TUGAS MAKALAH PENGANTAR ILMU TANAMAN
PERAN TANAMAN PANGAN TERHADAP KEHIDUPAN MANUSIA
oleh
Saifur Rohman (161510601165)
Dyah Aulia Febrianti (161510601176)
Lilis Suriyani (161510601143)
Linda Wati Maulida (161510601169)
Nadhiyas Aqmarina Priskideanasti (161510601121)
PROGARAM STUDI AGRIBISNIS
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
Tanaman adalah beberapa jenis organisme yang mengalami atau dipengaruhi oleh tindakan budidaya pada suatu ruang atau media untuk dipanen pada masa ketika sudah mencapai tahap pertumbuhan tertentu. Pada kenyataannya, hampir semua tanaman adalah tumbuhan, tetapi ke dalam pengertian tanaman tercakup pula beberapa fungi (jamur pangan, seperti jamur kancing, dan jamur merang) dan alga (penghasil agar-agar dan nori) yang sengaja dibudidayakan untuk dimanfaatkan nilai ekonominya. Tanaman sengaja ditanam, sedangkan tumbuhan lebih bersifat alamiah. Tumbuhan yang tidak untuk dipanen juga masih bisa disebut tanaman jika diperuntukkan sebagai estetika dalam pertamanan dan arsitektur lanskap, misalnya tanaman bunga, tanaman hias, dan lain-lain.
Tanaman terbagi atas beberapa jenis yaitu tanaman pangan, tanaman perkebunan, dan tanaman hias yang masing-masing memiliki manfaat bagi manusia. Pada pembahasan kali ini kami akan mengulas tentang peran tanaman pangan terhadap kehidupan manusia.
1.2 Rumusan Masalah
1.2.1 Apa yang dimaksud dengan tanaman pangan? 1.2.2 Apa jenis-jenis tanaman pangan?
1.2.3 Apa peranan tanaman pangan terhadap kehidupan manusia? 1.3 Tujuan Penulisan
BAB 2 PEMBAHASAN 2.1 Pengertian Tanaman Pangan
Tanaman pangan adalah segala jenis tanaman yang di dalamnya terdapat karbohidrat dan protein sebagai sumber energi manusia. Tanaman pangan juga dapat dikatakan sebagai tanaman utama yang dikonsumsi manusia sebagai makanan untuk memberikan asupan energi bagi tubuh. Umumnya tanaman pangan adalah tanaman yang tumbuh dalam waktu semusim.
2.2 Jenis-jenis tanaman Pangan
Tanaman pangan memiliki beragam jenis antara lain adalah sebagai berikut: 1. Serealia
Serealia adalah sekelompok tanaman yang ditanam untuk dipanen dan dimanfaatkan bijinya atau sebagai sumber karbohidrat. Sebagian besar serealia termasuk dalam anggota suku padi-padian yang biasa disebut sebagai serealia sejati. Tanaman serealia yang banyak dikonsumsi manusia antara lain, padi, jagung, gandum, gandum durum, jelai, haver, dan gandum hitam.
2. Biji-bijian
Biji-bijian adalah segala tanaman penghasil biji-bijian yang didalamnya terkandung karbohidrat dan protein. Tanaman biji-bijian yang sering kita konsumsi antara lain seperti kedelai, kacang tanah dan kacang hijau.
3. Umbi-umbian
Tanaman pangan selanjutnya berasal dari jenis umbian. Tanaman umbi-umbian adalah tanaman yang ditanam untuk dipanen umbinya karena di dalam umbi terdapat kandungan karbohidrat untuk sumber nutrisi bagi tubuh. Tanaman umbi-umbian yang biasa dimanfaatkan manusia antara lain seperti ubi kayu (singkong), ubi jalar (muntul), talas, wortel, kentang, ganyong dan sebagainya.
4. Jenis tanaman lainnya
Selain ketiga jenis tanaman pangan yang telah disebutkan diatas. Tanaman pangan juga ternyata ada yang terdapat diluar ketiga jenis tersebut seperti sagu yang diambil batangnya dan sukun yang merupakan buah.
2.3 Peran Tanaman Pangan Terhadap Kehidupan Manusia Jenis-Jenis Serealia dan Manfaatnya
1) Beras
Beras adalah bulir padi yang sudah dipisahkan dari sekam. Beras mengandung karbohidrat yang kaya akan zat gula atau glukosa. Rasa manis dari kandungan glukosa merupakan sumber energi yang bermanfaat bagi tubuh untuk melakukan berbagai aktifitas. Selain rasa manis dari beras tanak, nasi cocok dipadukan dengan berbagai lauk pauk yang membuat orang menggunakan beras sebagai makanan pokok. Warna beras yang berbeda-beda diatur secara genetik, akibat perbedaan gen yang mengatur warna.
Aleuron merupakan lapisan terluar beras yang sering kali ikut terbuang pada saat proses pemisahan kulit.
Berbagai jenis warna beras antara lain beras putih, beras merah, beras ketan hitam, dan beras ketan putih. Perbandingan gizi berbagai jenis beras berdasarkan warna.
Kandungan Beras Beras Putih Beras Merah Ketan Putih Ketan Hitam
Tenaga (kkal) 354 352 361 360
Karbohidrat (g) 79,9 76,2 78,4 74,5
Tiamin (mg) 0,25 0,34 0,28 0,24
Protein (g) 7,8 7,3 7,4 8,0
2) Jagung
Jagung merupakan tanaman semusim (annual). Satu siklus hidupnya diselesaikan dalam 80-150 hari. Paruh pertama dari siklus merupakan tahap pertumbuhan vegetatif dan paruh kedua untuk tahap pertumbuhan generatif. Di Indonesia dikenal 2 (dua) varietas jagung yang telah ditanam secara umum, yaitu jagung berwarna kuning dan putih. Perbandingan kandungan gizi (untuk ukuran setengah cangkir) antara jagung putih dan kuning adalah sebagai berikut.
Jenis Jagung Kalori (g) Protein (g) Karbohidrat (g) Serat (g) Ca (mg) Fe (mg) Jagung Kuning Manis 72 2,54 15,63 1,8 2,0 0,34
Jagung Manis Putih 76 2,62 17,04 2,1 2,0 0,43
Jagung merupakan salah satu komoditas utama pertanian sebagai bahan pangan penting selain padi yang kaya akan karbohidrat pada bagian bijinya. Sebagian besar karbohidrat berada pada endospermia. Kandungan karbohidrat dapat mencapai 80% dari seluruh bahan kering biji. Karbohidrat dalam bentuk pati umumnya berupa campuran amilosa dan amilopektin.
Jagung merupakan menu makanan yang bersifat substitusi atau suplemen bagi manusia yang dapat dijadikan makanan pengganti nasi. Di beberapa daerah jagung digunakan sebagai bahan pokok makanan sehari-hari. Jagung dapat diolah dalam berbagai variasi masakan, baik sebagai lauk atau sebagai hidangan selingan manis dan gurih.
Kebanyakan masyarakat kota mengonsumsi jagung sebagai bahan makanan selingan. Jagung memiliki banyak manfaat sehingga sangat baik jika kita mengonsumsinya setiap hari. Diantaranya jagung bermanfaat untuk menurunkan hipertensi, mengontrol diabetes, mencegah penyakit jantung, dan memperbaiki pencernaan.
Jagung kaya manfaat tidak hanya bermanfaat bagi kehidupan manusia saja tetapi juga bermanfaat bagi hewan. Selain sebagai sayuran dan bahan pangan setengah jadi seperti tepun maizena, jagung pipil dan bihun, hampir seluruh bagian tanaman jagung dapat dimanfaatkan untuk berbagai macam keperluan antara lain untuk pakan ternak, pupuk hijau/kompos, kayu bakar, dan bahan kertas (pulp).
3) Gandum
macam jenis gandum dan produk gandum yang kaya akan vitamin dan mineral. Gandum murni adalah biji gandum yang baru saja digiling. Setelah digiling, biji gandum tersebut dihaluskan kembali dan menjadi produk tepung gandum.
Tanaman gandum di bagi menjadi 2 tipe yaitu Bread wheat yaitu gandum yang selama ini digunakan sebagai bahan baku pembuatan roti dan cake. Tipe yang kedua disebut Durum Wheat yang sering digunakan sebagai bahan dasar pembuatan mie dan pasta. Gandum memiliki kandungan gizi yang cukup tinggi diantaranya karbohidrat 60% - 80%, protein 6% - 17%, lemak 1.5% - 2.0%, mineral 1.5% - 2.0% dan sejumlah vitamin.
Manfaat gandum bagi kesehatan tubuh antara lain:
Mengonsumsi gandum akan membuat kenyang lebih lama. Ini karena serat larut yang ada di dalam gandum cenderung memperlambat pencernaan karbohidrat, sehingga mengurangi lonjakan kadar gula darah, yang pada akhirnya tak akan mendesak untuk selalu makan.
Mengonsumsi gandum secara teratur akan menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh. Mengonsumsi gandum baik untuk menurunkan berat badan.
Mengonsumsi gandum bisa bermanfaat untuk mencegah sembelit. Hal ini karena gandum merupakan sumber serat yang dibutuhkan tubuh.
Senyawa phytochemical pada gandum bisa mengurangi risiko seseorang terkena kanker.
4) Sorgum
Sorgum adalah tanaman serbaguna yang dapat digunakan sebagai sumber pangan, pakan ternak, dan bahan baku industri. Tanaman sorgum mirip tanaman jagung, namun tumbuh lebih tinggi dan cocok ditanam di tempat yang kering maupun berair, dan tahan terhadap hama daripada tanaman sejenisnya. Dari segi gizi, sorgum mengandung karbohidrat, protein, kalsium dan zat lain yang bermanfaat.
Sorgum juga mengandung serat tidak larut air atau serat kasar dan serat pangan, masing-masing sebesar 6,5% - 7,9% dan 1,1% - 1,23%. Kandungan protein pun seimbang dengan jagung sebesar 10,11% sedangkan jagung 11,02%. Begitu pula dengan kandungan patinya sebesar 80,42% sedangkan kandungan pada jagung 79,95%. Hanya saja, yang membuat tepung sorgum sedikit peminat adalah karena tidak adanya gluten seperti pada tepung terigu. Masyarakat kita sudah tenggelam dalam nikmatnya elasitisitas terigu, karena tingginya gluten, dan inilah yang membuat adonan mie, dan roti menjadi elastis.
Selain sebagai bahan makanan tanaman sorgum juga dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan. Sorgum bermanfaat mulai dari daun sampai akarnya antara lain sebagai berikut.
Daun sorgum menjadi sumber pakan ternak, tangkai daunnya bisa dijadikan kerajinan tangan dan sapu. Bunga sorgum juga bisa dimanfaatkan sebagai bunga kering untuk hiasan.
Batang sorgum adalah lumbung bioetanol dan bahan pembuat kertas. Batang yang masih muda bisa dibuat sirup, karena rasanya manis. Caranya, kupas kulit batang yang masih muda dan diambil bagian dalamnya.
BAB 3 PENUTUP 3.1 Kesimpulan
Tanaman pangan adalah segala jenis tanaman yang di dalamnya terdapat karbohidrat dan protein sebagai sumber energi manusia. Tanaman pangan sendiri terbagi menjadi beberapa jenis dintaranya tanaman serealia, kacang-kacangan, dan umbi-umbian. Tanaman pangan itu sendiri memiliki banyak manfaat terhadap kehidupan manusia.
3.2 Saran
Mengingat peran tanaman pangan yang sangat beragam, maka kita sebagai manusia wajib merawat dan memanfaatkannya dengan sebijak mungkin.
DAFTAR PUSTAKA
http://007indien.blogspot.co.id/2013/02/peran-atau-manfaat-tumbuhan-bagi.html
http://marimenghijau.blogspot.co.id/2014/08/perbedaan-tumbuhan-dan-tanaman.html
http://nielnakiya.blogspot.co.id/2016/01/bab-1-pendahuluan-latarbelakang.html
Djafaruddin. 2004. Dasar-Dasar Perlindungan Tanaman. Jakarta: Bumi Aksara.
Frield, Alfred E,. 1991. Teaching Science to Children: An Integrated Approach. United States of America: Mc-Graw Hill
Guritno, S. M. Sitompul. 2001. Analisis Pertumbuhan Tanaman. Yogyakarta. Gadjah Mada University Press.
Keanekaragaman tumbuhan. Modul-2. Dalam www. file.upi.edu 22 Desember 2015 Widayati, S., S. N. Rochmah dan Zubedi. 2009. Biologi : SMA dan MA Kelas X. Pusat
Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta