• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II LANDASAN TEORI A. Pengertian Analisis Wacana - KARTIKA YULIATUN KHASANAH BAB II

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "BAB II LANDASAN TEORI A. Pengertian Analisis Wacana - KARTIKA YULIATUN KHASANAH BAB II"

Copied!
26
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

Kehadiran tokoh pada naskah drama, merupakan sebagai unsur pembangun sebuah masalah yang terdapat dalam cerita yang saling berhubungan, seperti yang diungkapkan Hasanuddin

Aminudin (2010: 79) berpendapat bahwa tokoh utama atau tokoh sentral merupakan tokoh yang memiliki peranan penting dalam suatu cerita. Tokoh utama merupakan tokoh

Sedangkan menurut Abdul Chaer (1984:7), idiom adalah satuan bahasa (entah berupa kata, frasa, maupun kalimat) yang maknanya tidak dapat “ditarik” dari kaidah umum gramatikal

bentuk DAS terhadap aliran permukaan dapat ditunjukkan dengan memperhatikan hidrograf-hidrograf yang terjadi pada dua buah DAS yang bentuknya berbeda namun

Tokoh cerita (character) menurut Abram (dalam Nurgiyantoro, 2002: 165) adalah orang (-orang) yang ditampilkan dalam suatu karya naratif, atau drama, yang

Ekspresi bahasa merupakan penyebutan sesuatu yang dialami oleh pemakainya” (Sudrajat, 2009: 81).. kata, frasa, maupun kalimat) yang maknanya tidak dapat diramalkan

Dari pendapat- pendapat diatas maka dapat disimpulkan bahwa perubahan makna adalah pergantian rujukan yang berbeda dengan rujukan semula, manusia sebagai pemakai bahasa

Supranto 2011:128 mengatakan “Citra merek ialah apa yang konsumen pikir atau rasakan ketika mereka mendengar atau melihat nama suatu merek atau pada intinya apa yang konsumen telah