• Tidak ada hasil yang ditemukan

MEDIA PEMBELAJARAN TRANSMISI ATV (ALL TERRAIN VEHICLE) 2 STROKE TOYOCO G16ADP 160 CC

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "MEDIA PEMBELAJARAN TRANSMISI ATV (ALL TERRAIN VEHICLE) 2 STROKE TOYOCO G16ADP 160 CC"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

1 BAB I

PENDAHULUAN

1.1Latar Belakang

Pada saat ini objek wisata di pantai dan pegunungan sangat

menyenangkan bagi sebagian penduduk Indonesia maupun turis manca

negara. Bagi penduduk sekitar penyewaan ATV (All Terrain Vechicle) sangat

menguntungkan. Kendaraan jenis ini mempunyai banyak keunggulan, karena

merupakan perpaduan antara motor dan mobil yang mampu melintas di

jalan-jalan yang relatif sulit dilalui oleh sepeda motor.

ATV merupakan perpaduan antara motor roda dua dan mobil yang

keduanya memiliki kelebihan masing-masing pada saat melintas di medan

yang sulit. Pada mulanya ATV hanya di gunakan oleh para pemilik

perkebunan untuk alat transportasi mereka, tapi seiring dengan perkembangan

zaman ATV dapat digunakan untuk banyak kegiatan di dunia otomotif seperti

balap, motor penjelajah alam, kendaraan operasional tim SAR.

ATV dibagi menjadi dua jenis yang ditetapkan oleh produsen. Yaitu

Tipe I ATV dimaksudkan untuk digunakan oleh operator tunggal dan tidak

ada penumpang. Tipe II ATV dimaksudkan untuk digunakan oleh operator

atau operator dan penumpang, dan dilengkapi dengan posisi duduk di

belakang yang ditunjuk operator dirancang untuk mengangkangi oleh tidak

(2)

2

Pada mesin ATV sendiri dibagi menjadi dua jenis lagi yaitu ATV

dengan mesin 4 langkah dan 2 langkah. Pada saat ini akan lebih membahas

tentang mesin ATV dua langkah dengan kapasitas mesin 160 cc dengan tiga

percepatan maju dan 1 percepatan mundur. Dimana jarang di temukan ATV

dengan adanya percepatan mundur dan menjadikan ATV tersebut sangat

spesial bagi para pecinta otomotif.

Kita tau bahwa kebanyakan kendaraan ATV yang sering di gunakan

atau di perjual belikan di Indonesia sangatlah jarang ATV dengan percepatan

mundur, oleh karena itu selaku penulis ingin lebih dalam membahas cara

kerja transmisi ATV dengan 3 percepatan maju dan 1 percepatan mundur.

Ada tiga pengertian tentang transmisi:

1. Mengatur kecepatan sesuai dengan beban dan kondisi jalan.

2. Merubah arah putar roda. Sehingga kendaraan bisa maju dan mundur.

3. Memutuskan dan menyambungkan putaran, sehingga kendaraan dapat

berhenti dalam kondisi mesin hidup.

1.2Rumusan masalah

Berdasarkan latar belakang masalah yang diuraikan diatas sebagai berikut:

1. Bagaimanakah cara kerja sistem transmisi pada mesin ATV?

2. Bagaimanakah sistem pelumasan transmisi pada mesin ATV?

1.3Batasan Masalah

Adapun Batasan Masalah sebagai Berikut:

1. Hanya membahas sistem kerja transmisi pada ATV.

(3)

3

3. Tidak membahas rancangan roda gigi transmisi pada ATV.

1.4Tujuan

Adapun Tujuan penulisan Tugas Akhir sebagai Berikut:

1. Pembuatan media pembelajaran sistem transmisi dan mengetahui sistem

kerja transmisi pada mesin ATV.

2. Mengetahui sistem pelumasan dan jenis roda gigi yang digunakan.

3. Mengetahui perbandingan gigi, output rpm dan torsi transmisi pada

mesin ATV.

1.5Manfaat

Adapun Manfaat penulisan Tugas Akhir sebagai Berikut:

1. Mahasiswa dapat memahami cara kerja dan fungsi transmisi.

Referensi

Dokumen terkait

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT, karena rahmat serta hidayah-Nya lah, penulis dapat menyelesaikan penulisan tugas akhir dengan judul: “ Media

Dengan ini saya menyatakan bahwa Laporan Tugas Akhir berjudul “BLUE PRINT SPESIFIKASI ENGINE ATV (ALL TERRAIN VEHICLE) 2 STROKE TOYOCO G16ADP 160 CC DALAM PEMBUATAN

Tugas akhir ini menghasilkan spesifikasi komponen kopling kering mekanis pada mesin atv ( All Terrain Vehicle ) TOYOCO G16ADP 2 langkah 160 cc yang sangat sederhana dengan

Pada mulanya ATV hanya digunakan oleh para pemilik perkebunan untuk alat transportasi mereka, tapi seiring dengan perkembangan zaman ATV dapat digunakan untuk banyak

1) Konstruksi kopling terdiri dari beberapa komponen utama diataranya adalah tuas pembebas, fly wheel, bantalan tekan, poros kopling, poros engkol, bantalan pilot, pegas

Saat langkah bebas kopling terlalu jauh maka unit kopling tidak dapat merededam daya dari mesin bakar karena realese bearing tidak dapat menekan pegas diafragma dengan maksimal

Cara kerja kopling kering mekanis yaitu kampas kopling dijepit oleh roda gila dan pelat penekan agar daya dari mesin bakar dapat diteruskan ke transmisi

Gambar 3 Mesin ATV Toyoco G16ADP