• Tidak ada hasil yang ditemukan

Produksi Beberapa Varietas Kedelai (Glycine Max L. Merill) Dengan Pemberian Berbagai Sumber Hara N

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Produksi Beberapa Varietas Kedelai (Glycine Max L. Merill) Dengan Pemberian Berbagai Sumber Hara N"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1.  Rataan jumlah polong berisi, berat kering biji per tanaman, bobot kering 100 biji dan indeks  panen beberapa varietas kedelai dengan aplikasi berbagai sumber hara N

Referensi

Dokumen terkait

Hasil penelitian menunjukkan bahwa varietas berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, diameter batang, jumlah polong berisi, jumlah cabang produktif, bobot bintil akar, bobot

Perbedaan varietas menunjukkan bahwa varietas Sinabung dan Kaba memberikan berat kering biji yang lebih besar dibandingkan dengan varietas Wilis dan Dieng, hal ini

Berdasarkan data pengamatan (Lampiran 23) dan hasil sidik ragam (Lampiran 24) diketahui bahwa perlakuan sumber K berpengaruh nyata terhadap peubah amatan bobot kering

menunjukkan bahwa varietas Sinabung dan Kaba memberikan berat kering biji yang lebih besar dibandingkan dengan varietas Wilis dan Dieng, hal ini dikarenakan

Berdasarkan penelitian menunjukan bahwa kombinasi varietas Dering-1 dan abu sabut kelapa menghasilkan bobot kering biji/plot paling tinggi dikarenakan karakteristik varietas

Ada perbedaan nyata pada pertumbuhan dan produksi tiga varietas kedelai (Glycine max (L.) Merill) akibat pemberian berbagai sumber hara N serta interaksi antara kedua

Bahan yang dipakai adalah benih kedelai varietas Denna1 hasil dari seleksi generasi M1 dengan kadar air di bawah 12%, benih kedelai tahan naungan M2 varietas Denna 1

Bahan yang dipakai adalah benih kedelai varietas Denna1 hasil dari seleksi generasi M1 dengan kadar air di bawah 12%, benih kedelai tahan naungan M2 varietas Denna 1