• Tidak ada hasil yang ditemukan

TENTANG DI I(ABUPATEIT KONAWE SELIITAIT TATIT'N ANGGARAIT 2017

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "TENTANG DI I(ABUPATEIT KONAWE SELIITAIT TATIT'N ANGGARAIT 2017"

Copied!
29
0
0

Teks penuh

(1)

BUPATI KOIIAWE SELATAN

PROVINSI SULAWESI TEITGGARA

PERATURAN BUPATI KOITAWE SELATAN

NOMOR

d5

TATTUN

2017

TENTANG

PEIX)MAN PENGELOL,AAIT ALOITASI DANA DEAA (ADDI

DI

I(ABUPATEIT KONAWE SELIITAIT TATIT'N ANGGARAIT

2017

Menimbang

Mengingat

DEITGAI{ RAHMAT TI'HAN YANG MAHA ESA

BI'PATI

KOITAWE SELI\TAIT,

a.

bahwa

untuk

melaksanakan

ketentuan Pasal

156

Peraturan Daerah Kabupaten Konawe Selatan Nomor 1

Tahun

2016

tentang

Desa,

Bupati

menetapkan

Pedoman Pengelolaan Alokasi Dana Desa;

b.

bahwa

berdasarkan pertimbangan

sebagaimana

dimaksud pada

huruf

a,

perlu ditetapkan

Peraturan

Bupati

tentang

Pedoman Pengelolaan

Alokasi

Dana

Desa (ADD)

di

Kabupaten Konawe Selatan

Tahun

Anggaran 2017.

1.

Undang-Undang

Nomor

4

Tahun

2OO3

tentang

Pembentukan Kabupaten Konawe Selatan

di

Provinsi

Sulawesi

Tenggara

(kmbaran

Negara

Republik

Indonesia

Nomor

24

Tahun

2OO3,

Tambahan l,embaran Negara Republik Indonesia Nomor 4267);

2.

Undang-Undang

Nomor

33

Tahun

2OO4

tentang Perimbangan Keuangan

antara

Pemerintah Pusat dan

Pemerintahan

Daerah (Iembaran

Negara

Republik

Indonesia

Tahun

2OO4

Nomor

126,

Tambahan

Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4438);

3.

Undang-Undang

Nomor

12

Tahun

20ll

tentang

Pembentukan

Peraturan

Perundang-undangan

(Lembaran Negara

Republik Indonesia

Tahun

2O11

Nomor

82,

Tambahan

kmbaran

Negara

Republik

Indonesia Nomor 5234);

4.

Undang-Undang Nomor

6 Tahun

2014

tentang Desa

(kmbaran

Negara

Republik Indonesia

Tahun

2014

Nomor

7,

Tambahan

lrmbaran

Negara

Republik

(2)

5.

Undang-Undang

Nomor

23

Tahun

2Ol4

tentang

Pemerintahan

Daerah

(Lembaran Negara

Republik

Indonesia

Tahun 2014

Nomor

244,

Tambahan

Lcmbaran

Negara

Republik Indonesia Nomor

5587)

sebagaimana

telah diubah

dengan

Peraturan

Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2O14 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor

23

Tahun

2Ol4

tentang

Pemerintahan

Daerah

(kmbaran

Negara

Republik Indonesia

Tahun

2014

Nomor

246,

Tambahan

lrmbaran

Negara Republik

Indonesia Nomor 5589);

6.

Peraturan Pemerintah Nomor 38

Tahun

2O07 tentang Pembagian

Urusan

Pemerintahan

Antara

Pemerintah,

Pemerintahan

Daerah Propinsi

dan

Pemerintahan

Daerah

Kabupaten/

Kota

(Irmbaran

Negara Republik

Indonesia

Tahun

2OO7

Nomor

82,

Tambahan

kmbaran

Negara Republik Indonesia Nomor 4737);

7.

Peraturan Pemerintah Nomor

43 Tahun

2O14 tentang

Peraturan

Pelaksanaan Undang-Undang

Nomor

6

Tahun

2O14 tentang Desa

(lrmbaran

Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 123, Tambahan Lembaran

Negara Republik Indonesia Nomor 5539) sebagaimana

telah diubah

dengan Peraturan Pemerintah Nomor 47

Tahun

2O15 (l,embaran Negara Republik

Indonesia

Tahun

2O15

Nomor

157, Tambahan

kmbaran

Negara Republik Indonesia Nomor 5717);

8.

Peraturan Menteri Dalam

Negeri

Nomor 113

Tahun

2O14

tentang

Pengelolaan

Keuangan

Desa

(Berita

Negara Republik Indonesia Tahun

2Ol4

Nomor 2093);

9.

Peraturan Menteri Dalam

Negeri

Nomor 114

Tahun

2O14 tentang

Pedoman Pembangunan

Desa

(Berita

Negara Republik Indonesia Tahun 2074 Nomor 2O94); 10. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 56 Tahun 2015

tentang

Kode

Dan Data

Wilayah

Administrasi

Pemerintahan

(Berita

Negara

Republik

Indonesia

Tahun

2Ol5

Nomor 1045);

I1. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 8O Tahun 2O15

tentang

Pembentukan

Produk Hukum

Daerah (Berita

Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 2036);

12. Peraturan Daerah Kabupaten Konawe Selatan Nomor

10

Tahun

2OO7

tentang Urusan

Pemerintah

Yang

Menjadi

Kewenangan Pemerintah

Kabupaten

Konawe

Selatan (Lembaran Daerah Kabupaten Konawe Selatan Tahun 2007 Nomor

l0);

13. Peraturan Daerah Kabupaten Konawe Selatan Nomor 1

Tahun

2016

tentang

Desa (kmbaran

Daerah

Kabupaten Konawe Selatan

Tahun

2O76

Nomor

1,

Tambahan Lembaran

Daerah

Kabupaten

Konawe

(3)

llenetapkan

14. Peraturan Daerah Kabupaten Konawe Selatan Nomor 6

Tahun 2016 tentang

Rencana Pembangunan Jangka

Menengah

Daerah

Tahun

2016'2021

(I'embaran

Daerah Kabupaten Konawe Selatan Tahun 2016 Nomor

6l;

15. Peraturan Daerah Kabupaten Konawe Selatan Nomor 8

Tahun

2O16

tentang

Pembentukan

dan

Susunan

Perangkat

Daerah Kabupaten Konawe

Selatan

(Lembaran Daerah Kabupaten Konawe Selatan Tahun 201,6 Nomor 8);

16. Peraturan Daerah Kabupaten Konawe Selatan Nomor

13 Tahun 2016

tentang Anggaran

Pendapatan dan

Belanja Daerah Kabupaten Konawe Selatan

Tahun

2Ol7

(l*mbaran

Daerah

Kabupaten

Konawe Selatan Tahun 2O16 Nomor 14);

17.

Peraturan

Bupati

Konawe

Selatan Nomor

80

Tahun

2016 tentang

Penjabaran Anggaran Pendapatan dan

Belanja Daerah Kabupaten Konawe Selatan

Tahun

2Ol7

(Berita

Daerah

Kabupaten Konawe

Selatan Tahun 2O16 Nomor 8O).

ME}IUTUSXAN

PERATT'RAN

BUPATI KONAWE

SEI,ATAJ{ TEITTAI{G

PEDOMAN PENGELOLIIAN ALOKASI DANA DESA (ADDI

DI

I(ABI'PATEIT KOITAWE SEI,ATAN

TAIIUil

AX(XiARAIT

2017

B.AB

I

KETENTUAN T'MUM

Pasal

I

Dalam Peraturan Bupati

ini

yang dimaksud dengan :

1.

Daerah adalah Kabupaten Konawe Selatan;

2.

Pemerintah

Daerah

adalah

Pemerintah

Kabupaten

Konawe Selatan;

3.

Bupati adalah Bupati Konawe Selatan;

4.

Kecamatan adalah wilayah kerja camat sebagai Perangkat Daerah Kabupaten Konawe Selatan;

5.

Camat adalah camat yang berada

di

Kabupaten Konawe Selatan;

6.

Desa adalah desa

dan

desa

adat atau

yang

disebut

dengan

nama

lain,

selanjutnya

disebut

Desa,

adalah

kesatuan

masyarakat

hukum yang memiliki

batas wilayah yang berwenang

untuk

mengatur

dan

mengurus

urusan

pemerintahan, kepentingan masyarakat setempat

berdasarkan

prakarsa

masyarakat,

hak

asal

usul,

dan/atau

hak

tradisiond

yang

diakui dan

dihormati

dalarn

sistem

pemerintahan Negara Kesatuan Republik

(4)

7.

Pemerintahan

Desa adalah

penyelenggaraan

urusan

pemerintahan

dan

kepentingan masyarakat

setempat

dalam sistem

pemerintahan Negara Kesatuan Republik

Indonesia;

8.

Pemerintah Desa adalah kepala Desa

atau

yang disebut

dengan nama

lain dibantu

perangkat Desa sebagai

unsur

penyelenggara Pemerintahan Desa;

9.

Kepala Desa adalah

pemegang

kekuasaan

pengelolaan

keuangan desa

dan

mewakili Pemerintah Desa

dalam

kepemilikan kekayaan desa yang dipisahkan;

10.

Perangkat Desa

adalah

pembantu

kepala

desa

yang

terdiri

atas Sekretaris Desa, Pelaksana Kewilayahan dan

Pelaksana Teknis;

11.Badan Permusyawaratan Desa atau yang disebut dengan

nama

lain

adalah

lembaga

yang

melaksanakan fungsi

pemerintahan

yang

anggotanya

merupakan

wakil

dari

penduduk

Desa berdasarkan

keterwakilan wilayah

dan

ditetapkan secara demokratis;

12. Musyawarah Desa

atau

yang

disebut

dengan nama

lain

adalah

musyawarah

antara

Badan

Permusyawaratan

Desa, Pemerintah Desa,

dan

unsur

masyarakat

yang

diselenggarakan

oleh

Badan

Permusyawaratan

Desa

untuk

menyepakati hal yang bersipat strategis;

13. Keuangan Desa

adalah

semua

hak dan

kewajiban Desa

yang dapat

dinilai

dengan

uang

serta

segala sesuatu

berupa

uang

dan

barang

yang

berhubungan

dengan

pelaksanaan hak dan kewajiban Desa;

14. Pengelolaan Keuangan Desa adalah keseluruhan kegiatan

yang

meliputi

perencana€rn,

pelaksanaan,

penatausahaan,

pelaporan,

dan

pertanggungiawaban keuangan desa;

15.

Rencana

Pembangunan

Jangka

Menengah

Desa,

selanjutnya

disingkat

RPJMDesa,

adalah

Rencana

Kegiatan

Pembangunan

Desa

untuk

jangka

waktu

6 (enam)

tahun;

16.

Rencana

Kerja

Pemerintah Desa, selanjutnya

disebut

RKPDesa,

adalah

penjabaran

dari

RPJMDesa

untuk

jangka

waktu

1 (satu) tahun;

17.

Anggaran

Pendapatan

dan

Belanja

Daerah,

yang

selanjutnya disingkat

APBD,

adalah

rencana keuangan

tahunan

pemerintahan

daerah

yang

dibahas

dan

disetujui bersama

oleh Pemenntah Daerah

dan

Dewan

Perwakilan

Ralyat

Daerah,

dan

ditetapkan

dengan

Peraturan Daerah;

18.

Anggaran

Pendapatan

dan

Belanja Desa,

selanjutnya

disebut

APBDesa,

adalah rencana keuangan

tahunan

Pemerin tahan Desa;

19.

Alokasi Dana Desa selanjutnya disingkat ADD,

adalah

dana perimbangan yang

diterima

kabupaten /

kota

dalam

Anggaran

Pendapatan

dan Belanja

Daerah

(5)

2O.

Penghasilan

tetap

selanjutnya

disebut

Siltap

adalah

penerimaan penghasilan Kepala

Desa

dan

perangkat

Desa yang

diberikan

kepada kepala Desa

dan

ptangkat

Desa yang bersumber dari ADD;

21. Bendahara desa

adalah kepala

urusan

keuangan yang

membidangi

urusan

administrasi

keuangan untuk

menatausahakan keuangan desa;

22. Pengeh;La:an

Desa adalah

Uang

yang dikeluarkan dari

APBDesa melalui rekening kas desa;

23. Rekening Kas Desa adalah rekening

tempat

menyimpan

uang

Pemerintahan Desa

yang

menampung

seluruh

penerimaan

Desa

dan

digunakan

untuk

membayar

seluruh pengeluaran Desa pada Bank yang ditetapkan; 24. Penerimaan Desa adalah Uang yang berasal

dari

seluruh

pendapatan

desa

yang

masuk

ke

APBDesa

melalui

rekening kas desa;

25. Alokasi Dasar adalah

jumlah total

pagu ADD Kabupaten dibagi secara merata kepada seluruh desa;

26.

Alokasi

formula

adalah alokasi yang

dihitung

dengan

memperhatikan

jumlah

pe.nduduk,

angka

kemiskinan,

luas wilayah dan

tingkat

kesulitan geogra-fis setiap desa; 27. Pemberdayaan

dan

Kesejahteraan Keluarga, selanjutnya

disingkat

PKK

adalah

gerakan nasional

dalam

pembangunan masyarakat yang

tumbuh

dari bawah yang pengelolaannya

dari,

oleh dan

untuk

masyarakat menuju terwujudnya keluarga yang beriman dan bertqwa kepada

Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulya

dan

berbudi

luhur,

sehat sejahtera,

maju

dan

mandiri,

kesetaraan

dan

keaditan gender

serta

kesadaran

hukum

dan

lingkungan;

28.

Lembaga

Pemberdayaan

Masyarakat,

selanjutnya

disingkat LPM adalah

lembaga, organisasi

atau

wadah

yang dibentuk atas prakarsa

masyarakat sebagai

mitra

pemerintah

Desa

dalam

menampung

dan

mewujudkan

aspirasi

dan

kebutuhan

masyarakat

di

bidang

pembangunal;

29. Karang Taruna adalah organisasi pengembangan generasi

muda,

yang

tumbuh

atas

dasar kesadaran

dan

rasa tanggungiawab sosial dari, oleh dan

untuk

masyarakat;

30.

Rukun

Tetangga,

selanjutnya

disingkat

RT

adalah

organisasi masyarakat

yang

diakui dan dibina

oleh

pemeintah untul<

memel

ihara

dan melestarikan

nilai-nilai

kehidupan

masyarakat

yang

berdasarkan

kekeluargaan

serta

untuk

membantu

meningkatkan

kelancaral tugas

pemerintahan, pembangunan,

dan kemasyarakatan Desa;

31.

Pemangku

Adat

adalah

suatu

profesi

adat

yang

dianugrahkan kepada

seseorang

yang

dinilai

memiliki

dan memenuhi suatu persyaratan tertentu;

(6)

32.

Kader

Posyandu

adalah

kader

kesehatan

atau

tenaga

sukarela yang

dipilih

oleh,

dari

masyarakat dan bertugas mengembangkan masyarakat;

33. Pertahaaan

Sipil,

selanjutnya disingkat

HANSIP adalah

suatu

organisasi

sipil

yang

berfungsi

memberikan pertahanan dan perlindungan masyarakat

34.

Peraturan

Desa

adalah peraturan

perundang-undangan

yang ditetapkan oleh

Kepa-la Desa setelah

dibahas

dan

disepakati bersama Badan Permusyawaratan Desa;

35.

Jumlah

Desa adalah

jumlah

Desa yang

ditetapkan

oleh Menteri Dalam Negeri.

BAB

II

ALOKASI DAITA DESA

(AI'I')

Bagian Kesaht

Sumber Pa88l 2

(l)

Alokasi Dana Desa bersumber dari Anggaran Pendapatan

Dan

Belanja Daerah Kabupaten Konawe Selatan Tahun Anggaran 2OI7;

(2)

Alokasi

Dana

Desa

sebagaimana

dimaksud

ayat

(1)

dialokasikan paling

sedikit

10 % (sepuluh peseratus)

dari

dana

perimbangan

yarg

diterima

Kabupaten

dalam

Anggaran Pendapatan

Dan

Belanja Daerah

setelah

dikurangi

Dana Alokasi Khusus (DAK).

Bagian Kedua

Maksud PaEal 3

Maksud diberikan Alokasi Dana

Desa (ADD)

adalah

untuk

membiayai

program

dan

kegiatan

Pemerintahan

Desa

berdasarkan kewenalgan

hak

asal

usul

dan

kewenangan

lokal

berskala desa dibidang Penyelenggaraan Pemerintahan

Desa,

Pelaksanaan Pembangunan

Desa,

Pembinaan

Kemasyarakatan Desa dan Pemberdayaan Masyarakat Desa.

Pasal

4

T\rjuan diberikannya ADD adalah :

a.

Peningkat

an

kapasitas

aparatur desa

dalam

rangj<a

pelaksanaan penyelenggaraan Pemerintah Desa melalui

penghasilan tetap Kepala Desa dan Perangkat desa, serta

tunjangan

Kepala Desa, Sekretaris Desa

dan

Bendahara

Desa;

b.

Meningkatkan

fungsi

penyeTenggaran

Pemerintah

Desa

dalam rangka pelayanan kepada masyarakat desa melalui

pengalokasian biaya operasional pemerintah desa;

Bagian Ketiga TuJuan

(7)

c.

Meningkatkan

fungsi dan peran BPD

dalam

penyelenggaraan

pemerintahan

desa

melalui

pengalokasian biaya operasional;

d.

Meningkatkan

fungsi

dan

peran

TP-PKK

desa

dalam

bidang

pemberdayaan

masyarakat

desa

melalui

pengalokasian biaya operasional;

e.

Meningkatkan fungsi dan peran LPM dalam perencanaan

partisipatif

sesuai

dengan potensi

desa

melalui

pengalokasian biaya oPerasional;

f.

Meningkatkan fungsi

dan

peran Rukun

Tetangga (RT),

Imam

Desa

dan

Pemangku

Adat dalam

penyelenggaran pemerintahan desa

dan

pemberdayaan Masyarakat Desa

melaui pengalokasian insentif;

g.

Meningkatkan fungsi

dan

peran

Karang

Taruna

dalam

bidang

pemberdayaan

masyarakat

desa

melalui

pengalokasian biaya operasional;

h.

Meningkatkan fungsi

dan

peran kader posyandu melalui

pengalokasian Insentif;

i.

Meningkatkan

fungsi dan peran kader

Pertahanan Sipil (Hansip) melalui pengalokasian Insentif;

j.

Meningkatkan

fungsi

dan

peran

Guru

mengaji

bagi

Agama

Islam

atau

sebutan

lain

bagi

agama

Kristen,

Hindu, dan Budha melalui pengalokasian insentif;

k.

Meningkatkan

kualitas

sumber daya manusia

melalui

Iman dan

Taqwa

terhadap

pengadaan

sarana perlengkapan Peribadatan;

1.

Peningkatan

kualitas sarana dan

prasarana

pemerintahan

desa dalam rangka tercipta

pelayanan

prima terhadap masyarakat desa;

m.

Peningkatan

kualitas

sumber

daya

manusia

aparatur desa dan kelembagaan desa.

Pasel 5

Ruang

lingkup

pengalokasiaan

ADD meliputi seluruh

Desa

definitif

dalam wilayah Kabupaten Konawe Selatan sebanyak

336 (tiga ratus tiga

puluh

enam) Desa. Bagian Keempat

(8)

BAB

III

TIORMUI.A PERHITIIITGAIT I'AIT PEITETAPA'IT

Bagian Kesaht

Alokaei

Dana Desa SettaP Desa Pasal 6

(1)

Formula perhitungan

ADD

setiap

desa

dialokasikan secara merata dan berkeadilan berdasarkan ketentuan:

a.

Alokasi Dasar 9O7o (sembilan

puluh

perseratus)

dari

jumlah total

pagu

ADD

Kabupaten

dibagi

secara

merata kePada seluruh desa;

b.

Alokasi

formula

1O

%

(sepuluh

perseratus) adalah

alokasi yang dihitun

g

dengan memperhatikan

jumlah

penduduk,

angka

kemiskinan,

luas

wilayah

dan

tingkat kesulitan geogralis setiap desa.

(2) Alokasi

formula

sebagaimana dimaksud ayat (1)

huruf

b, dihitung berdasarkan :

w -

[(o,25

x

Z1)+(O,35

x

Z2\+(O,1O

x

Z3)+(O,3O

x

Za)lx(ADDxau.

-

ADKab.)

Keteranean:

W

=

Alokasi Dana Desa setiap desa

yang

dihitung

berdasarkan

jumlah

penduduk, angka kemiskinan, luas wilayah, dan

tingkat

kesulitan geogralis desa setiap desa;

Zl

=

Rasio

jumlah

penduduk

setiap

desa

terhadap total penduduk desa kabupaten;

22

=

Rasio

jumlah

penduduk miskin

setiap desa

terhadap

total

penduduk

miskin

desa

kabupaten;

23

=

Rasio

luas

wilayah

desa

setiap

desa

terhadap total luas wilayah desa Kabupaten;

7A

=

Rasio

IKG

setiap desa terhadap

total

IKG desa kabupaten;

ADDKab.

=

Pagu Alokasi Dana Desa kabupaten;

ADKab.

=

Besaran

AD

untuk

setiap Desa dikalikan

jumlah

Desa dalam kabuPaten.

(3)

Jumlah penduduk,

angka kemiskinan,

luas

wilayah dan

tingkat

kesulitan

geografis

setiap

desa

sebagaimana dimaksud

ayat

(1)

huruf

b,

bersumber

dari

kementerian

yang

berwenang

dan/

atau lembaga

yang

menyelenggarakan

urusan

pemerintahan

di

bidang

statistik.

BagianKedua

Penghasilen Tetap Kepela Desa Daa

Perarglat

Deca

Pasd 7

(1)

Penghasilan

tetap

kepala

desa

dan

perangkat

desa

(9)

(2) Pengalokasian ADD

untuk

penghasilan tetap kepala desa dan perangkat desa menggunakan penghitungan sebagai berikut:

a. ADD yang

berjumlah

sampai

dengan

Rp. 5OO.O00.O00,0O

(lima ratus

juta

rupiah)

digunakan

paling banyak 607o (enam

puluh

perseratus);

b.

ADD yang

be{umlah

lebih

dari

Rp.

5OO.OOO.OO0,O0

(lima ratus

juta

rupiah)

sampai dengan

Rp.

7OO.O00.00O,0O

(tujuh

ratus

juta

rupiah)

digunakan

antara Rp.

3OO.OO0.0O0,OO

(tiga ratus

juta

rupiah)

sampai

dengan

paling banyak

5oo/o

(lima

puluh

perseratus);

c.

ADD yang berjumlah lebih

dari

Rp.

700.000.000,00

(tduh

ratus

juta

rupiah)

sampai dengan

Rp.

9OO.OOO.OOO,OO

{Sembilan

ratus juta

rupiah)

digunakan antara Rp. 35O.0OO.OO0,OO (tiga

ratus

lima puluh

juta)

sampai dengan paling banyak 4oolo (empat

puluh

perseratus);

d.

ADD yang berjumlah lebih

dari

Rp.

9OO.OOO.OOO,OO

(sembilan

ratus

juta

rupiah) digunakan antara

Rp. 360.000.000,00 (tiga

ratus

enam

puluh

juta)

sampai

dengan paling banyak 30% (tiga

puluh

perseratus). (3)

Ketentuan

lebih

lanjut

mengenai

besaran

penghasilan

tetap

kepala

desa

dan

perangkat

desa

sebagaimana dimaksud ayat 12)

diatur

dan ditetapkan dalam Peraturan

Bupati

ini.

Bagian Ketiga Tuqiangan Bagian Keempat Penetapaa Pasal

9

(1)

Besaran

rincian

Alokasi

Dana Desa setiap

Desa

dit€tapkan

oleh Bupati

sebagaimana

tercantum

dalam

lampiran

I

yang

merupakan bagran

yang

tidak

terpisahkan dari Peraturan Bupati

ini;

(2) Besaran penghasilan

tetap

Kepala Desa

dan

Perangkat

Desa, serta tunjangan Kepala Desa, Sekretaris Desa,

dal

Bendahara Desa ditetapkan

oleh

Bupati

sebagaimana

tercantum dalam lampiran

II

yang merupakan

bagran

tidak

terpisahkan dari Peraturan Bupati

ini;

Pasal 8

Selain penghasilan tetap sebagaimana dimaksud Pasal 7 ayat

(1),

Kepata

Desa, Sekretaris Desa

dan

Bendahara

Desa

menerima tunjangan yang dianggarkan dalam APBDesa yang bersumber dari ADD.

(10)

(3) Besaran

biaya

operasional Pemerintah Desa, BPD,

TP-PKK, LPM, Karang

Taruna dan insentif Rukun

Tetangga

(RT),

Imam

Desa, Pemangku

Adat,

Kader

Posyandu,

Pertahanan

Sipil

(Hansip)

serta insentif

Guru

Agama

(Islam, Kristen,

Hindu,

dan

Budha) ditetapkan

oleh

Bupati

sebagaimana

tercantum

dalam

lampiran

III

yang

merupakan

bagian

tidak

terpisahkan

dari

Peraturan

Bupati

ini;

(4)

Besaran

rincian

satuan

biaya

perjalanan

dinas

Pemerintahan Desa

dan lembaga

Kemasyarakatan Desa

serta

satuan biaya

makan/minum

dan

snak

rapat

ditetapkan oleh

Bupati

sebagaimana

tercantum

dalam

lampiran

IV

yang merupakan

bagran

tidak

terpisahkan dari Peraturan BuPati ini.

Pasel 1()

(1) Penetapan sebagaimana

dimaksud

Pasal

9

ayat

(2) dan

(3),

merupakan

nilai

maksima,l sebagaimana

yang

ditetapkan

dalam

lampiran

Peraturan

ini

yang penggunanya dialokasikan berdasarkan

kebutuhan

skala

prioritas;

(2)

Alokasi Dana Desa dikelola sesuai dengan

ketentuan

Peraturan

Perundang-undangan

yang

berlaku

dalam masa 1 (satu)

tahun

anggaran

terhitung mulai

tanggal 1

Januari

sampai dengan tanggal

3l

Desember.

BAB

IV

PENGELOLIIAN ADD

Bagian Kesatu

Hnslp

Pasel 11

(1)

Alokasi Dana

Desa (ADD)

dikelola

berdasarkan

prinsip

transparan,

akuntabel, partisipatif,

tertib,

disiplin

anggaran,

dan

penggunaannya

dilakukan

secara hemat, terarah dan terkendali;

(2)

Pengelolaan

ADD

merupakan

bagran

yang

tidak

terpisahkan

dari

pengelolaan

keuangan

Desa

dalam

APBDesa;

(3)

Kegiatan

yang didanai oleh ADD

direncanakan

dan

dilaksanakan

secara

terbuka

dan

dibahas

dengan

melibatkan

seluruh

unsur

elemen masyarakat

dalam

Musyawarah

Desa

dengan

mengacu

pada

prioritas pembangunan

yang tercantum dalarn

RPJM Desa dan

RKP Desa;

(4) Pengelolaan

ADD

sebagaimana

dimaksud ayat

(2) harus

dapat

dipertanggung

jawabkan

secara

administratif, teknis, dan hukum.

(11)

Bagian Kedua Penggunaaa

Pasal 12

(1)

Alokasi Dana

Desa (ADD)

digunakan

untuk

membiayai

kegia.tan

bidang

penyelenggaraan

pemerintahan

desa,

pelaksanaan

pembangunan

desa,

pembinaan

kemasyarakatan

desa

dan

pemberdayaan masyarakat

desa;

(2) Bidang penyelenggaraan pemerintahan desa sebagaimana dimaksud ayat (1) dapat digunakan melalui kegiatan :

a)

Penghasilan tetap Kepala Desa dan Perangkat Desa;

b)

T\.rnjangan

Kepala

Desa,

Sekretaris

Desa,

dan Bendahara Desa;

c)

Biaya operasional Pemerintahan Desa,

meliputi

:

1. Belanja Pegawai;

2. Belanja barang dan

jasa

:

-

Alat

tulis

kantor;

-

Makan dan minum rapat;

-

Snak rapat;

-

Makan dan minum tamu desa;

-

Perja-lanan dinas;

-

Penggandaan dan cetak laporan;

-

Pengadaan Buku Administrasi Pemerintahan;

-

Koran masuk desa;

-

Pakaian

dinas/adat

perang]<at desa;

-

Pembayaran rekening

listrik

kantor desa;

-

Operasiond/pmelibaraan

kendaraan

dinas pemerintah desa.

3. Balanja modal :

-

Komputer/ Laptop dan Printer;

-

[e mari arsip;

-

Meja dan

kursi;

-

Mesin

tik;

-

Pemasangan istalasi

listrik.

d)

Biaya

operasional

Badan

Permusyawaratan

Desa (BPD)

meliputi:

l.

Belanja Pegawai;

2. Belanja barang dan jasa :

-

Alat

tulis

kantor;

-

Makan dan minum rapat;

-

Snak rapat;

-

Perjalanan dinas;

-

Penggandaan dan cetak laporan.

e)

Operasional RT melalui insentif;

f)

Peningkatan kapasitas aparatur pemerintah desa;

g)

Pengadaan

peralatan

dan

perlengkapan

kantor lainnya1'

h)

Penetapan dan penegasan batas Desa;

i)

Pendataal Desa;

(12)

k)

Penyelenggaraan

evaluasi

tingkat

perkembangan pemerintah Desa;

l)

Pengelolaan profil desa atau data base desa lainnya;

m)

Pembiayaan

sertilikat

tanah

milik

pemerintah desa;

n)

Pemeliharaan inventaris desa;

o)

Pelatihan Sistem Keuangan Desa (Siskeudes).

(3)

Bidang pelaksanaan pembangunan desa

sebagaimana dimaksud ayat (1) dapat digunakan melalui kegiatan :

a)

Pembangunan /

pemeliharaan sarana

dan

prasarana Pemerintahan Desa dan balai desa;

b)

Pembangunan/pemeliharaan

sarana darr

prasarana

Kelembagaan Masyarakat Desa;

c)

Pembangunan kawasan perdesaan lainnya;

d)

Pembangunan /

pemeliharaan sarana

dan

prasarana

lainnya;

e)

Pembiayaan desa mandara mendidoha;

f)

Pengadaan perlengkapan sarana Peribadatan.

(4)

Bidang pembinaan

kemasyarakatan

desa

sebagaimana dimaksud ayat (1) dapat digunakan melalui kegiatan :

a)

Pembiayaan pembinaan lembaga kemasyarakatan;

b)

Pembiayaan

penyelenggaraan

ketentraman

dan

ketertiban Desa;

c)

Pembiayaan pembinaan lembaga Adat;

d)

Pembiayaan pembinaan kerukunan umat beragama;

e)

Pembiayaan pembinaan kesenian

dan

sosial budaya masyarakat;

f)

Pembiayaan HUT RI;

d

Pembiayaan HUT Kabupaten;

h)

Penyuluhan kesehatan;

i)

Penyuluhan

bahaya narkoba,

HIV/AIDS

dan

minuman keras;

j)

Pengembangan sosial dan keagamaan;

k)

Pengelolaan

lingkungan

permukiman

masyarakat

desa.

{5)

Bidang

pemberdayaan

masyarakat

desa

sebagaimana dimaksud ayat (1) dapat digunakan melalui kegiatan :

a)

Bantuan operasional Tim Penggerak PKK

meliputi

:

l.

Belanja pegawai ;

2. Belanja barang dan jasa :

-

Alat

tulis

kantor;

-

Makan dan

minum

rapat;

-

Snak

raPt;

-

Perjalanan dinas;

-

Penggandaan dan cetak laporan;

-

Pakaian sergam PKK;

-

Pelatihan kader PKK desa. 3. Belanja modal :

-

Pembuatan papan data PKK;

(13)

b) Bantuan

operasional Lembaga

Pemberdayaan

Masyarakat (LPM)

meliputi

: 7. Belanja pegawai;

2. Belanja barang dan jasa :

-

Alat

tulis

kantor;

-

Makan dan minum rapat;

-

Snak rapat;

-

Pedalanan dinas;

-

Penggandaan dan cetak laporan;

-

Pakaian sergam.

c)

Bantuan Operasional Karang Taruna

meliputi

:

1. Belanja pegawai;

2. Belanja barang dan jasa :

-

Alat

tulis

kantor;

-

Makan dan minum rapat;

-

Snak rapat;

-

Penggandaan dan cetak laporan.

3. Belanja modal :

-

Atribut

karang taruna;

-

Alat olahraga;

-

Seragam/ kostum olahraga.

d)

Bantuan Operasional Imam Desa dan Pemangku Adat

melalui Insentif;

e)

Bantuan

Operasional lembaga kemasyarakatan Desa

Lainnya melalui pengalokasian :

-

Insentif tenaga kader posyandu;

-

Insentif Pertahanan Sipil (Hansip);

-

Insentif Guru

Agama

(Islam, Kristen, Hindu,

dan Budha).

f)

Peningkatan kapasitas kelompok masyarakat desa;

g)

Jaminan

kesehatan

bagi

Kepala Desa

dan

Keluarga

(Isteri dan anak) maksimat

5

(lima) orang

dari

Badan

Penyele nggara Jaminan Sosial (BPJS);

h)

Pembiayaan desa mandara mendidoha.

Passl 13

(1) Penggunaan

ADD

sebagaimana

dimaksud

Pasal 12 ayat (1) tercantum dalam dokumen RPJMDesa, RKPDesa dan

APBDesa yang ditetapkan dengan Peraturan Desa;

(2) Pagu Alokasi Dana Desa (ADD) yang diterima desa setiap

tahun

terintegrasi kedalam

Anggaran Pendapatan Dan Belanja Desa (APBDesa).

Pasd

14

Kegiatan yang

tidak

dapat dibiayai ADD adalah :

Pemeliharaan/pembangunan pagar keliling

kuburan;

Pemeliharaan/ pembangunan lapangan olah raga;

Pembangunan

sarana

dan

prasarErna

yang

bukan

menjadi urusan pemerintahan desa;

Pemeliharaan/ pembangunan sarana peribadatan; Talangan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan;

a. b. c. d

(14)

f.

Talangan pembayaran Raskin, tunggakan Simpan Pinjam

dan

sejenisnya

serta

kegiatan

lain

yang

bersifat mengun fungkan pribadi.

Bagian Ketiga

tetanlsme

Pen5raluran Dan Pencalran

Paragral 7

Pen5zaluran

Pasal 15

(1)

Penyaluran

ADD

dilakukan

setelah Peraturan

Desa

tentang APBDesa tahun anggaran berkenan ditetapkan; (2)

Penyaluran

ADD

sebagaimana

dimaksud

ayat

(l)

dilakukan

dengan cara pemindah

bukuan dari

Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) ke Rekening Kas Umum Desa

melalui Bank

Pemerintah

dan/atau

Bank

Daerah yang

ditetapkan oleh Bupati;

(3)

Pemindah

bukuan

sebagaimana

dimaksud

ayat

(21

mengacu pada mekanisme transfer Anggaran Pendapatan

Dan

Belanja Daerah

(APBD)

kabupaten

berdasarkan

ketentuan peraturan Perundang-Undangan yang berlaku.

Pasal 16

(1) Penyaluran ADD

dilakukan

secara bertahap;

(2) Tahap penyaluran sebagaimana dimaksud ayat (1)

terdiri

dari:

a.

Tahap

I

pada

bulan

Maret sebesar 6O% (enam

puluh

perseratus);

b.

Tahap

II

pada

bulan

Agustus

sebesar 4Oo/o (empat

puluh

perseratus).

(3) Penyaluran tahap

I

sebagaima-na dimaksud ayat (2)

huruf

a,

dilakukan

setelah Kepala

Desa

menyampaikan dokumen:

a.

Peraturan

Desa

tentang

Rencana

Pembangunan

Jangka Menengah Desa (RPJMDesa);

b.

Peraturan Desa tentang

Rencana

Kerja

Pemerintah

Desa (RKPDesa);

c.

Peraturan

Desa

tentang

Anggaran Pendapatan Dan Belanja Desa (APBDesa)

tahun

anggaran berjalan;

d.

Laporan

Pertanggungiawaban

(LPJ)

ADD

tahun

anggaran sebelumnya;

e.

Surat

Keputusan

Bupati

tentang

Pengesahan dan

Pengangkatan Kepala Desa;

f.

Surat Keputusan Bupati tentang BPD;

g.

Surat

Keputusan

Ketua

TP-PKK

kab. / Kecamatan tentang TP-PKK desa;

h.

Surat

Keputusan Kepala Desa

tentang

Perangkat

Desa;

i.

Surat

Keputusan Kepala

Desa tentang

Rukun

Tetangga (RT), Imam Desa dan Pemangku Adat;

j.

Surat Keputusan Kepala Desa tentang LPM;

(15)

k.

Surat

Keputusan

Kepala

Desa tentang

Karang Taruna;

l.

Surat

Keputusan

Kepa.la

Desa tentang

Pelaksana

Teknis Pengelolaan Keuangan Desa (PTPKD);

m.

Surat

Keputusan Kepala Desa tentang

Tim

Pengelola

Kegiatan (TPK);

n.

Surat

Keputusan

Kepala Desa tentang

Kader

Posyandu Desa;

o.

Surat

Keputusan Kepala Desa

tentang

Pertahanan

Sipil (Hansip);

p.

Rencana Anggaran

Biaya

(RAB)

tahap

I

tahun

anggaran

be{alan.

(4)

Penyaluran

tahap

II

sebagaimana

dimaksud

ayat

(21

huruf

b,

dilakukan

setelah Kepala Desa menyampaikan:

a.

l,aporan

Pertanggungiawaban

(LPJ)

ADD

tahap

I

tahun anggaran

be{alan;

b.

Laporan Realisasi Anggaran (LRA)

tahap

I

tahun

angg€rran

be{alan;

c.

Rencana Anggaran

Biaya

(RAB)

tahap

II

tahun

anggaran berjalan;

d.

Peraturan Desa tentang

Perubahan APBDesa

pika

Ada).

(5)

Tahap

penyaluran

sebagaimana

dimal<sud

ayat

(21

dilaksanakan pada minggu pertama tahap penyaluran. Paragral 2

Penceiran

Pasd

17

(1) Pencairan ADD

dari

Rekening Kas Umum Desa

dilakukan

oleh Kepala Desa dan bendahara desa;

(2)

Bendahara

desa dalam

melakukan pencairan

ADD

sebagaimana

dimaksud

ayat

(1) mendapat

surat

kuasa

dari Kepala Desa selaku pengguna anggaran;

(3)

Surat kuasa

sebagaimana

dimaksud ayat

(2) bermaterai

Rp. 6.OOO (Enam

ribu

rupiah).

Pasal 18

(1) Pencairan

ADD

oleh

bendahara desa dilakuk€rn secara

tunai dari

Rekening

Kas

Umum

Desa

dan

selanjutnya

melakukan

transfer

ke

Rekening

Masing-masing

Kegiatan;

(2) Uang

tunai

sebagaimana dimaksud ayat (1), Paling lama

3

(tiga)

hari

berada

di

Kas Bendahara dengan

nilai tidak

melebihi RP. 5.OOO.00O (Lima

juta

rupiah);

(3) Pencairan sebagaimana dimaksud ayat

(l)

dilampiri

:

a.

Surat

Permintaan Pembayaran

(SPP)

yang

telah

diverifftasi

oleh Sekretaris Desa;

b.

Rencana Anggaran Biaya (RAB) Kegiatan;

c.

Surat Pernyataan Tanggunglawab Belanja (SPTJB);

d.

Fotokopi rekening masing-masing kegiatan.

(16)

Bagian Keempat

Pertangguaglawaban Den Pelaporaa

Pasal 19

(1) l,aporan realisasi kegiatan dan pertanggungiawaban ADD

disusun

seti.ap

bulan dan

disampaikan

kepada.

Bupati

melalui Camat;

(2) l,aporan realisasi kegiatan dan Pertanggungiawaban ADD sebagaimana

dimaksud

ayat

(1)

menjadi bagian dari

laporan

realisasi kegiatan

dan

pertanggungiawaban belanja dalam APBDesa.

BAB

V

PEUBII|AAIT DAN PEITGAWASAJ| Pasal

20

(l)

Pembinaan pengelolaan ADD

dilakukan

secara berjenjang

dan

Tim

Fasilitasi

Kecamatan

dan

Tim

Fasilitasi

Kabupaten;

(2)

Pembinaan secara berjenjang

sebagaimana dimaksud

ayat (1)

dilaksanakan

dengan

berpedoman

pada

ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku; {3) Pengawas

an

pengelolaan

ADD

dilakul<an

oleh

pejabat

yang

berwenang

sesuai dengan peraturan

perundang-undangan yang berlaku;

(4) Pengawasan

terhadap

pelaksanaan pengelolaan

ADD

sebagaimana

dimaksud

ayat

(1)

menjadi bagian

yang

tidak

terpisahkan

dengan

ketentuan

pengawasan atas

penyelenggaraan Pemerintahan Desa.

BAB

VI

I{EIENTUAI|

PEITUTUP Pesel 21

Pada

saat Peraturan Bupati

ini

berlaku, Peraturan

Bupati Konawe Sel.atan

Nomor

O6

Tahun

2O16

tentang

Pedoman Pengelolaan

Alokasi Dana

Desa

Di

Kabupaten

Konawe

Selatan Tahun Anggaran

2O16

(Berita Daerah

Kabupaten Konawe Selatan

Tahun

2016 Nomor O6), sebagaimana telah

diubah terakhir

kali

dengan Peraturan

Bupati

Konawe Selatan

Nomor

34

Tahun

2O16

(Berita Daerah

Kabupaten

Konawe Selatan

Tahun 2016

Nomor

34),

dicabut

dan

(17)

Peraturan

Bupati

diundangkan.

Psle

l22

ini mulai berlaku sejak

tanggal

Agar setiap orang

mengetahuinya,

memerintahkan

pengundangan

Peraturan Bupati ini

dengan menempatkannya

dalam

Berita

Daerah Kabupaten Konawe Selatan.

Ditetapkan di Andoolo

pada tanggal,

o

-oz

2017

KO SEL,I\TAN,

H.

DII{

DANCTGA

Diundangkan di Andoolo pada tanggal,

O+-O'L

2Ol7

SEXRTTARIS DA.ERAII

I{ABUPATEI{ KOI{AWE SELATAN, INSTANSI F

CLIA

o9reN.

4. KABAG HUKUM 3

&,

5. 6. --1

Ir.

Drs. H. $TARIF SA.IAI{G, M.Sl Pembina Utama Muda, Gol.

IV/c

NIP. 19620730 198901 1001

lrEl

lz.

(18)

L,AfPlRAlt

I

: PERATIIRAIT BITPATI IiOTAWE SEIATAT

IOUOR

:

TAEllIl 2O17 TAXGGAL

2

2ot'l

TE TAIYC: PEIXTIAIY PEI$GELOL/IAII A.t OKASI DAICA DE{IA (ADD,

DI KOITAWE SELATAX TAHI' AITGIGARAN 2017

RIITCIAIT AI.OI(AAI DAICA DESA (ADD} STTIAP DESA DI KABI'P XONAWE SEI./TTAIT TAIIUI 20t7

PENYAI.URAN

NO KECAMATAN/DESA KODE DESA

PAGU ADD

PER.OESA TAHAP r (60 %) TAHAP X (tl{' %}

(Rp.) (ET. IIA'AIVGG€A t,9t3,602,/UX) 5 6 1 2 3 4 7 8 9 10 11 74 15 16 19 7) 12 13 t7 18 20 27 WATU MELEWE BUNGIN PERMAI l4oLg lNoAH TELUTU JAYA TOROKEKU I{TANGGE !ryNquMlqLo PANGGOOSI BOMBA-BOMBA LAPOA ASINGI WADONGGO PALOTAWO LALONGGASU LAPULU RORAYA LANOWULU I.AIO WATU MATAMBAWI MATANOAHI LASUAI AKUNI 74.05.012.003 74.05. O72. 006 74.05. Otz. @7 74.05.012.009 74.05.012.010 74.05. OL2. O74 74.05. O72 74.05.012.020 74.05. O72. O21 74.05. Ot2. O23 otz. o24 74.05. O72. O27 74.05. Ot2. O29 072. O30 74.05. O72. O32 74.05.012.033 74.05. O72. O34 74.05.012.035 74.05.012.036 74.05. 0r2. O37 74.05.012.038 74.0s.012.039 74_05 74.O5 019 u5,416,NO 231,118,M 209,280,Un 2:t4,287,Un 230,577,M 277,303dn 210,340@ 273,tW,0U) 237,502,qn 220,270,O(n

241?.ry

219,38/,@O 20ZZ98,AOO 2dt,724,W 208,0:r4,(no 208,854,(m 277,tt80,ON 277,7740U) 206,868,UX) uo$6,0@ 129,249,6@ 138,670,800 125,568,0O0 740,572,200 138,402,600 130,381,800 126,190200 728,04.2,400 732,126,O00 131,435,400 142,891,800 131,630,400 124,378,80O 12tf3!4P t24,420,400 725,312,400 126,888,000 !94q!,400 124,t20,800 uryq160p r24,754,400 8611651400 92,M7,2@ 83,772,O0O sli74.,8s9 92,268,400 86,921,200 84,126,800 8s,16!!ry 92,500,800 88,084,000 87,613,500 91261r?0r0 8a$,6q0 8419!2!A 83,889,600 83,213,600 8ry4rr600 84,592,000 86,845,600 42,7 47,200 ].6,y2,4N 83,169,600 2 AN6ATA s,371.16rdn 3,222,699,Un 2,11t8,1 66,0(n 7 2 6 7 8 4 9 10 PUUSANGGULA SIMBANGU LAMOOSO P€WUTAA AOPA PUAO SANDEY TETEASA LANDABARO l,l9TA!4 LAMOEN 15 72 13 14 737,767,200 133,007,400 tzs?st4p 139,753,800 129,331,800 740,702,400 132,162,600 154,660,800 137,904,000 133,024,200 135,392,4@ 126,708,600 131,087,400 129,363,000 129,711,@o 131,284,800 137,604,000 737,625,000 127,081,800

_

qqqq400 733,956,@O 727,975,200 746,94 e14!o,ry 88,671,600 83Joo,!ry 93,169,200 864tzoo 93,801,600 88,108,400 103,707,200

_

1,9lq,000 88,682,800 90,261,600 l 84!47210o 87,391,600

86124?4oo-I

97,965,200 F' 89,411,600 86,474,4@ 81,523,200 97,736,O00 91,750,000 84,721,200 87,256,400 89,304,0OO 85,316,800

E

23 24 22 16 19 20 2l SANOARSI JAYA PUUROE I.AMOERI LANGGEA INDAH PUUNGONI PUOAMBU MATABONOU MOKOAU BOLOSO PUULIPU KqEBe MATAIWOi ANGATA 74.05. O22. OO7

!4.os. o2l:.. goa

74.05. O22. N3 74.05. O22. Ory 74.05. O22. @5 74.05.022.006 74.05. O22. OO7 74.05.022.008 74.05. O22. 74.0s. 022. O1o l 74.05. O22. OlL 74.05.022. 74.05. O22. 74.05. O22. 74.05. O22. O75 74.05. O22- 076 74.05: O22. O 14.05. O22. O 74.05. O22. O79 ?4.05. O22. O20 74.05.022.040 74.05. O22. O47 74.05. O22. O42 74.05. O22. O43 009 17 18 074 013 012 228,e?gN 221,679,000 2q07s2,oq 232,923,ON 275s53,Un 220,27Lqn 257,76a,M) 229,840,M 221,707dn 225"654,(m 2t1,t81dn 218,479,(m 275,605dn 2/U,973dn 223,529,Un 276,786,tno 218,81N,@tO 22r:UO,0@ 229!375lW u7,aB,lm 218,147,0@ 223,25odn 273,29zdn

t

7 4,7U,@6,Un 2,870,1$?,6@ 138,901,200 219,O59,4N 207,924,@O 3 5 11 734,177,400 17 18

(19)

NO. XECAMATAN/DESA KODE DESA PAGU ADD PER.DESA (RpJ PENYALURAI{ rAHAP r (60 %) (RpJ IAHAP [ (tro X] (RpJ 3 ANTNOLO 7,744,562,(m 1,049,737,2N 699,4248O0 1 74.05.032.001 74.05. O32. 004 74.05.032.010 74.05.032.014 74.05.032.015 74.05.032.026 74.05. O32. O37 74.05. 032- 033 22&709,OU) 2r7,99O,Un 224,2/rO,O(n 275,7$,tm 224435,M 223,664,OO0 27 208,22ZtXn 737,225,4@ 127,194,0OO 134,544,000 129,451,800 134,661,000 134,198,400 726,92A,8@ 124,933,800 91,483,600 84,796,000 89,696,000 86,301,200 49,774,W 89,465,600 44,679,200 83,289,200 2 3 4 ALENGGE AGUNG BUMI RAYA LALOBAO LALONGGOMBU WUNDUWATU PUNGGAPU 6 7 8 ATAKU 4 PAIANGGA 3,07232?,Un 1.8/.6,393,8N L2:n 9212@ 7 A0soLE ANGGONDARA EEWA KIAEA MEKAR SARI ONEMEUTE WAWORAHA 74.05.042.003 74.05. U2. OO5 042. 007 042. 008 042.011 74.05. U2. O73 74.05. U2. O78 74.05. A42. Otg 74.05. O42. 022 74.05.042.025 239,920,qn 275,203,Un 2r9 892,W 228iA,W 222,437,0(n 229,0U,(m) 21247run 215,030,qn 276,227,Un 21489?"0@ 208,$ZNO 212,333,0@ 2:m,,39,(m 2tzg1t,o@ 143,952,000 129,121,800 131,935,200 136,982,400 133,45&6@ 737,420,400 127,4A5,OOO 129,018,000 r29,736,200 128,935,200 95,968,000 86,081,200 87,956,8OO 91,321,600 a8,972,400 91,613,600 84,990,000 85,490,800 85,956,800 83,412,800 84,933,200 92,055,600 85,164,403 2 3 4 5 6 7 8 9 WATUMEREMBE WAWOURU ALAKAYA 10 11

I

waworuccual KAPU JAYA WATUDEMEA SANGGI-SANGGI 74.05. O42. 029 74.05. O42. O30 125,119,200 727,399,8@ 138,083,400 127,746,5@ 13 14 74.05.042.031 74.05. 042. O32 5 LANDONO 2324192,6:t4 1,3s,57t59) 921677,054 1 LATONGGAPU 74.05.052.008 74.05.052.009 74.05. O52. Ot4 74.05.052.015 74.05.052.016 74.05. O52. O22 74.05.052.023 74.05. O52. O24 74.05.052.032 206,726NO 2(D,492dn 20r562,6:14 207,73a,M 232,345(m 724,O35,6@ 42,690,400 83,796,800 82,225,O54 83,095,200 92,938,000 2 WATA BENUA TRIDANA MULYA LANDONO 2 AMOTOWO ABENGGI ARONGO ENDANGA WONUA SANGIA t25,695,2@ 123,337,580 724,642,8W 139,407,000 3 4 5 6 208,897,M 270,7tU,Un 208,47L0(n 215,255,N 277,468,(m 208,754dn 125,338,200 126,086,400 L25,046,600 129,153,0@ 126,880,800 83,558,800 84,057,600 83,364,400 86,102,000 7 8 9 10 TAKOMEA MORINI MULYA 74.05.052.035 74.05. O52. O42 u,547,200 11 724,892,400 83,261,600

6 UINEA 2,595,090,(m 7,557,054,0& 1,O38,O36,Un

1 LALONGGOMBU 74.05.062.011 225,567,tm 135,336,600 90,224,4@ 2 WATUMEETO PAMANDATI PANGAN JAYA AOREO KAINDI MATABUBU IAYA LAINEA 74.05.062.013 74.05. 062. O74 74.05.062.015 74.05. 062. O20 74.05. 062. O27 74.05.062.022 74.05. 062. O24 212,575(m 225079.0{n 277,707,M 208,083,Un 270,s$,Un 127,545,000 135,011,400 126,664,2@ 85,030,000 90,007,6@ 44,442,800 83,233,200 84,231,2@ 89,411,200 3 4 5 6 124,849,800 126,349,800 134,116,800 7 8 223,52q"0im 277,357,Un 273,784,(m 274764,Un 279,927,UX) 272,792,M 130,420,200 85,945,800 85,513,600 9 to MOLINESE POLEWATI 74.05. 062. O25 74.05. 062. 026 74.05. 062. Oz't 74.05. 062. O28 t28,270,4@ 128,85a,4@ 131,956,200 727,675,2@ 85,905,6@ 11 EANGUN JAYA KALO.KAIO 87,970,800 85,115,800 12

7 KONDA 3,4 ,372dn z@9987,20O 1,399,32+8an

1 PUOSU IAYA TAMOMEA ALEBO 74.05. O72. @2 74.05. O72. @3 74.05. O72. @4 275,372dn 2i2,316,Un 277,855,Un t29,ta7,200 86,124,800 92,926,4@ 87,142,@0 88,416,000 2 139,389,600 130,713,000 3 4 MOROME 74.05.072.005 227,UUr,Un 132,624,000 KET. ANOOOLO 5 86,012,000 72

(20)

r(EcAMATAT{/DESA KODE DESA PAGU ADD PER.DESA (RpJ PENYALURAN I(ET TAHAP r {60 %) (RpJ TAHAP n (4{' %} (Rp.) 5 6 8 10 11 72 13 74 15 76 LEBO JAYA LAMBUSA POMBULAA JAYA AMBOLOLI TANEA MASAGENA CIALAM JAYA

I

wonr;r LAWOILA LALOWIU KONDA SATU 74.05. 072. 006 74.05. 072. @7 74.05. 072. OO8 74.Os. O72. OO9

74.05. O72. OtO 74-05. O72. O77 74.05. O72- O72 74.05. O72- Otr 74.05. O72. O74 74.05. O72- O79 74.05. 072. O20 74.05 otz.

oz/

220,724,O(n 227,O89,1nO 42,92o,ury 22O,379,qn 22618e,qN 21o486,000 229,O86,O(n 273,O90,OOO 215"853,N 213,52rdn 732!!34!90 t36,253,400 14,1!-2,0q 732,227,4N 135,713,400 129,891,600 127,8 L29,397,8@ 124,177,4@ 124,872,6@ 125,167,800 !9,?ler@ 90,835,600 85,168,000 88,151,600 90,4'r\6q) 86,594,400 9rtr61,400 85,235,0(n 86,265,200 85,411,600 83,208,400 83,445,200 8 RANOMEEfO 2,?76,2@,0$ t,42172gN 950,44O,W 1 2 3 ONEWILA BORO-BORO R AMOITO AMBAIPUA RANOOHA LANGGEA KOTA BANGUN LAIKAAHA OUDURIA AMOITO SIAMA 74.05.082.002 74.05.082.004 74.05. 082. OO5 74.O5 i1? m8l oez. 014 7 4.05. 74.O5 082.015 74.05.082.015 74.05. O82. 077 74.05.082.019 74.05. O82. O20 74.05.082.021 278,583dn 222857,00O 27+U6,qn 210,854,(m 218,8140U) 211,876,M 276903,0N 224326-000 213,9B,qn 210,084,OOO 217,951,W 131,149,800 733,714,2@ 728,427,6@ 126,572,400 131,1X8,40O ] 727,125,6@ 130,141,800 1-12.191,!q 128,341,800 126,050,400 130,772,491 87,433,2@ 89,142,800 u,347,6N 87,525,600 44,750,400 86,76t,2@ l 88,130,400 85,561,200 84,033,600 87,181,600 5 7 8

9 KOLONO +286.53&M 2,571,922,8U 1,7746r5,2@

1 2 3 SAWA LANGGOWALA WAWORANO MATAN DAH I PUUPI MATAIWOI TIRAOSU MONDOE JAYA ULUSENA JAYA LAMOTAU AWUNIO MEL€TUM8O ROOA TAMAPU ANDINETE wAwoosu Atosr SILEA PUUDONGI SARANDUA 74.05. O92. @2 74.05. 092. 003 74.05.092.004 74.05.092.005 74.05.092.006 74.05. 092. OO7 74.05.092.008 1ao!: 99?:

!P

74.05.092.010 74.05. @2. Ot2 o92. O73 74.05.092.014 74.05. O92. 076 092.025

lu.os. osz. ozd

74.05.092.028 't4.o:: o92. 92s 74.05.092.030ol 1l 74.OS_ Og2- 03 272,872dn 127,723,2@ 272,6&,W 127,598,400 214191,0@ 207,703,0U) 724,267,A@ 275,547,Un 729,352,2@ 214595-000 128,637,000 277,s27dn 726,9t2,6@ 277,83LUn 130,698,6@ 27t,299,W 126,779,400 276,629,qX) 72ePl14y 129,418,2@

us'q!!'ry

227,317,(m 732,790,200 227,925,UN 133,155,000 278,797,M 130,918,200 2747$,(m 128,839,800 272,474(m 727,48r',4$ 126,186,600 130,603,800

40'4\@

277,68,(m 2(8,78:2,lXN 210,937,@O 125,562,200 85,r44,a@ 85,065,600 45,676,M 82,441,2W 86,234,800 85,758,000 84,608,400 87,L32,400 84,519,600 86,6s1,600 86,278,400 48,526,800 88,770,000 81,278,a@ 85,893,2@ 84,989,600 87,069,200 83,672,800 84,374,800 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 74 15 15 77 18 19 20

70 MORAMO 4042,979,Un 2,42t787,tun 7,672791,4n

7 2 3 AMOHOIA TAMBOSUPA MARGA CITTA 74.05. 702. O70 74.05. 102. 011 74.05. tO2. Ot2 206,074,qn 272,657,4Xn 22&258,1m 723,646,8@ 127,590,500 136,954,800 130,525,2C() 127,442,400 125,503,200 727,367,400 129,225,600 82,437,zff) 85,060,400 91,303,200 4 5 6 7 8 MORAMO BAKUTARU LAKOMEA LANDIPO LAMBOO 74.05. 102. 013 74.05. tO2. Ot4 74-05. 102. 015 74.05. 102. 016 74.05. r02. 077 74.05. 102. 018 277,542,(m 272,t$4,NO 207,

w

2(D,172,Un 272,259,O(n 275,376,W) 87,016,800 84,961,600 83,727,2@ 83,568,800 84,907,600 9 PUDARIA JAYA NO. 7 137,451,600 9 AMOHALO 208,02LNo 208,613,(m RAMBU-RAM8U JAYA 85,618,400 4 6 9 10 11 724,5r4,6@ 74.05. O92. O7t 84,l,24,M 125,509,200 124,690,800 86,150,400

(21)

NO. KTCAMATAN/DESA I(ODE DESA PAGU ADD PER-OESA (RpJ PENYAI.URAN XET TAHAP r (60 %l {Rp.) TAHAP [ (/rc %l (RpJ 10 11 12 13 14 15 76 77 18 19 SUMBER SARI ULUSENA JAYA PENAMBEA BARATA WOWOSUNGGU w{ryolqENGr WATU PORAMBAA WONUA JAYA Brst(oRt RANOOHA LESTARI SETABANGGA 74.05. 102. 019 74.05. 102. 020 74.05. 102. 021 74.05. 702. O22 74.05. 702. O23 74.05. 702. O25 74.05. 102. 026 74.05. LO2. O27 74.05. 102. 028 74.05. tO2. O29 208,9t8,0@ 208,2 ,qn 2tt,749,W 210,434,tm u4,nL(m 272,648,qX) 272,962,M 29p,45,ry ) 277,659dn 209,6(n Un 125,345,400

I

r24,s?6,4$ 127,889,400 1sf10,gqr 127,588,800 I 127,777,200 725,307,W 727,007,4@ 125,760,000 83,563,600 83,317,600 8S,259,600 I u,773,6@ 89,960,400 85,059,200 85,184,800 83,538,000 84,667,600 83,840,000

77 UONTI 4090,6N,O@ 2,454,350,0N 7,535,240,offi

1 2 3 4 5

6l

7) 8 9 10 11

TABAUN gEROPA 74.05. 112. 001 234,678,UX) 740,770,8@ TAMBOLOSU 74.05. 112. 002 277,8rO$) 126,893,40O WORU-WORU 74.05. 112. OO3 212,035,(m 727,227,W

TAMBEANGA 74.05. tt2 004 220,997,(m 132,598,200

LABOTAONE 74.05. 7r2 005 273,065,O00 127,839,OW

BATU JAYA 74.05. 112. 006 21246L0@ L27,476,600

NAMU 74.05. 712. @7 21+207,0@

MATARINGGI 74.05. 112. 008 220,862,(m 732,577,2@

74.05. 112. 009 217,038,M 730,222,8@

SANGI.SANGI 74.05. 112. 010 27S,s7r0@ 129,345,000

ULU SAWA 74.05. 112.011 222,786,O00 133,671,600

LAWISATA 74.05. 172. O12 2O8,BLtm p4,478,600

KONDONO 74.05. 112. 013 126,s79,mo

PEO INDAH 74.05. 112. 014 2N,027,W 124,812,6@

74.05. 112.015 208,892@O 125,335,200

CEMPEDAK 74.05. 172. O15 222776,(m 133,629,6@

LAONTI '14.05. 772. O77 208,454,(m 725,O72,400

RUMBI.RUMBIA 74.05. 772. O78 211,767,0(n 127,056,6@ WANDAEHA 74.05. t12. O20 129,916,200 93,847,200 84,59s,600 84,814,0@ 88,398,800 85,226,000 84,984,400 I 85,682,800 88,344,800 86,815,2@ 86,230,000 89,114,400 84,386,000 83,208,4@ 83,556,800 89,086,400 83,381,600 u,704,4N 85,610,800 72

E3l

174 15 76 77 18 19 72 IALEMBUU 3,659,498,(m 2,795,698,&n 7,1t53,79!r,2(n 7 TAMBODIJAYA ATARI .'AYA MOKUPA.IAYA LAMBANDIA KAPUWILA PUUNAN66A TETEINEA JAYA PUUREMA SUBUR LELEMBU JAYA SUKAMUKTI POTUHO JAYA SUMBER JAYA MERONCGA RAYA TOMEEtEU PADALEU LATOUESAMBA 74.05. 722- m7 74.05. t22. @2 l1a.05. 122. 003 174.05. 122. OO4 74.05. t22. @6 74.05. 722- OO7 174.0s. 122. 008 74.05. t22. @g 74.05. 722. O70 74.05. 722. O77 74.05. 122. O72 74.05. 722. O73 74.05. 722. O74 74.05. 122. 015 74-05- 122- Ot6 74.05. 722. O77 74.05. 7?2- O78 223,873,W 224944,tm

-24L4&

273,rtB,oan 220,057dn 214qq19q 2rO/t8ZoU 209,7(8,@

I

zqpsr.qo

I

ns,ffi.M

222,tU9,O@ 206,,O5ZW 270,8660oiJ 734,2a7,8@ 134,966,400 126,205,200 127,888,800 132,030,600

!?6Ee,9t

126,289,200

L

r2s,82110q

I

rze,esz,eoo 137,883,600 133,445,400 724,7.85,W 734,226,200 12s,s33800 123,631,200 L27,423,400 726,579,@O 89,525,200 89,977,600 84,136,80() 85,259,200 88,o?0,4q 44,466,40r) 84,192,800 83,883,6!ql 82,438,400 9t,922,4@ 83,190,000 92,150,800 83,689,200 82,420,800 85,215,600 a 346,400 2 3 4 5 6 8 10 11 72 13 t4 15 15 77 73 BENUA 2,598,493,@0 7,5sr09s,8(n 7,O:t9,397,2U) 1 2 4 5 LAMARA PUOSU BENUA UTAMA HORODOPI BENUA 74.05. 132. 001 74.05. 132. 002 74.05. 132. 003 74.05. 132. 004 74.0s. 132. 005 226658,Un 276,8AlXn 226,243,0@ 27i,97',Un 214998,UX) 222"076,UN 135,994,800 130,118,400 135,745,800 128,385,000 128,998,800 ]j}3,245,600 90,663,200 86,745,6N 90,497,2@ 85,590,0@ 85,999,200 88,830,400 5 PA.LOWEWU 74.05. 132. 006 726,260,4@ 728,524,2@ TUE.TUE 83,252,400 27O,965,O{J,) PUUNDIRANGGA 276,527,N 7 9 88,963,600 MONDOKE 207,97sdx) 230,377,Un 209,AB,Un 273,039,Un

(22)

PENYALURAI{ NO. XECAMATAN/DEsA KODE DESA

PAGU AOD PER.DESA (Rp.) rAHAP r (O0

rl

(RpJ raHAP [ (/r0

xl

(Rp.l XET 7 8 133,642,800 r27,002,6@ 74.05. 132. 009 74.05. 7t2. 007 74.05. 132. 008 124,818,600 222,7:r8,(m 213,s7UXn 277,67L,Un 2(8,037,ooO 10 11 9 72 PUNGGAWUKAWU PUUWEHUKO UELAWA TET€HAKA AWALO KOSAMBI 74.05. 132. 010 74.05. 132. 011 74.05. 132. O12 210,732,(m 277,s36,qn 726,927,6@ 124,142,600 126,O79,2@ 89,095,200 84,668,400 83,212,400 85,428,400 84,052,800 84,614,400 74 PAUNGGA SELAIAN 7,949,245,NO 7,769,517,(m 779,69&dn

85,858,400 1 2 LAKARA PARASI 74.05. 142. 003 74.05. 142. 002 3 277,1tt6,M 218,3?2,N 228,zr+N 87,332,800 91,285600 4 213,tU9,Un 5 WAWOWONUA UTU LAKARA WATUMBOHOTI 74.05. 142. 006 74.05. 742. 004 74.05. 142. @5 6 7 85,379,600 90,168,400 83,832,000 85,128,400 74.05. 142. OO7 74.05. 742. @9 74.05. 142. 008 84,535,600 8 9 MONDOE LALOWUA WATURAPA KOEONO 74.05. r42. OtO 212,

rtm

225,427,Un 27Li39,Un 209,5AO,W 272,8:tLO@ 130,287,600 130,999,200 136,928,400 128,069,400 135,252,600 125,748,000 t27,692,6N 12 45,177,2@ 7S MOWU

42

,7ss,O@ 25s8,8$,(m 7,7O5,9O2,(m

L KONDOANO 213,026@0 85,210,400 PUNGGULAHI 74.05. 752. 002 74.05. 152. 001 207,436,0N 82,974,400 3 4 21qtil,A@ 210,18e,0@ MULYASARI LAMOLORI TOLUWONUA 74.05. 152. 005 74.05. 152. 003 74-05. 152- OO4 207,3,rwn 84,065,6@ 44,o73,200 82,943,600 6 83,911,600 7 83,106,400 8 74.05. 152. 008 74.05. 152. 005 74.05. 152. OO7 86,872,800 9 LALOsINGI RA(AWUTA RANOAOPA MOWILA 127,815,600 724,467,6N 126,098,400 126,109,800 t24,475,4@ 125,867,4{n 124,659,6@ 130,309,200 12A,2a4,2@ 45,522,8@ 10 74.05. 152. @9 74.05. 152. 010 11 WUURA PUDAHOA 74.05. 752. O7L 72 209,779,Un 207,766dX) 277,78za)i, 273,807,ON 2IO,O4,N 22d580,@ 2tD,69L(m 84,018,000 83,876,400 13 MONAPA PUUWEHUKO 74.05. t52. O72 74.05. 152. 013 219,978,(m L26,O27,OOO 135,9/4,0O0 125,814,600 131,986,800 87,99t,200 74 RANOMEAYASA 15 17 16 LAMEBARA MATAIWOI 125,096,400 129,552,000 136,'185,0O0 125,188,200 83,397,600 86.368,000 90,990,000 83,458,800 18 19 20 TETESINGI WONUA SARI WONUA MONAPA 74.05. 152. 014 74.05. 752. O75 74.05. 752. 076 74.05. 152. 017 74.05. 152. 018 74.05. 152. 019 74.05. 152. O20 208,4 ,0(n 275,920,(m 227,475,(m 2@, 7,W 278,079,Un 2M,9!n,(m 276,754,(m 729,692,400 130,847,400 124,t94,W 86,461,6N 87,231,600 82,796,W

76 MORAMO WANA 1,935,1U8,@0 L75r,26,8,800 77+779,200

83,057,200 2 207,6,.3,(nO 21d656,Un WAWATU PUASANA TANJUNG TIRAM 74.05. 162. 007 74.05. 162. 003 74.05. 162. 004 228,53rUn L37,723,M 124,585,800 129,993,600 86,662,400 91,415,600 4 74.05. 162. 005 5 6 SANGGULA LOMBUEA ME(A.R IAYA 7 LAMOKUTA 74.05. 162. 008 74.05. 162. 006 74.05. 152. OO7 214,768,Un 222,765,0(N 27+@,@o 210,355"(N)

8 MATA WAWATU 74.05. 152. 009 2U),2U,Un

128,860,800 133,659,000 128,436,000 126,219,000 725,522,4@ 83,681,600 85,907,200 89,106,000 85,524,0o() 84,146,000

9 MATA IAMOKULA 74.05. 162. OtO 277,448,0OO 726,868,8@ 9,579,2O4

EUKE 3,5:t5,r65,W 2,721,279,(m 1,47471 6,000 227,709,Un 1 2 136,265,400 129,O28,2@ 90,843,600 85,O18,800 129,109,200 4 74.05. 172. 003 74.05. 172. OO4 74.05. 172. @1 74.05. 172. N2 14.05. 172. Oos 215,047,tXN 223,/U2,(m 273,960,Un 728,376,W 86,072,800 89,376,800 85,584,000 5 ANDOOLO UTAMA ASEMBU MULYA AWALO ADAKA JAYA 74.05. 172. 006 2?4,8U,(m 143,300,400 95,533,600 6 BUKE

-126803,4O0 5 90,532,000 WANUAKONGGA I 3 ,7 ANGGOKOTI 275.782,@0 134,065,200

(23)

PENYALURAN NO. XECAMATAN/OESA KOOE DESA

PAGU ADD PER.DESA (RpJ TAHAP I (60 '6l (Rp.l TAHAP ll (4{' 96} (RpJ 7 8 PELANDIA PUUDARIAJAYA 74.05. 772. W7 74.05. 172. 008 223,379,M 22r47OOU) 74.05. 172. 009 10 t34,027,400 134,085,600 135,94a,600 130,911,600 11 t2 89,351,600 89,390,400 90,632,400 87,274,4@ u,67t,2@ a7,225,2@ 94,371,500 13 14 RAHAMENDA.IAYA TIRTAMARTANI TfiENGGOLASA WANUA MAROA SILEA JAYA AOAYU INDAH 74.05. 172. O72 74.05. r72. 073 74.05. 772. OL4 74.05. 172. O10 74.05. 772. Ot7 226,5A7,Un 218,186,(m 21L678,NO 278,(b3,O(n 2?5,929.dn 277,657,Un t4rj57,400 726,994,2@ 727,006,8@ 130,837,800 84,552,800 15 WULELE JAYA 128,638,200 85,758,800 16 RANOOHA LESTARI 74.05. 172. 016 74.05. 172. O15 27+397,Un 218,tU5,0U 131,067,000 87 37a,OW 78 woLAst tr,4E8,254,.m 892,952,4n s95,307,6@ 2B,A O,O(n 1 85,456,000 85,472,000 3 128,184,000 128,208,000 124,647,@0 130,304,400 4 5 MATA WOLASI AMOITO JAYA LELEKA woLAst AOMA 74.05. 182. @4 74.05. 182. 005 74.05. 182. @3 74.05. 182. 001

74.Os. 182. OO2 213,68O,W 207,735,0U) 217,774Un 273,4so,00o I 6 7 RANOWILA AUNUPE 74.05. 782. N7 74.05. 182. 006 27z737dn 209,844,N 125,906,400 128,070,000 127,638,600 86,869,600 ae,ssz,eoo ] 83,094,000 85,380,000 85,092,400

79 IAEYA 3,374O56,NO 2,O24433,An L349,622,4@

1 AEPODU 74.05. 192. 003 129,979,200 2 74.05. 792. @4 139,150,800 3 OMBU.OMBU jAYA "14.05. 792. 005 276"632.M 23r,91E

W

216,207,A@ 729,724,2@ 86,482,800 85,652,800 92,767,2@ 4 74.05. 192. 005 87,514,800 74.05. 192. OO7 89,987,600 5 6 LAMONG .IAYA AMBESEA 74.05. 192. 008 131,272,2m 134,981,400 742,427,ffi 95,218,400 7 22+969,Un 2:n46,(m 249,628,ON r49,776,a@ 8 9 TAEYA TOROBULU LABOKEO 74.05. 192. OO9 74.05. 192. 010 133,431,000 752,755,800 99,851,200 88,954,000 tot,a3l,2@ ANDUNA 227,840,Un 222,?as,(no 254,593,M 88,736,000 11 AMBAKUMINA 74.05. t92. Otz 74.05. 192. 013 277,52l,(m 133,104,O00 126,915,000 84,510,000 13 220,285,tm 2U),869,(m 88,114,@O 83,947,600 L4 74.05. 192- 016 74.05. 192. 015 74.05. 192. 014 220,778,tXN 15 ANGGOROBOTI WONUA KONGGA LAMBAKARA PUUWUTO 74.05. 192. 017 216,6*,@ 132,171,000 129,992,400 725,927,W 132,430,800 88,287,200 86,551,6m 20 BAIfO 1,796,027,tm 1,0n,6162N 718,410,Un 2 74.05. 202. @t 74.05. 202. OO2 136,011,6@ 133,361,400 ,674,4@ 88,907,600 3 AMASARA BAITO 74.05. 202. @3 225,686,O(n 222,269,Un 22460r,0@ t34,760,@ 89,840,400 4 5 276,4,3,(m 225,065,0(n 729,U7,800 135,039,000 5 74.05. 202. OO4 74.05.202.005 74.05.202.006 274563,qn 239,522,W 8 WONUA RAYA AHUANG6ULURI MEKAR JAYA SAMBAHUIE TOLIHE 14.05.202.007 74.05.202.008 226,908,Un 136,144,800 128,737,AOO 743,7t3,2@ 90,763,2@ 86,555,200 90,026,000 85,825,200 95,808,800 27 BASALA 7,924753,O(n 7,19,497,8tX) 761667,2(n 1 IWOIMENOORO 74.05.212.001 277,989.00o 130,793,400 87,195,600 2 74.05. 272. @2 274,762dn 128,857,200 3 126,570,600 4 LIPUMASAGENA EPEESI LERE 74.05.212.003 74.05. 212. @4 270,957,(m 221,114,N 132,658,400 85,99t,8fi 84,380,400 88,445,600 5 83,5M,4N 6 LAMEANDIA POLO.POLOLI 125,316,6m t25,70t,2N 7 BASALA 83,800,800 86,623,200 8 TOMBEKUKU 74.05.212.005 74.05. 272. @7 74.05.212.006 74.05. 272. OO8 86,125,8@ 9 TEPOROMBUA 74.05. 272. OO9 208,867,Un 209,502dn 209,0$,M 275,558dn 275,377.N0 125,459,400 129,934,800 729,190,200 83,639,600

-l(ET. 9 2 RAMBU-RAMBU LEREPAKO 218,7a7,(m 74.05. 792. O71 10 72 MATABUBU 7

(24)

NO, I(ECAMATAN/DESA PAGU ADD PER.DESA (RpJ TAHAP r (60 961 (RpJ TAHAP ll (trc %) (RpJ

22 BANOMEETO BAMT L913,79l,W 1,1 ,27460A 77?,5164U)

1 AMO(UNI 74.05. 222. @7 274757,N 85,904,400 2 74.05.222.002 88030,800 74.05. 222- M3 4 5 6 208,337,(n) 210,789,(m 220 077,W 21r@2,(m 224,0a2,(m 124,998,600 126,473,4N 132,046,200 129,055,2m 7 SINDANG KASIH LAI(ANDONGA JATI BAII OPAASI TAMERURU 74.05. 222. @7 74.05. 222. @4 74.05. 222. @6 27r,74s,Un 727,8A7,W 85,258,000 83,332,400 74.05. 222. @8 125,049,000 83,366,000 9 ABEKO TUNDUNO 74.05. 222. OO9 208,41rN 219.d,9,(m 131,459,400 87,639,600

23 ANDCDLO BARAT 2,20L07200O L32O, 3,2(n 880,428,8(n

1 ANESE 74.05. 032. 006 221.378,(m 132,826,800 2 BEKENGGASU 74.05. O32. 011 139,152,0s) BIMA MAROA 74.05.032.013 23r,92O,W) 279,65,,(m 127,792,4& 3 4 130,908,000 88,551,200 92,768,OOO 87,867,@ 87,27zW 5 MATAIWOI 74.05. O32. 016

74.05- O32. O!7 132,867,fi)O 88,578,000

6 PAPAWU l27,O92,W

u,728,000

WATUMO(AI.A

8 WAWOBENDE 74.05. O32. O27

74.05. O32. O27 74.05. O32. O2S 218,180,(m 84,64A,(m 22Ltus,(m 277,820,O(n 140,788,800 726,370,2@ u,246,8@ 9 MATEUPE 74.05.032.028 21O5@,N r29,905,400 86,603,6m 10 PUUNDOHO 74.05.032.032

2t4fiLw

128,940,600 85,960,4@ 24 SABUUKOA 7,97r,297,0(n 7,750,371,@ 76t6,976.tW 1 WAWOBENOE 74.05. 052. (x)3 131,589,2@ 2 ASARIA 732,262,2@ 87,792,800 44,174,8@ WATU-WATU 74.05.052.006 74.05.052.013 2tb,?7L@ 21rtt82,Un 123,786,6@ 42,524,M 4 74.05. O5Z. O20 728,979,W 85,946,W 74.05. 052. O21 6 SASUI.AKOA WONUA(OA KORONUA 74.05.052.028 272,1r6,(m 21486s,N 215,O37,(m 129,018,600 127,305,ffi TETENGGABO 74.05.052.029 2llr?Lqn t27,062,600 86,012,400 u,870,m u,70a,4@ 7 8 TALUMBINGA 74.05.052.030 2N,57&W 125,146,800 83,431,200 9 UI.U SABULAKOA 74.05. 052. O43 2N,AO,(m 125,184,0m 83,456,000

25 KOLONO NMUR 2769,589,(m 7,:m7,753,4@ 867,8:t56e

1 LAMBANGI 136,370,400 90,913,500 RUMEA,RUMBA 74.05.092.015 74.Os. @L O77 227,zU,Un 226"54.5,(m 3 4 74.05.092.018 74.05. O92. O79 213,sU,M 273,539,(m 5 EATU PUTIH TUMEU-TUMBU JAYA N6APAWALI 74.05.092.020 212,5 ,Un 735,927,W r28,150,400 Qa,p3,M 127,556,4@

6 RAMEU-RAMBU 74.05. O92. O27 2112s2,@O 129,75L,2@ 86,100,800

90,6r8,000

85,433,600

45,415,6N

85,037,600 7 AMPERA 74.05. O92. O22 130,941,600 87,294,4N

AMOLENGU 74.05.092.023 278,236,(m 276,0?7,0(n 129,622,2W 9 74.05. @2. O24 27S,tt85dn 85,414,800 86,194,000 10 UTUNESE 74.05.092.032 271,O33dn 129,291,000 126,619,800 84,413,2@ JUMUH 72,92d)4,634 43,765.202,780 21176,8OL8s4

I

I

R INS sr

4rre^/. ?

4. KAEAG HUKUM

6u)

RAF BT'PATI AELATAIT, 2 3

N

4Sl

-*7

ia4

DAITGGA I(ODE DESA PE YATURA rET. 128,856,600 BORO-BORO TAMEURU 734,449,2@ 86,036,800 74.05. 222. OO5 89,632,8@ 84,315,600 LAPOA INOAH 7 93,8s9,200 210677,Ub 2j20,4?r,@ 3 5 8 LANG6APULU 1. 6. H.

(25)

Lampiran

II

PERATI'RAIT BIIPATI KOITAWE SELATA.IT

ITOUOR

:

TAHIIII

2O17

TAIYGGAL

:

2Ot7

TENTAITG

:

PEDOUAIT

PENGEIPI,AAN

AIOI{ASI

DAJTA

DESA

(ADDI

Dr

KABITPATEIY KOITAWE

SELATAN TAIIUN ANCIGARAN

2017

BESARAN

PENGI{ASII,AN TETAP XTPALIT DESA DAIT PERANGKAT DESA,

TI'ITJAITGAIT I(EPALA DESA, SEXRETARIS DESA DAJT BENDAHARA DESA

TAHUN ANGGARAN

20t7.

No.

Uralan/Jabatan

Stttap/

B"lan/Orang

(Rp.l

Tuqiangan/

B.trn/Orarg

(Rp.l Ket. 1 2 4 5 Kepala Desa PNS

500.000,-c Kepa1a Desa Non PNS 3.000.000,-

500.o00,-c

300.000,-4 Sekdes Non PNS

550.OOO,-5

450.O00,-6 Kepala Seksi

450.000,-7 Kepala Dusun

400.000,-8 Bendahara Desa

200.ooo,-H.S

SELATAN, DANCIGA AF DINASi INSTANSI

491$a,/.I

-

@.vmr--

rh. KAEAG HUKUM PAR,^,F 4. 5. 9<

t?

Lq

ao

l_

t

1 Sekdes PNS 300.o00,-Kepala Urusan

(26)

12.

PERATT'RAI| BUPATI I(OITAIf,E AELATAIT

NOilOR :

TAIIITII

2017

TAN(X}AL

:

2Ot7

TEIfTANG

:

PEDOIAII

PEIIGEII)L/IAIY

AIDKASI

DAIIA

DESA

(ADDI

Dr

I{ABUPATETT KOTIAWE SELATA.II TAHUIT ANGGARAIT 2017

BESARAJY BIAYA

oPERASIOI{AL PEMERINTAII DESA, BpD,

Tp-pKI(, LpU

DAN

I(ARAI{G TARITITA AERTA TITSEI|TIF

Rlrr(trr

TETATf(Xia (RTl,

IUAU

DESA, PEUAITGIIT, AI)AT, XADER P'osYAIfDU,

PERTNIAITAIT SIPIL (IIANSIPI DAN GT'RU AGAUA

TAIII'IT AXGGARAIT 2017.

Guru Agama (lslam,

Kristen, Hindu, dan Budha)

250.000,-B

K RDI A

INSTANSI PART

0a

".

3

F-d.

Attr€d.

O?rrD

0a

H

4. KABAG HUKUM

&.

5 o

kt

l{o.

Uraiaa/Jabatan

BOP/

Tahun

lRP.)

Incenttf/

B-lan/Org.

lRp.l

Ket. 1 2 3 4 5

I

1r.oo0.o00,-,

BOP. BPD 7.500.000,-BOP. TP-PKK 12.000.000,-5 BOP. LPM

6 BOP. Karang Taruna

4.OOO.000,-7 Rukun Tetangga (RT)

8

250.O00,-9 Pemangku Adat

250.O00,-10.

11.

Kader Fosyandu

Pertahanan Sipil (Hansip)

100.ooo,-

1o0.o00,-o

1

H.S

DIIT DANGGA

Lamplran

III

: BOP. Pemdes 4. 6.OO0.000,- 225.OOO,-Imam Desa

Referensi

Dokumen terkait

- Dalam Peraturan ini diatur tentang perubahan kedua atas peraturan daerah Kabupaten Konawe Selatan Nomor 16 tahun 2011 tentang Retribusi Pelayanan Kesehatan yang

BUPATI KONAWE KEPULAUAN PROVINSI SULAWESI TENGGARA PERATURAN DAERAH KABUPATEN KONAWE KEPULAUAN 5 NOMOR TAHUN 201 TENTANG PERLINDUNGAN DAN PENGELOLMN LINGKUNGAN HIDUP

Peraturan Bupati Karangasem Nomor 56 Tahun 2015 tentang Penjabaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2016 (Berita Daerah Kabupaten Karangasem Tahun 2015 Nomor

Menetapkan : PERATURAN BUPATI TENTANG PEDOMAN PAKAIAN DINAS PEGAWAI NEGERI SIPIL DI LINGKUNGAN PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN KONAWE UTARA. Daerah adalah Kabupaten

bahwa berdasarkan Peraturan Bupati Kerinci Nomor 59 Tahun 2016 tentang Penjabaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Kerinci Tahun Anggaran 2017 di

Berdasarkan strategi media yang telah dikemukakan, maka mendapatkan hasil akhir yang diinginkan oleh penulis yaitu sebuah iklan layanan masyarakat tentang kampanye berhenti

Pusat Agen Parfum Laundry Siap Jual maupun Bahan Baku seperti Contohnya: Bibit Parfum Laundry Parfum Laundry Berbahan baku Alkohol/Metanol dan Tanpa Alkohol/Non Metanol﴿ 3.. Nama

Terakhir, steganografi juga dapat digunakan untuk melakukan perawatan atas kerahasiaan informasi yang berharga, untuk menjaga data tersebut dari kemungkinan sabotasi,