• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERTUMBUHAN EKONOMI PROVINSI BENGKULU TRIWULAN III-2016

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PERTUMBUHAN EKONOMI PROVINSI BENGKULU TRIWULAN III-2016"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

No. 65/11/17/X, 7 November 2016

P

ERTUMBUHAN

E

KONOMI

P

ROVINSI

B

ENGKULU

T

RIWULAN

III-2016

SEBESAR

5,19

PERSEN,

MELAMBAT

DIBANDINGKAN

TRIWULAN

II-2016

(

Y

-

ON

-

Y

)

A.

PDRB MENURUT LAPANGAN USAHA

Pertumbuhan Ekonomi Triwulan III-2016 Terhadap Triwulan III-2015 (y-on-y)

Pada triwulan III-2016 Ekonomi Provinsi Bengkulu meningkat 5,19

persen bila dibandingkan triwulan II-2015 (y-on-y). Pertumbuhan terjadi pada seluruh lapangan usaha. Pengadaan listrik, air dan gas merupakan lapangan usaha yang pertumbuhannya tertinggi yaitu 24,13 persen, diikuti penyediaan akomodasi dan makan minum sebesar 9,82 persen. Sementara pertumbuhan terendah pada lapangan usaha pertambangan dan penggalian sebesar 1,21 persen.

 Perekonomian Provinsi Bengkulu triwulan III-2016 yang diukur berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp 14,02 triliun dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp. 10,08 triliun.

Pertumbuhan ekonomi Provinsi Bengkulu triwulan III-2016 (y-on-y) tumbuh sebesar 5,19 persen, mengalami perlambatan dibandingkan triwulan II-2016 yang tumbuh 5,42 persen. Dari sisi produksi, sumber dari pertumbuhan tersebut adalah lapangan usaha perdagangan besar dan eceran sebesar 1,15 persen dan pertanian sebesar 1,07 persen. Sedangkan dari sisi pengeluaran, sumber pertumbuhan tertinggi dicapai komponen impor barang dan jasa sebesar 4,22 persen.

 Sedangkan pertumbuhan ekonomi Provinsi Bengkulu Triwulan III-2016 (q-to-q) sebesar 1,81 persen meningkat dibanding triwulan II-2016 yang tumbuh 1,15 persen. Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh lapangan usaha konstruksi sebesar 4,18 persen. Dari sisi pengeluaran pertumbuhan tertinggi dicapai oleh komponen ekspor barang dan jasa sebesar 8,01 persen.

 Struktur perekonomian Provinsi Bengkulu pada triwulan III-2016 masih didominasi oleh lapangan usaha pertanian; perdagangan besar dan eceran; dan administrasi pemerintahan. Besaran peranan ketiga lapangan usaha ini yaitu masing-masing, pertanian sebesar 29,86 persen, perdagangan besar dan eceran sebesar 13,89 persen dan administrasi pemerintahan sebesar 9,72 persen. Sedangkan dari sisi pengeluaran masih didominasi oleh komponen impor barang dan jasa sebesar 66,36 persen.

 Struktur perekonomian Pulau Sumatera Bengkulu secara spasial pada triwulan III-2016 didominasi oleh Provinsi Riau 24,15 persen dan Provinsi Sumatera Utara 22,52 persen. Sedangkan kontribusi Provinsi Bengkulu adalah yang terkecil dengan besaran 1,96 persen.

Pertumbuhan

YoY

(2)

Sumber utama pertumbuhan ekonomi Provinsi Bengkulu triwulan III-2016 adalah perdagangan besar dan eceran sebesar 1,15; diikuti pertanian, kehutanan dan perikanan sebesar 1,07 persen serta transportasi dan pergudangan sebesar 0,40 persen. Sementara yang terendah adalah pengadaan air sebesar 0,004 persen.

Pertumbuhan Ekonomi Triwulan III-2016 terhadap Triwulan II-2016 (q-to-q)

Perekonomian Provinsi Bengkulu triwulan III-2016 tumbuh 1,81 persen. Pertumbuhan terjadi hampir di seluruh kegiatan kecuali jasa keuangan. Lapangan usaha yang mengalami pertumbuhan tertinggi adalah konstruksi dengan pertumbuhan sebesar 4,18 persen, diikuti jasa kesehatan yang tumbuh 3,11 persen. Sedangkan jasa keuangan mengalami penurunan sebesar 0,53 persen dari triwulan sebelumnya. Penghematan anggaran yang terjadi pada seluruh kementrian dan lembaga pemerintahan sebagai dampak revisi target pajak tahun 2016 cukup berimbas pada kinerja keuangan serta pada lapangan usaha jasa administrasi pemerintahan yang mengalami perlambatan.

Grafik 1. Pertumbuhan Ekonomi menurut Lapangan Usaha (%)

Triwulan III-2016 (y on y) Grafik 2. Sumber Pertumbuhan Ekonomi (%) Triwulan III-2016 (y on y)

3.66 1.21 6.12 24.13 1.59 6.58 7.91 5.00 9.82 6.82 4.52 4.46 6.28 4.37 4.85 8.78 8.13 0 5 10 15 20 25 30 Pertanian Pertambangan Industri Pengolahan Pengadaan Listrik dan Gas Pengadaan Air Konstruksi Perdagangan Besar dan Eceran Transportasi dan Pergudangan Akomodasi dan Makan Minum Informasi dan Komunikasi

Jasa Keuangan Real Estate Jasa Perusahaan Administrasi Pemerintahan Jasa Pendidikan Jasa Kesehatan Jasa Lainnya 1.07 0.05 0.38 0.02 -0.00 0.29 1.15 0.40 0.15 0.29 0.16 0.20 0.14 0.38 0.31 0.13 0.06 0 0.5 1 1.5 Pertumbuhan

QtoQ

(3)

Pertumbuhan ekonomi Provinsi Bengkulu triwulan III 2016 sebesar 1,81 persen sangat dipengaruhi oleh lapangan usaha perdagangan besar dan eceran yang merupakan sumber pertumbuhan tertinggi sebesar 0,43 persen, diikuti lapangan usaha pertanian, kehutanan dan perikanan sebesar 0,38 persen.

Struktur perekonomian Provinsi Bengkulu triwulan III-2016 masih didominasi oleh tiga lapangan usaha utama yaitu: pertanian, kehutanan dan perikanan (29,86 persen); perdagangan besar dan eceran (13,89 persen) serta administrasi pemerintahan, pertahanan dan jaminan sosial wajib (9,72 persen).

Grafik 3. Pertumbuhan Ekonomi menurut lapangan usaha (%) Triwulan III-2016 (q to q) 0.38 0.03 0.14 0.00 0.00 0.18 0.43 0.16 0.05 0.12 -0.02 0.06 0.04 0.03 0.13 0.05 0.02

Grafik 4. Sumber Pertumbuhan Ekonomi (%) Triwulan III 2016 (q to q) 1.32 0.83 2.20 1.05 1.68 4.18 2.94 2.02 2.91 2.76 -0.53 1.31 1.73 0.36 2.05 3.11 2.27 Pertanian Pertambangan Industri Pengolahan Pengadaan Listrik dan Gas Pengadaan Air Konstruksi Perdagangan Besar dan Eceran Transportasi dan Pergudangan Akomodasi dan Makan Minum Informasi dan Komunikasi

Jasa Keuangan Real Estate Jasa Perusahaan Administrasi Pemerintahan Jasa Pendidikan Jasa Kesehatan Jasa Lainnya Pertanian, kehutanan & perikanan Perdagangan besar dan eceran Administrasi Pemerintahan, dan jamsos

(4)

B.

PDRB MENURUT PENGELUARAN

Pertumbuhan Ekonomi Triwulan III-2016 Terhadap Triwulan III-2015 (y-on-y)

Pada triwulan III-2016 perekonomian Provinsi Bengkulu tumbuh 5,19 persen, mengalami perlambatan bila dibandingkan triwulan II-2016 (y-on-y) yang tumbuh 5,42 persen. Pertumbuhan terjadi hampir pada seluruh komponen PDRB menurut Pengeluaran. Komponen ekspor barang dan jasa merupakan komponen yang memiliki pertumbuhan tertinggi sebesar 8,99 persen, diikuti PMTB sebesar 6,53 persen, impor barang dan jasa sebesar 6,33 persen, pengeluaran konsumsi LNPRT sebesar 6,02 persen, pengeluaran konsumsi rumah tangga sebesar 5,98 persen sedangkan pengeluaran konsumsi pemerintah mengalami kontraksi sebesar 1,59 persen.

Pertumbuhan ekonomi dari sisi pengeluaran menunjukkan bahwa hampir seluruh komponen memiliki sumber pertumbuhan positif kecuali komponen pengeluaran konsumsi pemerintah. Sumber pertumbuhan tertinggi yaitu impor barang dan jasa sebesar 4,22 persen diikuti pengeluaran konsumsi rumah tangga sebesar 3,77 persen, impor barang dan jasa sebesar 3,16 persen, PMTB sebesar 2,83 persen, pengeluaran konsumsi LNPRT sebesar 0,16 persen sedangkan komponen pengeluaran konsumsi pemerintah sebesar – 0,32 persen.

Pertumbuhan Ekonomi Triwulan III-2016 Terhadap Triwulan II-2016 (q-to-q)

Perekonomian Bengkulu triwulan III-2016 tumbuh sebesar 1,81 persen mengalami peningkatan dibandingkan triwulan II-2016 yang tumbuh sebesar 1,15 persen. Peningkatan terjadi hampir pada seluruh komponen PDRB menurut pengeluaran kecuali komponen pengeluaran konsumsi pemerintah yang mengalami kontraksi sebesar 4,03 persen. Ekspor barang dan jasa merupakan komponen yang mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 8,01 persen, diikuti komponen impor barang dan jasa sebesar 5,18 persen, Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) sebesar 5,03 persen, pengeluaran konsumsi LNPRT sebesar 2,37 persen dan pengeluaran konsumsi rumah tangga sebesar 1,42 persen.

Grafik 5. Pertumbuhan dan Sumber Pertumbuhan PDRB menurut Pengeluaran y-on-y Triwulan III-2016 (%)

3.77 0.16 (0.32) 2.83 3.16 4.22 5.98 6.02 -1.59 6.53 8.99 6.33 PKRT PK-LNPRT PKP PMTB Ekspor Impor

Pertumbuhan (y on y) Sumber Pertumbuhan

Kontribusi Impor barang dan jasa

(5)

Struktur ekonomi Provinsi Bengkulu menurut pengeluaran atas dasar harga berlaku triwulan III-2016 tidak menunjukan perubahan yang berarti apabila dibandingkan triwulan sebelumnya. Aktivitas permintaan akhir masih didominasi dua komponen terbesar yaitu impor barang dan jasa (66,36 persen) dan pengeluaran konsumsi rumah tangga (65,89 persen) kemudian diikuti komponen PMTB (41,27 persen), ekspor barang dan jasa (34,33 persen), pengeluaran konsumsi pemerintah (20,18 persen), pengeluaran konsumsi LNPRT (2,40 persen) dan perubahan inventori (2,29 persen).

Penciptaan pertumbuhan ekonomi Provinsi Bengkulu triwulan III-2016 sebesar 1,81 persen menunjukan komponen impor barang dan jasa memiliki sumber pertumbuhan tertinggi sebesar 3,37 persen, diikuti komponen ekspor barang dan jasa sebesar 2,75 persen, PMTB sebesar 2,14 persen, sedangkan komponen lainnya memiliki sumber pertumbuhan di bawah 1,00 persen.

Grafik 6. Pertumbuhan Komponen PDRB menurut Pengeluaran q-to-q Tahun 2015-2016 (%)

-14.78 9.97 5.63 9.11 -15.75 11.54 -4.03 0.20 0.74 2.04 1.81 0.33 1.15 1.81 -17 -12 -7 -2 3 8 13 Q1-15 Q2-15 Q3-15 Q4-15 Q1-16 Q2-16 Q2-16 PKP PMTB PDRB 1.42 2.37 -4.03 5.03 7.49 8.01 5.18 65.89 2.40 20.18 41.27 2.29 34.33 66.36

PKRT PK-LNPRT PKP PMTB Inventori Ekspor Impor

Pertumbuhan (q to q) Distribusi (%)

Grafik 7. Pertumbuhan dan Distribusi Komponen PDRB menurut Pengeluaran q-to-q Triwulan III-2016 (%)

(6)

Tabel 1. PDRB Provinsi Bengkulu

Menurut Lapangan Usaha Atas Dasar Harga Berlaku dan Harga Konstan 2010 Triwulan III-2015 dan Triwulan II-III 2016

(Juta Rupiah)

Lapangan Usaha

Harga Berlaku Harga Konstan 2010

Triw III-2015 Triw II-2016 Triw III-2016 Triw III-2015 Triw II-2016 Triw III-2016

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) A Pertanian, Kehutanan, dan

Perikanan 3,883,878.62 4,074,917.96 4,184,635.45 2,807,024.61 2,871,828.04 2,909,814.06 B Pertambangan dan Penggalian 499,473.47 511,670.59 520,303.54 364,582.86 365,964.17 368,993.52

C Industri Pengolahan 786,236.00 844,308.43 874,863.43 598,603.18 621,545.07 635,232.88

D Pengadaan Listrik , Gas dan

Produksi Es 6,698.72 9,392.60 9,969.28 6,652.16 8,171.58 8,257.59

E Pengadaan Air, Pengelolaan

Sampah dan Daur Ulang 25,198.79 26,253.42 26,778.48 21,876.27 21,857.33 22,224.53

F Konstruksi 627,276.21 668,778.15 696,846.77 427,293.49 437,144.55 455,417.19

G Perdagangan Besar dan Eceran,

Reparasi Mobil dan Sepeda Motor 1,698,612.61 1,867,763.55 1,946,458.20 1,394,147.44 1,461,406.83 1,504,404.73 H Transportasi dan Pergudangan 1,010,978.63 1,078,356.76 1,111,501.49 758,042.31 780,166.53 795,942.65

I Penyediaan Akomodasi dan

Makan Minum 196,224.69 216,230.09 223,415.38 144,214.48 153,906.14 158,383.20

J Informasi dan Komunikasi 446,176.29 471,359.33 484,557.39 409,276.68 425,453.62 437,196.14 K Jasa Keuangan dan Asuransi 456,630.74 485,892.82 487,577.91 334,797.85 351,785.35 349,933.96

L Real Estate 516,276.02 543,182.85 550,787.41 434,478.15 447,984.32 453,852.91

M,N Jasa Perusahaan 271,817.26 294,365.33 302,313.19 212,837.63 222,350.33 226,196.99

O Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib

1,217,287.04 1,320,373.46 1,361,701.15 837,287.31 870,732.33 873,866.96

P Jasa Pendidikan 829,287.30 877,705.41 908,425.10 620,285.31 637,308.33 650,373.15

Q Jasa Kesehatan dan Kegiatan

Sosial 197,267.10 216,612.95 224,194.40 145,726.43 153,744.49 158,525.94

R,S,

T,U Jasa Lainnya 90,187.73 98,564.51 101,521.44 69,289.41 73,260.36 74,923.37

(7)

Tabel 2. Laju Pertumbuhan PDRB Provinsi Bengkulu Menurut Lapangan Usaha Triwulan III-2016

(persen) Lapangan Usaha Triw III-2016 thd Triw II-2016 (q-to-q) Triw III-2016 thd Triw III-2015 (y on y) Sumber Pertumbuhan (q-to-q) Sumber Pertumbuhan (y on y) (1) (2) (3) (4) (5)

A Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan 1.32 3.66 0.38 1.07 B Pertambangan dan Penggalian 0.83 1.21 0.03 0.05 C Industri Pengolahan 2.20 6.12 0.14 0.38 D Pengadaan Listrik , Gas dan Produksi Es 1.05 24.13 0.00 0.02 E Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah dan

Daur Ulang 1.68 1.59 0.00 0.00

F Konstruksi 4.18 6.58 0.18 0.29

G Perdagangan Besar dan Eceran,

Reparasi Mobil dan Sepeda Motor 2.94 7.91 0.43 1.15 H Transportasi dan Pergudangan 2.02 5.00 0.16 0.40

I Penyediaan Akomodasi dan Makan

Minum 2.91 9.82 0.05 0.15

J Informasi dan Komunikasi 2.76 6.82 0.12 0.29 K Jasa Keuangan dan Asuransi -0.53 4.52 -0.02 0.16

L Real Estate 1.31 4.46 0.06 0.20

M,N Jasa Perusahaan 1.73 6.28 0.04 0.14 O Administrasi Pemerintahan, Pertahanan

dan Jaminan Sosial Wajib 0.36 4.37 0.03 0.38

P Jasa Pendidikan 2.05 4.85 0.13 0.31

Q Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial 3.11 8.78 0.05 0.13 R,S,T,U Jasa Lainnya 2.27 8.13 0.02 0.06

(8)

Tabel 3. Struktur Ekonomi PDRB Provinsi Bengkulu Menurut Lapangan Usaha (persen)

Lapangan Usaha Trw III 2015 Trw II 2016 Trw III 2016

(1) (2) (3) (4)

A Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan 30.44 29.95 29.86 B Pertambangan dan Penggalian 3.91 3.76 3.71

C Industri Pengolahan 6.16 6.21 6.24

D Pengadaan Listrik , Gas dan Produksi Es 0.05 0.07 0.07 E Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah dan Daur Ulang 0.20 0.19 0.19

F Konstruksi 4.92 4.92 4.97

G Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil dan Sepeda Motor 13.31 13.73 13.89

H Transportasi dan Pergudangan 7.92 7.93 7.93

I Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum 1.54 1.59 1.59

J Informasi dan Komunikasi 3.50 3.46 3.46 K Jasa Keuangan dan Asuransi 3.58 3.57 3.48

L Real Estate 4.05 3.99 3.93

M,N Jasa Perusahaan 2.13 2.16 2.16

O Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib 9.54 9.70 9.72

P Jasa Pendidikan 6.50 6.45 6.48

Q Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial 1.55 1.59 1.60

R,S,T,U Jasa Lainnya 0.71 0.72 0.72

(9)

Tabel 4. PDRB Provinsi Bengkulu

Menurut Pengeluaran Atas Dasar Harga Berlaku dan Harga Konstan 2010 Triwulan III-2015 dan Triwulan II-III 2016

(Juta Rupiah)

Komponen Harga Berlaku Harga Konstan 2010 Tw III-2015 Tw II-2016 Tw III-2016 Tw III-2015 Tw II-2016 Tw III-2016

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)

1 Pengeluaran Konsumsi Rumahtangga 8.425.867,74 9.030.504,29 9.235.210,22 6.045.587,81 6.317.123,33 6.407.032,21

2 Pengeluaran Konsumsi LNPRT 304.978,56 325.310,92 336.183,65 248.773,02 257.632,26 263.744,69

3 Pengeluaran Konsumsi Pemerintah 2.687.119,70 2.864.534,98 2.828.325,70 1.944.143,40 1.993.419,70 1.913.145,62

4 Pembentukan Modal Tetap Bruto 5.109.506,98 5.423.120,93 5.784.599,46 4.161.524.04 4.220.752,10 4.433.111,75

5 Perubahan Inventori 332.645,76 294.242,18 320.446,21 200.405,11 168.916,64 181.569,77

6 Ekspor Barang dan Jasa 4.201.095,95 4.407.523,46 4.811.664,63 3.371.247,12 3.402.053,40 3.674.443.06

7 Dikurangi Impor Barang dan Jasa 8.301.707,49 8.739.508,59 9.300.579,87 6.385.264,93 6.455.288,09 6.789.507,31

PRODUK DOMESTIK REGIONAL

BRUTO 12.759.507,20 13.605.728,17 14.015.850,01 9.586.415,58 9.904.609,34 10.083.539.77

Tabel 5. Laju Pertumbuhan PDRB Provinsi Bengkulu Menurut Pengeluaran Triwulan III-2016

(persen)

Komponen Triw III-2016 thd Triw II-2016 (Q to Q) Triw III-2016 thd Triw III-2015 (Y on Y) Sumber Pertumbuhan (Q to Q) Sumber Pertumbuhan (Y on Y) (1) (2) (3) (4) (5)

1 Pengeluaran Konsumsi Rumahtangga 1,42 5,98 0,91 3,77 2 Pengeluaran Konsumsi LNPRT 2,37 6,02 0,06 0,16 3 Pengeluaran Konsumsi Pemerintah -4,03 -1,59 -0,81 -0,32 4 Pembentukan Modal Tetap Bruto 5,03 6,53 2,14 2,83 5 Perubahan Inventori 7.49 -9,40 0,13 -0,20 6 Ekspor Barang dan Jasa 8,01 8.99 2,75 3,16 7 Dikurangi Impor Barang dan Jasa 5,18 6,33 3,37 4,22

(10)

Tabel 6. Struktur PDRB Provinsi Bengkulu Menurut Pengeluaran Triwulan III-2015, Triwulan II-2016

dan Triwulan III-2016 (persen)

Komponen Triw III-2015

2016

Triw-II Triw-III

(1) (2) (3) (4)

1 Pengeluaran Konsumsi Rumahtangga 66,04 66,37 65,89

2 Pengeluaran Konsumsi LNPRT 2,39 2,39 2,40

3 Pengeluaran Konsumsi Pemerintah 21,06 21,05 20,18

4 Pembentukan Modal Tetap Bruto 40,04 39,86 41,27

5 Perubahan Inventori 2,61 2,16 2,29

6 Ekspor Barang dan Jasa 32,93 32,39 34,33

7 Dikurangi Impor Barang dan Jasa 65,06 64,23 66,36

(11)

BPS PROVINSI BENGKULU

DATA

Mencerdaskan Bangsa

Informasi lebih lanjut hubungi :

Kepala Bidang Neraca Wilayah dan Analisis Statistik

Rudy Nooryadi, S.Si, ME

Telepon: 0736-349117

Gambar

Grafik 1. Pertumbuhan  Ekonomi menurut Lapangan Usaha (%)
Grafik 4. Sumber Pertumbuhan Ekonomi (%)   Triwulan III 2016 (q to q)  1.320.83 2.201.051.68 4.182.942.022.912.76-0.531.311.730.362.053.112.27PertanianPertambanganIndustri PengolahanPengadaan Listrik dan GasPengadaan AirKonstruksiPerdagangan Besar dan EceranTransportasi dan PergudanganAkomodasi dan Makan MinumInformasi dan Komunikasi
Grafik 5. Pertumbuhan dan Sumber Pertumbuhan  PDRB  menurut Pengeluaran y-on-y Triwulan III-2016 (%)
Grafik 7. Pertumbuhan dan Distribusi Komponen PDRB menurut Pengeluaran q-to-q
+6

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan data dari pertanyaan di atas, maka dapat dijelaskan bahwa responden menjawab pertanyaan ke lima dengan jawaban “sangat membantu” sebanyak 27 responden

(3) Selama pelepasan masih dapat dicabut, maka atas perintah jaksa tempat dimana dia berada, orang yang dilepaskan bersyarat dapat ditahan guna menjaga ketertiban

Hal ini dikarenakan 89 persen produksi minyak akarwangi Indonesia dihasilkan dari Kabupaten Garut (Bappeda Kab.Garut, 2005). Hal ini didukung oleh potensi areal seluas 2.400 Ha

menghasilkan produk multimedia (musik, video, film, game, entertaiment, dan lain-lain) Atau penggunaan sejumlah teknologi yang berbeda yang memungkinkan untuk

Hubungan Status Gizi Ibu Hamil dengan Ukuran Antropometrik Bayi Hasil penelitian menunjukkan bahwa tinggi badan, berat badan ibu sebelum hamil, status gizi (yang

Judul penelitian ini adalah “Leksikon Tuturan Palang Pintu Betawi di Kampung Setu Babakan, DKI Jakarta (Kajian Antropolinguistik)” definisi operasional penelitian

Berdasarkan kerangka pikir penelitian di atas menjelaskan bahwa, untuk menganalisis tingkat kecukupan modal pada bank konvensional dengan bank syariah maka ditinjau dari

Elita Dewi, M.SP , selaku Sekretaris Departemen Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Sumatera Utara dan sekaligus sebagai dosen pembimbing