LAPORAN PROYEK
KONSEP ILMIAH DAN TEKNOLOGI “PENSIHA”
Disusun Oleh :
1. SUBKHI ADHI P (H1C010020)
2. BEST LEADER NABABAN (H1C010051)
3. MUHAMAD HASAN HAFIFI (H1C010067)
KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUADAYAAN UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN
FAKULTAS SAINS DAN TEKNIK PROGRAM STUDI TEKNIK ELEKTRO
1. DAFTAR ISI
2. BAB I 3. PENDAHULUAN I. 1 LATAR BELAKANG
Jaman sekarang handphone sudah menjadi fasilitas yang sangat dibutuhkan oleh semua orang terutama pemuda dan pelajar. Banyak hal yang bisa kita lakukan melalui handphone seperti main game, internet, entertainment dll. Tetapi kadang kadang orang terlalu asik bermain dengan handphone sehingga pekerjaan atau tanggung jawab mereka terlupakan.
Untuk seorang pelajar, hal tersebut akan mengganggu konsentrasi mereka dalam belajar. Banyak sekolah sekolah yang menerapkan peraturan untuk tidak membawa hp di sekolah, tetapi banyak juga siswa yang melanggar peraturan tersebut. Oleh karena itu, alat ini diciptakan untuk membantu para guru dalam menertibkan siswa siswa bandel tersebut
Alat ini berguna untuk melacak sinyal HP, biasanya banyak digunakan di sekolah-sekolah yang menerapkan peraturan tidak boleh membawa HP untuk murid-muridnya. Rangkaian ini bekerja saat antena menerima sinyal RF dari HP.
I. 2 TUJUAN DAN MANFAAT
Alat ini kami dedikasikan sepenuh hati dengan seluruh keikhlasan dan kerelaaan dari kami kepada para guru yang dengan sukarela membimbing anak anak didiknya dalam menegakkan peraturan untuk tidak membawa hp di sekolah.
Alat ini kami tujukan untuk sekolah sekolah SD, SMP, dan SMA yang menerapkan peraturan tidak boleh membawa HP di sekolah.
I. 3 BATASAN MASALAH
4. BAB II 5. DASAR TEORI II. 1 GELOMBANG RADIO
Radio adalah teknologi yang digunakan untuk pengiriman sinyal dengan cara modulasi dan radiasi elektromagnetik (gelombang elektromagnetik). Gelombang ini melintas dan merambat lewat udara dan bisa juga merambat lewat ruang angkasa yang hampa udara, karena gelombang ini tidak memerlukan medium pengangkut (seperti molekul udara).
Gelombang radio adalah satu bentuk dari radiasi elektromagnetik, dan terbentuk ketika objek bermuatan listrik dari gelombang osilator (gelombang pembawa) dimodulasi dengan gelombang audio (ditumpangkan frekuensinya) pada frekuensi yang terdapat dalam frekuensi gelombang radio (RF; "radio frequency") pada suatu spektrum elektromagnetik, dan radiasi elektromagnetiknya bergerak dengan cara osilasi elektrik maupun magnetik.
Gelombang elektromagnetik lain yang memiliki frekuensi di atas gelombang radio meliputi sinar gamma, sinar-X, inframerah, ultraviolet, dan cahaya terlihat.
Ketika gelombang radio dikirim melalui kabel kemudian dipancarkan oleh antena, osilasi dari medan listrik dan magnetik tersebut dinyatakan dalam bentuk arus bolak-balik dan voltase di dalam kabel. Dari pancaran gelombang radio ini kemudian dapat diubah oleh radio penerima (pesawat radio) menjadi signal audio atau lainnya yang membawa siaran dan informasi.
Undang-undang Nomor 32 Tahun 2002 Tentang Penyiaran menyebutkan bahwa frekuensi radio merupakan gelombang elektromagnetik yang diperuntukkan bagi penyiaran dan merambat di udara serta ruang angkasa tanpa sarana penghantar buatan, merupakan ranah publik dan sumber daya alam terbatas. Seperti spektrum elektromagnetik yang lain, gelombang radio merambat dengan kecepatan 300.000 kilometer per detik. Perlu diperhatikan bahwa gelombang radio berbeda dengan gelombang audio.
radio yang akan merambat melalui ruang angkasa. Ada dua metode transmisi gelombang audio, yaitu melalui modulasi amplitudo (AM) dan modulasi frekuensi (FM).
Meskipun kata 'radio' digunakan untuk hal-hal yang berkaitan dengan alat penerima gelombang suara, namun transmisi gelombangnya dipakai sebagai dasar gelombang pada televisi, radio, radar, dan telepon genggam pada umumnya.
II. 2 FREKUENSI RADIO (RF)
Frekuensi radio menunjuk ke spektrum elektromagnetik di mana gelombang elektromagnetik dapat dihasilkan oleh pemberian arus bolak-balik ke sebuah antena. Frekuensi seperti ini termasuk bagian dari spektrum seperti dalam tabel di bawah ini.
Tabel Frekuensi Radio
elektromagnetik, sampai atmosfer menjadi transparan lagi pada yang disebut jangka frekuensi infrared dan jendela optikal.
Band ELF, SLF, ULF, dan VLF bertumpuk dengan spektrum AF, sekitar 20–20,000 Hz. Namun, suara disalurkan oleh kompresi atmosferik dan pengembangan, dan bukan oleh energi elektromagnetik.
Penghubung listrik didesain untuk bekerja pada frekuensi radio yang dikenal sebagai Penghubung RF. RF juga merupakan nama dari penghubung audio/video standar, yang juga disebut BNC (Bayonet Neill-Concelman).
II. 3 BAGIAN-BAGIAN HANDPHONE SECARA UMUM
Handphone dapat dikelompokkan menjadi beberapa bagian, antara lain yaitu :
1. Bagian Tegangan
Bagian Tegangan adalah komponen yang memberikan tegangan pada setiap komponen terkait dan bekerja atas perintah CPU
2. Bagian Signal ( RX dan TX )
Bagian Signal adalah komponen yang mengatur keluar masuknya signal dan akan mengirim datanya kepada CPU untuk diolah atau diproses
3. Bagian Data (Operating System)
Bagian Data ini berfungsi sebagai Operating System yang mengolah data dan yang memberi perintah kepada seluruh bagian yang terdapat pada Pesawat Telepon Selular
4. BAGIAN AUDIO
II. 4 BAGIAN SINYAL HANDPHONE (TX DAN RX) Bagian signal penerimaan ( RX )
Bagian atau komponen yang bekerja bekerja pada Pesawat Telepon Selular terdiri dari beberap komponen, komponen ini antara lain adalah :
1. Antena
2. Switch Antena
3. Filter RX (Penyaring)
4. Transistor (Penguat RX)
5. IC RF
6. VCO
7. IC Power Supply
Untuk mengetahui bekerja atau tidaknya bagian RX (Penerimaan), dapat diketahui dengan cara melihat dari Pesawat Telepon Selular pada setingan Netwaork selection, kemudian pilih menu manual pada pilihan jaringan.
Cara Kerja Tiap Bagian Komponen :
1. Sinyal yang ditangkap/ diterima oleh Antena diteruskan ke Switch Antena sebagai terminal
2. Switch Antena akan mengeluarkan dua Sinyal RX(bagi Ponsel Dual Band), yaitu DCS-RX (1800Mhz) dan GSM-RX (900Mhz),kedua sinyal tersebut diteruskan Ke Filter sebagai sinyal RX, Sinyal RX akan disaring dan diteruskan ke Transistor sebagai penguat.
3. Pada transistor kedua sinyal RX diperkuat untuk dapat diteruskan ke Filter untuk kembali disaring dan membagi sinyal menjadi 4 bagian, yaitu mengeluarkan dua sinyal DCS-RX dan Dua sinyal GSM-RX yang akan diteruskan ke IC RF
4. IC RF/IF Mengolah sinyal RX dan disesuaikan dengan Frekwensi yang dibentuk oleh VCO
Bagian Signal Pemancaran ( TX )
Bagian atau komponen yang bekerja bekerja pada Pesawat Telepon Selular terdiri dari beberapa komponen, komponen ini antara lain adalah :
7. IC Power Supply
Untuk pendeteksian bekerja atau tidaknya bagian TX (Pemancaran), dapat digunakan lampu radiasi/ multitester.
Cara melakukannya adalah :
1. Hidupkan Ponsel dengan menggunakan Sim Card (Kartu)
2. Lakukan panggilan ke 112 ( Nomor darurat)
3. Tempelkan lampu radiasi/ multitester di dekat bagian antena
4. Untuk Multitester letakkan kalibrasi pada AC 10V
5. Apabila lampu hidup/ jarum multitester bergerak, berarti TX bekerja.
Cara Kerja Tiap Bagian :
1. VCO membentuk frekwensi yang akan diproses oleh IC RF membentuk empat sinyal Output, yaitu Dua sinyal DCS-TX dan Dua GSM-TX untuk di teruskan ke bagian Filter TX (Pemancaran)
3. Pada Filter keempat sinyal Output yang di kirim oleh IC RF di bentuk menjadi dua sinyal TX, yaitu DCS dan GSM untuk diteruskan ke IC PA
4. Pada IC PA kedua sinyal tersebut diperkuat untuk pemancaran kemudian diteruskan ke Filter TX.
5. Pada Filter Kedua sinyal tersebut disaring dan diteruskan ke bagian Switch Antena
6. Switch Antena yang berfungsi sebagai terminal dan menggabungkan kedua sinyal DCS dan GSM untuk dipancarkan melalui Antena
Skema Jalur Bagian Signal (RX/TX)
1. Secara keseluruhan Bagian Sinyal pada Ponsel dibantu Oleh IC Audio sebagai penguat awal sinyal suara yang berasal dari bagian penerimaan (RX) untuk diteruskan pada Loud Speaker dan Penguat awal sinyal suara yang berasal dari Microphone untuk diteruskan kebagian pemancaran (TX) melalui IC RF/IF.
6. BAB III 7. PEMBAHASAN III. 1 PENSIHA DAN CARA KERJA
Seringkali apabila kita mendekatkan handphone ke pesawat penerima radio atau televisi akan terdengar suara “gemeretak” teratur. Sebenarnya suara apakah itu? Suara tersebut dihasilkan dari rangkaian penala radio atau televisi yang menangkap sinyal handphone. Handphone sebenarnya secara terus menerus memancarkan radiasi untuk berkomunikasi dengan BTS. Microprosesor yang terdapat pada handphone akan bekerja, seberapa kuat memancarkan sinyal, seberapa kuat menarik arus dan sebagainya yang kesemuanya berjalan secara otomatis. Misalnya apabila posisinya jauh dari BTS, maka handphone akan memancarkan sinyal dengan kekuatan maksimal agar dapat terus berkomunikasi dengan BTS, akibatnya arus yang ditarik akan semakin besar sehingga menyebabkan baterai akan lebih cepat habis.
Dalam proyek kali ini, kita akan mencoba memanfaatkan radiasi sinyal handphone tersebut untuk menyalakan buzzer. Apabila rangkaian menerima sinyal RF dari HP, maka LED akan menyala dan buzzer akan berbunyi sebagai tanda disekitar kita ada HP. Dengan begitu akan lebih muda melakukan razia HP pada murid-murid yang bandel dan tetap membawa HP ke sekolah.
Rangkaian pelacak sinyal Hp
Cara kerja:
III. 2 PROSES PEMBUATAN
Proses pembuatan diawali dengan mensimulasikan rangkaian pada software ISIS Professional yang tampak pada gambar dibawah ini. Proses simulasi agak tersendat karena tidak adanya simulasi pengujian dengan menginputkan frekuensi yang sama dengan frekuensi radio (RF) sinyal handphone pada antena.
Setelah membuat layout PCB kemudian kita print dengan plastik mika, kita tempel rangkaian tersebut ke PCB, kemudian kita setrika sehingga PCB tergambar rangkaian. Karena kurang jelas, maka kita tebalkan dengan spidol/marker. Setelah itu kita mandikan ke dalam larutan feryclorit yang menyebabkan terbentuk jalur yang diinginkan. Setelah itu kita lubangi untuk menempatkan kaki-kaki komponen dengan mengunakan bor. Lalu kita tanamkan komponen ke dalam PCB dengan menggunakan solder.
…… Cttn: lengkapi ya kalo kurang best, terus disini tolong tambahin juga hambatan2 kita selama ngerjain proyek, suka duka, semuanya yang dialamin kita selama ngerjain proyek pkoknya, biar panjang, inti laporan disini sebenarnya, trus kasih juga foto hasil produk gagal kita. Hhahaha…
III. 3 PENGUJIAN
8. BAB IV
KESIMPULAN DAN SARAN
9. DAFTAR PUSTAKA
http://edukasielektro.blogspot.com/2013/04/rangkaian-pelacak-sinyal-hp-handphone.html
http://www.wahanaponsel.com/articles/basic_repairing/bagian-yang-bekerja-pada-perangkat-handphone.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Radio