KARAKTERISTIK PASIEN PENDERITA BENIGN PAROXYSMAL
POSITIONAL VERTIGO (BPPV) DI RSUP H. ADAM MALIK MEDAN
TAHUN 2012-2013
Oleh:
WINDA ADELIA LUBIS
110100038
FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
KARAKTERISTIK PASIEN PENDERITA BENIGN PAROXYSMAL
POSITIONAL VERTIGO (BPPV) DI RSUP H. ADAM MALIK MEDAN
TAHUN 2012-2013
KARYA TULIS ILMIAH
Karya Tulis Ilmiah ini diajukan sebagai salah satu syarat untuk memperoleh kelulusan Sarjana Kedokteran
Oleh:
WINDA ADELIA LUBIS
110100038
FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
LEMBAR PENGESAHAN
Karakteristik Pasien Penderita Benign Paroxysmal Positional Vertigo (BPPV) di RSUP H.
Adam Malik Medan Tahun 2012-2013
Nama : Winda Adelia Lubis
NIM : 110100038
Pembimbing Penguji I
dr. Farhat, M. Ked (ORL-HNS), Sp. THT-KL (K) dr. Dwi Rita Anggraini, M.Kes, Sp.PA
NIP. 197003162002121002 NIP. 197711282003122002
Penguji II
NIP. 130318029
dr. Gerben F. Hutabarat, DTM&H,Sp.MK
Medan, 9 Januari 2015
Dekan Fakultas Kedokteran
Universitas Sumatera Utara
NIP. 195402201980111001
ABSTRAK
Benign Paroxysmal Positional Vertigo (BPPV) adalah salah satu jenis vertigo vestibular tipe perifer yang paling sering dijumpai dan ditandai dengan serangan-serangan pusing berputar oleh karena perubahan posisi kepala terhadap gaya gravitasi tanpa adanya keterlibatan lesi di susunan saraf pusat.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik pasien penderita BPPV di RSUP H. Adam Malik Medan pada tahun 2012-2013.
Penelitian ini bersifat deskriptif retrospektif dan menggunakan teknik total sampling untuk pengumpulan data. Jumlah keseluruhan pasien yang didiagnosis BPPV adalah 33 orang. Prosedur pengumpulan data adalah dengan menganalisa setiap data rekam medis pasien yang terdapat di rumah sakit H. Adam Malik selama dua tahun terakhir. Kemudian, data dianalisis menggunakan studi analisis deskriptif
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa prevalensi BPPV meningkat dari 21,2% pada tahun 2012 menjadi 78,8% pada tahun 2013. Karakteristik pasien meliputi: kategori usia terbanyak 41-60 tahun (51,5%), pada wanita (69,7%), pekerjaan sebagai pegawai negeri sipil (PNS) (33,3%), dan penyebab tersering adalah idiopatik (45,5%).
ABSTRACT
Benign Paroxysmal Positional Vertigo (BPPV) is one of the most common perifer-type vestibular vertigo which is characterized by rotatory dizziness attacks triggered by head movement to gravitation without any involvement of lesion in central nervous system.
The aim of this study is to find out BPPV’s patients characteristic at RSUP H. Adam Malik Medan in 2012-2013.
This study is a retrospective descriptive study and using total sampling method to collect samples. The total amount of samples who have been diagnosed with BPPV by the doctors were 33 patients. Data collecting procedure were arranged and carried out by analyzing each of patient’s medical record during the past two years. Then, data were analyzed by using descriptive analysis study.
The result of this study showed that the prevalence of BPPV was increased from 21,2% in 2012 to 78,8% in 2013. Characteristic of patients were: most age category at 41-60 years (51,5%), women patients (69,7%), government officer as the most occupational category (33,3%), and idiopathic as the most common cause (45,5%).
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur penulis sampaikan kehadirat Tuhan yang Maha Esa yang
telah memberikan rahmat dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan
penyusunan Karya Tulis Ilmiah (KTI) ini. Sebagai salah satu area kompetensi dasar
yang harus dimiliki oleh seorang dokter umum, KTI ini disusun sebagai rangkaian
tugas akhir dalam menyelesaikan pendidikan di program studi Sarjana Kedokteran,
Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara.
Penulis mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya
kepada semua pihak yang telah turut serta membantu penulis dalam menyelesaikan
laporan hasil penelitian ini, diantaranya:
1. Kepada Prof. dr. Gontar Alamsyah Siregar, Sp.PD-KGEH, selaku Dekan
Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara.
2. Kepada dosen pembimbing dalam penulisan penelitian ini, dr. Farhat, M.
Ked (ORL-HNS), Sp. THT-KL (K), yang dengan sepenuh hati telah
meluangkan segenap waktu untuk membimbing dan mengarahkan penulis,
mulai dari awal penyusunan penelitian, pelaksanaan di lapangan, hingga
selesainya KTI ini.
3. Kepada orangtua penulis, Ibunda Nurhayati Sagala, S.Pd yang senantiasa
mendukung dan memberikan bantuan dalam menyelesaikan KTI ini.
4. Kepada seluruh pihak yang membantu baik secara moril maupun materil
dalam proses penyusunan KTI ini
Cakupan belajar sepanjang hayat dan mengembangkan pengetahuan, dalam
Peraturan Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) Nomor 11 Tahun 2012 tentang Standar
Kompetensi Dokter Indonesia (SKDI) yang menjelaskan tentang 7 area kompetensi, telah
memotivasi penulis untuk melaksanakan penelitian yang berjudul ”Karakteristik
Pasien Penderita Benign Paroxysmal Positional Vertigo (BPPV) di RSUP H. Adam Malik
Medan Tahun 2012-2013” ini. Semoga penelitian ini dapat memberikan manfaat bagi semua
Penulis menyadari bahwa KTI ini masih belum sempurna, baik dari segi
materi maupun tata cara penulisannya. Oleh karena itu, penulis mengharapkan kritik
dan saran yang membangun demi perbaikan KTI ini di kemudian hari.
Medan, 9 Januari 2015
DAFTAR ISI
Halaman
Lembar Pengesahan ... i
Abstrak ... ii
Abstract ... iii
Kata Pengantar ... iv
Daftar Isi ... vi
Daftar Gambar ... ix
Daftar Tabel ... x
Daftar Lampiran ... xi
BAB 1 PENDAHULUAN ... 1
1.1 Latar Belakang ... 1
1.2 Rumusan Masalah ... 2
1.3 Tujuan Penelitian ... 2
1.3.1 Tujuan umum ... 2
1.3.2 Tujuan khusus ... 2
1.4 Manfaat Penelitian ... 3
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA ... 4
2.1 Anatomi dan Fisiologi Telinga... 4
2.1.1 Telinga luar ... 4
2.1.2 Telinga tengah ... 5
2.1.3 Telinga dalam ... 6
2.2 Fungsi Keseimbangan ... 7
2.2.1 Kanalis semisirkularis ... 8
2.2.2 Organ otolit ... 10
2.3 Vertigo... 11
2.3.1 Etiologi ... 11
2.4 Benign Paroxysmal Positional Vertigo (BPPV) ... 13
2.4.1 Definisi ... 13
2.4.2 Epidemiologi ... 14
2.4.3 Etiologi ... 14
2.4.4 Faktor resiko ... 14
2.4.5 Klasifikasi ... 15
2.4.6 Patofisiologi ... 15
2.4.7 Gejala klinis ... 16
2.4.8 Diagnosis ... 16
2.4.9 Penatalaksanaan ... 19
BAB 3 KERANGKA KONSEP DAN DEFINISI OPERASIONAL ... 23
3.1 Kerangka Konsep Penelitian ... 23
3.2 Definisi Operasional... 23
BAB 4 METODE PENELITIAN ... 26
4.1 Jenis Penelitian ... 26
4.2 Waktu dan Tempat Penelitian ... 26
4.2.1 Waktu ... 26
4.2.2 Tempat ... 26
4.3 Populasi dan Sampel ... 26
4.3.1 Populasi ... 26
4.3.2 Sampel ... 26
4.4 Metode Pengumpulan Data ... 27
4.5 Metode Pengolahan dan Analisis Data ... 27
BAB 5 HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ... 28
5.1 Hasil Penelitian ... 28
5.1.1 Deskripsi lokasi penelitian ... 28
5.1.2 Deskripsi data penelitian ... 28
5.1.2.1 Prevalensi pasien BPPV ... 28
5.1.2.2 Distribusi pasien BPPV berdasarkan usia ... 29
5.1.2.4 Distribusi pasien BPPV berdasarkan pekerjaan ... 30
5.1.2.5 Distribusi pasien BPPV berdasarkan penyebab tersering ... 30
5.2 Pembahasan ... 31
5.2.1 Berdasarkan usia ... 31
5.2.2 Berdasarkan jenis kelamin ... 31
5.2.3 Berdasarkan pekerjaan ... 32
5.2.4 Berdasarkan penyebab tersering ... 33
BAB 6 KESIMULAN DAN SARAN ... 34
6.1 Kesimpulan ... 34
6.2 Saran ... 34
DAFTAR GAMBAR
Nomor Judul Halaman
Gambar 2.1 Telinga Luar ... 4
Gambar 2.2 Telinga Tengah ... 5
Gambar 2.3 Telinga Dalam ... 6
Gambar 2.4 Labirin Tulang dan Membran... 8
Gambar 2.5 Fungsi Keseimbangan ... 9
Gambar 2.6 Pola nistagmus pada kanalis semisirkularis posterior telinga kiri... 17
Gambar 2.7 Pola nistagmus pada kanalis semisirkularis anterior telinga kiri... 18
Gambar 2.8 Pola nistagmus pada kanalis semisirkularis lateral telinga kiri ... 18
Gambar 2.9 Dix-Hallpike Maneuver ... 19
Gambar 2.10 Canalith Repositioning Treatment (CRT) ... 20
Gambar 2.11 Liberatory (Semont) Maneuver ... 21
Gambar 2.12 Brandt-Daroff Exercises ... 22
DAFTAR TABEL
Nomor Judul Halaman
Tabel 2.1 Etiologi Vertigo ... 11
Tabel 5.1 Prevalensi pasien BPPV ... 29
Tabel 5.2 Distribusi pasien BPPV berdasarkan usia ... 29
Tabel 5.3 Distribusi pasien BPPV berdasarkan jenis kelamin ... 29
Tabel 5.4 Distribusi pasien BPPV berdasarkan pekerjaan ... 30
DAFTAR LAMPIRAN
LAMPIRAN 1 Daftar Riwayat Hidup
LAMPIRAN 2 Surat Izin Penelitian
LAMPIRAN 3 Data Induk
LAMPIRAN 4 Output Data Hasil Penelitian