PENDAFTARAN UMROH
1. LANGKAH – LANGKAH PENDAFTARAN UMROH
a. Menentukan paket umroh yang dipilih b. Mengisi Formulir Pendaftaran
c. Membayar uang muka (DP) minimal 50% dari harga paket d. Menyerahkan semua berkas 1 bulan sebelum keberangkatan e. Pelunasan 3 minggu sebelum keberangkatan
2. DOKUMEN PENDAFTARAN UMROH
a. Paspor asli dengan nama 3 suku kata yang masih berlaku minimal 6 bulan & masih ada halaman yang kosong
b. Foto berwarna background putih, kondisi muka close up 80% ukuran 3 x 4 = 4 lembar dan 4 x 6 = 4 lembar (wanita berjilbab) c. Surat Nikah asli bagi suami istri (umur dibawah 45 Tahun) d. Kartu keluarga asli (suami/istri) & akte kelahiran asli (anak) e. Buku kuning (buku vaksin meningitis)
A. Berdasarkan Peraturan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor 8 Tahun 2014 tentang Paspor Biasa dan Surat Perjalanan Laksana Paspor, persyaratan pembuatan paspor bagi WNI berdomisili di Indonesia adalah sbb :
a. kartu tanda penduduk yang masih berlaku atau surat keterangan pindah keluar negeri;
b. kartu keluarga;
c. akta kelahiran, akta perkawinan /buku nikah, ijazah
d. Paspor biasa lama bagi yang telah memiliki paspor biasa.
Atau bisa diklik link berikut
http://www.imigrasi.go.id/index.php/layanan-publik/paspor-biasa#persyaratan
Untuk prosedur pembuatan paspor :
http://www.imigrasi.go.id/index.php/layanan-publik/paspor-biasa#prosedur
Untuk masa berlaku dan biaya pembuatan paspor :
http://www.imigrasi.go.id/index.php/layanan-publik/paspor-biasa#masa-berlaku-dan-biaya
Untuk layanan paspor online
https://ipass.imigrasi.go.id:9443/xpnet/faces/xpnet-main.xhtml
Alasan Suntik Vaksin Meningitis Penting Bagi Calon Jamaah By Konsultan Umroh-Haji — Senin, 21 Desember 2015 — Anak Kecil, Flu, Ibu Hamil, Mers, Suntik Meningitis, Virus
Suntik Vaksin Meningitis Sebelum Umroh atau Haji.
Sehubungan dengan kegiatan ibadah Umroh dan Haji, pelayanan imunisasi meningitis meningokokus ACW135Y dapat diperoleh di Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) seluruh Indonesia. Setelah memperoleh vaksinasi meningitis meningokokus, calon jamaah diberikan kartu ICV (International Certificate of Vaccination) sebagai syarat memperoleh visa. Vaksin yang digunakan adalah vaksin meningitis meningokokus Menveo ACW 135Y yang telah
mendapatkan izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) dan dinyatakan halal berdasarkan Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI).
Imunisasi meningitis merupakan persyaratan wajib untuk
mendapatan visa sesuai ketentuan yang ditetapkan Pemerintah Arab Saudi bagi semua calon jamaah haji dan umroh. Untuk efektivitas vaksin, imunisasi diberikan sekurang-kurangnya dua minggu sebelum keberangkatan. Tujuan imunisasi adalah untuk melindungi jamaah dari penularan penyakit meningitis selama 3 tahun.
Vaksin Pencegah Penularan.
Selain itu untuk mencegah penularan antar jamaah dari seluruh dunia serta mencegah penularan meningitis kepada keluarga di tanah air. Meningitis meningokokus ditularkan langsung melalui percikan cairan hidung dan tenggorokan pada saat batuk/bersin dari penderita.
Penyakit ini menyerang selaput otak (meningen) dan dapat menimbulkan cacat bahkan kematian.
Persyaratan Vaksin Meningitis.
Persyaratan yang harus dilengkapi untuk mendapatkan vaksin meningitis beserta buku ICV adalah :
Nama sesuai paspor dan No paspor. Fotokopi paspor 1 (satu) lembar.
Pas photo, ukuran 4x6 sebanyak 1 lembar.
Biaya suntik vaksin Meningitis sebesar Rp. 305.000 (harga tidak mengikat).
Kekebalan vaksin baru terjadi dalam 2 minggu dengan masa kekebalan 2 tahun, maka sebaiknya waktu penyuntikan dan keberangkatan disarankan kurang lebih 2 minggu sebelum masa keberangkatan haji / umroh. Vaksinasi meningitis berlaku selama 2 (dua) tahun, apabila jamaah yang sudah pernah melaksanakan umroh/haji dan sudah pernah divaksin maka tidak perlu dilakukan penyuntikan kembali.
Penularan dan Pencegahan Meningitis.
Meningitis adalah hasil dari infeksi yang menjalar. Bakteri atau virus yang menyebabkan meningitis bisa tersebar melalui batuk, bersin, ciuman, atau berbagi peralatan. Beberapa langkah awal untuk mencegah terjangkit meningitis adalah:
Mencuci tangan.
Membiasakan Gaya Hidup higienis. Pola hidup sehat.
Menutup mulut saat bersin atau batuk.
Vaksin Meningitis saat Hamil.
Jika sedang hamil, berhati-hati dalam memilih makanan. Banyak kasus meningitis virus dan bakteri bisa dicegah dengan berbagai macam vaksin. Bicarakan dengan dokter jika Anda tidak yakin apakah vaksinasi Anda yang terbaru atau tidak.
Vaksin yang sudah tersedia antara lain:
Vaksin MMR (campak, gondongan dan campak Jerman): Dapat diberikan pada umur 12 bulan, vaksin ulangan umur 5-7 tahun.
Vaksin pneumokokus (PCV): Usia di bawah 1 tahun diberikan setiap dua bulan sekali, di atas dua tahun cukup diberikan sekali.
Vaksinasi DTaP/IPV/Hib: Perlindungan pada bakteri Hib, difteri, batuk, tetanus dan virus polio Vaksin meningitis belum termasuk jadwal imunisasi anak tetapi dapat didapatkan di Indonesia. Konsultasikanlah dengan dokter Anda jika menginginkan vaksin
tersebut. Penerapan Vaksin Meningitis Untuk Perjalanan Bakteri Neisseria meningitidis (meningokokus) jarang ditemukan di
Indonesia. Sehingga banyak orang Indonesia yang tidak memiliki kekebalan terhadap bakteri tersebut.
Vaksinasi sangat dianjurkan bagi orang Indonesia yang bepergian ke wilayah berisiko tinggi. Daerah yang berisiko tinggi atau daerah asal bakteri ini adalah Arab Saudi dan sebagian Negara-negara di Afrika. Calon peserta Umroh diwajibkan untuk menerima vaksin meningitis sebelum berangkat untuk mencegah terkena meningitis.
Mengunjungi tempat dengan risiko tinggi terjangkit meningitis Sangat disarankan untuk melakukan vaksinasi terhadap meningitis grup A, C, Y dan W135, jika bepergian ke daerah berisiko tinggi. Terutama jika Anda membuat rencana seperti di bawah ini:
Tinggal dengan warga setempat di area padat untuk mengikuti ibadah Haji atau Umroh di Arab Saudi.
Melakukan aktivitas berlebih di area Haji di Arab Saudi, menjadi pekerja musiman atau sebagai TKI.
Tinggal lebih lama dari sebulan sebagai wisatawan berangsel. Efek Samping Suntik Meningitis.
Vaksinasi harus diberikan dua hingga empat minggu sebelum Anda bepergian sekitar. Efek Samping dari vaksinasi Satu dari sepuluh orang yang disuntik vaksin ACWY akan mendapatkan rasa sakit dan ruam di sekitar luka suntikan. Biasanya efek samping ini akan
bertahan selama satu sampai dua hari. Reaksi yang gawat jarang sekali terjadi, tapi demam ringan bisa muncul. Kondisi ini lebih sering dijumpai pada anak-anak daripada orang dewasa.
Lokasi Suntik Vaksin Meningitis di seluruh Indonesia.
Berikut lokasi suntik vaksin Menginitis dan rumah sakit Jabodetabek yang mengeluarkan buku kuning dapat di peroleh pada hari kerja, Senin s/d Jum’at di:
KKP Bandara Soekarno Hata, Cengkareng Telp. 5502277 KKP Bandara Halim Perdana Kusuma Telp. 8000166 KKP Pelabuhan Tanjung Priuk Telp. 43931045
KKP Pelabuhan Merak, Banten Telp. 0254-571083 Garuda Sentra Medika, Kemayoran Telp. 4241000
Alamat Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) untuk Suntik Vaksin Meningitis se Indonesia dapat di cek melalui link http://pustaka-alamat.blogspot.co.id/2016/03/daftar-alamat-kantor-kesehatan.html
Ibadah Umroh merupakan salah satu kewajiban yang harus ditunaikan apabila mampu karena merupakan salah satu rukun Islam. Namun sebelum menunaikan Ibadah Umroh, bagi calon jamaah Umroh harus mempersiapkan segala sesuatunya dengan matang, seperti persiapan fisik, mental, keuangan dan kerohanian, agar dapat berjalan dengan baik dan khidmat ketika beribadah Umroh nantinya. Persiapan yang tidak kalah pentingnya yang harus dilakukan oleh Jemaah calon Umroh adalah mengikuti pelatihan Umroh terlebih dahulu atau yang sering disebut dengan Manasik Umroh. Dalam
artikel ini akan dibahas mengenai arti Manasik Umroh dan pentingnya untuk dilaksanakan bagi calon jemaah Umroh.
Pada kegiatan Manasik Umroh, calon jemaah akan dilatih tentang bagaimana tata cara pelaksanaan Umroh, rukun, hal-hal yang diwajibkan, syarat-syarat dan larangan-larangan dalam beribadah Umroh. Selain itu, para calon jemaah Umroh pun akan dibekali pengetahuan seputar keadaan Kota Mekah khususnya Masjidil Al-Haram yang merupakan pusat tempat peribadatan dan tempat-tempat lainnya yang akan dikunjungi ketika melaksanakan ibadah Umroh. Oleh karena itu, betapa pentingnya Manasik Umroh dan harus dipahami oleh para calon jemaah sebagai bekal persiapan dan pengetahuan sebelum melaksanakan ibadah Umroh. Dalam hal menunaikan ibadah Umroh tidak cukup hanya berbekal fisik dan keuangan saja, tetapi juga harus mengetahui seluk beluk Ibadah Umroh mulai dari manfaatnya, dan juga apa saja yang harus dilakukan saat keberangkatan, di tanah suci maupun ketika akan kembali ke tanah air, hal ini agar Ibadah Umroh kita nantinya berjalan baik dan Insya Alloh akan di Ridhoi oleh Alloh.
Biasanya setiap biro perjalanan Haji maupun Umroh memberikan materi Manasik Umroh berupa persoalan niat, rukun, wajib dan sunnah serta bacaan-bacaan doa pada saat melaksanakan ibadah Umroh. Selain itu juga para calon jemaah akan melakukan praktik dalam ibadah Umroh seperti mengucapkan kalimat talbiyah, Towaf serta sholat sunah Towaf, dan Sa’i.
Fasilitas Manasik Umroh yang diberikan oleh biro perjalanan Umroh ini bertujuan untuk membekali serta meminimalisir kesalahan-kesalahan yang terjadi selama ibadah berlangsung. Dikhawatirkan bagi calon jemaah yang tidak mengikuti akan kebingungan ketika sudah tiba di tanah suci dan tidak memahami urutan-urutan tata cara Umroh. Oleh karena itu, setiap calon jemaah Umroh harus benar-benar memahami arti dari Manasik Umroh sehingga mereka akan merasa bahwa pelatihan ini penting sekali untuk diikuti. Selain
pembekalan mengenai tata cara Umroh, para calon jemaah pun akan diberikan materi pelatihan ESQ guna memberikan pemahaman kepada calon jemaah bahwa hakikatnya keberangkatan mereka ke Tanah Suci adalah karena Alloh, hanya mengharapkan Ridho dari Nya, serta bertujuan meningkatkan keimanan dan ketakwaan pada Nya, bukan semata-mata karena ingin jalan-jalan, pamer atau karena ingin meningkatkan status soasialnya. Selain itu juga materi yang diberikan yakni mengenai bagaimana cara pengendalian diri ketika beribadah, bersikap tawakal, iklas, serta bersilahturahmi dengan sesama jemaah untuk menjalin persaudaraan. Selain itu juga akan diberikan materi pengenalan budaya yang ada di Arab Saudi, serta bahasa arab untuk aktivitas selama beribadah. Manasik Umroh memberikan banyak manfaat lewat materi yang disampaikan maupun praktiknya sehingga diharapkan bagi setiap calon jemaah Umroh meluangkan waktunya mengikuti kegiatan Manasik Umroh.
6. PERLENGKAPAN YANG PERLU DIBAWA OLEH CALON JAMAAH
1. Kain Ihrom 1 Set
Dapat jg membawa 1 cadangan sebagai
persiapan bila yang satunya terkena najis atau kotoran.
2. Gesper
3. Baju koko /gamis putih untuk ziarah roudhah 4. Pakaian muslim untuk ke masjid dan city tour
(pilihan baju bebas : baju setelan koko/gamis/kemeja +celana/sarung) 5. Pakaian tidur
6. Perlengkapan mandi 7. Handuk
8. Obat2an pribadi
9. Sandal dan tas sandal
10. Kaca mata hitam
11. Pakaian dalam
12. Masker jika diperlukan
13. Baju hangat/jaket untuk di pesawat
14. Sajadah tipis
15. Charger hp
16. Plastik baju kotor
UNTUK JAMAAH WANITA
1. Baju berwarna putih 2 buah untuk ihram 2. Manset tangan
3. Baju hitam untuk ziarah roudhah 4. Atasan mukena 2 pcs
5. Pakaian muslimah untuk ke mesjid dan city tour (pilihan baju bebas asalkan sopan, tdk tipis, dantdk menampakan bentuk tubuh bisa berupa abaya/gamis/atasan dan bawahan) 6. Kaos kaki
7. Celana legging dan ciput/dalaman kerudung jika diperlukan
8. Bergo /jilbab instant/ kerudung yg menutup dada
9. Perlengkapan mandi dan Handuk
10. Obat2an pribadi
11. Pelembab /handbody
12. Sandal dan tas sandal
13. Kaca mata hitam
14. Pakaian dalam
15. Masker jika diperlukan
16. Baju hangat/jaket untuk di pesawat
17. Pakaian tidur
18. Sajadah tipis
19. Charger hp
20. Plastik baju kotor
• Untuk jumlahnya bisa disesuaikan dengan kebutuhan
masing2 jamaah