• Tidak ada hasil yang ditemukan

Wijaya Kinerja Keuangan Industri Abstract 2004

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Wijaya Kinerja Keuangan Industri Abstract 2004"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

KINERJA KEUANGAN INDUSTRI ASURANSI UMUM

MILIK NEGARA VERSUS SWASTA NASIONAL

DI INDONESIA PERIODE 1996-2000

Liliana Inggrit Wijaya

Fakultas Ekonomi Universitas Surabaya

Surabaya

Werner Ria Murhadi

Fakultas Ekonomi Universitas Surabaya

Surabaya

Abstract

The present study attempted to address some of the practical issue facing financial performance between general insurance who's owned by private and public. The research design employed to study differential performance between insurance that managed by public owned and private owned The financial performance

measured by conventional ratio, contemporary ratio and some of

specific ratio that reflected by early warning system. The private insurance that will be observed is a company who's traded on Jakarta Stock Exchange between periods 1996-2000. The result suggest that, in periods 1996-2000, in general public insurance have a better performance than private insurance exceptionally on Management expense ratios. Some financial indicator reflect that

no differences financial performance between public and private

insurance.

Key words: Financial performance, General Insurance, Financial Ratio, Early Warning System

LATAR

BELAKANG PERMASALAHAN

Referensi

Dokumen terkait

Tolok ukur untuk menentukan bahwa runah sakit dapat dinyatakan sehat berdasarkan rasio likuiditas, rasio aktivitas dan rasio profitabilitas yaitu jika RKit-1, maka kinerja

[r]

Metode cross-section digunakan untuk melihat kinerja keuangan perusahaan dengan standar yang telah ditentukan BUMN.. Tolok ukur untuk menentukan bahwa kinerja keuangan

Keberhasilan suatu usaha sangat ditentukan oleh kinerja setiap personal yang terlibat dalam suatu kegiatan/organisasi, demikian pula halnya dengan keberhasilan pencapaian

Pencapaian tujuan yang telah ditetapkan merupakan salah satu tolok ukur kinerja individu.Penilaian prestasi kerja (kinerja) merupakan penilaian yang dilakukan

Telkom Surabaya Timur menerapkan sistem pengukuran kinerja dengan metode Balanced Scorecard, dimana terdapat empat perspektif yang menjadi tolok ukur keberhasilan kinerja

Pengukuran capaian kinerja yang mencakup pencapaian indikator kinerja dan kelompok sasaran yang menggambarkan keberhasilan atau kegagalan pelaksanaan kegiatan dan program

 Menilai Pencapaian secara kuantitatif setiap indikator kinerja sebagai bahan kontribusi bagi proses penilaian (evaluasi) keberhasilan dan kegagalan pelaksanaan kegiatan