Guru dan orang tua terkasih,
“PELITAKU” adalah bahan saat teduh untuk anak-anak. Melalui
“PELITAKU” anak diajak untuk bersaat teduh dengan teratur setiap
hari. Selama sebulan anak mempelajari dan merenungkan Firman Tuhan,
dengan satu tema khusus secara tuntas, dan menerapkannya dalam
hidup mereka sehari-hari.
Selaku guru dan orang tua, Anda dapat menuntun dan menemani
anak bersaat teduh sambil mendiskusikan tema yang diberikan hari itu.
Sebagai tanda Anda telah mendampingi anak bersaat teduh, disediakan
tempat untuk memberi paraf.
Kami sangat berterimakasih karena Anda telah menghargai
dedikasi dan karya setiap penulis “Pelitaku” yang dipersembahkan
untuk Tuhan ini, dengan tidak memperbanyak dalam bentuk apapun
untuk tujuan apapun, kami percaya
Tuhan memberkati Anda dan
menolong Anda menjadi murid yang berintegritas.
Penulis: Ev. Dewi Arianti Winarko
Penyunting: Majalah KiTa Tata Letak: KarlinaCover Pelitaku: Henrica Citra Aturlah waktu SAAT TEDUHmu dengan TERATUR Siapkan Alkitab, pensil dan PELITAKU
Carilah TEMPAT yang TENANG
Bacalah bacaan ALKITAB dan Saat Teduhmu untuk hari ini RENUNGKAN apa yang kamu baca tadi
Doa
Lakukan Apa Jawabnya
Hari ke
1
Aku bertumbuh
ke arah Kristus
Efesus 4:15 Waktu kita masih kecil, setiap beberapa bulan sekali, kita akan senang sekali diukur tinggi badannya. Dan akan ada tanda dalam tiap pengukurannya, berapa tinggi badan kita sebelumnya dan berapa pertambahan tinggi yang terjadi dalam beberapa bulan. Nah anak-anak, kita tahu bahwa kita bertumbuh karena ada patokan ukuran yang ada di tembok di mana kita diukur. Tidak ada orang yang merasa badannya bertambah tinggi tanpa melihat ukuran yang patokan yang sama. Begitu juga dengan pertumbuhan iman kita, dari mana kita tahu apakah kita sudah bertumbuh atau belum? Dengan berpatokan pada Kristus. Apakah kita sudah makin bertumbuh ke arah Kristus atau belum? Apakah Kristus menjadi sasaran pertumbuhan kita atau tidak? Kita tidak boleh mengukur sendiri dengan anggapan kita sendiri. Kristus lah patokan ukuran kita semua. Sudahkah kita makin mirip Kristus? Sudahkah kita makin mencintai Kristus? Sudahkah kita makin giat bagi Kristus?
Siapakah patokan ukuran pertumbuhan rohani kita?
Bapa kami di sorga, kami sungguh berharap bahwa iman kami terus bertumbuh menuju ke arah Kristus. Kami tidak mau bertumbuh ke arah kemauan kami sendiri. Tolong kami Tuhan. Dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.
Buatlah seperti pengukur tinggi badan di sebelah meja belajarmu dengan tulisan dari ayat ini – Efesus 4 : 15, supaya mengingatkan kita bahwa kita harus bertumbuh ke arah Kristus.
Jawaban:
Doa
Lakukan Apa Jawabnya
Hari ke
2
Aku bertumbuh dalam
kebenaran
Efesus 4:15
Apakah maksudnya bertumbuh dalam kebenaran? Mari kita baca dulu ayat 13-14. Kita harus belajar pengajaran firman Tuhan yang sehat. Apakah maksudnya pengajaran yang sehat? Dalam surat Efesus ini ajaran yang dimaksudkan adalah kesatuan tubuh Kristus yang terdiri dari bermacam-macam anggota tapi semua disusun dan diikat satu dengan yang lain sehingga masing-masing tepat di posisinya masing-masing dan semuanya diatur oleh sang kepala. Tidak boleh ada kepala yang lain, selain Kristus. Masing-masing kita tidak diajarkan untuk bertumbuh menjadi banyak kepala, tapi sebagai orang Kristen, kita harus mulai memikirkan bahwa kita itu dipercayakan pada bagian apa oleh Allah? Lalu kita harus bertumbuh sesuai bagian itu.
Seperti tubuh kita, semua bagian bertumbuh sepanjang seharusnya ia bertumbuh. Misalnya pertumbuhan bulu mata akan berbeda dengan pertumbuhan rambut di kepala kita karena mereka memiliki posisi berbeda dalam tubuh kita, namun mereka harus bertumbuh masing-masing sesuai porsinya. Rambut tidak lebih hebat dari bulu mata karena ia bisa lebih panjang. Maka ayat 16 menjelaskan itu dengan mengatakan : sesuai dengan kadar pekerjaan tiap-tiap anggota – menerima pertumbuhannya. Sudahkah kita bertumbuh sesuai dengan apa yang Tuhan berikan kepada kita?
Nah anak-anak, sekarang engkau adalah seorang anak Kristen, maka pertumbuhan anak-anak berbeda dengan pertumbuhan orang Kristen dewasa. Apa yang menjadi tugas utamamu sebagai seorang anak Kristen?
Bapa kami di sorga, kami mau bertumbuh dengan sehat dalam kebenaran. Kami mau dituntun oleh firman Tuhan di dalam porsi kami masing-masing. Kami tidak mau iri terhadap porsi orang lain. Tolonglah kami ya Tuhan. Dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.
Coba tuliskan dalam hal apa saja yang harus menjadi tugas utamamu dalam porsi pertumbuhanmu saat ini.
Jawaban:
Jawaban:
Doa
Lakukan Apa Jawabnya
Hari ke
3
Aku bertumbuh dalam kasih
Efesus 4:15-16 Anak-anak, pertumbuhan yang sehat adalah pertumbuhan karena dikasihi dan karena mengasihi. Kita bertumbuh dengan sehat karena kita tahu bahwa Sang Kepala kita yaitu Tuhan Yesus amat mengasihi kita. Ia sudah menyatakan di atas kayu salib dengan menebus kita dan memberikan hidup yang baru di dalam kebangkitan-Nya.
Kita juga bertumbuh dengan baik karena kita tahu kita juga dikasihi orang-orang yang lain. Tapi bukan berhenti pada hal ini saja. Kita juga bertumbuh ketika kita mengasihi Allah dan mengasihi orang-orang yang lain. Ini baru pertumbuhan yang sehat. Bagaimana ini bisa terjadi? Ayat 16 bagian akhir mengatakan bahwa kita harus membangun diri dalam kasih. Apa yang kita miliki dari Allah, harus dikembangkan agar menjadi berkat bagi yang lain. Lalu kita juga belajar bersyukur ketika ada teman kita yang menolong kita. Ketika kita ditolong orang lain bukan karena kita lebih rendah dari yang lain tapi karena kita sedang bersyukur menerima pertolongan dari yang lain. Dan sebaliknya ketika kita menolong orang lain, bukan berarti kita lebih jagoan sehingga bisa menolong yang lain. Itu semua karena kita saling mengasihi sehingga bisa saling mendukung pertumbuhan satu dengan yang lain.
Apakah maksudnya bertumbuh dalam kasih?
Bapa kami di sorga, kami mau belajar memedulikan orang lain dan juga belajar menerima masukan dan teguran dan penghiburan dari orang lain. Karena kami juga memerlukan anggota tubuh Kristus yang lain untuk makin bertumbuh. Dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.
Mari saling membantu, saling mengingatkan, saling memberi semangat, saling mendoakan diantara sesama anak-anak Kristen sehingga kita semua bersama-sama bertumbuh kearah Kristus.
Doa
Lakukan Apa Jawabnya
Hari ke
4
Aku bertumbuh dalam
anugerah
2 Petrus 3:18 Dalam menutup suratnya,
Rasul Petrus mengatakan hal yang penting yaitu supaya kita bertumbuh dalam kasih karunia atau anugerah Allah. Kita tidak bisa bertumbuh dengan kemampuan kita sendiri. Kita tidak bisa bertumbuh karena dorongan ingin mencapai prestasi iman. Kita bertumbuh karena ditopang oleh anugerah Allah.
Kita didorong oleh fakta bahwa Allah menerima kita dan mengampuni dosa kita. Kita bukan bertumbuh karena dorongan balas budi kepada Allah. Kita bertumbuh karena fakta bahwa Allah sudah memberikan kita identitas yang baru di dalam Kristus. Kita bertumbuh bukan supaya kita dianggap baik oleh Allah.
Maka anak-anak, mengerti bertumbuh dalam kasih karunia amat penting, supaya tidak terjerumus dalam putus asa karena kegagalan-kegagalan yang disebabkan karena kita mengandalkan kemampuan, kesalehan, dan kekuatan kita sendiri.
Dalam ayat bacaan kita dikatakan kita harus bertumbuh dalam : ...
Bapa kami di sorga, kami mau bertumbuh dengan sehat dalam kebenaran. Kami mau dituntun oleh firman Tuhan di dalam porsi kami masing-masing. Kami tidak mau iri terhadap porsi orang lain. Tolonglah kami ya Tuhan. Dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.
Mari kita tuliskan ayat ini dengan bagus di sebuah kertas, dan engkau bisa menghias kertas itu. Kemudian besok berikanlah kepada salah seorang teman di kelasmu.
Paraf Orang Tua Paraf Guru Jawaban:
Jawaban:
Doa
Lakukan Apa Jawabnya
Hari ke
5
Aku bertumbuh dalam
mengenal Kristus
2 Petrus 3:18 Anak-anak, sadarkah engkau
bahwa kita akan makin menyerupai siapa yang kita idolakan? Baik engkau menyadarinya maupun tidak menyadarinya. Dari cara pakai baju, model rambut, gaya bicara, kesukaan-kesukaan kita, dan banyak lagi.
Maka Rasul Petrus mengatakan bahwa pertumbuhanmu harus dipimpin oleh pengenalan akan Kristus. Karena kalau kita tidak mirip Kristus, maka kita mirip siapa? Kita bukan mengidolakan Kristus seperti mengidolakan artis atau penyanyi Korea tentunya. Beda jauh sekali. Kristus patut mendapatkan nilai tertinggi dan kekaguman tertinggi dalam hidup kita karena Kristus begitu mulia dan kemuliaan-Nya kekal. Kristus begitu agung dan keagungan-Nya kekal.
Dalam hidup ini kita pasti akan cenderung mengidolakan sesuatu. Nah, siapakah yang menjadi pusat perhatian hidupmu, dialah yang akan membentuk hidupmu. Mari kita menaruh Kristus sebagai pusat hidup kita. Ia akan memberikan kelimpahan dan keagungan hidup yang kekal bagi kita semua. Jangan tertipu dengan pesona dunia ini, karena pesona mereka ada kadaluarsanya. Yang dulu terkenal, sekarang menjadi
pudar dan digantikan yang lain. Tapi Kristus kekal selamanya.
Coba ceritakan dengan singkat bagaimana engkau mengenal Kristus?
Bapa kami di sorga, terima kasih sudah memberi kami kesempatan mendengar Injil dan mengenal Kristus. Kami merasakan berkat yang amat besar karena mengenal Kristus. Dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.
Mari kita tuliskan ayat ini lagi dengan bagus di sebuah kertas, dan engkau bisa menghias kertas itu. Kemudian besok berikanlah kepada salah seorang teman/ saudara/ guru/ siapa saja yang belum mengenal Kristus.
Hari ke
6
Di beri karunia yang berguna
untuk hidup saleh
2 Petrus 1:3-8
Doa
Lakukan Apa Jawabnya
Ketika kita tidak mengenal Allah, maka kita tidak mungkin hidup saleh. Hidup saleh adalah hidup yang mirip Allah. Ketika kita belum mengenal Allah, maka kita akan hidup sesuai impian kita yang kita anggap paling baik, atau kita akan hidup ingin seperti orang lain yang kita puja. Kalau seperti itu, sebaik apapun usaha kita, tidak mungkin kita hidup mirip Allah.
Kita baru ada kemungkinan untuk mau punya keinginan hidup mirip dengan Allah hanya karena Allah sudah memperkenalkan diri-Nya kepada kita dan karena Allah mau kita berubah hidupnya. Allah telah memberikan semua yang berguna untuk kita bisa hidup saleh. Allah sudah memberikan yang terbesar yaitu penebusan Kristus. Allah sudah mengutus Roh Kudus untuk menuntun hidup kita dan Allah sudah memberikan firman-Nya. Dan Allah juga memberikan sesama orang kudus untuk membuat kita mendapatkan pertolongan berjuang hidup saleh.
Apakah artinya hidup saleh?
Bapa kami di sorga, kami mau hidup makin menyerupai Engkau, kami mau hidup saleh karena dalam kehidupan yang saleh Tuhan disenangkan dan dipermuliakan. Tolong kami ya Tuhan. Dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.
Apa saja yang telah Allah berikan kepadamu yang dapat mengarahkanmu hidup saleh di hadapan Allah?
Paraf Orang Tua Paraf Guru Jawaban:
Di beri karunia yang berguna
untuk hidup saleh
Hari ke
7
Dipanggil oleh kuasa-Nya
yang ajaib
2 Petrus 1:3-8 Doa Lakukan Apa Jawabnya Alkitab mengatakan bahwa kita sudah dipanggil oleh kuasa-Nya yang ajaib. Apakah maksudnya? Kita atas kemauan diri kita sendiri yang berdosa ini, tidak mungkin menginginkan hidup saleh yang mirip Allah. Tentu saja, karena kita sangat senang kalau hidup kita tidak diatur-atur yang lain, kita bisa lakukan semua yang kita sukai. Kita sudah mati dalam dosa, maka semua yang kita lakukan, ada dalam dosa. Hanya karena kuasa-Nya yang ajaib, yang menghidupkan kita sehingga kita mulai menyadari betapa mengerikannya dosa itu lalu kita mulai juga menyadari betapa mulia-Nya Allah. Di sinilah kita mulai hidup dengan sebuah kesadaran bahwa hidupku tidak bisa dihabiskan dalam dosa dan semua kemauanku, aku hidup karena ada yang menciptakan, maka mana mungkin aku hidup semauku sendiri. Dari sinilah kuasa-Nya yang ajaib menuntun kita datang pada anugerah Allah.Bagaimana Allah memanggil kita untuk hidup saleh?
Bapa kami di sorga, kami amat bersyukur karena Engkau tidak membiarkan kami hidup dalam kekacauan tapi kami dipanggil untuk hidup saleh dan diberi semua hal yang perlu untuk hidup berkenan kepada-Mu. Kami sangat bersyukur. Dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.
Allah telah memberikan hal yang paling kita perlukan untuk hidup saleh, yaitu penebusan Kristus. Tulislah sebuah puisi/tulisan singkat yang bisa mengutarakan ucapan syukurmu atas menebusan Kristus dalam hidupmu.
Jawaban:
Hari ke
8
Diluputkan dari hawa
nafsu duniawi
2 Petrus 1:3-8 Doa Lakukan Apa JawabnyaKetika kita mengenal Allah, maka Allah mau kita berbagian dalam hidup yang dimiliki-Nya. Yaitu hidup dalam kehendak, perkenanan, rencana dan kemuliaan Allah. Allah mau kita hidup di dalamnya. Allah tidak mau kita hidup dalam dosa karena dosa itu bersifat mengikat/ memperbudak dan akhirnya mematikan. Dosa dan hawa nafsu dunia sudah mencemari semua bagian dalam hidup dan membuatnya menjadi buruk.
Allah menciptakan segala sesuatu baik adanya, tapi nafsu dunia ini mencemarinya. Allah memberikan keinginan di dalam hati kita, tapi ketika keinginan kita dicemari nafsu dunia, maka keinginan itu akan membuahkan dosa. Misalnya kita punya keinginan makan, tapi jika makan itu dicemari nafsu dunia, maka kita akan menjadi rakus dan serakah. Kita bisa punya keinginan mencapai prestasi yang baik, tapi jika keinginan itu sudah dicemari nafsu dosa, maka kita gunakan prestasi kita sebagai kebanggaan diri yang membuat kita congkak. Maka Allah mau kita hidup saleh, supaya semua
kebaikan yang Allah ciptakan tidak dicemari nafsu dunia ini dan kita tidak lagi dibawa ke dalamnya. Apa lawan kata dari hidup saleh? Bapa kami di sorga, jika Engkau tidak menyelamatkan kami, maka kami pasti berada dalam genggaman nafsu duniawi dan kami akan binasa. Kami mohon Engkau terus menyertai kami. Dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.
Mari doakan dirimu, keluargamu satu persatu agar kita semua hidup dengan sungguh di hadapan Allah agar kita berkenan pada Allah dan menghargai anugerah Allah yang besar.
Paraf Orang Tua Paraf Guru Jawaban:
Diluputkan dari hawa
nafsu duniawi
Hari ke
9
Kebajikan
2 Petrus 1:5-7
Doa
Lakukan Apa Jawabnya
Bagian ini anak-anak, sedang menyatakan tanggung jawab Kristen. Setelah kita mengerti bahwa kita mendapatkan anugerah yang besar dan dengan kuasa yang ajaib kita dipanggil hidup bagi Allah, maka ada tanggung jawab yang menjadi bagian kita. Bagian ini dimulai dengan iman. Iman diberi oleh Allah, kita tidak bisa mengusahakannya, namun apa yang terjadi setelah beriman, itu adalah bagian kita untuk mengusahakannya. Allah mau hidup kita penuh kebajikan/”goodness”. Allah mau hidup kita menyatakan iman kita yang tidak kelihatan itu. Allah mau hidup kita yang dapat dilihat orang menjadi alat peraga bagaimana dan siapa Allah yang kepada-Nya kita beribadah. Kebaikan hidupmu hendaklah diketahui semua orang, jangan sampai ketika orang lain melihat hidup kita, mereka hanya bisa melihat kejelekannya. Tapi biarlah ketika orang melihat hidup kita, mereka melihat kebaikan Allah yang memperbaiki hidup kita.
Lalu dari mana sumber kekuatan menjalankan semua kebaikan ini? Apakah karena kemampuan kita karena kita baik? Pasti bukan, tapi karena dorongan ketaatan kepada Allah. Inilah kebaikan karena kebajikan.
Apakah kebajikan itu? Kebajikan adalah ketaatan kepada Allah. Kita dinilai bajik bukan karena seberapa hebatnya pencapaian kita tapi seberapa taatnya kita pada Allah.
Bapa kami di sorga, kami mau berusaha dengan sekuat tenaga untuk menyatakan hidup yang memuliakan Nama-Mu. Kami sangat malu ketika hidup kami justru memburukkan Nama Tuhan. Tolong kami Tuhan. Dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.
Hidup Kristen kita adalah hidup yang menyatakan sifat-sifat Allah. Mari kita ingat hal ini ya...
Jawaban:
Hari ke
10
Pengetahuan
2 Petrus 1:5-7Doa
Lakukan Apa Jawabnya
Apakah pengetahuan yang dimaksudkan di sini? Pengetahuan datang dari mana? Apakah karena kita sudah mengerti cerita-cerita Alkitab dan rajin ke sekolah minggu saja? Atau karena kita tahu ini itu dari data Alkitab dan nilai agama kita bagus? Bukan. Pengetahuan ini adalah pengetahuan yang lahir dari ketaatan kepada Allah.
Pengetahuan untuk membedakan mana hidup yang berkenan pada Allah dan mana yang bukan. Pengetahuan ini membuat kita makin hari makin mengerti apa rencana dan kehendak Allah sehingga kita bisa menjalani hidup dengan penuh keputusan yang benar dan sukacita. Allah memberikan kita pengetahuan bukan hanya untuk menghafal banyak hal tentang diri-Nya. Tapi Allah memberikan pengetahuan untuk kita bisa membedakan mana yang berkenan kepada-Nya dan mana yang bukan. Tidak melulu hanya bertanya: Ini boleh nggak? Tapi kita tidak pernah tahu kehendak Allah secara keseluruhan.
Akibat dari hanya menghafal tentang Allah adalah, kita menjadi orang Kristen pasif. Yaitu orang Kristen yang puas diri hanya karena tidak melanggar ini itu, padahal banyak hal lain yang seharusnya dikerjakan dengan aktif. Tidak dikerjakan karena
kita sudah menganggap diri sendiri sudah cukup taat dengan tidak melanggar ini dan itu.
Apakah yang dimaksud dengan pengetahuan di dalam ayat ini?
Bapa kami di sorga, pimpin kami memiliki pengetahuan untuk membuat kami peka pada kehendak Allah. Sehingga kami bukan menjadi orang Kristen pasif yang tidak kerjakan apa-apa selain tidak melanggar ini itu. Tetapi kami menjadi orang Kristen yang aktif melaksanakan kehendak-Mu. Tolong kami Tuhan. Dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.
Anak-anak, coba buat daftar tentang hal apa saja yang harus engkau lakukan bagi Allah selain yang sudah biasanya engkau lakukan.
Paraf Orang Tua Paraf Guru Jawaban:
Hari ke
11
Penguasaan Diri
2 Petrus 1:5-7Doa
Lakukan Apa Jawabnya Penguasaan diri adalah
suatu latihan rohani yang perlu kita lakukan terus menerus karena tidak ada hal apapun yang kita bisa kerjakan dengan baik untuk Allah tanpa adanya penguasaan diri.
Penguasaan diri membuat kita mengerti bahwa kita tidak boleh memuaskan keinginan kita semata-mata. Mengapa? Karena kita diciptakan dan ditebus Kristus untuk melakukan kehendak Allah. Dan Allah tentu saja mau kita hidup dalam kenikmatan dan dukacita di dalam Dia. Maka penguasaan diri menjadi latihan yang amat perlu bagi semua orang Kristen, baik anak-anak maupun orang dewasa.
Seperti apa sih belajar menguasai diri itu? Ketika kita memilih untuk menaati perintah Tuhan dibandingkan mengikuti keinginan diri sendiri. Itu artinya kita sudah melatih diri kita untuk menguasai diri. Kita tau harus ke Sekolah Minggu, tapi pada saat yang sama ada tawaran untuk ikut lomba yang kamu suka. Mana yang kamu pilih? Kita belajar menguasai diri dengan mengutamakan menaati Allah yaitu pergi ke Sekolah Minggu dan belajar percaya bahwa
ada kesempatan lain yang Tuhan berikan untuk mengikuti lomba kesukaanmu itu. Maukah kita bersama selalu melatih diri kita dalam penguasaan diri?
Apa saja latihan penguasaan diri itu?
Bapa kami di sorga, ajar kami untuk menguasai diri sedemikian rupa. Bukan karena kami mampu dan hebat tapi karena kami amat memerlukan latihan/disiplin rohani untuk hidup buat Tuhan. Tolong kami Tuhan. Dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin. Anak-anak, hal apa saja yang akan engkau latih dalam penguasaan diri di minggu ini?
Jawaban:
Hari ke
12
Ketekunan
2 Petrus 1:5-7Doa
Lakukan Apa Jawabnya Di zaman yang serba cepat
ini, ketekunan merupakan hal sulit lainnya untuk kita latih dalam hidup kita. Tidak ada lagi kesabaran untuk menunggu sesuatu dan dengan tekun mengharapkan sesuatu terjadi. Semua serba cepat. Telpon, email, gojek online dan semuanya membuat hidup kita melaju cepat sekali dan mudah sekali. Kita menjadi orang yang anti repot, tidak mau repot sama sekali. Semua hal dibuat mudah sehingga kita bisa kehilangan makna tentang segala sesuatu. Kita tidak tahu lagi bicara sopan dengan orang lain, kita tidak tahu lagi sukacita akan hal yang kita tunggu-tunggu itu terjadi, kita tidak tahu lagi apa artinya bertahan dalam kesulitan karena semua ada jalan keluar instan.
Namun Alkitab mengajar kita untuk bertekun, bahkan bertekun dalam kesulitan. Ini bukan untuk melatih kita bersabar. Bukan sama sekali. Tapi untuk melatih kita berharap terus pada janji Allah. Ketekunan adalah pelatihan iman supaya kita bisa bertahan melalui kesulitan karena kita tahu ada Allah yang beserta kita dan suatu saat apakah nanti atau dalam
kekekalan, Allah akan membuat keadaan berubah. Nah, ketekunan berharap terus pada Allah yang tak pernah gagal/tidak pernah lupa, inilah adalah ketekunan orang Kristen.
Apa arti ketekunan orang Kristen?
Bapa kami di sorga, kami mau belajar percaya pada Allah yang setia, sehingga memiliki kekuatan untuk bertekun dalam semua tugas yang Allah percayakan. Bukan karena kami akan segera menikmati hasilnya, tapi karena kami percaya bahwa hasil itu akan memuliakan Engkau. Dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.
Belajarlah bertekun di dalam segala hal yang dipercayakan kepadamu.
Paraf Orang Tua Paraf Guru Jawaban:
Hari ke
13
Kesalehan
2 Petrus 1:5-7Doa
Lakukan Apa Jawabnya
Anak-anak, ketekunan Kristen membuat kita bisa mempunyai hidup yang saleh. Ketika kita bertekun dan terus melakukan tugas kita dengan caranya Tuhan, ada kalanya seperti tidak nampak hasilnya. Dan ketika itu terjadi, bagi sebagian orang, bisa membuat mereka tidak tahan dan akhirnya menyimpang dari jalan Tuhan. Sepertinya hidup ini tidak kelihatan hasilnya kalau terlalu taat, dunia ini berdosa – mana mungkin kita bisa taat 100% dan berhasil? Inilah kalimat yang sering kita dengar bukan? Tapi kalimat itu salah.
Karena hasil dari ketekunan kita mungkin memang tidak terjadi sekarang. Allah yang menentukan waktu-Nya. Oleh karena itu ketekunan membuat kita bisa hidup saleh. Hidup saleh adalah hidup yang terus menaati Allah tanpa tergiur berbelok arah dari jalan Allah. Tidak memedulikan bagaimana hebatnya tawaran keberhasilan dunia yang memakai cara yang salah.
Kita tau pasti bahwa Allah tidak mau kita hidup berbelok arah dari jalan-Nya. Maka kita tidak mau melakukan hidup seperti itu apapun juga kesenangan-kesenangan yang diberikan. Inilah hidup saleh di hadapan Allah.
Apakah engkau pernah berbelok arah demi mendapatkan hasil/ pujian teman/orang lain dengan cara yang salah? Biasanya dalam hal apa saja?
Bapa kami di sorga, kami mau belajar hidup saleh, hidup lurus dan tidak berbelok dari jalan yang Tuhan kehendaki. Karena kami tahu bahwa keberhasilan kami bukan untuk menuai kesenangan dan pujian sementara, tapi kami mau menyenangkan Tuhan. Tolong kami Tuhan. Dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.
Anak-anak, mari kita ingat bahwa Allah ingin kita berjalan di jalan kesalehan. Mari kita ingat terus dan bersiap diri mendengarkan ejekan orang ketika kita berjalan dalam jalan kesalehan. Tapi tidak apa-apa karena kita belajar menyenangkan Allah.
Jawaban:
Hari ke
14
Kasih pada saudara-saudara
2 Petrus 1:5-7 Doa Lakukan Apa Jawabnya Semua kebajikan , pengetahuan, penguasan diri, ketekunan, dan kesalehan adalah berguna bagi hidup bersama di dalam gereja Tuhan. Ketika kita mendisiplin diri kita, itu bukan supaya kita menjadi orang yang lebih baik saja, tetapi supaya kita menjadi orang yang lebih baik bagi Allah dan sesama. Kita menyatakan pertumbuhan bukan untuk menonjolkan diri, dianggap sebagai orang paling cinta Tuhan, paling saleh, paling berhasil mendisiplin diri dan lainnya, bukan untuk itu, tapi untuk memuliakan Allah dan membangun sesama.Apakah selama ini kebajikan, pengetahuan, penguasan diri, ketekunan, dan
kesalehan kita menjadi berkat bagi orang lain? Ataukah semua hal itu hanya membuat diri kita merasa lebih baik dan lebih taat dari yang lain?
Anak-anak, Alkitab sudah mengingatkan bahwa semua itu seharusnya berguna untuk menjadi perwujudan kasih bagi yang lain.
Apa saja yang seharusnya menjadi berkat bagi orang lain? Bapa kami di sorga, ajar kami untuk hidup saling mengasihi dan saling mendukung satu sama lain di dalam Tuhan. Kami mau menjadi komunitas yang saling mengasihi dan saling mendoakan, mengingat dalam hati antara satu dengan yang lain. Dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.
Anak-anak, tuliskanlah nama-nama orang dalam gerejamu yang akan engkau doakan sepanjang minggu ini. Tuliskan 10 nama ya.
Paraf Orang Tua Paraf Guru Jawaban:
Hari ke
15
Kasih pada semua orang
2 Petrus 1:5-7Doa
Lakukan Apa Jawabnya
Anak-anak, orang Kristen memiliki kasih yang berasal dari kasih Kristus. Tapi kasih yang kita terima itu bukan hanya untuk dinikmati di kalangan kita sendiri. Kasih Kristus harus dibagikan pada semua orang yang ada di dalam hidup kita, bukan hanya pada keluarga atau teman-teman kita saja, bukan kepada yang seagama atau sesuku dengan kita saja tapi bahkan kepada semua orang yang kita temui dalam hidup kita.
Allah mau semua anugerah-Nya kepada gereja, membuat gereja Tuhan mengenal kasih-Nya yang amat dalam sekaligus amat luas. Allah mencintai kita ketika kita masih berdosa, Allah membimbing kita dalam firman-Nya dan Allah bahkan memberikan pertumbuhan iman. Inilah kasih Allah yang begitu besar yang telah kita terima itu. Lalu, apa yang seharusnya terjadi pada diri kita yang sudah menerima kasih Allah ini?
Kita juga seharusnya mau menjadi seperti Allah, yang memiliki kasih yang dalam,luas,lebar, kepada orang-orang yang ada di sekeliling kita. Mereka yang ada di sekeliling kita adalah lingkup yang Allah percayakan. Kita tidak akan bisa mengasihi seluruh orang di dunia ini tentunya, karena kita bukan
Allah. Tapi kita bisa mulai belajar memperhatikan orang di sekeliling kita.
Kasih kita berasal dari kasih Allah. Apa akibatnya?
Bapa kami di sorga, kami bersyukur karena telah menerima kasih-Mu yang besar. Ajar kami juga mau menjadi orang yang menyalurkan kasih-Mu dengan mengasihi orang lain dan berguna bagi masyarakat. Tolong kami Tuhan. Dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin. Mengasihi orang lain dengan mulai berdoa bagi mereka, kita doakan orang-orang lain yang dalam kesulitan, baik karena penyakit, karena kemiskinan, karena kerusakan lingkungan, kita doakan mereka agar suatu saat mereka mengenal Allah yang sejati.
Jawaban:
Hari ke
16
Berhasil bertumbuh
2 Petrus 1:8Doa
Lakukan Apa Jawabnya
Anak-anak, tidak ada pertumbuhan yang tidak diusahakan. Allah memang memberikan pertumbuhan pada padi, namun pak petani juga melakukan semua usaha yang diperlukan yaitu dengan memberi pupuk, menyirami dan merawat padi itu.
Demikian juga pertumbuhan kita, Allah dalam anugerah-Nya memberikan kita iman, maka selanjutnya kita juga memiliki tanggung jawab untuk mengusahakan dengan sekuat tenaga apa saja yang perlu dengan semua sarana yang telah Allah sediakan juga. Misalnya mmebaca Alkitab, beribadah, berdoa, memuji Tuhan, memberi persembahan, dan lain-lain. Dan Allah mau kita mengalami sukacita ketika kita berhasil mengerjakan bagian kita. Allah mau membagikan sukacita-Nya. Selain itu, Allah mau hidup kita memberikan hasil yang nyata.
Apakah selama ini engkau mengabaikan tanggung jawabmu? Jika iya, maka mulai hari ini engkau perlu melihat bahwa semua tanggung jawab itu adalah sarana yang Allah sediakan untuk
membuatmu bertumbuh. Dari kecil tidak boleh membiasakan diri lalai akan tanggung jawab karena Allah mau kita bertumbuh dengan baik.
Apa yang saja hal yang mendukung pertumbuhan iman kita?
Bapa kami di sorga, kami tidak mau menjadi orang yang gagal bertumbuh karena kami melalaikan tanggung jawab kami. Tolonglah kami ya Tuhan. Dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.
Apa saja yang seharusnya ada pada kita? Coba tuliskan besar-besar hal-hal yang Alkitab nyatakan di ayat 5 – 7.
Paraf Orang Tua Paraf Guru Jawaban:
Hari ke
17
Pertumbuhan adalah hasil
karya Roh Kudus
Yohanes 14:16-17Doa
Lakukan Apa Jawabnya
Apakah Allah akan membiarkan kita sendirian ketika berusaha bertumbuh? Tentu saja tidak. Bahkan Tuhan Yesus mengatakan bahwa ada Roh Kudus yang selalu menyertai kita selama-lamanya. Roh Kudus akan mendampingi, menguatkan dan mendorong kita bertumbuh. Roh Kudus akan mengingatkan kita akan firman Tuhan. Roh Kudus akan menegur kita ketika kita salah.
Apa yang akan dilkaukan Roh Kudus? Dia akan senantiasa membawa kita kepada Kristus. Maka anak-anak, ketika kita dipimpin Roh Kudus, Ia akan selalu membawa kita kepada Kristus. Tandanya adalah pertumbuhan kita akan makin serupa Kristus. Hidup kita akan menjadi hidup yang makin lama makin menyerupai Kristus.
Roh Kudus bukan roh liar yang membawa kita pada hal-hal aneh yang tidak biasa atau gejala-gejala yang katanya rohani tapi kacau dan berlawanan dengan firman Tuhan. Roh Kudus pasti akan membawa kita bertumbuh dalam kebenaran Kristus,
dan pertumbuhan itu dapat dinyatakan pada semua orang. Sehingga orang yang melihat akan melihat sifat, ketaatan dan hidup Kristus ada di dalam diri kita.
Siapa pemeran utama pertumbuhan iman kita?
Bapa kami di sorga, kami bersyukur untuk penyertaan Roh Kudus sehingga kami tidak bertumbuh sendirian. Dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.
Mari kita hafalkan Yohanes 14 : 16.
Jawaban:
Hari ke
18
Bertumbuh adalah tahu
kehendak Allah
Kolose 1:9 Doa Lakukan Apa JawabnyaAnak bayi belum bisa mengerti dengan baik maksud orang tuanya. Tapi ketika sudah mulai bertumbuh dan makin banyak belajar, dia menjadi anak yang dapat mengerti apa perkataan dan didikan orang tuanya. Nah, kita juga adalah anak-anak rohani yang bertumbuh ketika kita mulai mengerti apa kehendak Bapa kita di sorga.
Pertumbuhan rohani kita akan sangat jelas ketika kita mulai menyadari untuk apa kita diciptakan Allah, untuk apa Allah memberikan semua anugerah-Nya. Ketika tahu bahwa hidup kita bukan untuk diri sendiri tapi untuk Allah, itu membuat kita mulai mencari tahu dan merenungkan apa maksud Allah dalam hidup kita. Dan ketika itu terjadi, di situlah kita mengalami pertumbuhan.
Misalnya ketika kita hendak mengambil keputusan tentang suatu hal, kita akan selalu dipimpin Roh Kudus untuk merenungkan apakah keputusan ini sudah sesuai seperti yang Allah inginkan? Apakah memuliakan Dia? Apakah sesuai firman-Nya? Inilah yang namanya bertumbuh,
makin hari makin ingin sesuai dengan kehendak Allah.
Apakah salah satu ciri khas bahwa kita sudah bertumbuh?
Bapa kami di sorga, kami bersyukur karena di dalam Tuhan kami bukan bertumbuh tanpa tujuan. Kami mau hidup kami bisa dipakai Tuhan. Kami mau belajar mengerti kehendak-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.
Anak-anak, marilah mulai memikirkan apa kehandak Tuhan dalam hidupmu. Jangan hidup tanpa tujuan.
Paraf Orang Tua Paraf Guru Jawaban:
Doa
Lakukan Apa Jawabnya
makin hari makin ingin sesuai dengan kehendak Allah.
Apakah salah satu ciri khas bahwa kita sudah bertumbuh?
Bapa kami di sorga, kami bersyukur karena di dalam Tuhan kami bukan bertumbuh tanpa tujuan. Kami mau hidup kami bisa dipakai Tuhan. Kami mau belajar mengerti kehendak-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.
Anak-anak, marilah mulai memikirkan apa kehandak Tuhan dalam hidupmu. Jangan hidup tanpa tujuan.
Paraf Orang Tua Paraf Guru Jawaban:
Hari ke
19
Bertumbuh dalam hidup yang
layak di hadapan Tuhan
Kolose 1:10-11Doa
Lakukan Apa Jawabnya
Kita adalah orang berdosa yang mendapat pengampunan ketika kita menerima Tuhan Yesus sebagai Juruselamat kita. Ketika kita bertobat, maka kita mendapatkan hidup yang baru dengan Tuan yang baru yaitu Kristus. Saat itu kita sudah diperdamaikan dengan Allah. Saat itu kita sudah menerima pembenaran Allah. Apakah saat itu hidup kita sudah benar seluruhnya?
Tentu saja tidak. Kita masih orang yang sama namun menerima status yang sama sekali baru. Allah tidak lagi menganggap kita musuh-Nya atau pemberontak. Namun Allah menganggap kita adalah anak-anak-Nya. Kita menerima status yang baru.
Oleh karena itu dalam pertumbuhan selanjutnya adalah tugas tanggung jawab kita untuk menjadikan status itu nyata didalam hidup kita. Kita dianggap layak untuk hidup bagi Allah, maka tugas kita untuk mengusahakan setiap hari, hidup yang secara nyata layak di hadapan Allah.
Apakah menurutmu selama ini Allah sudah makin berkenan pada hidupmu?
Bapa kami di sorga, saya mau hidup makin hari makin sesuai dan diperkenan Tuhan. Saya mau hari ini lebih menyenangkan Tuhan dibandingkan dengan kemarin. Tolonglah saya ya Tuhan. Dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.
Apakah yang akan engkau usahakan dalam minggu ini untuk menyenangkan Allah?
Jawaban:
Paraf Orang Tua Paraf Guru
Doa
Lakukan Apa Jawabnya
Apakah menurutmu selama ini Allah sudah makin berkenan pada hidupmu?
Bapa kami di sorga, saya mau hidup makin hari makin sesuai dan diperkenan Tuhan. Saya mau hari ini lebih menyenangkan Tuhan dibandingkan dengan kemarin. Tolonglah saya ya Tuhan. Dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.
Apakah yang akan engkau usahakan dalam minggu ini untuk menyenangkan Allah?
Jawaban:
Hari ke
20
Bertumbuh dengan rela
dalam kesulitan
Kolose 1:11 Doa Lakukan Apa JawabnyaApa yang menjadi kekuatan yang Allah berikan untuk kita dengan tekun dan sabar menanggung segala sesuatu dalam hidup mengikut Tuhan? Ayat 11 mengatakan bahwa Allah telah memberikan kuasa kemuliaan-Nya. Tidak ada seseorang yang bisa menanggung kesulitan besar jika ia tidak tahu bahwa semua kesulitan itu akan berguna dan mulia.
Rasul Paulus rela menanggung semua kesulitan dalam melayani Tuhan karena ia tahu bahwa pengabaran Injil adalah hal yang mulia. Bahkan Tuhan Yesus juga rela menanggung segala kesulitan dalam penebusan manusia karena Ia juga tahu bahwa kehendak Allah adalah mulia.
Satu-satunya kesulitan yang tidak mendatangkan kemuliaan adalah kesulitan karena akibat dosa. Jadi jika kesulitan yang engkau tanggung bukan karena akibat dosa, maka Allah sudah menyediakan kuasa kemuliaan agar engkau dapat menanggungnya.
Kesulitan apa yang pernah engkau rasakan? Dalam hal apa itu mempertumbuhkan imanmu ? Atau malah sebaliknya?
Bapa kami di sorga, berilah kami kesadaran bahwa Engkau bisa memakai kesulitan sekalipun untuk mempertumbuhkan iman kami. Ajar kami melihat kesulitan sebagai sarana pertumbuhan. Dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.
Anak-anak, jika ada kesulitan jangan langsung ngomel-ngomel ya.. Kita harus menyadari bahwa itu salah satu cara yang bisa kita pakai untuk bertumbuh.
Paraf Orang Tua Paraf Guru Jawaban:
Hari ke
21
Bertumbuh dengan mendapat
kekuatan hidup sebagai orang kudus
Kolose 1:12-13Doa
Lakukan Apa Jawabnya
Hidup sebagai anak yang sudah dikuduskan oleh Allah tetapi tetap tinggal dalam dunia ini, akan menimbulkan kesulitan tertentu bagi kita. Adanya pertentangan dari dunia terhadap kebenaran Allah, akan membuat kita mengalami kesulitan. Namun Allah sudah menyediakan kekuatan yang kita butuhkan. Apakah itu? Yaitu hati yang mengucap syukur karena kita sudah dipindahkan ke dalam kerajaan terang dapat memampukan kita untuk hidup dalam dunia yang gelap ini.
Dalam kerajaan terang, kita dapat melihat kemuliaan rencana Allah sehingga kesulitan yang kita alami dapat kita lihat dalam terang kemuliaan Allah. Dengan demikian, kita tidak bersungut-sungut dan mengeluh terus akan hal-hal sulit yang bisa kita alami, namun kita melihat bahwa hal itu perlu untuk melatih kita sungguh-sungguh hidup bagi Allah dalam keadaan apapun.
Apa yang menjadi kekuatan hidup sebagai orang kudus?
Bapa kami di sorga, terima kasih atas pengampunan dosa yang kami sudah terima di dalam Kristus. Tanpa pengampunan dosa, maka kami akan terus dirongrong oleh dosa. Dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.
Mari kita hafalkan Kolose 1:13.
Jawaban:
Hari ke
22
Bertumbuh dalam Firman
2 Timotius 3:15-16 Doa Lakukan Apa Jawabnya Dalam Roma 10:17 dikatakan bahwa iman timbul dari pendengaran akan firman Kristus. Mazmur 1 mengatakan bahwa orang benar seperti pohon yang ditanam di tepi aliran air, sehingga tidak pernah layu daunnya. Berarti kehidupan orang percaya selalu dan tiap hari menerima pertumbuhan dan makanan rohani dari firman Tuhan. Seperti pohon yang selalu membutuhkan air tiap hari, maka kebutuhan kita akan firman Tuhan untuk pertumbuhan kita, bukan terjadi seminggu sekali tapi setiap hari.Firman Tuhan membuat kita makin mengenal Allah dan kehendak-Nya. Firman Tuhan memurnikan hati dan pikrian kita dari segala macam tawaran dunia yang menyesatkan. Firman Tuhan menegur kita dan membuat kita peka akan godaan tawaran dunia yang menyesatkan.
Maka seperti yang dituliskan di Mazmur 1, aliran air yang diterima oleh pohon setiap hari, akan membuat pohon itu berbuah tepat pada musimnya. Aliran firman Tuhan yang kita terima setiap hari, akan menolong kita untuk
bertumbuh dan ketika saatnya tiba, yaitu pada waktunya Tuhan, kita juga akan menghasilkan buah yang menyenangkan hati Tuhan.
Mengapa firman Tuhan bisa mempertumbuhkan iman kita?
Bapa kami di sorga, firman-Mu senantiasa mengawal pertumbuhan iman kami. Engkau ternyata tidak membiarkan kami bertumbuh secara liar, kami sangat bersyukur. Dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.
Mari selalu memiliki hati yang terbuka untuk dikoreksi oleh firman Tuhan. Supaya pertumbuhan kita tidak melenceng. Minta Tuhan memberimu hati yang lembut mau menerima koreksi dari firman Tuhan.
Paraf Orang Tua Paraf Guru Jawaban:
Hari ke
23
Bertumbuh dalam berani
menyatakan iman
2 Timotius 4:1-2 Doa Lakukan Apa JawabnyaRasul Paulus memberi pesan penting pada Timotius, yaitu seseorang yang bertumbuh dan matang rohaninya adalah bukan hanya orang yang mendapatkan anugerah Allah saja. Pertumbuhan akan makin kuat ketika kita berjuang mengerjakan bagian kita yaitu berani menyatakan iman kita.
Ketika ada orang meminta pertanggungan jawab atas iman kita, kita jangan berkecil hati dan takut. Justru Allah memberikan kita kesempatan untuk menyaksikan iman kita pada orang lain. Ini adalah kesempatan baik untuk pertumbuhan kita. Misalnya ketika kita diajak untuk menjauhi teman yang nakal di sekolah, apa jawabmu? Apakah kamu akan ikut menjauhi karena memang temanmu itu nakal sekali, atau kamu akan menyatakan imanmu dengan mengatakan kepada mereka, bahwa Yesus Kristus mengajarmu mengasihi semua orang, termasuk yang nakal sekalipun.
Lalu Rasul Paulus mengingatkan bahwa kesempatan ini tidak tergantung siap atau tidak siapnya kita, kesempatan ini bukan bergantung situasi baik atau tidaknya keadaan yang terjadi. Bahkan Allah bisa memberikan kesempatan ketika keadaan justru kurang baik.
Ini membuat kita bersaksi bukan karena menguntungkan kita, tapi kita bersaksi karena memang kita mengenal Allah kita dengan benar. Iman makin terpancar terang ketika keadaan paling gelap, inilah keunikan iman yang Allah anugerahkan.
Selain anugrah, apa lagi yang dapat menguatkan pertumbuhan rohani kita?
Bapa kami di sorga, beri kami keberanian menyatakan iman kepada banyak orang. Kami mau iman kami menjadi kesaksian. Beri kami bijaksana ya Tuhan. Dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.
Mari kita hafalkan ayat ini untuk menguatkan kita. 2 Timotius 4:2.
Jawaban:
Hari ke
24
Bertumbuh dalam saling
mengkoreksi
2 Timotius 4:1-3 Doa Lakukan Apa JawabnyaMengapa Rasul Paulus mengingatkan bahwa dalam jemaat perlu sekali dibiasakan untuk menyatakan kesalahan, menegor, menasihati dengan kesabaran dan pengajaran? Teguran atau koreksi haruslah berdasarkan pengajaran yang kemudian bisa membangun orang lain, bukan hanya berdasarkan perasaan suka atau tidak suka. Teguran yang membangun akan sangat berguna, sedangkan teguran yang tidak membangun akan merusak.
Lalu kebiasaan saling menasihati dan saling menegur sangatlah penting karena tidak ada pertumbuhan yang baik tanpa adanya saling menegur dan saling menasihati. Tidak ada superman dalam kerohanian, semua orang berhak ditegur dan dinasihati. Jika tidak ada lagi orang yang mau menegur dan menasihati kita berarti mulai saat itu kita tidak akan bertumbuh dengan baik.
Maka mari anak-anak, kita siapkan hati dan telinga untuk siap ditegur dan dikoreksi, baik ketika kita masih kecil ataupun kelak kita besar. Jangan sampai kita menjadi orang yang bebal, yang hanya ingin mendengar hal-hal yang menyukakan telinga kita saja.
Apakah engkau juga sudah memiliki telinga yang bebal dan tidak bisa mendengarkan koreksi? Yang hanya mau mendengar yang mau kita dengar saja?
Bapa kami di sorga, tolong kami agar telinga kami tidak bebal dan masih mau menerima koreksi dari firman-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.
Anak-anak, jangan membiasakan tidak mau ditegur dan diberitahu, karena orang yang seperti itu, nanti ketika besar, telinganya sudah tidak bisa lagi diajar dan hanya ingin mendengarkan yang ia mau dengar saja. Dan jika itu terjadi, maka celakalah kita.
Paraf Orang Tua Paraf Guru Jawaban:
Hari ke
25
Bertumbuh dalam
bertanggung jawab
2 Timotius 4:5 Doa Lakukan Apa Jawabnya Dalam pelayanannya yang berat, Rasul Paulus mendorong Timotius yang masih muda untuk tetap berjuang menjalankan tugasnya. Timotius menggembalakan jemaat di Efesus, kota besar yang penuh dengan penyembahan berhala dan filsafat dunia yang ganas. Karena itulah, Timotius muda harus berfokus pada tujuan pelayanannya.Dalam penderitaan dan kesulitan, jangan sibuk mengomel dan berkeluh kesah sehingga tugas utama kita lupakan. Nasihat Rasul Paulus juga berlaku untuk kita. Tujuan utama hidup kita adalah menyelesaikan tugas yang Allah percayakan. Jangan dikacaukan dengan semua kenyamanan atau kesulitan. Kadang keadaan nyaman membuat kita menikmati hidup kita dan lupa berjuang atau lupa memikirkan apa yang Allah inginkan dalam hidup kita karena kita merasa semua kebutuhan kita sudah tercukupi.
Tapi ada juga ketika mengalami kesulitan, kita sibuk mengeluh dan akhirnya tidak bisa melihat penyertaan Tuhan dalam keadaan
yang sulit. Maka fokus utama kita adalah menjalankan tugas yang Allah percayakan sampai selesai.
Apa yang menjadi tanda yang jelas pada seseorang yang sudah bertumbuh?
Bapa kami di sorga, kami mau belajar sabar menanggung apa saja yang perlu untuk membuat kami bertumbuh. Kami tidak mau melalaikan diri dalam tanggung jawab yang perlu kami lakukan. Dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin
Anak-anak, coba buat daftar tanggung jawab dan kewajibanmu setiap hari
(Senin – Minggu ) Jawaban:
Hari ke
26
Bertumbuh dalam hidup
bagi Tuhan
2 Timotius 4:6-8 Doa Lakukan Apa Jawabnya Rasul Paulusmengumpamakan bahwa dirinya seperti seorang yang sedang bertanding dan sedang berjuang mencapai garis akhir. Dan pertandingan ini bukan membuat kita saling mengalahkan karena setiap kita punya pertandingan kita masing-masing. Alkitab mengatakan bahwa tiap-tiap kita akan menerima mahkota di garis akhir jika kita bisa menyelesaikan dengan baik.
Maka Rasul Paulus mengingatkan Timotius dan kita semua bahwa kita harus hidup untuk Tuhan dengan fokus pada Tuhan di garis akhir pertandingan kita masing-masing. Jangan teralihkan dengan melihat hal-hal lain. Tapi lihatlah Tuhan dan apa yang Tuhan percayakan kepada kita masing-masing.
Namun Rasul Paulus juga mengingatkan bahwa kadang perlombaan ini bukan sesuatu yang mudah. Untuk menyelesaikannya diperlukan perjuangan dan pengorbanan. Seperti seseorang yang bertanding lari marathon dengan jarak yang amat jauh, jika menjalani dengan setengah-setengah, maka akan gagal di tengah jalan. Maka pertandingan ini memerlukan seluruh perjuangan hidup kita.
Bagaimana seharusnya kita mengakhiri pertandingan di dalam hidup kita?
Bapa kami di sorga, kami mau terus bertumbuh sampai kami mengakhiri pertandingan yang Allah tentukan buat kami masing-masing. Kami akan bersukacita bisa sampai garis akhir yang Allah tetapkan. Dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.
Anak-anak, ayo semangat... karena kita sedang dalam pertandingan kita masing-masing. Dan kita akan bersukacita ketika mencapai garis akhir dengan baik. Jangan loyo dan malas karena kita firman Tuhan berjanji ada mahkota kebenaran yang menanti kita.
Paraf Orang Tua Paraf Guru Jawaban:
Bertumbuh dalam hidup
bagi Tuhan
Hari ke
27
Bertumbuh dalam kemuliaan
1 Petrus 4:12-16
Doa
Lakukan Apa Jawabnya
Rasul Petrus menuliskan surat kepada jemaat/gereja yang saat itu mengalami banyak kesulitan karena iman mereka kepada Tuhan Yesus. Jika kita mengalami kesulitan bukan karena akibat dosa, itu adalah satu kesempatan yang diberikan Allah untuk memurnikan iman kita dan melatih kita dalam mempercayai pemeliharaan Allah.
Biasanya kita sulit menyadari betapa besarnya anugerah Allah dalam hidup kita sehari-hari. Kita bisa merasa bahwa bisa beribadah, bisa makan, sehat, bisa sekolah, bisa ini dan itu adalah hal biasa yang kita terima. Namun sebenarnya jika suatu masa anugerah itu tidak ada lagi apalagi karena ada orang yang sengaja mencabutnya dari kita karena iman kita, atau karena pandemi penyakit, barulah kita mengerti bahwa semuanya itu adalah pemberian Allah.
Dan jikalau semua pemberian itu dicabut, ternyata masih ada Allah yang tidak akan meninggalkan kita. Dan bahkan Allah berjanji bahwa akan ada kemuliaan yang sejati bersama Dia. Ini adalah janji
yang amat menguatkan karena ternyata kesulitan itu hanya sementara.
Menurut Rasul Petrus kesulitan yang kita alami di dalam Kristus, adalah sebuah kesempatan untuk………?
Bapa kami di sorga, ajar kami melihat bahwa semua kesulitan yang mungkin akan kami alami adalah alat bantu yang Tuhan sediakan untuk memurnikan hidup kami. Dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.
Anak-anak, mari kita doakan teman/saudara kita yang sedang mengalami kesulitan, kiranya semua itu boleh dipakai Tuhan untuk memurnikan mereka.
Jawaban:
Hari ke
28
Bertumbuh dalam ikut
menderita bagi Kristus
2 Timotius 2:1-7
Doa
Lakukan Apa Jawabnya
Anak-anak, seringkali kita berpikir bahwa bertumbuh adalah hanya dengan baca kitab suci dan doa tiap hari. Ternyata cara Tuhan mempertumbuhkan iman kita bisa melalui berbagai macam cara. Tuhan bisa menggunakan cara apapun bahkan cara yang kita pikir paling tidak mungkin untuk membuat kita bertumbuh. Ternyata Tuhan bisa memakai cara yang ideal dan juga yang tidak ideal menurut kita.
Tuhan sangat mengerti bagaimana yang terbaik yang membentuk kita masing-masing dan Alkitab menyatakan bahwa salah satu cara terbaik adalah membuat kita memahami dan ikut merasakan penderitaan bagi Kristus.
Ketika kita mengikuti jalan salib Kristus dengan memikul salib kita masing-masing, itulah salah satu cara terbaik untuk membuat kita bertumbuh karena itu membuat kita mirip Kristus. Jika kita menolak memikul salib kita masing-masing, maka kita menolak bertumbuh. Maka, mari kita minta anugerah Tuhan untuk mengerti salib kita masing-masing dan diberi sukacita memikulnya.
Mengapa menderita bagi Kristus dapat menumbuhkan iman kita?
Bapa kami di sorga, terima kasih untuk pelatihan dalam kesulitan supaya kami bisa bertumbuh dan ikut menderita bersama Kristus. Dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.
Allah kita adalah Allah yang sangat mengasihi kita dan mau kita bertumbuh sehat dan kuat, oleh karena itu pelatihan Allah tidak ringan dan membius kita tapi Allah mau kita bersandar pada-Nya dan melihat teladan Kristus.
Paraf Orang Tua Paraf Guru Jawaban:
Hari ke
29
Bertumbuh dalam
mengasihi Kristus
1 Yohanes 5:1-3Doa
Lakukan Apa Jawabnya
Allah kita tentu saja bukan Allah yang keras dan kejam, yang mendidik anak-anak-Nya untuk memikul salib saja. Namun Allah juga adalah kasih. Ia mengasihi kita dan Ia mau kita tahu bahwa Ia telah mengasihi kita terlebih dahulu.
Mari kita baca 1 Yohanes 4:19. Allah sudah mengasihi kita terlebih dahulu dan Allah mau kita ikut merasakan bagaimana kasih yang sejati itu dengan mengasihi-Nya dengan sungguh. Allah mau kita belajar mengasihi-Nya bukan dengan perasaan saja tapi dengan menaati-Nya. Alkitab menghubungkan ketaatan dengan kasih. Tidak ada kasih tanpa ketaatan, itu hanya kasih perasaan yang tidak mendalam. Tidak ada ketaatan yang murni jika tanpa kasih, karena itu bukan ketaatan tapi keterpaksaan.
Maka mari kita bertumbuh dalam mengasihi Allah secara nyata. Bagaimana caranya? Dengan menaati-Nya, menaati perintah-perintah-Nya.
Kasih seperti apa yang Allah inginkan?
Bapa kami di sorga, kami mau mengasihi Tuhan dengan menaati Tuhan dengan hati yang mengasihi Engkau. Kami mau taat bukan karena takut dihukum, tapi kami mau taat karena kami mau mengasihi Engkau. Dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.
Mari kita hafalkan 1 Yohanes 5:3.
Jawaban:
Hari ke
30
Bertumbuh dalam
merindukan Kristus
Wahyu 22:7-21Doa
Lakukan Apa Jawabnya
Ketika kita mengasihi Kristus dan mendedikasikan diri kita untuk bertumbuh ke arah Kristus, makin serupa/mirip Kristus, menaati dan mengasihi-Nya, maka pastilah kita ingin sekali suatu saat bisa berjumpa dengan Kristus.
Ini adalah kerinduan yang amat mempertumbuhkan iman kita. Hidup kita makin bersemangat karena mau berjumpa Kristus. Pekerjaan dan studi kita makin rajin karena mau memberikan yang terbaik untuk Kristus. Kita makin bersyukur untuk anugerah keselamatan dan penebusan karena suatu saat akan bertemu Kristus. Kita mendoakan dan mengabarkan Injil pada banyak orang dengan makin bersemangat karena suatu saat mereka akan berjumpa Kristus. Kita ke gereja dan mendengarkan/membaca firman Tuhan makin tekun karena suatu saat kita akan mendengarkan langsung firman Kristus.
Alangkah indah dan bermaknanya hidup kita ketika pusatnya adalah Kristus. Alangkah bebasnya hidup kita ketika yang
ditinggikan hanyalah Kristus. Terpujilah Kristus! Maka, mari anak-anak, kita bertumbuh makin merindukan Kristus.
Apakah engkau merindukan saat kelak kita bertemu Tuhan Yesus? Mengapa?
Bapa kami di sorga, kami menantikan saat di mana kelak kami bisa bertemu Tuhan Yesus. Pastilah itu hari yang paling indah dalam hidup kami. Terpujilah Nama-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.
Anak-anak, apa yang akan kalian lakukan yang menunjukkan kasihmu kepada Kristus? Tuliskan 5 hal ya…
Paraf Orang Tua Paraf Guru Jawaban: