• Tidak ada hasil yang ditemukan

REVIEW INDIKATOR RENSTRA DINAS KESEHATAN KOTA BOGOR

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "REVIEW INDIKATOR RENSTRA DINAS KESEHATAN KOTA BOGOR"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

Eksistin g

Th 2013 STRATEGI KEBIJAKAN 2015 2016 2017 2018 2019

Target Target Target Target Target

1 Rasio Puskesmas : penduduk (1:30.000) 0,78 Prosentase puskesmas/pustu yang terbangun 86.9 86.9 90.2 93.4 96.7 100

Persentase Puskesmas rawat inap per kecamatan

50 50 67 84 100 100

Prosentase puskesmas dengan SIMPUS/SIR

0 4.2 25 64 80 100

Persentase sarana kesehatan yang memenuhi standar

68 Prosentase sarana kesehatan pemerintah

yang terakreditasi nasional

0 0 16,7 48 72 100

Prosentase Puskesmas dengan sistem pengelolaan keuangan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD)

0 4 4 8 8 12

Prosentase Sarana kesehatan swasta yang terakreditasi

65 75 80 85 90 95

Rasio Perawatan per tempat tidur 0 55 60 65 67 70

jumlah RS dengan proporsi 25% ruang tidur bagi kelas III

0 25 25 25 25 25

2 Prosentase masyarakat yang memiliki

jaminan kesehatan 30

Persentase penduduk miskin yang memiliki Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)

30 62 66 70 90 100

Cakupan pelayanan kesehatan dasar dan rujukan masyarakat miskin

100 100 100 100 100 100

Regulasi pemenuhan dan pemerataan dokter di puskesmas

Memberdayakan dan mendorong peran aktif dokter dalam upaya kesehatan di wilayah

Persentase kunjungan dokter pada keluarga pra sejahtera (Home Visite)

0 81 82 83 84 85

3 Prosentase Ibu Hamil yang mendapatkan

pelayanan Ibu Hamil sesuai standar

96 96.5 97 97.5 98 98

Prosentase Ibu Bersalin yang mendapatkan pelayanan Ibu Bersalin sesuai standar

92 92 92.5 93 93.5 94

Prosentase Bayi Baru Lahir mendapatkan pelayanan kesehatan Bayi Baru Lahir sesuai standar

100 100 100 100 100 100

Rasio kematian bayi per 1000 kelahiran hidup

3 per 1000 Kelahiran Hidup

Peningkatan Pelayanan Kesehatan Anak Balita

Prosentase Balita yang mendapat pelayanan kesehatan

90.3 91 91.5 91.5 91 92

Persentase remaja yang mendapatkan pelayanan kesehatan

39 Peningkatan akses informasi, edukasi dan penjaringan kesehatan pada remaja

Meningkakan pelayanan kesehatan pada remaja

Pelayanan kesehatan pada usia pendidikan dasar

96% 96% 96% 96,5% 97% 97,5%

Peningkatan pengembangan program dan kualitas pelayanan kesehatan dasar serta rujukan

Meningkatkan mutu layanan di tingkat pelayanan kesehatan di PPK I dan PPK II

Peningkatan kualitas pelayanan PONED dan sistem rujukan

Meningkatkan penataan pelayanan kesehatan mampu PONED dan sistem rujukan di PPK I dan PPK II Peningkatan kuantitas dan

kualitas sarana dan prasarana kesehatan

Meningkatkan akses sarana dan prasarana serta informasi kesehatan ke masyarakat

Peningkatan sarana kesehatan pemerintah dan swasta yang memenuhi standar

Meningkatkan sistem perizinan dan akreditasi sarana kesehatan pemerintah dan swasta

Pembinaan, Peningkatan dan pemenuhan sarana kesehatan pemerintah dan swasta

Meningkatkan kerjasama dan kemitraan dengan rumah sakit pemerintah dan swasta

Peningkatan Keselamatan Ibu Melahirkan dan Anak

Upaya Kesehatan Masyarakat Meningkatnya aksesbilitas

masyarakat miskin terhadap layanan kesehatan

Peningkatan Pelayanan Kesehatan Penduduk Miskin

Meningkatnya kualitas kesehatan individu dan keluarga

Rasio kematian ibu per 100.000 Kelahiran hidup

105 per 100.000 kelahiran Hidup

PROGRAM Kondisi Kinerja Awal

Capaian Kinerja Program dan Kerangka Pendanaan

Meningkatkan sarana dan pelayanan kesehatan masyarakat yang paripurna, merata, bermutu, terjangkau dan nyaman

Meningkatnya mutu sarana kesehatan

Pengadaan, Peningkatan dan Perbaikan Sarana dan Prasarana Puskesmas/ Puskesmas Pembantu dan Jaringannya

Standarisasi Pelayanan Kesehatan

Indikator Kinerja Program

Pengadaan, Peningkatan Sarana dan Prasarana Rumah Sakit/Rumah Sakit Jiwa/Rumah Sakit Paru-Paru/Rumah Sakit Mata

REVIEW INDIKATOR RENSTRA DINAS KESEHATAN KOTA BOGOR 2015-2019

MISI 1 : Menyediakan sarana dan pelayanan kesehatan masyarakat yang paripurna merata, bermutu, terjangkau , nyaman dan berkeadilan

(2)

Persentase kunjungan rawat jalan gigi dalam wilayah puskesmas yang tertangani

100% 100% 100% 100% 100% 100%

Persentase pemeriksaan laboratorium di Puskesmas

10% 13% 15% 18% 20% 20%

Persentase calon jemaah haji yang memenuhi syarat kesehatan

100% 100% 100% 100% 100% 100%

Persentase keluarga mandiri 81.80% 83% 85% 88% 90% 92%

Presentase penjaringan gangguan refraksi pada anak sekolah

20% 40% 50% 60% 70% 80%

Persentase penyehat tradisional yang memenuhi syarat

20% 50% 60% 65% 70% 75%

Persentase lansia yang dibina 100 100 100 0 100 100

Pelayanan kesehatan pada usia lanjut 100 100 100 0 100 100

Persentase remaja yang mendapatkan pelayanan kesehatan

39 40 43 45 48 50

Persentase balita gizi buruk 0,47 Persentase Balita Pendek 2.48 2.37 2.28 2.2 2 2

Persentase Balita gizi kurang 2.8 Persentase cakupan ASI Ekslusif 53.7 49.5 53 60 65 65

Persentase Ibu hamil KEK 7 5.7 5 4.5 4 4

Cakupan Balita Gizi Buruk yang mendapat perawatan

100 100 100 100 100 100

Prevalensi hipertensi 25,8 Pelayanan kesehatan penderita hipertensi 25,8 25.28 24.77 24.28 23.79 23.38

Prevalensi DM 6.9 Pelayanan kesehatan penderita diabetes

melitus

25,8 25.28 24.77 24.28 23.79 23.38

Persentase puskesmas yang melaksanakan Penyakit Tidak Menular (PTM) terintegrasi

60 70 80 90 95 100

Presentasi posbindu yang melaksanakan Penyakit Tidak Menular (PTM) terintegrasi

25 35 40 45 50 55

Pelayanan kesehatan orang dengan gangguan jiwa berat

80% 85% 90% 95% 100% 100%

Pelayanan kesehatan pada usia produktif (15-59)

100% 100% 100% 100% 100%

Persentase kelompok olah raga yang dibina

69% 72% 75% 78% 80% 83%

Menurun nya angka kesakitan (IR) akibat DBD (per 100.000 penduduk)

75 Penderita DBD yang Ditangani 100 100 100 100 100 100

Persentase lokasi bebas jentik nyamuk DBD

93.5 94 94.5 95 95.5 96

Persentase angka kesembuhan TBC (cure rate)

84 Pelayanan kesehatan orang dengan TB 100 100 100 100 100 100

Penemuan Pasien Baru TB BTA Positif 91.4 91.52 91.64 91.76 91.88 92

Persentase Angka konversi TBC 82 83 84 85 86 87

Persentase keberhasilan pengobatan TBC (succes rate)

91 86 87 88 89 90

Prevalensi penderita HIV <5 Pelayanan kesehatan orang dengan risiko

terinfeksi HIV

100 100 100 100 100 100

Persentase pengetahuan Komprehensif HIV AIDS Usia 15-24 tahun

68.4 70 75 80 85 95

Penigkatan pengamatan penyakit, pecegahan, deteksi dini dan penanggulagan faktor risiko

Meningkatkan sistem kewaspadaan dan deteksi dini, pelayanan dan aksesbilitas pencegahan dan penanggulangan penyakit menular Peningkatan pelayanan

kesehatan khusus pada masyarakat

Meningkatkan pelayanan kesehatan khusus pada masyarakat

Peningkatan deteksi dini dan pengendalian faktor risiko

Meningkatkan pencegahan, deteksi dini dan pengendalian faktor risiko

Perbaikan Gizi Masyarakat Perbaikan Gizi Masyarakat

Program Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular

Peningkatan perbaikan status kesehatan dan gizi masyarakat Persentase lansia yang mendapatkan

pelayanan kesehatan Persentase masyarakat mendapat pelayanan kesehatan khusus

100

Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Menular

Peningkatan deteksi dini dan pengendalian faktor risiko

Meningkatkan pencegahan, deteksi dini dan pengendalian faktor risiko 30

Upaya Kesehatan Masyarakat

Peningkatan Pelayanan Kesehatan Lansia Meningkatnya kualitas

kesehatan individu dan keluarga Meningkatkan sarana dan

pelayanan kesehatan masyarakat yang paripurna, merata, bermutu, terjangkau dan nyaman

(3)

Persentase konseling tes HIV (VCT/PITC) 6.6 10 15 20 25 30 Persentase ODHA yang mendapat Anti

Retroviral Therapy (ART)

45.4 65 70 75 80 85

Persentase penemuan diare balita 96.7 96.8 96.9 97 97.1 97.2

Persentase cakupan imunisasi dasar lengkap pada bayi

80 81 82 83 84 85

Penemuan Penderita Pneumonia Balita 78.6 80 85 90 95 100

Persentase desa/kelurahan mengalami KLB yang dilakukan penyelidikan epidemiologi < 24 jam

100 100 100 100 100 100

4 Persentase obat yang bermutu di sarana

kesehatan 100

Pemenuhan obat sesuai standar

Meningkatkan pengawasan dan ketersediaan obat sesuai kebutuhan

Prosentase jenis obat dengan tingkat ketesediaan minimal 18 bulan

97 100 100 100 100 100

Persentase mutu produk pangan yang memenuhi standar

100

Pembinaan, pemeriksaan, pengawasan makanan sesuai standar

Meningkatkan produk obat dan makan yang tersertifikasi

Persentase produk makanan dan farmasi yang diuji memenuhi syarat kesehatan

90 95 98 99 100 100

Persentase Rumah Tangga ber PHBS (%) 64,88 Promosi Kesehatan dan

Pemberdayaan Masyarakat

% Rumah Tangga ber-PHBS 61.7 63 64 65 66 67

2 Persentase kawasan yang mematuhi Perda

KTR

22,49 Persentase Institusi yang Menerapkan

KTR

22.49 45 67 69 71 73

Persentase RW siaga 34.6 34.6 35 35 40 45

Persentase Posyandu Purnama Mandiri 55 55 60 65 70 75

Persentase Rumah Sehat

79.5 Pengembangan Lingkungan Sehat

Persentase akses jamban keluarga 79.3 80.5 81 81.5 82 82.5

Persentase akses minum 87.4 89 92 95 98 100

Persentase akses Saluran Pembuangan Air Limbah (SPAL) yang memenuhi syarat

27.6 29.5 30 30.5 31 31.5

Persentase kelurahan STBM 0 40 60 70 80 90

Persentase TTU Yang memenuhi syarat 54 56 58 60 62 64

Persentase TPM Yang memenuhi syarat 58 60 62 64 66 68

Persentase POS Upaya Kesehatan Kerja (UKK) yang dibina

60% 70% 80% 90% 100% 100%

MISI 3 : Memenuhi ketersediaan dan pemerataan tenaga kesehatan yang profesional dan amanah

Eksistin g Th 2013 STRATEGI KEBIJAKAN 2015 2016 2018 2019 Peningkatan promosi PHBS dan pemberdayaan ke masyarakat ;

Meningkatkan promosi kesehatan melalui upaya kesehatan bersumber masyarakat

Pengembangan kesehatan lingkungan melalui berbasis masyarakat

Penigkatan pengamatan penyakit, pecegahan, deteksi dini dan penanggulagan faktor risiko

Meningkatkan sistem kewaspadaan dan deteksi dini, pelayanan dan aksesbilitas pencegahan dan penanggulangan penyakit menular

Meningkatkan pengembangan kesehatan lingkungan dan tidak mempunyai faktor risiko buruk bagi kesehatan

No Tujuan Sasaran Indikator Sasaran PROGRAM Indikator Kinerja Program Kondisi Kinerja

Awal

Capaian Kinerja Program dan Kerangka Pendanaan

MISI 2 : Meningkatkan kemandirian masyarakat dalam kesehatan individu, keluarga, dan lingkungan

Meningkatkan kemandirian masyarakat dalam kesehatan individu, keluarga, dan lingkungan

Meningkatnya pengetahuan dan kemandirian masyarakat mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat bagi sendiri, keluarga dan lingkungannya Meningkatnya pengawasan obat dan makanan

Pengawasan Obat dan Makanan Pencegahan dan

Penanggulangan Penyakit Menular

Meningkatkan sarana dan pelayanan kesehatan masyarakat yang paripurna, merata, bermutu, terjangkau dan nyaman

(4)

Target Target Target Target Presentase tenaga Jabatan Fungsional

tertentu

Prosentase Puskesmas yang minimal memiliki 10 jenis jabatan fungsional tertentu

70 76 85 90 95

Presentase tenaga Jabatan Pelaksana Prosentase Puskesmas yang

minimal memiliki 7 jenis jabatan pelaksana

40 45 75 90 95

Persentase rekrutmen tenaga kesehatan sesuai standar dan kompetensi

40 45 75 90 95

Persentase tenaga kesehatan yang mengikuti pendidikan dan pelatihan sesuai kompetensi

40 45 75 90 95

Jumlah tenaga kesehatan dan sertifikasi teregistrasi

40 45 75 90 95

Eksistin g

Th 2013 STRATEGI KEBIJAKAN 2015 2016 2018 2019

Target Target Target Target

Meningkatnya kualitas tata kelola sarana dan prasarana aparatur kesehatan

Pelayanan Administrasi Perkantoran

Persentase pemenuhan kebutuhan operasional perangkat daerah

100 100 100 100 100 100

Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur

Persentase pemenuhan sarana dan prasarana aparatur 100 100 100 100 100 100 Meningkatnya transparansi dan akuntabilitas penyelenggaraan pembangunan kesehatan Nilai LAKIP Dinas Kesehatan Kota Bandung CC Peningkatan dan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan

Persentase Laporan Capaian Kinerja dan Ikhtisar Realisasi Kinerja SKPD

100 100 100 100 100 100

Persentase Temuan Pengelolaan Anggaran BPK/Inspektorat yg ditindaklajuti

100 Persentase tidak lanjut atas rekomendasi

hasil review laporan keuangan

100 100 100 100 100 100

Peningkatan kualitas pelayanan publik

Indeks kepuasan masyarakat terhadap kinerja perangkat daerah

2.5 2.65 3.2 3.3 3.4 3.5

Peningkatan akses dan informasi kinerja dan keuangan penyelenggaran pembangunan Peningkatan dan penyediaan sarana dan prasarana sesuai rencana kebutuhan

Meningkatkan rencana kebutuhan sarana dan prasarana penunjang aparatur

Persentase kondisi sarana dan prasarana yang baik

Meningkatkan sistem capaian kinerja dan keuangan sesuai standar

Kondisi Kinerja Awal

4 Meningkatkan manajemen kesehatan yang adil, transparan, dan akuntabel

No Tujuan Sasaran Indikator Sasaran PROGRAM

3 Meningkatkan ketersediaan dan pemerataan tenaga kesehatan yang profesional dan amanah

Meningkatnya ketersediaan dan pemerataan tenaga kesehatan yang profesional dan amanah

Peningkatan Sumber Daya Aparatur

MISI 4 : Menyelenggarakan tata kelola sumberdaya kesehatan yang adil, transparan, dan akuntabel

Regulasi tenaga kesehatan

sesuai standar dan kompetensi

Meningkatkan tenaga kesehatan melalui rekrutmen tenaga dan pendidikan serta pelatihan sesuai kompetensi

No Tujuan Sasaran Indikator Sasaran

Capaian Kinerja Program dan Kerangka Pendanaan PROGRAM Indikator Kinerja Program Kondisi Kinerja

Awal

(5)

Sumber RPJM/RENSTRA RPJM/RENSTRA RENSTRA RPJM/RENSTRA RENSTRA RENSTRA RENSTRA RENSTRA RPJM/RENSTRA RPJM/RENSTRA RENSTRA SPM SPM SPM SPM SPM

(6)

RENSTRA RENSTRA RENSTRA RENSTRA RENSTRA RENSTRA SDGS, SPM SDGS, SPM SDGS SDGS SDGS SDGS RENSTRA/SPM LAMA SPM SPM RENSTRA RENSTRA SPM SPM RENSTRA RENSTRA/SPM LAMA RENSTRA SPM RENSTRA RENSTRA RENSTRA SDGS, SPM RENSTRA

(7)

RENSTRA RENSTRA RENSTRA/SPM LAMA RENSTRA/SPM LAMA RENSTRA/SPM LAMA RENSTRA/SPM LAMA RENSTRA RENSTRA RPJMD/RENSTRA RPJMD/RENSTRA RENSTRA RENSTRA RPJMD,RENSTRA, SDGS SDGS SDGS SDGS RENSTRA RENSTRA RENSTRA

(8)

RPJMD/RENSTRA 76 85 90 95 19 9.5

RPJMD/RENSTRA Penambahan puskesmas 8

RPJMD/RENSTRA Pensiun RPJMD/RENSTRA Mutasi RPJMD/RENSTRA RPJMD/RENSTRA RPJMD/RENSTRA RPJMD/RENSTRA RPJMD/RENSTRA RPJMD/RENSTRA

Referensi

Dokumen terkait

Dalam peristilahan ‘terumbu karang’, “karang” yang dimaksud adalah koral, sekelompok hewan dari ordo Scleractinia yang menghasilkan kapur sebagai

Secara substansi, dengan adanya Peraturan Pemerintah Nomor 99 Tahun 2012 ini sudah merupakan langkah yang baik dalam penegakan hukum di bidang tindak pidana narkotika, akan

3.) Berdasarkan besarnya volume andalan dan kebutuhan air yang ada, selanjutnya dilakukan analisa untuk mengetahui besarnya luasan maksimum setiap jenis tanaman pada

Operator perbandingan digunakan untuk membandingkan suatu data dengan data lain yang menghasilkan nilai logika benar atau salah.Tentu saja antara dua data yang dibandingkan

Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2008 sebagaimana ditetapkan dalam Undang-Undang Nomor 45 Tahun 2007, dilaksanakan dengan berpedoman

Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimanakah perkembangan bahasa serta pola kalimat yang dihasilkan oleh anak yang berusia 2-3 tahun dan berapakah banyak

Disesuaikan dengan banyaknya para pihak dan sesuai dengan radius domisili Pemohon Peninjauan Kembali dan Termohon Peninjauan Kembali, sudah termasuk hak-hak kepaniteraan yang

Perusahaan asuransi memberikan keuntungan atau santunan kematian sebesar nilai pertanggungan asuransi tersebut, apabila tertanggung dapat hidup sampai akhir masa