PENGARUH DEBT TO EQUITY RATIO (DER), CURRENT RATIO (CR), NET PROFIT MARGIN (NPM), RETURN ON EQUITY (ROE), dan RETURN ON ASSET
(ROA) TERHADAP RETURN SAHAM SYARIAH YANG TERDAFTAR DI JAKARTA ISLAMIC INDEX (JII)
(Periode 2013-2015)
Disusun sebagai salah satu syarat menyelesaikan Program Studi Strata I pada Jurusan Twinning Program Fakultas Ekonomi Dan Bisnis
Dan Fakultas Agama Islam
Disusun Oleh:
DODYK ROSET RIDO NUR HIDAYAT B300132028/I000132028
TWINNING PROGRAM
FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS DAN FAKULTAS AGAMA ISLAM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA
HALAMAN PERSETUJUAN
*PENGARUII
TE
T TO EQUrT-yRA|'-r7 {Dr,R), CURRENT RATIO (CR).
NEr
PROFIT MARGIN (NPM), RE'TURN ON EQUITY (ROE), dan REIURN ON ASSET(ROA) TER}IADAP R,ETUNN SAHAM SYARIAH YANG TERDAFTAR DI JAKARTA ISLAMIC lNDE'x (Jlt) (Periode 2013-2015)"
PI]BLIKASI ILMIAH
oleh:
DODYK ROSET RIDO NUR HIDAYAT
83001 32028/10001 32028
Telah diperiksa dan disetujui oleh:
Dosen Pembimbing
II
Dosen PembimbingI
HALA}I^\\
PE\GES.{H.{\
..PENGARUH DEBT TO EQUITY RITIO (DER), CURRENT RATIO (CR), NET PROFIT MARGIN (NPM), ftErt,fiN ON EQUITY (ROE), <tan RETURN ONASSET
(ROA) TERHADAP NETUfiN SAHAM SYARIAH YANG TERDAFTAR DI JAK4RTA ISLAMIC IND EX(JII)"
(Periode 2013-2015)
OLEH
DODYK ROSf,T RIDO NUR HIDAYAT
83001 32028/I000132028
Telah dipertahankan di depan Dewan Penguji Fakultas Ekonomi & Bisnis dan Fakultas Agama Islam
Universitas Muhammadiyah Surakarta
Pada hari Sabtu,5 Agustus 2017
dan dinyatakan telah memenuhi syarat
Dewan Penguj i:
I r. Maulidiyah lndira Hasmarini, M.Si
( Ketua De\Yan Penguji)
Dr. \4uhammad Muhtarom, SH., MH (Anggota I Dervan Penguji)
I.
l.
Drs. Trit ono, M.Si
(Anggota ll Delvan Penguji) Nurul Huda, M.Ag.
(Anggota III Dewan Penguji)
t!t
PERNYATAAN
Dengan
ini
saya menyatakan bahwa dalam naskah publik:_rii:.i
::c:-r terdapat karya yang pemah diajukan untuk tnemperoleh gelar kesan:::":-ji
s-:.,::perguruan tinggi dan sepanjang pengetahuan saya juga tidak tc-rd:::: -<":-,: ::.ru
pendapat yang pemah ditulis atau diterbirkan orang lair.r. kecu:li
:e;:::
:e-:lis
diacu dalam naskah dan disebutkan dalam daftar pustaka.Apabila kelak terbukti ada ketidakbenarar.r dalanr per:r.,:::-.
!:i:
C.tlt-:S.mcka akan sava pertanggungjawabkan sepenuhnva.
Dodl k Roset Rido
\ur
Hidavat B300132028,/I000 1-32028t
d
Pen u Ii.AtF-1
PENGARUH DEBT TO EQUITY RATIO (DER), CURRENT RATIO (CR), NET PROFIT MARGIN (NPM), RETURN ON EQUITY (ROE), dan RETURN ON ASSET
(ROA) TERHADAP RETURN SAHAM SYARIAH YANG TERDAFTAR DI JAKARTA ISLAMIC INDEX (JII)
(Periode 2013-2015)
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh Debt
to Equity Ratio (DER), Current Ratio (CR), Net Profit Margin (NPM), Return On
Equity (ROE), dan Return On Asset (ROA) terhadap Return Saham Syariah yang
Terdaftar di Jakarta Islamic Index (JII) dan mana variabel yang berpengaruh dominan terhadap return saham syariah. Dengan menggunakan data sekunder
(time seriest dan cross section) bulanan dari periode 2013 - 2015. Alat analisis
data menggunakan data panel yaitu adalah gabungan antara data silang (Cross section) dan (time series). Dengan pendekatan Metode Common Efect (Pooled
Least Square / PLS), Metode Fixed Effect (Fixed Effect Model / FEM), Metode
Random Effect (Random Effect Model / REM) dan dilengkapi dengan uji chow
dan uji hausman, yang diolah dengan menggunakan Quantitative Micro Software
E-Views versi 8.0.0.1. Dari hasil metode Pooled Least Square (PLS), yang dilakukan penelitian ini dinyatakan variabel DER, ROE dan ROA yang memenuhi standar nilai pengujian dan variabel NPM dan CR tidak memenuhi standar. Penelitian ini menunjukan secara simultan terdapat pengaruh Debt to Equity Ratio
(DER), Current Ratio (CR), Net Profit Margin (NPM), Return On Equity (ROE),
dan Return On Asset (ROA) terhadap Return Saham Syariah yang Terdaftar di
Jakarta Islamic Index (JII). Secara parsial terdapat tiga variabel profitabilitas
yang berpengaruh signifikan terhadap return saham syariah yang terdaftar di
Jakarta Islamic Index (JII), yaitu Return On Equity (ROE), Return On Asset
(ROA) dan Debt to Equity Ratio (DER).
Kata Kunci: Return Saham, Debt to Equity Ratio (DER), Current Ratio (CR), Net Profit Margin (NPM), Return On Equity (ROE), Return On Asset (ROA), Jakarta Islamic Index (JII)
ABSTRACT
This study aims to determine whether there is the influence of Debt to Equity Ratio (DER), Current Ratio (CR), Net Profit Margin (NPM), Return On Equity (ROE), and Return On Assets (ROA) to Return Sharia Shares Registered Jakarta Islamic Index (JII) and which variables that have dominant influence on Sharia stock returns. By using the secondary data (time series and cross section) monthly from period 2013 to 2015. Data analysis tool using panel data that is combination of cross data (Cross section) and (time series). With the approach of the Common Efect (Pooled Least Square / PLS) Method, Fixed Effects (FEM), Random Effects (REM) and equipped with chow test and hausman test, processed using Quantitative Micro Software E-Views version 8.0.0.1. From the result of Pooled Least Square (PLS) method, this research revealed that DER, ROE and ROA variables that meet the test value standard and NPM and CR variables do not meet the standard. This research shows simultaneously that there is influence of Debt to Equity Ratio (DER), Current Ratio (CR), Net Profit Margin (NPM),
2
Return On Equity (ROE), and Return On Asset (ROA) to Return of Sharia Shares Registered in Jakarta Islamic Index (JII). Partially, there are three profitability variables which have significant effect on return of syariah stock listed in Jakarta Islamic Index (JII), that is Return On Equity (ROE), Return On Asset (ROA) and Debt to Equity Ratio (DER).
Keywords: Stock Return, Debt to Equity Ratio (DER), Current Ratio (CR), Net Profit Margin (NPM), Return On Equity (ROE), Return On Assets (ROA), Jakarta Islamic Index (JII)
1. PENDAHULUAN
Pasar modal merupakan salah satu alternatif investasi bagi masyarakat. Melalui pasar modal, investor dapat melakukan investasi di beberapa perusahaan melalui pembelian surat-surat berharga yang ditawarkan atau yang diperdagangan dipasar modal (Hermuni, 2012).
Pasar modal merupakan sarana pendanaan bagi perusahaan maupun institusi lain seperti pemerintah dan sarana bagi kegiatan berinvestasi untuk para investor. Pada umumnya pasar saham merupakan tempat bertemunya pihak yang kelebihan dana (investor) dengan pihak yang membutuhkan dana (issuer) dengan cara memperjual belikan saham (Darmadji dan Fakhrudin, 2006).
Dalam Islam pasar modal syariah, sebagai bagian dari pengembangan ilmu pengetahuan tematik kontektual, meskipun telah mengajukan berbagai persyaratan agar dapat dikategorikan sebagai pasar modal yang islami, namun realitasnya masih tetap terkait dengan ketentuan peraturan sebelumnya. Misalnya ketentuan bagaimana mendirikan perseroan (PT), manajemen pengelolaan perusahaan, jenis usaha yang dijalankan, cara transaksi di bursa efek, dan lain-lain, menunjukkan bahwa masih ada keterkaitan dengan variabel sebelumnya (Burhanuddin. 2008).
Para ahli fikih kontemporer sepakat, bahwa haram hukumnya memperjual belikan surat berharga di pasar modal dan perusahaan yang bergerak di bidang usaha yang haram. Ruang lingkup keharaman dapat ditinjau baik dari segi zatnya (haram li dzatihi) maupun selain zatnya (haram
li ghairihi). Dalil-dalil yang mengharamkan jual beli efek perusahaan seperti
ini adalah semua dalil yang mengharamkan segala kegiatan haram tersebut (Sebastian, 2002).
3
Sejalan dengan pengembangan pasar modal Indonesia secara umum, industri pasar modal yang berbasis syariah diyakini dapat menjadi salah satu pilar kekuatan industri pasar modal Indonesia (Bapepam, 2010).
Bangkitnya ekonomi Islam di Indonesia dewasa ini menjadi fenomena yang menarik dan menggembirakan bagi masyarakat Indonesia yang mayoritas beragama Islam maupun yang minoritas beragama non Islam. Secara umum konsep pasar modal syariah dengan pasar modal konvensional tidak jauh berbeda, tetapi dalam konsep pasar modal syariah bahwa saham yang diperdagangkan harus memenuhi kriteria syariah dan terbebas dari unsur riba dan transaksi saham dilakukan dengan menjauhi berbagai praktik spekulasi. Kelompok saham syariah ini dimasukkan dalam Jakarta Islamic Index (JII) yang terdiri dari 30 (tiga puluh) jenis saham dan emiten-emiten yang kegiatan usahanya memenuhi syariah Islam. Saham-saham yang masuk kriteria Jakarta Islamic Index (JII) adalah saham-saham yang operasionalnya tidak mengandung unsur ribawi, permodalan perusahaan juga bukan mayoritas dari hutang. Jadi bisa kita katakan bahwa saham-saham yang tergabung dalam Jakarta Islamic Index (JII) ini adalah saham yang pengelolaan dan manajemennya terbilang sudah transparan (Abdul, 2009).
Saham-saham yang masuk dalam indeks syariah adalah emiten yang kegiatan usahanya tidak bertentangan dengan syariah seperti usaha perjudian dan permainan yang tergolong judi atau perdagangan yang dilarang, usaha lembaga keuangan konvensional (ribawi) termasuk perbankan dan asuransi konvensional, usaha yang memproduksi, mendistribusikan serta memperdagangkan makanan dan minuman yang tergolong haram, usaha yang memproduksi, mendistribusi dan atau menyediakan barang-barang ataupun jasa yang merusak moral dan bersifat mudarat (Azwar, 2010).
Kegiatan analisis dan pemilihan suatu saham, investor memerlukan informasi-informasi yang rclevan dan memadai melalui laporan keuangan perusahaan (Husna, 2001). Penilaian selisih harga saham dilakukan melalui berbagai perhitungan analisis terhadap laporan keuangan dan dapat dilakukan melalui perhitungan rasio profitabilitas. Rasio profitabilitas merupakan penilain kinerja keuangan perusahaan yang digunakan untuk mengukur tingkat
4
kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba dari investasi. Menurut Hilmi dan Eka (2015), perhitungan rasio profitabilitas menggunakan beberapa alat ukur yaitu: Return On Asset (ROA). Return On Equity (ROE), Current
Ratio (CR), Debt to Equity Ratio (DER). Selain rasio profitabilitas yang dapat
digunakan untuk mengetahui pengaruh terhadap return saham perusahaan adalah : Debt to Equity Ratio (DER), Current Ratio (CR), Net Profit Margin (NPM), Return On Equity (ROE), Return On Asset (ROA). Return On Equity
(ROE) menunjukkan kemampuan total aktiva menghasilkan laba sebelum
dipotong bunga dan pajak.
Return On Asset (ROA) merupakan ukuran seberapa besar keuntungan
yang dapat diperoleh dari modal saham, tingkat penjualan, dan kekayaan asset) yang dimiliki perusahaan. Profitabilitas yang tinggi merupakan suatu keberhasilan perusahaan dalam memperoleh laba serta menunjukkan kinerja perusahaan yang baik (Brigham dan Houston, 2009).
Net Profit Margin (NPM) menunjukkan kemarnpuan setiap rupiah
penjualan menghasilkan laba bersih (Napa, 1999). Current Ratio (CR) merupakan alat ukur kemampuan suatu perusahaan dalam melunasi kewajiban keuangan jangka pendeknya (Moeljadi, 2006). Debt to Equity Ratio (DER) adalah rasio total hutang dengan modal sendiri, merupakan perbandingan antara total hutang dengan modal sendiri (Riyanto, 2008).
Return saham adalah hasil yang diperoleh dari kegiatan investasi
(Jogiyanto, 2007). Sedangkan menurut Robert Ang (2001) return adalah tingkat keuntungan yang dinikmati oleh pemodal atas suatu investasi yang dilakukannya. Dan dua pengertian yang dikemukakan oleh para pakar diatas dapat disimpulkan bahwa return saham adalah tingkat keuntungan yang didapatkan oleh para investor atas hasil dari investasi saham yang dilakukannya.
Berdasarkan hasil penelitian terdahulu dan hal-hal yang sudah dipaparkan diatas dalam penelitian ini dibatasi hanya untuk mengetahui bagaimana pengaruh Return On Asset (ROA), Return On Equity (ROE),
Current Ratio (CR) dan Debt to Equity Ratio (DER) secara simultan maupun
5
terdaftar di Jakarta Islamic indeks. Selanjutnya permasalahan yang akan cliteliti yaitu seberapa besar pengaruh Debt to Equity Ratio (DER), Current
Ratio (CR), Net Profit Margin (NPM), Return On Equity (ROE), Return On
Asset (ROA) terhadap return saham syariah yang terdaftar di Jakarta Islamic
Index (JII). Dengan demikian, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Debt to Equity Ratio (DER), Current Ratio (CR), Net Profit Margin
(NPM), Return On Equity (ROE), Return On Asset (ROA) terhadap return
saham syariah yang terdaftar di Jakarta Islamic Index (JII) Baik secara parsial maupun secara simultan (serempak). (periode 2013-2015).
Dalam penelitian ini penulis memilih saham perusahaan yang terdaftar di dalam Jakarta Islamic index (JII) yang jumlahnya 30 perusahaan sebagai sampel penelitian, karena masyarakat mulai sadar dengan adanya investasi saham, selain itu masyarakat belum mampu membedakan antara saham yang sudah masuk dalam kelompok saham syariah dan saham yang masih saham konvensional. Sehingga dalam berinvestasi saham masyarakat akan cenderung memilih sesuatu hal yang menurut pandangan mereka dapat memberikan keuntungan tanpa adanya aturan-aturan syariat islam, bukan untuk membanding-bandingkan sesuatu yang dilarang atau haram tetapi ingin memberikan pilihan kepada masyarakat untuk berinvestasi yang sesuai tuntunan syariat Islam, karena pada zaman modern ini barang yang halal dan haram dapat diperjual belikan secara bebas, dan dapat di produksi banyak sehingga bisa tercampur antara yang halal dan haram.
2. METODE PENELITIAN
Penelitian tentang pengaruh return saham syariah di Jakarta Islamic
Index (JII) ini menggunakan data laporan keuangan saham yang masuk dalam
Jakarta Islamic Index (JII) periode 2013-2015. Adapun variabel independen
yang terkait antara lain DER (Debt to Equity Ratio), CR (Current Ratio),
NPM (Net Profit Margin), ROE (Return On Equity) dan ROA (Return On
Assets). Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data
sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan yang dipublikasikan yang diakses melalui situs www.idx.co.id, data JII yang diakses melalui situs
6
www.duniainvestasi.com yang selanjutnya diolah kembali sesuai kebutuhan
dan kemudahan analisis. Data tersebut terdiri dari laporan keuangan tahunan perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dan return saham pada perusahaan yang terdaftar di Jakarta Islamic Index (JII) periode 2013-2015. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan yang terdaftar di
Jakarta Islamic Index (JII) yakni berjumlah 30 perusahaan yang tercatat di
BEI. Sampel dalam penelitian ini merupakan perusahaan yang terdaftar di
Jakarta Islamic Index (JII) pada periode 2013-2015. Teknik pengambilan
sampel ialah sampling purposive, teknik pengambilan sampling purposive
Teknik analik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan regresi linier berganda.
3. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
3.1Debt to Equity Ratio (DER) terhadap return saham
Dalam penelitian diperoleh hasil estimasi data Pooled Least
Square menunjukkan bahwa Debt to Equity Ratio (DER) berpengaruh
positif dan signifikan terhadap return saham syariah yang terdaftar di JII periode 2013-2015. Hal ini berarti Debt to Equity Ratio (DER) mempengaruhi return saham perusahaan yang terdaftar di Jakarta
Islamic Index (JII).
Hasil penelitian ini sesuai dengan Penelitian dari Sumitri (2016), yang meneliti tentang Pengaruh Faktor Fundamental dan Pengungkapan Corporate Social Responsibility Terhadap Return Saham Pada Perusahaan Properti di Jakarta Islamic Index (III) (Periode 2010-2014),
dimana hasilnya adalah Variabel Debt to Equity Ratio (DER), secara simultan berpengaruh secara positif terhadap return Saham Pada Perusahaan Properti di Jakarta Islamic Index (JII) (Periode 2010-2014).
Hasil penelitian ini juga sesuai dengan teori yang menyatakan bahwa Debt to Equity Ratio (DER) adalah rasio total hutang dengan modal sendiri, merupakan perbandingan antara total hutang dengan modal sendiri (Riyanto, 2008).
7
3.2Return On Equity (ROE) terhadap return saham
Dalam penelitian diperoleh hasil estimasi data Pooled Least
Square (Tabel 4.5) menunjukkan bahwa Return On Equity (ROE)
berpengaruh positif dan signifikan terhadap return saham syariah yang terdaftar di JII periode 2013-2015. Hal ini berarti Return On Equity
(ROE) tidak akan mempengaruhi return saham perusahaan yang terdaftar
di Jakarta Islamic Index (JII).
Hasil penelitian ini sesuai dengan Penelitian dari Diky Nuhar Sanjaya (2015), yang meneliti tentang Analisis Pengaruh Current Ratio (CR), Debt to Equity Ratio (DER), Return On Equity (ROE) dan Total Asset Turnover (TAT) Terhadap Return Saham di Jakarta Islamic Index
(Periode 2012-2014), dimana hasilnya adalah Variabel Return On Equity
(ROE), secara simultan berpengaruh negatif terhadap return saham di Jakarta Islamic Index (Periode 2012-2014).
Hal ini sesuai dengan teori bahwa Return On Equity (ROE) adalah perusahaan mengelola modal sendiri (net worth) secara efektif, mengukur tingkat keuntungan dari investasi yang telah dilakukan pemilik modal sendiri atau pemegang saham perusahaan. ROE menunjukkan rentabilitas modal sendiri atau yang sering disebut sebagai rentabilitas usaha (Agnes Sawir, 2005).
3.3Return On Asset (ROA) terhadap return saham
Dalam penelitian diperoleh hasil estimasi data Pooled Least
Square (Tabel 4.5) menunjukkan bahwa Return On Asset (ROA)
berpengaruh positif dan signifikan terhadap return saham syariah yang terdaftar di JII periode 2013-2015. Hal ini berarti Return On Asset (ROA) mempengaruhi return saham perusahaan yang terdaftar di Jakarta
Islamic Index (JII).
Hasil penelitian ini didukung oleh Prasetya Wibisono (2015) yang meneliti tentang Pengaruh Inventory Turnover, Return On Asset, dan Debt To Equity Ratio Terhadap Return Saham Pada Perusahaan
Manufaktur Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (Tahun 2008-2013),
8
simultan berpengaruh positif Terhadap Return Saham Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (Tahun 2008-2013).
Hal ini sesuai dengan teori bahwa merupakan ukuran seberapa besar keuntungan yang dapat diperoleh dari modal saham, tingkat penjualan, dan kekayaan (asset) yang dimiliki perusahaan. Profitabilitas yang tinggi merupakan suatu keberhasilan perusahaan dalam memperoleh laba serta menunjukkan kinerja perusahaan yang baik (Brigham dan Houston, 2009).
4. Kesimpulan
Berdasarkan penelitian dan hasil analisis regresi dengan model data panel mengenai pengaruh Debt to Equity Ratio (DER), Current Ratio (CR),
Net Profit Margin (NPM), Return On Equity (ROE) dan Return On Asset
(ROA) terhadap return saham syariah yang terdaftar di Jakarta Islamic
Index (JII) periode 2013 - 2015, dapat diambil kesimpulan sebagai berikut:
4.1Berdasarkan hasil estimasi data panel untuk memilih model yang terbaik dengan Uji Chow dan Uji Hausman, maka terpilih model yang terbaik yaitu Pooled Least Square (PLS).
4.2Berdasarkan analisis model terbaik yakni Pooled Least Square (PLS) bahwasanya probabilitas t menunjukkan bahwa variabel yang memiliki pengaruh signifikan yaitu Return On Equity (ROE), Return On Asset
(ROA), Debt to Equity Ratio (DER). Sedangkan variabel yang tidak memiliki pengaruh signifikan yaitu Net Profit Margin (NPM) dan Current
Ratio (CR).
DAFTAR PUSTAKA
Pinangkaan Getereida. 2012. Pengaruh Return On Investment (ROI) Dan Economic Value Added (EVA) Terhadap Return Saham Perusahaan. Forum Bisnis Dan Kewirausahaan Jurnal Ilmiah STIE MDP, Vol. 1 No. 2 Maret 2012.
Ridwan Muhammad Hidayat. 2013. Pengaruh Earning Per Share (EPS), Price Earning Ratio (PER), dan Dividend Payout Ratio (DPR) terhadap Return Saham Perusahaan (Studi pada Sektor Property dan Real Estate di Bursa
9
Efek Indonesia. Skripsi Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Telkom, 2013
Kurniadi Rintistya. 2012. Pengaruh Car, Nim, Ldr Terhadap Return Saham Perusahaan Perbankan Indonesia. Skripsi Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Semarang, Indonesia. Accounting Analysis Journal 1 (1) (2012).
Abdullah Hilmi, Merdekawati Eka. 2015. Pengaruh Return On Assets (ROA), Return On Equity (ROE), Current Ratio (CR) dan Debt To Equity (DER) terhadap return saham pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol.8 No.2 September 2015.
Bao Ngoc Dinh, Chi Cuong Nguyen. 2016. Dividend Announcment and Ex-dividend Effects On Stock Return. International Journal of Economics and Finance; Vol. 8, No. 7; 2016
Retno Widya Utami dkk. 2015. The Effect of Internal and External Factors on Stock Return: Empirical Evidence from the Indonesian Construction Subsector. Asian Journal of Business and Management (ISSN: 2321 - 2802) Volume 03 – Issue 05, October 2015.
Siddiqui Saif, Praveen Sheikh Safika. 2016. Modelling the Return of Shariah with Underlying Indices of National Stock Exchange of India: A Case of 3SLS and GMM Estimation. Journal of Emerging Economies and Islamic Research 2016,Vol .4, No.2.
Hasanudin dkk. 2014. “Himpunan Fatwa Keuangan Syariah (Dewan Syariah Nasional MUI)”. Jakarta, Penerbit Erlanga
Sawir, Agnes. 2005. “Analisis Kinerja Keuangan dan Perencanaan Keuangan Perusahaan”. Jakarta, PT Gramedia Pustaka Utama.