• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERANAN ALAT MUSIK KULCAPI DALAM SENI PERTUNJUKAN TARI SIJEGIREN DI SANGGAR SENI SIRULO MEDAN.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PERANAN ALAT MUSIK KULCAPI DALAM SENI PERTUNJUKAN TARI SIJEGIREN DI SANGGAR SENI SIRULO MEDAN."

Copied!
27
0
0

Teks penuh

(1)

PERANAN ALAT MUS IK KULCAPI DALAM S ENI PERTUNJUKAN T ARI S IJEGIREN DI S ANGGAR S ENI S IRULO MED AN

SKRIPSI

Diajukan Untuk Memenuhi Persyaratan Untuk Memperoleh Gelar

S arjana Pendidikan

ANNA MARIA S INAGA NIM 061222510065

FAKULTAS BAHASA DAN SENI

UNIVERSI TAS NEGERI MEDAN

(2)
(3)
(4)
(5)
(6)

KATA PENG ANTAR

Ucapan sy ukur dan terima kasih setinggi-tin gginy a kep ada Yesus Kristus, karena berkat kasihNy a yang begitu mengasihi hidup penulis dan senantiasa melindun gi, member ikan berkat, kemurahan hati kep ada p enulis sehingga mamp u mey elesaikan skrip si ini y ang berjudul “PERANAN ALAT MUS IK K ULCAPI DALAM S ENI PERT UNJUK AN T ARI

S IJEGIREN DI SANGGAR S ENI S IRULO MED AN”. Berkat kasihNy a juga, p enulis dap at meny elesaikan p erkuliahan hin gga p ada tingkat akhir.

Tujuan dari skrip si ini adalah sebagai salah satu sy arat untuk memp eroleh gelar Sarjana Pendidikan d i jurusan Sendratasik Program Studi Sen i M usik Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri M edan. Sebagai manusia y ang memiliki keterbatasan p engetahuan, p enulis meny adari bahwa skrip si ini masih jauh dar i semp urna baik dari segi p enulisan, tata bahasa maup un dari p eny amp aian ide p enulis. Untuk itu p enulis menghar apkan kritik dan saran dari p embaca y ang bersif at memban gun untuk p erbaikan di masa y ang akan datan g.

Dalam p enyelesaian tugas akhir ini, p enulis ju ga men galami berb agai k esulitan. Namun berkat Doa dan bantuan dari b erbagai p ihak, akhirny a penulis dap at meny elesaikan skrip si ini. Disini p enulis den gan segala kerend ahan hati men gucapkan terimakasih y an g sebesar-b esarny a kep ada:

1. Bapak Prof. Dr. Ibnu Hajar Damanik, M .Si., selaku Rektor Universitas Negeri Medan. 2. Ibu Dr. Isda Pramuniati, M.Hum., selaku Dekan Fakultas Bahasa dan Seni Univ ersitas

Neger i M edan.

(7)

4. Bapak Drs. Basy aruddin, M .Pd., selaku Pembantu Dekan II Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri M edan.

5. Bapak Dr. Daulat Sar agi, M.Hum., selaku Pembantu Dekan III Fakultas Bah asa dan Seni Universitas Negeri M edan.

6. Ibu Dra. Tuti Rahayu, M.Si., selaku Ketua Jurusan Sendratasik Universitas Neger i M edan sekaligus dosen tim p enguji skrip si.

7. Bapak Panji Suroso, M .Si., selaku Ketua Prodi Pendidik an Seni M usik

8. Ibu Dra. Theodora Sinaga, M .Pd., selaku dosen Pembimbin g Akademik sekaligus dosen Pembimbin g Skripsi I y ang telah bany ak memberikan bimbin gan dan arahan, sehin gga p enulis dapat menyelesaikan skripsi ini.

9. Bapak Panji Suroso, M .Si., selaku dosen Pembimbin g Skripsi II yang telah b anyak member ikan bimbingan d an arah an, sehingga p enulis dapat meny elesaikan skripsi ini. 10. Bapak / Ibu Dosen Seni Musik Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Medan y ang

telah memberikan ilmuny a selama p roses pembelajaran berlan gsung d an selama p erkuliahan.

11. Staf p egawai jurusan Sendratasik.

(8)

15. Seluruh keluar gaku tercinta, op ung,tante,uda-udaku dan bou y ang telah member ikan motivasi dalam p eny usunan skrip si ini.

16. Teman spesialku y ang sangat aku kasihi (Jep ry kadinata Tambunan) yang telah member ikan motivasi d alam p enyusunan skrip si ini.

17. Teman sep erjuanganku (Lawra, anna, oca, y uni, rimbun, ida, silsa,)

18. Teman-teman an gkatan 2006 y ang sama-sama berju an g meny elesaikan p eran g terakhir di kamp us

kita.(p urnama,irma,ap riy ani,veronica,milana, adit,y ose,jamot,samjefry ,rahmat,ari,roy ) SEMANGAT ..

Akhir kata p enulis mengucapkan bany ak terimakasih kep ada seluruh p ihak yang turut membantu, dan semo ga skrip si ini dap at bermanfaat bagi kita semua. Peneliti menghar ap kan kritik dan saran y ang sifatny a membangun skripsi ini lebih baik lagi, sehin gga dap at bermanfaat bagi p erkemban gan ilmu pen getahuan khususny a dalam bid an g kesenian khususnay a seni musik

M edan, Sep tember 2012 Penulis

(9)
(10)
(11)
(12)
(13)
(14)
(15)

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah

Musik merup akan simp oni kehidup an manusia, menjadi bagian yang mewarnai keh idupan sehari-hari manusia. M usik tak sekedar member ikan hiburan, tetap i mamp u memberikan makna untuk memban gkitkan gairah d an sp irit hidup untuk memaknai k ehidup an. M endengarkan musik, menghay ati dan menikmatiny a merupakan aktifitas y ang meny enan gkan dan bisa membuat kita ny aman.

Sebagai k ary a seni, musik p ada hakikatny a merupakan bagian dar i kebud ay aan y ang tak terpisahkan dari peradaban manusia, masy arakat atau suatu ban gsa, b ahkan indikasi tinggi rendahny a peradaban suatu masy arakat atau sebuah bangsa dapat ditelusuri dari nilai-nilai y ang terkandung did alamny a, termasuk dari hasil p emikir an kary a kesenianny a. Pada dasarny a kary a seni (musik) merupakan ref leksi perasaan, p ikiran, atau cer minan realitas sosial d ari n ilai-nilai kehidup an yang ada dalam masy arakat tersebut. M elalui musik ini p ula kita dap at belajar tata nilai baik sosial buday a, moralitas, sp ritual, religius, maup un interaksi antar manusia dalam kehidup an suatu masy arakat,bangsa atau negara.

(16)

Etnik Karo merup akan salah satu suku y ang ad a di Sumatera Utara, memiliki ragam kesenian y ang merupakan bagian dar i tradisi dar i keh idupan masy arakatny a y ang men cakup seni musik, seni tari, seni rup a dan ragam kesenian lainnya dimana fun gsi dan maknany a berkaitan er at dengan aktivitas dalam kehidupan masy arakatny a. Namun p ada tradisi Karo, seni juga memp uny ai p eranan y ang san gat penting p ada p elaksanaan adat istiadat, acar a ritual, pernikahan dan kematian. M asy arakat Karo khususny a y ang berad a di kota M edan semakin lama semakin berkemban g, untuk men gemb an gkan kebuday aanny a Karo itu sendiri. Oleh sebab itu banyak kita jump ai p erkump ulan-perkumpulan kecil masy arakat Karo misalny a sep erti sanggar.

(17)

mengemb angkan seni dalam sertany a men gisi p emban gunan. Sanggar seni Sirulo sangat membantu masy arakat dalam hal men gemb an gkan kepedulian terhadap seni. M elalui kegiatan sanggar seni masyarakat mencoba mengimp rovisasi, membuat, menghasilkan, memikat dan meny usun suatu kary a seni y ang dap at ditunjukan p ada masy arakat umum. M elalui sanggar seni, masyarakat dap at mengkombinasik an p roses dan kompenen dari berbagai disip lin seni den gan cara y an g inovatif. Kegiatan lain y an g ad a dalam san ggar seni Sirulo b erup a kagiatan p embelajar an tentang seni, y ang melip uti p roses dari p embelajar an, p encip taan hingga p roduksi dan semua p roses hamp ir sebagian besar dilakukan d i dalam san ggar (ter gantung ada tidakny a fasiltas dalam sanggar), seb agai contoh ap abila men gh asilkan kary a berupa benda (p atung, lukisan, kerajinan tangan) mak a p roses akhir adalah p emasaran atau p ameran, ap abila kary a seni y ang dihasilk an bersifat seni p ertunjukan maka p roses akhir adalah p ementasan atau p ertunjukan. Seni p ertunjukan sebagai disiplin ilmu di Indonesia masih relatif muda, sama halny a den gan ilmu-ilmu hu manior a lainny a. Namun demikian keber adaan seni p ertunjukan dalam keh idupan manusia sudah sangat tua usianya serta memilik i fun gsi y ang b eragam sesuai dengan siklus kehidup an masy arakat tertentu. Baik dari asp ek religi, adat istiadat, maupun hibur an. Tari sebagai salah satu dari seni p ertunjukan y ang merup akan sebuah tontonan yang direncan akan sebelumny a untuk disu guhkan k epada seju mlah penonton, y ang akan dilakukan oleh para p enari y ang sudah melakukan latihan y ang cukup oleh para p enari tersebut.

(18)

member ikan k esan emosional. Jadi dap at dikatakan b ahwa musik adalah p artner tari, seh ingga musik y ang akan dip ergunak an untuk men giringi sebuah tari harus digar ap betul-betul sesuai dengan garap an tariny a. Jadi dap at dikatakan bahwa musik memilik i p eranan y ang sangat p enting terhadap tarian y ang mana di dalamny a dap at berfungsi sebagai irin gan. Bahkan, musik dap at dikatakan sebagai p artner y ang tidak dap at dip isahkan dari tarian.

Salah satu seni p ertunjukan y ang dilaksanakan oleh San ggar Seni Siru lo adalah seni p ertunjukan Tari Sijegiren. Pen gertian dari Sijegiren adalah lomba merasa dir iny a yang p alin g cantik atau yang p alin g h ebat, p ertunjukan tari sijegiren ini diangk at dari up acara r itual Erp angir Ku Lau dimana ritual Erp angir Ku Lau ini sudah menjadi tradisi leluhur y ang sudah diwariskan secara turun-temurun hingga sekaran g. Erp an gir Ku Lau merupakan salah satu p embersihan diri y ang didalam ritualny a terdap at aktivitas berkemas atau mandi bunga ke sungai den gan bantuan dukun ( Erpangir Ku Lau). R itual ini samp ai sekaran g masih serin g dilakukan terutama oleh beberap a Guru Sibaso (sebutan dukun untuk masy arakat Karo) p ada waktu-waktu tertentu. Dari up acara ritual Erp an gir Ku Lau inilah San ggar Sen i Sirulo mengan gk at kembali kegiatan ritual tersebut menjadi sebu ah seni p ertunjukan, y aitu seni pertunjukan tari sijegiren dalam b entuk hiburan.

(19)

Musik Karo tradisional merup akan alat musik asli suku Karo yang secara umum dibagi menjad i dua macam musik ensambel y aitu Gendang Telu Sidalanen d an Gendan g Lima Sendalanen. Gend an g Telu Sidalanen merup akan suatu musik ensamb el y ang terdir i dari tiga alat musik y ang dimainkan secar a harmonis, y ang terdiri dar i Kulcap i/balob at, keteng-keten g, dan mangkok. Sedan gkan Gendan g Lima Sendalanen sering ju ga d isebut den gan istilah Gendan g Sarune merup akan suatu musik ensambel y ang terdiri dari lima alat musik y ang dimainkan secara har monis, yang terdir i dari Sarun e, Gendan g sin gan aki, Gend ang sin gindun gi, Pen ganak dan Gong.

(20)

berfungsi sebagai alat musik p engirin g, tanp a adany a alat musik kulcapi dalam seni pertunjukan tari sijegir en maka sen i p ertunjukan Tari Sijegiren tersebut tidak akan terlaksana d en gan baik karena alat musik ku lcap i sebagai p embawa melodi bagi p ara p enari d alam seni p ertunjukan Tari Sijegiren.

Penelitian p eranan kulcap i dalam Tari Sijegiren diad akan di San ggar Seni Sirulo. San ggar Seni Siru lo musik memp uny ai p eran y ang sangat p enting, karena p ada setiap p ertunjukanny a selalu diiringi musik liv e. Tanp a adany a musik sebagai irin gan, tarian y ang dip entaskan oleh sanggar seni Siru lo tidak dap at dinikmati oleh para p enonton yang melih at p ertunjukan. Hal ini didasari karena hubun gan antara musik dan tari adalah suatu fenomena y ang berb eda tetap i dap at juga digabun gk an den gan hal y ang mendukun g. M usik merupakan rangkaian ritme dan n ada, sedangk an tarian merup akan rangkaian ger ak, ritme dan ruan g dimana fenomena kedu any a merup akan suatu yang berlawanan, y an g man a musik merup akan fenomen a y ang terden gar tetap i tidak terlihat dan tarian merup akan feno mena y ang terlihat tetapi tidak terdengar.

Fenomena ini merup akan sesuatu y ang sangat menarik bagi p ara p enulis untuk dijad ikan sebagai top ik p enelitian. Maka untuk itu penulis memilih judul, “ Peranan Alat Musik Kulcapi Dalam Seni Pertunjukan Tari Sijegiren di S anggar S eni Sirulo Medan.

B. Identifikasi Masalah

Dari p enjelasan dalam latar belakan g maka p eneliti men gidentifik asikan masalah seb agai berikut :

(21)

2. Bagaimana bentuk musik kulcap i dalam tari sijegiren?

3. Bagaimana p eranan alat musik kulcapi dalam sen i p ertunjukan tari sijegiren?

4. Bagaimana p roses p enciptaan musik pada San ggar Seni Sirulo M edan ?

5. Alat musik tradisional Karo apa saja yang d ipakai dalam seni p ertunjukan tari sijegiren?

6. Bagaimana p eranan musik p engirin g pada Sanggar Sen i Sirulo M edan?

7. Bagaimanakah hamb atan y ang terjadi ketika kulcap i tidak ditemp atkan dalam tari sijegiren?

8. Ap a efek y ang ditimbulkan ap abila kulcap i tidak dip akai dalam irin gan tari sijegiren?

C. Pembatasan Masalah

Mengingat luasny a cakup an masalah, keterbatasan waktu, dana dan kemamp uan teoritis, maka p enulis merasa p erlu mengad akan p embatasan masalah untuk memud ahkan p ecahan masalah y ang d ihadap i dalam penelitian ini. Pemb atasan masalah tersebut sesuai d en gan p endap at Surakhmad (1982, 31) y ang mengatakan b ahwa:

“Sebuah masalah y ang dirumuskan terlalu lu as tidak p erlu dip akai sebagai masalah p enyelidikan o leh karena tidak akan p ernah jelas b atasan-batasan masalah, p embatasan masalah ini perlu bukan saja untuk memp ermudah tau meny ederhan akan masalah bagi peny alidikan akan tetapi juga men etapkan lebih dahulu segala sesuatu y ang dip erlukan dalam memecahk an masalah tenaga, waktu, on gkos dan sebagainy a y ang timbul dari rencan a tertentu”.

Berdasarkan latar belakan g dan identifikasi masalah diatas, maka p enulis memb atasi ruan g lin gkup p ermasalahan sebagai berikut:

(22)

2. Bagaimana bentuk musik kulcap i dalam tari sijegiren?

3. Bagaimana p eranan alat musik kulcapi dalam sen i p ertunjukan tari sijegiren?

4. Bagaimana p roses p enciptaan musik pada San ggar Seni Sirulo M edan ?

5. Alat musik tradisional Karo apa saja yang d ipakai dalam seni p ertunjukan tari sijegiren?

6. Bagaimana p eranan musik p engirin g pada Sanggar Sen i Sirulo M edan?

7. Bagaimanakah hamb atan y ang terjadi ketika kulcap i tidak ditempatkan dalam tari sijegiren?

D. Perumusan Masalah

Rumusan masalah adalah hal yang sangat p enting sebab tanpa p erumusan masalah p enelitian dap at membingun gkan p eneliti.

Menurut M ary aeni (2005 : 14) :

“Rumusan masalah merup akan jabar an detail fokus p enelitian y ang akan digar ap. Rumusan masalah menjadi semacam kontrak bagi p eneliti karena p enelitian merupakan upay a untuk menentukan jawaban pertany aan sebagaimana terp apar p ada rumusan masalahny a. Rumusan masalah ju ga bisa disikap i sebagai jabaran fokus p enelitian karena d alam praktikny a, p roses penelitian akan senantiasa b erfokus p ada butir-butir masalah sebagaiman a telah dirumuskan”.

Dari uraian latar belakan g masalah, identifikasi masalah, serta p embatasan masalah maka p ermasalahan dap at dirumuskan sebagai berikut :

(23)

E. Tujuan Penelitian

Setiap kegiatan selalu men garah p ada tujuan, y ang merup akan suatu keberhasilan p enelitian y aitu tujuan p enelitian, dan tujuan p enelitian merupakan jawaban atas pertany aan dalam p enelitian. Maka tujuan y ang hendak dicap ai oleh p enulis adalah:

1. Untuk bagaimana latar belak ang San ggar Seni Siru lo M edan?

2. Untuk mengetahui bagaimana bentuk musik kulcap i dalam tari sijegiren?

3. Untuk mengetahui bagaimana p eranan alat musik kulcap i dalam seni p ertunjukan tari sijegiren?

4. Untuk mengetahui bagaimana p roses p enciptaan musik p ada San ggar Seni Siru lo Medan ?

5. Untuk mengetahui alat musik tradisional Karo ap a saja y ang dip akai d alam seni pertunjukan tari sijegir en?

6. Untuk mengetahui bagaimana p eranan musik p engirin g p ada Tari Sijegir en di San ggar Sen i Sirulo Medan?

7. Untuk mengetahui hamb atan ap a y ang terjadi ketika ku lcap i tidak ditemp atkan dalam tari sijegiren ?

F. Manfaat Penelitian

(24)

1. Sebagai masukan bagi p enulis dalam menamb ah p engetahuan d an wawasan men genai alat musik kulcap i dalam sen i p ertunjukan tari sijegiren di san ggar sirulo M edan.

2. Sebagai bahan informasi yang berkaitan den gan alat musik tradisional Karo. 3. Sebagai bahan informasi terhadap masy arakat tentang seni p ertunjukan Karo.

(25)

BAB V

KES IMPULAN DAN S ARAN

A. Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian dap at diambil kesimpulan.

1. San ggar Seni Sirulo Medan terbentuk ber awal d ari p emik iran B apak Juara Gintin g.

Sebagai saran a untuk melestarikan k esenian kebud ayaan Karo, dan p ada tahun 2010

berdirilah san ggar y ang mu lany a bernama San ggar Najati ( Pusataka Karo Kuno )

karena polemik organisasi p ada M aret 2010 Sanggar Najati diubah namanya menjadi

San ggar Seni Siru lo ( Publik Umum ) di bawah p engawasan SLM ( Sirulo

Community Midetion ) diman a an ggotany a sebagian besar d ari san ggar tersebut

adalah mahasiswa-mahasiswi FISIP USU.

2. Pada setiap seni p ertunjukan, Sanggar Sen i Siru lo Medan selalu melakukan

pertunjukan tersebut secara live.

3. Alat musik tradisional Karo yang digunakan o leh San ggar Seni Sirulo M edan adalah

kulcap i, serunai, keteng – keten g, gon g, man gkok ( sebagai ganti p engana ) dan

gend an g.

4. Peranan alat musik kulcap i dalam seni p ertunjukan tari sijegiren seb agai p embawa

melodi untuk para p enari. jika tidak ada kulcap i maka p ertunjukan tari sijegir en tidak

(26)

B. S aran

1. Bagi p ara p emain musik kiranya mengarahkan generasi muda untuk lebih

mengenal san ggar.

2. Bagi p ara pemusik sup ay a jangan p ernah merasa bosan untuk men gemb an gkan

imajinasi ber musik

3. Bagi p ara seniman musik untuk dap at lebih kreatif dan berani untuk menciptakan

musik irinan gan tari y ang baik.

4. Bagi p emerintah daerah agar lebih menin gkatkan p embinaan kep ada san

(27)

DAFTAR PUS TAKA

Ali, M uhammad, 1985. Kamus Lengkap Bahasa Indonesia Modern. Jakarta:

Pustaka Amani.

Esterberg, Kristin G.2002. Qualitative Methods in Socia l Research. New York :M e Grow Hill

Corazon, CD. 2007. Traditional Musical Instruments of The Philippin es, Nevada: FM Adigest.

Hiday at, Robby , 2005. Wawasan Seni Tari. M alang: Balai Kajian Sen i dan Desain, Jurusan Seni

dan Desain Fakultas Sastra Universitas Negeri Malan g.

Lexy, J. 2006. Metodologi Pen elitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdak ary a Offset.

M ary aeni, 2005. Metode Penelitian K ebudayaan, Jakarta: Bu mi Aksara..

Soekanto, S, 1984. Sosio logi Suatu Pengantar. Jakarta: PT Raja Graf indo Persada.

Sup rapto, J. 2004. Proposal Penelitian dan contoh. Jakarta: Universitas Indonesia

(UI-PRESS)

Su giy ono. 2009. Metode Penelitian KUalitatif.

Bandung : Alfabeta

Referensi

Dokumen terkait

Dari prestasi mereka yang sudah ada maka dari itu penulis ingin mengetahui pergeseran fungsi musik gondra yang terjadi pada Tari Moyo (Tari Elang) masyarakat

Tari Walijamaliha Di Sanggar Bina Seni Tari Raksa Budaya Kota Serang Provinsi Banten Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu.. TARI WALIJAMALIHA DI SANGGAR BINA SENI

Oleh karena itu, Padepokan Seni Pertunjukan Musik, Tari dan Teater di Yogyakarta akan mengekspresikan dirinya melalui pendekatan Arsitektur Post-Modern, yang merupakan salah

Elemen-Elemen atau unsur-unsur seni tari yang menjadi struktur sebuah pertunjukan tari terdiri dari beberapan elemen antaranya gerak, musik, desain lantai,

Observasi adalah cara pengumpulan data dengan menggunakan jalan mengamati, dan mempelajari bidang ilmu yang berkaitan agar terbentuk Pusat Seni Pertunjukan Tari Tradisional

Peranan seniman tradisional Karo dahulu mereka memainkan musik tradisional masyarakat Karo dengan memainkan gendang lima sedalanen dalam mengiringi tarian atau nyanyian

Ciri-ciri tari kontemporer adalah sebagai berikut: ƒ Pola-pola geraknya lebih bebas dari tari modern.. ƒ Gerak yang digunakan tidak lagi mendasar pada gerak tari tradisional. ƒ

Konsep Perwujudan Arsitektur Tradisional Perancangan Pusat Pelatihan Dan Pertunjukan Seni Tari Tradisional Riau merupakan bentuk bangunan melayu pada umumnya dimana bangunan tersebut