• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pemanfaatan Abu Tulang Ayam sebagai Katalis Heterogen (CaO) dalam Proses Pembuatan Biodiesel dengan Menggunakan Pelarut Metanol dari CPO

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Pemanfaatan Abu Tulang Ayam sebagai Katalis Heterogen (CaO) dalam Proses Pembuatan Biodiesel dengan Menggunakan Pelarut Metanol dari CPO"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

vi

ABSTRAK

Biodiesel umumnya dibuat secara transesterifikasi menggunakan katalis basa heterogen. Untuk mempermudah pemisahan digunakan katalis basa heterogen, seperti CaO. Katalis ini diisolasi dari tulang ayam dibuat dengan cara menghaluskan tulang ayam dan dilakukan proses kalsinasi. Beberapa variabel penting lainnya selain pilihan katalis ialah dosis katalis, rasio molar metanol terhadap CPO dan suhu reaksi. Hasil tertinggi dari biodiesel yang dihasilkan adalah 95,81% dengan rasio molar metanol terhadap CPO adalah 17:1, suhu reaksi 65 ºC dan 7 % katalis (w/w) pada variabel tetap waktu reaksi 7 jam dan kecepatan pengadukan 500 rpm. Variabel yang paling berpengaruh adalah suhu reaksi yang memberikan perbedaan yield yang signifikan dari biodiesel yang dihasilkan. Ini dibuktikan dengan semakin meningkatnya suhu yang digunakan juga akan meningkatkan yield biodiesel secara signifikan.

Kata kunci: Biodiesel, Katalis CaO, Crude Palm Oil, Metanol, Transesterifikasi.

(2)

vii ABSTRACT

Biodiesel is generally made by transesterification using heterogeneous base catalyst. To simplify the separation, the heterogeneous catalyst is used, such as CaO. This catalyst was isolated from chicken bones made by softening chicken bones and do calcination process. Some other important variables other than the selection of the catalyst is the catalyst dosage, molar ratio of methanol to the CPO and the reaction temperature. The highest yield of biodiesel produced is 95.81% with the molar ratio of methanol to the CPO is 17: 1, the reaction temperature is 65 ° C and 7% catalyst (w.t) with reaction time for 7 hours and stirring speed at 500 rpm as a constant variable. The most influential variable is the temperature of the reaction that gives a significant yield difference of biodiesel produced. It’s been proven by the increasing temperature used will also significantly increase the yield of biodiesel.

Keywords: Biodiesel, CaO Catalyst, Crude Palm Oil, Methanol, Transesterification.

Referensi

Dokumen terkait

Jika dibandingkan dengan penelitian yang dilakukan peneliti, kondisi terbaik pada penelitian ini ada pada persen katalis 7 % dengan rasio molar 17:1, waktu 7

Pada penelitian ini, yield biodiesel hasil reaksi esterifikasi minyak mikroalga dengan katalis sintesis dari abu vulkanik yang telah diaktivasi dengan H 2 SO 4 2M adalah

Abu tulang ayam (CaO) merupakan katalis basa heterogen non-korosif dan ramah lingkungan, dapat dengan mudah dipisahkan dari produk melalui filtrasi dan masalah pembuangan

Gambar L5.1 Hasil Analisa Kromatogram GC-MS Asam Lemak CPO (Crude

Tulisan ini merupakan skripsi dengan judul “Pengaruh Suhu Reaksi Dan Jumlah Katalis Pada Pembuatan Biodiesel Dari Limbah Lemak Sapi Dengan Menggunakan Katalis Heterogen CaO

Gambar L4.3 Hasil Analisis GC Komposisi Biodiesel pada Kondisi Suhu Reaksi 50 o C, Jumlah Katalis CaO, 2% Waktu Reaksi 90 Menit, dan Perbandingan.. Mol Alkohol terhadap

1 Bagaimana yield dan karakteristik biodiesel yang dihasilkan melalui pemanfaatan minyak jelantah sebagai bahan baku dan katalis K 2 O dari limbah kulit pisang kepok

Hubungan antara waktu reaksi terhadap densitas biodiesel dengan berbagai variasi perbandingan mol alkohol dan minyak pada kondisi suhu reaksi 65 o C dan