Produksi Beberapa Varietas Kedelai (Glycine Max L. Merill) Dengan Pemberian Berbagai Sumber Hara N
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Hasil penelitian menunjukkan bahwa varietas berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, diameter batang, jumlah polong berisi, jumlah cabang produktif, bobot bintil akar, bobot
Perbedaan varietas menunjukkan bahwa varietas Sinabung dan Kaba memberikan berat kering biji yang lebih besar dibandingkan dengan varietas Wilis dan Dieng, hal ini
Berdasarkan data pengamatan (Lampiran 23) dan hasil sidik ragam (Lampiran 24) diketahui bahwa perlakuan sumber K berpengaruh nyata terhadap peubah amatan bobot kering
menunjukkan bahwa varietas Sinabung dan Kaba memberikan berat kering biji yang lebih besar dibandingkan dengan varietas Wilis dan Dieng, hal ini dikarenakan
Berdasarkan penelitian menunjukan bahwa kombinasi varietas Dering-1 dan abu sabut kelapa menghasilkan bobot kering biji/plot paling tinggi dikarenakan karakteristik varietas
Ada perbedaan nyata pada pertumbuhan dan produksi tiga varietas kedelai (Glycine max (L.) Merill) akibat pemberian berbagai sumber hara N serta interaksi antara kedua
Bahan yang dipakai adalah benih kedelai varietas Denna1 hasil dari seleksi generasi M1 dengan kadar air di bawah 12%, benih kedelai tahan naungan M2 varietas Denna 1
Bahan yang dipakai adalah benih kedelai varietas Denna1 hasil dari seleksi generasi M1 dengan kadar air di bawah 12%, benih kedelai tahan naungan M2 varietas Denna 1