1
•
BI tahan lagi bunga acuannya di level 4,25%.•
Bangun pabrik, AMIN beli tanah Rp 45,97 miliar.•
FAST targetkan penjualan Rp 6,03 triliun.•
BCA proyeksi NIM akhir 2017 stabil.DAILY RESEARCH
Statistics
Highlight
Opening Today Nikkei AORD Change
Market Preview
Jumat, 17 November 2017
I
HSG pada perdagangan kemarin berhasil rebound melanjutkan tren
bull-ish. IHSG tutup menguat hingga 65,596 poin (1,1%) di 6037,907.
Pengua-tan IHSG kemarin terutama ditopang aksi beli atas saham sektor rokok,
per-bankan dan infrastruktur. Redahnya resiko pasar kawasan Asia kemarin ikut
menopang aksi beli balik pemodal, setelah otoritas China menyuntikan
li-kuiditas ke sistem keuangan China untuk melonggarkan ili-kuiditas.
Sementara bursa saham global tadi malam berhasil rebound setelah
beberapa sesi perdagangan terakhir koreksi. Indeks DJIA dan S&P di Wall
Street masing-masing menguat 0,80% dan 0,83% di 23458,36 dan 2585,85.
Penguatan terutama ditopang
se-jumlah isu individual terkait rilis
laba dan pendapatan Cisco dan
Wall Mart yang di atas perkiraan.
Pasar juga merespon positif
lang-kah DPR-AS meloloskan UU Pajak
Baru, sebagai langkah awal untuk
memperbaharui
penghasilan
warga masyarakat AS. DPR-AS juga menyetujui tambahan dana USD1,4
tril-iun untuk menutup defisit dalam satu dekade ke depan. Masih dibutuhkan
persetujuan Senat di akhir tahun ini untuk meloloskan UU Pajak baru AS
yang memotong pajak penghasilan korporat menjadi 20% dari 35% yang
berlaku saat ini dan juga penurunan pajak penghasilan keluarga. Sedangkan
harga komoditas tadi malam masih bergerak melemah. Harga minyak
men-tah di AS koreksi 0,33% di USD55,15/barel. Harga nikel di LME turun 2,27%
di USD11387,5/MT.
Melanjutkan perdagangan akhir pekan ini, IHSG diperkirakan
berpe-luang melanjutkan tren penguatannya dengan topangan turunnya resiko
pasar saham global dan kawasan. Kemarin Bank Indonesia (BI) menahan
tingkat bunga acuannya di 4,25% sebagaimana diperkirakan sebelumnya.
IHSG diperkirakan bergerak dengan support di 6010 dan resisten menguji
6080 cenderung menguat.
S1 6010 S2 5970 R1 6080 R2 6100
Index Last Chg % DJIA 23458.36 187.08 0.80 S&P 500 2585.64 21.02 0.82 FTSE 100 7386.94 14.33 0.19 CAC 40 5336.39 35.14 0.66 DAX 13047.22 70.85 0.55 NIKKEI 225 22702.03 563.70 2.55 HANGSENG 29018.76 167.07 0.58 STI 3341.30 (25.70) (0.76) SHENZHEN 2010.13 4.52 0.23 SHANGHAI 3399.25 (3.27) (0.10) Commodities Price Chg % Oil (US$/barrel) 55.25 0.00 0.00 CPO (RM/M.T) 2738.00 25.00 0.92 Gold (USD/T.oz) 1279.60 1.20 0.09 Nikel (USD/M.T 11635.00 (695.00) (5.64) Timah (USD/M.T) 19475.00 25.00 0.13 Coal (USD/M.T) 97.55 (0.05) (0.05) Exchange Rates Chg % IDR/USD 13515.00 (23.00) (0.17) USD/EUR 1.179 0.00 0.04 JPY/USD 112.84 (0.08) (0.07) IDR/SGD 9981.42 (1.25) (0.01) IDR/AUD 10258.09 (33.50) (0.33) TLKM USD IDR Chg % TLK.NYSE 30.67 4145 0.27 0.89Top Gainers IDR % Chg
LMSH 785 24.60 155
SQMI 520 24.40 102
KIOS-W 3,020 16.60 430
TALF 398 13.10 46
RBMS 105 11.70 11
Top Losers IDR % Chg
ASJT 675 (25.00) (225)
KONI 540 (25.00) (180)
FIRE 1,435 (15.30) (260)
MDKI 334 (14.40) (56)
CKRA 74 (14.00) (12)
Top Value IDR % (miliar)
BBCA 21,325 2.00 880 B
BBNI 7,925 4.30 521 B
SRIL 370 1.60 376 B
ASII 8,075 0.90 329 B
BMRI 7,100 0.70 306 B
Top Volume IDR % (juta)
SRIL 370 1.60 1,015.311 IIKP 193 (6.30) 952.638 MYRX 115 (2.50) 904.137 TLKM 3,950 (2.00) 534.733 ANTM 710 10.10 375.209 IHSG 6,037.91 Change 65.60 Change (%) 1.10 Change (%/ytd) 13.99
Total Value (IDR triliun) 7.133 Total Volume (miliar saham) 8.493 Net Foreign Buy (IDR miliar) (699.000)
News Update
BI tahan lagi bunga acuannya di level 4,25%. Bank Indonesia (BI) kembali menahan suku bunga acuannya (BI 7-day reverse repo rate) di level 4,25% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) bulan ini. Keputusan tersebut menyusul rencana kenaikan suku bunga acuan Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed) di akhir tahun ini. Sejalan dengan keputusan menahan bunga acuan tersebut, deposit facility tetap di level 3,5%. Begitu juga dengan lending facility tetap di level 5%. "Keputusan ini konsisten dengan upaya untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan keuangan dan mendorong laju perekonomian dengan tetap mempertimbangkan dinamika ekonomi global dan domestik," kata Gubernur BI Agus Martowardojo. Agus mengatakan, tingkat bunga ini memadai untuk menjaga inflasi sesuai sasaran dan defisit transaksi berjalan di level yang sehat. Sementara ekonomi domestik diperkirakan tetap tumbuh dengan struktur yang berimbang. Agus juga bilang, pihaknya mewaspadai risiko yang datang dari eksternal berupa perkembangan ekonomi global terkait pengetatan kebijakan moneter negara-negara maju. Sementara risiko dari dalam negeri, berupa belum kuatnya konsumsi rumah tangga dan intermediasi perbankan. Keputusan ini juga sejalan dengan proyeksi sejumlah ekonom yang melihat ruang pelonggaran moneter BI yang kian sempit. Ekonom Bank Permata Josua Pardede mengatakan bahwa BI akan fokus menjaga stabilitas nilai tukar rupiah menjelang tren pengetatan kebijakan moneter, termasuk Bank Sentral Inggris dan Kanada, selain The Fed. Ekonom Bank Central Asia (BCA) David Sumual melihat, BI akan menahan suku bunga acuan paling tidak sampai awal tahun depan seiring dimulainya normalisasi neraca The Fed dan Bank Central Eropa (ECB). (Kontan)
Bangun pabrik, AMIN beli tanah Rp 45,97 miliar. PT Atmindo Tbk (AMIN) membeli tanah seluas 60.665 meter persegi di Tanjung Morawa, Deli Serdang Sumatra Utara. Total kopral, emiten dengan kode saham AMIN di Bursa Efek Indonesia (BEI) ini harus merogok kocek sebanyak Rp 45,97 miliar. Direktur PT Atmindo Tbk Linda Taty mengatakan, proses pembelian tanah tersebut berlangsung dua tahap. Tahap pertama dilakukan pada 13 November 2017 hingga 15 November 2017. Periode itu, AMIN membeli tanah seluas 43.932 meter persegi dengan nilai transaksi Rp33,73 miliar. Adapun, tahap kedua akan dilakukan pada 6 Desember 2017. Kelak, Atmindo akan membeli tanah seluas 16.733 meter persegi dengan nilai Rp12,24 miliar. Menurut Linda, pembelian aset tanah ini dilakukan untuk mendirikan pabrik baru. "Ini untuk mendukung proses produksi atau kegiatan usaha utama perusahaan ,” kata Linda dalam keterbukaan informasi di BEI. Lebih Lanjut, Linda mengatakan, untuk membeli aset tanah tersebut, Atmindo memperoleh pinjaman dari Bank HSBC dengan porsi 70%, sedangkan 30% sisanya berasal dari dana internal perusahaan ini. Harapan Atmindo, pembelian tanah tdapat meningkatkan kapasitas produksi dengan target 40 unit boiler yang dapat difabrikasi secara paralel. Saat ini, dengan luasan pabrik yang hanya 26.900 meter persegi upaya tersebut tidak dapat dilakukan. Merujuk laporan keuangan perusahaan ini, pada periode Februari hingga Juli 2017, Atmindo mencatatkan laba periode tahun berjalan sebanyak Rp 19,27 miliar. Angka ini naik 16,86% dari Rp16,49 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Pada periode yang sama, Atimindo juga mencatatkan pendapatan sebanyak Rp106,9 miliar, naik 17,76% dari Rp90,78 miliar . Adapun, beban pokok pendapatan juga perusahaan ini meningkat 17,75% menjadi Rp 71,11 miliar pada Februari-Juli 2017. (Kontan)
FAST targetkan penjualan Rp 6,03 triliun. PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST) mulai merangkai rencana bisnis di tahun 2018. Emiten konsumer pemegang merek KFC ini menargetkan pendapatan penjualan senilai Rp 6,03 triliun pada tahun 2018. Target ini tumbuh 10% dari proyeksi realisasi kinerja akhir tahun 2017 ini. Berdasarkan materi paparan publik emiten kode saham FAST ini di Bursa Efek Indonesia, Kamis 16 November, manajemen FAST memprediksi, hingga akhir tahun ini bisa membukukan pendapatan penjualan senilai Rp 5,48 triliun. Nilai ini mengalami pertumbuhan 9,84% dibandingkan capaian tahun 2016 sebesar Rp 4,99 triliun. FAST yakin bisa mencapai target tersebut mengingat kinerja perusahaan ini cukup solid . Sebagai contoh, untuk periode sembilan bulan tahun 2017 ini, FAST mampu membukukan penjualan Rp 3,9 triliun, tumbuh 9,23% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai Rp 3,57 triliun. Sejumlah faktor positif menjadi penopang kinerja FAST sepanjang 2017. Yakni penurunan harga ayam, inovasi produk, efisiensi serta ekspansi bisnis perusahaan ini. . Menurut materi paparan publik tersebut, perusahaan ini berhasil meningkatkan persediaan inventori selama 2-3 bulan menjelang liburan yakni dengan memanfaatkan momentum saat harga ayam di pasaran turun. Tak hanya itu saja, FAST juga berhasil meningkatkan penetrasi ke daerah tingkat II yang potensial. Tahun depan, FAST berencana menambah 35 gerai baru dan 20 KFC box. Adapun, hingga September tahun ini jumlah restoran FAST sudah mencapai 599 unit, meningkat 24 unit dibanding jumlah restoran akhir tahun 2016 yang sebanyak 575 unit. Meski begitu, manajemen FAST juga mencatat sejumlah faktor negatif yang membatasi kinerja perusahaan. Faktor tersebut, misalnya, kenaikan upah minimum nasional yang berdampak pada hasil operasional perusahaan ini. Makanya, perusahaan ini mengaku membatasi penerimaan karyawan baru tahun ini. Per September 2017, FAST menambah karyawan baru sebanyak 1.629 orang dibandingkan posisi September 2016. Total karyawan perusahaan ini kini mencapai 18.083 orang, dengan 92% di antaranya memiliki tingkat pendidikan SMA/sederajat. Kenaikan upah minimum dan harga BBM serta nilai tukar dollar juga berimbas pada kenaikan harga beberapa bahan baku dan material handling. Perusahaa ini juga mengaku menghadapi persaingan yang semakin ketat dengan kuliner-kuliner lokal yang semakin menjamur dan popular. (Kontan)
BCA proyeksi NIM akhir 2017 stabil. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) memproyeksi margin bunga bersih (NIM) sampai akhir
2017 stabil. Salah satu faktor yang mempengaruhi adalah penurunan bunga deposito. "NIM bisa stabil salah satu faktornya karena suku bunga dana deposito kami sudah turunkan 50% di bulan November 2017," kata Jahja Setiaatmadja, Presiden Direktur BCA. Selain itu proyeksi NIM juga dipengaruhi oleh penurunan bunga kredit. Jahja mencatat saat ini bunga kredit sudah mengalami penurunan tapi tidak merata. Sampai kuartal III-2017 NIM BCA sebesar 6,41% atau turun dari periode sama 2016 sebesar 7,03%. (Kontan)
Stock Picks
3BBNI 7700-8050.
Setelah koreksi sejak awal pekan ini hingga Rabu lalu, harga saham Bank Negara Indonesia Tbk
(BBNI) kemarin berhasil rebound tutup di Rp7875. Support saat ini di kisaran Rp7600 hingga Rp7700 bertahan.
Pe-luang rebound lanjutan akan kembali menguji resisten kuat di Rp8050. Sepanjang tahun ini harga saham BBNI
ber-gerak bullish. Akhir tahun lalu harga sahamnya masih di Rp5525. Dengan kondisi bisnis perbankan yang terus
bertum-buh positif tahun depan, dengan target pertumbertum-buhan kredit sekitar 10%-12% di atas tahun ini 9% maka peluang
per-tumbuhan laba diperkirakan akan berpotensi tumbuh sekitar 20% atau mencapai Rp17,69 triliun. Perseroan tahun ini
menargetkan pertumbuhan laba sekitar 30% atau mencapai Rp14,74 triliun dibandingkan 2016 lalu sebesar Rp11,34
triliun. Hingga akhir kuartal III 2017 pencapaian laba bersih mencerminkan 69% dari target tahun ini. Harga sahamnya
tahun depan berpeluang ditransaksikan dengan PBV 1,8x dalam kondisi pasar bullish atau mencapai Rp9900 dengan
pertumbuhan ekuitas 5%. Laba sembilan bulan pertama 2017 yang tumbuh 31,62% (yoy) mencapai Rp10,16 triliun
dibandingkan periode yang sama 2016 Rp7,72 triliun. Secara kuartalan laba 3Q17 perseroan mencapai Rp3,74 triliun
tumbuh 17,47% (qoq) dibandingkan kuartal sebelumnya Rp3,18 triliun dan naik 11,90% (yoy) dibandingkan 3Q16
Rp3,34 triliun. Pencapaian pertumbuhan laba sepanjang 9M17 dikontribusikan dari pendapatan bunga bersih naik
7,5% (yoy) mencapai Rp23,51 triliun dan pendapatan non bunga naik 15,1% (yoy) mencapai Rp7,18 triliun dari Rp6,24
triliun di 9M16. Pendapatan bunga bersih dikontribusikan dari pertumbuhan penyaluran kredit hingga 13,3% (yoy)
mencapai Rp421,4 triliun. Perseroan optimis tahun ini pertumbuhan kredit di kisaran 13-14%. Pertumbuhan kredit
perseroan di atas rata-rata industri sebesar 9% (per September). Selain pertumbuhan kredit, pertumbuhan laba turut
ditopang membaiknya kualitas kredit bermasalah perseroan (NPL). Rasio NPL gross turun 38 bp menjadi 2,75% dari
3,13% di periode yang sama 2016. Perseroan sepanjang 9M17 juga berhasil menghimpun DPK yang naik 19,6% (yoy)
mencapai Rp480,53 triliun dibandingkan periode yang sama 2016 sebesar Rp401,88 triliun. Biaya kredit perseroan
sepanjang 9M17 turun menjadi 1,7% dari 2,4% di periode yang sama 2016. NIM perseroan dipertahankan di level
5,5%. Maintain Buy, SL 7550
5
Stock Picks
CPIN 3000-3150.
Harga saham emiten pakan ternak, Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN), kemarin berusaha
re-bound namun masih tertahan di Rp3000. Sebelumnya tekanan jual membuat harganya saat ini berada di area
over-sold. Oktober lalu harganya sempat menguat hingga Rp3550 (26/10). Dari sisi kinerja, sepanjang 3Q17 laba bersih
tertekan hingga 54,24% (qoq) hanya mencapai Rp410,94 miliar dibandingkan kuartal sebelumnya di Rp898 miliar.
Secara tahunan turun 46% (yoy). Padahal penjualan neto di 3Q17 tumbuh 35,24% (yoy) mencapai Rp12,54 triliun dari
Rp9,27 triliun dan turun 2,34% (qoq) dari kuartal sebelumnya. Hal ini mengindikasikan tekanan biaya jauh lebih besar
yang menyebabkan laba anjlok. Secara akumulasi hingga 3Q17 (9M17) penjualan neto mencapai Rp37,48 triliun
tum-buh 33,22% dari Rp28,13 triliun periode yang sama tahun sebelumnya. Pencapaian penjualan neto tersebut
mencer-minkan 73,32% dari target penjualan bersih tahun ini sebesar Rp51,12 triliun atau tumbuh 33,66% dari 2016 lalu
se-besar Rp38,25 triliun. Sedangkan laba bersih sepanjang 9M17 mencapai Rp1,93 triliun atau turun 22,46% (yoy) dari
periode yang sama 2016 sebesar Rp2,49 triliun. Marjin bersih tertekan menjadi 5,16% dari 8,87%. Pencapaian laba
bersih tersebut baru mencerminkan 58% dari target laba tahun ini yang sebelumnya diperkirakan Rp3,32 triliun. Ini
membuat target tahun ini bakal sulit tercapai. Diperkirakan laba bersih tahun ini hanya mencapai Rp2,33 triliun atau
tumbuh sekitar 5% dari laba 2016 sebesar Rp2,22 triliun. EPS tahun ini diperkirakan hanya Rp142,27 turun dari
perkiraan sebelumnya Rp202,64. Tahun depan sesuai dengan pertumbuhan industrinya sekitar 15% penjualan neto
diperkirakan mencapai Rp58,80 triliun. Marjin bersih diperkirakan 6% sehingga laba bersih berpeluang mencapai
Rp3,53 triliun atau tumbuh 51% dari perkiraan laba bersih 2017 sebesar Rp2,33 triliun. EPS 2018 diproyeksikan
Rp215. Harga sahamnya berpeluang ditransaksikan dengan PE rata-rata 22x merujuk setahun terakhir. Dengan PE 22x
harga sahamnya berpeluang mencapai Rp4730 atau ada ruang penguatan 57,67% dari harga saat ini di Rp3000.
Tan-tangan pergerakan harganya adalah resiko fluktuasi rupiah atas dolar AS dan kenaikan harga bahan baku jagung
seir-ing tren penguatan harga komoditas. Maintain Buy, SL 2900
4
Stock Picks
CTRA 1150-1220.
Harga saham emiten properti, Ciputra Development Tbk (CTRA), beberapa hari
perdagangan terakhir terkoreksi menyusul iklim pasar yang meningkat resikonya. Kemarin tekanan jual
tertahan di kisaran support di Rp1150 dan berhasil rebound terbatas di Rp1170. Peluang penguatan
berikutnya akan menguji resisten di Rp1220. Sepanjang support kuat di Rp1150 bertahan, harga sahamnya
berpeluang kembali menguat. Hingga Oktober 2017, perseroan mencatatkan marketing sales Rp6,2 triliun
atau setara 73% dari target tahun ini sebesar Rp8,5 triliun atau tumbuh 18% dari tahun sebelumnya. Tahun
ini perseroan menganggarkan belanja modal Rp1,5 triliun. Kami memperkirakan pendapatan perseroan tahun
ini mencapai Rp6,97 triliun atau naik 3,4% dibandingkan tahun 2016 sebesar Rp6,74 triliun. Laba bersih
tahun ini diperkirakan mencapai Rp1,18 triliun tumbuh 36,5% dibandingkan 2016 sebesar Rp867,64 miliar.
Hingga kuartal tiga 2017 (3Q17), pendapatan perseroan baru mencapai Rp4,35 triliun atau turun 1,6% (yoy)
dari 9M16 sebesar Rp4,42 triliun. Ini baru mencerminkan pencapaian 62,4% dari target tahun ini. Sedangkan
laba 9M17 sebesar Rp566,25 miliar turun 8,37% dari 9M16 sebesar Rp617,99 miliar. Ini baru
mencerminkan 48% dari target laba tahun ini. EPS tahun ini diperkirakan Rp63,83. Kami perkirakan harga
sahamnya berpeluang ditransaksikan dengan PBV 1,6x atau mencapai Rp1335. Dari harga saat ini di
Rp1170 ada ruang penguatan 14%. Maintain Buy, SL 1130
Jumat, 17 November 2017
Saham Pilihan
BBRI 3150-3300 Buy, SL 3070
BDMN 5400-5800 Buy, SL 5300
TLKM 4150-4250 Buy, SL 4050
BMRI 7000-7175 Buy, SL 6900
ICBP 8600-9000 Buy, SL 8450
HMSP 4100-4400 TB, SL 3950
ADRO 1690- 1790 Buy, SL 1670
Stock View
6
EMITEN LAST R1 R2 S1 S2 REV 2015 G (%) EPS 2015 G (%) PE
IHSG
6037.91 6066.53 6095.16 5996.99 5956.08
PERKEBUNAN AALI 14500 14,550.00 14,600.00 14,475.00 14,450.00 13,059,216.00 -19.91 393.15 -75.27 45.02 BWPT 240 242.67 245.33 236.67 233.33 LSIP 1485 1,496.67 1,508.33 1,476.67 1,468.33 4,189,615.00 -11.36 91.36 -32.01 18.72 SGRO 2540 2,560.00 2,580.00 2,530.00 2,520.00 SIMP 510 513.33 516.67 503.33 496.67 13,835,444.00 -7.53 16.72 -68.60 25.18 UNSP 184 187.00 190.00 181.00 178.00PERTAMBANGAN BATU BARA
ADRO 1755 1,778.33 1,801.67 1,713.33 1,671.67 37,032,346.42 -10.48 65.74 -5.12 10.50 BORN 50 33.33 16.67 33.33 16.67 BRAU 82 54.67 27.33 54.67 27.33 BUMI 272 277.33 282.67 267.33 262.67 DEWA 50 50.00 50.00 50.00 50.00 3,312,510.21 13.47 0.30 48.03 166.35 HRUM 2220 2,240.00 2,260.00 2,200.00 2,180.00 ITMG 20450 20,833.33 21,216.67 19,958.33 19,466.67 21,925,897.16 -9.27 770.46 -65.05 8.53 PTBA 11125 11,291.67 11,458.33 10,966.67 10,808.33 13,733,627.00 5.01 883.59 0.98 7.64 PTRO 1860 1,883.33 1,906.67 1,818.33 1,776.67
PERTAMBANGAN MINYAK & GAS BUMI
BIPI 83 85.00 87.00 82.00 81.00
ELSA 372 380.00 388.00 368.00 364.00 3,775,323.00 -10.56 51.43 -8.99 7.17
ENRG 93 94.67 96.33 91.67 90.33
ESSA 159 159.67 160.33 157.67 156.33
MEDC 855 880.00 905.00 815.00 775.00
PERTAMBANGAN LOGAM DAN MINERAL LAINNYA
ANTM 660 668.33 676.67 653.33 646.67 10,531,504.80 11.79 -151.06 85.85 -3.10 INCO 3010 3,040.00 3,070.00 2,980.00 2,950.00 10,894,532.28 -15.64 70.11 -67.49 26.24 TINS 895 916.67 938.33 851.67 808.33 6,874,192.00 -6.74 13.64 -84.08 56.09 SEMEN INTP 19500 19,683.33 19,866.67 19,283.33 19,066.67 17,798,055.00 -10.99 1,183.48 -17.34 17.00 SMCB 820 830.00 840.00 810.00 800.00 9,239,022.00 -12.25 22.85 -73.80 47.91 SMGR 10500 10,725.00 10,950.00 10,350.00 10,200.00 26,948,004.47 -0.14 762.28 -18.76 14.07
LOGAM DAN SEJENISNYA
GDST 88 88.67 89.33 86.67 85.33 JPRS 135 136.67 138.33 131.67 128.33 KRAS 486 489.33 492.67 483.33 480.67 PAKAN TERNAK CPIN 3000 3,026.67 3,053.33 2,976.67 2,953.33 JPFA 1300 1,316.67 1,333.33 1,291.67 1,283.33 25,022,913.00 2.31 43.92 40.87 18.44 OTOMOTIF DAN KOMPONENNYA
ASII 8250 8,308.33 8,366.67 8,183.33 8,116.67 184,196,000.00 -8.68 357.28 -24.59 20.71
GJTL 670 675.00 680.00 665.00 660.00
INDUSTRI BARANG KONSUMSI
ICBP 8750 8,808.33 8,866.67 8,683.33 8,616.67 INDF 7750 7,850.00 7,950.00 7,700.00 7,650.00 MYOR 2110 2,126.67 2,143.33 2,076.67 2,043.33 ROTI 1290 1,296.67 1,303.33 1,281.67 1,273.33 GGRM 81000 82,716.67 84,433.33 78,516.67 76,033.33 INAF 2590 2,616.67 2,643.33 2,576.67 2,563.33 1,621,898.67 17.41 2.12 463.17 184.06 KAEF 2550 2,576.67 2,603.33 2,536.67 2,523.33 4,860,371.48 7.51 44.81 6.06 28.68 KLBF 1600 1,613.33 1,626.67 1,593.33 1,586.67
KOSMETIK DAN BARANG KEPERLUAN RUMAH TANGGA
7
Jumat, 17 November 2017
EMITEN LAST R1 R2 S1 S2 REV 2015 G (%) EPS 2015 G (%) PE
PROPERTI DAN REAL ESTAT
APLN 244 248.67 253.33 240.67 237.33 ASRI 394 397.33 400.67 391.33 388.67 BKSL 159 162.00 165.00 155.00 151.00 BSDE 1635 1,655.00 1,675.00 1,625.00 1,615.00 6,209,574.07 11.45 1,164.55 460.00 1.60 COWL 920 933.33 946.67 913.33 906.67 CTRA 1170 1,191.67 1,213.33 1,151.67 1,133.33 CTRP 1170 1,191.67 1,213.33 1,151.67 1,133.33 CTRS 1170 1,191.67 1,213.33 1,151.67 1,133.33 ELTY 50 50.00 50.00 50.00 50.00 KIJA 306 308.00 310.00 304.00 302.00 MDLN 334 334.67 335.33 332.67 331.33 2,962,460.90 4.32 69.69 22.80 5.94 KONSTRUKSI BANGUNAN ADHI 2240 2,260.00 2,280.00 2,210.00 2,180.00 9,389,570.10 8.51 130.22 43.08 20.93 DGIK 69 71.67 74.33 67.67 66.33 PTPP 2750 2,783.33 2,816.67 2,723.33 2,696.67 14,217,372.87 14.40 152.88 39.17 25.74 SSIA 575 588.33 601.67 568.33 561.67 TOTL 740 746.67 753.33 726.67 713.33 WIKA 1950 1,976.67 2,003.33 1,931.67 1,913.33 13,908,504.01 11.60 101.65 1.60 26.02 INFRASTRUKTUR, UTILITAS DAN TRANSPORTASI
PGAS 1780 1,803.33 1,826.67 1,763.33 1,746.67 42,333,969.71 -0.16 228.31 -38.44 11.61 JALAN TOL, PELABUHAN, BANDARA DAN SEJENISNYA
CMNP 1525 1,538.33 1,551.67 1,503.33 1,481.67 JSMR 6450 6,483.33 6,516.67 6,408.33 6,366.67 9,848,242.05 7.33 213.14 3.23 26.27 TELEKOMUNIKASI BTEL 50 33.33 16.67 33.33 16.67 EXCL 3250 3,326.67 3,403.33 3,206.67 3,163.33 22,876,182.00 -2.49 -2.97 -97.16 -1,348.39 ISAT 5600 5,783.33 5,966.67 5,508.33 5,416.67 TLKM 3950 4,050.00 4,150.00 3,880.00 3,810.00 102,470,000.00 14.24 153.66 5.81 21.51 TRANSPORTASI GIAA 336 342.67 349.33 330.67 325.33 52,627,783.53 7.55 40.78 -122.73 10.94 MBSS 800 815.00 830.00 775.00 750.00 WINS 286 296.67 307.33 272.67 259.33 1,378,353.91 -37.37 -19.45 -129.08 -10.95 KONSTRUKSI NON BANGUNAN
INDY 2880 2,950.00 3,020.00 2,740.00 2,600.00 BANK BBCA 21025 21,166.67 21,308.33 20,916.67 20,808.33 47,081,728.00 7.56 730.83 9.30 18.47 BBKP 570 586.67 603.33 551.67 533.33 8,303,973.00 17.07 105.70 32.57 5.58 BBNI 7875 8,008.33 8,141.67 7,708.33 7,541.67 36,895,081.00 10.58 486.18 -15.91 10.90 BBRI 3210 3,250.00 3,290.00 3,160.00 3,110.00 85,434,037.00 13.73 1,029.53 4.77 10.95 BBTN 2940 2,970.00 3,000.00 2,920.00 2,900.00 14,966,209.00 16.86 174.91 65.91 10.43 BDMN 5525 5,666.67 5,808.33 5,391.67 5,258.33 22,420,658.00 -2.48 249.70 -8.09 16.40 BJBR 2360 2,393.33 2,426.67 2,323.33 2,286.67 10,084,451.00 14.70 142.02 23.39 6.79 BMRI 7100 7,175.00 7,250.00 6,975.00 6,850.00 71,570,127.00 14.26 871.50 2.33 11.76 BNGA 1215 1,221.67 1,228.33 1,206.67 1,198.33 22,318,759.00 7.24 17.02 -81.74 34.36
PERDAGANGAN BESAR BRANG PRODUKSI
AKRA 7025 7,183.33 7,341.67 6,908.33 6,791.67 19,764,821.14 -12.03 261.74 27.59 27.03 INTA 448 454.00 460.00 442.00 436.00 UNTR 36250 36,733.34 37,216.67 35,358.34 34,466.67 49,347,479.00 -7.14 1,033.07 -28.24 14.86 PERDAGANGAN ECERAN MAPI 6525 6,616.67 6,708.33 6,466.67 6,408.33 RALS 935 951.67 968.33 906.67 878.33
ADVERTISING, PRINTING DAN MEDIA
MNCN 1460 1,486.67 1,513.33 1,436.67 1,413.33
PERUSAHAAN INVESTASI
BRMS 66 68.33 70.67 64.33 62.67
Corporate Action
8
Code
Name
Type
Date
Time
Venue
ARTI Ratu Prabu Energi Tbk AGM 03/08/2016 00:10:00 GD. Ratu Prabu 1 Lt. 10 Jl. TB. Simatupang Kav. 20, Jakarta Selatan
ARTI Ratu Prabu Energi Tbk EGM 03/08/2016 00:10:00 GD. Ratu Prabu 1 Lt. 10 Jl. TB. Simatupang Kav. 20, Jakarta Selatan
SCPI Merck Sharp Dohme
Pharma Tbk. AGM 03/08/2016 00:10:00
MYRX Hanson International Tbk. AGM 28/07/2016 00:14:00 Merchantile Athletic Club , World Trade Center MYRX Hanson International Tbk. EGM 28/07/2016 00:14:00 Merchantile Athletic Club , World Trade Center GMCW Grahamas Citrawisata Tbk. AGM 27/07/2016 00:09:00 Financial Club, Graha Niaga lt 28, Jl. Jend. Sudirman
Kav 58 Jakarta PTIS Indo Straits Tbk AGM 22/07/2016 00:09:00
Gedung Graha Kirana, Lantai 9, Ruang Rapat PT Indo Straits Tbk, Jl.Yos Sudarso Kav.88, Jakarta Utara
14350, Indonesia
BSSR Baramulti Suksessarana Tbk EGM 22/07/2016 00:10:00 Boardroom CEO Suite, Sahid Sudirman Center Lt.56, Jl. Jend. Sudirman Kav. 86 - Jakarta Pusat ISSP Steel Pipe Industry of
Indo-nesia Tbk AGM 21/07/2016 00:10:00
Gedung Baja Lt 9 Tower C , Pangeran Jayakarta no 55 , Jakarta
ISSP Steel Pipe Industry of
Indo-nesia Tbk EGM 21/07/2016 00:10:00
Gedung Baja Lt 9 Tower C , Pangeran Jayakarta no 55 , Jakarta
SKYB Skybee Tbk AGM 21/07/2016 00:09:00
WTON Wijaya Karya Beton Tbk EGM 20/07/2016 00:14:00 Ruang Serbaguna Gedung WIKA Lt. 11 Jl. D. I. Panjai-tan Kav. 9, Jakarta Timur
CTBN Citra Tubindo Tbk. AGM 20/07/2016 00:10:30 Kantor Pusat Perseroan Jalan Hang Kesturi I No 2, Kawasan Industri Terpadu Kabil, Batam
TRIO Trikomsel Oke Tbk EGM 15/07/2016 00:10:00
LMAS Limas Indonesia Makmur
Tbk AGM 14/07/2016 00:09:30
Auditorium Sequis Center, Gedung Sequis Center Lantai 11, Jalan Jenderal Sudirman No.71, Jakarta
12190
BEKS Bank Pundi Indonesia Tbk. EGM 11/07/2016 00:15:00 Kantor Pusat Perseroan, Jl. RS. Fatmawati No.12, Jakarta Selatan
JPFA Japfa Comfeed Indonesia
Tbk. EGM 01/07/2016 00:10:00
HARRIS Hotel, Unique Room, Jl. Dr. Saharjo No. 191, Jakarta 12960
INCO Vale Indonesia Tbk EGM 01/07/2016 00:09:00 Financial Club, Board Room I, Graha Niaga Lt. 27 Jl. Jend. Sudirman Kav. 58, Jakarta MITI Mitra Investindo Tbk. EGM 30/06/2016 00:10:00
Ruang Seminar Tower II Lantai I, PT Bursa Efek Indo-nesia, Jl. Jend. Sudirman Kav.52-53 Jakarta Selatan -
12950 NIRO Nirvana Development Tbk AGM 30/06/2016 00:10:00
Ruang Seminar Bursa Efek Indonesia Tower II, Lantai 1, Jalan Jendral Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan
12190 NIRO Nirvana Development Tbk EGM 30/06/2016 00:10:00
Ruang Seminar Bursa Efek Indonesia Tower II, Lantai 1, Jalan Jendral Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan
12190
PKPK Perdana Karya Perkasa Tbk AGM 30/06/2016 00:10:00 Hotel Nite & Day Jakarta - Roxy Jl. Biak no.54 Jakarta Pusat 10150
GREN Evergreen Invesco Tbk AGM 30/06/2016 00:09:00 Mawar Room, Hotel Mulia, Jl. Asia Afrika Senayan, Jakarta
ECII Electronic City Indonesia
Corporate Action
9
EMITEN
JUMLAH DIVIDEN CUM DIVIDEN RECORDING DATE PEMBAYARAN DIVIDEN
TIFA
7
24-Jun-16
27-Jun-16
21-Jul-16
SQBB
16000
23-Jun-16
24-Jun-16
20-Jul-16
SQBI
16000
23-Jun-16
24-Jun-16
20-Jul-16
DPNS
5
23-Jun-16
24-Jun-16
20-Jul-16
GEMA
16
23-Jun-16
24-Jun-16
20-Jul-16
MREI
50
23-Jun-16
24-Jun-16
20-Jul-16
JTPE
14
22-Jun-16
23-Jun-16
15-Jul-16
PEGE
10
22-Jun-16
23-Jun-16
15-Jul-16
CPIN
29
22-Jun-16
23-Jun-16
15-Jul-16
TALF
3
22-Jun-16
23-Jun-16
12-Jul-16
KBLI
7
22-Jun-16
23-Jun-16
15-Jul-16
SRTG
32
22-Jun-16
23-Jun-16
15-Jul-16
KKGI
20
22-Jun-16
23-Jun-16
15-Jul-16
CTRP
4
22-Jun-16
23-Jun-16
13-Jul-16
CTRS
22
22-Jun-16
23-Jun-16
13-Jul-16
CTRA
6
22-Jun-16
23-Jun-16
15-Jul-16
IDPR
5
21-Jun-16
22-Jun-16
30-Jun-16
UNVR
424
21-Jun-16
22-Jun-16
15-Jul-16
INPP
1.5
21-Jun-16
22-Jun-16
14-Jul-16
Disclaimer : Laporan ini dibuat dari opini analis hanya sebagai informasi untuk membantu investor dalam memahami pasar saham Indonesia dan bukan ditujukan untuk memberikan rekomendasi kepada siapa pun untuk membeli atau menjual suatu efek tertentu. Informasi yang ada pada laporan ini diambil dari sumber yang dianggap bisa dipercaya. Namun demikian PT. First Asia Capital tidak menjamin dan bertanggung jawab atas kebenaran dan keakuratan dari informasi dan pendapat yang ada pada laporan ini.