• Tidak ada hasil yang ditemukan

Artikel ini adalah bagian dari seri tent

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Artikel ini adalah bagian dari seri tent"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

Artikel ini adalah bagian dari seri tentang:

Islam

Allah

Malaikat·Kitab Allah Rasul ·Hari Kiamat

Qadha & Qadar

Syahadat ·Salat Saum ·Zakat ·Haji

Quran ·Sunnah ·Hadits Fiqih ·Syariah ·Kalam

Garis waktu ·Muhammad Ahlul Bait ·Sahabat

Khulafaur Rasyidin ·Kekhalifahan · Penyebaran Islam

Sunni ·Syiah ·Sufisme Ibadi ·Ahmadiyah Non-denominasi ·Quranisme ·

NOI(Five-Percent) ·Liberal

Akademik ·Hewan ·Seni Kalender ·Anak-anak

Hijrah

Hijrah (bahasa Arab:

ﺓَﺮْﺠِﻫ

) adalah perpindahan/migrasi dari Nabi Muhammad dan pengikutnya dari Mekkah ke Madinah pada bulan Juni tahun 622.

Hijrah Nabi Muhammad

Pada September 622, terdapat skenario pembunuhan kepada Nabi Muhammad, maka secara diam-diam Nabi Muhammad bersama Abu Bakar pergi meninggalkan kota Mekkah.[3] Sedikit demi sedikit, Nabi Muhammad dan pengikutnya berhijrah ke Yastrib 320 kilometre (200 mil) utara Mekkah. Yastrib kemudian berubah nama menjadi Madinat un-Nabi, yang berarti "kota Nabi", tapi kata un-Nabi menghilang, dan hanya disebut Madinah, yang berarti "kota".[4] Penanggalan Islam yang disebut Hijriah dicetuskan oleh Ali bin Abi Thalib pada tahun 638 atau 17 tahun setelah peristiwa hijrah.[4] In the following chronology[4] Kota tempat tinggal Nabi Muhammad disebut Madinah dan wilayah sekitarnya disebut Yastrib.

Hari Tanggal Catatan

Hari 1 Kamis

26 Safar SH 1

(17 Juni 622)

Meninggalkan rumah di Mekkah. Tinggal tiga hari di Gua Tsur di dekat Mekkah.

Hari 9 Senin

1 Rabiul awal SH 1

(21 Juni 622)

Meninggalkan Mekkah. Perjalanan ke Madinah.

(2 Juli 622) Tiba di Masjid Quba dekat Madinah. Hari

20 Jumat

12 Rabiul awal SH 1

(6 Juli 622) Tiba di Madinah untuk salat Jumat. Hari

30 Jumat

22 Rabiul awal SH 1

(16 Juli 622) Pindah dari Masjid Quba ke Madinah.

Hijrah pertama pada tahun 666

Sebelumnya, pada tahun 666 telah ada peristiwa hijrah pertama dari kaum Muslim yang disarankan Nabi Muhammad untuk

menghindari penindasan dari kaum Quraisy di mekkah dengan hijrah ke Ethiopia (Habasyah pada waktu itu), yang dipimpin oleh

Rukun Iman

Rukun Islam

Teks dan hukum

Sejarah dan pemimpin

Denominasi

Budaya dan masyarakat

Hijrah zim://A/Hijrah.html

(2)

Dakwah ·Demografi Festival ·Masjid

Filsafat ·Politik Sains ·Wanita

Agama lain ·Islamisme ·Kritik · Islamofobia ·Glosarium

Portal Islam

Hijrah

Other names

Hijrahnya Nabi Muhammad;[1][2] Migrasi Nabi Muhammad; Migrasi; Hijrah; Hegira

Tanggal 622

Lokasi Semenanjung Arab

Partisipan Nabi Muhammad dan Pengikut

Hasil Penggantian nama Yathrib sebagai "Kota Nabi" (Madinah); Perdamaian antara Bani Aus dan Bani Kharaj (kedua suku beragama Islam); Nabi Muhammad sebagai pemimpin dan menyatukan kaum Muslim

seorang Raja kristiani, Najasyi. Muhammad sendiri tidak ikut dalam hijrah tersebut. Pada tahun itu, pengikutnya melarikan diri dari suku Quraisy, yang mengirim utusan ke Ethiopia untuk menjemput pulang ke jazirah Arab. Perpindahan baru yang dihadapi berkembang menjadi pertentangan dan penganiayaan. Ketika Muhammad dan para pengikutnya menerima undangan dari orang-orang Yatsrib, mereka memutuskan untuk meninggalkan Mekkah.

Lihat pula

Hijriyah

Referensi

↑ "Dates of Epoch-Making Events", The Nuttall Encyclopaedia. (Gutenberg version)

1.

Mahomet is an archaism used for Muhammad. See

Medieval Christian view of Muhammad for more information.

2.

↑ Moojan Momen (1985), p. 5. 3.

1 2 3 F. A. Shamsi, "The Date of Hijrah", Islamic Studies23

(1984): 189-224, 289-323. 4.

This article is issued from Wikipedia (https://id.wikipedia.org/wiki/Hijrah?oldid=10323562) - version of the Monday, October 12, 2015. The text is available under the Creative Commons Attribution/Share Alike (http://creativecommons.org/licenses/by-sa/3.0/) but additional terms may apply for the media files.

Topik terkait

Hijrah zim://A/Hijrah.html

Referensi

Dokumen terkait

Ketika Nabi Muhammad menyebarkan Islam secara terbuka di Mekkah, Umar bereaksi sangat antipati terhadapnya, beberapa catatan mengatakan bahwa kaum Muslim saat itu mengakui bahwa

tekanan yang sangat berat dari kaum kafir Quraisy Mekkah dan orang-orang Yahudi dalam mensyi’arkan dakwah Islam di Madinah3. Bahkan, ada beberapa peperangan yang dilalui Nabi

- Menunjukkan nama tempat yang dijadikan kaum kafir Quraisy bermusyawarah untuk membunuh Nabi Muhammad SAW. - Menyebutkan jumlah peristiwa Baiat Aqabah - Menjelaskan nama lain

v KATA PENGANTAR Puji dan syukur senantiasa kita panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat-Nya, serta shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad SAW, dan para sahabat

L PENDAHULUAN a. Latar Belakang Segala puji bagi Allah SWT, Tuhan seluruh alam. Shalawat serta salam semoga selalu tercurahkan kepada Rasulullah SAW, sahabat, serta seluruh pengikutnya yang selalu istiqamah hingga akhir jaman. Isra dan Mi'raj adalah dua bagian dari perjalanan yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW dalam waktu satu malam saja. Kejadian ini merupakan salah satu peristiwa penting bagi umat Islam, karena pada peristiwa ini Nabi Muhammad SAW mendapat perintah untuk menunaikan shalat lima waktu sehari semalam dari yang semulanya lima puluh waktu sehari semalam. Subhanallah. "Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui." (QS. Al-Isra: 17) Peringatan Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW bagi kaum muslim merupakan wujud cinta kasih kepada junjungan kita Rasulullah SAW yang telah menunjukkan jalan yang menuju keridhoan Allah SWT yakni berupa agama Islam yang dituntun dengan ajaran yang bersumber pada hukum Islam yakni Al-Qur'an dan Al-Hadist. Banyak sekali faidah-faidah yang terkandung dalam Peringatan Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW sehingga melatarbelakangi kami dari PHBI SMAN 1 GUNTUR untuk memperingati salah satu hari bersejarah tersebut. Ukhuwah islamiyah harus terus dibangun dan dipelihara di muka bumi ini sebagai penjabaran dari aplikasi aktif seluruh umat muslim dalam menjaga kemaslahatan di dunia dan di akhirat. Melalui peringatan hari bersejarah Islam yang rutin setiap tahun dilaksanakan diharapkan dapat meningkatkan ukhuwah Islamiyah dan tali silaturahmi, serta perilaku yang sesuai dengan syariat Islam diawali dari lingkungan terkecil yaitu lingkungan keluarga, sekolah, masyarakat, dan yang lebih luas lagi. Peringatan Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW 1445 H merupakan salah satu pengapresiasian dari kita selaku Umat Islam untuk menjunjung tinggi Nabi kita semua. sebagai suri tauladan di muka bumi ini. Hal ini baik sekali terutama sebagai pembelajaran kepada generasi penerus kita berikutnya. Sebagai bentuk apresiasi yang bermanfaat dan patut dilestarikan kepada siswa-siswi SMAN 1 GUNTUR yang