• Tidak ada hasil yang ditemukan

Bab III renja kesbang 2016

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Bab III renja kesbang 2016"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

19

BAB III

TUJUAN, SASARAN, PROGRAM DAN KEGIATAN 2016

3.1. Tujuan dan Sasaran

Penetapan tujuan dan sasaran didasarkan pada identifikasi faktor-faktor kunci keberhasilan (Critical Success Factor) yang ditetapkan setelah penetapan visi dan misi. Penetapan tujuan akan mengarah kepada perumusan sasaran, kebijakan, program dan kegiatan dalam rangka merealisasikan Visi dan Misi. Sedangkan sasaran menggambarkan hal-hal yang ingin dicapai melalui tindakan-tindakan terfokus yang bersifat spesifik, terinci, terukur dan dapat dicapai.

Kantor Kesatuan Bangsa sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya sebagai pembantu Bupati di bidang Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Negeri. Untuk itu, disusun visi dan misi Kantor Kesatuan Bangsa yang akan dicapai melalui pencapaian tujuan dan pelaksanaan kegiatan utama dan kegiatan pendukungnya. Dalam hal ini, visi dan misi yang disusun harus dikaitkan dengan RPJPD Kebupaten Sleman Tahun 2006-2025. Visi Kantor Kesatuan Bangsa Kabupaten Sleman adalah :

TERWUJUDNYA KABUPATEN SLEMAN YANG LEBIH DINAMIS, AMAN DAN DEMOKRATIS DALAM BINGKAI NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA

Untuk mewujudkan visi tersebut diatas, diperlukan tindakan nyata dalam bentuk misi sesuai dengan peran Kantor Kesatuan Bangsa. Misi Kantor Kesatuan Bangsa adalah sebagai berikut :

1. Meningkatkan kualitas manajemen dan akuntabilitas organisasi melalui sistem koordinasi yang terintegrasi dan peningkatan Sumber Daya Aparatur, Sarana dan Prasarana;

2. Meningkatkan pengembangan nilai-nilai kebangsaan dan pemberdayaan persatuan dan kerukunan masyarakat;

3. Meningkatkan kerukunan umat beragama dan organisasi kemasyarakatan; dan

4. Membangun kehidupan politik yang demokratis dan meningkatkan kewaspadaan daerah dengan dukungan masyarakat.

(2)

20

Tujuan merupakan penjabaran atau implementasi dari pernyataan. Misi dan tujuan adalah hasil akhir yang akan dicapai dalam waktu tertentu. Tujuan yang akan dicapai Kantor Kesatuan Bangsa Kabupaten Sleman, sesuai RKPD 2016 adalah:

1. Meningkatkan akuntabilitas pelayanan masyarakat.

2. Meningkatkan pemahaman tentang konsep wawasan kebangsaan. 3. Meningkatkan kerukunan dan harmonisasi umat beragama.

4. Meningkatkan kehidupan yang demokratis dengan menjunjung nilai-nilai HAM.

5. Meningkatkan ketahanan dan kewaspadaan masyarakat terhadap segala bentuk ancaman dan gangguan yang mengancam keutuhan dan kerukunan masyarakat.

Sasaran merupakan penjabaran dari tujuan, yaitu sesuatu yang akan dicapai atau dihasilkan oleh organisasi pemerintah dalam jangka waktu tahunan, semesteran, triwulan atau bulanan. Sasaran yang ingin dicapai Kantor Kesatuan Bangsa Kabupaten Sleman adalah sebagai berikut :

1. Meningkatnya kapasitas dan profesionalisme dalam pemberian layanan kepada masyarakat

2. Terwujudnya kesadaran masyarakat terhadap arti pentingnya persatuan dan kesatuan dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara.

3. Meningkatnya kesadaran masyarakat dalam menciptakan kerukunan beragama.

4. Meningkatnya peran dan sinergi Ormas dengan pemerintah daerah dalam menjaga harmonisasi umat beragama.

5. Meningkatnya pemahaman masyarakat tentang HAM.

6. Meningkatnya partisipasi masyarakat dalam menyampaikan pendapat dan berpolitik.

7. Menurunnya konflik sosial dalam masyarakat.

(3)

21

Berikut tabel sasaran, indikator sasaran dan target tahun 2016:

SASARAN INDIKATOR SASARAN TARGET

1. Meningkatnya kapasitas dan profesionalisme dalam pemberian layanan kepada masyarakat

Tertib Administrasi 85%

Indeks Kepuasan

Layanan 79

2. Terwujudnya kesadaran masyarakat terhadap arti pentingnya persatuan dan kesatuan dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara.

Jumlah

insiden/kejadian konflik

5

3. Meningkatnya kesadaran masyarakat dalam

4. Meningkatnya peran dan sinergi Ormas dengan pemerintah daerah dalam menjaga harmonisasi umat beragama.

Jumlah Ormas aktif 68

5. Meningkatnya pemahaman

masyarakat tentang HAM. Angka kejadianpelanggaran HAM 3 6. Meningkatnya partisipasi

masyarakat dalam

menyampaikan pendapat dan berpolitik.

Tingkat partisipasi masyarakat dalam pilpres, pileg, pilkada, pilkades, pilduk

75%

7. Menurunnya konflik sosial

dalam masyarakat. Menurunnya angkakejadian 7%

3.2. PROGRAM DAN KEGIATAN 2016

Program dan kegiatan yang akan dilaksanakan Kantor Kesatuan Bangsa Kabupaten Sleman tahun 2016 adalah :

1. Program Pelayanan Administrasi Perkantoran Kegiatan :

(4)

22

c. Rapat-Rapat Koordinasi dan Konsultasi

d. Penyediaan Bahan dan Jasa Administrasi Perkantoran e. Penyediaan Jasa Langganan

f. Penyediaan Jasa Keamanan dan Kebersihan

2. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur Kegiatan :

a. Pemeliharaan rutin/berkala gedung kantor

b. Pemeliharaan Rutin/Berkala Kendaraan Dinas/Operasional

c. Pengadaan Perlengkapan dan Peralatan Gedung Kantor dan Rumah Dinas d. Pemeliharaan Rutin/Berkala Perlengkapan dan Peralatan Gedung Kantor

dan Rumah Dinas

3. Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur Kegiatan :

a. Pengelolaan Kepegawaian

4. Program Peningkatan Pengembangan Sistem Perencanaan, Pelaporan, Capaian Kinerja dan Keuangan

Kegiatan :

a. Penyusunan capaian kinerja dan ikhtisar realisasi kinerja SKPD b. Penyusunan Perencanaan Kerja SKPD

c. Penyusunan Pengendalian dan Evaluasi Perencanaan SKPD

5. Program Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat dan Pencegahan Tindak Kriminal

Kegiatan :

a. Koordinasi Komunitas Intelijen Daerah (KOMINDA)

6. Program Pengembangan Wawasan Kebangsaan

Kegiatan :

a. Peningkatan Toleransi dan Kerukunan dalam Kehidupan Beragama

b. Peningkatan Kesadaran Masyarakat akan Nilai-Nilai Luhur Budaya Bangsa

(5)

23

7. Program Kemitraan Pengembangan Wawasan Kebangsaan

Kegiatan :

a. Seminar, Talkshow, Diskusi Peningkatan Wawasan Kebangsaan.

b. Pemantauan dan pendataan WNA/WNI Keturunan, NGO(LSM) dan Lembaga Asing

8. Program Pendidikan Politik Masyarakat Kegiatan :

a. Forum-forum Diskusi Politik

b. Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat

9. Program Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik Kegiatan :

a. Pelayanan Perijinan Penelitian

10. Program Peningkatan Kapasitas Lembaga Perwakilan Rakyat Daerah Kegiatan :

a. Pemilihan Kepala Daerah

11. Program Peningkatan Sistem Pengawasan Internal dan Pengendalian Pelaksanaan Kebijakan KDH

Kegiatan :

a. Penguatan Pelaksanaan Reformasi Birokrasi

12. Program Perencanaan Pembangunan Daerah Kegiatan :

a. Penyusunan Renstra SKPD

13. Program Peningkatan dan Pengembangan Pengelolaan Keuangan dan Kekayaan Daerah

Kegiatan :

a. Penatausahaan Keuangan dan Aset SKPD

(6)

24

15. Program Peningkatan Pemberantasan Penyakit Masyarakat (PEKAT)

Kegiatan :

a. Penyuluhan Pencegahan Peredaran/Penggunaan Minuman Keras dan Narkoba

16. Program Pengembangan Komunikasi, Informasi dan Media Massa Kegiatan :

a. Kegiatan Pengelolaan Website

17. Program Penyelamatan dan Pelestarian Dokumen/Arsip Daerah Kegiatan :

a. Kegiatan Pengelolaan Dokumen SKPD

Berikut ini tabel Rencana Program dan Kegiatan 2016 serta Prakiraan maju tahun 2017.

Referensi

Dokumen terkait

Peserta lelang sudah melakukan registrasi dan telah terdaftar pada Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kabupaten Muara Enim di situs internet

1) uang dan/atau setara uang, dalam hal ini termasuk tapi tidak terbatas pada voucher dan cek, yang diberikan kepada Pegawai Kementerian dan penyelenggara negara di

Skripsi berjudul “Penerapan Model Pembelajaran Problem Posing Dengan Media Modul Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kelas VII SMP Muhammadiyah 10 Surabaya” ini disusun untuk

Tingkat Akhir di Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara.. Fakultas Keperawatan Universitas

dan cover , alat dan mesin yang digunakan, dan bagaimana urutan proses pembuatan yang baik dan benar. Casing dan cover dibuat dengan langkah/tahap sebagai berikut:

telah berhasil dipertahankan di hadapan Dewan Penguji dan diterima sebagai bagian persyaratan yang diperlukan untuk memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.) pada

Pada Gambar 1(a) bahwa panas radiasi yang dihasilkan dari kebocoran tangki 1 in yang dapat membahayakan para pengandara lain berada pada radius kurang dari 10 m dengan

[r]