SIKLUS HIDUP PRODUK
Siklus hidup produk
(
product life cycle
– PLC)
adalah perjalanan penjualan dari suatu produk
dalam masa hidupnya. Siklus hidup produk
merupakan suatu konsep penting yang
Konsep Siklus Hidup Produk
•
Produk memiliki umur terbatas
•
Penjualan produk sepanjang tahap/masa hidup
produk yang berbeda memiliki tantangan yang
berbeda
•
Laba naik dan turun pada berbagai tahap selama
siklus hidup produk
•
Produk memerlukan strategi pemasaran, keuangan,
Karakteristik
Perkenalan
Pertumbu-han
Kedewa-
saan
Penurunan
Penjualan
Penjualan
rendah
Penjualan
meningkat
cepat
Puncak
penjualan
Penjualan
menurun
Biaya
Biaya tinggi
per pelanggan
Biaya rata-
rata per
pelanggan
Biaya rendah
per pelanggan
Biaya rendah
per pelanggan
Laba
Negatif
Laba
meningkat
Laba tinggi
Laba
menurun
Pelanggan
Inovasi
Pemakai awal Mayoritas
menengah
Pemakai
terlambat
Pesaing
Sedikit
Jumlahnya
bertambah
Jumlah stabil
mulai
menurun
Tujuan Pemasaran
Perkenal-an
Pertumbu-
han
Kedewa-
saan
Penurunan
Menciptakan
kesadaran
dan
keinginan
mencoba
produk
Memaksimal
kan pangsa
pasar
Memaksimal
kan laba,
memperta
hankan
pangsa pasar
Strategi
Perkenalan
Pertumbuhan
Kedewasaan
Penurunan
Produk
Tawaran
produk dasar
Tawaran perluasan
produk, pelayanan,
jaminan
Diversifikasi
merk dan model
Lepas jenis
produk yang
lemah
Harga
Kenaikan
biaya-plus
Harga untuk
menembus pasar
Harga sama
atau lebih baik
dari pesaing
Turunkan
harga
Distribusi
Buat distribusi
selektif
Buat distribusi
intensif
Buat lebih
banyak distribusi
intensif
Selektif lepas
toko yang
tidak
mengun-tungkan
Promosi
penjualan
Gunakan
banyak
promosi
penjualan
untuk menarik
pencoba
Kurangi untuk
mengambil
keuntungan dari
besarnya
permintaan
konsumen
Tingkatkan
untuk
mendorong
peralihan merk
Kurangi
Teknik/Cara Memperpanjang
Daur Hidup Produk:
• Meningkatkan konsumsi dengan cara membujuk konsumen untuk meningkatkan
penggunaan produknya dengan berbagai manfaat yang ditawarkan. Contoh: untuk hasil maksimal gunakan pasta gigi sepanjang bulu sikat, apa pun makannya minumnya teh botol sosro, memakai sampo setiap hari membuat rambut sehat, dsb.
• Mencari fungsi lain produk dari biasanya. Contoh seperti teh tidak hanya untuk
ngeteh saja tapi dapat dibuat kreasi menjadi minuman yang lebih kompleks.
• Memodifikasi produk agar tampil baru dan segar baik dari segi isi, kemasan, takaran,
ukuran, manfaat, dan lain sebagainya. Contoh misal seperti produk unilever yang biasanya terus menerus mengganti isi pepsodent beserta kemasannya agar selalu tampil baru dan segar.
• Mencari target konsumen baru
Jika pasar yang sudah ada sudah tidak dapat diandalkan untuk meningkatkan penjualan maka dapat ditempuh jalan dengan cara membidik segmen pasar baru