(dalam jutaan rupiah)
ASET
1. Kas
11,327
9,099
2. Penempatan pada Bank Indonesia
264,622
237,812
3. Penempatan pada bank lain
8,779
6,370
4. Tagihan spot dan derivatif
‐
‐
5. Surat berharga
a. Diukur pada nilai wajar melalui laporan laba/rugi
‐
‐
b. Tersedia untuk dijual
‐
‐
c. Dimiliki hingga jatuh tempo
250,601
253,893
d. Pinjaman yang diberikan dan piutang
‐
‐
6. Surat berharga yang dijual dengan janji dibeli kembali (repo)
‐
‐
7. Tagihan atas surat berharga yang dibeli dengan janji dijual kembali (reverse
‐
‐
8. Tagihan akseptasi
‐
‐
9. Kredit
a. Diukur pada nilai wajar melalui laporan laba/rugi
‐
‐
b. Tersedia untuk dijual
‐
‐
c. Dimiliki hingga jatuh tempo
‐
‐
d. Pinjaman yang diberikan dan piutang
1,156,640
1,043,042
10. Pembiayaan syariah 1)
‐
‐
11. Penyertaan
‐
‐
12. Cadangan kerugian penurunan nilai aset keuangan ‐/‐
a. Surat berharga
‐
‐
b. Kredit
(10,101)
(10,529)
c. Lainnya
‐
‐
13. Aset tidak berwujud
2,279
1,513
Akumulasi amortisasi aset tidak berwujud ‐/‐
(896)
(720)
14. Aset tetap dan inventaris
39,412
43,035
Akumulasi penyusutan aset tetap dan inventaris ‐/‐
(25,063)
(26,678)
15. Aset non produktif
a. Properti terbengkalai
‐
‐
b. Aset yang diambil alih
893
2,840
c. Rekening tunda
‐
‐
d. Aset antar kantor 2)
i. Melakukan kegiatan operasional di Indonesia
‐
‐
ii. Melakukan kegiatan operasional di luar Indonesia
‐
‐
16. Cadangan kerugian penurunan nilai dari aset non keuangan ‐/‐
‐
‐
17. Sewa pembiayaan 3)
‐
‐
18. Aset pajak tangguhan
2,540
2,544
19. Aset lainnya
29,590
15,314
TOTAL ASET
1,730,623
1,577,535
BANK
NERACA TRIWULANAN
Tanggal : 31 Desember 2012 dan 31 Desember 2011
Posisi Tgl.
Laporan
Posisi 31
Desember Th.
Sebelumnya
No.
POS ‐ POS
BANK
Posisi Tgl.
Laporan
Posisi 31
Desember Th.
Sebelumnya
No.
POS ‐ POS
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
1. Giro
152,329
142,707
2. Tabungan
120,439
130,142
3. Simpanan berjangka
1,158,851
1,058,572
4. Dana investasi
revenue sharing
1)
‐
‐
5. Pinjaman dari Bank Indonesia
‐
‐
6. Pinjaman dari bank lain
97,868
65,902
7. Liabilitas spot dan derivatif
‐
‐
8. Utang atas surat berharga yang dijual dengan janji dibeli kembali (
repo
)
‐
‐
9. Utang akseptasi
‐
‐
10. Surat berharga yang diterbitkan
‐
‐
11. Pinjaman yang diterima
a. Pinjaman yang dapat diperhitungkan sebagai modal
‐
‐
b.
Pinjaman yang diterima lainnya
‐
‐
12. Setoran jaminan
851
675
13. Liabilitas antar kantor 2)
a.
Melakukan kegiatan operasional di Indonesia
‐
‐
b.
Melakukan kegiatan operasional di luar Indonesia
‐
‐
14. Liabilitas pajak tangguhan
‐
‐
15. Liabilitas lainnya
25,403
24,711
16. Dana
investasi
profit sharing
1)
‐
‐
TOTAL LIABILITAS
1,555,741
1,422,709
EKUITAS
17. Modal disetor
a. Modal dasar
200,000
200,000
b.
Modal yang belum disetor ‐/‐
(75,000)
(75,000)
c.
Saham yang dibeli kembali (
treasury stock
) ‐/‐
‐
‐
18. Tambahan modal disetor
a.
Agio
‐
‐
b. Disagio ‐/‐
‐
‐
c. Modal sumbangan
‐
‐
d. Dana setoran modal
‐
‐
e. Lainnya
‐
‐
19. Pendapatan (kerugian) komprehensif lainnya
a.
‐
‐
b.
‐
‐
c. Bagian efektif lindung nilai arus kas
‐
‐
d. Selisih penilaian kembali aset tetap
‐
‐
e. Bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi
‐
‐
f. Keuntungan (kerugian) aktuarial program manfaat pasti
‐
‐
g. Pajak penghasilan terkait dengan laba komprehensif lain
‐
‐
h. Lainnya
‐
‐
20. Selisih kuasi reorganisasi 4)
‐
‐
Keuntungan (kerugian) dari perubahan nilai aset keuangan dalam
kelompok tersedia untuk dijual
Penyesuaian akibat penjabaran laporan keuangan dalam mata uang
asing
BANK
Posisi Tgl.
Laporan
Posisi 31
Desember Th.
Sebelumnya
No.
POS ‐ POS
21. Selisih restrukturisasi entitas sepengendali 5)
‐
‐
22. Ekuitas lainnya
23. Cadangan
a.
Cadangan umum
1,500
‐
b.
Cadangan tujuan
‐
‐
24. Laba/rugi
a.
Tahun‐tahun lalu
28,326
13,822
b.
Tahun berjalan
20,056
16,004
TOTAL EKUITAS YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA BANK
‐
‐
25. Kepentingan non pengendali 6)
‐
‐
TOTAL EKUITAS
174,882
154,826
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS
1,730,623
1,577,535
(dalam
jutaan
rupiah)
PENDAPATAN
DAN
BEBAN
OPERASIONAL
A.
Pendapatan
dan
Beban
Bunga
1.
Pendapatan
Bunga
a. Rupiah
167,175
165,810
b. Valuta
asing
‐
‐
2. Beban
Bunga
a. Rupiah
90,800
109,521
b. Valuta
asing
‐
‐
Pendapatan
(Beban)
Bunga
Bersih
76,375
56,289
B.
Pendapatan
dan
Beban
Operasional
selain
Bunga
1.
Pendapatan
Operasional
Selain
Bunga
a. Peningkatan
nilai
wajar
aset
keuangan
(
mark
to
market
)
i.
Surat
berharga
‐
‐
ii. Kredit
‐
‐
iii. Spot
dan
derivatif
‐
‐
iv. Aset
keuangan
lainnya
‐
‐
b. Penurunan
nilai
wajar
kewajiban
keuangan
(
mark
to
market
)
‐
‐
c. Keuntungan
penjualan
aset
keuangan
i.
Surat
berharga
312
602
ii. Kredit
‐
‐
iii. Aset
keuangan
lainnya
‐
‐
d. Keuntungan
transaksi
spot
dan
derivatif
(
realised
)
‐
‐
e.
Keuntungan
dari
penyertaan
dengan
equity
method
‐
‐
f. Dividen
‐
‐
g. Komisi/provisi/fee
dan
administrasi
1,904
1,673
h. Pemulihan
atas
cadangan
kerugian
penurunan
nilai
2,154
2,626
i. Pendapatan
lainnya
3,476
3,482
2.
Beban
Operasional
Selain
Bunga
a. Penurunan
nilai
wajar
aset
keuangan
i.
Surat
berharga
‐
‐
ii. Kredit
‐
‐
iii. Spot
dan
derivatif
‐
‐
iv. Aset
keuangan
lainnya
‐
‐
b. Peningkatan
nilai
wajar
liabilitas
keuangan
‐
‐
c. Kerugian
penjualan
aset
keuangan
i.
Surat
berharga
‐
55
ii. Kredit
‐
‐
iii. Aset
keuangan
lainnya
‐
‐
d. Kerugian
transaksi
spot
dan
derivatif
(
realised
)
‐
‐
BANK
PERHITUNGAN
LABA
RUGI
TRIWULANAN
Posisi
Tgl.
Laporan
Posisi
Tgl
Laporan
Th.
Sebelumnya
No.
POS
‐
POS
BANK
Posisi
Tgl.
Laporan
Posisi
Tgl
Laporan
Th.
Sebelumnya
No.
POS
‐
POS
e. Kerugian
penurunan
nilai
aset
keuangan
(
impairment
)
i.
Surat
berharga
‐
‐
ii. Kredit
‐
‐
iii. Pembiayaan
syariah
‐
‐
iv. Aset
keuangan
lainnya
‐
‐
f. Kerugian
terkait
risiko
operasional
42
17
g. Kerugian
dari
penyertaan
dengan
equity
method
‐
‐
h. Komisi/provisi/fee
dan
administrasi
‐
1
i. Kerugian
penurunan
nilai
aset
lainnya
(non
keuangan)
‐
‐
j. Beban
tenaga
kerja
32,561
26,843
k. Beban
promosi
1,134
1,564
l. Beban
lainnya
24,878
23,483
Pendapatan
(Beban)
Operasional
Selain
Bunga
Bersih
(50,769)
(43,580)
LABA
(RUGI)
OPERASIONAL
25,606
12,709
PENDAPATAN
DAN
BEBAN
NON
OPERASIONAL
1. Keuntungan
(kerugian)
penjualan
aset
tetap
dan
inventaris
2,210
1,056
2. Keuntungan
(kerugian)
penjabaran
transaksi
valuta
asing
‐
‐
3. Pendapatan
(beban)
non
operasional
lainnya
(561)
7,061
LABA
(RUGI)
NON
OPERASIONAL
1,649
8,117
LABA
(RUGI)
TAHUN
BERJALAN
SEBELUM
PAJAK
27,255
20,826
Pajak
Penghasilan
a. Taksiran
pajak
tahun
berjalan
(7,195)
(5,434)
b. Pendapatan
(beban)
pajak
tangguhan
(4)
612
LABA
(RUGI)
TAHUN
BERJALAN
SETELAH
PAJAK
BERSIH
20,056
16,004
PENDAPATAN
KOMPREHENSIF
LAIN
a.
‐
‐
b.
i. perubahan
bersih
dari
nilai
wajar
‐
‐
ii.
‐
‐
iii. kerugian
penurunan
nilai
yang
diakui
di
laporan
laba/rugi
‐
c. bagian
efektif
dari
lindung
nilai
arus
kas
i. bagian
efektif
dari
perubahan
nilai
wajar
‐
‐
ii. jumlah
yang
diakui
di
laporan
laba/rugi
‐
‐
d. Keuntungan
revaluasi
aset
tetap
‐
‐
e. Bagian
pendapatan
komprehensif
lain
dari
entitas
asosiasi
‐
‐
f. Keuntungan
(kerugian)
aktuarial
program
manfaat
pasti
‐
‐
g. Pajak
penghasilan
terkait
dengan
laba
komprehensif
lain
‐
‐
h. Lainnya
‐
‐
‐
‐
Penyesuaian
akibat
penjabaran
laporan
keuangan
dalam
mata
uang
asing
Keuntungan
(kerugian)
dari
perubahan
nilai
aset
keuangan
dalam
kelompok
tersedia
untuk
dijual
keuntungan
nilai
wajar
atas
penjualan
yang
diakui
di
laporan
laba/rugi
Pendapatan
Komprehensif
lain
tahun
berjalan
‐
net
pajak
penghasilan
BANK
Posisi
Tgl.
Laporan
Posisi
Tgl
Laporan
Th.
Sebelumnya
No.
POS
‐
POS
TOTAL
LABA
KOMPREHENSIF
TAHUN
BERJALAN
‐
‐
Laba
yang
dapat
diatribusikan
kepada
:
PEMILIK
‐
‐
KEPENTINGAN
NON
PENGENDALI
TOTAL
LABA
TAHUN
BERJALAN
‐
‐
Total
Laba
Komprehensif
yang
dapat
diatribusikan
kepada
:
PEMILIK
‐
‐
KEPENTINGAN
NON
PENGENDALI
TOTAL
LABA
KOMPREHENSIF
TAHUN
BERJALAN
‐
‐
TRANSFER
LABA
(RUGI)
KE
KANTOR
PUSAT
‐
‐
DIVIDEN
‐
‐
(dalam jutaan rupiah)
I TAGIHAN KOMITMEN
1.
Fasilitas
pinjaman
yang
belum
ditarik
a. Rupiah
‐
‐
b. Valuta
asing
‐
‐
2.
Posisi
pembelian
spot
dan
derivatif
yang
masih
berjalan
‐
‐
3.
Lainnya
‐
‐
II KEWAJIBAN KOMITMEN
1.
Fasilitas
kredit
kepada
nasabah
yang
belum
ditarik
a.
BUMN
i.
Committed
‐
Rupiah
‐
‐
‐
Valuta
asing
‐
‐
ii.
Uncommitted
‐
Rupiah
‐
‐
‐
Valuta
asing
‐
‐
b.
Lainnya
i.
Committed
‐
‐
ii.
Uncommitted
152,118
125,438
2.
Fasilitas
kredit
kepada
bank
lain
yang
belum
ditarik
a.
Committed
i.
Rupiah
‐
‐
ii.
Valuta
asing
‐
‐
b.
Uncommitted
i.
Rupiah
‐
‐
ii.
Valuta
asing
‐
‐
3.
Irrevocable
L/C
yang
masih
berjalan
a.
L/C
luar
negeri
‐
‐
b.
L/C
dalam
negeri
‐
‐
KOMITMEN
DAN
KONTINJENSI
TRIWULANAN
Tanggal
:
31
Desember
2012
dan
31
Desember
2011
No.
POS‐POS
Posisi Tgl.
Laporan
Posisi 31
Desember Th.
Sebelumnya
BANK
No.
POS‐POS
Posisi Tgl.
Laporan
Posisi 31
Desember Th.
Sebelumnya
BANK
4.
Posisi
penjualan
spot
dan
derivatif
yang
masih
berjalan
‐
5.
Lainnya
‐
III.
TAGIHAN KONTINJENSI
1.
Garansi
yang
diterima
a.
Rupiah
‐
‐
b.
Valuta
asing
‐
‐
2.
Pendapatan
bunga
dalam
penyelesaian
a.
Bunga
kredit
yang
diberikan
3,010
1,295
b.
Bunga
lainnya
‐
‐
3.
Lainnya
3,725
‐
IV. KEWAJIBAN KONTINJENSI
1.
Garansi
yang
diberikan
a.
Rupiah
698
4,414
b.
Valuta
asing
‐
‐
2.
Lainnya
‐
‐
L DPK KL D M Jumlah L DPK KL D M Jumlah
I. PIHAK TERKAIT
1. Penempatan pada bank lain
a. Rupiah ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐
b. Valuta asing ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐
2. Tagihan spot dan derivatif
a. Rupiah ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ b. Valuta asing ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ 3. Surat berharga a. Rupiah ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ b. Valuta asing ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ 4. a. Rupiah ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ b. Valuta asing ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ 5. a. Rupiah ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ b. Valuta asing ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ 6. Tagihan Akseptasi ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ 7. Kredit a. i. Rupiah 1,948 ‐ ‐ ‐ ‐ 1,948 2,229 ‐ ‐ ‐ ‐ 2,229
ii. Valuta asing ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐
b. Bukan debitur UMKM
i. Rupiah 314 ‐ ‐ ‐ ‐ 314 310 ‐ ‐ ‐ ‐ 310
ii. Valuta asing ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐
c. Kredit yang direstrukturisasi
i. Rupiah ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐
ii. Valuta asing ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐
d. Kredit properti ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐
8. Penyertaan ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐
9. ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐
10. Komitmen dan kontinjensi
a. Rupiah 127 ‐ ‐ ‐ ‐ 127 4,522 ‐ ‐ ‐ ‐ 4,522
b. Valuta asing ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐
11. Aset yang diambil alih ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐
Penyertaan modal sementara
Surat Berharga yang dijual dengan janji dibeli
kembali (Repo)
Tagihan atas surat berharga yang dibeli dengan
janji dijual kembali (Reverse Repo)
Debitur Usaha Mikro, Kecil dan Menengah
(UMKM)
KUALITAS
ASET
PRODUKTIF
DAN
INFORMASI
LAINNYA
(TRIWULANAN)
Tanggal
:
31
Desember
2012
dan
31
Desember
2011
(dalam jutaan rupiah)
No. POS‐POS
BANK
L DPK KL D M Jumlah L DPK KL D M Jumlah
No. POS‐POS
BANK
Posisi Tanggal Laporan Posisi Tanggal Laporan Tahun Sebelumnya
II
1. Penempatan pada bank lain
a. Rupiah 8,779 ‐ ‐ ‐ ‐ 8,779 6,370 ‐ ‐ ‐ ‐ 6,370
b. Valuta asing ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐
2. Tagihan spot dan derivatif
a. Rupiah ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ b. Valuta asing ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ 3. Surat berharga a. Rupiah 250,601 ‐ ‐ ‐ ‐ 250,601 253,893 ‐ ‐ ‐ ‐ 253,893 b. Valuta asing ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ 4. a. Rupiah ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ b. Valuta asing ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ 5. a. Rupiah ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ b. Valuta asing ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ 6. Tagihan Akseptasi ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ 7. Kredit a. i. Rupiah 574,951 16,311 645 ‐ 17,496 609,403 496,142 5,756 2,014 815 5,468 510,195
ii. Valuta asing ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐
b. Bukan debitur UMKM
i. Rupiah 514,559 12,409 127 9,941 7,939 544,975 509,904 16,437 ‐ 1,442 2,525 530,308
ii. Valuta asing ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐
c. Kredit yang direstrukturisasi
i. Rupiah 500 2,319 ‐ 9,655 5,886 18,360 10,321 260 1,446 ‐ 453 12,480
ii. Valuta asing ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐
d. Kredit properti 124,316 1,807 127 287 14,856 141,393 150,206 450 ‐ 1,442 2,520 154,618
8. Penyertaan ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐
9. ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐
10. Transaksi rekening administratif
a. Rupiah 152,497 191 ‐ ‐ ‐ 152,688 125,179 151 ‐ ‐ ‐ 125,330
b. Valuta asing ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐
11. Aset yang diambil alih ‐ ‐ 704 ‐ 189 893 925 ‐ ‐ ‐ 1,915 2,840
PIHAK TIDAK TERKAIT
Penyertaan modal sementara
Surat Berharga yang dijual dengan janji dibeli
kembali (Repo)
Tagihan atas surat berharga yang dibeli dengan
janji dijual kembali (Reverse Repo)
Debitur Usaha Mikro, Kecil dan Menengah
L DPK KL D M Jumlah L DPK KL D M Jumlah
No. POS‐POS
BANK
Posisi Tanggal Laporan Posisi Tanggal Laporan Tahun Sebelumnya
III
1. Total aset bank yang dijaminkan :
a. Pada Bank Indonesia ‐ ‐
b. Pada pihak lain ‐ ‐
2. 10,101 10,529 3. 21,571 11,418 4. 52.86% 49.13% 5. 4.45% 4.60% 6. 57.64% 55.84% 7. 21.23% 19.51% 8. Lainnya a. Penerusan kredit ‐ ‐ b. ‐ ‐
c. Aset produktif yang dihapus buku ‐ ‐
d.
‐
‐
e. Aset produktif yang dihapus tagih ‐ ‐
Individual Kolektif Umum Khusus Individual Kolektif Umum Khusus
1. Penempatan pada bank lain ‐ ‐ 88 ‐ ‐ ‐ 64 ‐
2. Tagihan spot dan derivatif ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐
3. Surat berharga ‐ ‐ 1,254 ‐ ‐ ‐ 1,253 ‐ 4. ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ 5. ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ 6. Tagihan akseptasi ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ 7. Kredit 6,442 3,659 10,102 10,120 1,481 9,048 8,910 1,150 8. Penyertaan ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐
9. Penyertaan modal sementara ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐
10. Transaksi rekening administratif ‐ ‐ 7 ‐ ‐ ‐ 41 ‐
No. POS‐POS
Posisi Tanggal Laporan Posisi Tgl Laporan Tahun Sebelumnya
CKPN PPA wajib dibentuk CKPN PPA wajib dibentuk
Total CKPN aset keuangan atas aset produktif
Persentase jumlah debitur Usaha Mikro Kecil
(UMK) terhadap total debitur
Persentase kredit kepada UMKM terhadap total
kredit
Total PPA yang wajib dibentuk atas aset produktif
INFORMASI LAIN
Aset produktif dihapusbuku yg
dipulihkan/berhasil ditagih
Tagihan atas surat berharga yang dibeli dengan
janji dijual kembali (Reverse Repo) Persentase kredit kepada Usaha Mikro Kecil
(UMK) terhadap total kredit
Persentase jumlah debitur UMKM terhadap total
debitur
CADANGAN PENYISIHAN KERUGIAN
Penyaluran dana Mudharabah Muqayyadah
Surat berharga yang dijual dengan janji dibeli
(dalam
jutaan
rupiah)
I
KOMPONEN
MODAL
A
150,548
143,740
1 Modal
disetor
125,000
125,000
2 Cadangan
Tambahan
Modal
25,548
18,740
2.1 Faktor
penambah
37,312
19,586
a Agio
‐
‐
b Modal
sumbangan
‐
‐
c Cadangan
umum
1,500
‐
d Cadangan
tujuan
‐
‐
e Laba
tahun
‐
tahun
lalu
yang
dapat
diperhitungkan
(100%)
25,782
11,890
f Laba
tahun
berjalan
yang
dapat
diperhitungkan
(50%)
10,030
7,696
g Selisih
lebih
karena
penjabaran
laporan
keuangan
‐
‐
h Dana
setoran
modal
‐
‐
i Waran
yang
diterbitkan
(50%)
‐
‐
j
‐
‐
2.2
Faktor
pengurang
11,764
846
a Disagio
‐
‐
b Rugi
tahun
‐
tahun
lalu
yang
dapat
diperhitungkan
(100%)
‐
‐
c Rugi
tahun
berjalan
yang
dapat
diperhitungkan
(100%)
‐
‐
d Selisih
kurang
karena
penjabaran
laporan
keuangan
‐
‐
e
‐
‐
f
11,470
846
g
294
‐
h
‐
‐
3 Modal
Inovatif
‐
‐
3.1 Surat
berharga
subordinasi
(perpetual
non
kumulatif)
‐
‐
3.2 Pinjaman
Subordinasi
(perpetual
non
kumulatif)
‐
‐
3.3 Instrumen
Modal
Inovatif
lainnya
‐
‐
4 Faktor
Pengurang
Modal
Inti
‐
‐
4.1 Goodwill
4.2 Aset
tidak
berwujud
lainnya
‐
‐
4.3 Penyertaan
(50%)
‐
4.4 Kekurangan
modal
pada
perusahaan
anak
asuransi
(50%)
‐
5 Kepentingan
Minoritas
‐
PERHITUNGAN
KEWAJIBAN
PENYEDIAAN
MODAL
MINIMUM
(KPMM)
TRIWULANAN
BANK
UMUM
Tanggal
:
31
Desember
2012
dan
31
Desember
2011
BANK
Posisi
Tgl.
Laporan
Posisi
Tgl
Laporan
Th.
Sebelumnya
KOMPONEN
MODAL
Penyisihan
Penghapusan
Aset
(PPA)
atas
aset
non
produktif
yang
wajib
dihitung
Modal
Inti
Selisih
kurang
antara
PPA
dan
cadangan
kerugian
penurunan
nilai
atas
aset
produktif
Pendapatan
komprehensif
lain
:
Kerugian
dari
penurunan
nilai
wajar
atas
penyertaan
dalam
kategori
Tersedia
untuk
Dijual
Opsi
saham
yang
diterbitkan
dalam
rangka
program
kompensasi
berbasis
saham
(50%)
Selisih
kurang
jumlah
penyesuaian
nilai
wajar
dari
instrumen
keuangan
dalam
trading
book
(dalam
jutaan
rupiah)
Tanggal
:
31
Desember
2012
dan
31
Desember
2011
BANK
Posisi
Tgl.
Laporan
Posisi
Tgl
Laporan
Th.
Sebelumnya
KOMPONEN
MODAL
B
11,450
10,269
1 Level
Atas
(Upper
Tier
2)
11,450
10,269
1.1 Saham
preferen
(perpetual
kumulatif)
‐
‐
1.2 Surat
berharga
subordinasi
(perpetual
kumulatif)
‐
‐
1.3 Pinjaman
Subordinasi
(perpetual
kumulatif)
‐
‐
1.4
Mandatory
convertible
bond
‐
‐
1.5 Modal
Inovatif
yang
tidak
diperhitungkan
sebagai
Modal
inti
‐
‐
1.6 Instrumen
modal
pelengkap
level
atas
(
upper
tier
2
)
lainnya
‐
‐
1.7 Revaluasi
aset
tetap
‐
‐
1.8 Cadangan
umum
aset
produktif
(maks
1,25%
ATMR)
11,450
10,269
1.9
‐
‐
2 Level
Bawah
(Lower
Tier
2)
maksimum
50%
Modal
Inti
‐
‐
2.1
Redeemable
preference
shares
‐
‐
2.2 Pinjaman
atau
obligasi
subordinasi
yang
dapat
diperhitungkan
‐
‐
2.3 Instrumen
modal
pelengkap
level
bawah
(
lower
tier
2
)
lainnya
‐
‐
3 Faktor
Pengurang
Modal
Pelengkap
‐
‐
3.1 Penyertaan
(50%)
‐
3.2 Kekurangan
modal
pada
perusahaan
anak
asuransi
(50%)
‐
‐
‐
C
‐ ‐
Eksposur
Sekuritisasi
‐
‐
D
‐ ‐
E
‐
‐
II
161,998
154,009
III
161,998
154,009
IV
1,086,366
1,012,125
V
114,882
102,874
VI
‐ ‐
VII
RASIO
KEWAJIBAN
PENYEDIAAN
MODAL
MINIMUM
UNTUK
RISIKO
KREDIT
DAN
RISIKO
13.49%
13.81%
OPERASIONAL
[II:(IV+V)]
ASET
TERTIMBANG
MENURUT
RISIKO
(ATMR)
UNTUK
RISIKO
OPERASIONAL
ASET
TERTIMBANG
MENURUT
RISIKO
(ATMR)
UNTUK
RISIKO
PASAR
Modal
Pelengkap
Pendapatan komprehensif lain : Keuntungan dari peningkatan nilai wajar atas
penyertaan
dlm
kategori
Tersedia
untuk
Dijual
(45%)
Faktor
Pengurang
Modal
Inti
dan
Modal
Pelengkap
Modal
Pelengkap
Tambahan
Yang
Memenuhi
Persyaratan
(Tier
3)
MODAL
PELENGKAP
TAMBAHAN
YANG
DIALOKASIKAN
UNTUK
MENGANTISIPASI
RISIKO
PASAR
TOTAL
MODAL
INTI
DAN
MODAL
PELENGKAP
(A
+
B
‐
C)
TOTAL
MODAL
INTI,
MODAL
PELENGKAP,DAN
MODAL
PELENGKAP
TAMBAHAN
YANG
DIALOKASIKAN
UNTUK
MENGANTISIPASI
RISIKO
PASAR
(A
+
B
‐
C
+
E)
ASET
TERTIMBANG
MENURUT
RISIKO
(ATMR)
UNTUK
RISIKO
KREDIT
RASIO
KINERJA
1.
13.49%
13.81%
2.
2.37%
0.99%
3.
2.31%
0.86%
4.
0.65%
0.74%
5.
3.13%
1.18%
6.
2.71%
1.12%
7.
1.67%
1.30%
8.
13.11%
11.01%
9.
5.19%
3.93%
10.
85.37%
92.70%
11.
79.37%
76.32%
KEPATUHAN
(
COMPLIANCE
)
1. a. Persentase
Pelanggaran
BMPK
i.
Pihak
terkait
0.00%
0.00%
ii.
Pihak
tidak
terkait
0.00%
0.00%
b. Persentase
Pelampauan
BMPK
i.
Pihak
terkait
0.00%
0.00%
ii.
Pihak
tidak
terkait
0.00%
0.00%
2.
a. GWM
Utama
Rupiah
8.17%
8.47%
b. GWM
Valuta
asing
0.00%
0.00%
3.
0.00%
0.00%
LDR
(
Loan
to
Deposit
Ratio
)
Rasio
Giro
Wajib
Minimum
(GWM)
Posisi
Devisa
Neto
(PDN)
keseluruhan
ROA
(
Return
On
Asset
)
ROE
(
Return
On
Equity
)
NIM
(
Net
Interest
Margin
)
BOPO
(Beban
Operasional
terhadap
Pendapatan
Operasional)
Aset
produktif
bermasalah
terhadap
total
aset
produktif
Cadangan
Kerugian
Penurunan
Nilai
(CKPN)
aset
keuangan
terhadap
aset
produktif
NPL
gross
NPL
net
Tanggal
:
31
Desember
2012
dan
31
Desember
2011
PERHITUNGAN
RASIO
KEUANGAN
Kewajiban
Penyediaan
Modal
Minimum
(KPMM)
Aset
produktif
bermasalah
dan
aset
non
produktif
bermasalah
terhadap
total
aset
produktif
dan
aset
non
produktif
BANK
Posisi
Tgl.
Laporan
Posisi
Tgl
Laporan
Th.
Sebelumnya
No.
Nama Jumlah Kepemilikan
Dewan Komisaris : PT. Hakimputra Perkasa 87.52%
Komisaris Utama : Setijono Pudjowarsito 1) Kwee Sinto 12.48%
Wakil Komisaris Utama : Rachman Hakim Jumlah 100.00%
Komisaris Independen : Robertus Soedaryatmo Yosowidagdo
Dewan Direksi :
Direktur Utama : Ending Fadjar 2)
Direktur : Peggy Puger 3) 2) Pejabat sementara Direktur Kredit dan Marketing
Catatan : *
**
Laporan Keuangan diatas disajikan sesuai dengan Surat Edaran Bank Indonesia Nomor : 13/30/DPNP tanggal 16 Desember 2011 perihal Perubahan Ketiga atas Surat Edaran Bank Indonesia Nomor 3/30/DPNP tanggal 14 Desember 2001 perihal Laporan Keuangan Publikasi Triwulanan dan Bulanan Bank Umum serta Laporan Tertentu yang Disampaikan kepada Bank Indonesia dan disusun guna memenuhi Peraturan Bank Indonesia Nomor 3/22/PBI/2001 tanggal 13 Desember 2001 tentang Transparansi Kondisi Keuangan Bank.
PENGURUS
DAN
PEMILIK
BANK
Informasi keuangan diatas (Informasi Keuangan Publikasi) telah disusun berdasarkan laporan keuangan PT. Bank Harda Internasional untuk tahun yang berakhir pada tanggal‐tanggal 31 Desember 2012 dan 31
Desember 2011 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Gani Mulyadi & Handayani‐member of Grant
Thornton International Ltd (penanggung jawab: Johanna Gani, CPA) yang dalam laporannya masing‐masing tanggal 1 April 2013 dan 21 Maret 2012 menyatakan pendapat wajar tanpa pengecualian dengan paragraf penjelasan mengenai penerapan PSAK tertentu yang berlaku efektif sejak tanggal 1 Januari 2012 secara prospektif. Efektif per tanggal 31 Desember 2012 telah mengundurkan diri dan digantikan oleh Bernardus Dwibyantoro yang telah memperoleh persetujuan Bank Indonesia melalui surat No. 14/154/GBI/DPIP/Rahasia tanggal 13 Desember 2012 3) Pejabat sementara Direktur Kepatuhan. Efektif per tanggal 12 Pebruari 2013 Direktur Kepatuhan dijabat oleh Doddy Setyantoko Soewito yang telah memperoleh persetujuan Bank Indonesia melalui surat No. 15/30/GBI/DPIP/Rahasia tanggal 12 Pebruari 2013. Pengurus Bank Pemilik Bank