• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kajian antibakteri temulawak, jahe dan bawang putih terhadap Salmonella lyphimuriam serta pengaruh bawang putih terhadap performans dan respon imun ayam pedaging

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Kajian antibakteri temulawak, jahe dan bawang putih terhadap Salmonella lyphimuriam serta pengaruh bawang putih terhadap performans dan respon imun ayam pedaging"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

Loading

Gambar

Gambar l. Histogram aktivitas antibakteri temulawak, jahe dan bawang putih dengan konsentrasi 100/o
Tabel l. P€rtambahan bobot badan, konsumsi ransum dan konversi ransum ayam perlakuan
Tabel 2. Persentase karkas, berat organ hati dan limpa
Gambar 3. Kadar protein total serum ayam perlakuan
+2

Referensi

Dokumen terkait

Puji dan syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yesus Kristus atas pimpinan dan penyertaanNya sehingga penulis dapat menyelesaikan penulisan Tesis yang berjudul Kajian

Hasil pengamatan perlakuan penggunaan Cassabio dalam ransum terhadap bobot awal, bobot akhir, konsumsi ransum, konsumsi air minum, konversi ransum, persentase karkas,

Dengan ini saya menyatakan bahwa tesis Kajian Efektifitas Pemberian kombinasi Kunyit, Bawang Putih dengan Mineral Zink dalam Ransum Terhadap Performa dan Respon Imun Ayam

Penambahan tepung rimpang temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb) dan tepung rimpang temu putih (Curcuma zedoaria Rosc) dalam ransum komersial terhadap

Perlakuan penggunaan ekstrak daun beluntas terhadap persentase bobot potongan karkas bagian dada dan punggung ayam pedaging tidak menunjukkan perbedaan, sedangkan penggunaan

Secara numeric konsumsi ransum maupun konversi ransum menurun seiring meningkatnya taraf pemberian tepung bawang putih, sedangkan pertambahan bobot badan ayam