• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis Efektifitas Alat Penukar Kalor Shell & Tube Dengan Fluida Panas dan Fluida Dingin Air

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Analisis Efektifitas Alat Penukar Kalor Shell & Tube Dengan Fluida Panas dan Fluida Dingin Air"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

i

ABSTRAK

Kebutuhan manusia dari zaman dahulu sudah ada yaitu ketika memasak air sampai mendidih dengan memindahkan panas dari api sampai ketel kemudian panas tersebut memanaskan air di dalam ketel dan air paling dasar yang menerima kalor terlebih dahulu akan naik ke permukaan dan bersikulasi dengan air dingin dan siklus ini menghangatkan air secara terus menerus sehingga ketel ini juga termasuk alat penukar kalor (APK).Berbagai cara dilakukan manusia untuk memodifikasi APK tersebut untuk memenuhi kebutuhannya yang beragam. Penelitian ini berpusat pada analisa dari alat penukar kalor shell & tube 2 laluan dengan fluida panas dan dingin menggunakan air. Dari penelitian ini diperoleh efektifitas APK dengan perhitungan metode NTU dan perhitungan data di lapangan. Untuk perhitungan metode NTU diperoleh efektifitas APK terbesar adalah 96.56460 % pada temperatur fluida panas masuk (Th,i) 60 °C dan

temperatur fluida dingin masuk (Tc,i) 29 °C pada debit masuk fluida panas 510 l/jam dan

debit masuk fluida dingin 108 l/jam. Untuk perhitungan data di lapangan diperoleh efektifitas APK terbesar adalah 35.4040 % pada temperatur fluida panas masuk (Th,i) 50

°C dan temperatur fluida dingin masuk (Tc,i) 29 °C pada debit masuk fluida panas 510 l/jam dan debit masuk fluida dingin 180 l/jam. Hasil perhitungan metode NTU dan hasil perhitungan di lapangan memiliki selisih yang cukup jauh dikarenakan alat ukur yang kurang akurat, dan isolasi yang kurang sempurna sehingga masih terjadi heat loss.

Kata Kunci : Efektifitas, Alat penukar kalor tabung shell & tube, temperatur masuk dan keluar.

(2)

ii

ABSTRACT

Human needs from long time ago is already been needed when to boil water to boiled by transferring heat to the kettle and then the heat is boiling water in the boiler water and the mostly water that receive the most heat ,will rise to the surface and to circulate cold water and this cycle warms water continuously so that the boiler also includes a heat exchanger. Many ways that humans do to modify the heat exchanger to meet diverse needs. This study focused on the analysis of heat exchanger shell and tube 2 passes with hot and cold fluid using water. From this research, the effectiveness of the APK counted with NTU calculation method and calculation of data in the field. For the calculation method of NTU acquired the effectiveness of APK largest is 96.56460% at a temperature of hot fluid entry (Th, i) 60 ° C and the temperature of cold fluid entry (Tc, i) 29 ° C on a hot fluid rate entry 510 l / h and cold fluid rate entry 108 l / h. For the calculation of field data obtained effectiveness APK biggest is 35.4040% at a temperature of hot fluid entry (Th, i) 50 ° C and the temperature of cold fluid entry (Tc, i) 29 ° C on a hot fluid rate entry 510 l / h and cold fluid rate entry 180 l / h. For the calculation method of NTU and calculation of data in the field ,there is a considerable difference caused by imprecise measuring tools and heat loss caused by defective isolation.

Keyword : Effectiveness, Shell & Tube Heat exchanger, inlet and outlet temperature of fluid.

Referensi

Dokumen terkait

Variabel kontrol adalah himpunan sejumlah gejala yang memiliki berbagai aspek atau unsur di dalamnya, yang berfungsi untuk mengendalikanagar variabel terikat yang muncul bukan

Untuk perolehan data di lapangan diperoleh efektivitas APK maksimum sebesar 45.3965 % pada keadaan kapasitas aliran masuk fluida panas 510 L/jam dengan suhu (T h,i ) 40ºC

panas dan dingin mengalir dalam arah yang sama, maka alat penukar kalor.. tersebut disebut parallel flow heat exchanger, sedangkan jika fluida

[3] Heat Transfer in Agitated Jacketed Vessels, 'Robert Dream', Chemical.. Engineering,

[r]

Misalnya sebuah gagang pada sendok untuk memasak bukan sebuah alat penukar kalor, melainkan alat penunda kalor, dikarenakan alat tersebut hanya menahan panas agar tidak

Segala puji, syukur, dan hormat penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas berkat dan penyertaan-Nya sehingga penulis bisa menyelesaikan skripsi ini sebagai syarat

Boiler (Ketel uap) adalah bejana tertutup dimana panas pembakaran dialirkan ke air sampai terbentuk uap (steam) .Untuk menghasilkan panas yang digunakan