ABSTRAK
Penelitian Kaum Gay di Kota Medan ini dilatarbelakangi oleh semakin terlihatnya eksistensi para kaum gay serta melihat pandangan masyarakat yang mana sebagian masyarakat tersebut memiliki persepsi yang berbeda-beda terhadap keberadaan dan eksistensi homoseksual tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa yang menjadi alasan untuk memilih jalan hidupnya sebagai homoseksual dan bagaimana pola kehidupan sosial gay. Penelitian ini merupakan penelitian dengan sumber data primer lima homseksual dan lima masyarakat umum. Sumber data sekunder berasal dari dokumentasi dan kepustakaan melalui buku, media cetak dan internet.Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dokumentasi dan kepustakan.Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dan teknik keabsahan data menggunakan teknik triangulasi sumber.Penelitian terhadap kaum gay ini pun diperlukan pendekatan personal sehingga informasi yang didapatkan bersifat akurat. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) alasan memilih jalan hidup sebagai homoseksual diantaranya adalah kebutuhan seksual yang mana dirasakan oleh kaum homoseks atau gay hanya bisa tertarik dengan sesama laki-laki saja, trauma percintaan dengan lawan jenis yang dirasakan cukup dalam oleh laki-laki sehingga memilih pasangan yang sejenis dengan harapan rasa sakitnya tidak terulang dan pengalaman seks yang kurang menyenangkan (sodomi) mengakibatkan trauma berkepanjangan yang akhirnya menjadikan apa yang telah dialaminya sebagai pengalaman seks dan berlanjut sampai dengan waktu yang lama. 2) Pada dasarnya semua narasumber (masyarakat umum) berasumsi sama bahwa homoseksual merupakan individu dengan orientasi seks yang tidak wajar. Sikap yang ditunjukan terhadap para homoseksual berbeda-beda, ada yang cenderung terbuka dan bisa menerima keberadaannya, ada pula yang kurang bisa menerima keberadaannya bahkan ada yang sama sekali tidak bisa menerima keberadaanya sehingga para homoseksual kerap mendapatkan cibiran dari sebagian masyarakat.
Kata Kunci: Homoseksual, Masyarakat dan Kota Medan
ABSTRACT
Research on Gays in Medan is effected by the more visibility the existence of gays and see the view of the community where most people have a different perception to the existence and the existence of homosexuals. This research aims to find out what was the r eason to choose his way of life as a homosexual and how gay social life patterns. This research is research with the primary data source of the five homseksual and five of the g eneral public. Secondary data sources are derived from documentation and libraries throu gh books, print media and the internet. The technique of data collection by observation, in terviews, documentation and kepustakan. The sampling technique used was purposive sa mpling techniques and data validity using the technique of triangulation of sources. Resea rch on gays this personal Amangboruna proach is needed so that information obtained are accurate. The research resultsshowed that: 1) reasons choose this way of life as homosex uals are sexual needs which is perceived by the homosexuality or gay could only intrigued by their fellowmen, the trauma of romance with the opposite sex that was felt deep enough by men so choose samesex couples in the hope the pain didn't r ecur and experienceless enjoyable sex (sodomy) resulted in prolonged trauma that eventu ally made what has endured as Amangboruna sex experience and continues until Amangb oruna long time. 2) basically all the resource person (general public) assume the same that a homosexual is an individual with an unnatural sexual orientation. The attitude shown towards the homosexual, some are likely to open up and accept his existen ce, there is also less able to accept her existence there is even an entirely cannot accept hi s presence so that the homosexual often get scorn from most of society.
Key words: homosexual, the community and the city of Medan