• Tidak ada hasil yang ditemukan

Implementasi Sistem Informasi Penjualan. docx

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Implementasi Sistem Informasi Penjualan. docx"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

(1)

TUGAS INDIVIDU

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN

“Implementasi Sistem Informasi Penjualan pada PT Andalas Berlian Motor”

OLEH :

SURYANINGSIH

ALIH JENGANG ANGKATAN II

JURUSAN ADMINISTRASI NIAGA POLITEKNIK NEGERI UJUNG PANDANG

(2)

A. Pengertian Implementasi

Implementasi adalah kegiatan yang dilakukan setelah proses pengujian selesai dilaksanakan. Kegiatan implementasi merupakan tahap sistem yang telah dibagun untuk dioperasikan. Perangkat yang diperlukan untuk implementasi sistem adalah sebagi berikut :

1. Personil adalah orang-orang yang terlibat dalam implementasi sistem tersebut. Baik itu yang akan dijalankan ataupun tenaga yang akan melatih untuk menjalankan sistem tersebut.

2. Tempat implementasi sistem merupakan tempat yang akan diterapkannya sistem ini.

3. Perangkat merupakan alat-alat yang akan digunakan dalam implementasi sistem, seperti software dan hardware.

B. Pengujian Sistem Informasi Penjualan

Dalam pengujian sistem informasi penjualan mobil ini, telah dilakukan pengujian di labor kampus STMIK Indonesia Padang dengan disaksikan pembimbing I. Dari pengujian tersebut dapat disimpulkan bahwa :

1. Program yang dirancang sudah berjalan dengan baik dan tidak terdapat kesalahan.

2. Pada item laporan, dapat dihasilkan dengan menginputkan tanggal mulai dan tanggal akhir. Dari kedua item tersebut menghasilkan laporan customer, kendaraan, penjualan dan piutang per periode.

3. Dari laporan tersebut dapat dilihat kendaraan yang sudah terjual atau belum serta jumlah penjualan tunai dan penjualan kredit dalam periode tertentu.

C. Hasil Pengujian Sistem Informasi

Dari pengujian sistem, diperoleh hasil pengujian sebagai berikut : 1. Form Menu Utama

Form ini digunakan untuk membuka form-form yang ada di menu File, Data, Transaksi dan Report. Selengkapnya dapat dilihat pada gambar 5.1 berikut :

(3)

Gambar 5.1 Tampilan menu utama

2. Form Login

Form ini digunakan untuk menghubungkan form dengan database serta untuk membatasi hak akses user. Form diisi sesuai jenis user, seperti pada gambar 5.2 berikut :

3. Form Entry Customer

(4)

4. Form Pencarian Customer Per Nomor Customer

Form ini digunakan untuk pencarian customer per nomor customer. Selengkapnya dapat dilihat pada gambar 5.4 berikut :

(5)

5. Form Kendaraan Masuk

From ini digunakan untuk menginputkan data lengkap kendaraan masuk sesuai dengan proses 2 pada DFD level 1. selengkapnya dapat dilihat pada gambar 5.5 berikut :

6. Form Transaksi Penjualan a. Transaksi Penjualan Tunai

(6)

b. Transaksi Penjualan Kredit

From ini digunakan untuk memproses transaksi penjualan kredit pada entry data transaksi penjualan. Proses ini dilakukan apabila mengklik tombol combobox pada jenis penjualan. Selengkapnya dapat dilihat pada gambar berikut :

(7)

7. Form Browse Penjualan

Form ini digunakan untuk menampilakan seluruh transaksi penjualan. Selngkapnya dapat dilihat pada gambar 5.8 berikut :

8. Transaksi Pelunasan

(8)

9. Form Setting Data Customer

Form ini digunakan untuk mencetak laporan data customer secara keseluruhan. Selengkapnya dapat dilihat pada gambar 5.10 berikut:

10.Form Setting Data Kendaraan

Form ini digunakan untuk mencetak data laporan kendaraan kendaraan per periode. Selengkapnya dapat dilihat pada gambar 5.11 :

(9)

11.Form Setting Penjualan

Form ini digunakan untuk mencetak laporan data transaksi penjualan secara per periode. Selengkapnya dapat dilihat pada gambar 5.12 :

12.Form Setting Piutang

Form ini digunakan untuk mencetak laporan piutang secara per periode. Selengkapnya dapat dilihat pada gambar 5.13 :

13.Form Setting Kwitansi

(10)

14.Hasil Cetak Laporan Customer

15.Hasil Cetak Laporan Kendaraan

(11)
(12)

18.Hasil Cetal Kwitansi Tunai

19.Hasil Cetak Kwitansi Kredit

(13)

Gambar

Gambar 5.1 Tampilan menu utama

Referensi

Dokumen terkait

Agar dalam pembahasan ini tidak terlalu luas dan keluar dari tema persoalan, maka dalam hal ini penulis membatasi pada bahasan metode fundraising dan

pembeli.. Berbeda dengan sistem transaksi di kedai wedangan watu lumbung yang sengaja dikonsep dengan sistem yang unik. Mereka kembali menggunakan sistem barter

Sesuai dengan arahan di RTRW bahwa fungsi primer BWK X ditetapkan untuk kegiatan industri, sedangkan kegiatan pendukung fungsi primer tersebut adalah kegiatan

Sikap akomodatif yang digunakan dalam penetapan fatwa MUI ini adalah perlunya memikirkan kemaslahatan umat ketika menetapkan fatwa, di samping itu juga perlunya

partisipasi dari anggota Jemaat. Dan dimohon agar amplop tersebut dikembalikan ke Panitia atau lewat pundi setiap hari Minggu.Mengingat Perayaan Natal kita tinggal

ditawarkan kepada karyawan untuk melaksanakan kerja sesuai atau lebih tinggi dari standar ± standar yang telah ditetapkan ´ Mangkunegara (2009:89) mendefinisikan bahwa

Melalui penggunaan Pendekatan saintifik dengan model Carousel, peserta didik dapat menerapkan konsep pengukuran berbagai besaran dengan menggunakan satuan standar

customers’ need are met and satisfied. In terms of the interactivity; quick feedback will be provided to the customers, as well as a variety of choices for their purchasing