• Tidak ada hasil yang ditemukan

195339142-Jatuh-Geriatri

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "195339142-Jatuh-Geriatri"

Copied!
30
0
0

Teks penuh

(1)

LAPORAN TUTORIAL III LAPORAN TUTORIAL III

MODUL “JATUH” MODUL “JATUH”

BLOK TUMBUH KEMBANG DAN GERIATRI BLOK TUMBUH KEMBANG DAN GERIATRI

Tutor : dr. Asmaun Nadamudd!n" #$.RM Tutor : dr. Asmaun Nadamudd!n" #$.RM

DI#U#UN OLEH : KELOMPOK %A DI#U#UN OLEH : KELOMPOK %A #

#uu&&rr! ! LLaa&&oo''aann! ! (((())%%))**))))++)) A,

A,unun, , D!D!r,r,anantatara ra ((()()%)%)-)-)()() /ara0

/ara0 A1!2an! A1!2an! D3u10!aD3u10!a0 0 (()%)+)((()%)+)((4(4 L.M

L.M A&0!rudd!n A&0!rudd!n (()%)+))*+(()%)+))*+ A

Asssasa2a2a0a0an! n! ##!5!5ua ua (((()%)%)+)+))))- -M M. . TTaauu22!!& & ##66aarr!!22uudddd!!n n (((())%%))++))))(()) 7 7aadd11! ! (((())%%))++))(((( T Taass!!a a MMaa8855uud d (((())%%))++))))9999 R R!!ssdda a NNuurr22aadd!!11a a (((())%%))++))))((- -R R!!ssmmaa''aatt6 6 ##aammoonndd!!nn, , (((())%%))++))))++ A Anndd! ! 77aaaar r AA$$rr!!aann! ! (((())%%))++))(()) F

FAKULTAKULTAS AS KEDOKKEDOKTERANTERAN UNIVERSIT

UNIVERSITAS MUSLIM AS MUSLIM INDONESIAINDONESIA MAKASSAR

MAKASSAR 2012 2012

(2)

Skenario 1

Skenario 1

Seorang perempuan umur 65 tahun dibawa ke

Seorang perempuan umur 65 tahun dibawa ke Puskesmas dengan keluhan nyeri pada Puskesmas dengan keluhan nyeri pada pangkalpangkal  paha kanan sehingga tidak dapat berjalan. Keadaan ini dialami sejak 5 hari yang lalu setelah  paha kanan sehingga tidak dapat berjalan. Keadaan ini dialami sejak 5 hari yang lalu setelah  jatuh terduduk di kamar mandi pada saat penderita berjalan tertatih-tatih. Sejak 7 tahun terakhir  jatuh terduduk di kamar mandi pada saat penderita berjalan tertatih-tatih. Sejak 7 tahun terakhir

ini penderita mengkonsumsi obat-obat kencing manis, tekanan darah tinggi, jantung, dan ini penderita mengkonsumsi obat-obat kencing manis, tekanan darah tinggi, jantung, dan rematik. Penderita pernah mengalami serangan stroke  tahun lalu.

rematik. Penderita pernah mengalami serangan stroke  tahun lalu.

Kata Sulit Kata Sulit

!ematik " #eragam Keluhan nyeri pada sendi $%illiam &eberden' ( berbagai kelainan yg !ematik " #eragam Keluhan nyeri pada sendi $%illiam &eberden' ( berbagai kelainan yg

ditandai oleh peradangan, degenerasi, atau kekacauan metabolik struktur jaringan ikat terutama ditandai oleh peradangan, degenerasi, atau kekacauan metabolik struktur jaringan ikat terutama sendi dan struktur yg berhubungan, dan disertai oleh rasa nyeri, kekakuan atau pembatasan sendi dan struktur yg berhubungan, dan disertai oleh rasa nyeri, kekakuan atau pembatasan gerak 

gerak  )

)ertatih * tatih ertatih * tatih " +ara jalan " +ara jalan yang terganggu yang dapat disebabkan oleh berbagai ayang terganggu yang dapat disebabkan oleh berbagai a ktor, sepertiktor, seperti  perubahan ungsi organ dan

 perubahan ungsi organ dan penyakitpenyakit

Kata Kunci Kata Kunci

-- PPeerreemmppuuaan 6n 65 t5 taahhuunn

-- yyereri pi padada pa panangkgkal al papaha ha kakananann

-- 5 ha5 hari yri yanang lag lalu jlu jatatuh tuh terderdududuk duk di kai kamamar mar mandndii

-- !iw!iwayaayat konst konsumsumsi obat Kei obat Kencincing mang manisnis, teka, tekanan danan darah tirah tinggnggi, jani, jantuntung dan remg dan rematiatik k  -- !i!iwawayayat St Strtrokoke  te  tahahun un yayang ng lalalulu

nalisa Kasus nalisa Kasus Us!a

Us!a

/anjut usia $/ansia' merupakan suatu keadaan dimana seseorang berada pada usia di /anjut usia $/ansia' merupakan suatu keadaan dimana seseorang berada pada usia di atas 60 tahun. Sedangkan Pasien geriatri adalah pasien berusia lanjut $1 60 tahun' dengan atas 60 tahun. Sedangkan Pasien geriatri adalah pasien berusia lanjut $1 60 tahun' dengan  penyakit majemuk $multipatologi' akibat gangguan u

 penyakit majemuk $multipatologi' akibat gangguan ungsi jasmani dan rohani, kondisi sosialngsi jasmani dan rohani, kondisi sosial yang bermasalah. +iri-ciri Pasien 2eriatri yaitu memiliki beberapa penyakit

(3)

kronis,menurunnya daya cadangan aali, tampilan gejala penyakit tidak khas, tingkat kronis,menurunnya daya cadangan aali, tampilan gejala penyakit tidak khas, tingkat kemandiriannya berkurang, dan sering disertai dengan masalah nutrisi. 3engan alasan kemandiriannya berkurang, dan sering disertai dengan masalah nutrisi. 3engan alasan tersebut, perawatan pasien geriatri berbeda dari pasien dewasa muda. Pendekatan yang tersebut, perawatan pasien geriatri berbeda dari pasien dewasa muda. Pendekatan yang digunakan adalah Pendekatan Paripurna pada Pasien 2eriatri $P2' yang bertujuan dapat digunakan adalah Pendekatan Paripurna pada Pasien 2eriatri $P2' yang bertujuan dapat mengidentiikasi dan menilai pasien geriatri untuk tatalaksana dan target terapi yang dapat mengidentiikasi dan menilai pasien geriatri untuk tatalaksana dan target terapi yang dapat meningkatkan kualitas hidup pasien. #erdasarkan skenario, pasien berusia 65 tahun dan meningkatkan kualitas hidup pasien. #erdasarkan skenario, pasien berusia 65 tahun dan memiliki banyak penyalit bawaan, maka dapat dideinisikan pasien termasuk dalam kategori memiliki banyak penyalit bawaan, maka dapat dideinisikan pasien termasuk dalam kategori  pasien geriatr

 pasien geriatri.i.

T;rtat!0<tat!0 T;rtat!0<tat!0 )

)ertatih-taih dapat ertatih-taih dapat dideinisikan sebagai gangguan cara dideinisikan sebagai gangguan cara berjalan yang disebabkan olehberjalan yang disebabkan oleh  beberapa aktor, seperti aktor 4isus, keseimbangan d

 beberapa aktor, seperti aktor 4isus, keseimbangan dan gangguan pada alat gerak. 3ari segian gangguan pada alat gerak. 3ari segi usia, maka dapat dihubungkan dengan perubahan isiologis pada pasien. ika pasien

usia, maka dapat dihubungkan dengan perubahan isiologis pada pasien. ika pasien mempunyai gangguan pada otot dan tulang, maka cara berjalan pasien dapat terganggu mempunyai gangguan pada otot dan tulang, maka cara berjalan pasien dapat terganggu N6;r! $ada $an,&a1 $a0a

N6;r! $ada $an,&a1 $a0a =2;mur>=2;mur>

 yeri dapat disebabkan oleh beberapa aktor

 yeri dapat disebabkan oleh beberapa aktor, seperti aktor trauma dan ineksi. Pada, seperti aktor trauma dan ineksi. Pada skenario, terdapat riwayat nyeri pada pangkal paha tepat setelah jatuh terduduk di kamar skenario, terdapat riwayat nyeri pada pangkal paha tepat setelah jatuh terduduk di kamar mandi. atuh dapat dideinisikan sebagai kejadian yang tak diharapkan dimana seseorang mandi. atuh dapat dideinisikan sebagai kejadian yang tak diharapkan dimana seseorang  jatuh dari tempat yang lebih tinggi ke tempat yang leb

 jatuh dari tempat yang lebih tinggi ke tempat yang lebih rendah atau sama tingginya $asudih rendah atau sama tingginya $asud orris 006'

orris 006'

aka jika dihubungkan dengan aktor jatuh dan trauma, maka keduanya dapat saling aka jika dihubungkan dengan aktor jatuh dan trauma, maka keduanya dapat saling  berhubungan jika ditinjau pada kerusakan p

 berhubungan jika ditinjau pada kerusakan pada daerah pangkal paha. ada daerah pangkal paha. pakah kerusakanpakah kerusakan terjadi pada jaringan lunak atau tulang di sekitar paha. #erdasarkan segi morbiditas dan terjadi pada jaringan lunak atau tulang di sekitar paha. #erdasarkan segi morbiditas dan

 pre4alensi, jatuh merupakan salah satu penyebab terbesar dan utama pada raktur tulang yang  pre4alensi, jatuh merupakan salah satu penyebab terbesar dan utama pada raktur tulang yang

disebabkan oleh beberapa aktor, seperti penyakit

disebabkan oleh beberapa aktor, seperti penyakit dan lingkungan. $)inetti 899'. :rakturdan lingkungan. $)inetti 899'. :raktur  pada kolum emoris merupakan komplik

 pada kolum emoris merupakan komplikasi utama akibat jatuh pada lansia, diderita olehasi utama akibat jatuh pada lansia, diderita oleh 00.000 lebih lansia S pertahun dan sebagian besat wanita.

00.000 lebih lansia S pertahun dan sebagian besat wanita. amun dapat pula diestimasikanamun dapat pula diestimasikan dengan raktur pada tulang yang lain seperti tulang iga, humerus dan pel4is. Sedangkan pada dengan raktur pada tulang yang lain seperti tulang iga, humerus dan pel4is. Sedangkan pada  jaringan lunak, dapat menyebabkan perlukaan seperti memar dan keseleo oto

 jaringan lunak, dapat menyebabkan perlukaan seperti memar dan keseleo otot $Kane et alt $Kane et al 899;'

(4)

 yeri pada pangkal paha juga dapat memberikan penjelasan bahwa persaraan sensoriknya  yeri pada pangkal paha juga dapat memberikan penjelasan bahwa persaraan sensoriknya  pada daerah emur masih belum mengalami kerusakan. Sedangkan mo

 pada daerah emur masih belum mengalami kerusakan. Sedangkan motoriknya adatoriknya ada kemungkinan mengalami gangguan karena adanya keluhan tidak dapat berjalan. kemungkinan mengalami gangguan karena adanya keluhan tidak dapat berjalan.

T!da& da$at 5;ra1an T!da& da$at 5;ra1an

Pasien yang tidak dapat berjalan dapat dihubungkan dengan kerusakan anggota gerak pada Pasien yang tidak dapat berjalan dapat dihubungkan dengan kerusakan anggota gerak pada daerah kaki, yaitu pada jaringan otot<tulang. :ungsi dari jaringan otot pada alat gerak adalah daerah kaki, yaitu pada jaringan otot<tulang. :ungsi dari jaringan otot pada alat gerak adalah sebagai media kontraksi alat gerak, sedangkan jaringan tulang berungsi sebagai penopang sebagai media kontraksi alat gerak, sedangkan jaringan tulang berungsi sebagai penopang tubuh dan tempat perlekatan otot. ika yang mengalami kerusakan adalah jaringan lunak tubuh dan tempat perlekatan otot. ika yang mengalami kerusakan adalah jaringan lunak seperti otot, maka dapat menyebabkan memar dan keseleo, namun kaki masih dapat seperti otot, maka dapat menyebabkan memar dan keseleo, namun kaki masih dapat digerakkan jika tidak sampai pada tahap robekan.

digerakkan jika tidak sampai pada tahap robekan.

Sedangkan jika yang mengalami kerusakan adalah daerah tulang, maka dapat menyebabkan Sedangkan jika yang mengalami kerusakan adalah daerah tulang, maka dapat menyebabkan raktur pada tulang dengan gejala klinis pembengkakan dan ketidak mampuan untuk

raktur pada tulang dengan gejala klinis pembengkakan dan ketidak mampuan untuk menggunakan anggota gerak, yang bisa disebabkan karena nyeri hebat dan keterbatasan menggunakan anggota gerak, yang bisa disebabkan karena nyeri hebat dan keterbatasan anggota sendi. Pasien yang jatuh terduduk dapat menyebabkan kerusakan pada jaringan otot anggota sendi. Pasien yang jatuh terduduk dapat menyebabkan kerusakan pada jaringan otot maupun tulang yang disebabkan dari cara jatuhnya dan lokalisasi kerusakan, jika kerusakan maupun tulang yang disebabkan dari cara jatuhnya dan lokalisasi kerusakan, jika kerusakan dapat mencapai derajat tertentu dan dihubungkan dengan aktor lain yang dapat

dapat mencapai derajat tertentu dan dihubungkan dengan aktor lain yang dapat menyebabkan kerapuhan pada jaringan, seperti proses menua dan osteoporosis. menyebabkan kerapuhan pada jaringan, seperti proses menua dan osteoporosis. Konsums!

Konsums! O5at<o5ataO5at<o5atann

Pasien mempunyai riwayat konsumsi obat sejak 7 tahun yang lalu karena adanya penyakit Pasien mempunyai riwayat konsumsi obat sejak 7 tahun yang lalu karena adanya penyakit yang diderita. amun riwayat mengonsumsi obat mempunyai eek lanjutan yang selanjutnya yang diderita. amun riwayat mengonsumsi obat mempunyai eek lanjutan yang selanjutnya dapat memperparah penyakit yang diderita. Seperti obat untuk gagal jantung, obat 3 seperti dapat memperparah penyakit yang diderita. Seperti obat untuk gagal jantung, obat 3 seperti suloniurea yamg justru dapat menyebabkan hipoglikemia dan beberapa obat lainnya.

suloniurea yamg justru dapat menyebabkan hipoglikemia dan beberapa obat lainnya.

R!'a6at #tro&; R!'a6at #tro&; P;n6a&!t #tro&;

P;n6a&!t #tro&; adalah gangguan ungsi sara yang terjadi mendadak akibat pasokan darah adalah gangguan ungsi sara yang terjadi mendadak akibat pasokan darah ke suatu bagian otak $karena pembuluh darah yang pecah<hambatan dipembuluh darah' ke suatu bagian otak $karena pembuluh darah yang pecah<hambatan dipembuluh darah' sehingga peredaran darah ke otak terganggu. kurangnya aliran darah dan oksigen

sehingga peredaran darah ke otak terganggu. kurangnya aliran darah dan oksigen

menyebabkan serangkaian reaksi biokimia, yang dapat merusakkan atau mematikan sel-sel menyebabkan serangkaian reaksi biokimia, yang dapat merusakkan atau mematikan sel-sel sara di otak

sara di otak sehingga menyebabkan kelumpuhan anggota gerak, gangguan bicara, penurunansehingga menyebabkan kelumpuhan anggota gerak, gangguan bicara, penurunan kesadaran.

(5)

 proses penuaan menyebabkan pembulu

 proses penuaan menyebabkan pembuluh darah mengeras dan menyempit $arteriosclerosis'.h darah mengeras dan menyempit $arteriosclerosis'. danya hambatan pasokan dapat menyebabkan serangan

danya hambatan pasokan dapat menyebabkan serangan yang dapat menyebabkanyang dapat menyebabkan koma<pingsan mendadak.

(6)

Pertanyaan

Pertanyaan

8.

8. PerubPerubahan ahan isiolisiologis ogis apa yapa yang ang terjadterjadi pada i pada usia usia lanjulanjut=t= .

. :akto:aktor resikr resiko apo apa yana yang terg terjadi jadi jika jjika jatuh atuh terdudterduduk=uk= .

. dakadakah riwayh riwayat konsuat konsumsi obamsi obat dengat dengan perubn perubahan isahan isiologiologis dan riwis dan riwayat jatayat jatuh=uh= ;.

;. &ubu&ubungan ngan riwayriwayat penat penyakit yakit terdahterdahulu dulu dengan engan keluhkeluhan>an> 5.

5. elaskaelaskan Penn Penangananganan awaan awal dari l dari skala skala priorprioritas paitas pada skeda skenarionario>> 6.

6. /a/angngkakah dih diagagnonosisis>s> 7.

7. KompKomplikasi likasi yang yang dapat dapat terjadterjadi akibi akibat jaat jatuh ttuh terduderduduk>uk> ?.

(7)

 Jawaban

 Jawaban

(.

(. P;ruP;ru5a0an 5a0an 2!s!o2!s!o1o,!s a1o,!s a$a 6a$a 6an, t;n, t;radrad! $ada u! $ada us!a 1ans!a 1anut?ut?

3engan makin bertambahnya usia seseorang, maka kemungkinan terjadinya 3engan makin bertambahnya usia seseorang, maka kemungkinan terjadinya  penurunan anatomik dan ung

 penurunan anatomik dan ungsional atas organ-organ tubuhsional atas organ-organ tubuhnya makin besarnya makin besar. Peneliti. Peneliti ndres dan )ob

ndres dan )obin, mengintroduksi hukum 8 in, mengintroduksi hukum 8 @ yang menyatakan @ yang menyatakan bahwa ungsi organbahwa ungsi organ akan menurun sebanyak 8 @ s

akan menurun sebanyak 8 @ setiap tahunnya setelah etiap tahunnya setelah usia 0 tahun. %usia 0 tahun. %alaupunalaupun  penelitian S4anborg

 penelitian S4anborg et al et al . menyatakan bahwa penurunan tersebut tidak sedramatis. menyatakan bahwa penurunan tersebut tidak sedramatis seperti diatas, tetapi memang terdapat penurunan ungsional yang nyata setelah usia seperti diatas, tetapi memang terdapat penurunan ungsional yang nyata setelah usia 70 tahun. Penurunan anatomik dan ungsional dari

70 tahun. Penurunan anatomik dan ungsional dari organ-organ pada lansia akanorgan-organ pada lansia akan mempermudah timbulnya penyakit pada organ tersebut $artono, 009'.

mempermudah timbulnya penyakit pada organ tersebut $artono, 009'.

#erbagai perubahan tersebut antara lain $artono, 009'" #erbagai perubahan tersebut antara lain $artono, 009'"

 Sistem panca indraSistem panca indra )

)erdapat perubahan morologik pada panca erdapat perubahan morologik pada panca indra. Perubahan ungsional yangindra. Perubahan ungsional yang  bersiat degenerati ini, memberi maniestasi pada morologi berbagai organ panca  bersiat degenerati ini, memberi maniestasi pada morologi berbagai organ panca indra tersebut baik pada ungsi melihat, mendengar, keseimbangan ataupun perasa indra tersebut baik pada ungsi melihat, mendengar, keseimbangan ataupun perasa dan perabaan. Pada keadaan yang ekstrim dapat bersiat patologik, misalnya terjadi dan perabaan. Pada keadaan yang ekstrim dapat bersiat patologik, misalnya terjadi ekstropion<entropion, ulkus kornea, glaukoma, dan katarak pada mata, sampai ekstropion<entropion, ulkus kornea, glaukoma, dan katarak pada mata, sampai

keadaan konusio akibat penglihatan yang terganggu. Pada telinga, dapat terjadi tuli keadaan konusio akibat penglihatan yang terganggu. Pada telinga, dapat terjadi tuli konduksi dan sindroma eniere $keseimbangan'.

konduksi dan sindroma eniere $keseimbangan'.

 Sistem kardio4askuler Sistem kardio4askuler 

eskipun tanpa disertai adanya penyakit, pada usia lanjut jantung sudah eskipun tanpa disertai adanya penyakit, pada usia lanjut jantung sudah menunjukkan penurunan kekuatan kontraksi, kecepatan kontraksi dan isi

menunjukkan penurunan kekuatan kontraksi, kecepatan kontraksi dan isi sekuncup.sekuncup. )

)erjadi pula penurunan yang serjadi pula penurunan yang signiikan dari cadangan jantung dan kemampuan igniikan dari cadangan jantung dan kemampuan untukuntuk meningkatkan kekuatan curah jantung, misalnya pada keadaan latihan<

meningkatkan kekuatan curah jantung, misalnya pada keadaan latihan< exerciseexercise.. 2olongan lansia sering kali kurang merasakan nyeri dibandingkan usia muda dan 2olongan lansia sering kali kurang merasakan nyeri dibandingkan usia muda dan gejala awal inark miokard akut seringkali adalah gagal jantung, embolus, hipotensi gejala awal inark miokard akut seringkali adalah gagal jantung, embolus, hipotensi atau konusio.

atau konusio.

Pada usia lanjut

Pada usia lanjut juga terjadi perubahan pada juga terjadi perubahan pada pembuluh darah. )pembuluh darah. )erjadierjadi  penebalan intima $akibat proses aterosklerosis' atau tunika media $akibat proses  penebalan intima $akibat proses aterosklerosis' atau tunika media $akibat proses

menua' yang pada akhirnya menyebabkan kelenturan pembuluh darah

menua' yang pada akhirnya menyebabkan kelenturan pembuluh darah tepi meningkat.tepi meningkat. &al ini akan menyebabkan peningkatan tekanan darah terutama tekanan darah

(8)

sistolik, walaupun tekanan diastolik juga sering meningkat sebagai akibat banyak sistolik, walaupun tekanan diastolik juga sering meningkat sebagai akibat banyak aktor lain termasuk genetik.

aktor lain termasuk genetik.

 Sistem respirasiSistem respirasi

Sistem respirasi sudah mencapai kematangan pertumbuhan pada usia 0-5 Sistem respirasi sudah mencapai kematangan pertumbuhan pada usia 0-5 tahun, setelah itu mulai menurun ungsinya. Alastisitas paru menurun, kekakuan tahun, setelah itu mulai menurun ungsinya. Alastisitas paru menurun, kekakuan dinding dada meningkat, kekuatan otot dada menurun. Semua

dinding dada meningkat, kekuatan otot dada menurun. Semua ini mengakibatkanini mengakibatkan turunnya rasio 4entilasi-perusi di bagian paru yang tak bebas dan pelebaran gradien turunnya rasio 4entilasi-perusi di bagian paru yang tak bebas dan pelebaran gradien al4eolar arteri untuk oksigen. 3isamping itu, pada sistem respirasi juga terjadi

al4eolar arteri untuk oksigen. 3isamping itu, pada sistem respirasi juga terjadi  penurunan gerak silia di dinding sistem respirasi, penurunan releks batuk dan

 penurunan gerak silia di dinding sistem respirasi, penurunan releks batuk dan releksreleks isiologik lain, yang menyebabkan peningkatan kemungkinan terjadinya ineksi isiologik lain, yang menyebabkan peningkatan kemungkinan terjadinya ineksi akutakut  pada saluran naas bawah. #erbagai penurunan morologik

 pada saluran naas bawah. #erbagai penurunan morologik dan ungsional tersebut,dan ungsional tersebut, akan mempermudah terjadinya berbagai keadaan patologik diantaranya PPBK akan mempermudah terjadinya berbagai keadaan patologik diantaranya PPBK $penyakit paru obstrukti kronis', penyakit ineksi paru akut< kronis, dan keganasan $penyakit paru obstrukti kronis', penyakit ineksi paru akut< kronis, dan keganasan  pada paru-bronkus.

 pada paru-bronkus.

 Sistem endokrinologik Sistem endokrinologik 

Pada sekitar 50@ lansia menunjukkan intoleransi glukosa, dengan kadar Pada sekitar 50@ lansia menunjukkan intoleransi glukosa, dengan kadar glukosa puasa normal. Pada lansia juga terjadi penurunan tingkat produksi hormon glukosa puasa normal. Pada lansia juga terjadi penurunan tingkat produksi hormon tiroid dan tingkat bersihan metabolik tiroid. Pada lansia pria terjadi penurunan respon tiroid dan tingkat bersihan metabolik tiroid. Pada lansia pria terjadi penurunan respon !S& terhadap )!&. Pada wanita, terjadi penurunan hormon estrogen pasca

!S& terhadap )!&. Pada wanita, terjadi penurunan hormon estrogen pasca

menopause sehingga bisa menimbulkan osteoporosis. Pada usia lebih tua, kejadian menopause sehingga bisa menimbulkan osteoporosis. Pada usia lebih tua, kejadian osteoporosis pada pria juga meningkat karena aktor-aktor inakti4itas, asupan osteoporosis pada pria juga meningkat karena aktor-aktor inakti4itas, asupan kalsium kurang, pembuatan 4itamin 3 melalui kulit menurun, dan juga aktor kalsium kurang, pembuatan 4itamin 3 melalui kulit menurun, dan juga aktor hormonal.

hormonal.

 Sistem hematologik Sistem hematologik 

Pola pertumbuhan sel darah merah $S3' dan sel darah putih $S3P' secara Pola pertumbuhan sel darah merah $S3' dan sel darah putih $S3P' secara kualitati tidak berubah pada penuaan, akan tetapi sumsum tulang secara nyata kualitati tidak berubah pada penuaan, akan tetapi sumsum tulang secara nyata

mengandung lebih sedikit sel hemopoitik dengan respon terhadap stimuli buatan agak mengandung lebih sedikit sel hemopoitik dengan respon terhadap stimuli buatan agak menurun. !espon regenerati terhadap hilang darah atau terapi anemia pernisiosa agak  menurun. !espon regenerati terhadap hilang darah atau terapi anemia pernisiosa agak  kurang dibanding waktu muda. !entang hidup S3 tidak berubah akibat

kurang dibanding waktu muda. !entang hidup S3 tidak berubah akibat prosesproses menua, juga morologi tidak menunjukkan perubahan penting. #erbagai jenis anemia menua, juga morologi tidak menunjukkan perubahan penting. #erbagai jenis anemia yang sering didapatkan pada usia lanjut antara lain anemia deisiensi besi, anemia yang sering didapatkan pada usia lanjut antara lain anemia deisiensi besi, anemia megaloblastik, dan anemia akibat penyakit kronis.

(9)

 Sistem persendianSistem persendian

Pada sino4ial sendi terjadi perubahan berupa tidak ratanya permukaan sendi, Pada sino4ial sendi terjadi perubahan berupa tidak ratanya permukaan sendi, ibrilasi, dan pembentukan celah dan lekukan di permukaan tulang rawan. Arosi ibrilasi, dan pembentukan celah dan lekukan di permukaan tulang rawan. Arosi tulang rawan hialin menyebabkan eburnasi tulang dan pembentukan kista di rongga tulang rawan hialin menyebabkan eburnasi tulang dan pembentukan kista di rongga subkondra dan sumsum tulang. Semua perubahan ini serupa dengan yang terdapat subkondra dan sumsum tulang. Semua perubahan ini serupa dengan yang terdapat  pada osteoartrosis. Keadaan tersebut baru bisa dikatakan patologik bila terdapat stres  pada osteoartrosis. Keadaan tersebut baru bisa dikatakan patologik bila terdapat stres tambahan, misalnya bila terjadi trauma atau pada sendi penanggung beban. 3iantara tambahan, misalnya bila terjadi trauma atau pada sendi penanggung beban. 3iantara  penyakit sendi yang sering terdapat pada usia lanjut adalah osteoartritis, rematoid  penyakit sendi yang sering terdapat pada usia lanjut adalah osteoartritis, rematoid

artritis, gout dan pseudogout, artritis monoartikuler senilis dan rematika polimialgia. artritis, gout dan pseudogout, artritis monoartikuler senilis dan rematika polimialgia. 

 Sistem urogenitalSistem urogenital

Pada usia lanjut ginjal mengalami perubahan, antara lain penebalan kapsula Pada usia lanjut ginjal mengalami perubahan, antara lain penebalan kapsula  bowman dan gangguan

 bowman dan gangguan permeabilitas terhadap solut yang akan diiltrasi, neronpermeabilitas terhadap solut yang akan diiltrasi, neron mengalami penurunan jumlah dan mulai terlihat atroi. kan tetapi, ungsi ginjal mengalami penurunan jumlah dan mulai terlihat atroi. kan tetapi, ungsi ginjal secara keseluruhan dalam keadaan istirahat tidak terlihat menurun. #ila terjadi stres secara keseluruhan dalam keadaan istirahat tidak terlihat menurun. #ila terjadi stres isik $latihan berat, ineksi, gagal jantung, dan lain-lain' ginjal tidak dapat mengatasi isik $latihan berat, ineksi, gagal jantung, dan lain-lain' ginjal tidak dapat mengatasi  peningkatan kebutuhan tesebut dan mu

 peningkatan kebutuhan tesebut dan mudah terjadi gagal ginjal. Pada usia lanjut,dah terjadi gagal ginjal. Pada usia lanjut, kreatinin juga tidak menggambarkan keadaan ungsi ginjal karena jumlah protein kreatinin juga tidak menggambarkan keadaan ungsi ginjal karena jumlah protein tubuh dalam massa otot $yang merupakan kontributor kadar kreatinin darah' sudah tubuh dalam massa otot $yang merupakan kontributor kadar kreatinin darah' sudah menurun.

menurun. 

 Sistem sara pusat dan otonomSistem sara pusat dan otonom )

)erjadi penurunan berat erjadi penurunan berat otak sekitar 80 @ otak sekitar 80 @ pada penuaan antara umur pada penuaan antara umur 00 sampai 70 tahun. 3isamping meningen menebal,

sampai 70 tahun. 3isamping meningen menebal, giri giri dan dan sulci sulci otak berkurang otak berkurang kedalamannya. kan tetapi kelainan ini tidak menimbulkan kelainan

kedalamannya. kan tetapi kelainan ini tidak menimbulkan kelainan patologik yangpatologik yang  berarti. Pada semua sitoplasma sel juga terjadi deposit lipousin yang sering disebut  berarti. Pada semua sitoplasma sel juga terjadi deposit lipousin yang sering disebut

sebagai pigmen

sebagai pigmen wear and tear wear and tear . C. Cang bersiat ang bersiat patologis adalah adanya patologis adalah adanya degenerasidegenerasi  pigmen substansia nigra, kekusutan neuroibriler dan pemben

 pigmen substansia nigra, kekusutan neuroibriler dan pembentukan badan-badantukan badan-badan &irano. Keadaan ini sesuai dengan proses terjadinya patologi pada sindrom Parkinson &irano. Keadaan ini sesuai dengan proses terjadinya patologi pada sindrom Parkinson dan demensia tipe lDeimer. Pada pembuluh darah terjadi penebalan tunika

dan demensia tipe lDeimer. Pada pembuluh darah terjadi penebalan tunika intima danintima dan tunika media sehingga sering terjadi gangguan 4askularisasi otak yang berakibat

tunika media sehingga sering terjadi gangguan 4askularisasi otak yang berakibat terjadinya )E, stroke,

terjadinya )E, stroke, dan demensia 4askuler. Fdan demensia 4askuler. Faskularisasi yang askularisasi yang menurun padamenurun pada daerah hipotalamus menyebabkan terjadinya

daerah hipotalamus menyebabkan terjadinya gangguan sara otonom, disampinggangguan sara otonom, disamping mungkin sebagai akibat pengaruh berkurangnya berbagai neurotransmiter. Penyakit mungkin sebagai akibat pengaruh berkurangnya berbagai neurotransmiter. Penyakit

(10)

metabolik seperti diabetes, hipotiroid, dan hipertiroid dapat menyebabkan gangguan metabolik seperti diabetes, hipotiroid, dan hipertiroid dapat menyebabkan gangguan  pada susunan sara tepi, baik yang bersiat otonom atau tidak.

 pada susunan sara tepi, baik yang bersiat otonom atau tidak. 

 Btot dan tulangBtot dan tulang

Btot-otot mengalami atroi karena berkurangnya akti4itas, gangguan Btot-otot mengalami atroi karena berkurangnya akti4itas, gangguan metabolik, atau dener4asi sara. 3engan bertambahnya usia, proses berpasangan metabolik, atau dener4asi sara. 3engan bertambahnya usia, proses berpasangan $$coupling coupling ' penulangan yaitu perusakan dan pembentukan tulang melambat, terutama' penulangan yaitu perusakan dan pembentukan tulang melambat, terutama  pembentukannya. &al ini selain akibat menurunny

 pembentukannya. &al ini selain akibat menurunnya akti4itas tubuh, juga akibata akti4itas tubuh, juga akibat  penurunan hormon estrogen $pada wan

 penurunan hormon estrogen $pada wanita', 4itamin 3 $terutama orang yang kurangita', 4itamin 3 $terutama orang yang kurang terkena sinar matahari' dan beberapa hormon lain seperti kalsitonin dan parathormon. terkena sinar matahari' dan beberapa hormon lain seperti kalsitonin dan parathormon. )ulang

)ulang-tulang terutama -tulang terutama trabekulae menjadi lebih berongga-rongga, mikroarsitekturtrabekulae menjadi lebih berongga-rongga, mikroarsitektur  berubah dan sering berakibat patah tulang baik akibat bentu

 berubah dan sering berakibat patah tulang baik akibat benturan ringan maupunran ringan maupun spontan.

spontan. 

 #adan enyeluruh#adan enyeluruh

Pada lansia terjadi penurunan tinggi badan $postur bungkuk karena kiosis', Pada lansia terjadi penurunan tinggi badan $postur bungkuk karena kiosis',  berat badan menurun, rasio lemak atau ## bersih meningk

 berat badan menurun, rasio lemak atau ## bersih meningkat, dan air tubuh total jugaat, dan air tubuh total juga menurun.

menurun.

%.

%. 7a&t7a&tor ror r;s!&o da;s!&o dan &om$1n &om$1!&as! a$!&as! a$a 6an, t;a 6an, t;radrad! !&a at! !&a atu0 t;rdu0 t;rdudu&?udu&?

atuh dapat dideinisikan sebagai kejadian yang tak diharapkan dimana seseorang atuh dapat dideinisikan sebagai kejadian yang tak diharapkan dimana seseorang  jatuh dari tempat yang lebih tinggi ke tempat yang lebih

 jatuh dari tempat yang lebih tinggi ke tempat yang lebih rendah atau samarendah atau sama tingginya $asud orris 006'. :aktor resiko dari jatuh terduduk ada beberapa tingginya $asud orris 006'. :aktor resiko dari jatuh terduduk ada beberapa macam dan merupakan gabungan dari beberapa aktor "

macam dan merupakan gabungan dari beberapa aktor "

a.

a. KecelaKecelakaan kaan " " merupmerupakan akan penyepenyebab bab jatuh jatuh yang yang utama utama $0-5$0-50@ 0@ kasus kasus jatuhjatuh lansia'.

lansia'.

-- uurnrni i kekecelcelakakaan aan mimisalsalnynya a terterpepeleslesetet, , tetersarsandndunungg

-- 2ab2abungungan aan antantara lira lingkngkungungan yan yang ang jeljelek dek dengengan kan kelaelainainan-ken-kelailainan nan akiakibatbat  proses menua misalnya karena mata kurang awas, benda-benda yang ad

 proses menua misalnya karena mata kurang awas, benda-benda yang ada di rumaha di rumah tertabrak, lalu jatuh.

tertabrak, lalu jatuh.  b.

 b. yeri kepala dan atau 4ertigoyeri kepala dan atau 4ertigo c.

c. &i&ipepertertensnsi i otothohoststatatik ik ""

(11)

-- 33iissuunnssi i oottoonnoomm

-- PePenunururunanan kn kemembabali li dadararah 4h 4enena ka ke je janantutungng -- ))eerrllaallu lu laamma ba beerrbbaarriinngg

-- PPenengagaruruh h obobatat-o-obabat t hihippototenensisi -- &&iippootteennssi si seessuuddaah mh maakkaann d

d.. BBbbatat-o-obbaattaann

-- 33iiuurretetiikk<<aannttiihhiippeertrteennsisi -- nnttiiddeeppreresssasan n ttrriisisikklliik k  -- SSeeddaattii44aa

-- nnttiippssiikkoottiik  k  

-- BBbbaatt-o-obbaat t hhiippoogglliikkeemmiik k  -- llkkoohhooll

e.

e. PrPrososes pes penenyayakikit yat yang sng spepesisiik ik  Penyakit-penyakit akut seerti " Penyakit-penyakit akut seerti " Kardio4askuler "

Kardio4askuler " -- rriittmmiiaa

-- SStteennoossiis s aaoorrttaa

-- SSiinnkkooppe e ssiinnuus s ccaarroottiiss  eurologi "

 eurologi " -- ))EE -- SSttrrookkee

-- SSeerraannggaan n kkeejjaanngg -- PPaarrkkiinnssoonn

-- KoKompmpreressssi sai sarara sp spininal kal kararenena spa sponondidilolosisiss -- PPeennyyaakkiit t sseerreebbeelllluumm

.

. EdEdioiopapatitik " k " tak tak jeljelas sas sebebababnynyaa g.

g. SinSinkopkope " kehile " kehilangangan kesaan kesadardaran secan secara tibara tiba-tia-tibaba -- 3r3roop p atattatack ck $s$sereranangagan n roroboboh'h'

-- PePenunururunanan dn dararah ah ke ke ototak ak sesecacara ra titibaba-t-tibibaa -- ))eerrbbaakkaar r mmaattaahhaarrii

Sedangkan dari aktor lingkungan " Sedangkan dari aktor lingkungan "

-- lat-alat-alat<perlat<perlengklengkapan rumapan rumah tanggah tangga yang sua yang sudah tuadah tua, tidak s, tidak stabil, atabil, atau tertau tergeletageletak dik di  bawah

 bawah

(12)

-- ))empat empat berpeberpegangagangan yann yang tidg tidak kuak kuat<tidat<tidak muak mudah dah dipegdipegangang -- /a/antntai ai yayang ng lilicin cin ataatau bu basaasahh

-- PePeneneranrangagan yn yanang tg tididak ak babaik ik 

-- lat blat bantu jaantu jalan yanlan yang tidag tidak tepat k tepat ukuraukuran, beran, berat, maut, maupun cpun cara pengara penggunaagunaannyannya

:aktor situasional " :aktor situasional "

-- ktikti4itas, se4itas, sebagian bagian besar jabesar jatuh tertuh terjadi pajadi pada saat lda saat lansia mansia melakuelakukan aktkan akti4itas bi4itas biasaiasa seperti berjalan, naik atau turun tangga, mengganti posisi dan beberapa kegiatan seperti berjalan, naik atau turun tangga, mengganti posisi dan beberapa kegiatan olahraga

olahraga

-- /ingkungan, sekitar 70@ lansia jatuh di rumah, 80@ terjadi di tangga karena/ingkungan, sekitar 70@ lansia jatuh di rumah, 80@ terjadi di tangga karena disebabkan tersandung<menabrak perlengkapan rumah tangga

disebabkan tersandung<menabrak perlengkapan rumah tangga

-- PenyaPenyakit akkit akut, seut, seperti perti diDDindiDDines dan es dan syncosyncope, serpe, sering ming menyebenyebabkan abkan jatuhjatuh.. Aksaserbasi akut dari penyakit kronik yang diderita lansia juga sering Aksaserbasi akut dari penyakit kronik yang diderita lansia juga sering

menyebabkan jatuh, misalnya sesak naas akuit, nyeri dada tiba-tiba pada penderita menyebabkan jatuh, misalnya sesak naas akuit, nyeri dada tiba-tiba pada penderita  jantung sistemik dan lain-lain.

 jantung sistemik dan lain-lain.

Sedangkan komplikasi dari jatuh terduduk, semuanya a

Sedangkan komplikasi dari jatuh terduduk, semuanya a mat berhubungan denganmat berhubungan dengan lokasi jatuh, posisi jatuh dan lokalisasi kerusakan. ika pasien jatuh dalam posisi lokasi jatuh, posisi jatuh dan lokalisasi kerusakan. ika pasien jatuh dalam posisi terduduk, maka kemu

terduduk, maka kemungkinan kerusakan berada pngkinan kerusakan berada pada daerah ada daerah anggota gerak bawah,anggota gerak bawah, yaitu daerah os coccygeus hingga pada daerah paha. Kerusakan tersebut meliputi " yaitu daerah os coccygeus hingga pada daerah paha. Kerusakan tersebut meliputi " -- PerluPerlukaan dakaan dan traun trauma pada ma pada jaringjaringan lunan lunak pada ak pada daerah daerah bokobokong dang dan pahan paha, dapa, dapatt

menyebabkan memar dan robekan otot menyebabkan memar dan robekan otot

-- Patah Patah tulantulang $rakg $raktur', tur', melipmeliputi rauti raktur pktur pangganggul daul dan rakn raktur etur emur mur  -- yeyeri hebri hebat dan dat dan deoeormirmitas patas pada dada daerah perah panganggul dgul dan paan pahaha

-- 33iissllookkaassii

-- nenemia damia dan syon syok jikk jika mena menyebyebabkabkan pean perdardarahrahan heban hebatat -- kkeemmaattiiaann

.

. Ada&Ada&a0 r!'a6a0 r!'a6at &onsat &onsums! o5aums! o5at d;n,an $;t d;n,an $;ru5aru5a0an 2!s!o0an 2!s!o1o,!s dan r!1o,!s dan r!'a6at a'a6at atu0?tu0? 8.

8. BbBbat at &i&ipepertrtenensisi 

 33iiuurreettiikk " " &&iippookkaalleemmi i G G nnyyeerri ki keeppaallaa

Bbat-obatan jenis diuretik bekerja dengan cara mengeluarkan cairan tubuh Bbat-obatan jenis diuretik bekerja dengan cara mengeluarkan cairan tubuh $lewat kencing' sehingga 4olume cairan ditubuh berkurang yang

(13)

mengakibatkan daya pompa jantung menjadi lebih

mengakibatkan daya pompa jantung menjadi lebih ringan. +ontoh obat-obatanringan. +ontoh obat-obatan yang termasuk golongan diuretik adalah &idroklorotiaDid.

yang termasuk golongan diuretik adalah &idroklorotiaDid. Aek samping yangAek samping yang sering dijumpai adalah " hipokalemia dan hiponatremia $kekurang natrium sering dijumpai adalah " hipokalemia dan hiponatremia $kekurang natrium dalam darah' yang dapat mengakibatkan gejala lemas, hiperurisemia

dalam darah' yang dapat mengakibatkan gejala lemas, hiperurisemia

$peningkatan asam urat dalam darah' dan gangguan lainnya seperti kelemahan $peningkatan asam urat dalam darah' dan gangguan lainnya seperti kelemahan otot, muntah dan

otot, muntah dan pusing. pusing. Pada penderita 3, Bbat Pada penderita 3, Bbat 2olongan tiaDid juga2olongan tiaDid juga dapat menyebabkan hiperglikemia karena mengurangi sekresi insulin. dapat menyebabkan hiperglikemia karena mengurangi sekresi insulin. 

 lla bloa blockeckerr " hi" hipotpotensi ensi ortortostostatiatik, pk, pusiusing, lng, lemaemahh 

 #e#eta bta blolockckerer " b" braradidikakardrdiaia

ekanisme kerja anti-hipertensi obat ini adalah melalui penurunan daya ekanisme kerja anti-hipertensi obat ini adalah melalui penurunan daya  pompa jantung. enis betabloker tidak dianjurk

 pompa jantung. enis betabloker tidak dianjurkan pada penderita yang telahan pada penderita yang telah diketahui mengidap gangguan pernapasan seperti

diketahui mengidap gangguan pernapasan seperti asma bronkial. +ontoh obat-asma bronkial. +ontoh obat-obatan yang termasuk dalam golongan betabloker adalah " etoprolol,

obatan yang termasuk dalam golongan betabloker adalah " etoprolol, Propranolol dan tenolol. Pada penderita diabetes melitus harus

Propranolol dan tenolol. Pada penderita diabetes melitus harus hati-hati,hati-hati, karena dapat menutupi gejala hipoglikemia $kondisi dimana kadar gula dalam karena dapat menutupi gejala hipoglikemia $kondisi dimana kadar gula dalam darah turun menjadi sangat rendah yang bisa berakibat bahaya bagi

darah turun menjadi sangat rendah yang bisa berakibat bahaya bagi

 penderitanya'. Pada orang tua terdapat gejala bronkospasme $penyempitan  penderitanya'. Pada orang tua terdapat gejala bronkospasme $penyempitan

saluran pernapasan' sehingga pemberian obat harus hati-hati. saluran pernapasan' sehingga pemberian obat harus hati-hati. 

 ntagntagonis +onis +aa " hipo" hipotensi , tensi , gangggangguan puan penglienglihatanhatan 

 +A inhib+A inhibitoritor " hipotensi orto" hipotensi ortostatik, pusstatik, pusing, sesaking, sesak 

.. BBbbaat 3t 3 

 EEnnssuulliinn " " hhiippoogglliikkeemmii 

 BBrraall " " hhiippoogglliikkeemmii, , 44eerrttiiggoo Sulonilurea

Sulonilurea

&ipoglikemia dapat terjadi pada pasien yang tidak mendapat dosis tepat, tidak &ipoglikemia dapat terjadi pada pasien yang tidak mendapat dosis tepat, tidak makan cukup atau dengan gangguan ungsi hepar dan atau ginjal.

makan cukup atau dengan gangguan ungsi hepar dan atau ginjal.

Kecenderungan hipoglikemia pada orang tua disebabkan oleh mekanisme Kecenderungan hipoglikemia pada orang tua disebabkan oleh mekanisme kompensasi berkurang dan asupan makanan yang cenderung

kompensasi berkurang dan asupan makanan yang cenderung kurang. Selainkurang. Selain itu, hipoglikemia tidak mudah dikenali pada oarang tua karena timbul perlahan itu, hipoglikemia tidak mudah dikenali pada oarang tua karena timbul perlahan tanpa tanda akut $akibat tidak ada releks simpatis' dan dapat menimbulkan tanpa tanda akut $akibat tidak ada releks simpatis' dan dapat menimbulkan disungsi otak sampai koma. 2ejala susunan sara pusat yang lain berupa disungsi otak sampai koma. 2ejala susunan sara pusat yang lain berupa 4ertigo, konusio < bingung, ataksia dan

(14)

.. BBbbaat !t !eemmaattiik k  

 lopurinollopurinol

lopurinol adalah obat penyakit pirai

lopurinol adalah obat penyakit pirai $gout' yang dapat menurunkan kadar$gout' yang dapat menurunkan kadar asam urat dalam

asam urat dalam darah. lopudarah. lopurinol bekerja dengan menghambat Hantinrinol bekerja dengan menghambat Hantin oksidase yaitu enDim

oksidase yaitu enDim yang dapat mengubah hipoHantin menjadi Hantin,yang dapat mengubah hipoHantin menjadi Hantin, selanjutnya mengubah Hantin menjadi asam

selanjutnya mengubah Hantin menjadi asam urat. 3alam tubuh lopurinolurat. 3alam tubuh lopurinol mengalami metabolisme menjadi oksipurinol $aloDantin' yang juga bekerja mengalami metabolisme menjadi oksipurinol $aloDantin' yang juga bekerja sebagai penghambat enDim Hantin oksidase. ekanisme kerja senyawa ini sebagai penghambat enDim Hantin oksidase. ekanisme kerja senyawa ini  berdasarkan katabolisme purin dan mengurangi prod

 berdasarkan katabolisme purin dan mengurangi produksi asam urat, tanpauksi asam urat, tanpa mengganggu biosintesa purin. Aek sampingnya yaitu !eaksi

mengganggu biosintesa purin. Aek sampingnya yaitu !eaksi

hipersensiti4itas "ruam makulopapular didahului pruritus, urtikaria, eksoliati hipersensiti4itas "ruam makulopapular didahului pruritus, urtikaria, eksoliati dan lesi purpura, dermatitis, neritis, askulitis dan sindrome poliartritis.

dan lesi purpura, dermatitis, neritis, askulitis dan sindrome poliartritis. 3emam, eosinoilia, kegagalan hati dan ginjal, mual, muntah, diare, rasa 3emam, eosinoilia, kegagalan hati dan ginjal, mual, muntah, diare, rasa mengantuk, sakit kepala dan ras

mengantuk, sakit kepala dan rasa logam. Pemberian lopurinol bersamaa logam. Pemberian lopurinol bersama dengan aDatioprin, merkaptopurin atau siklotosamid, dapat meningkatkan dengan aDatioprin, merkaptopurin atau siklotosamid, dapat meningkatkan eek toksik dari obat tersebut. angan diberikan bersama-sama dengan garam eek toksik dari obat tersebut. angan diberikan bersama-sama dengan garam  besi dan obat diuretik golongan tiaDida. 3engan wararin dapat m

 besi dan obat diuretik golongan tiaDida. 3engan wararin dapat menghambatenghambat metabolisme obat di hati.

metabolisme obat di hati.

Bbat antung Bbat antung

 I *#loker " hipotensi, bradikardi, rasa lelahI *#loker " hipotensi, bradikardi, rasa lelah

Penggunaan I *bloker banyak digunakan untuk terapi gagal

Penggunaan I *bloker banyak digunakan untuk terapi gagal jantungjantung kronik. I *bloker bekerja terutama dengan menghambat eek merugikan kronik. I *bloker bekerja terutama dengan menghambat eek merugikan dari akti4itas simpatis pada pasien gagal jantung, dan eek ini jauh lebih dari akti4itas simpatis pada pasien gagal jantung, dan eek ini jauh lebih menguntungkan dibandingk

menguntungkan dibandingkan eek inotropik negatinya. an eek inotropik negatinya. Pada gagalPada gagal  jantung yang mengalami pengakti4an adalah sistem !

 jantung yang mengalami pengakti4an adalah sistem ! nya yang dapatnya yang dapat menyebabkan hipertroi miokard melalui eek 4asokontriksi perier hingga menyebabkan hipertroi miokard melalui eek 4asokontriksi perier hingga terjadi iskemia miokard. Pemberian I *bloker pada gagal jantung akan terjadi iskemia miokard. Pemberian I *bloker pada gagal jantung akan mengurangi kejadian iskemia miokard, mengurangi stimulasi sel-sel mengurangi kejadian iskemia miokard, mengurangi stimulasi sel-sel automatik jantung dan eek aritmia lainnya. I *bloker juga menghambat automatik jantung dan eek aritmia lainnya. I *bloker juga menghambat  pelepasan sistem ! yang

 pelepasan sistem ! yang dapat menurunkan resiko hipertroi miokard.dapat menurunkan resiko hipertroi miokard. namun pemberian I *bloker harus diberikan dengan dosis rendah dan namun pemberian I *bloker harus diberikan dengan dosis rendah dan ditingkatkan secara perlahan-lahan agar dosis target dan penyesuaian pada ditingkatkan secara perlahan-lahan agar dosis target dan penyesuaian pada tubuh dapat berjalan. Pemakaian yang tidak sesuai dengan dosis target tubuh dapat berjalan. Pemakaian yang tidak sesuai dengan dosis target dapat berhubungan dengan gejala awal dengan terapi I *bloker dimana dapat berhubungan dengan gejala awal dengan terapi I *bloker dimana terdapat gejala hipotensi, retensi cairan, bradikardi dan rasa lelah. terdapat gejala hipotensi, retensi cairan, bradikardi dan rasa lelah.

(15)

9.

9. Hu5uHu5un,an rn,an r!'a6a!'a6at $;n6t $;n6a&!t ta&!t t;rda;rda0u1u d;0u1u d;n,an &n,an &;1u0a;1u0an@n@ 

 K;n!n, man!sK;n!n, man!s

Kencing manis dapat dideinisikan sebagai kadar gula yang tinggi dalam urin. Kencing manis dapat dideinisikan sebagai kadar gula yang tinggi dalam urin. Penyebab dari kencing manis adalah penyakit 3iabetes mellitus $3'. Penyakit Penyebab dari kencing manis adalah penyakit 3iabetes mellitus $3'. Penyakit diabetes mellitus $3'-yang dikenal masyarakat sebagai penyakit gula atau kencing diabetes mellitus $3'-yang dikenal masyarakat sebagai penyakit gula atau kencing manis-terjadi pada seseorang yang mengalami peningkatan kadar gula $glukosa' manis-terjadi pada seseorang yang mengalami peningkatan kadar gula $glukosa' dalam darah akibat kekurangan insulin atau reseptor insulin tidak berungsi baik. dalam darah akibat kekurangan insulin atau reseptor insulin tidak berungsi baik. 3iabetes yang timbul akibat kekurangan insulin disebut 3 tipe 8 atau Ensulin 3iabetes yang timbul akibat kekurangan insulin disebut 3 tipe 8 atau Ensulin

3ependent 3iabetes ellitus $E33'. Sedang diabetes karena insulin tidak berungsi 3ependent 3iabetes ellitus $E33'. Sedang diabetes karena insulin tidak berungsi dengan baik disebut 3 tipe  atau on-Ensulin 3ependent 3iabetes ellitus

dengan baik disebut 3 tipe  atau on-Ensulin 3ependent 3iabetes ellitus $E33'. Ensulin adalah hormon yang diproduksi sel beta di pankreas, sebuah $E33'. Ensulin adalah hormon yang diproduksi sel beta di pankreas, sebuah kelenjar yang terletak di belakang lambung, yang berungsi mengatur metabolisme kelenjar yang terletak di belakang lambung, yang berungsi mengatur metabolisme glukosa menjadi energi serta

glukosa menjadi energi serta mengubah kelebihan glukosa menjadi glikogen yangmengubah kelebihan glukosa menjadi glikogen yang disimpan di dalam hati dan otot. Pada penderita 3 tipe , insulin yang ada tidak disimpan di dalam hati dan otot. Pada penderita 3 tipe , insulin yang ada tidak  bekerja dengan baik karena reseptor insulin pada sel berkurang atau berubah struktur  bekerja dengan baik karena reseptor insulin pada sel berkurang atau berubah struktur

sehingga hanya sedikit glukosa yang berhas

sehingga hanya sedikit glukosa yang berhasil masuk sel. kibatnya, sel mengalamiil masuk sel. kibatnya, sel mengalami kekurangan glukosa, di sisi lain glukosa menumpuk dalam darah. Kondisi ini dalam kekurangan glukosa, di sisi lain glukosa menumpuk dalam darah. Kondisi ini dalam  jangka panjang akan merusak pembuluh

 jangka panjang akan merusak pembuluh darah dan menimbulkan berbagaidarah dan menimbulkan berbagai

komplikasi. ika tidak tepat ditangani, dalam jangka panjang penyakit diabetes bisa komplikasi. ika tidak tepat ditangani, dalam jangka panjang penyakit diabetes bisa menimbulkan berbagai komplikasi akibat gangguan pembuluh darah. 2angguan bisa menimbulkan berbagai komplikasi akibat gangguan pembuluh darah. 2angguan bisa terjadi pada pembuluh darah otak $stroke', pembuluh darah mata $gangguan

terjadi pada pembuluh darah otak $stroke', pembuluh darah mata $gangguan  penglihatan', pembuluh darah jantung

 penglihatan', pembuluh darah jantung $penyakit jantung koroner', pembuluh d$penyakit jantung koroner', pembuluh daraharah ginjal $gagal ginjal', serta pembuluh darah kaki $luka yang sukar sembuh<gangren'. ginjal $gagal ginjal', serta pembuluh darah kaki $luka yang sukar sembuh<gangren'. 2angguan tersebut dapat berakibat dengan aktor penyebab jatuh pada pasien. 2angguan tersebut dapat berakibat dengan aktor penyebab jatuh pada pasien. 

 T;&anan dara0 t!n,,! =H!$;rt;ns!>T;&anan dara0 t!n,,! =H!$;rt;ns!>

&ipertensi dapat disebabkan karena adanya gangguan pada curah jantung dan &ipertensi dapat disebabkan karena adanya gangguan pada curah jantung dan

4askular perier. :aktor di atas banyak ditentukan sistem sara simpatis, parasimpatis, 4askular perier. :aktor di atas banyak ditentukan sistem sara simpatis, parasimpatis, S! dan aktor lokal. &ipertensi yang berlangsung lama dapat

S! dan aktor lokal. &ipertensi yang berlangsung lama dapat menyebabkan sakitmenyebabkan sakit kepala yang intermitten dan kerusakan organ pada jantung, otak dan ginjal.

kepala yang intermitten dan kerusakan organ pada jantung, otak dan ginjal.

 P;n6a&!t Jantun,P;n6a&!t Jantun,

2angguan pada jantung mempunyai banyak aktor dan penyebab. Seperti

2angguan pada jantung mempunyai banyak aktor dan penyebab. Seperti gagalgagal  jantung dan PK.

(16)

kontraksi dan curah jantung. &ubungan yang sangat berhubungan dengan aktor kontraksi dan curah jantung. &ubungan yang sangat berhubungan dengan aktor jatuhjatuh adalah karena adanya high

adalah karena adanya high output dan gangguan kontraksi. &igh output disebabkanoutput dan gangguan kontraksi. &igh output disebabkan karena curah jantung yang meningkat namun di atas normal tapi tidak cukup untuk karena curah jantung yang meningkat namun di atas normal tapi tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan oksigen pada otak, sedangkan gangguan kontraksi disebabkan memenuhi kebutuhan oksigen pada otak, sedangkan gangguan kontraksi disebabkan karena adanya hipertroi dinding 4entrikel dan ekspansi 4olume 4entrikel jika

karena adanya hipertroi dinding 4entrikel dan ekspansi 4olume 4entrikel jika

gangguan berlangsung lama dan dapat berakibat apoptosis sel jantung dan prolierasi gangguan berlangsung lama dan dapat berakibat apoptosis sel jantung dan prolierasi  jaringan ikat. Sehingga distribusi darah dan oksigen dap

 jaringan ikat. Sehingga distribusi darah dan oksigen dapat terganggu. Kurangnyaat terganggu. Kurangnya distribusi darah dan oksigen dapat

distribusi darah dan oksigen dapat berakibat buruk pada organ tubuh khususnya padaberakibat buruk pada organ tubuh khususnya pada otak, sehingga dapat menyebabkan sinkop dan jatuh

otak, sehingga dapat menyebabkan sinkop dan jatuh mendadak.mendadak. 

 R;mat!& R;mat!& 

!ematik dapat dideinisikan sebagai berbagai kelainan yg ditandai oleh peradangan, !ematik dapat dideinisikan sebagai berbagai kelainan yg ditandai oleh peradangan, degenerasi, atau kekacauan metabolik struktur jaringan ikat terutama sendi dan degenerasi, atau kekacauan metabolik struktur jaringan ikat terutama sendi dan struktur yg berhubungan, dan disertai oleh rasa nyeri, kekakuan atau pembatasan struktur yg berhubungan, dan disertai oleh rasa nyeri, kekakuan atau pembatasan gerak. !ematik banyak dialami oleh orang yang lanjut usia dengan berbagai macam gerak. !ematik banyak dialami oleh orang yang lanjut usia dengan berbagai macam kelainan. Seperti osteoporosis, osteoarthritis, rematoid a

kelainan. Seperti osteoporosis, osteoarthritis, rematoid a rtritis, gout dan pseudogout.rtritis, gout dan pseudogout. danya gangguan-gangguan tersebut dapat menyebabkan Sakit < nyeri

danya gangguan-gangguan tersebut dapat menyebabkan Sakit < nyeri hilang timbul,hilang timbul,  yeri setelah melakukan suatu aktiitas, rasa kaku pada persendian, dan Kelemahan  yeri setelah melakukan suatu aktiitas, rasa kaku pada persendian, dan Kelemahan otot < tulang. kibatnya pasien sulit berjalan dan tertatih-tatih dan mempunyai resiko otot < tulang. kibatnya pasien sulit berjalan dan tertatih-tatih dan mempunyai resiko  jatuh jika cara berjalan kurang baik.

 jatuh jika cara berjalan kurang baik.

4.

4. P;naP;nata1ata1a&san&sanaan saan s&a1a $&a1a $r!orr!or!tas !tas $ada $ada $;nd$;nd;r!t;r!ta@a@ P;nata1a&sa

P;nata1a&sanaan naan a'a1a'a1 #&a1a Pr!or!tas

#&a1a Pr!or!tas 8

8.. yyeerrii 

  paracetamol 500 mg< hr dosis maH 000  paracetamol 500 mg< hr dosis maH 000 mgmg kodein 80 mg

kodein 80 mg 

 Pantau perkembangan nyeri Pantau perkembangan nyeri dengan Fdengan FS $ 4isual analgesik scale'S $ 4isual analgesik scale' 

 ))ahapan pemberian anlgesik ahapan pemberian anlgesik pada lansia "pada lansia " a. analgesik

a. analgesik

 b. analgesik J opioid tinggi  b. analgesik J opioid tinggi

c. analgesik J opioid tinggi J anti anHietas c. analgesik J opioid tinggi J anti anHietas 

(17)

)

)erapi operati erapi operati pada :!K)!-nya. pada :!K)!-nya. ))erapi operati hampir selalu dilakukanerapi operati hampir selalu dilakukan  pada penderita raktur leher emur baik orang dewasa

 pada penderita raktur leher emur baik orang dewasa muda maupun pada orangmuda maupun pada orang tua karena "

tua karena " 

 Perlu reduksi yang akurat dan stabilPerlu reduksi yang akurat dan stabil 

 3iperlukan mobilisasi yang cepat pada orang tua untuk mencegah komplikasi3iperlukan mobilisasi yang cepat pada orang tua untuk mencegah komplikasi 

 )ind)indakan operati " dilakuakan operati " dilakukan kan pemasangan prostesis oore.pemasangan prostesis oore. 

.. BsBsteteoopopororosisiss ntuk

ntuk nyeri tulang nyeri tulang yang yang disebabkan oleh disebabkan oleh osteoporosis, prinosteoporosis, prinsip pengobsip pengobatannyaatannya adalah"

adalah" 

 eningkatkan pembentukan tulang, obat-obat yang dapat meningkatkaneningkatkan pembentukan tulang, obat-obat yang dapat meningkatkan  pembentukan tulang adalah"a-lurida dan steroid anabolic.

 pembentukan tulang adalah"a-lurida dan steroid anabolic. 

  enghambat resorbsi tulang,obat-obat yang dapat menghambat resorbsi enghambat resorbsi tulang,obat-obat yang dapat menghambat resorbsi tulang adalah( kalsium, estrogen, kalsitonin dan diosonat. 3isamping itu tulang adalah( kalsium, estrogen, kalsitonin dan diosonat. 3isamping itu  juga diberikan obat anti nyeri.

 juga diberikan obat anti nyeri.

;

;.. 33iiaabbeetteess

Bbat 3iabetik Bral" Bbat 3iabetik Bral"

a.

a. #i#iguguananidide " mete " metoormrminin  b.

 b. lpha- glucoside inhibitor lpha- glucoside inhibitor  c.

(18)

d.

d. SuSulplphohonynylulurereasas 5.

5. &i&ipepertrtenensi si dadan n anantutungng 

 3iet antung E-EF $ 3iet antung E-EF $ ?5 * 0 kkal'?5 * 0 kkal' 

 3iet rendah garam $untuk hipertensi'3iet rendah garam $untuk hipertensi' 

 edika mentosaedika mentosa

a.

a. +A inhibitors " +atopril+A inhibitors " +atopril

b.

b. ngiotensin EE receptor blockers "ngiotensin EE receptor blockers "

c.

c. #eta-blockers" propanolol,asebutolol#eta-blockers" propanolol,asebutolol

d.

d. +alcium antagonists " 3ihidropitridin $iedipin', #enDodtiaDepin+alcium antagonists " 3ihidropitridin $iedipin', #enDodtiaDepin $3iltiaDem',

$3iltiaDem', 3ienalkilamin $F3ienalkilamin $Ferapamil'erapamil'

e.

e. +entral Sympatolitic " methyldopa,clonidine+entral Sympatolitic " methyldopa,clonidine

ff.. 3irect 4asodilators " &ydrolaDine, a-itroprusside'3irect 4asodilators " &ydrolaDine, a-itroprusside'

g.

g. 3iuretics" )hiaDide $&ydrochlorothiaDide, +hlorthalidon,Endapamide',3iuretics" )hiaDide $&ydrochlorothiaDide, +hlorthalidon,Endapamide', /oop $:urosemide,#umetadine', K sparing $spirolactone, amilorita' /oop $:urosemide,#umetadine', K sparing $spirolactone, amilorita' !ekomendasi untuk &ipertensi dengan komplikasi penyakit lain

!ekomendasi untuk &ipertensi dengan komplikasi penyakit lain

 3" +A-E3" +A-E 

 3islipidemia " L bloker 3islipidemia " L bloker  

 Esolated sistolik &) " 3iuretik, +aJJ antagonisEsolated sistolik &) " 3iuretik, +aJJ antagonis 

 Bsteoporosis" )hiaDideBsteoporosis" )hiaDide

6

6.. !!eemmaattiikk 

 3ukungan psikologis3ukungan psikologis 

 EstirahatEstirahat 

 edika mentosa"edika mentosa" 

 Penggunaan asetaminoen $hingga ; g<hari'.Penggunaan asetaminoen $hingga ; g<hari'.

  SE3 oral selekti dan non-selekti +BM- yang digu SE3 oral selekti dan non-selekti +BM- yang digunakan dengan dosisnakan dengan dosis terendah yang eekti untuk

terendah yang eekti untuk penanganan B, dan hindari penggunaannyapenanganan B, dan hindari penggunaannya dalam jangka panjang.

dalam jangka panjang. 

 Preparat topikal SE3 dan capsaicin.Preparat topikal SE3 dan capsaicin.

 Enjeksi intraartikular kortikosteroid dan hialuronat.Enjeksi intraartikular kortikosteroid dan hialuronat.

 Suplementasi menggunakanSuplementasi menggunakan glucosamine glucosamine dan danchondroitin sulat untukchondroitin sulat untuk meringankan gejala-gejala simtomatik.

meringankan gejala-gejala simtomatik. 

 Structure-modifying effectsStructure-modifying effects dengan dengan  penggunaan

 penggunaan glucosamine glucosamine sulat, sulat,chondroitinchondroitin sulat dan diacerein. sulat dan diacerein. 

 Endikasi penggunaan golongan opioid dan analgesik narkotik lemah Endikasi penggunaan golongan opioid dan analgesik narkotik lemah untukuntuk  penanganan nyeri yang rerakter

(19)

 2aram emas dan penisilamin2aram emas dan penisilamin 

 Enjeksi hidrokortison intraartikularEnjeksi hidrokortison intraartikular

7

7.. SSttrrookkee

 !ehabilitasi. "!ehabilitasi. "

a.

a. :isioterapi :isioterapi sejak sejak &ari-E&ari-E N posisiN posisi

N gerakan Pasi

N gerakan Pasi  kti kti  b.

 b. #ina %#ina %icaraicara

c. Psikoterapi G Sosialisasi c. Psikoterapi G Sosialisasi d.

d. ))erapi Kerapi Kerjaerja

 PrPre4e4enentiti "  " N N S S " ?" ?0 - 0 - 00 00 mmg<g<hhararii

 N )erapi :.!isiko  N )erapi :.!isiko

.

. Lan,&a0<1an,Lan,&a0<1an,&a0 &a0 d!a,nos!s@d!a,nos!s@

8.

8. nanamnemnesa risa riwaywayat peat penyanyakit $kit $jatjatuhnuhnya'ya'

namnesa dibuat baik terhadap penderita ataupun saksi mata jatuh atau namnesa dibuat baik terhadap penderita ataupun saksi mata jatuh atau keluarganya. n

keluarganya. namnesis ini amnesis ini meliputimeliputi

 Seputar jatuhnya " mencari penyebab jatuhnya misalnya apa karena terpeleset,Seputar jatuhnya " mencari penyebab jatuhnya misalnya apa karena terpeleset,

tersandung, berjalan, perubahan posisi badan, waktu mau berdiri dari jongkok tersandung, berjalan, perubahan posisi badan, waktu mau berdiri dari jongkok atau sebaliknya, sedang buang air kecil atau besar, sedang batuk atau bersin, atau sebaliknya, sedang buang air kecil atau besar, sedang batuk atau bersin, sedang menolwh tiba-tiba ataupun akti4itas lainnya.

sedang menolwh tiba-tiba ataupun akti4itas lainnya.

 2ejala yang menyertai " seperti nyeri dada, berdebar-debar, nyeri kepala tiba-2ejala yang menyertai " seperti nyeri dada, berdebar-debar, nyeri kepala

tiba-tiba, 4ertigo, pingsan, lemas, konusio, inkontinens, sesak naas. tiba, 4ertigo, pingsan, lemas, konusio, inkontinens, sesak naas.

 Kondisi komorbid yang rele4an " pernah menderita hipertensi, diabetesKondisi komorbid yang rele4an " pernah menderita hipertensi, diabetes

mellitus, stroke, parkinsonisme, osteoporosis, sering kejang, penyakit jantung, mellitus, stroke, parkinsonisme, osteoporosis, sering kejang, penyakit jantung, rematik, depresi, deicit rematik dll

rematik, depresi, deicit rematik dll

 !e4iew obat-obatan yang diminum " anti hipertensi $ ala inhibitor non!e4iew obat-obatan yang diminum " anti hipertensi $ ala inhibitor non

spesiik', diuretic, autonomic

spesiik', diuretic, autonomic bloker, anti depresan, hipnotik, anHiolitik,bloker, anti depresan, hipnotik, anHiolitik, analgetik, psikotropik, +A inhibitor dll

analgetik, psikotropik, +A inhibitor dll

 !e4iew keadaan lingkungan " tempat jatuh apakah licin<bertingkat-tingkat dan!e4iew keadaan lingkungan " tempat jatuh apakah licin<bertingkat-tingkat dan

tidak datar, pencahayaannya dll tidak datar, pencahayaannya dll .

. PePememeririksksaaaan :n :isisik ik 

 Kesadaran pasien $bisa dengan 2+S'Kesadaran pasien $bisa dengan 2+S' 

 tanda 4ital $suhu, nadi, tekanan darah, pernapasan'tanda 4ital $suhu, nadi, tekanan darah, pernapasan' 

 tanda nyeri dan raktur serta pemeriksaan ekstremitas$edema dan sebagainya'tanda nyeri dan raktur serta pemeriksaan ekstremitas$edema dan sebagainya' 

 keadaan jantung" apakah ada keadaan jantung" apakah ada pembesaran dan bunyi jantung abnormalpembesaran dan bunyi jantung abnormal 

  pemeriksaan neurologis untuk menetukan lesi pada otak atau ju pemeriksaan neurologis untuk menetukan lesi pada otak atau juga sensorik danga sensorik dan

motorik  motorik 

  pemeriksaan status ungsional dan kogniti, memperhatikan apakah pasien pemeriksaan status ungsional dan kogniti, memperhatikan apakah pasien

menderita demensia terutama demensia 4ascular  menderita demensia terutama demensia 4ascular 

  pemeriksaan mobilitas pasien" status ungsional cara berlajan pemeriksaan mobilitas pasien" status ungsional cara berlajan

.

(20)

  pemeriksaan laboratorium tergantung dari siat permasalahan dan keadaannya. pemeriksaan laboratorium tergantung dari siat permasalahan dan keadaannya. 

 Pemeriksaan darah lengkap, laju endap darah, kadar kalsium, elektrooresisPemeriksaan darah lengkap, laju endap darah, kadar kalsium, elektrooresis

 protein serum  protein serum

 engukur kadar alkali osatase serum, bone-2la-protein plasmaengukur kadar alkali osatase serum, bone-2la-protein plasma

$osteocalcin',untuk mengetahui adanya pembentukan tulang pada $osteocalcin',untuk mengetahui adanya pembentukan tulang pada osteoporosis.

osteoporosis.

 Pemeriksaan oto roentgen bagian panggul dalam Pemeriksaan oto roentgen bagian panggul dalam bidang anteroposterior,bidang anteroposterior,

lateral, dan obliOue, harus dilakukan pada setiap pasien yang menderita nyeri lateral, dan obliOue, harus dilakukan pada setiap pasien yang menderita nyeri  pada pangkal paha dan juga pada sendi lu

 pada pangkal paha dan juga pada sendi lutut.tut. ;.

;. sssassasememenent t :u:ungngsiosionanall

Seyogyanya dilakukan untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebiasaan pasien Seyogyanya dilakukan untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebiasaan pasien dan aspek ungsionalnya dalam lingkungannya, ini sangat

dan aspek ungsionalnya dalam lingkungannya, ini sangat bermanaat untukbermanaat untuk mencegah terjadinya jatuh ulangan. Pada assesmen ungsional dilakukan mencegah terjadinya jatuh ulangan. Pada assesmen ungsional dilakukan obser4asi atau pencarian terhadap "

obser4asi atau pencarian terhadap "

 :ungsi gait dan keseimbangan " obser4asi pasien ketika bangkit dari duduk:ungsi gait dan keseimbangan " obser4asi pasien ketika bangkit dari duduk

dikursi, ketika berjalan, ketika membelok atau berputar badan, ketika mau dikursi, ketika berjalan, ketika membelok atau berputar badan, ketika mau duduk dibawah dll.

duduk dibawah dll.

 obilitas " dapat berjalan sendiri tanpa bantuan, menggunakan alat #antuobilitas " dapat berjalan sendiri tanpa bantuan, menggunakan alat #antu

$ kursi roda, tripod, tongkat dll' atau dibantu berjalan oleh keluarganya. $ kursi roda, tripod, tongkat dll' atau dibantu berjalan oleh keluarganya. ktiitas kehidupan sehari-hari

ktiitas kehidupan sehari-hari " mandi, berpakaian, berpergian, kontinens. )erutama" mandi, berpakaian, berpergian, kontinens. )erutama kehidupannya dalam keluarga dan lingkungan sekitar $

kehidupannya dalam keluarga dan lingkungan sekitar $ untuk mendeteksi juga apakahuntuk mendeteksi juga apakah terdapat depresi dll.

terdapat depresi dll.

*.Kom$1!&as! a$a 6an, da$at t;rad! !&a

*.Kom$1!&as! a$a 6an, da$at t;rad! !&a atu0 da1am &;adaan t;rdudu&?atu0 da1am &;adaan t;rdudu&?

atuh dapat dideinisikan sebagai kejadian yang menyebabkan orang tergeletak tanpa atuh dapat dideinisikan sebagai kejadian yang menyebabkan orang tergeletak tanpa disengaja pada tanah atau tempat yang lebih rendah. Salah satu komplikasi jatuh yang disengaja pada tanah atau tempat yang lebih rendah. Salah satu komplikasi jatuh yang  berhubungan dengan skenario adalah p

 berhubungan dengan skenario adalah perlukaan<kerusakan pada jaringan lunak $otot',erlukaan<kerusakan pada jaringan lunak $otot', tulang G syara. Pada skenario, keluhan penderita adalah

tulang G syara. Pada skenario, keluhan penderita adalah nyeri pada pangkal pahanyeri pada pangkal paha kanan dan tidak dapat berjalan

kanan dan tidak dapat berjalan. aka . aka beberapa kemungbeberapa kemungkinan yang kinan yang dapatdapat ditegakkan "

ditegakkan "

-- 3ae3aerah rah kakkaki ki kanaanan pn pasieasien mn masiasih bih bisa dsa digeigerakrakkankan, n, namuamun kan karenrena ada adanyanyaa sensasi nyeri yang hebat $seperti raktur<dislokasi pada tulang' sehingga sensasi nyeri yang hebat $seperti raktur<dislokasi pada tulang' sehingga  pasien sulit untuk berjalan.

 pasien sulit untuk berjalan.

-- SisSistem tem sarasara se sensonsorik rik dan dan motmotoriorik pk pada ada pasipasien en belbelum um menmengalgalami ami kerkerusausakankan yang parah, namun adanya sensasi nyeri bisa diakibatkan karena syara yang yang parah, namun adanya sensasi nyeri bisa diakibatkan karena syara yang terjepit, memar pada otot dan raktur pada tulang

(21)

maka salah satu pernyataan yang bisa kita dapatkan adalah adanya keluhan nyeri maka salah satu pernyataan yang bisa kita dapatkan adalah adanya keluhan nyeri dan tidak dapat berjalan dapat disebabkan karena aktor trauma yang terjadi pada dan tidak dapat berjalan dapat disebabkan karena aktor trauma yang terjadi pada  pasien. )

 pasien. )rauma $jatuh terduduk' yang terjadi menyebabkan kerusakan padarauma $jatuh terduduk' yang terjadi menyebabkan kerusakan pada  jaringan tulang pada pangkal paha, yang

 jaringan tulang pada pangkal paha, yang selanjutnya dapat mengarah padaselanjutnya dapat mengarah pada komplikasi raktur pada emur. :raktur emur dapat menyebabkan sensasi nyeri komplikasi raktur pada emur. :raktur emur dapat menyebabkan sensasi nyeri yang sangat hebat yang mengakibatkan pasien

yang sangat hebat yang mengakibatkan pasien sulit untuk menggerakkan kakinya.sulit untuk menggerakkan kakinya. Kemungkinan yang lain adalah trauma yang

Kemungkinan yang lain adalah trauma yang menyebabkan robekan pada otot-ototmenyebabkan robekan pada otot-otot di daerah pangkal paha sehingga kaki pasien sulit digerakkan. amun melihat dari di daerah pangkal paha sehingga kaki pasien sulit digerakkan. amun melihat dari kondisi lingkungan dan tempat jatuh pasien, maka

kondisi lingkungan dan tempat jatuh pasien, maka kemungkinan robekan padakemungkinan robekan pada  paha bisa dibilang kecil sekali. Karena trauma yang terjadi bersiat trauma tumpul  paha bisa dibilang kecil sekali. Karena trauma yang terjadi bersiat trauma tumpul

yang komplikasinya hanya dapat menyebabkan memar dan

yang komplikasinya hanya dapat menyebabkan memar dan perdarahan pada otot-perdarahan pada otot-otot paha. Sedangkan jika yang mengalami kerusakan adalah sistem persyaraan, otot paha. Sedangkan jika yang mengalami kerusakan adalah sistem persyaraan, khususnya daerah sensorik,

khususnya daerah sensorik, hingga hingga seharusnya sensasi nyeri sudah tidseharusnya sensasi nyeri sudah tidak dapatak dapat dirasakan. aka kepastian yang paling mungkin terjadi adalah

dirasakan. aka kepastian yang paling mungkin terjadi adalah 2ra&tur 2;mur2ra&tur 2;mur

yang disebabkan oleh jatuh terduduk. yang disebabkan oleh jatuh terduduk.

7RAKTUR 7EMUR  7RAKTUR 7EMUR 

:raktu

:raktur r adalah terputusadalah terputusnya nya kontikontinuitanuitas s dari tulang, dari tulang, sering diikuti oleh sering diikuti oleh kerusakerusakankan  jaringan

 jaringan lunak lunak dengan dengan berbagai berbagai macam macam derajat, derajat, mengenai mengenai pembuluh pembuluh darah, darah, otot otot dandan  persaraan.

 persaraan. :r

:rakaktutur r eemumur r memempmpununyayai i pepengngararuh uh sososisial al ekekononomomi i yayang ng pepentntining. g. 3e3engnganan  bertambahnya

Referensi

Dokumen terkait

Osteosarkoma adalah penyakit tumor ganas tulang yang berasal dari mesenkim dengan gejala klinis : nyeri pada tulang, massa yang membesar dengan cepat, terkadang teIjadi fraktur

Gejala klinis dari spondilitis tuberkulosis adalah nyeri yang terlokalisir, teraba kenyal pada daerah yang terkena, kekakuan, dan kerusakan yang berarti pada tulang

Lokasi infeksi Tuberkulosis Ekstra paru terbnyak 30,9% pada TB pleuritis dan gejala klinis terbanyak pada TB pleuritis dan TB limfadenitis berupa batuk, pada TB tulang berupa nyeri

Lokasi infeksi Tuberkulosis Ekstra paru terbnyak 30,9% pada TB pleuritis dan gejala klinis terbanyak pada TB pleuritis dan TB limfadenitis berupa batuk, pada TB tulang berupa nyeri

1 nyeri ketidak mampuan keluarga mengenal masalah kesehatan anggota keluarga yang sakit khususnya An. T b.d KMK mengenal masalah gastritis Kerusakan mobilitas fisik keluarga Ny.

Gejala klinis dari spondilitis tuberkulosis adalah nyeri yang terlokalisir, teraba kenyal pada daerah yang terkena, kekakuan, dan kerusakan yang berarti pada tulang

Low back pain (LBP) merupakan suatu sindroma klinis yang ditandai dengan gejala utama nyeri atau perasaan tidak nyaman di daerah tulang punggung bagian bawah, baik lokal