• Tidak ada hasil yang ditemukan

DAFTAR ISI Struktur Sistem Panas Bumi Sumber Panas Bumi Fluida Panas Bumi... 30

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "DAFTAR ISI Struktur Sistem Panas Bumi Sumber Panas Bumi Fluida Panas Bumi... 30"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

DAFTAR ISI

Halaman

LEMBAR PENGESAHAN ... i

HALAMAN PERNYATAAN ORISINALITAS ... ii

HALAMAN PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI... iii

ABSTRAK ... iv ABSTRACT ... v RIWAYAT HIDUP ... vi MOTTO ... vii PERSEMBAHAN ... viii KATA PENGANTAR ... ix DAFTAR ISI ... xi

DAFTAR GAMBAR ... xiv

DAFTAR TABEL ... xviii

DAFTAR SIMBOL ... xix

BAB I PENDAHULUAN ... 20 1.1Latar Belakang ... 20 1.2 Rumusan Masalah ... 22 1.3 Batasan Masalah... 22 1.4 Tujuan Penelitian ... 22 1.5 Manfaat Penelitian ... 23 1.6 Perangkat Lunak... 23

BAB II LANDASAN TEORI ... 24

2.1 Geologi Regional ... 24

2.2 Geologi Daerah Penelitian ... 26

2.2.1 Stratigrafi... 27

2.2.1 Struktur ... 28

2.3 Sistem Panas Bumi ... 29

2.3.1 Sumber Panas Bumi ... 30

2.3.2 Fluida Panas Bumi ... 30

(2)

2.3.4 Batuan Penudung ... 31

2.3.5 Struktur Geologi ... 31

2.4 Metode Magnetotellurik (MT) ... 32

2.4.1 Sumber Sinyal MT Frekuensi Tinggi (f > ~1 Hz)... 32

2.4.2 Sumber Sinyal MT Frekuensi Rendah (f < ~1 Hz) ... 33

2.5 Prinsip Penjalaran Gelombang EM pada Metode MT ... 34

2.6 Kedalaman Penetrasi (Skin Depth)... 37

2.7 Tensor Impedansi dan Tinjauan Dimensionalitas ... 37

2.7.1 Struktur Bumi 1D ... 38

2.7.2 Struktur Bumi 2D ... 39

2.7.3 Struktur Bumi 3D ... 40

2.8 Analisis Data MT ... 41

2.8.1 Analisis Phase tensor ... 41

2.8.2 Analisis Geoelectrical Strike... 44

2.9 Pemodelan Data MT ... 44

2.10 Penelitian Terdahulu ... 45

BAB III METODOLOGI PENELITIAN ... 48

3.1 Waktu dan Tempat Penelitan serta Desain Akuisisi ... 48

3.2 Alat dan Bahan ... 50

3.3 Prosedur Penelitian... 51

3.3.1 Studi Literatur ... 51

3.3.2 Analisis Phase tensor ... 51

3.3.3 Pemodelan Data MT ... 52

3.3.6 Interpretasi Data ... 53

3.4 Diagram Alir Penelitian ... 54

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN ... 55

4.1 Analisis Data MT ... 55

4.1.1 Analisis Dimensionalitas ... 55

(3)

4.2 Pemodelan Data MT ... 60

4.2.1 Lintasan 1 ... 61

4.2.2 Lintasan 2 ... 62

4.2.3 Lintasan 3 ... 64

4.3 Model Sistem Panas Bumi Dixie Valley ... 66

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN ... 68

5.1 Kesimpulan ... 68

5.2 Saran ... 68

DAFTAR PUSTAKA ... 69

(4)

DAFTAR GAMBAR

Halaman Gambar 2.1 Peta geologi regional berada di Churchill County yang ditunjukkan oleh kotak merah pada peta. Geologi regional daerah penelitian memiliki penampakan yang didominasi oleh lembah dan pegunungan yang berbaris sejajar. ... 24 Gambar 2.2 Peta geologi daerah penelitian berada di Dixie Valley, Churchill

County, Nevada. Daerah penelitian berada di wilayah lembah yang berada diantara dua pegunungan yaitu Sillwater dan Clan Alpine. . 26 Gambar 2.3 Penampang geologi A-A’ yang berarah Barat Laut-Tenggara dan B-B’

yang berarah Barat Daya-Timur Laut menunjukkan stratigrafi dan struktur lapangan panas bumi Dixie Valley (dimodifikasi dari AltaRock Energy Inc., 2014) ... 27 Gambar 2.4 Skema sistem panas bumi ideal didefinisakan sebagai sistem panas

bumi yang terdiri dari lima elemen utama yaitu sumber panas, fluida panas bumi, reservoir panas bumi, batuan penudung, dan struktur geologi sebagai zona recharege system (Dickson dkk., 2004) ... 29 Gambar 2.5 Sumber sinyal MT frekuensi tinggi memiliki sumber sinyal yang

berasal dari aktivitas listrik atmosfer di ionosfer yang terjadi jauh dari lokasi titik pengukuran MT, karena jika petir dekat dengan lokasi pengukuran akan menyebabkan kualitas data menjadi kurang baik karena banyak terdapat noise (mdesigner125, 2018). ... 33 Gambar 2.6 Sumber sinyal MT frekuensi rendah, sumber sinyal MT dihasilkan di

bagian magnetosfer melalui fenomena alam yang disebut solar wind (SOHO, 2020). ... 33 Gambar 2.7 Mode TM (Transverse Elektric) memiliki komponen medan magnetik

pada bidang arah sumbu y dan z sedangkan komponen medan listrik sejajar dengan arah struktur utama (Unsworth, 2008). ... 39

(5)

Gambar 2.8 Mode TM (Transverse Magnetic) memiliki komponen medan listrik pada bidang arah sumbu y dan z sedangkan komponen medan magnet sejajar dengan arah struktur utama (Unsworth, 2008). ... 40 Gambar 2.9 Representasi Phase tensor sebuah elips yang didefiniskan oleh fase

maksimum (Φmax), fase minimum (Φmin), sudut miring (β), dan arah (α) (Caldwell dkk., 2004). ... 42 Gambar 2.10 Phase tensor elips 1D memiliki komponen fase maksimum (Φmax) dan

fase minimum (Φmin) memiliki nilai yang sama, serta sudut miring (β) yang tidak terdefinisi (Castells, 2006). ... 43 Gambar 2.11 Phase tensor elips 2D memiliki komponen fase maksimum (Φmax) dan

fase minimum (Φmin), serta sudut miring (β) bernilai nol (Castells, 2006). ... 43 Gambar 2.12 Peta gaya berat Complete Bouguer Anomaly (CBA) dari area Dixie

Valley dengan semua stasiun gaya berat. Nilai hangat adalah nilai gaya berat tertinggi yang terkait dengan pegunungan Virginia, Stillwater, dan Clan Alpine. Area Proyek Eksplorasi diuraikan pada kotak berwarna hitam. Kontur topografi dalam interval 100 m. ... 46 Gambar 2.13 Lokasi profil pemodelan forward dengan beberapa line yang di

overlay pada peta geologi. Dengan litologi penyusun berupa; Batuan sedimen Triassic (TRs) (hijau muda dan teal); Batuan Gabro Jurassic (Jg) (ungu); Batuan Mafik Jurassic (Jv) (hijau); batuan Riolit Tersier (Tr) (merah muda), Basalt Tersier (Tba) (jingga), dan lembah aluvium (Qya) (Kuning pucat). ... 46 Gambar 2.14 Model gaya berat LL1 sampai LL4. Warna kuning merupakan basin-filling sediments (Tbf), warna abu-abu merupakan Jurassic Rhyolite (Jv), warna jingga merupakan Jurassic Igneous Grup (Jz), dan warna putih merupakan Triasic Meta-sedimen (Tr) dan Certeceous Granodiorite (Kgr), serta garis hitam menunjukkan patahan. ... 47 Gambar 3.1 Peta daerah penelitian terleak di Dixie Valley, Churcill County, Nevada yang ditunjukkan dengan kotak berwarna merah. ... 49

(6)

Gambar 3.2 Desain akuisisi pengukuran metode MT, titik pengukuran ditunjukkan dengan simbol segitiga terbalik berwarna biru yang tersebar di Dixie Valley dan sebagian di peguungan Silwater. ... 49 Gambar 3.3 Diagram alir yang berisikan langkah-langkah yang dilakukan selama

melakukan penelitian Tugas Akhir. ... 54 Gambar 4.1 Phase tensor data MT pada periode pendek memiliki struktur yang didominasi berupa 1D di daerah lembah. Beberapa struktur 2D mulai muncul dibeberapa titik pengukuran, yaitu di titik ukur yang berada di pegunungan dan sebagian titik ukur di lembah. ... 56 Gambar 4.2 Phase tensor data MT pada periode menengah memiliki struktur yang

didominasi oleh struktur 2D yang terlihat di sisi Tenggara daerah penelitian yang tepat berada di lembah. Struktur 3D mulai muncul dibeberapa titik pengukuran yang berada di sisi Barat Laut, dari batas lembah kearah pegunungan. ... 57 Gambar 4.3 Phase tensor data MT pada periode panjang memiliki struktur yang

didominasi oleh struktur 3D dan sebagian lainnya berupa 2D. Struktur 3D terlihat menyebar di daerah lembah dengan struktur 2D yang muncul di antara batas lembah ke arah pegunungan. ... 57 Gambar 4.4 Diagram Mawar sudut arah geoelectrical strike pada data MT periode

pendek (a), periode menengah (b), periode panjang (c), dan semua periode (d). ... 59 Gambar 4.5 Kurva resistivitas dan fase sebelum (A) dan setelah (B) dilakukan rotasi

10°. Kurva berwarna biru merupakan mode TM (Transverse Magnetic) dan kurva berwarna merah merupakan mode TE (Transverse Electric). ... 59 Gambar 4.6 Dua puluh titik pengukuran MT dan lintasan pengukuran yang dibuat

menggunakan software WinGLink pada menu Maps. ... 60 Gambar 4.7 Model awal dengan nilai resistivitas 100 Ωm digunakan untuk

melakukan pemodelan 2D pada lintasan 1. Begitupula pada lintasan 2 dan 3 juga digunakan model awal dengan nilai resistivitas yang sama. ... 61 Gambar 4.8 Pemodelan inversi 2D pada lintasan 1 daerah penelitian. ... 62

(7)

Gambar 4.9 Pemodelan inversi 2D pada lintasan 2 daerah penelitian. ... 63 Gambar 4.10 Pemodelan inversi 2D pada lintasan 3 menggunakan 11 titik

pengukuran yang membentang dari Dixie Valley sampai Carson Sink. ... 64 Gambar 4.11 Pemodelan inversi 2D pada lintasan 3 menggunakan 7 titik

pengukuran di Dixie Valley. ... 65 Gambar 4.12 Visualisasi 3D dari pemodelan 2D daerah Dixie Valley... 66

(8)

DAFTAR TABEL

Halaman Tabel 3.1 Jadwal kegiatan penelitian Tugas Akhir, kegiatan dilaksanakan pada bulan yang diberi warna biru pada kolom tabel. ... 48 Tabel 3.2 Rentang nilai resistivias dan konduktivitas batuan (Milsom, 2003)... 53

Referensi

Dokumen terkait

Aset tidak lancar diklasifikasikan sebagai kelompok aset yang dilepaskan atau dikuasai untuk dijual yang diukur atas dasar mana yang lebih rendah antara

Kode Kegiatan/ Output/ Sub Output/ Paket/ Sub Paket AMDAL/UPL/U Khusus (Ketik Tahun).

Cellatom, dll; (2) Faktor yang mempengaruhi perubahan penggunaan lahan dapat dianalisis dengan regresi linier biasa jika variabel dependennya berupa data kontinu, selain

Penerapan sistem pencatatan data simpanan dan pinjaman di KSP Mitra Mandiri Jetak perlu diperhatikan, karena dengan menerapkan sistem informasi simpan pinjam maka Koperasi Mitra

(2018) menyatakan bahwa pemberian ransum dengan suplementasi campuran lisin, metionin dan kolin sebanyak 0,5% dan 1% pada babi bali jantan belum memberikan hasil yang

Seperti larutan stok kinin HCl, pembuatan ekstrak pun dibuat seri pengenceran dengan kosentrasi yang berbeda- beda agar rasa pahit yang diperoleh berbeda-beda pula

17 Ibid, hal.4.. kekuasaan jatuh kepada orang yang tidak berhak 18. Kita terhenyak ketika mendengar berita bahwa kerusakan dahsyat yang timbul setelah gempa bumi di

Atas dasar hal tersebut, pemikiran mengenai paradigma baru kepemimpinan aparatur negara pada hakikatnya beranjak dari pandangan bahwa pemimpin publik harus mengenali secara