MAKALAH HASIL PENELITIAN SAWI
( Pengaruh Jenis Pupuk Terhadap
Pertumbuhan Sawi )
Nama
Anggota :
1.
Fadiar Ayu F.
(X-A3/09)
2.Fitri Jayanti.
(X-A3/11)
3.Izmi Putri Cantika.
(X-A3/14)
4.M. Indra Kusuma.
(X-A3/16)
5.Rif’at Chusnul M.
(X-A3/26)
6.Tasya Tariza Cindy T. (X-A3/32)
SMA NEGERI 1 CERME
TAHUN PELAJARAN 2016/2017
DAFTAR ISI
Bab I
Pendahuluan... 1
Rumusan Masalah... 2
Bab II
2.1 Pertumbuhan Sawi... 3
2.2 Pengaruh Pupuk Terhadap Pertumbuhan Sawi... 3
2.3 Jenis-Jenis Pupuk... 3
Bab III 3.1 Objek Penelitian... 5
3.2 Populasi Penelitian... 5
3.3 Sampel Penelitian... 5
3.4 Waktu dan Lokasi Penelitian... 5
3.5 Alat dan Bahan Yang Digunakan... 5
3.6 Metode Kerja... 5
3.7 Variabel Penelitian ... 5
3.8 Hasil Penelitian ... 6
Bab IV
Selain itu, terdapat pula sawi putih (Brassica rapa kelompok pekinensis, disebut juga petsai) yang biasa dibuat sup atau diolah menjadiasinan. Jenis lain yang kadang-kadang disebut sebagai sawi hijau adalah sesawi sayur (untuk membedakannya dengan caisim). Kailan (Brassica oleracea kelompok alboglabra) adalah sejenis sayuran daun lain yang agak berbeda, karena daunnya lebih tebal dan lebih cocok menjadi bahan campuran mi goreng. Sawi sendok (pakcoy atau bok choy) merupakan jenis sayuran daun kerabat sawi yang mulai dikenal pula dalam dunia bogaIndonesia.
Pupuk adalah suatu bahan yang mengandung satu atau lebih unsur hara bagi tanaman. Bahan tersebut berupa mineral atau organik, dihasilkan oleh kegiatan alam atau diolah oleh manusia di pabrik. Unsur hara yang diperlukan oleh tanaman adalah: C, H, O (ketersediaan di alam masih melimpah), N, P, K, Ca, Mg, S (hara makro, kadar dalam tanaman > 100 ppm), Fe, Mn, Cu, Zn, Cl, Mo, B (hara mikro, kadar dalam tanaman < 100 ppm). Pupuk diberikan agar tanaman (tumbuhan yang diusahakan manusia) dapat tumbuh, berkembang dan menghasilkan sesuai yang diharapkan. Manusia selalu menuntut lebih terhadap kemampuan tanaman. Rekayasa genetik dan lingkungan di lakukan agar tanaman memberikan kinerja yang lebih baik. Dengan bantuan hasil tanaman tersebut, unsur yang semula berada dalam tanah masuk ke dalam tubuh manusia. Dalam penelitian kami, kami menggunakan media dengan beberapa jenis pupuk. Diantaranya Pupuk Urea,Pupuk Kompos,Pupuk Kandang (Ayam,Kambing,Sapi). Dan kami akan membahas tentang pengaruh dari macam-macam pupuk yang saya gunakan
2
A. RUMUSAN MASALAH
1. Apa saja jenis pupuk yang bisa digunakan untuk pertumbuhan sawi?
2. Kenapa jenis pupuk berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman?
B. TUJUAN PENELITIAN
1. Mengetahui jenis-jenis pupuk yang dapat digunakan dalam pertumbuhan sawi.
2. Mengetahui pengaruh jenis pupuk terhadap pertumbuhan sawi.
3. Mengetahui pertumbuhan sawi.
3
BAB II
KAJIAN PUSTAKA
2.1 Pertumbuhan Tanaman Sawi
Biji yang telah dijemur selanjutnya disimpan pada botol-botol kaca (botol bekas minuman yang terbuat dari kaca). Jika penyimpanan benih dilakukan secara baik, serta terhindar dari tempat yang lembab, maka masa dormansi biji akan semakin bagus dan benih mampu bertahan disimpan selama 3 tahun.
Dalam masa pertumbuhan tanaman sawi yang harus diperhatikan adalah Benih yang Benih yang baik akan menghasilkan tanaman yang tumbuh dengan bagus. Kebutuhan benih sawi untuk setiap hektar lahan tanam sebesar 750 gram.
Benih sawi berbentuk bulat, kecil-kecil , Tanah yang hendak digemburkan harus dibersihkan dari bebatuan, rerumputan, semak atau pepohonan yang tumbuh. Dan bebas dari daerah ternaungi, karena tanaman sawi suka pada cahaya matahari secara langsung , Pemeliharaan adalah hal yang penting. Sehingga akan sangat berpengaruh terhadap hasil yang akan didapat. Pertama-tama yang perlu diperhatikan adalah penyiraman,penyulaman.
2.2 Pengaruh Pupuk Terhadap Pertumbuhan Sawi
Tanaman sawi biasanya akan tumbuh subur dengan tanah yang subur serta pupuk dengan kualitas yang bagus. Hal ini disebabkan oleh unsur hara yang terkandung dalam pupuk. Tetapi di setiap jenis pupuk terdapat kandungan yang berbeda, sehingga menyebabkan terjadinya perbedaaan pertumbuhan tanaman sawi. Kebutuhannya menyesuaikan sesuai media yg ada sehingga tanah yg miskin akan fosfor dan kalium dapat terpenuhi untuk pertumbuhan sawi tsb.
4
2.3 Jenis-Jenis Pupuk
1. Pupuk Kandang
lebih tinggi kemudian hidup dari jamur dan bakteri dalam rantai kehidupan yang membantu jaring makanan tanah.
2.Pupuk Kompos
Kompos adalah hasil penguraian parsial/tidak lengkap dari campuran bahan-bahan organik yang dapat dipercepat secara artifisial olehpopulasi berbagai macam mikroba dalam kondisi lingkungan yang hangat, lembap, dan aerobik atau anaerobik (Modifikasi dari J.H. Crawford, 2003). Sedangkan pengomposan adalah proses di mana bahan organik mengalami penguraian secara biologis, khususnya oleh mikroba-mikroba yang memanfaatkan bahan organik sebagai sumber energi. Membuat kompos adalah mengatur dan mengontrol proses alami tersebut agar kompos dapat terbentuk lebih cepat. Proses ini meliputi membuat campuran bahan yang seimbang, pemberian air yang cukup, pengaturan aerasi, dan penambahan aktivator pengomposan.
5
BAB III
HASIL PENGAMATAN
3.1 Obyek Penelitian
Obyek dari Penelitian ini adalah Pupuk
3.2 Populasi Penelitian
Populasi dari Penelitian ini adalah Tanaman Sawi
Sampel dari penelitian ini adalah 4 Jenis Pupuk
3.4 Waktu dan Lokasi Penelitian
Penelitian ini Dilaksanakan pada : Waktu : 12 September 2016 Lokasi : Depan Kelas
3.5 Alat dan Bahan yang Digunakan
1.Gelas 2.Tanah
3.Pupuk : A.Pupuk Kandang dibagi menjadi 3 > Pupuk Ayam
> Pupuk Kambing > Pupuk Sapi
B.Pupuk kompos
3.6 Metode Kerja
A. Siapkan gelas akua sebanyak 5 gelas.
B. Isi gelas tersebut dengan tanah dan 4 gelas tersebut diisi dengan pupuk yang berbeda
C. Tanam kecambah sawi dalam gelas tersebut. D. Siram dengan air
E. Dan amati perkembangannya selama 2 minggu
3.7 Variabel Penelitian
A. Variabel Bebas : Jenis pupuk yang digunakan. B. Variabel Terikat : Pertumbuhan tanaman sawi.
C. Variabel Kontrol : Media,Sinar Matahari,Air,Bibit, dan Tanah.
6
3.8 Hasil Penelitian
No. Media Waktu Pengamatan Panjang Bibit Sawi
Awal Akhir
1. Tanah 2 Minggu 4 cm 13 cm
2. Tanah dan Pupuk Kompos
3. Tanah dan Pupuk Kandang (ayam)
2 Minggu 4 cm Tidak
tumbuh
4. Tanah dan Pupuk Kandang (kambing)
2 Minggu 4 cm 11 cm
5. Tanah dan Pupuk Kandang (sapi)
2 Minggu 4 cm 14 cm
7
BAB IV
PENUTUP
Kesimpulan
1. Pemberian jenis pupuk yang berbeda mengakibatkan perbedaan
pertumbuhan dan perkembang tanaman sawi. Terbukti dari data yang
memakai pupuk kandang (sapi dan kambing), kemudian tanpa pupuk dan
pupuk kompos.
2. Usia tanda-tanda perkembangan tanaman sawi yang paling cepat
terdapat pada gelas yang tidak diberi pupuk dan diberi pupuk kandang (sapi ,
kambing dan ayam ), sedangkan yang paling lambat terdapat pada gelas yang
diberi pupuk kandang (ayam). Sehingga pupuk yang paling sesuai untuk
pertumbuhan kacang hijau adalah pupuk kandang (kambing & sapi).
Saran
- Usahakan percobaan di letakkan ditempat yg tidak ada yg mengganggu
pertumbuhan tanaman tsb seperti hama, serangga dll
- ukur tinggi pertumbuhan dengan teliti
- memperhatikan kualitas bibit sawi yg akan ditanam dan lingkungan
sekitarnya pula sehingga pertumbuhan aman dan bagus
8