• Tidak ada hasil yang ditemukan

Makalah Mesin Ketam Dan Mesin Serut

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Makalah Mesin Ketam Dan Mesin Serut"

Copied!
22
0
0

Teks penuh

(1)

BAB I BAB I

PENDAHULUAN PENDAHULUAN

1.1

1.1 Latar BelakangLatar Belakang

Mesin ketam atau

Mesin ketam atau serut serut disebut pula disebut pula mesin Sekrap (shaping mesin Sekrap (shaping machine). Mesin inimachine). Mesin ini digunakan untuk mengerjakan bidang-bidang yang rata, cembung, cekung, beralur, dll., pada digunakan untuk mengerjakan bidang-bidang yang rata, cembung, cekung, beralur, dll., pada  posisi

 posisi mendatar,tegak, mendatar,tegak, ataupun ataupun miring. miring. Mesin Mesin Sekrap Sekrap adalah adalah suatu suatu mesin mesin perkakas perkakas dengandengan gerakan utama lurus bolak-balik secara vertikal maupun Horizontal.

gerakan utama lurus bolak-balik secara vertikal maupun Horizontal. Prinsip pengerjaan pada Mesin Sekrap adalah

Prinsip pengerjaan pada Mesin Sekrap adalah benda yang disayat atau dipotong dalambenda yang disayat atau dipotong dalam keadaan diam (dijepit pada ragum) kemudian pahat bergerak lurus bolak balik atau maju keadaan diam (dijepit pada ragum) kemudian pahat bergerak lurus bolak balik atau maju mundur melakukan penyayatan.

mundur melakukan penyayatan.

Hasil gerakan maju mundur lengan mesin/pahat diperoleh dari motor

Hasil gerakan maju mundur lengan mesin/pahat diperoleh dari motor yang dihubungyang dihubungkankan dengan roda bertingkat melalui sabuk (belt). Dari roda bertingkat, putaran diteruskan ke roda dengan roda bertingkat melalui sabuk (belt). Dari roda bertingkat, putaran diteruskan ke roda gigi antara dan dihubungkan ke roda gigi penggerak engkol yang besar. Roda gigi tersebut gigi antara dan dihubungkan ke roda gigi penggerak engkol yang besar. Roda gigi tersebut  beralur

 beralur dan dan dipasang dipasang engkol engkol melalui melalui tap. tap. Jika Jika roda roda gigi gigi berputar berputar maka maka tap tap engkol engkol berputarberputar eksentrik menghasilkan gerakan maju mundur lengan. Kedudukan tap dapat digeser sehingga eksentrik menghasilkan gerakan maju mundur lengan. Kedudukan tap dapat digeser sehingga  panjang eksentrik berubah dan berarti pula panjang

 panjang eksentrik berubah dan berarti pula panjang langkah berubah.langkah berubah. Mesin ketam

Mesin ketam adalah mesin dengan pahat pemotong bolak-balik, yang mengambiladalah mesin dengan pahat pemotong bolak-balik, yang mengambil  pemotongan berupa garis

 pemotongan berupa garis lurus. Dengan menggerakkan benda lurus. Dengan menggerakkan benda kerja menyilang tekerja menyilang terhadap jalurrhadap jalur  pahat, maka dihasilkan permukaan

 pahat, maka dihasilkan permukaan yang rata. Sebuah mesin ketyang rata. Sebuah mesin ketam dapat juga memotong aluram dapat juga memotong alur  pasak luar

 pasak luar dan dalam, dan dalam, alur spiralalur spiral, batang , batang gigi, tanggem gigi, tanggem (catok), celah(catok), celah-T dan -T dan berbagai bentukberbagai bentuk lainnya.

lainnya.

Mesin serut adalah mesin perkakas yang dirancang untuk melepaskan logam dengan Mesin serut adalah mesin perkakas yang dirancang untuk melepaskan logam dengan menggerakkan meja kerja dalam garis lurus terhadap pahat mata tunggal. Pekerjaannya mirip menggerakkan meja kerja dalam garis lurus terhadap pahat mata tunggal. Pekerjaannya mirip dengan mesin serut sesuai untuk pekerjaan benda kerja yang jauh lebih besar.

dengan mesin serut sesuai untuk pekerjaan benda kerja yang jauh lebih besar.

1.2

1.2 Rumusan MasalahRumusan Masalah

Adapun rumusan masalah pada makalah ini adalah : Adapun rumusan masalah pada makalah ini adalah : 1.

1. Bagaimana cara pengetaman?Bagaimana cara pengetaman? 2.

2. Apa yang dimaksud dengan mesisn serut mendatar?Apa yang dimaksud dengan mesisn serut mendatar? 3.

3. Apa yang dimaksud dengan mesin serut panjang?Apa yang dimaksud dengan mesin serut panjang? 4.

(2)

1.3

1.3 Tujuan PenulisanTujuan Penulisan

Tujuan penulisan pada makalah ini adalah: Tujuan penulisan pada makalah ini adalah: 1.

1. Untuk mengetahui bagaimana cara pengetamanUntuk mengetahui bagaimana cara pengetaman 2.

2. Untuk mengetahui apa yang dimaksud dengan mesin serut mendatarUntuk mengetahui apa yang dimaksud dengan mesin serut mendatar 3.

3. Untuk mengetahui apa yang dimaksud dengan mesin sUntuk mengetahui apa yang dimaksud dengan mesin serut panjangerut panjang 4.

4. Untuk mengetahui apa yang dimaksud dengan mesin serut tegakUntuk mengetahui apa yang dimaksud dengan mesin serut tegak

1.4

1.4 Manfaat PenulisanManfaat Penulisan

Adapun manfaat penulisan makalah ini ialah untuk pembaca lebih mengenal lagi apa Adapun manfaat penulisan makalah ini ialah untuk pembaca lebih mengenal lagi apa itu mesin ketam dan mesin serut, dan lebih mendalami serta memahami cara serta itu mesin ketam dan mesin serut, dan lebih mendalami serta memahami cara serta jenis- jenis mesin serut dan ketam.

(3)

BAB II

PEMBAHASAN

2.1 Mesin Ketam

Mesin ketam adalah mesin dengan pahat pemotong bolak-balik, yang mengambil  pemotongan berupa garis lurus. Dengan menggerakkan benda kerja menyilang terhadap jalur  pahat, maka dihasilkan permukaan yang rata. Sebuah mesin ketam dapat juga memotong alur  pasak luar dan dalam, alur spiral, batang gigi, tanggem (catok), celah-T dan berbagai bentuk

lainnya.

Mesin ketam atau serut disebut pula mesin Sekrap (shaping machine). Mesin ini digunakan untuk mengerjakan bidang-bidang yang rata, cembung, cekung, beralur, dll., pada  posisi mendatar,tegak, ataupun miring. Mesin Sekrap adalah suatu mesin perkakas dengan

gerakan utama lurus bolak-balik secara vertikal maupun Horizontal.

2.2 Mesin Serut

Mesin serut adalah mesin perkakas yang dirancang untuk melepaskan logam dengan menggerakkan meja kerja dalam garis lurus terhadap pahat mata tunggal. Mesin serut sesuai untuk benda kerja yang jauh lebih besar. Benda yang dipotong, yang terutama permukaannya datar, bisa horisontal, vertikal atau bersudut. Mesin serut tidak lagi penting bagi pekerjaan  produksi karena permukaan datar pada umumnya sekarang dimesin dengan mesin fris, peluas

lubang atau pengamplas.

2.3 Jenis-jenis Mesin ketam dan serut

Mesin Sekrap adalah mesin yang relatif sederhana. Biasanya digunakan dalam ruang alat atau untuk mengerjakan benda kerja yang jumlahnya satu atau dua buah untuk prototype (benda contoh). Pahat yang digunakan sama dengan pahat bubut. Proses sekrap tidak terlalu memerlukan perhatian/ konsentrasi bagi operatornya ketika melakukan  penyayatan. Mesin Sekrap yang sering digunakan adalah Mesin Sekrap horizontal. Selain it u, ada Mesin Sekrap vertical yang biasanya dinamakan mesin slotting/slotter. Proses sekrap ada dua macam yaitu proses sekrap ( shaper ) dan planner . Proses sekrap dilakukan untuk benda kerja yang relatif kecil, sedang proses planner untuk benda kerja yang besar.

(4)

Menurut desain, secara umum mesin ketam dikelompokkan atas: A. Pemotongan dorong horisontal

1. Biasa (pekerjaan produksi)

2. Universal (pekerjaan ruang perkakas) B. Pemotongan tarik - horisontal

C. Vertikal

1. Pembuat celah (slotter)

2. Pembuat dudukan pasak (key seater)

D. Kegunaan khusus, misalnya untuk memotong roda gigi.

2.3.1 Mesin Ketam Datar atau Horizontal (

 shaper 

)

Gambar dibawah ini adalah skema mesin ketam horisontal biasa. Mesin ini terdiri dari dasar dan rangka yang mendukung ram horisontal. Ram membawa pahat dan bergerak bolak-balik sesuai langkah yang diinginkan. Mekanisme Balik Cepat dirancang untuk membuat ram mempunyai langkah balik yang lebih cepat daripada langkah potong. Kepala pahat diujung ram yang dapat diputar dilengkapi dengan alat untuk menghantar pahat ke benda kerja. Pada pemegang pahat peti lonceng, yang diberi engsel pada ujung atas, untuk memungkinkan pahat naik pada langkah balik sehingga tidak menggali benda kerja.

Mesin jenis ini umum dipakai untuk produksi dan pekerjaan serbaguna terdiri atas rangka dasar dan rangka yang mendukung lengan horizontal. Benda kerja didukung  pada rel silang sehingga memungkinkan benda kerja untuk digerakkan ke arah menyilang atau vertical dengan tangan atau penggerak daya. Pada mesin ini pahat melakukan gerakan bolak-balik, sedangkan benda kerja melakukan gerakan ingsutan. Panjang langkah maksimum sampai 1000 mm, cocok untuk benda pendek dan tidak terlalu berat.

(5)

Gambar 1. Mesin Skrap Datar atau Horizontal

(6)

2.3.2 Mesin Ketam vertical (

 slotter 

)

Mesin ketam vertikal atau slotter terutama digunakan untuk pemotongan dalam dan menyerut bersudut serta operasi pemotongan vertikal.

Gambar 2. Mesin ketam Vertical (slotter)

(7)

Ram dari mesin serut beroperasi secara vertikal dan memiliki sifat balik cepat seperti mesin jenis horisontal. Benda kerja yang dimesin ditumpu pada meja berputar yang memiliki sebuah hantaran putar sebagai tambahan untuk meja biasa. Hantaran meja putar memungkinkan pemesinan permukaan lengkung. Permukaan datar dipotong dengan menggunakan salah satu dari hantaran silang meja. Mesin ketam jenis ini digunakan untuk pemotongan dalam, menyerut dan bersudut serta untuk pengerjaan permukaan-permukaan yang sukar dijangkau. Selain itu mesin ini  juga bisa digunakan untuk operasi yang memerlukan pemotongan vertical. Gerakan  pahat dari mesin ini naik turun secara vertical, sedangkan benda kerja bisa bergeser ke arah memanjang dan melintang. Mesin jenis ini juga dilengkapi dengan meja putar, sehingga dengan mesin ini bisa dilakukan pengerjaan pembagian bidang yang sama  besar.

2.4 Pahat Mesin Ketam

Pahat mesin ketam serupa dengan pahat mesin bubut dan seringkali dipegang dengan  pemegang yang jenisnya sama. Sudut pahat yang sama juga berlaku, kecuali bahwa ruang  bebas sudut ujung sebesar 4 derajat adalah cukup. Untuk baja maka sudut garuk samping

sebaiknya sekitar 15 derajat, dan untuk besi cor sekitar 5 derajat.

Pahat yang digunakan pada mesin serut dan mesin ketam adalah dari jenis umum yang sama dengan yang digunakan pada mesin bubut, tetapi konstruksinya lebih berat.

Pemegang pahat biasanya dilakukan dengan gigi yang dapat dilepas. Bentuk pahat pemotong untuk operasi mesin serut biasa ditunjukkan pada gambar 8 yang biasanya berujung baja kecepatang tinggi, paduan cor atau sisipan karbida. Baja kecepatan tin ggi atau paduan cor umumnya digunakan dalam pemotongan kasar berat dan karbida untuk pekerjaan kasar kedua dan penyelesaian. Sudut potong untuk pahat tergantung pada jenis pahat yang digunakan dan  bahan yang dipotong. Sudut-sudutnya sama dengan yang digunakan pada pahat mata tunggal

(8)

Gambar . Bentuk pahat pemotong untuk operasi mesin serut

2.4.1 Prinsip dasar pemotongan

Pahat bergerak maju mundur, benda kerja bergerak ke arah melintang. Pemotongan hanya terjadi pada gerak langkah maju, pada saat langkah mundur benda kerja bergeser.

Bentuk Pahat Sekrap

a) Pahat Sekrap Kasar Lurus

 b) Pahat Sekrap Kasar Lengkung

(9)

d) Pahat Sekrap Runcing

e) Pahat Sekrap Sisi

f) Pahat Sekrap Sisi Kasar 

g) Pahat Sekrap Sisi Datar 

h) Pahat Sekrap Profil

i).Pahat sekrap masuk ke dalam atau pahat sekrap masuk ke luar  lurus

(10)

2.5 Mekanisme Kerja Mesin ketam

Mekanisme yang mengendalikan Mesin Sekrap ada dua macam yaitu mekanik dan hidrolik. Pada mekanisme mekanik digunakan crank mechanism. Pada mekanisme ini roda gigi utama (bull gear ) digerakkan oleh sebuah pinion yang disambung pada poros motor listrik melalui gear box dengan empat, delapan, atau lebih variasi kecepatan. RPM dari roda gigi utama tersebut menjadi langkah per menit ( strokes per minute, SPM). Mesin dengan mekanisme sistem hidrolik kecepatan sayatnya dapat diukur tanpa bertingkat, tetap sama sepanjang langkahnya. Pada tiap saat dari langkah kerja, langkahnya dapat dibalikkan sehingga  jika mesin macet lengannya dapat ditarik kembali. Kerugiannya yaitu penyetelen panjang

langkah tidak teliti.

2.6 Nama Bagian Mesin Ketam

2.6.1 Bagian utama mesin

Badan mesin

Merupakan keseluruhan mesin tempat mekanik penggerak dan tuas pengatur.

 Meja mesin

Fungsinya merupakan tempat kedudukan benda kerja atau penjepit benda kerja. Meja mesin didukung dan digerakkan oleh eretan lintang dan eretan tegak. Eretan lintang dapat diatur otomatis.

(11)

Lengan

Fungsinya untuk menggerakan pahat maju mundur. Lengan diikat dengan engkol menggunakan pengikat lengan. Kedudukan lengan di atas badan dan dijepit pelindung lengan agar gerakannya lurus.

E retan pahat 

Fungsinya untuk mengatur ketebalan pemakanan pahat. Dengan memutar roda  pemutar maka pahat akan turun atau naik. Ketebalan pamakanan dapat dibaca pada dial . Eretan pahat terpasang di bagian ujung lengan dengan ditumpu oleh dua buah mur baut  pengikat. Eretan dapat dimiringkan untuk penyekrapan bidang bersudut atau miring.

Kemiringan eretan dapat dibaca pada pengukur sudut eretan.

Pengatur kecepatan

Fungsinya untuk mengatur atau memilih jumlah langkah lengan mesin per menit. Untuk pemakanan tipis dapat dipercepat. Pengaturan harus pada saat mesi n berhenti. Tuas  panjang langkah Berfungsi mengatur panjang pendeknya langkah pahat atau lengan sesuai  panjang benda yang disekrap. Pengaturan dengan memutar tap ke arah kanan atau kiri.

Tuas posisi pahat 

Tuas ini terletak pada lengan mesin dan berfungsi untuk mengatur kedudukan pahat terhadap benda kerja. Pengaturan dapat dilakukan s etelah mengendorkan pengikat lengan. Tuas pengatur gerakan otomatis meja melintang Untuk menyekrap secara otomatis diperlukan pengaturan-pengaturan panjang engkol yang mengubah gerakan putar mesin  pada roda gigi menjadi gerakan lurus meja. Dengan demikian meja melakukan gerak

(12)

2.7 Perencanaan Proses Ketam

 Pencekaman benda kerja

Benda persegi yang kecil dapat dipasang pada ragum. Sebelum proses sekrap dilakukan perlu diperiksa kesejajaran garis ukuran yang akan disekrap dengan mulut ragum. Untuk mempermudah proses pensejajaran antara mulut ragum dan bagian yang akan disekrap digunakanlah parallel blok. Pencekaman benda kerja disesuaikan dengan contour permukaan benda kerja yang akan disekrap. Untuk mencekam benda kerja yang memiliki permukaan tidak beraturan atau tidak rata kita harus memasang dan mengganjal benda kerja dengan besi bulat yang dapat menekan pada satu titik. Untuk menjepit benda kerja yang berbentuk tabung, ada kalanya di bagian bawah benda kerja diganjal dengan semacam pelat yang tipis atau bisa juga menggunakan parallel blok. Selain itu, paralel blok yang ada juga bisa dimanfaatkan untuk sebagai landasan pada saat proses  pencekaman benda kerja yang berbentuk segmen atau sektor.

Gambar 4. Pencekaman benda kerja persegi

(13)

Gambar 6. Pencekaman sumbu

Gambar 7. Pencekaman Benda sektoratau segmen

Benda kerja yang mempunyai dimensi cukup besar dan tidak mungkin dicekam dengan ragum, dapat dicekam dengan menggunakan klem. Perhatikan posisi pengekleman benda kerja terhadap arah pemotongan.

 Syarat pengekleman benda kerja

(14)

Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi ketika kita melakukan pengkleman benda kerja 1) Klem harus horizontal

2) Jarak A harus lebih kecil dari B

3) Mur dan baut T harus terpasang dengan ukuran yang sesuai dengan alur meja.

Benda kerja besar yang akan dipotong seluruh permukaannya, biasanya diklem dengan menggunakan klem samping. Jumlah klem yang digunakan tergantung besar kecilnya benda kerja. Blok siku juga bisa dipergunakan sebagai alat bantu pengekleman benda kerja. Caran ya,  blok siku diikat dengan baut T pada meja sekrap, kemudian benda kerja yang akan disekrap

diklem dengan blok siku yang sudah terpasang pada meja sekrap.

 Pencekaman alat potong

Pencekaman alat potong atau pahat pada Mesin Sekrap disesuaikan dengan ukuran mesindan meja mesin. Yang perlu diingat pada saat mencekam pahat pada mesin sekrap, pahat diusahakan dicekam sekuat mungkin. Hal ini dikarenakan pada saat langkah pemakanan, pahat adalah salah satu bagian yang mengalami benturan (impact ) terbesar dengan benda kerja. Ada  beberapa hal yang harus diperhatikan dalam pemasangan pahat pada Mesin Sekrap, yaitu :

1) Pahat dipasang pada rumah ayunan kira-kira 3040 mm keluar dari rumah ayunan. Pada  posisi ini pahat cukup kuat untuk menahan beban potong.

2) Pencekaman pahat diusahakan sependek mungkin. Dikarenakan, jika pemasangan pahat terlalu panjang, pada saat terjadi impact maka pahat akan menjadi lentur dan kemungkinan  besar pahat akan patah.

3) Pada saat langkah pemakanan, rumah ayunan pahat dimiringkan berlawanan arah dengan sisi potong pahat.

4) Pada saat proses pembuatan alur pada benda kerja, rumah ayunan pahat dipasang tegak  lurus terhadap sisi potong pahat.

5) Pada proses pembuatan alur dalam, pahat harus mempergunakan alat bantu tambahan yaitu klem pemegang pahat, dengan alat ini memungkinkan pahat untuk membuat alur dengan kedalaman yang diinginkan.

6) Pada saat langkah pemotongan sisi benda kerja, posisikan rumah ayunan dan pahat dalam keadaaan miring/membuat sudut lancip terhadap benda kerja.

7) Pada saat langkah pemakanan menyudut pada benda kerja, posisikan rumah ayunan dan  pahat miring terhadap bidang yang akan disayat/membentuk sudut lancip.

(15)

1. Lengan digerakkan dengan cara memutar roda pemeriksa untuk melihat kemungkinan tertabraknya lengan

2. Menentukan banyak langkah per menit Motor mesin dihidupkan Dengan cara memasukkan tuas kopling mesin mulai bekerja

3. Mencoba langkah pemakanan ( feeding ) dari meja, mulai dari langkah halus sampai langkah kasar 

4. Perhatikan seluruh gerak mesin

5. Menghentikan kerja mesin dilakukan dengan cara melepas tuas kopling kemudian matikan motor.

2.9 Proses Penyekrapan

 Penyekrapan datar 

Penyekrapan bidang rata adalah penyekrapan benda kerja agar menghasilkan  permukaan yang rata. Penyekrapan bidang rata dapat dilakukan dengan cara mendatar (horizontal) dan cara tegak (Vertical). Pada penyekrapan arah mendatar yang bergerak adalah benda kerja atau meja ke arah kiri kanan. Pahat melakukan langkah penyayatan dan ketebalan diatur dengan menggeser eretan pahat. Adapun langkah persiapan penyekrapan  bidang mendatar yaitu :

(1) Pemasangan benda kerja pada ragum (2) Pemasangan pahat rata

(3) Pengaturan panjang langkah pahat (4) Pengaturan kecepatan langkah pahat (5) Pengaturan gerakan meja secara otomatis 6) Setting pahat terhadap benda kerja.

Penentuan ketebalan penyayatan pahat. Untuk pemakanan banyak digunakan pahat kasar. Besarnya feeding diambil = 1/3 dari tebal pemakanan :

(1) Kedalaman pemotongan dilakukan dari eretan alat potong (2) Feeding dilakukan oleh gerakan meja

(3) Meja bergeser pada saat lengan luncur bergerak mundur.

(16)

Pada penyekrapan tegak, yang bergerak adalah eretan pahat naik turun. Pengaturan ketebalan dilakukan dengan menggeser meja. Pahat harus diatur sedemikian rupa (menyudut) sehingga hanya bagian ujung saja yang menyayat dan bagian sisi dalam keadaan bebas. Tebal pemakanan di atur tipis ± 50 mm. Langkah kerja penyekrapan tegak sesuai dengan penyekrapan yang datar.

(1) Kedalaman pemotongan dilakukan oleh gerakan meja (2) Feeding dilakukan oleh gerakan eretan alat potong.

 Penyekrapan menyudut

Penyekrapan bidang menyudut adalah penyekrapan benda kerja a gar menghasilkan  permukaan yang miring/sudut. Pada penyekrapan ini yang bergerak adalah eretan pahat maju mundur. Pengaturan ketebalan dilakukan dengan memutar ereten pahat sesuai dengan kebutuhan sudut pemakanan :

(1) Kedalaman pemotongan dilakukan oleh gerakan meja (2) Feeding dilakukan oleh eretan alat pemotong.

 Penyekrapan alur 

Menurut alur penyekrapan, Mesin Sekrap dapat digunakan untuk membuat alur :

(1) Alur terus luar  (2) Alur terus dalam (3) Alur buntu

(4) Alur tembus.

Secara garis besar, pembuatan alur pada Mesin Sekrap harus memperhatikan  beberapa hal sebagai berikut :

(1) Pembuatan garis batas luar  (2) Pengerjaan pahat

(3) Pengerjaan pendahuluan.

Alur terus luar di antaranya adalah alur “U”, alur “V”, dan alur ekor burung. Alur “alur U” Alur “V” Alur ekor burung. Penyekrapan alur “V” dan ekor burung merupakan  penyekrapan yang paling rumit karena memerlukan ketekunan dan kesabaran. Prinsip  pengerjaannya merupakan gabungan dari beberapa proses penyekrapan. Berhasil atau tidaknya pembuatan alur “V” dan ekor burung tergantun g dari pengaturan eretan pahat,

(17)

 pengasahan sudut pahat dan pemasangan pahatnya. Pada penyekrapan alur ekor burung atau alur “V” yaitu :

1. Diawali dengan penyekrapan alur biasa 2. Selanjutnya memasang pahat lancip 3. Mengatur eretan pahat

4. Mengatur posisi pahat

5. Lakukan secara hati-hati dan pemakanannya harus tipis.

Alur tembus dalam umumnya untuk alur pasak pada roda gigi atau  pully. Untuk  penyekrapan alur pasak memerlukan tangkai pemegang pahat (pemegang pahat tambahan) yang memungkinkan pahat masuk ke dalam lubang yang akan dibuat alur dalam. Penyekrapan alur pasak luar yang buntu lebih rumit karena gerakan pahatnya terbatas. Untuk it u harus dibuat  pengerjaan awal pada mesin bor atau frais. Batas alur pasak harus di buat dengan cara membuat lubang dengan end mill sesuai dengan ukuran lebar dan dalamnya alur. Agar pajang langkah terbatas, maka harus diatur terlebih dahulu sesuai dengan panjang alur. Penyekrapan dapat dilakukan bertahap apabila lebar alur melebihi lebar pahat yang digunakan.

2.10 Mekanisme Balik Cepat

Banyak metode mekanisme balik yang dikembangkan dimana salah satunya adalah  jenis engkol atau lengan osilasi (gambar 3). Mekanisme ini terdiri dari sebuah engkol putar

yang digerakkan pada kecepatan seragam, dihubungkan kepada lengan osilasi oleh blok  peluncur yang bekerja di pusat dari lengan osilasi. Engkolnya dimasukkan dalam roda gigi  besar dan dapat diubah-ubah dengan mekanisme ulir. Untuk mengubah kedudukan langkah,

maka apitan yang memegang penyambung ke ulir ram dikendorkan, dan pengatur kedudukan ram diputar. Dengan memutar ulir pengatur kedudukan, ram dapat digerakkan mundur atau maju untuk menempatkan kedudukan potong.

(18)

Gambar 3. Mekanisme jenis engkol mekanis, balik cepat, untuk mesin ketam.

2.11 Mesin Ketam Hidrolis

Mesin ketam hidrolis menggantikan mesin ketam mekanik dimana lengan osilasi menggunakan gerakan hidrolik. Keuntungan dari mesin ketam hidrolik ada lah kecepatan  potong dan tekanan dalam penggerakkan ram konstan dari awal sampai akhir pemotongan.

(19)

2.12 Pengelompokkan Mesin Serut

Menurut konstruksi, mesin serut dibagi atas : • Rumahan - ganda

• Sisi - terbuka • Jenis - lorong (pit) • Plat atau tepi

2.12.1 Penggerak Mesin Serut

Terdapat banyak cara penggerakkan mesin serut yaitu penggerak roda gigi,  penggerak hidrolis, penggerak sekrup, penggerak sabuk, penggerak motor dengan

kecepatan variabel dan penggerak engkol. Penggerak roda gigi dan penggerak hidrolis  paling banyak digunakan.

Penggerak hidrolis sangat memuaskan bagi mesin serut. Penggerak ini memberikan kecepatan potong seragam pada keseluruhan langkah potong. Keuntungan lain adalah gaya inersia yang harus diatasi lebih kecil dalam mesin serut hidrolis daripada mesin serut konvensional dengan roda gigi. Keuntungan lain adalah tekanan potong

(20)

2.13 Jenis-jenis mesin serut

 Mesin Serut Rumahan Ganda

Mesin serut jenis ini terdiri darisebuah dasar yang berat dan panjang, dengan meja yang bergerak bolak-balik. Gambar 5 menunjukkan gambar mesin serut ini dimana terlihat cara penyanggaan pahat, baik diatas maupun di samping dan cara bagaimana mereka dapat disetel untuk pemotongan sudut.

Gambar 5. Mesin serut rumahan ganda.

 Mesin Serut Sisi Terbuka

Mesin serut ini mempunyai rumahan pada satu sisi saja (gambar 6). Sisi yang terbuka memungkinkan pekerjaan pemesinan untuk benda kerja yang besar.

(21)

 Mesin Serut Jenis Lorong (pit)

Mesin serut ini berbeda dengan mesin serut biasa dalam hal bangkunya stasioner dan  pahatnya digerakkan diatas benda kerja (gambar 7). Dua kepala jenis ram

dipasangkan pada rel silang, dan masing-masing dilengkapi dengan pemegang pahat  peti lonceng ganda untuk penyerutan dua jalur. Kedua rumahan pembalikan, yang

menyangga rel silang, meluncur pada jalur dan digerakkan oleh ulir dari penggerak roda cacing tertutup pada ujung landasan.

Gambar . Mesin serut jenis ”pit”.

 Mesin Serut Plat atau Tepi

Mesin serut ini dirancang untuk memesin tepi dari pelat baja berat untuk bejana tekan dan pelat perisai. Pelatnya diapitkan kepada bangku, dan kereta peluncur yang

mendukung pahat pemotong digerakkan mundur dan maju di sepanjang tepinya. Mesin serut tepi umumnya menggunakan pemotong fris agar lebih cepat dan lebih teliti.

(22)

Referensi

Widarto. 2008. Teknik Pemesinan Jilid 2 untuk SMK. Jakarta: Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan, Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah, Departemen Pendidikan Nasional.

Iskandar, Dadang S. 2004. Menggunakan Mesin Untuk Operasi Dasar . Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional Direktorat Pendidikan Menengah Kejuruan.

SW, Danar. Estriyanto, Yuyun. Teknologi Mekanik Mesin Perkakas. Surakarta:UPT Penerbitan dan Percetakan UNS

http://arifrahman30.blogspot.co.id/2012/11/makalah-mesin-skrap.html

Gambar

Gambar 1. Mesin Skrap Datar atau Horizontal
Gambar . Mesin ketam vertikal.
Gambar . Bentuk pahat pemotong untuk operasi mesin serut
Gambar 4. Pencekaman benda kerja persegi
+5

Referensi

Dokumen terkait

rekabentuk pemegang bekas serbuk ini adalah dengan menggunakan pemotong besi(bend saw), mesin larik, mesin pengisar, mesin pengisar kawalan berangka.

Oleh sebab itu, diperlukan alat penghalus yang mekanisme ukuran ketebalannnya dapat diatur dan sama rata dalam waktu singkat. Jika selama ini mesin serut

Jika selama ini mesin serut elektrik yang bergerak menghaluskan kayu, maka pada alat ini kayunya yang akan bergerak diatas meja benda kerja. Mesin penyerut

mengangkat Jenis operasi Mesin bubut (lathe) Mesin bor Mesin serut Mesin pengetam Mesin fris horisontal Mengebor horisontal Gerinda silinder Kempa Gurdi (Drill Press)

mengangkat Jenis operasi Mesin bubut (lathe) Mesin bor Mesin serut Mesin pengetam Mesin fris horisontal Mengebor horisontal Gerinda silinder Kempa Gurdi (Drill Press)

Mesin Gerakan Memotong Gerakan mengangkat Jenis operasi Mesin bubut (lathe) Mesin bor Mesin serut Mesin pengetam Mesin fris horisontal Mengebor horisontal Gerinda

Pemegang pisau pemotong dibuat menggunakan mesin bubut CNC (Computer Numeric Controlled) dan mesin bubut manual. Lubang di tengah pemegang pisau pemotong dibuat

Mesin Gerakan Memotong Gerakan mengangkat Jenis operasi Mesin bubut (lathe) Mesin bor Mesin serut Mesin pengetam Mesin fris horisontal Mengebor horisontal Gerinda