN CAHAYA

KECEPATAN GELOMBANG ELEKTROMAGHNETIK

KECEPATAN YANG TERCEPAT DI JAGAT RAYA INI

bisa ditentukan/dihitung dengan tepat berdasar

informasi dari dokumen yang sangat tua

(2)

Mungkin anda pernah tahu bahwa konstanta C,

atau kecepatan cahaya yaitu kecepatan tercepat di jagat raya ini

diukur, dihitung atau ditentukan oleh berbagai institusi berikut:

• US National Bureau of Standards C = 299792.4574 + 0.0011 km/det

• The British National Physical Laboratory C = 299792.4590 + 0.0008 km/det

• Konferensi ke-17 tentang Penetapan Ukuran dan Berat Standar

(3)

Tapi anda seharusnya tahu bahwa

konstanta C bisa dihitung/ditentukan secara tepat

menggunakan informasi dari kitab suci yang

diturunkan 14 abad silam.

Penemu hitungan ini adalah seorang ahli Fisika

dari Mesir bernama DR. Mansour Hassab ElNaby

dan asistennya

Arlinos and Siti Nurfahmi

(4)

Dalam Alquran dinyatakan:

“Dia mengatur urusan dari langit ke bumi, kemudian (urusan) itu naik kepada-Nya dalam satu hari yang kadarnya seribu tahun menurut perhitunganmu."(32:5)

”Dialah (Allah) yang menciptakan matahari bersinar dan bulan bercahaya dan ditetapkanya tempat-tempat bagi perjalanan bulan itu agar kamu mengetahui

bilangan tahun dan perhitungan (waktu)" (10:5)

(5)

Berdasar ayat-ayat tersebut diatas, terutama ayat yang terakhir (ayat 32:5)

dapat disimpulkan bahwa :

C . t = 12000 . L

dimana : C = kecepatan Sang urusan t = waktu selama satu hari

L = panjang rute edar bulan selama satu bulan

Jarak yang dicapai

Sang urusan

selama satu hari

sama dengan

(6)

Berbagai sistem kalender telah diuji,

namun “Sistem kalender bulan sidereal” menghasilkan nilai C

yang persis sama dengan nilai C yang sudah diketahui melalui pengukuran

Ada dua macam sistem kalender bulan:

1. Sisyem sinodik, didasarkan atas penampakan semu gerak bulan dan matahari dari bumi.

1 hari = 24 jam

1 bulan = 29.53059 hari

2. Sistem sidereal, didasarkan atas pergerakan relatif bulan dan matahari terhadap bintang dan alam semesta. 1 hari = 23 jam 56 menit 4.0906 detik

(7)

 26.92484o

Perhatikan posisi bulan !

 29.1061o

Perhatikan posisi bulan setelah 29.52 hari

Waktu tempuh

360o revolusi bulan = 26.92484o revolusi bumi

Jarak ini ditempuh selama 27.321661 hari atau 655.71586 jam. dan dinamakan “Satu bulan sidereal

(8)

L

Selanjutnya perhatikan rute bulan selama satu bulan sidereal

Rutenya bukan berupa lingkaran seperti yang mungkin anda bayangkan melainkan berbentuk kurva yang panjangnya L = v . T

(9)

Sebuah catatan tentang kecepatan bulan (v)

Ada dua tipe kecepatan bulan :

1. Kecepatan relatif terhadap bumi yang bisa dihitung dengan

rumus berikut:

ve = 2 .  . R / T dimana R = jari-jari revolusi bulan = 384264 km

T = periode revolusi bulan = 655.71986 jam

2. Kecepatan relatif terhadap bintang atau alam semesta. Yang ini yang akan diperlukan.

Einstein mengusulkan bahwa kecepatan jenis kedua ini dihitung dengan mengalikan yang pertama dengan cosinus , sehingga:

v = Ve * Cos 

Dimana  adalah sudut yang dibentuk oleh revolusi bumi selama satu bulan sidereal

 = 26.92848o

(10)

Jadi:

C . t = 12000 . L

C . t = 12000 . v . T

C . t = 12000 . ( v

e

. Cos

) . T

C = 12000 . v

e

. Cos

. T / t

C = 12000 * 3682.07 km/jam * 0.89157 * 655.71986 jam / 86164.0906 det

(11)

Bandingkan C (kecepatan sang urusan) hasil perhitungan

dengan nilai C (kecepatan cahaya) yang sudah diketahui !

Nilai C hasil perhitungan

C = 299792.5 Km/det

US National Bureau of Standards

C = 299792.4574 + 0.0011 km/det

C = 299792.4590 + 0.0008 km/det

(12)

Alif Lam Mim. Turunnya kitab ini tanpa keraguan padanya, dari Rabb semesta

Tetapi mengapa mereka mengatakan:"Ia (Muhammad saw) mengada- adakannya". Sebenarnya ini adalah kebenaran dari Rabbmu, agar kamu memberi peringatan kepada kaum yang belum datang

kepada mereka orang yang memberi peringatan sebelummu; agar mereka mendapat petunjuk.

Allah yang menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya dalam enam periode, kemudian Dia bersemayam di atas 'Arsy. Tidak ada bagi kamu selain daripada-Nya seorang penolongpun

dan tidak (pula) seorang pemberi syafa'at. Maka apakah kamu tidak memperhatikan?

Dia mengatur urusan dari langit ke bumi, kemudian (urusan) itu naik kepada-Nya dalam satu hari yang kadarnya seribu tahun menurut perhitunganmu.

Dengan nama Allah yang Maha pengasih Maha penyayang

(13)

Kesimpulan

(dari Artikel Prof Elnaby)

“Perhitungan ini membuktikan keakuratan dan konsistensi nilai konstanta C

hasil pengukuran selama ini dan juga mnunjukkan kebenaran Al-Quranul karim

(14)

Referensi:

Elnaby, M.H.,

1990, A New Astronomical Quranic Method for

The Determination of The Greatest Speed C

http://www.islamicity.org/Science/960703A.HTM

Fix, John D.

1995, Astronomy, Journey of the Cosmic Frontier,

1st edition, Mosby-Year Book, Inc.,

St Louis, Missouri

(15)

SEKIAN

Semoga menambah keyakinan

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...