Penafsiran Kata ‘Abdan dalam Tafsir Al-Mishbah
Teks penuh
Dokumen terkait
Kata ― ةراتج ‖ pada ayat ini oleh Muhammad Quraish Shihab diartikan sebagai ―perniagaan‖ (Shihab, 2011), yaitu perniagaan yang diridhoi Allah adalah dengan syarat
Quraish Shihab menjelaskan karakter kaum munafik dengan melandaskan penjelasan pada ayat-ayat sebelumnya. Dalam ayat di atas, kata terangnya api dilukiskan dengan kata
Penelitian ini membahas tentang konsep pendidikan anak dalam al-Qur’an surah Al- Alaq ayat 1-5 (telaah pemikiran Quraish Shihab dalam tafsir al-Misbah). Penelitian ini
Quraish Shihab tentang kisah nabi Mu>sa> dan nabi Khidir dalam surat al-Kahfi ayat 66-82, sebuah analisis yang berisi tentang persamaan kedua mufasir
Dalam hal ini, M Quraish Shihab menafsirkan khaira ummah sebagai umat terbaik yang dikeluarkan atau diwujudkan untuk manusia sejak nabi Adam hingga akhir zaman
Menurut Quraish Shihab, metode tahlili adalah menafsirkan ayat demi ayat sesuai dengan susunan dalam setiap surat. Penekanan dalam uraian-uraian Tafsîr itu adalah
Persamaan penafsiran Sayyid Quṭb dan Quraish Shihab yang ketiga adalah ketika menafsirkan “dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan itu...”, kedua
Quraish Shihab dalam menafsirkan surah An-Nisa‘ ayat 34 mengenai relasi gender, menekankan pada fakta bahwa baik laki-laki dan perempuan, masing-masing mereka memiliki